• Tidak ada hasil yang ditemukan

Alat pengambilan keputusan yang lainnya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Alat pengambilan keputusan yang lainnya"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Alat pengambilan keputusan yang lainnya adalah :  Analisis Risiko

 Pohon Keputusan (Decision Tree)

E. PENGORGANISASIAN 1. Pengertian

Fungsi pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan anatar berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan dapat bermanfaat serta terasrah pada suatu tujuan.Hubungan yanag timbul dalam organisasi :

a. Hubungan Informal, lebih banyak menyangkut hubungan manusiawi

b. Hubungan Formal, bentuk hubungan yang dilakukan dengan sengaja. Hubungan Formal ada 3 hubungan dasar, yaitu :

 Tanggung jawab  Wewenang

 Pertanggung-jawaban

2. Pola Hubungan antar Komponen Organisasi

Antara tujuan, fungsi, tanggung jawab, wewenang, serta pertanggung-jawaban mempunyai hubungan yang erat, dan berkaitan satu dengan lainnya.

3. Rentangan Kekuasaan

Rentangan Kekuasaan disebabkan oleh adanya keterbatasan pada kemampuan seseorang. Jadi, keefektifan dan efisiensi seorang pimpinan dalam mengatur bawahan banyak dipengaruhi oleh jumlah bawahan itu sendiri. Frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan dipengaruhi beberapa faktor, yaitu :

 Latihan dari Bawahan  Pendelegasian Wewenang  Perencanaan

 Teknik Komunikasi

4. Dasar-dasar Penggolongan Bagian di Dalam Organisasi

(2)

b. Didasarkan pada Waktu

c. Didasarkan pada Fungsi Perusahaan d. Didasarkan pada Luas Daerah Operasi

e. Didasarkan pada Jenis Barang yang Dihasilkan f. Didasarkan pada Jenis Langganan

5. Karakteristik Struktur Organisasi a. Keseimbangan dalam Organisasi b. Fleksibel

F. PENGARAHAN

1. Prinsip-prinsip Pengarahan a. Prinsip Mengarah Kepada Tujuan b. Prinsip Keharmonisan Dengan Tujuan c. Prinsip Kesatuan Komando

2. Cara-cara Pengarahan a. Orientasi

b. Perintah

Perintah yang diberikan kepada bawahan dibagi menjadi 3, yaitu :  Perintah Umum dan Khusus

 Perintah Lisan dan Tertulis  Perintah Formal dan Informal c. Delegasi Wewenang

3. Komunikasi

Sarana komunikasi dapat menjadi lebih efektif dan efisien, dengan memperhatikan beberapa prinsip yaitu :

1. Komunikasi Harus Jelas 2. Prinsip Integritas

(3)

4. Motivasi

Motivasi mempunyai dua macam bentuk, yaitu : 1. Motivasi Positif

2. Motivasi Negatif

G. PENGKOORDINASIAN 1. Prinsip-prinsip Koordinasi a. Prinsip Kontak Langsung

Prinsip ini menyatakan bahwa kondisi harus dicapai melalui hubungan antar manusia baik hubungan secara horizontal maupun vertikal.

b. Prinsip Penekanan pada Pentingnya Koordinasi

Koordinasi pelu dilakukan sejak membuat perencanaan sampai melaksanakan kebijakan. c. Hubungan Timbal Balik di antara Faktor-faktor yang Ada

Kondisi, tujuan dan macam pekerjaan yang sama akan memungkinkan mereka untuk mengadakan hubunan secara rutin, baik di dalam bagian maupun di luar bagian.

2. Pelaksanaan Fungsi Koordinasi

Untuk melaksanakan fungsi koordinasi, manajer dapat menempuh dua cara yaitu :

1. Menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksanya koordinasi.

2. Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi.

H. PENGAWASAN 1. Pengertian

Dengan pengawasan dapat diketahui hasil yang telah dicapai. Cara yang dilakukan dalam pengaasan adalah membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan sesuai rencana serta melakukan perbaikan apabila terjadi penyimpangan.

2. Langkah-langkah Pengawasan a. Menciptakan Standard

(4)

c. Melakukan Tindakan Koreksi 3. Syarat-syarat Pengawasan yang Baik

a. Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan b. Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi c. Pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan

d. Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai standard yang digunakan e. Pengawasan harus luwes atau fleksibel

f. Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi g. Pengawasan harus ekonomis

h. Pengawasan harus mudah dimengerti

Referensi

Dokumen terkait

8 Adapun maya dalam filsafat vedantic adalah ilusi yang yang menyelimujti dunia sebagai akibat dari kebodohan, sebuah ilusi yang menyelimuti sesuatu yang benar karena perasaan

Berdasarkan hasil pengujian mengguna- kan pendeketan Piecewise Linear Model, terbukti adanya perbedaan manajemen laba akrual dengan pendekatan Piecewise Linear Model pada tahun

PERUSAHAAN, UKURAN DEWAN KOMISARIS, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, LEVERAGE, DAN PROFITABILITAS TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PERUSAHAAN

Pengaruh penggunaan media power point terhadap hasil belajar siswa Untuk melihat bagaimana pengaruh penggunaan media power point. terhadap hasil belajar dengan

Secara umum lereng tersebut memiliki nilai faktor keamanan yang lebih kecil dari 1,5, oleh sebab itu untuk menaikkan kestabilannya dapat dilakukan dengan

Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan jenis aktivator yang berbeda memberikan pengaruh pada karakteristik karbon aktif kulit singkong yaitu kadar air, kadar zat terbang

a). Pahat dapat dikunci secara permanen dalam turet pada urutan yang sesuai dari penggunaan. Setiap stasiun dilengkapi dengan penghenti hantaran atau pelompat

Nilai koefisien determasi R 2 = .21 memiliki arti bawah dukungan sosial memberikan sumbangan efektif sebesar 21% untuk meningkatkan maternal self-efficacy,