oa Ketika Menyembelih Hewan Qurban Milik Sendiri
اذ
ذ ه
ذ ،ك
ذ لذوذ ك
ذ ننمم اذذهذ ممههلملاذ رهبذكنأذ ههلملاوذ ممههلملا هلملا م
م س
ن بم
يننع
ذ
Artinya :
Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.
Doa Ketika Menyembelih Hewan Qurban Milik Orang Lain
اذ
ذ ه
ذ ،ك
ذ لذوذ ك
ذ ننمم اذذهذ ممههلملاذ رهبذكنأذ ههلملاوذ ممههلملا هلملا م
م س
ن بم
ن
ن لذفه ن
ن ع
ذ
Artinya :
Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.
Kemudian ditambah lafadz doa dibawah ini :
ن
ن لذفهِ ل
م َآوذِ ن
ن لذفهِ ن
ن ممِ ل
ن بمقذتذِ ممههلملاذ
Artinya :
Ya Allah, terimalah kurban dari fulan dan keluarga fulan," (dengan menyebut namanya
Itulah lafadz doa saat menyembelih hewan qurban baik milih sendiri maupun milik orang lain. Namun yang wajib dari bacaan ini adalah membaca Basmalah (Bismillah). Jika sudah membacanya, maka sah penyembelihan hewan qurban tersebut walau tidak menambah bacaan selainnya. Adapun kalimat-kalimat sesudahnya hanya anjuran, bukan wajib. Hal ini berdasarkan Firman Allah SWT :
ن
ذ ِينمممؤنمهِ همتمَايذِآبمِ م
ن تهنك
ه ِ نإمِ همِينلذعذِ هملللاِ مهس
ن اِ رذك
م ذهِ َام
م ممِ انُولهك
ه فذ
Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya. (QS. Al-An'am: 118)
ق
ق س
ن ف
م لذِ ههنمإموذِ همِينلذعذِ هملللاِ مهس
ن اِ رمك
ذ ذنيهِ منلذِ َاممممِ انُولهكهأنتذِ ل
ذ وذِ
Artinya :
Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. (QS. Al-An'am: 121)
Beberapa Syarat dan Pembagian Daging Kurban
1. Orang yang berkurban harus mampu menyediakan hewan sembelihan dengan cara halal tanpa berutang.
2. Kurban harus binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, atau biri-biri.
3. Binatang yang akan disembelih tidak memiliki cacat, tidak buta, tidak pincang, tidak sakit, dan kuping serta ekor harus utuh.
4. Hewan kurban telah cukup umur, yaitu unta berumur 5 tahun atau lebih, sapi atau kerbau telah berumur 2 tahun, dan domba atau kambing berumur lebih dari 1 tahun.
5. Orang yang melakukan kurban hendaklah yang merdeka (bukan budak), baligh, dan berakal.