PERGESERAN PEMERIKSAAN AKTA OTENTIK PASCA BERLAKUNYA UUJN
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Terkait dengan keterangan palsu yang terdapat pada suatu akta otentik, Akta yang dibuat oleh notaris itu bersifat otentik, karena notaris diberi kewenagan oleh Negara
Judul Tesis PERTANGGUNGJA WABAN PIDANA BAGI NOTARIS SEBAGAI PEJABA T UMUM YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DALAM PEMBUATAN AKTA OTENTIK.. Disetujui Oleh
Berbeda dengan UUJN yang baru tersebut Peraturan Jabatan Notaris (PJN) yang lama mendefenisikan Notaris sebagai Pejabat Umum yang satu-satunya berwenang untuk membuat akta
Notaris berwenang membuat akta otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan penetapan yang harus dilakukan oleh peraturan perundang-undangan dan/ atau yang
Penyelesaian hukum terhadap pelanggaran notaris dalam pembuatan akta otentik, yakni tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris dalam pembuatan akta otentik akan
Merujuk pada ketentuan dalam Pasal 1 angka 1 UUJN-P yang menyatakan bahwa “Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik dan memiliki kewenangan
Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) Nomor 2 Tahun 2014 Perubahan atas Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) Nomor 30 Tahun 2004, merupakan
Berdasarkan uraian diatas akan dikaji bagaimana wujud dari pelaksanaan prinsip kemandirian Notaris dalam pembuatan akta otentik dan bagaimana tanggung jawab Notaris dalam