• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKTOR PUBLIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKTOR PUBLIK"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBINAAN DAN

PENGEMBANGAN

SUMBER DAYA

MANUSIA DI

SEKTOR PUBLIK

Lina Miftahul Jannah

[email protected].

linamjannah.wordpress.

com

(2)

Irawan (2000): pengembangan adalah suatu proses untuk mengubah suatu keadaan ke keadaan yang lebih baik.

Irawan (2000): pengembangan adalah suatu proses untuk mengubah suatu keadaan ke keadaan yang lebih baik.

Nadler dan Wiggs (1986):

(Development activities are not job

related, but are oriented to personnel and organizational growth).

Nadler dan Wiggs (1986):

(Development activities are not job

related, but are oriented to personnel and organizational growth).

pengembangan pegawai: suatu proses merekayasa perilaku kerja pegawai sedemikian rupa sehingga pegawai dapat menunjukkan kinerja yang optimal dalam pekerjaannya

pengembangan pegawai: suatu proses merekayasa perilaku kerja pegawai sedemikian rupa sehingga pegawai dapat menunjukkan kinerja yang optimal dalam pekerjaannya

Nadler (1980): human resource

development mean those learning experience which to about the

possibility of behavioral change” Nadler (1980): human resource

development mean those learning experience which to about the

(3)

Dev

Riset Carnavale (1984) di US: akhir tahun

1990,

Biaya pengembangan pegawai mencapai

sekitar 210 milyar dolar/tahun,

Biaya pendidikan perguruan tinggi 238

miliar dolar

Riset Carnavale (1984) di US: akhir tahun

1990,

Biaya pengembangan pegawai mencapai

sekitar 210 milyar dolar/tahun,

Biaya pendidikan perguruan tinggi 238

miliar dolar

Deve

lop

ment

(4)

Kompeten

si

an underlying characteristic’s of

an individual which is causally

related to criterion-referenced

efective and or superior

performance in a job or situation

(Spencer and Spencer, 1993)

karakteristik yang mendasari

(5)

in

(6)

Mudah Diamati dan

Dikembangkan

(Hard

Competencies)

Penting untuk Sukses tapi Tidak

Cukup Keterampilan

(Skills)

Pengetahuan (Knowledge)

Sulit Diamati dan Dikembangkan

(Soft

Competencies)

Motif (Motive), Sifat (Trait),

Konsep Diri (Selft-Concept),

Sikap (Attitudes), Sistem Nilai

(Values), Citra Diri (Self-Image)

Karakteristik Dasar yang Sangat Penting bagi Sukses

Jangka Panjang

(7)

Tujuan

pengembanga

n SDM

meningkatkan kemampuan,

keterampilan, sikap, dan tanggung jawab karyawan sehingga

lebih efektif dan efisien dalam mencapai sasaran program dan tujuan

organisasi.

dimensi pengemban

gan SDM

dimensi

individual: OUTPUT

dimensi

(8)

Alasan dan tujuan perlunya

pengembangan pegawai

(Irawan, 2000)

Alasan Tujuan

Adanya pegawai baru Memberi orientasi pekerjaan kepada pegawai baru

Adanya peralatan kerja

baru Menyiapkan pegawai menggunakan peralatan baru Adanya perubahan

sistem birokrasi Menyiapkan pegawai bekerja di sistem baru Adanya standar

kualitas kerja Menyiapkan pegawai agar mampu mencapai standar kualitas kerja baru Adanya kebutuhan

menyegarkan ingatan Menyegarkan (refreshing) ilmu dan keterampilan yang dimiliki Adanya perubahan

dalam kinerja pegawai Meningkatkan kualitas kinerja pegawai Adanya rotasi/relokasi

(9)

Tahap Penilaian/Assesmentdiawali dengan

pelaksanaan analisis kebutuhan pelatihan

(training need assesment) dari pegawai yang

diproyeksikan untuk suatu jabatan tertentu.Tahap Implementasi

pelaksanaan dari proses pelatihan, apakah

melalui mentoring, coaching, training.

Tahap Evaluasi

(10)
(11)

Training and development are key elements in modern personnel system (Sylvia & Meyer, 2002: 227)

Training: to encompass a variety of activities in addition to the acquisition of technical and

managerial problem-solving skills (Sylvia & Meyer, 2002: 227)

Pelatihan (Berman dkk, 2006: 219): usaha untuk

meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dari pegawai dan juga

pimpinanannya, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik.

Pelatihan dan

pengemban gan

Pendidikan dan

(12)

Konsep training and

development

Tujuan training: (Sylvia & Meyer, 2002; 230)

Improves the level of worker productivity

(quantity of work produced)

Improves the quality of the work produced

Reduces or prevents employee obsolescence

Increases job satisfaction

Reduces the number and cost of work-related

accidents

Reduces the cost of equipment repair and

maintenance

(13)

Konsep training and

development

Bentuk training: (Shafritz, Hyde,

Rosenbloom, 1981)

Training be job –or career-related

Relevant to enhancing advancement

potential (on-the-job training)

Useful in improving organizational

efectiveness

Sufcient relevance and interest to

employee

(14)

Notoatmojo (1998:21) pendidikan pada umumnya berkaitan dengan

MEMPERSIAPKAN calon tenaga kerja yang diperukan oleh sebuah organisasi atau

instansi, sedangkan pelatihan berkaitan dengan peningkatan kemampuan atau keterampilan karyawan yang SUDAH menduduki suatu jabatan.

Flippo (1979:53) menyatakan pendidikan dihubungkan dengan peningkatan

pengetahuan umum dan pemahaman akan seluruh lingkungan di sekitar kita,

sedangkan pelatihan adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan ilmu

pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam pekerjaan yang biasa dilakukan sehari-hari

(15)

Stages In service training

policies and purposes,

(Stahl, 1971)

Fundamental concepts:

Learning is a lifelong

process

The job itself is a formidable

instrument for training

Another instrument of

training is found in the very process of administration

There is a great advantage

in introducing fresh, new,

and even controversial ideas into an organization

Diagnosing training

needs

Resources for

training

The ends of training

(16)

In-service training methods

Formal course

work

Group session

formal class

Formal lecture

Discussion group with

case studies

Seminar or conference

Participative approach: group-project

technique, role playing, group- diagnostic

(17)

Pembinaan pegawai

didasarkan pada perpaduan

sistem prestasi kerja dan

sistem karier yang

dititikberatkan pada sistem

prestasi kerja.

Dimaksudkan untuk

memberi peluang bagi PNS

yang berprestasi tinggi

untuk meningkatkan

kemampuannya secara

profesional dan

(18)

pemegang kekuasaan tertinggi

dalam kebijakan, pembinaan profesi, dan Manajemen ASN. Presiden

delegasika n kepada KemenPAN

RB

berkaitan dengan kewenangan

penelitian, pengkajian kebijakan Manajemen ASN, pembinaan, dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan ASN;

Lembaga Administra

si Negara

penyelenggaraan manajemen ASN,

pengawasan dan pengendalian pelaksanaan norma, standar,

prosedur, dan kriteria Manajemen ASN.

Badan Kepegawai

an Negara

kewenangan monitoring dan

evaluasi pelaksanaan kebijakan dan Manajemen ASN

Komisi Aparatur

(19)

Konsep training and

development [1]

Bagi pegawai negara, perlukah training: (Stahl, 1971)

People are recruited not for specific niches

alone but for broad categories of jobs

Public programs rarely remain static and the

quickest way to adjust a going concern to such changes is through deliberate

Many occupations are entirely or almost

entirely limited to the public service, so that

the specific skills required are seldom prepared for in the general educational institutions

Occupational fields usually evolve.

More efcient to improve the skills of existing

(20)

Konsep training and

development [2]

Bagi pegawai negara, perlukah training: (Stahl, 1971)

Training devices go much further in creating

enthusiasm for the work than does “turning a man loose” to learn by trial and error

Important for employees to understand the aims and

functions of the rest of organizations, not by chance or in fragment, but by an orderly study of policies and programs presented in a manner that builds mutual respect and confidence

Training frequently accounts for the diference

between organizations in such qualities as knowledge of employees about the activities and rules of their total organization as well as their own jobs, courtesy, and attitude towards the public, interest in the work, and skill and speed in performing a service

Training takes place in any work situation: the

(21)

Diklat Jabatan

Diklat

Prajabatan: Suatu pelatihan yang diberikan kepada

CPNS dengan tujuan agar ybs terampil dalam melaksanakan

tugas yang dipercayakan

kepadaya

Diklat Prajabatan Golongan I

Diklat Prajabatan Golongan II Diklat Prajabatan

Golongan III

Diklat dalam Jabatan: Suatu

pelatihan yang bertujuan untuk

meningkatkan mutu keahlian dan

kemampuan dan keterampilan

Diklat Teknis

Diklat Fungsional

Diklatpim

Diklatpim I

Diklatpim II

Diklatpim III

Referensi

Dokumen terkait

 Jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari 2017 yang berangkat dari Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 282.259 orang atau mengalami penurunan sebesar 2,23 persen dari

Putus sekolah merupakan salah satu masalah bagi remaja. Balai resos memberikan solusi bagi remaja yang putus sekolah, salah satunya dengan pembinaan keterampilan

emikian dapat dsimpulkan bahwa peran genda merupakan sebutan bagi perempuan l arg bekerja di luar rumah dan sekaligusjuga melaksanakan pekerjaan di dalam rumah.. Menurut

Topik bidang ini pada dasarnya merupakan penerapan atau pengembangan serta analisisnya dari pendekatan komunikasi data, dan networking system pada perusahaan

Pada guru hendaknya perlu peningkatan asupan serat dengan cara membiasakan pola makan yang sehat sejak dini dengan banyak mengkonsumsi serat yang cukup guna menekan

Edi

Untuk sementara dapat dihipotesakan bahwa dalam kasus Arendt kita bisa menelusuri konsistensi antara aspek kognitif (konsep tentang sosialitas), emosi/afeksi (kagum, cinta

of Malaya.. Perisian ini dilahirkan bagi penggun b ru d n I m untuk memahirkan lagi penggunaan Windows98 yang mana menjadi tulang belakang dalam sesuatu applikasi