• Tidak ada hasil yang ditemukan

Launching Program Kelompok Belajar (KEJAR) UMKM mpdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Launching Program Kelompok Belajar (KEJAR) UMKM mpdf"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SYNCORE - always deliver value

Launching Program Kelompok Belajar (KEJAR) UMKM posted by admin on February 20, 2014

SYNCORE terus menegaskan komitmen terhadap pengembangan UMKM di Indonesia. Salah satu kendala utama UMKM di Indonesia adalah kesulitan dalam penyusuna laporan keuangan. Tanpa ada laporan keuangan UMKM kesulitan dalam mengevaluasi kesehatan dan kinerja organisasi. UMKM bukan tidak sadar atas masalah ini, tetapi mereka tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup. Sebagian besar dari UMKM memulai usaha bukan dengan persiapan yang memadai tetapi lebih karena keterpaksaan, kebetulan atau mewarisi usaha dari orang tua. Selain itu karena mereka terlibat dalam operasional sehari-hari di perusahan maka mereka tidak memiliki banyak waktu.

Pendekatan yang kami gunakan adalah dengan membentuk kelompok belajar. Masing-masing UMKM bisa saling bertukar masalah dan solusi. Kami menyediakan tutor dan konsultan untuk membantu kesulitan di proses belajar tersebut. Kelompok belajar tersebut memakai pendekatan pembelajaran orang dewasa dimana banyak diskusi dan sharing antar peserta. Selanjutnya para peserta dibuatkan komunitas supaya bisa menjangkau jaringan yang lebih luas.

UMKM adalah penggerak nyata ekonomi di Indonesia. Pada tahun 2012, menurut data BPS, ada 56.6 juta usaha UMKM dengan perincian Usaha Mikro 55.8 juta, usaha kecil 629 ribu dan usaha menengah 48.9 ribu. Jumlah tersebut merupakan 99.99% dari total unit usaha di Indonesia. Kontribusi UMKM terhadap produk domestic bruto adalah 59.08% dan menyerap tenaga kerja sebesar 107.657.509 atau 97.16% dari total seluruh angkatan kerja.

Meskipun demikian, sebagian besar UMKM masih terkendala permasalahan-permasalahan klasik dalam pengembangan usahanya, antara lain permodalan, pemasaran, manajemen, SDM dan adopsi teknologi. Kendala-kendala tersebut membuat UMKM kesulitan naik kelas dan berada di posisi yang rentan dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin keras.

Telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menangani masalah tersebut. Untuk masalah permodalan pemerintah telah meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada tahun 2012 telah ada 5.853.533 unit usaha yang meneria KUR. Selain itu sesuai amanat undang-undang UMKM No 20 tahun 2008 pemerintah menginisiasi pembentukan Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) untuk membantu UMKM mengakses dana dari perbankan.

Usaha-usaha itu belum cukup, Masih banyak sekali UMKM yang belum tergarap. Untuk itu perlu ada campur tangan yang lebih luas selain dari pemerintah, yaitu dari sektor Perguruan Tinggi dan Swasta. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi dan swasta dianggap cukup ideal dalam menangani masalah pembimbingan dan peningkatan kelas UMKM.

Oleh karena itu kami PT SYNCORE INDONESIA dan mengajak perbankan, asosiasi, instansi pemerintah dan institusi pendidikan untuk melakukan program bersama pembimbingan dan peningkatan kelas UMKM dalam program Kelompok Belajar (KEJAR) UMKM.

(2)

Tags: pelatihan

Referensi

Dokumen terkait

7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah serta Bagaimana mewujudkan Program Kelompok Usaha Bersama dan Kerjasama dengan Investor serta

sosialisasi program kewirausahaan Ditjen Belmawa ke civitas akademika PT dan mengajak PT agar berperan lebih aktif dalam pengembangkan program kewirausahaan Suatu kegiatan

Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada dunia usaha/perusahaan dan instansi pemerintah yang telah berkenan untuk sinergi menyukseskan kegiatan magang

Dalam 10 tahun terakhir, Dewan Perwakilan rakyat (DPR), Pemerintah (Kemendikbud dan Kemenkes) dan semua pemangku kepentingan seperti Asosiasi Institusi Pendidikan Dokter

IV.30 Melihat PT HM Sampoerna Tbk merupakan perusahaan yang peduli terhadap cagar budaya dan sejarah di Kota Surabaya dengan adanya fasilitas tour bersama bus SHT yang

Kepala Pusat/Pusat Penelitian Institut Teknologi Bandung Bersama ini kami sampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan jumlah kerjasama penelitian dengan institusi luar negeri dan

Salah satu rencana kegiatan yang dapat disusun oleh Instansi Kelurahan Penyengat bersama dengan Pemerintah adalah kembali melestarikan keberadaan uang keton sebagai alat transaksi di

Kepala Pusat/Pusat Penelitian Institut Teknologi Bandung Bersama ini kami sampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan jumlah kerja sama penelitian dengan institusi luar negeri dan