• Tidak ada hasil yang ditemukan

Misiologi David Bosch

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Misiologi David Bosch"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Misiologi

David Bosch

1

• Definisi Sementara Misi.

1. Iman Kristen bersifat misioner, atau menyangkali dirinya sendiri. Berpegang pada suatu penyingkapan yang besar dari kebenaran puncak yang dipercayai penting secara universal.

2. Misiologi cabang dari teologi Kristen, bukan suatu usaha netral atau tidak memihak. misiologi memandang dunia dari prespektif iman Kristen.

2

3. Karena itu tidak pernah kita berambisi dapat mengggambarkan misi dengan tajam dan dengan penuh percaya diri.

Misi tetap tidak dapat didefinisikan,

dan tidak boleh dipenjarakan dalam batas-batas prasangka kita. paling-paling yang dapat kita lakukan adalah

merumuskan beberapa perkiraan tentang misi itu sebenarnya.

4. Misi Kristen mengungkapkan hubungan yang dinamis antara Allah dan dunia

3

5. Alkitab tidak boleh diperlakukan sebagai

gudang kebenaran, yang bisa kita ambil ayat begitu saja. Tiidak ada hukum misi yang bersumber dari Alkitab sekalipun yang bisa diberlakukan didalam seluruh keadaan.

Keterlibatan gereja didalam misi tetap merupakan tindakan iman tampa jaminan duniawi.

6. Keseluruhan keberadaan Kristen harus dicirikan sebagaii keberadaan misioner. Injil Universal. Gereja mulai menjadi misioner bukan melalui pemberitaannya yang universal tentang Injil,melainkan melalui universalitas Injil yang diberitakan.

4

7. Misi adalah terletak didalam universalitas

keselamatan dan pemerintahan Yesus

Kristus yang tidak terbagi. Misi bukan hanya untuk “kafir” bisa juga sebagai memperkenalkan kembali injil.

8. Misi tunggal = missio Dei, misi = jamak adalah misi gereja.

9. Tugas misi adalah utuh, luas dan

kedalamannya sama seperti kebutuhan

manusia. Misi adalah upaya “Seluruh Gereja yang membawa seluruh Injil kepada seluruh dunia”.

5

10.Misi adalah jawaban “ya” Allah kepada dunia. Kasih dan perhatian Allah ditujukan terutama kepada dunia, dan misi merupakan partisipasi di dalam keberadaan Allah didalam dunia. Sampai pada batas luas dalam keterlibatan misioner gereja sehubungan dengan realitas-realitas ketidakadilan,

penindasan, kemiskinan, diskriminasi dan kekerasan.

(2)

11.misi mencakup Penginjilan sebagai salah satu dimensi yang esensial. Penginjilan adalah pemberietaan keselamatan didalam Kristus Yesus kepada mereka yang tidak percaya kepadaNya, memanggil mereka untuk bertobat dan meninggalkan hidup lama, memberitakan pengampunan dosa dan mengundang untuk menjadi anggota yang hidup dari komunitas Kristus dibumi dan untuk memulai hidup pelayanan kepada orang lain dalam kuasa Roh kudus.

7

12.Misi juga jawaban “tidak” oleh Allah kepada dunia. Ada kesinambungan antara pemerintahan Allah, misi gereja dan keadilan, perdamaian dan keutuhan masyarakat dan bahwa keselamatan juga berhubungan dengan apa yang terjadi dengan manusia didalam dunia. Terdapat kesatuan antara jawaban “ya” Allah dengan jawaban “tidak” kepada dunia. Keduanya menyatu

8

13.Gereja merupakan tanda sebuah

petunjuk, lambang, contoh atau model. Sakramen dalam pengertian antara, representasi atau antisipasi. Gereja merupakan cicipan dari kedatangan pemerintahan Allah, sakramen bagi antisipasinya di dalam sejarah.

9

• Iman kristen adalah iman yang historis. Allah mengkomunikasikan penyataannya kepada orang banyak melalui manusia dan dari berbagai peristiwa, bukan melalui dalil dalil yanga abstrak.

• Iman alkitabiah baik Perjanjian Baru maupun Perjanjian Lama, bersifat inkarnasional, artinya realitas Allah memasuki urusan-urusan manusia. • Bosch mengiikuti pola pikir Hans Kung

didalam perobahan paradigma misi.

10

• Perubahan paradigma misi.

1. Paradigma Apokaliptik dari kekristenan perdana.

2. Paradigma helenis dari periode bapa gereja.

3. Paradigma Katolik Roma pada pertengahan.

4. Paradigma Protestan (reformasi). 5. Paradigma Pencerahan modern 6. Paradigma oikomenis yang sedang

muncul.

11

• Dari dalam konteks orang percaya sendiri, bergumul dengan pertanyaan pertanyaan apakah arti iman Kristen dan implikasinya, apakah arti misi Kristen bagi mereka. • Pandangan kita selalu hanya merupakan

penafsiran-penafsiran tentang apa yang kita anggap sebagai penyataan ilahi. Tidak seorang pun yang menerima Injil secara pasif. Masing-masing menafsirkan kembali. Selalu ada subjektifitas disini. Ini

merupakan kaitan dengan Firman yang

menjadi daging.

(3)

• Tiap-tiap era mencerminkan suatu paradigma teologis yang sangat berbeda dengan pendahulunya.Orang pada

periodenya memahami dan mengalami iman dalam cara-cara hanya sebagian sebanding dengan pemahaman dan pengalaman orang percara dari era yang lain.

• Kita melakukan ini semua dengan suatu pandangan untuk mendapatkan mata hati yang lebih mendalam tentang apa arti misi untuk kita dewasa ini.

13

• Teori Paradigma Thomas Kuhn • Dalam proses pergeseran paradigma,

Khun menjelaskan diawali oleh sekelompok kecil orang mulai melihat realitas yang berbeda dari pendahulunya. Model ilmiah yang ada dilanda anomali dan tidak mampu memecahkan masalah yang muncul. Kemudian mulai mencari model atau struktur teoritis yang baru (yg disebut paradigma).

14

• Tak seorang pun dapat menciptakan sebuah paradigma yang baru. Sebaliknya paradigma yang baru berkembang dan menjadi matang didalam konteks dari suatu jaringan yang luar biasa dari faktor-faktor sosial dan ilmiah yang beragam. • Sementara paradigma yang lama semakin

kabur, yang baru mulai menarik para ahli sampai paradigma yang lama mulai di tinggalkan.

15

• Pergeseran paradigma dalam teologi. • Perbedaan pergeseran paradigma diantara

teori ilmu sekular, kalau sekuler paradigma yang digantikan bisa langsung diganti atau mati. Tidak demikian dengan teologi, paradigma yang lama masih terus hidup. Kadang ada kebangkitan paradigma lama, hidup kembali.

• Contoh penemuan kembali kitab Roma tulisan Paulus yang diketemukan Agustinus pada abd 4, oleh Martin Luther abad 16 dan Karl Barth awal abad20

16

• Paradigma helenis dari periode bapa gereja masih hidup dalam bagian-bagiannya dari gereja Ortodoks. • Kita masih menemukan penganut

fundamentalis, konservatif, moderat, liberal dan radikal.

• Sehingga orang bisa mengadopsi sejumlah paradigma pada saat yang bersamaan.

• Kelemahan teori paradigma adalah memperkuat relativevisme, tidak ada norma tertinggi. 17

• Diskusinya adalah sebetulnya orang tidak berpikir dalam kategori-kategori eksklusif antara “mutlak” dan “relatif”. Dengan kata lain kita terbuka terhadap pandangan-pandangan lain. Namun itu bukanlah sikap yang menentang komitment penuh pada pemahaman kita sendiri tentang

kebenaran. Itu sebabnya kita mendahulu penyataan kita dengan “Saya percaya” “seperti yang kita lihat”.

• Bukan kekacauan antara subyektifisme dan relativisme.

(4)

• Sesungguhnya memperkuat suatu ketegangan kreatif antara komitmen iman yang puncak dan persepsi teologi saya sendiri tentang iman.

• Dari pada beranggapan bahwa pandangan teologi saya yang paling benar, yang lain tidak benar. Yang mengemuka adalah pandangan teolog lain itu berbeda, sama juga jika mengatakan pandangan teologi saya berbeda.

• Pandangan teologi saya seperti peta, ada banyak peta, banyak pendangan.

19

• Pergeseran paradigma apapun hanya dapat dilaksanakan berdasarkan Injil dan oleh karena Injil, teidak pernah sampai menentang injil.

• Teologi harus relevan dan kontekstual, itu sebab nya bukan hanya aspek kekinian dan masa depan, teologi juga memegang masa lampau. menekankan sungguh-sungguh prioritas epistemologi dari teks klasik yaitu Alkitab.

20

• Hereja harus berperan sebagai sebuah paguyuban kermeneutik iternasional. didalamnya teolog-teolog dari konteks-konteks yang berbeda saling menentang bias-bias budaya, sosial dan ideologi. Kita tidak melihat sebagai saingan, melainkan mitra. Walaupun kita berkesimpulan tentang pandangannya yang masih perlu banyak perbaikan.

21

• Paradigma-paradigma dalam misiologi. • Pembagian bisa mengikuti Kung seperti

slide di depan. Tetapi ada juga pembagian 1. Paradigma Apokaliptik dari kekristenan

perdana.

2. Paradigma helenis dari periode bapa gereja. 3. Paradigma Katolik Roma pada pertengahan. 4. Paradigma Protestan (reformasi).

5. Paradigma Pencerahan modern

6. Paradigma oikomenis yang sedang muncul.

22

• 6 paradigma Kung diatas tercakup didalam skop Makro.

• Didalam perubahan paradigma, tidak pernah terjadi mendadak. Paradigma baru biasanya menunggu munculnya pelopor, yang acap kali masih bekerja di paradigma yang lama. Teolog kontemporer

bertumbuh didalam paradigma pencerahan.

23

• Gereja didalam misi saat ini di tantang oleh :

– Barat yang telah menjadi rumah bagi kekristenan selama 1000 tahun. Dan orang banyak berjuang supaya tidak terjatuh seperti yang dialami barat.

– Struktur penindasan dan eksploitasi sudah di tantang secara nyata saat ini. Perjuangan melawan rasialisme dan sektesisme. – Ada ambiguitas tehnologi dan perkembangan

barat. Kemajuan tujuan sebagai tujuan pencerahan ternyata palsu.

(5)

– Kita sadar hidup di dunia semakin menciut, sumber daya semakin berkurang dan sadar bahwa kita hidup seling bergantung dengan ekologi yang semakin kritis.

– Kita sadar bahwa sekarang ini kita bisa membunuh bumi. Mampu menghapus manusia, ada mesin pembunuh yang dahsyat – Budaya membentuk suara manusia yang

menjawab suara Kristus. Teologi-teologi yang dirancang di Barat tidak dapat mengklaim lebih unggul dari teologi baru yang muncul dari beahan bumi lainnya.

25

• Selama beberapa tahun keunggulan agama Kristen di barat diterima begitu saja. (oleh yang percaya). Sekarang kebanyakan orang percaya bahwa kebebasan orang beragama adalah penting. Sehingga memaksa orang kristen mengevaluasi ulang sikap dan pandangan mereka terhadap agama lain.

26

Referensi

Dokumen terkait

Hal itulah yang ditegaskan oleh Paulus dalam Kisah Para rasul 20:21, “supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus”, Karena nampaknya

Hidup beriman dalam Yesus Kristus berarti berpola pikir yang berbeda, sehingga bergaya hidup yang tidak sama dengan dunia ini. Dengan demikian, orang percaya

Sebab sesungguhnya memberitakan Injil dalam menjalankan mandat Amanat Agung Yesus Kristus adalah tugas bagi semua orang percaya yang telah menerima keselamatan dari

Percaya bahwa Yesus yang mati di atas Salib, dikuburkan, dan HIDUP Bangkit dari kematian itu, adalah Yesus Kristus TUHAN dan juruselamat sejati bagi hidup

PPT Dalam kerendahan hati, Allah yang penuh kasih telah meninggalkan kemuliaan sorga untuk menjadi serupa dengan manusia didalam Yesus Kristus.. Dengan penuh kesabaran,

PPT Dalam kerendahan hati, Allah yang penuh kasih telah meninggalkan kemuliaan sorga untuk menjadi serupa dengan manusia didalam Yesus Kristus.. Dengan penuh kesabaran,

Menyelenggarakan pendidikan teologi yang berkualitas untuk menghasilkan pemimpin yang dapat memenuhi amanat agung Yesus Kristus dalam penginjilan, pemuridan,

yang telah percaya dan mendapat keselamatan di dalam Yesus Kristus ialah adanya pemahaman yang keliru akan keselamatan itu sendiri. • Pemahaman ini mungkin sangat