• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Waktu Pemetikan Pagi, Siang dan Sore terhadap Kadar Nitrat dan Nitrit pada Bayam (Amaranthus Tricolor L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Waktu Pemetikan Pagi, Siang dan Sore terhadap Kadar Nitrat dan Nitrit pada Bayam (Amaranthus Tricolor L.)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Amri, B. (2016). Pengaruh Perebusan dan Waktu Penyimpanan Terhadap Kadar Nitrat dan Nitrit pada Bayam (Amaranthus tricolor.L). Skripsi. Medan: Fakultas Farmasi USU: Hal. 48.

Bandini, Y. dan Azis, N.(1997). Bayam. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 1-17.

Benhard, A. (2010). The Nitrogen Cycle: Processes, Players, and Human Impact.

Nature Education Knowledge 2(2) : Hal. 12.

Damanik, M. M. B., Hasibuan, B. E., Fauzi, Sarifuddin dan Hanum, H. (2010).

Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Medan: USU Press. Hal. 63, 68.

EFSA. (2008). Nitrate in Vegetables Scientific Opinion of the Panel on Contaminants in the Food Chain. The EFSA Journal(2008) 698: Hal. 1-79.

Ermer, J., dan Miller, J. H. McB. (2005). Method Validation in Pharmaceutical

Analysis. A Guide to Best Practice. Weinheim: Willey – VCH Verlag

GmbH & Co. KgaA. Hal. 253.

Fitriana, R. (2008). Mengenal Tumbuhan. Bandung: Putra Setia. Hal. 9-18.

Gandjar, I. G., dan Rohman, A. (2012). Kimia Farmasi Analisis. Cetakan X. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hal. 220, 222-223, 240-242, 252-254, 468.

Harahap, F. (2012). Fisiologi Tumbuhan Suatu Pengantar. Medan: UNIMED PRESS. Hal 148-149

Harmita. (2004). Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian. 1(3): Hal. 117-135.

Issac, R. A. (1990). Plants. Dalam: Helrich, K. (1990). Official Methods of

Analysis of The Association of Official Analytical Chemists. Edisi XV.

Virginia: Association of Official Analytical Chemist, Inc. Hal. 42.

Kaleka, N. (2013). Budidaya Sayuran Hijau Apotek dalam Tubuh Kita.Surakarta: Penerbit Arcita. Hal. 38-43.

Keeton, J. T. (2011). History Of Nitrate and Nitrite in Food. Dalam: Bryan, N. S., danLoscalzo, J. Nitrates and Nitrites in Human Health and Disease. New york: Humana Press. Hal 77.

Keshavarz, M., Mazloomi, S. M., dan Babajafari, S. (2015). The Effect of Home Cooking Method and Refrigeration Processes on The Level of Nitrat and Nitrite in Spinach. J Health Sci Surveillance Sys.Vol. 3 No. 3: Hal. 88-89.

(2)

Lakitan, B. (1995). Hortikultura: Teori, Budidaya dan Pasca Panen. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Hal. 73.

Massey, R.C. (1996). Methods for the Analysis of Nitrate and Nitrite in Food and Water. Dalam Hill, M. (1996). Nitrates and Nitrites in Food and Water. Cambrigde England: Woodhead Publishing Limited. Hal. 23-24.

Maynard, D. N.,Barker, A. V., Minotti, P. L. danPeck, N. H. (1976). Nitrat

Accumulation in Vegetables. Advances in Agronomy 28: Hal. 71-118.

McMurry, J. (2008). Organic Chemistry. Seventh Edition. United States: Thomson Brooks/ Cole. Hal. 589.

Narayana, B. dan Sunil, K. (2009). A Spectrophotometric Method for The Determination of Nitrite and Nitrate. Euration Journal of Analytical

Chemistry: Vol. 4 (2): Hal. 206-207.

Pidwirny, M. (2014). Understanding Physical Geography. Columbia: Our Planet Earth Publishing. Hal. 10-12

Ramdani D.Y., S. (2010). Manjurnya Tanaman Sayur. Bandung: PT. Sarana Ilmu Pustaka. Hal. 2.

Riwidikdo, H. (2008). Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press. Hal. 131.

Roth, H. J. dan Gottfried, B. (1988). Pharmacceutical Analysis. Terjemahan: Soebito, S. Analisis Farmasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hal. 18, 20.

Saparinto, C. (2013). Grow Your Own VegetablesPanduan Praktis Menanam 14

Sayuran Konsumsi Populer di Perkarangan. Yogyakarta: Lily Publisher.

Hal.54.

Silalahi, J. (2005). Masalah Nitrit dan Nitrat dalam Makanan. Medika Jurnal Kedokteran Indonesia. 31(5): Hal. 460-461.

Silalahi, J., Dalimunthe, C.A., dan Dewi, S.S. (2007). Pemeriksaan Kadar Nitrit dan Nitrat di Dalam Air Minum yang Berasal dari Sumur di Beberapa Daerah Sumatera Utara. Medika Jurnal Kedokteran Indonesia. 33(5): Hal. 307.

SNI. (2006). Cara Uji Air Minum dalam Kemasan.SNI 01-3554-2006. Badan Standarisasi Nasional. Hal. 15.

Sudjana. (2005). Metode Statistik. Edisi Keenam. Bandung: Penerbit Tarsito. Hal. 168, 371.

(3)

Svehla, G. (1979). Vogel’sText Book Of Macro and Semimacro Qualitative

Inorganic Analysis. Penerjemah: L. Setiono, dan Pudjaatmaka, A. H.

(1990). Vogel Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan

Semimikro. Bagian I. Jakarta: PT. Kalman Media Pustaka. Hal. 332 dan

356.

Tafajani, D.S. (2011). Panduan Komplit Bertanam Sayur dan Buah-buahan. Yogyakarta: Cahaya Atma. Hal. 32.

Tsikas, D., Boger, R. H., Bode-Boger, S. M., Gutzki, F. M., dan Folich, J. C. (1994). Quantification of Nitrite and Nitrate in Human urine and Plasma as Pentaflourobenzyl Derivatives by Gas Chromatography-Mass Spectrometry using N-labelled Analogs. Juornal of Cromatography B. 661: Hal. 185-191.

Walter, C. L. (1996). Nitrate and Nitrite in Food. Dalam Hill, M. (1996). Nitrates

and Nitrites in Food and Water. Cambrigde England: Woodhead

Publishing Limited. Hal. 95-97.

Watson, D. G. (2005). Pharmaceutical Analysis: A Textbook for Pharmacy

Students and Pharmaceutical Chemists. 2 Edition. Penerjemah: Syarief,

W. R. (2007). Analisis Farmasi: Buku Ajar Untuk Mahasiswa Farmasi

dan Praktisi Kimia Farmasi. Edisi Kedua. Jakarta: EGC. Hal. 107.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui kadar nitrit dan nitrat dalam air di kota medan memenuhi persyaratan kualitas air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun2010 serta

Garam nitrit atau nitrat (diubah oleh mikroba menjadi nitrit dalam pencernaan) yang terdapat di dalam makanan berasal dari pemakaian nitrit sebagai pengawet.. sekaligus pemberi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadarnitrit dan nitrat yang terdapat dalam bayam di berbagai lokasi serta membandingkan rentang kadar yang diperoleh

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadarnitrit dan nitrat yang terdapat dalam bayam di berbagai lokasi serta membandingkan rentang kadar yang diperoleh

Banyak faktor yang mempengaruhi variasi kadar tersebut yaitu, kultivar yang digunakan, Jumlah penggunaan pupuk nitrogen, nitrat asli yang terkandung dalam tanah, wilayah atau

Metode spektrofotometri sinar tampak dalam penetapan kadar nitrit dan nitrat adalah berdasarkan reaksi kolorimetri uji Griess (lihat Gambar 2.2) dimana nitrit mengalami

Medan: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.. Methods for the Analysis of Nitrate and Nitrite in Food and

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa, pemeriksaan kadar nitrit dan nitrat di dalam air minum yang berasal dari sumur di beberapa daerah Sumatera Utara (Dewi, 2005) kadar nitrat