PROPOSAL JUDUL TUGAS AKHIR
I. JUDUL TUGAS AKHIR
RANCANG BANGUN SIMULATOR SYSTEM CONTROL AIR DI POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR LEVEL.
II. JENIS TUGAS AKHIR
Jenis tugas akhir ini adalah dalam bentuk perancangan modul.
III. LATAR BELAKANG
▸ Baca selengkapnya: judul proposal perikanan
(2)mesin pompa air tetap bekerja dan akan mati setelah settingan waktu habis. Berdasarkan permasalahan diatas penulis ingin membuat suatu tugas akhir yang dapat menjadi solusi dari masalah diatas dengan judul “ Rancang Bangun Simulator System Control Air Di Politeknik Negeri Lhokseumawe Secara Otomatis menggunakan sensor level. ”
Yang nantinya dapat Mengurangi pemborosan air dan energi listrik di Politenik Negeri Lhokseumawe serta dapat memudahkan peranan operator dalam mengontrol air.
IV. RUMUSAN MASALAH
Bagaimana cara membuat sistem kotrol air di Politeknik Negeri Lhokseumawe secara otomatis menggunakan sensor level.
V. BATASAN MASALAH
Dalam penulisan tugas akhir ini agar dapat maksimal dan tidak melebar serta dapat sesuai dengan substansinya, maka penulis hanya membahas tentang Pembuatan system control air secara otomatis menggunakan sensor level ;
VI. TUJUAN
Adapun tujuan penulisan tugas akhir ini antara lain:
1. Untuk membuat sistem control air secara otomatis menggunakan sensor level ;
2. Untuk menghemat pemakaian air dan energy listrik.
VII. SISTEMATIKA PENULISAN
BAB I PENDAHULUAN
Pada Bab ini berisikan tentang Latar Belakang, rumusan masalah, Batasan masalah, Tujuan Penulisan, serta sistematika penulisan.
BAB II DASAR TEORI
Pada bab ini akan di uraikan tentang teori dasar instalasi tenaga listrik dan system otomasi kelistrikan.
BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT
Pada bab ini penulis akan merancang dan membuat modul system control air mrenggunakan sensor level.
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
Pada bab ini akan dilakukan pengujian bagaimana keadaan pompa pada saat bak penampungan air penuh atau kosong.
BAB V KESIMPULAN
Pada bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran-saran.
VIII. TINJAUAN PUSTAKA
Enggar T. Santosal (2011) menerbitkan jurnal yang berjudul rancangan dasar sistem automatic main failure dan Automatic transfer switch untuk ruang pertemuan gedung 71. Pada penelitian tersebut Telah dirancang system catu daya emergency genset untuk ruang pertemuan gedung 71 dengan Automatic
Controller for Emergency and Standby Power system type NB1 yang dilengkapi
generator dan agar operator segera bertindak. 2) Pengaman trip berfungsi untuk menghindarkan mesin generator dari kemungkinan kerusakan karena ada system yang berfungsi tidak normal maka mesin akan stop secara otomatis. Ardi Bawono Bimo (2007) telah menerbitkan jurnal yang berjudul Rancang bangun automatic transfer switch pada motor bensin generator-set 1 fasa 2,8 kw 220 volt 50 hertz.
Pada penelitian tersebut pengujian ATS di lakukan pada salah satu ruang kelas jurusan teknik elektro fakultas teknik univesitas brawijaya sabagai penerapan nyata penggunaan modul ATS.
Berdasarkan hal tersebut penulis berinisiatif untuk menegmbangkan penelitian tersebut dengan memadukan kedua penelitian tersebut. Adapun judul penelitian yang akan dibuat adalah Rancang Bangun Instalasi Listrik PLN -Genset Dengan Sistem Automatic Transfer Swicth (ATS) Untuk Mesjid Al-Bayan.
IX. DASAR TEORI
IX.1 Sistem instalasi listrik tenaga
sehingga memotong garis gaya. Generator digerakan oleh beberapa jenis mesin mekanis (uap atau turbin air, mesin bensin, atau motor listrik). Generator AC memerlukan energi mekanis untuk operasinya.
Hukum tangan kiri (gambar IX.1) untuk generator menunjukan hubungan antara arah penghantar bergerak, arah medan magnet, dan arah resultan dari aliran arus yang terinduksi. Apabila ibu jari ditunjukan pada arah gerakan penghantar, dan telunjuk ditunjukan kearah fluks, jari tengah akan menunjuk kearah aliran electron yang terinduksi. Hukum ini juga dipakai apabila magnet, sebagai pengganti penghantar, digerakan. Meskipun demikian, dalam hal ini ibu jari harus ditunjukan ke arah gerakan penghantar relatif.
Gambar IX.1 Hukum tangan kiri generator (oktanggrainitu.blogspot.com)
Jumlah tegangan yang di iduksikan pada penghantar pada saat penghantar bergerak pada medan magnet tergantung pada:
Kekuatan medan magnet. Makin kuat medan makin besar tegangan yang diinduksikan.
Sudut pada tempat penghantar memotong fluks. Tegangan maksimum di
induksikan apabila konduktor memotong pada 90, dan tegangan yang
lebih rendah diinduksikan apabila sudut itu kurang dari 90.
Panjang penghantar pada medan magnet. Jika penghantar digulung menjadi kumparan yang terdiri dari beberapa lilitan, panjang efektif bertambah dan tegangan yang diinduksikan akan bertambah.
Generator AC dibuat dengan medan magnet diam atau berputar. Jenis medan diam biasanya kapasitas kilovolt amperenya relative kecil dan ukuran kerja tegangan – rendah. Jenis ini mirip dengan generator dc kecuali jenis ini mempunyai slip ring sebagai penganti komutator. Kutup menonjol (salient pole) membangkitkan medan AC, yang dipotong oleh jangkar yang berputar. Jangkar mempunyai lilitan yang mempunyai terminal yang dihubungkan dengan slip ring yang di pasang pada poros. Penguat medan harus arus searah, dan karena itu harus disuplai dari sumber luar. Jangkar diputar oleh sumber daya mekanis, misalnya mesin diesel (Petruzella, 1996:311-313).
Adapun bagian-bagian generator AC adalah sebagai berikut: a. Rangka stator bagian bagian generator yang lain.
Stator memiliki alur-alur sebagai tempat meletakan lilitan stator. Lilitan stator berfungsi sebagai tempat GGL induksi
c. Rotor
Rotor adalah bagian yang berputar, pada bagian ini terdapat kutub-kutub magnet dengan lilitannya yang dialiri arus searah, melewati cincin geser dan sikat-sikat.
d. Cincin Geser
Terbuat dari bahan kuningan atau tembaga yang dipasang pada poros dengan memakai bahan isolasi. Slip ring ini berputar bersama-sama dengan poros dan rotor.
e. Generator Penguat
Generator penguat merupakan generator arus searah yang dipakai sebagai sumber arus.
IX.2 sistem otomasi kelistrikan
Generator DC (Direct Current) tidak banyak dipakai seperti dulu sebab arus searah, pada pokoknya dihasilkan oleh diode penyearah solid state. Dulu pabrik industry kadang – kadang menggunakan perangkat motor generator untuk mengubah arus bolak- balik menjadi arus searah. Pada aplikasi ini motor ac digunakan untuk mengerakan generator dc. Arus bolak-balik yang di berikan pada motor dan tegangan dc yang diperoleh dari generator (Petruzella, 1996:321).
X. PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT
Gambaran umun dari sistem kotrol air yang akan dirancang adalah, apabila air didalam bak penampungan kosong ( menyentuh level terendah ) maka mesin pompa akan bekerja dan hanya akan menyalurkan air kedalam bak yang kosong tersebut. Apabila air didalam bak penampungan sudah penuh ( menyentuh level tertingi ) maka mesin pompa akan mati secara otomatis. Dalam proses ini, tidak akan mengganggu bak – bak penampungan yang lain karena di asing – masing bak menggunak kran elektrik otomatis.
X.2 Blog Diagram
MAIN POWER (PLN)
SECONDARY POWER (GENSET)
BEBAN
Sumber PLN
MAIN POWER=ON 25 SEC SECONDARY=OFF
IF PLN=OFF
Main power = ON Secondary power =OFF
TIDAK
YA
BEBAN
MAIN POWER=OFF SECONDARY POWER= ON
25 SEC
IF PLN=ON
TIDAK YA
Gambar IX.2 Flow Chart Sistem ATS
XI. KERANGKA TUGAS AKHIR
BAB I PENDAHULUAN
BAB II DASAR TEORI
2.1 sistem instalasi listrik tenaga 2.2 sistem otomasi kelistrikan
BAB III PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT
3.1 Langkah-langkah dalam perencanaan 3.2 Perencanaan dan pembuatan system kontrol 3.3 Menyesuaikan Prinsip kerja alat
BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA
4.1 Pengujian Bagaimana kondisi mesin pompa pada saat bak pengisian penuh atau kosong.
4.2 Pengujian bagaimana kondisi bak penampungan yang telah penuh terhadapa bak yang kosong dan sebaliknya.
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan 5.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
Untuk penyusunan tugas akhir ini, dari proses awal persiapan proposal sampai pada revisi tugas akhir dibuat garis besar jadwal penelitiannya seperti tabel berikut :
Urutan Kegiatan Bulan Pelaksanaan Penyusunan Tugas Akhir
I II III IV V VI
Konsul Judul
Pembuatan Proposal Seminar Judul
Perancangan Dan Pembuatan system control air menggunakan sensor level
Pengujian dan Analisa Sidang Tugas Akhir
Revisi Tugas Akhir Penyusunan Tugas Akhir
XIII. DAFTAR PUSTAKA
Bimo, Ardi bawono, dkk,”Rancang Bangun Automatic Transfer Switch Pada Motor Bensin Generator-Set 1 Fasa 2,8 Kw 220 Volt 50 Hertz”