KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPHALTIC CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) MENGGUNAKAN KOMBINASI BAHAN PENGISI (FILLER)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hubungan antara variasi campuran HRS dengan filler abu vulkanik karakteristik marshall dapat diuji dengan analisis regresi dan analisis varian (ANOVA) yang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari karakteristik Marshall Test dan kuat tarik tidak langsung dari campuran panas aspal asphalt concrete wearing course
Nilai Flow terendah terjadi pada lama perendaman 1 hari sebesar 3,3 mm untuk filler abu batu dan 3,2 mm untuk abu vulkanik Namun terlihat pada nilai Marshall
Nilai Marshall Quotient campuran berbagai komposisi filler pada kadar aspal 7% juga cenderung semakin rendah dengan berberkurangnya filler abu batu dan bertambahnya filler
Penggunaan abu batu kapur dan abu tempurung kelapa dapat digunakan sebagai filler pada campuran aspal beton AC-BC menunjukan bahwa, pada variasi 100:0 dimana
Campuran dengan sulfur-aspal memiliki nilai kuat tarik tak langsung (Indirect tensile strength, IDT) 50% lebih tinggi. 2) Ontario berdasarkan penelitian Fromm, 1979, 1981
Penelitian yang di lakukan oleh Sanda, Junianto (2015) Mengenai “Pengaruh Kombinasi Abu Sekam Padi Dan Semen Sebagai Filler Terhadap Karakteristik Marshall Campuran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall Test dan uji kuat tarik dari campuran aspal panas Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)