• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN VOKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN VOKASI"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN VOKASI

(2)

WIKAN SAKARINTO, S.T., M.SC., PH.D.

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN VOKASI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

RIWAYAT PEKERJAAN

PROFIL SINGKAT

Lahir di Yogyakarta pada tanggal 17 Maret 1975; umur 46 tahun. Merupakan anak ke-1 dari 6 bersaudara. Sudah menikah dengan

memiliki 2 putera.

• 2012 : Kaprodi Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM • 2013-2016 : Wakil Dekan SV UGM

• 2016-2020: Dekan SV UGM

• 2020-now: Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud

Wikan Sakarinto WIKAN-SAKARINTO @wikan_sakarinto

RIWAYAT PENDIDIKAN

• Lulus SMA pada 1993

• D3 Teknik Mesin FT UGM (Lulus 1997)

• S1 (Alih Jalur) Teknik Mesin FT UGM (lulus 2001) • S2 Teknik Mesin, Twente Univ, Belanda dan

Dortmund Univ, Jerman (lulus 2005)

• S3 Teknik Mesin, Kobe Univ, Jepang (lulus 2011)

HOBI

• Olahraga (Tenis, Basket, Sepakbola) • Musik

• Youtuber (Wikan Sakarinto)

• Menulis Cerita (Film) & Editing Film • Kewirausahaan (Coach Bersertifikasi

-Kewirausahaan) • Membuat Pantun

(3)
(4)

Direktorat Jenderal

Pendidikan Vokasi

(

DIKSI

)

• Dit. Pendidikan Tinggi Vokasi – 2,2K

(Politeknik, Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi, dan Akademi Komunitas)

• Dit. SMK –

14K

• Dit. Kursus & Pelatihan (non degree) (17K) • Dit. Kemitraan & Penyelarasan DUDI

• 7 Balai Besar PPMPV (Balai Besar Vokasi)

AKU BISA INI

AKU SUDAH BELAJAR INI

Link and Match!

Strategi Utama

SMK-SMK dan kampus-kampus vokasi serta lembaga pelatihan keterampilan di Indonesia

harus ‘menikah’ dengan industri dan dunia kerja

INSTING

Mengalir dalam darah

FORUM PENGARAH VOKASI NASIONAL

(5)

Graduates

”AKU BISA INI”

bukan

“AKU SUDAH BELAJAR INI”

Competence =

(Hardskillsx SOFTSKILLS) x KARAKTER Kompetensi

(6)

Guru Tamu

Expert DUDI

Siswa, Mhs, Guru, & Dosen Training Guru& oleh Industri + Leadership & Mindset Dosen pasar/masyarakat Komitmen Serapan Lulusan oleh DUDI

LINK

MATCH

&

+ Akan lebih baik bila disertai Beasiswa/Ikatan Dinas/

Donasi, dari DUDI

Program

Kampus Merdeka

Vokasi (P3TV)

Upgrading

Prodi D3

menjadi

S.Tr./D4

SMK – D2 Jalur Cepat

Program

SMK Pusat Keunggulan

Program

Training

Leadership

& Mindset

Pendidikan KECAKAPAN KERJA Pendidikan KECAKAPAN WIRAUSAHA

PKK &

PKW

8+i

Vokasi DUDI & Stakeholders + ALUMNI

Kebijakan dan Program Utama Ditjen Pendidikan Vokasi

+ KEWIRAUSAHAAN, TEACHING FACTORY & TEACHING INDUSTYRY, + Peran Balai Besar Vokasi

SDM Lulusan yang KOMPETEN, Terampil dan SESUAI

KOMPETENSI = Hardskills x SOFTSKILLS x KARAKTER

MENCIPTAKAN

SDM Vokasi

(SMK CoE)

(7)

-Dosen/Guru/Instruktur Ter-Sertifikasi / Kompetensi

Kampus

Vokasi,

SMK, LKP*

Target → OUTPUT & OUTCOME (Ciri2 “

sudah

Link” & “

sudah

Match”)

Kurikulum yang Adaptif, Agile,

Fleksibel → porsi yang dapat disusun mandiri – bersama DUDI

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Kewirausahaan Tangguh

Rekayasa dan Inovasi

Pengajar Tamu Expert (Industri) → minimal 20%

Magang / Praktek Kerja Industri min 1 Semester (siswa, mhs &

Guru/Dosen)

Pembelajaran Berbasis Project dari Industri

→ PTNBH atau BLU

(Kampus Vokasi)

BLUD (SMK)

Career Center → Link &

Match

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Berbasis Link and Match Industri & Dunia Kerja

Pimpinan, Kepsek, Dekan, Direktur Poltek & Jajarannya

Leadership, Visi dan Manajerial yang KUAT

Teaching Factory/Industry

Project-project Profesional Riset Terapanoutput : Produk Nyata, di-hilir-kan

(Pasar/Masyarakat)

Lulusan yang Kompeten & Trampil

→ Ijazah + Sertifikat Kompetensi

+ Portofolio Project + Bahasa Asing + Softskills (Keterserapan tinggi) → Bekerja, Melanjutkan Studi, jadi Wirausaha Tangguh

Mahasiswa/Siswa Berprestasi IPTEK, ORSENI Input Mahasiswa/Siswa

Memiliki Passion dan Visi

SDM dengan mindset kreatif & inovatif

Leadership yang kuat

Humas & Networking

Kerjasama Luar Negeri (Magang, Joint Degree, Double Degree)

Branding yang kuat, diminati masyarakat (input) &

Industri (output)

(8)

Mapel Teori/Akademik, konteks-nya diubah menjadi Vokasional

Mapel – Project based Learning, Ide Kreatif & Kewirausahaan → 3 semester

Magang / Praktek Kerja Industri (Prakerin) Minimal 1 semester

2-3 Mapel Pilihan → 3 semester (misalnya: Digital Marketing, Multimedia, Bahasa Asing, dsb)

Ide dan Konsep Perbaikan dan Pengembangan Kurikulum SMK

-Mapel – Logika & Teknologi Digital

Co-Kurikuler Wajib → kontennya bebas dikembangkan oleh Sekolah dan Guru

1 2 3 4 5 6

(9)
(10)
(11)

Analogi ‘Memasak bersama’, antara Satuan Pendidikan Vokasi (SMK, PTV, LKP) dengan DUDI. Dari tahap

membuat resep bersama, memasak bersama, hingga dinikmati bersama. Menciptakan ‘Nasi Pecel

(12)
(13)
(14)

TEACHING INDUSTRI / TEACHING FACTORY

1. SDM, Dosen, Peneliti & Mhs → Mindset harus berubah → Kreatif & Inovatif, ikuti perkembangan dan perubahan zaman → I-4.0, era disrupsi, IoT, dsb

2. INPUT (SDM) → Passion & Visi Kuat (SMK, D2 Jalur Cepat, S.Tr., S2T, S3T) 3. Riset Terapan → Target Hilirisasi Produk Riset ke market/masyarakat

4. Start From The End → Market & Venture Readiness Level, baru Technical-nya menyusul 5. “Spirit” Entrepreneurship, bukan sekedar menghasilkan “Tukang” tanpa inovasi

6. Kurikulum yang supportive dan ter-sinkron dengan DUDI → Project-based Learning → Softskills + Karakter, ikuti perubahan zaman → I-4.0, era disrupsi, IoT, dsb

7. Memproduksi Ide, gagasan & new product (termasuk jasa), serta create Start-up. Bukan sekedar mass production (1 produk) di dalam kampus/sekolah

8. Kolaborasi Riset Lintas Disiplin, Vokasi dan Akademik → Contoh : GeNose 9. PTN-BH / BLU, Kebijakan-kebijakan PAK, serta Akreditasi Prodi Vokasi, dsb

(15)
(16)

1

2

3

Mindset + Karakter

Guru/Dosen + Pengelola/Kepsek

(Inovasi & Perubahan)

Funding

Program Hibah/ Bantuan

(Fisik dan Non-Fisik)

Hasilnya: SDM Kompeten & Sesuai/Match

(Hardskills x SOFTSKILLS x KARAKTER yang Kuat)

→ Start from The End

→ (Keinginan DUDI) → → Link & Match

3

Gedung & Peralatan

TeFa/Teaching Industry BLU/BLUD/PTNBH BKK - Career Center PBL, dsb

Tanah yang SUBUR

Mindset + Karakter Guru/Dosen + Pengelola/Kepsek (Inovasi & Perubahan)

Tanah dibajak,

dan disuburkan dulu

Kemudian ..

Maka HASILNYA ..

(17)

Program Pendanaan Hibah/Bantuan

(Fisik dan Non-Fisik)

Lulusannya ? Buahnya ? → (Keinginan DUDI)

?

?

?

Tak berbuah

Mindset + Karakter

Guru/Dosen + Pengelola/Kepsek

(Inovasi & Perubahan)

??

Hanya menghasilkan Gedung & Alat saja

Tanah yang tidak/kurang subur

Tetapi hasilnya →

Link, but Not Match

(meskipun sudah MoU)

??

Langsung menerima ..

Mostly, hasilnya begini ..

Tanah tidak dibajak, tidak disuburkan dulu

(18)

Sangat meminta agar RUTIN MENOTON dan CEK di

YOUTUBE Channel →

Guru, Kepsek, Dosen, Siswa, Mahasiswa,

Dekan, Direktur, Mitra/Stakeholder

Video

“PEMIMPIN SUBUR vs

PEMIMPIN GERSANG”

Video

“Project-based Learning

pada Pendidikan vokasi”

Video

“Link and Match Vokasi

(19)
(20)

Skema percontohan segitiga

Kerjasama Vokasi dan DUDI

di Bali

Puluhan SMK

Mitra Dunia Usaha

dan Dunia Industri

- D2 Perhotelan - D2 Pariwisata

- D2 Teknologi perawatan

utilitas hotel

Contoh:

SDM lulusan SMK – D2 Fast Track untuk:

FO

F&B

Kitchen

(21)

Skema percontohan segitiga Kerjasama Vokasi dan DUDI di Madiun

Puluhan SMK

PT INKA dan anak-anak perusahaannya

- D2 Pembentukan Logam. - D2 Perkeretaapian

(22)

22 Pengetahuan Dasar Sarjana Terapan Sarjana Akademik K e ahli an /V o kasi PE NERAP AN ILMU PENGEMBANGAN ILMU

D4 dan S1 memiliki level Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang setara (Level 6).

KKNI adalah kerangka penjenjangan kualitas kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

(23)

23

Sekilas Program Peningkatan Diploma III ke Sarjana Terapan

Kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan

Vokasi

Bersifat opsional dan bukan kewajiban, disesuaikan kebutuhan

(link super match)

Persyaratan : Program Diploma Tiga terakreditasi dengan peringkat B atau Baik Sekali &

ada kebutuhan DUDI

Kewajiban PT – memenuhi persyaratan yang diminta, menyiapkan kerjasama dengan

DUDI, SDM, kurikulum, peraturan akademik dll

Insentif : Peringkat akreditasi (mungkin) tetap, nama Program

Studi Sarjana Terapan disesuaikan dengan

nomenklatur, mahasiswa masuk Program Diploma Tiga akan tetapi lulus dengan gelar S.Tr

(24)

24

Keuntungan transformasi D3 menjadi D4

1. Career path D4 jelas, karena prodi yang

membuka D4 artinya sudah memenuhi syarat link and match dengan DUDI yang

menjamin lulusan dapat berdaya saing secara maksimal.

2. Mengubah input dari yang ‘terpaksa’ atau ‘last resort’ menjadi pilihan 1 yang

diminati.

3. Meningkatkan cutting score seleksi

penerimaan (Studi kasus di SV UGM dari

1:15 saat masih D3 bisa menjadi 1:40; 1:60; bahkan 1:100 saat menjadi D4) 4. Passion/gairah/minat mahasiswa

(25)
(26)

Mindmap Perubahan Mindset sebagai langkah utama dalam pembenahan

pendidikan vokasi hari ini.

(27)

Kampus/Sekolah Vokasi (SMK) Kampus Vokasi In Vocational

Campus/School

Vocational Education

TRL = Technical Readiness Level MRL = Market Readiness Level VRL = Venture Readiness Level

START

FROM

THE

END

Real PRODUCT /PROTOTYPE Real PRODUCT /PROTOTYPE LPPM & Inkubator Akselator

(28)

MAGANG

MAGANG Opsi 1

(29)

1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 1 2 3 4 SMK Program 3 years 1 2 3 4 5 6 7 8 9 5 6 7 8 5 6 7 8 SMK Program - D2 Fast-Track D2 D3 D4 D4 D4 D4 D4 RPL 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 D4 Aplied B.Sc Fast-Track Applied Master Program

In Indonesia / abroad (Germany, Taiwan,

Japan, Korea, Australia, etc)

Campus - Vokasi Industry SMK Merdeka Belajar : Internship/Prakerin : at school/campuss Scheme: Sustainability of Study Programmes Master degree Dual system Dual system : Merdeka Belajar “Freedom on learning” 60%Pratical : 40%Theory 60%P : 40%T RPL Industry SMK 3 + 1,5 years in campus - Vokasi in SMK In industry

(30)
(31)

LULUS

SELAMAT, DIWISUDA .. Bangun dari “Dunia Mimpi”, masuk Dunia Nyata

Wirausaha

Yang tangguh dan sukses

B

M

W

Melanjutkan Studi ke jenjang yang lebih tinggi (DN/LN) Bekerja Training – Sertifikasi Kompetensi yang bereputasi

IPK

Soft Skills & Karakt er

Kompetensi

Bukan sekedar Mengandalkan IJAZAH Karir/ Capaian Landai Pesat

(32)

TIDAK ADA

, KOMPLAIN tentang Hardskills

Softskill..!

Softskill..!!

Softskill..!!

Softskill..!!!

Karakter..!!!

(33)

Teachers SMK/Lecterurs

• To teach

• To be the mentor & Fasilitator • To coach

• To be friends/parents – Bro & Sis

80%

20

%

Success factors affected by ..?

Human

Desain, Roadmap, Policy, SOP, Strategy, Machines, infrastructures,

Facilitities, etc.

→ Mind-set

Students

(& parents)

:

PASSION + VISION

Principals, Deans, Directors

of Industry & Workplaces Passion,

Minat & Bakat Guru, Coach, Fasilitator, Mentor, Friend, Bro/Sis Passion, Minat & Bakat

(34)

Supervisor Lapangan + Product Designer (Aplikatif) Teknisi Terampil dan Kompeten

yang Lebih Matang & Lebih Siap Kerja

Akademik & Terapan

Akademik &

Terapan

Tingkat Kebutuhan

(Piramida Kebutuhan)

Dunia Kerja

Semakin banyak dibutuhkan DUDI

Link & (super) Match

Ilustrasi di samping bukan menunjukkan stratifikasi/levelling jenjang, tetapi

(35)

LULUS

Wirausaha

Yang tangguh dan sukses

B

M

W

Melanjutkan Studi ke jenjang yang lebih tinggi (DN/LN) Bekerja Training – Sertifikasi Kompetensi yang bereputasi

Cognitive

Soft Skills & Karakt er

Kompetensi

Bukan sekedar Mengandalkan IJAZAH

(36)

Me-Riset (hanya) untuk kejar Naik Pangkat → bukan menghasilkan PRODUK NYATA Mengejar/fokus Hal2 Administratif (tapi Lulusan di-komplain IDUKA → Softskills-nya)

Mengajar (hanya) fokus pada Hardskills + Tidak paham bagaimana mengajar SOFTSKILLS Mengajar Hardskills yang TIDAK KONTEKSTUAL → Tidak (nyata) dibutuhkan oleh IDUKA

Tidak Terjadi Perubahan Mindset, ciri-cirinya yaitu

Tidak memahami Link and Match secara komprehensif (9 paket minimum)

Tidak mengakomodasi Prestasi Mahasiswa (IPTEK, Debat, ORSENI, Wirausaha) dalam Kurikulum

Kurikulum → Lemah dalam Kewirausahaan …… dan sebagainya …… Malas untuk mengakui dan mengikuti Arus Perubahan Jaman

(37)

37

(38)

Beberapa isu dan perkembangan terkini

• Target Vokasi - Link & Match (Janji kepada Rakyat Indonesia / DPR) • Penguatan SOFTSKILLS & Karakter .. Bukan sekedar Hardskills

• Project-based Learning masuk dalam IKU PT • P3TV (PTN dan PTS) 2021

• Updgrading D3 menjadi D4 (Sarjana Terapan) • SMK D2 Fast-Track

• Merancang PAK Dosen Vokasi yang Vokasional

• Kebijakan Riset Terapan Vokasi – START FROM THE END • Akreditasi Prodi Vokasi yang Vokasional

(39)

39

VISI PENDIDIKAN

mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan

berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan

berkebinekaan global

Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila

PELAJAR PANCASILA Beriman,

bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia Mandiri Bernalar Kritis Kreatif Bergotong-Royong Berkebinekaan Global

(40)

Program Utama lainnya

-BELA BELI PRODUK VOKASI

BELA BELI PRODUK BANGSA

Membela Produk Vokasi, dengan Membeli Produk Vokasi

Membela Produk Vokasi, dengan Membeli Produk Bangsa

(41)
(42)

PT. YPTI, SMTI (SMK Industri), PT. STECHOQ, PT.Swayasa PT. Hikari, PT. NANO-SENSE, UGM STP,

(43)
(44)
(45)
(46)
(47)

Produk: MESIN CNC dan Training (Sertifikasi) berstandar Industri

-CNC 3 Axis → Rp. 170 juta-an CNC 5 Axis → Rp. 370 juta-an

(48)
(49)

PT. YPTI, SMTI (SMK Industri), PT. STECHOQ, PT.Swayasa PT. Hikari, PT. NANO-SENSE, UGM STP,

(50)
(51)

Download:

bit.ly/BukuSakuSTDMitrasDUDI

SUPERTAX DEDUCTION

Fasilitas Pajak Pengurangan Penghasilan Bruto untuk Kegiatan Vokasi Berbasis Kompetensi Tertentu

(52)

Terima Kasih

52

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

http://kemdikbud.go.id

Gambar

Ilustrasi di samping bukan menunjukkan stratifikasi/levelling jenjang, tetapi

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Operasional Kegiatan (ROK) Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang Jurusan Penyuluhan Pertanian Yogyakarta Tahun Anggaran 2018, disusun berdasarkan

4.2 Mengampanyekan perilaku sesuai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilana. 4.2.1 Menyajikan hasil telaah pengertian dan

Daya aktif adalah daya yang dipakai untuk keperluan menggerakkan mesin atau mekanik, dimana daya tersebut dapat diubah menjadi panas. Daya aktif ini merupakan pembentuk dari

Yang dimaksud dengan sistem penataan arsip adalah kegiatan mengatur dan menyusun arsip dalam suatu tatanan yang sistematis dan logis, menyimpan serta merawat arsip untuk

Laporan Penyelamatan Badak Sumatera Taman Nasional Kerinci Seblat di Bengkulu ini disusun, dengan telah berakhirnya pelaksanaan tugas Tim Lapangan, yang dibentuk sebagai

Usulan yang diberikan menjadikan nilai LI lebih kecil dari 1 dalam perhitungan ini, sehingga dapat dikatakan pekerjaan pengangkatan yang dilakukan dengan jarak usulan yang

Industri penggilingan kopi merupakan suatu proses pengolahan yang sesuai dengan bidang ilmu Teknologi Hasil Pertanian.. Kopi merupakan hasil

Dalam kegiatan ekstrakurikuler tenis meja di SD Negeri Donokerto latihan teknik dasar pukulan tersebut terus-menerus dilakukan oleh pelatih pada atletnya agar memiliki