• Tidak ada hasil yang ditemukan

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR KEPUTUSAN NOMOR 511 TAHUN 1991 TENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR KEPUTUSAN NOMOR 511 TAHUN 1991 TENTANG"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR

KEPUTUSAN

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR NOMOR 511 TAHUN 1991

TENTANG

KELOMPOK PENYANTUN HAJI DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR

MUSIM HAJI TAHUN 1991

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR

MENIMBANG : bahwa dalam usaha untuk melengkapi persyaratan bagi pelaksanaan Ibadah Haji pada Musim Haji Tahun 1991, perlu membentuk dan menetapkan keanggotaan Kelompok Penyantun Haji Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur Musim Haji Tahun 1991 dengan menuangkannya dalam suatu Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur.

MENGINGAT : 1. Undang - Undang Nomor 5 Tahun 1974 ;

2. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1969; 3. Keputusan Menteri Agama Nomor 80 Tahun 1973 ;

4. Keputusan Menteri Agama Nomor 33 Tahun 1975 ;

5. Instruksi Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan Nomor 8 Tahun 1982, Nomor 31 Tahun 1982 dan Nomor 316 Tahun 1986.

MEMPERHATIKAN : Surat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji tanggal 16 Pebruari 1984 Nomor D-V/HJ-02/0464/1984 perihal Surat Edaran Menteri Agama tentang Pengadaan Tim Pembimbing Haji Daerah/Tim Kesehatan Haji Daerah.

(2)

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : KEPUTUSAN GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR TENTANG KELOMPOK PENYANTUN HAJI DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR MUSIM HAJI TAHUN 1991

Pasal 1

(1) Dengan Keputusan ini, dibentuk Kelompok Penyantun Haji Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur Musim Haji Tahun 1991 dengan susunan keanggotaan sebagaimana tersebut dalam lampiran Keputusan ini;

(2) Kelompok Penyantun Haji Daerah dimaksud pada ayat (1) pasal ini meliputi :

a. Tim Pembimbing Haji Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur;

b. Tim Kesehatan Haji Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur.

(3) Tim Kesehatan Haji dimaksud pada huruf b ayat (2) paal ini dibagi menjadi kelompok pelaksana yang terdiri dan 1 (satu) orang Ketua Kelompok dan 4 (empat) orang anggota (Paramedis).

Pasal 2

Tim Pembimbing Haji Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur dimaksud pada huruf a ayat (2) pasal 1 Keputusan ini, mempunyai tugas :

a. Membimbing dan melayani calon jemaah haji Daerah dalam menunaikan ibadah haji sejak di asrama pern berangkatan, dalam perjalanan dan selama di Saudi Arabia sarapai kerabali ke Tanah Air;

b. Membantu semua kegtatan Tim Penyantun Haji Indonesia ;

c. Memberikan bimbingan rohani agar jemaah haji selalu memelihara dan menjaga niat yang ikhlas karena Allah semata ;

d. Membina Ukhuwah Islamiyah antara Jemaah Haji Daerah dan Mukmin Indonesia, khususnya yang berasal dari Jawa Timur;

(3)

e. Mengadakan pengawasan dan penilaian terhadap para muhrim yang bukan suami dari wanita yang dimuhrimi agar tujuan untuk memperoleh perlindungan muhrim tercapai;

f. Ikut menangani Jenazah Jamaah Haji Daerah yang meninggal dunia dan ikut mengawasi pembayaran Dam (Denda);

g. Menyelenggarakan kegiatan pengajian di Makkah dan Madinah pada waktu senggang;

h. Mengadakan koordinasi dan kerjasama dengan Instansi terkait serta membantu dan mengadakan kerja sama dalam segala hal dengan Tim Penyantun Haji Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia;

i. Menjalankan tugas Embarkasi sampai dengan Debarkasi dengan pembagian Ketua Koordinator untuk Kelompok Terbang Pertama dan Wakil Koordinator untuk Kelompok Terbang Terakhir;

j. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan memberikan saran terhadap usaha peningkatan pelayanan Ibadah Haji kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Java Timur.

Pasal 3

Tim dimaksud pada huruf a ayat (2) pasal 1 Keputusan ini secara taktis operasional di bawah koordinasi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji, (Atase Haji, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jeddah dan Koordinator Tim Penyantun Haji Indonesia.

Pasal 4

Tim Kesehatan Haji Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur dimaksud dalam pasal 1 ayat (2) huruf b, Keputusan ini mempunyai tugas :

a. Melayani dan merawat kesehatan Jamaah Haji Daerah mulai dari Tanah Air hingga kembali dari Saudi Arabia ;

b. Mengadakan koordinasi dengan Tim Kesehatan Haji Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Saudi Arabia (Atase Haji) serta syekh dan muzawir tempat kelompok pelaksana melakukan tugas;

c. Menjalankan tugas sejak Embarkasi sampai dengan Debarkasi dengan pembagian tugas Ketua untuk Kelompok Terbang Pertama dan Wakil Ketua untuk Kelompok Terbang terakhir;

(4)

d. Membuat laporan dan evaluasi semua kegiatan Tim Kesehatan Haji Daerah dan keadaan umum kesehatan Jamaah Haji Daerah khususnya yang berasal dari Propinsi Jawa Timur. ;

e. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur melalui Kepala Kantor Wilayah/Dinas Kesehatan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur dan teknis operasional kepada Tim Kesehatan Haji Indonesia.

Pasal 5

(1) Ketua Kelompok Pelaksana tersebut pada ayat (3) pasal 1 Keputusan ini sebagai dokter kelompok yang dalam pelaksanaan tugasnya membuat laporan berkala dan laporan seluruh kegiatan kelompoknya sesuai petunjuk yang akan ditetapkan ;

(2) Ketua dan anggota kelompok tersebut berada dan bertempat tinggal di tengah tengah Jamaah Haji Daerah, yaitu ditempat Syekh dan Muzawir yang telah ditetapkan.

Pasal 6

Biaya pelaksanaan tugas Tim dimaksud dalam pasal 1 Keputusan ini, dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur Tahun Anggaran 1991/1992 pasal 2P.0.8.1.03. Ps. 001 (Proyek Bantuan Penyempumaan Ibadah Haji di Kabupaten/Kotamadya Daerah Tingkat II se Jawa Timur).

Pasal 7

(1) Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan ;

(2) Keputusan ini diumumkan dalam Lembaran Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur.

Ditetapkan di : Surabaya

Tanggal : 30 Agustus 1991

WAKIL GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR

ttd.

HARWIN WASISTO

DIUMUMKAN DALAM LEMBARAN DAERAH PROPINSI JAWA TIMUR

(5)

LAMPIRAN KEPUTUSAN GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR TANGGAL : 30 AGUSTUS 1991

NOMOR : 511 TAHUN 1991

KELOMPOK PENYANTUN HAJI DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR

MUSIM HAJI TAHUN 1991

NO. JABATAN DALAM

TIM N A M A

KETERANGAN JABATAN/INSTANSI

1 2 3 4

A. TIM PEMBIMBING HAJI DAERAH

1. a. Ketua NURDIN SINAGA, SH Dewan Perwakilan Rakyat

Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur

b. Wakil Ketua Drs. FAHRUR ROZI SYATA

Sekretariat Wilayah/Daerah Tingkat I Jawa Timur

2. Anggota-anggota : a. MASRUR JAFAS BIN HAJI USMAN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur

b. SANTOSOBIN SASTRO WIJOYO

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur

c. Ir. BASUKI

REVOLTONO BIN SOERADI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur

d. Drs. ec. KATMADI BIN DJODRONO

Direktorat Sosial Politik Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur e. Drs. H.M. NOERSAMBIN

ABDUL HAMID

Dinas Kesehatan Daerah I propinsi Daerah Tingkat Jawa Timur

(6)

1 2 3 4 f. ACHMAD NASIRUDIN

NOER, BA BIN MUHDAHLAN

Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Probolinggo

g. Drs. KURNIADIWI

DJAYA BIN K. MOH. TAYYIB

Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Sumenep

h. MAHBUB IRSAN BIN ICHSAN

Pengasuh Pondok Pesantren ALMAHADUL ISLAMI Tuban i. NURROCHMANDI BIN

SOEDARDJO

Rohaniawan Islam TNI - AL (LANTAMAL) Surabaya

j. MOH. ANWAR BIN MU'ROB

Pimpinan Pondok Pesantren

Kaiangasem Paciran,

Kabupaten Daerah Tingkat II Lamongan

k. ALI MANSUR BIN SOLEH

Guru Tsanawiyah Paciran, Kabupaten Daerah Tingkat II Lamongan

l. H. SOEPARNO

POERWOKUSOEMO, SH BIN SOEKARNO DJOYONEGORO

Pemerintah Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Pasuruan

m. MOH. MAN API MUSLIM BIN MUSLIMIN

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kotamadya Surabaya

n. Drs. HERNOE

DARSONO GONDO SOEWANDONO BIN GONDO SOEWANDITO

Pensiunan Pemerintah Daerab Tingkat I Jawa Timur

o. Drs. ZAINUDIN MALIKI BIN SYAHRI

Sekretaris Umum Tim

Pelaksanaan Forum

Komunikasi Karang Taruna Propinsi Jawa Timur

(7)

1 2 3 4 p. Drs. ISRO. KOSNOTO

MOCHAMAD BIN KARSODJANI

Gabungan Usaha

Pembaharuan Pendidikan Islam Tingkat I Jawa Timur

q. MOH. FADILLUDIN Dewan Pimpinan Pusat Golkar Tingkat II Pamekasan

r. MOELYONO MOETARIP BIN MOETARIP ATMOREJDO

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat II Lamongan

s. ABUBAKRI, BA BIN UMAR

Kepala Kantor Departemen Agama Kotamadya Daerah Tingkat II Pasuruan

t. Drs. DJAMIL SAMAN BIN SAMI'AN

Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Daerah Tingkat II Ngawi

u. Drs. DIMJATI BIN MOH ABDAN

Kepala Kantor Urusan Agama

Kecamatan Wonosarl

Kabupaten Daerah Tingkat II Madiun

v. ABDUL HAMID, SH BIN ABDULLAH

Kantor Departemen Agama Kabupaten Daerah Tingkat II Bondowoso

w. Drs. BAGONG SUTRISNADI BIN NAPSIR

WIRYOATMODJO

Pemerintah Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Jember

B. TIM KESEHATAN HAJI DAERAH

1. a. Ketua IDA RAHAYU BINTI

GAGUK SULAIMAN

Kesehatan DAM V Brawijaya

b. Wakil Ketua dr. HEMAWAN SETYO BHAKTI BIN ABDUL MALIK

Rumah Sakit Saiful Anwar Kabupaten Daerah Tingkat II Malang

(8)

1 2 3 4 a. dr. HOETOMO BIN

AMAT POERO

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo Surabaya

b. dr. PURNOMO BIN MASHUDI

Rumah Sakit Kusta Nganget Kabupaten Daerah Tingkat II Tuban

c. dr. SUNARKO SETYAWAN BIN WINARTO

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo Surabaya d. dr. ARIEF HERMAWAN PLKM Suko Mojokerto e. dr. SULISTYOWATI BINTI KATIMO

Dinas Kesehatan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur

f. dr. LULUK ARIE SANTO BIN SOEGIANTO

Kantor Wilayah Departemen Transmigrasi Jawa Timur

g. dr. ANTI SAFRIAH M.S BINTI DEHAM

Dosen Universitas Airlangga Surabaya

h. LASNUN BIN JAMIN Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Bojonegoro

i. Ny. FATIMAH OEMAR BINTI H. OEMAR

Kepolisian Daerah Jawa Timur

j. EVA HANDAYANI BIN MOH. DJOEPRI

PUSKESMAS Gadingrejo,

Kabupaten Daerah Tingkat II Pasuruan

k. SITT NURUL FATIMAH AMARI BINTI SOEDIBYO AMINOTO

Rumah Sakit Bersalin Aisyah Surabaya

(9)

1 2 3 4 l. MADLIKA BIN H. ACH.

SULTAN

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Sumenep

m. H. SOERJADI BIN MARIDJAN

RONODOKROMO

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Malang

n. MIRANTININGSIH BINTI NANIK

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo

o. NURHAYATI BINTI

MOH. ARIFIN

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo Surabaya

p. SOEDIHARDJO BIN WIRJOSUPRAPTO

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo

q. GAGUK SUBIONO BIN BOKRAN

Rumah Sakit Kusta Nganget Kabupaten Daerah Tingkat II Tuban

r. SITI MARYAM BINTI HAJI ABDULLAH

Rumah Sakit Islam Surabaya

s. SRI WAHYUNI BINTI RIMIN

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Gresik

t. ISMANU BIN ASRIN Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Sampang

u. SOEKARJAN BIN

MULYO DIHARJO

Rumah Sakit 'Saiful Anwar Kabupaten Daerah Tingkat II Malang

(10)

1 2 3 4 v. HENIS SUHARDI

w. LILIK SUMARLIK BINTI SUYUDONO

Rumah Sakit Umum Kabupaten Daerah Tingkat II Sidoarjo

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Banyuwangi

WAKIL GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR

ttd.

HARWIN WASISTO

SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada : Yth. : 1. Sdr. 2. Sdr. 3. Sdr. 4. Sdr. 5. Sdr. 6. Sdr. 7. Sdr. 8. Sdr. 9. Sdr. 10. Sdr. 11. Sdr.

Menteri Dalam Negeri di Jakarta. Menteri Agama di Jakarta.

Menteri Kesehatan di Jakarta.

Direktur Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah, Departemen Dalam Negeri di Jakarta.

Ketua DPRD Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur di Surabaya. Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II di Jawa Timur.

Kepala Inspektorat Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur di Surabaya.

Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Timur di Surabaya.

Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kotamadya Daerah Tingkat II di Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur di Surabaya.

Anggota Kelompok dimaksud. DIUMUMKAN DALAM LEMBARAN DAERAH

PROPINSI JAWA TIMUR TGL 30-08-1991 No. 511/D3

Referensi

Dokumen terkait

Kerupuk merupakan jajanan yang bahan utamanya adalah pati. Bit mempunyai kandungan pati sebesar 35,81%, hal ini dapat membantu proses gelatinasi pati pada pembuatan

lanjut juga terkendala oleh kurangnya data dan sulitnya survei rumah tangga untuk dapat menangkap adanya disabilitas, karena keluarga-keluarga sering- kali menyembunyikan

Pada penelitian ini air yang masuk ke dalam membran sebelumnya dilakukan proses pengolahan awal terlebih dahulu menggunakan filter pasir dan karbon aktif, kedua filter ini

a) Integrated Development Environtment (IDE) arduino merupakan multi pl3atform, yang dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, seperti Windows dan linux. IDE adalah

Kepekaan indra pengecap (lidah) setiap orang dalam hal menerima rangsang ras berbeda-beda. Salah satunya disebabkan oleh kebiasaan. Misalnya, orang yang biasa makan makanan

Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Sistem Informasi Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri 8 Yogyakarta dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter dengan fitur:

Hal ini membuat pemerintah Kota Bitung memutuskan untuk merelokasi Pasar Girian ke Pasar Pinasungkulan Sagerat.Tetapi setelah pelaksanaan relokasi dilaksanakan, masih

Beberapa efek samping menjadi resiko potensial bagi pasien yang diterapi jangka panjang sehingga perlu dilakukan monitoring terhadap potensi interaksi dari obat