• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Perawat Pada Perawatan Paliatif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Peran Perawat Pada Perawatan Paliatif"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

Kemala Rita Wahidi

Disampaikan pada Seminar Sehari :

Perawatan Holistik Pada Penyakit

Khronik

(2)

Curriculum Vitae

Pendidikan :

Akademi Perawatan DepKes RI,

Program Studi Ilmu Keperawatan – FK - UIMagister Administrasi Rumah Sakit, FKM – UI

Kandidat Program Doktor Fak. Ilmu Kesehatan UGM Pekerjaan :

Kepala Bidang Keperawatan RS. Kanker Dharmais Jakarta

Staf Pengajar Magister Administrasi RS. FKM-UI & URINDO, Univ Esa Unggul

Tim Surveyor Nasional – Depkes RI Organisasi:

Ketua Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (Himponi)Ketua Kolegium Keperawatan Onkologi Indonesia

Kordinator Bidang Pelayanan Keperawatan. Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI)

Anggota Bidang Pengembangan Pelayanan Perhimpunan Perawat Manajer Indonesia

Anggota Kompartemen Pengembangan Profesi Ikatan Rumah Sakit Pendidikan Indonesia, (ARSPI)

(3)
(4)

PENINGKATAN

PERAN & FUNGSI

PERAWAT

PERAWAT DALAM

UPAYA

MENINGKATKAN

KUALITAS HIDUP

(5)

Palliative Care

Palliative care is active total care of

patients whose deseases is not responsive

to curative treatment

(WHO, 1990)

Palliative care is an integrated system

of care that : improves the quality of

life ,

by providing pain and symptoms

relief, spiritual and psychosocial

support from diagnosis to the end of

(6)

Pengertian perawatan

paliatif:

Depkes

(Pedoman Kanker Terpadu Paripurna,

1997)

Semua tindakan aktif guna meringankan

beban penderita kanker terutama yang

tidak mungkin disembuhkan tetapi juga

pada penderita yang memunyai harapan

untuk sembuh bersama-sama dengan

tindakan kuratif

(7)

Prinsip Perawatan paliatif

(WHO)

1. Meningkatkan kualitas hidup &

menganggap kematian proses yg

wajar

2. Tidak mempercepat atau menunda

kematian

3. Menghilangkan nyeri / keluhan

lain

4. Menjaga keseimbangan

(8)

Prinsip perawatan….

5.

Mengusahakan

agar penderita

tetap aktif sampai

akhir hayatnya

6. Memberikan

dukungan kepada

keluarga dalam

(9)
(10)

Keberhasilan tim

Kerjasama efektif & pendekatan interdisipliner

Setiap anggota tim memahami peran & fungsinya

Menyusun dan merancang tujuan akhir

perawatan secara bersama

Tidak ada anggota tim yang primadona

Tim adalah motor penggerak semua kegiatan

pasien

Proses interaksi antar tim merupakan kunci

(11)

Ruang lingkup Perawatan

Paliatif

Kanker

HIV / AIDS

Gagal ginjal

Strooke

Diabetes

CHF

(12)

Model / Tempat Perawatan Paliatif

1.Rumah sakit

( Hospice Hospital

Care) :

Poliklinik

Rawat singkat

Rawat Inap

2. Rumah (Hospice

home care)

3. Hospis ( Hospice

care)

4. Praktek bersama

(13)

Quality of Life (J.J Clinc dkk, 1998

Physical concern

Functional ability

Family well-being

Emotional well-being

Spiritual life

Social Functioning

Treatment satisfaction

Future orientation

Sexuality/intimacy/body image

Occupational functioning

(14)

Pelayanan

Keperawatan

Suatu bentuk pelayanan professional

yang merupakan bagian integral dari

pelayanan kesehatan , didasarkan

kepada ilmu dan kiat keperawatan

berbentuk pelayanan

bio-psiko-sosio-spiritual yang komprehensif,

ditujukan kepada individu, keluarga

dan masyarakat baik sakit, maupun

sehat

yang mencakup seluruh proses

(15)

Asuhan keperawatan paliatif

Merupakan suatu proses atau rangkaiaan

kegiatan praktek keperawatan yang

langsung diberikan kepada pasien paliatif

dengan :

menggunakan metodologi proses

keperawatan

berpedoman pada standar keperawatan

dilandasi etika profesi

dalam lingkup, wewenang serta tanggung

jawab keperawatan

mencakup seluruh proses kehidupan

dengan pendekatan holistik

(16)

Roles in the continuum of dying

(

William, 1982)

cc

DYING

Dr’s role

Ns.’s role

Curing / treatmen

orientation

Caring and

supportive

orientation

Curing /

(17)

Kompetensi perawat

paliatif

PERAWAT PALIATIF

SKILL

KNOWLEDGE

(18)

Kriteria perawat paliatif

1. Pendidikan minimal DIII

Keperawatan

2. Mempunyai pengalaman klinik

minimal

3 tahun

Telah mengikuti pelatihan perawat

(19)

Peran & fungsi perawat pada

asuhan paliatif

:

1.

Pelaksana perawatan :

pemberi asuhan

pendidik kesehatan

kordinator

advokasi

kolaborator

fasilitator

modifkasi lingkungan

2. Pengelola : manajer kasus , konsultan, kordinasi

3 Pendidik : di pendidikan / di pelayanan

4. Peneliti

(20)

7 peran utama perawat paliatif :

(Degner dkk, 1991)

1. Memberikan rasa nyaman

2.Responsif selama proses kematian

2. Respon terhadap rasa marah ps / kel

4. Memberikan support perkembangan

individu

5. Respon terhadap sejawat

6. Meningkatkan kualitas hidup / kualitas

meninggal dengan damai

(21)

Prinsip asuhan perawatan

paliatif

1.

Melakukan pengkajian

secara cermat,

mendengarkan keluhan dengan sungguh-

sungguh

2. Menetapkan diagnosis / masalah kep

dengan tepat

sebelum bertindak

3. Melaksanakan tindakan / asuhan

pemberian obat, perawatan luka dll

secara tepat dan akurat

(22)

Melaksanakan Peran & Fungsi

Perawat Paliatif

Membina hubungan perawat

- pasien (Muetzel 1998) :

Hub terapeutik perawat –

ps :

Sebagai :

professional,

pasangan, teman akrab,

keluarga

timbal balik

Watson (1988) Hub Ns-Ps:

(23)

Perilaku Caring (J. Watson)

1. Jujur & Sabar

2. Bertanggung

jawab

3. Memberikan

kenyamanan

4. Mendengarkan

dg atensi dan

penuh perhatian

5. Memberikan

(24)

Perilaku caring….

6.

Menunjukan kepedulian

7

Menunjukan rasa hormat

8

Memberikan informasi dengan

jelas

(25)

Sikap yang harus dimiliki perawat

merawat pasien paliatif :

a.Mempunyai falsafah hidup yang

kokoh , agama, dan sistim nilai

b. Mempunyai kemampuan untuk tidak

‘judgemental” terhadap pasien yang

mempunyai sistem nilai berbeda

c. Mempunyai kemampuan mendengar

(26)

d.

Tidak menunjukkan reaksi

berlebihan

jika terdapat bau ataupun kondisi

yang tidak wajar.

e. Mampu mengkaji , mengevaluasi

secara

cermat dari perilaku non verbal

f Senantiasa menemukan cara untuk

menangani setiap masalah

(27)
(28)

Pengkajian fiik.

Kondisi fsik

pasien secara

keseluruhan

dari ujung

(29)

Pengkajian

piikhoioiioipiritual :

Kemampuan fungsi sosial

Kondisi mental / emosional

Hubungan interpersonal

Kegiatan yang dilakukan

Konfik dalam keluarga

Peran sistem budaya, spiritual &

aspek religius

Sumber keuangan

Komunikasi

Kepribadian/personality

(30)

Pengkajian….

Aspek religius /

kepercayaan

Pertahanan / koping

Sistim nilai

Hubungan antar

anggota kel

Stresor yang

(31)

Permaialahan pi. Paliatif

(RSKD,

2005)

Nyeri

55, 76 %,

Nutrisi,

24%,,

luka kanker, luka dekubitus, stoma, konstipasi, inkontinensia,

perdarahan kelemahan umum ,

masalah eliminasi, masalah pernapasan,

psikhososiospiritual,dll

20, 24%

(32)

Masalah Keperawatan

Gangguan rasa nyaman ;

nyeri

Gangguan nutrisi :

kurang dari kebutuhan

Gangguan keseimbangan cairan dan

elektrolit

Gangguan integritas kulit :

luka dekubitus

Gangguan body image :

(rambut rontok,

luka kanker bau dll)

Gangguan pola eliminasi:

bab / bak

Gangguan hubungan sosial dalam

keluarga

(33)

Masalah Keperawatan……..

Gangguan aktiftas spiritual

Gangguan pelaksanaan fungsi peran

dalam keluarga

Gangguan komunikasi

Kurang pengetahuan / informasi

Gangguan pola tidur

Gangguan interaksi sosial

(34)

Perawatan Aspek

Psikhososiospiritual

Berikan informasi dengan

tepat dan jujur

Lakukan komunikasi

terapeutik, jadilah pendengar

yang aktif

Tunjukkan rasa empati yang

dalam

Support ps ; meskipun ps

akan melewati hari hari

(35)

Perawatan aspek Psikho…….

Tetap menghargai pasien

sesuai dengan perannya

dalam keluarga

Selalu melibatkan pasien

dalam memb kep.

Tingkatkan penerimaan

lingkungan terhadap

perubahan kondisi pasien

Bebaskan pasien dari

ikatan-ikatan

sosial/tugas2

Lakukan pendamping

(36)

Hal yang harus menjadi

perhatian perawat

Asuhan paliatif berarti asuhan intensif &

komprehensif

Jangan mengatakan tindakan yang

dilakukan telah maksimal dan tidak dapat

berbuat lagi (hopeless)

tapi selalu ada

yg dapat diperbuat walaupun sederhana

Selalu pelajari hal baru dari setiap pasien

Semua anggota tim sepakat untuk

mendukung rencana tindakan yg telah

disusun

Melibatkan keluarga

(37)

Hal-hal……...

Beri kesempatan bertanya dan jawab dengan jujur

Jelaskan perkembangan, keadaan dan rencana

lanjut

Jangan memberikan janji kosong

Melakukan konseling, pelatihan kepada pasien,

keluarga, care giver

Mempermudah kelancaran perawatan di rumah /

di rumah sakit

Mampu melakukan modifkasi lingkungan rumah

dalam pelaksanaan asuhan

(38)

Hal-hal …….

Tunjukan rasa empati, keseriusan

serta sikap yg mendukung untuk siap

membantu

Pertimbangkan latar belakang

pasien / keluarga

Hindarkan memberi ramalan waktu

kematian

(39)

PENUTUP

Perubahan status pengobatan dari

status kuratif menjadi status paliatif

merupakan masalah yang berat bagi

pasien / keluarga

Tujuan utama perawatan paliatif

adalah meningkatkan

kualitas hidup

pasien

Peran perawat dalam memberikan

(40)

“Good death”

(Field David and Gina Copp,

1999)

Where the symptoms of dying are

well controlled as patients wish

and where death is accepted

Each patient has rights to have

(41)

Referensi

Ball Jane & Bindler Ruth (1999): Pediatric nursing :

Caring for children 2

nd

ed, A.Simon & Schuster

Company, Singapura

Tshudin Verena (1988) : Nursing the patient with

cancer, Prentice Hall, New York

Djauzi dkk (2003) : Perawatan paliatif dan bebas

nyeri pada penyakit kanker, YPI Press, Jakarta

Lugton Jean &Kkindlen Margaret (1999) : Palliative

care : the Nursing Role , Churchill Livingstone,

London

Phipps..J Wilma et al (2003) : Medical surgical nursing

: Health and illness perspectives, ,Mosby Inc., USA

Nuhonni dkk (2010) : Bunga Rampai Perawatan

paliatif , Badan Penerbit FKUI Jakarta

Referensi

Dokumen terkait