P U T U S A N
Nomor : 15/B/2013/PT.TUN-MDN
--- ___Publikasi putusan ini dimaksudkan sebagai informasi kepada publik, sedangkan turunan putusan yang resmi dikeluarkan sesuai mekanisme berdasarkan UU yang berlaku, apabila dalam publikasi ini terdapat kesalahan pengetikan dsb, maka yang berlaku adalah putusan yang bermaterai___
P U T U S A N
Nomor: 15/B/2013/PTTUN.MDN
”DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, yang memeriksa, dan
mengadili sengketa tata usaha negara pada tingkat banding yang bersidang di
Gedung Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, Jalan Peratun Kompleks
Medan Estate di Medan, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara
antara:
1. BUTTY HUTAGALUNG: Kewarganegaraan Indonesia, pekerjaan Wiraswasta,
tempat tinggal di Jalan Permai Nomor: 1009
Palembang Sumatera Selatan;
2. BETTY HUTAGALUNG: Kewarganegaraan Indonesia, pekerjaan Ibu Rumah
Tangga, tempat tinggal di Jalan Kp. Kandang Gang
Sawo I Jakarta;
3. FENRU BENNY HUTAGALUNG: Kewarganegaraan Indonesia, pekerjaan
Wiraswasta, tempat tinggal di Jalan Swadaya
Raya Jakarta;
4. WT. HALOMOAN HUTAGALUNG: Kewarganegaraan Indonesia, pekerjaan
Wiraswasta, tempat tinggal di Jalan Denpasar IV/
22 Jakarta;
5. ERWIN MANUMPAK HUTAGALUNG: Kewarganegaraan Indonesia,
pekerjaan Wiraswasta, tempat tinggal di Jalan
Teratai Nomor: 210 Sukajadi Pekanbaru;
Kesemuanya dalam hal ini diwakili oleh Kuasanya: BINTANG SIANIPAR, S.H.,
dan Pengacara, yang beralamat di “ KANTOR
ADVOKAT & KONSULTAN HUKUM BINTANG SIANIPAR, SH & REKAN ”, Jalan T. Tambusai
Blok Kuda - Kuda Super Nomor: 73 D Pekanbaru,
berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 14
Maret 2012, selanjutnya disebut sebagai:
PARA PENGGUGAT / PEMBANDING;
M E L A W A N
KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA PEKANBARU, berkedudukan
di Jalan Pepaya Nomor: 47 Pekanbaru, dalam hal
ini diwakili oleh Kuasanya:
1. PARNINGOTAN, S.H. 2. DESSY WULAN SARI, S.H.
Keduanya kewarganegaraan Indonesia, pekerjaan /
Jabatan Pegawai Negeri Sipil / Plh. Kepala Seksi
Sengketa, Konflik dan Perkara pada Kantor
Pertanahan Kota Pekanbaru dan Staf Seksi
Sengketa, Konflik dan Perkara pada Kantor
Pertanahan Kota Pekanbaru, Jalan Pepaya Nomor:
47 Pekanbaru, berdasarkan Surat Kuasa Khusus
Nomor: 676/14.71/VI/2012, tanggal 05 Juni 2012,
Selanjutnya disebut sebagai:
TERGUGAT / TERBANDING;
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan tersebut, setelah membaca;
1. Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan Nomor: 15/B/
Majelis Hakim untuk memeriksa dan memutus sengketa tata usaha negara
tersebut ditingkat banding;
2. Salinan resmi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru Nomor: 23/
G/2012/PTUN-PBR, tanggal 22 Oktober 2012;
3. Berkas perkara dan bukti - bukti surat yang berhubungan dengan sengketa ini; 4. Penetapan Hakim Ketua Majelis Nomor: 15/PEN.HS/2013/PTTUN.MDN,
tanggal 25 Pebruari 2013 tentang Penetapan Hari Sidang;
TENTANG DUDUK SENGKETA
Memperhatikan dan menerima keadaan – keadaan mengenai duduknya
sengketa dalam perkara ini sebagaimana tercantum dalam putusan Pengadilan Tata
Usaha Negara Pekanbaru Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR, tanggal 22 Oktober
2012, yang amar putusannya berbunyi sebagai berikut:
- Menyatakan gugatan Para Penggugat tidak diterima;
- Membebankan kepada Para Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar
Rp. 253.500,- ( Dua ratus lima puluh tiga ribu lima ratus ) rupiah;
Menimbang, bahwa putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru
tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Senin, tanggal
22 Oktober 2012, tanpa dihadiri oleh Para Penggugat, Tergugat maupun Kuasa
Hukumnya;
Menimbang, bahwa Kuasa Hukum Para Penggugat / Pembanding
mengajukan permohonan banding terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara
Pekanbaru tanggal 22 Oktober 2012 Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR, pada tanggal
05 Nopember 2012 sesuai dengan Akte Permohonan Banding Nomor:
Tergugat/Terbanding pada tanggal 06 Nopember 2012 oleh Panitera Pengadilan
Tata Usaha Negara Pekanbaru;
Menimbang, bahwa kepada Para pihak yang berperkara telah diberikan
kesempatan untuk melihat dan memeriksa berkas perkara sesuai dengan Surat
Pemberitahuan Untuk Melihat Berkas Perkara Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR
tanggal 29 Nopember 2012 yang ditandatangani oleh Wakil Panitera Pengadilan
Tata Usaha Negara Pekanbaru;
Menimbang, bahwa Kuasa Hukum Para Penggugat / Pembanding telah
menyerahkan Memori Banding pada tanggal 29 Nopember 2012, dan diterima
oleh Wakil Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru pada tanggal 29
Nopember 2012, Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR;
Menimbang, bahwa Memori Banding dari Para Penggugat/
Pembanding, tersebut telah diberitahukan kepada Tergugat / Terbanding pada
tanggal 29 Nopember 2012 oleh Wakil Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara
Pekanbaru;
Menimbang, bahwa Tergugat / Terbanding tidak ada menyerahkan
Kontra Memori Banding dalam perkara ini sesuai dengan surat pengantar Nomor:
W.1.TUN.6.4A/Prk.02.02/I/2013, tanggal 07 Januari 2013 yang ditandatangani
oleh Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru;
TENTANG PERTIMBANGAN HUKUM
Menimbang, bahwa permohonan banding dari Kuasa Hukum Para
Penggugat / Pembanding telah diajukan dalam tenggang waktu yang ditentukan
Undang - Undang dan menurut cara serta memenuhi syarat – syarat yang
ditentukan dalam Peraturan Perundang – undangan, maka permohonan Para
Menimbang, bahwa Para Penggugat melalui Kuasa Hukumnya Bintang
Sianipar, S.H, mengajukan gugatan sebagaimana diuraikan dalam gugatannya
tertanggal 28 Mei 2012 dan didaftarkan pada tanggal 28 Mei 2012 dengan gugatan
perbaikan diterima pada tanggal 25 Juni 2012 yang bermaksud dan memohon agar
Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru memutuskan:
- Mengabulkan gugatan Para Penggugat seluruhnya;
- Menyatakan batal atau tidak sah Sertipikat Hak Milik Nomor: 768/Kelurahan
Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru tanggal 9 September
1991, Surat Ukur Nomor: 678/1991, seluas 14.880 m2 atas nama Gunawan
Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo, Sertipikat Hak Milik Nomor:
768/Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru;
- Memerintahkan Tergugat untuk mencabut Sertipikat Hak Milik Nomor: 768/
Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru tanggal
09 September 1991, Surat Ukur Nomor: 678 / 1991, seluas 14.880 m² atas
nama Gunawan Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo, Sertipikat Hak
Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru;
- Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara;
Menimbang, bahwa terhadap gugatan tersebut Majelis Hakim
Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru dalam putusannya tanggal 22 Oktober
2012, Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR, telah manyatakan gugatan Para Penggugat
tidak diterima, sebagaimana dapat dibaca dalam diktum putusan tersebut;
Menimbang, bahwa terhadap putusan tersebut Para Penggugat telah
menyatakan untuk memohon pemeriksaan pada tingkat banding ;
Menimbang, bahwa Para Penggugat / Pembanding dalam memori
bandingnya tertanggal 29 Nopember 2012 pada pokoknya memohon kepada
1. Menerima permohonan banding dan memori banding yang diajukan oleh Para
Pembanding;
2. Membatalkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru Reg. Perkara
Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR;
3. Mengabulkan gugatan Para Penggugat seluruhnnya;
4. Menyatakan batal atau tidak sah Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Kelurahan
Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru tanggal 9 September
1991, Surat Ukur Nomor: 678 / 1991, seluas 14.880 m² atas nama Gunawan
Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo, Sertipikat Hak Milik Nomor: 768/
Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru;
5. Memerintahkan Tergugat / Terbanding untuk mencabut Sertipikat Hak Milik
Nomor: 768 / Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki
Pekanbaru tanggal 9 September 1991, Surat Ukur Nomor: 678 / 1991, seluas
14.880 m² atas nama Gunawan Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo,
Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan
Pekanbaru;
6. Menghukum Tergugat / Terbanding untuk membayar biaya perkara;
Menimbang, bahwa setelah memeriksa berkas perkara dengan
mempelajari secara seksama putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru,
Berita Acara Pemeriksaan Persiapan dan Persidangan, Bukti – Bukti yang diajukan
oleh kedua belah pihak yang berperkara, keterangan Saksi dari Para Penggugat/
Pembanding, maka Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan
akan memberikan pertimbangan dan pendapat seperti diuraikan dibawah ini;
Menimbang, bahwa Objek Sengketa dalam perkara ini adalah Sertipikat
Hak Milik Nomor: 768 / Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki
Pekanbaru tanggal 9 September 1991, Surat Ukur Nomor: 678/1991, seluas 14.880
Hak Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru yang
diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru ( Tergugat ), Para
Penggugat / Pembanding merasa kepentingannya dirugikan dengan terbitnya Objek
Sengketa a quo dan memohon kepada Pengadilan agar menyatakan batal atau
tidak sah Objek Sengketa a quo;
Menimbang, bahwa dasar Para Penggugat / Pembanding mengajukan
gugatan, karena Para Penggugat / Pembanding mengajukan permohonan penerbitan
Sertipikat Hak Milik kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru atas
sebidang tanah yang terletak di Jalan Siak II Kelurahan Labuh Baru Barat,
Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru, alas hak Surat Keterangan Ganti
Kerugian Nomor: 529/592.2/LB-XII/98, dimana oleh Tergugat / Terbanding setelah
dilakukan pengukuran atas tanah tersebut, ternyata pada bidang tanah yang
dimohon oleh Para Penggugat / Pembanding telah tumpang tindih (Overlap)
dengan bidang tanah yang telah memiliki hak atas tanah yaitu Sertipikat Hak
Milik Nomor: 768 yang terdaftar atas nama Herry Purnomo ( bukti P-7 );
Menimbang, bahwa Para Penggugat / Pembanding mendalilkan dengan
diterbitkan Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota
Pekanbaru ( Tergugat ) atas nama Herry Purnomo tersebut, sehingga kepentingan
Para Penggugat / Pembanding telah dirugikan;
Menimbang, bahwa akibat dari diterbitkannya Objek Sengketa a quo
permohonan Para Penggugat/Pembanding tidak bisa dilanjutkan proses permohonan
Hak Atas Tanah atas nama Para Penggugat/Pembanding yang terletak di Jalan Siak
II, Rt.03 / Rw.05, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota
Pekanbaru, sehingga kepentingan Para Penggugat/Pembanding sangat dirugikan;
kepentingan untuk mengajukan gugatan sebagaimana yang dimaksud ketentuan
Pasal 53 ayat (1) Undang – Undang Nomor: 51 Tahun 2009 tentang perubahan
kedua atas Undang – Undang Nomor: 5 Tahun 1986, tentang peradilan tata usaha
negara;
Dalam Eksepsi :
Menimbang, bahwa dilihat dari permasalahan yang ada, bahwa Para
Penggugat / Pembanding mengajukan gugatan kepada Tergugat / Terbanding
adalah sehubungan dengan terbitnya Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 tanggal
9 September 1991 atas nama Herry Purnomo yang telah dialihkan kepada
Gunawan Makmur, karena didalam Sertipikat tersebut terdapat tanah milik Para
Penggugat / Pembanding seluas 5.664 m2 yang dibeli dari KADENI pada tanggal
12 April 1999, sehingga Para Penggugat / Pembanding merasa dirugikan dan untuk
mengadakan upaya hukum sehubungan dengan permohonan untuk membatalkan
atau menyatakan tidak sah Sertipikat Hak Milik tersebut, satu – satunya upaya
hukum Para Penggugat / Pembanding adalah mengajukan gugatan ke Pengadilan
Tata Usaha Negara sepanjang menyangkut masalah pembatalan atau menyatakan
tidak sah Sertipikat Hak Milik tersebut, sehingga menurut Majelis Hakim
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan apa yang dilakukan oleh Para
Penggugat / Pembanding dalam usahanya mengangkat masalah ini ke Pengadilan
Tata Usaha Negara Pekanbaru adalah benar dan oleh karenanya pula Pengadilan
Tata Usaha Negara Pekanbaru mengatakan berwenang untuk memeriksa dan
memutus sengketa Tata Usaha Negara, sehingga eksepsi Tergugat / Terbanding
haruslah ditolak :
Menimbang, bahwa tolok ukur untuk menentukan apakah suatu gugatan
yang diajukan oleh Para Penggugat / Pembanding ke Pengadilan Tata Usaha Negara
itu kabur atau tidak jelas adalah dengan mengacu kepada ketentuan pasal 56
Undang Nomor: 9 tahun 2004 dan Undang – Undang Nomor: 51 Tahun 2009
tentang peradilan tata usaha negara yaitu siapa yang menjadi Para Penggugat dan
siapa Tergugat, apa yang menjadi Objek Sengketanya dan apa yang dituntut oleh
Para Penggugat;
Menimbang, bahwa dalam gugatan Para Penggugat / Pembanding
tertanggal 28 Mei 2012 yang didaftarkan dikepaniteraan Pengadilan Tata Usaha
Negara Pekanbaru pada tanggal 28 Mei 2012 yang mencantumkan secara jelas
siapa Para Penggugat / Pembanding dan Tergugat / Terbanding dan apa yang
menjadi Objek Sengketa serta apa yang menjadi tuntutan Para Penggugat /
Pembanding;
Menimbang, bahwa yang berkedudukan sebagai pihak Para Penggugat
adalah Betty Hutagalung dkk, yang dalam hal ini selaku ahli waris dari Welly
Hutagalung yang dalam pengajuan gugatannya diwakili oleh Kuasa Hukumnya
Bintang Sianipar, S.H; Berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Tata Usaha
Negara Pekanbaru Nomor: A.23/Pen.MH/2012/PTUN-PBR, tanggal 17 Juli 2012
sedangkan pihak Tergugatnya adalah Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru;
Menimbang, bahwa yang menjadi Objek Sengketa dan yang
dimohonkan pembatalan atau dinyatakan tidak sah oleh Para Penggugat /
Pembanding sebagaimana yang diuraikan dalam Objek Sengketa, Posita maupun
Petitum gugatannya adalah surat Keputusan Tata Usaha Negara, berupa Sertipikat
Hak Milik Nomor: 768 / Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki
Pekanbaru tanggal 09 September 1991, Surat Ukur Nomor: 678 / 1991, seluas
14.880 m² atas nama Gunawan Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo,
Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan - pertimbangan tersebut
diatas Majelis Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan
berpendapat Eksepsi Tergugat / Terbanding menyatakan gugatan Para Penggugat/
Pembanding tidak jelas / kabur (obscuur libels) haruslah dinyatakan ditolak;
Menimbang, bahwa Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara
Pekanbaru dalam Diktum Putusan Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR, tanggal 22
Oktober 2012 telah keliru karena tidak mencantumkan tentang eksepsi dari
Tergugat / Terbanding, apakah eksepsi tersebut dinyatakan diterima atau ditolak,
tidak ada tertulis dalam diktum putusan tersebut;
Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi
Tata Usaha Negara Medan, mencermati, membaca, memperhatikan serta meneliti/
menilai secara khusus surat – surat bukti yang diajukan oleh Para Penggugat/
Pembanding dan Tergugat / Terbanding serta keterangan saksi dari Para Penggugat/
Pembanding terdapat fakta - fakta hukum sebagai berikut;
1. Bukti T.1 ( Surat Keterangan Ganti Rugi Nomor: 1347/KT/1990,
tanggal 3 Oktober 1990 ) hanya berupa photocopy dari photocopy
Tergugat / Terbanding ataupun pihak ketiga tidak dapat menunjukkan
surat aslinya dipersidangkan karena satu – satunya bukti yang
mendukung terbitnya Objek Sengketa Sertipikat Hak Milik Nomor:
768 / 1991 atas nama Herry Purnomo, perlu dipertanyakan
keabsahannya? Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia
Nomor: 3609.K/Pdt/1985 tanggal 9 Desember 1987, menegaskan:
“ Bukti berupa photocopy yang tidak pernah ditunjukkan/diperlihatkan aslinya dipersidangan dikesampingkan sebagai alat bukti ”, artinya
bukti T.1 Surat Keterangan Ganti Rugi tersebut, tidak dapat dijadikan
Dalam Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor:
701.K/SE/1974, tanggal 14 April 1976 “ Terhadap surat bukti yang
tidak diperlihatkan / ditunjukkan dipersidangan aslinya, sedangkan
substansinya masih disengketakan menjadi suatu bukti yang tidak
sah ”, dan apabila Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 atas nama Herry
Purnomo tersebut diperhatikan secara cermat ternyata dalam Sertipikat
Hak Milik tidak terlampir surat ukur, jadi tidak jelas letak, batas,
dan luas tanah ( data pisik ), demikian data Yuridis, status tanahnya,
terhadap Objek Sengketa perlu dipertanyakan ?
Jika berpijak kepada bukti T.1 yang tidak mempunyai kekuatan hukum
atas keabsahannya untuk dijadikan dasar terbitnya Objek Sengketa
in casu Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 atas nama Herry Purnomo,
yang kemudian dialihkan kepada pihak ketiga Gunawan Makmur,
berdasarkan akte jual beli ( bukti T.2 ) dan terbukti pula berdasarkan
Surat Panggilan tertanggal 2 Juli 2012, tanggal 9 Juli 2012, tanggal
23 Juli 2012, tanggal 30 Juli 2012, tanggal 10 September 2012
dan tanggal 17 September 2012 Gunawan Makmur tidak hadir
dipersidangan untuk mempertahankan hak dan kepentingannya,
artinya siapa pemegang Sertipikat Hak Milik / Objek Sengketa yang
sebenarnya ? ;
2. Bukti P.7 ( Surat Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru Nomor:
320/200.3.14.71/II/2012, tanggal 28 Febuari 2012 ) yang dialamatkan
kepada Para Penggugat / Pembanding ERWIN MANUMPAK
HUTAGALUNG, di Jalan Teratai Nomor: 210, RT.01 / RW.05
Sukajadi Pekanbaru, sehubungan dengan permohonan hak atas tanah
yang dimohonkan oleh Para Penggugat / Pembanding tertanggal 10
1999 yang dikeluarkan Lurah Labuh Baru dan diketahui Camat
Payung Sekaki Kota Pekanbaru;
Berdasarkan pengukuran yang dilakukan oleh Petugas Ukur Kantor
Pertanahan Kota Pekanbaru berdasarkan Surat Tugas Nomor: 3628 /
2010 dalam penentuan batas - batas bidang tanah oleh Pemohon /
Pemegang alas hak Para Penggugat / Pembanding, dimana setelah
dilakukan perhitungan, penggambaran dan ploting kedalam peta
dasar pendaftaran pada Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru, diketahui
bahwa bidang tanah yang dimohon Para Penggugat / Pembanding
tersebut tumpang tindih (overlap) dengan bidang tanah yang telah
memiliki hak atas tanah yaitu Sertipikat Hak Milik Nomor: 768
terdaftar atas nama Herry Purnomo;
Didalam Peraturan Menteri Agraria / Kepala Badan Pertanahan
Nasional Republik Indonesia Nomor: 9 Tahun 1999, pasal 106 ayat
(1): “ Keputusan pembatalan hak atas tanah karena cacat hukum
administratif dalam penerbitannya dapat dilakukan karena
permasalahan yang berkepentingan atau oleh pejabat yang berwenang
tanpa permohonan ”, selanjutnya dalam Pasal 107 Peraturan tersebut
diatas disebut “ Cacat Hukum Administratif ”, sebagaimana yang
dimaksud dalam pasal 106 ayat ( 1 ):
a. Kesalahan prosedur;
b. Kesalahan penerapan peraturan perundang-undangan;
c. Kesalahan subjek hak;
d. Kesalahan objek hak;
e. Kesalahan jenis hak;
f. Kesalahan perhitungan luas;
g. Terdapat tumpang tindih hak atas tanah;
i. Kesalahan lainnya yang bersifat Hukum Administratif;
3. Saksi KADENI yang memberikan keterangan diatas SUMPAH,
sebagai beriku:
-- Kenal dengan Orang Tua Para Penggugat / Pembanding yang
bernama Welly Hutagalung ( almarhum ) yang beralamat di Jalan
Teratai Pekanbaru;
-- Saksi sejak tahun 1982 mengusahakan tanah terletak di Jalan Siak
II Gang RT.V / RW.XI, Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan
Tampan, Kotamadya Pekanbaru dengan membuka lahan hutan,
berdasarkan Surat Keterangan Pemilikan Tanah yang dikeluarkan
oleh Kepala Desa yang bernama KADIR;
-- Luas tanah yang dimiliki saksi ada 1 Ha;
-- Saksi pada tahun 1998 ada menjual tanah kosong kepada Welly
Hutagalung, Orang Tua Para Penggugat / Pembanding seluas
± 5.000 m2 dan berdasarkan Surat Keterangan Ganti Rugi yang
dibuat pada tanggal 12 April 1999, telah menerima uang Ganti
Rugi dari Welly Hutagalung sejumlah Rp. 28.000.000,- dan setelah
diukur luas tanah tersebut 5.664 m2 yang berbatas sebelah utara
berbatas dengan tanah Kadeni ( saksi ) sebelah selatan berbatas
dengan Jalan Siak II, sebelah Barat dan Timur berbatas dengan
jalan;
-- Surat Keterangan Ganti Rugi tersebut diketahui oleh Lurah Labuh
Baru nama HASAN BASRI Reg. Nomor: 125/592.2/LB-IV/99
tanggal 20 April 1999 dan Camat Tampan Reg. Nomor:
540/037-KT/IV/99. tanggal 20 April 1999;
-- Semenjak dijual tanah tersebut kepada Welly Hutagalung telah
untuk mengurus tanah tersebut dan tidak ada orang lain yang
berkeberatan;
-- Saksi sampai sekarang masih memiliki tanah yang berukuran 37 x
100 m2 di lokasi tersebut dan berbatas dengan tanah yang dijual
kepada Welly Hutagalung;
-- Saksi tidak kenal dengan yang bernama Herry Purnomo dan
Gunawan Makmur yang mengakui pemegang Sertipikat Hak
Milik Nomor; 768 dilokasi tanah tersebut;
Menimbang, bahwa apabila memperhatikan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku berkenaaan dengan pendaftaran tanah pasal 35 ayat 4
Peraturan Pemerintah Nomor: 24 Tahun 1997, berbunyi: …..…. asli dokumentasi
sebagaimana dimaksud ayat ( 1 ) dibawa oleh Tergugat / Kuasanya untuk
diperlihatkan aslinya kepada Majelis Hakim dan para pihak yang bersangkutan
yo. Peraturan Menteri Agraria Nomor: 3 Tahun 1997 Pasal 1 butir 12 menyebutkan:
“ Warkah adalah dokumen yang menyatakan alat pembuktian hak baik data yuridis maupun data pisik ”, ternyata Tergugat / Terbanding tidak dapat membuktikan hal
tersebut dipersidangan maka dapat disimpulkan bahwa terbitnya Sertipikat Hak
Milik Nomor: 768 Objek Sengketa atas nama Herry Gunawan tersebut, sudah
bertentangan dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan dan uraian tersebut
diatas, dapat disimpulkan bahwa bukti T.1 ( Surat Keterangan Ganti Rugi Nomor:
1347/KT/X/1990, tanggal 03 Oktober 1990, antara ADENAN dengan HERRY
PURNOMO) dan bukti P.7 ( Surat Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru/
Kepala Seksi Survei, Pengukuran dan Pemetaan ), dalam penelitian Sertipikat Hak
Milik Nomor: 678 / 1990 luas 14.880 m2, terdapat Cacat Hukum konsekwensi
Yuridis Sertipikat Hak Milik Nomor: 768, tanggal 9 September 1991 surat ukur
kepada Gunawan Makmur harus dinyatakan Batal Demi Hukum dan
memerintahkan Tergugat / Terbanding untuk mencabut Objek Sengketa serta
menghapus dari daftar buku tanah yang ada di Tergugat / Terbanding ( Kantor
Pertanahan Kota Pekanbaru ) sebagai Konsekwensi Yuridis tidak hadirnya
Gunawan Makmur sebagai pihak ketiga dipersidangan untuk mempertahankan
haknya;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, Majelis
Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan berkesimpulan dan
berpendapat bahwa penerbitan Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Kelurahan Labuh
Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru tanggal 9 September 1991, Surat
Ukur Nomor: 678 / 1991, seluas 14.880 m2 atas nama Gunawan Makmur, dahulu
atas nama Herry Purnomo, Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru,
Kecamatan Tampan Pekanbaru adalah Cacat Hukum dalam penerbitannya, baik
prosedur maupun substansinya oleh karena itu Objek Sengketa harus dibatalkan
dengan segala akibat hukumnya;
Menimbang, bahwa oleh karena Objek Sengketa dinyatakan batal, maka
putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru tanggal 22 Oktober 2012,
Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR, haruslah dibatalkan, Majelis Hakim Tinggi
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan akan mengadili sendiri sebagaimana
tercantum dalam amar dibawah ini;
Menimbang, bahwa karena putusan Pengadilan Tata Usaha Negara
Pekanbaru dibatalkan, maka Tergugat / Terbanding berada dipihak yang kalah,
dihukum untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat pengadilan dan di
tingkat banding akan ditetapkan sebagaimana tercantum dalam amar, dibawah ini;
Memperhatikan akan Pasal-Pasal dari Undang–Undang Nomor: 5 Tahun
dan perubahan yang kedua Undang - Undang Nomor: 51 Tahun 2009 tentang
peradilan tata usaha negara, serta peraturan perundang-undangan lain yang terkait:
M E N G A D I L I
- Menerima permohonan banding dari Para Penggugat / Pembanding; - Menyatakan batal putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru
Nomor: 23/G/2012/PTUN-PBR, tanggal 22 Oktober 2012 yang dimohon banding;
Mengadili Sendiri
Dalam Eksepsi:
- Menolak Eksepsi dari Tergugat / Terbanding; Dalam Pokok Perkara:
- Mengabulkan gugatan Para Penggugat / Pembanding untuk seluruhnya;
- Menyatakan Batal Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru tanggal 9 September 1991, Surat Ukur Nomor: 678/1991, seluas 14.880 m2 atas nama Gunawan Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo, Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru, Kecamatan Tampan Pekanbaru;
- Memerintahkan kepada Tergugat / Terbanding untuk mencabut Sertipikat Hak Milik Nomor: 768/Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru tanggal 9 September 1991, Surat Ukur Nomor: 678 / 1991, seluas 14.880 m2 atas nama Gunawan Makmur, dahulu atas nama Herry Purnomo, Sertipikat Hak Milik Nomor: 768 / Desa Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru, serta menghapus Sertipikat Hak Milik
Nomor: 768 atas nama Gunawan Makmur dari buku tanah yang terdaftar di Kantor Pertanahan Pekanbaru ( Tergugat / Terbanding );
- Menghukum Tergugat / Terbanding untuk membayar biaya perkara pada
dua tingkat Pengadilan dan pada tingkat banding ditetapkan sebesar Rp. 250.000.- ( Dua ratus lima puluh ribu rupiah );
Demikianlah diputus dalam Rapat Permusyawaratan Majelis Hakim
Tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan pada hari S e n i n, tanggal
04 Maret 2013, oleh kami: JAYATAN SIHOMBING, S.H., selaku Ketua Majelis, H. ZAINUL ABIDIN MADJID, S.H., dan DJOKO DWI HARTONO, S.H.,
masing – masing sebagai Hakim Anggota, Putusan mana diucapkan dalam sidangan
terbuka untuk umum, pada hari itu juga oleh Hakim Ketua tersebut, dengan dihadiri
oleh Para Hakim Anggota, serta dibantu oleh: A N G G O R O, S.H., sebagai
Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan tersebut,
tanpa dihadiri oleh Para Pihak yang berperkara maupun Kuasa Hukumnya;
HAKIM ANGGOTA HAKIM KETUA
d . t . o d . t . o
H. ZAINUL ABIDIN MADJID, S.H. JAYATAN SIHOMBING, S.H.
d . t . o
DJOKO DWI HARTONO, S.H.
PANITERA PENGGANTI
d . t . o
PERINCIAN BIAYA PERKARA:
1. M a t e r a i ……… Rp. 6.000,-
2. B i a y a Redaksi ..…… Rp. 5.000,-
3. Biaya Proses Perkara ... Rp. 239.000,-