• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Promosi Balance Life CLinic.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Promosi Balance Life CLinic."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

vii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI

JUDUL……….………..…i

LEMBAR PENGESAHAN……...………...………..…………..ii

PERNYATAAN ORIGINALITAS KARYA DAN LAPORAN………....iii

PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN PENELITIAN………....iv

KATA PENGANTAR………..v

DAFTAR ISI……….………..…………vii

DAFTAR GAMBAR……….xiii

DAFTAR TABEL………...xv

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah……...………..……….1

1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup………..………....3

1.2.1. Rumusan Masalah...………..………..3

1.2.2. Batasan Masalah………...……….…..3

1.3 Tujuan Perancangan……….………...3

1.4. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data………..………...4

(2)

viii Universitas Kristen Maranatha

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Pemasaran……….………..6

2.1.1. Definisi Pemasaran………..6

2.1.2. Tujuan Pemasaran………...6

2.1.3. Strategi dan Teknik dalam Pemasaran………...6

2.2. Promosi………..8

2.2.1. Definisi Promosi……….8

2.2.2. Tujuan Promosi………...9

2.2.3. Jenis Promosi………...10

2.2.4. Jenis-jenis Promosi Penjualan………...10

2.2.5. Strategi dan Teknik dalam Promosi………..11

2.2.6. Teori Media Promosi / Kampanye………....12

2.2.7. Jenis-jenis Media………...13

2.3. Promosi Kesehatan………...15

2.4. Gaya Hidup………..15

2.5. SWOT………..…15

2.6. STP………..16

2.7.1. Segmentasi………....16

2.7.2. Positioning……….17

2.7.3. Targeting………...19

(3)

ix Universitas Kristen Maranatha

2.7.1. Etimologi Desain Komunikasi Visual……….……..20

2.7.2. Definisi Desain Komunikasi Visual……….….20

2.7.3. Fungsi Dasar Desain Komunikasi Visual……….………21

2.7.4.Logo………..…….…22

2.7.4.1. Definisi Logo……….………....22

2.7.4.2. Aturan dasar dalam mendesain logo………..23

BAB III DATA DAN ANALISIS MASALAH 3.1. Perusahaan / Lembaga Terkait……….…24

3.1.1. Balance Life Clinic………...24

3.1.2. Struktur Organisasi Balance Life Clinic………...27

3.1.3. Hasil wawancara……….…..27

3.2. Hasil Kuesioner………...………...…….…….30

3.3. Data dan Fakta………..……35

3.3.1. Definisi Kesehatan……….……...35

3.3.2. Teori Yin Yang……….…36

3.3.2.1. Definisi dan Karateristik Yin Yang……….………...36

3.3.2.2. Penerapan Yin Yang………..37

3.4. Teori Pergerakan Lima Unsur ( U-sing)………...…….……..38

3.5. Akupunktur………...………...39

(4)

x Universitas Kristen Maranatha

3.5.2. Asal kata Akupunktur…………...………....39

3.5.3. Sejarah perkembangan Ilmu Akupunktur………...…..40

3.5.4. Teori Yin Yang dalam ilmu akupunktur………...……....42

3.5.5. Titik Akupunktur………...………....43

3.5.6. Cara Penentuan Letak titik Akupunktur…………...………….44

3.5.7. Jarum yang digunakan………...…45 3.5.8. Teknik Penusukan………..……...45

3.5.9. Keuntungan Pengobatan dengan Akupunktur………..………46

3.6. Hipnosis………..…………..47

3.6.1. Perkembangan Hipnosis………....………48

3.6.2. Pengertian Hipnoterapi………...………...49

3.6.3. Perbedaan hipnosis, hipnotis, dan hipnoterapi………...……...49

3.6.4. Pikiran Manusia………...……….…50

3.6.5. Manfaat Hipnosis………..51

3.6.6. Tahapan hipnosis………...51

3.7. Detoksifikasi………...……….60

3.7.1. Pengertian Detoks………...…………..60

3.7.2. Pengertian Toksin………...………...60

3.7.3. Tujuan Detoks………...……....64

3.7.4. Kriteria Detoksifikasi yang baik………...…....65

(5)

xi Universitas Kristen Maranatha

3.7.6. Detoks Puasa……….…66

3.8. Tinjauan Terhadap proyek Sejenis………...67

3.9. Analisis Permasalahan……….…69

3.9.1. Segmentasi Pasar……….………..69

3.9.2. Targeting………...70

3.9.3. Positioning……….70

3.10. Analisa SWOT………..….………70

3.10.1. Strength………..………….70

3.4.2. Weakness………...71

3.4.3. Opportunity………...71

3.4.4. Threat………....71

BAB IV PEMECAHAN MASALAH 4.1. Konsep Komunikasi……….72

4.2. Konsep Kreatif……….72

4.3. Konsep Media………..73

4.4. Hasil Karya ………..74

4.4.1. Logo………..74

4.4.2. Hasil Karya………76

4.4.3. Gimmick………87

(6)

xii Universitas Kristen Maranatha

4.4.5. Budgeting……….………….92

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

5.1. Simpulan……….……….93

5.2. Saran……….……….………...93

DAFTAR PUSTAKA………94

(7)

xiii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Skema Perancangan………..………5

Gambar 3.1. Logo lama BLC……….……….24

Gambar 3.2. Struktur Organisasi BLC………...………….27

Gambar 3.3. Logo Rosalin Clinic………...67

Gambar 3.4. Logo e-clinic………..68

Gambar 4.1. Logo BLC baru………..……….74

Gambar 4.2. Poster behavior modification 1..………...……….…76

Gambar 4.3. Poster behavior modification 2…..………...….…76

Gambar 4.4. Poster informing 1 ……….…77

Gambar 4.5. Poster informing 2 ……….………78

Gambar 4.6. Poster informing 3 ……….………78

Gambar 4.7. Poster Reminding 1……….……...79

Gambar 4.8. Poster Reminding 2……….……...79

Gambar 4.9. Poster event……….…...80

Gambar 4.10. Baliho…….………..81

Gambar 4.11. Aplikasi baliho...………...………...81

Gambar 4.12. xbanner1……....………..…….………....82

Gambar 4.13. xbanner2……....………...………....82

(8)

xiv Universitas Kristen Maranatha

Gambar 4.15. iklan koran reminding……....………...82

Gambar 4.16. iklan majalah reminding……....………...82

Gambar 4.17. iklan koran event……....………...83

Gambar 4.18. iklan majalah event ……....………...…………...83

Gambar 4.19. spanduk ……....………...………...83

Gambar 4.20. Flyer event ……....………...…………...84

Gambar 4.21. Voucher ……....………...………...84

Gambar 4.22. Brosur……….……....………...85

Gambar 4.23. Website………….……....………...86 Gambar 4.24. Facebook………….……....………...86

Gambar 4.25. Twitter……….……....………...87

Gambar 4.26. Bantal duduk……...……....………...………...87

Gambar 4.27. Baju………....………..………...88

Gambar 4.28. Ballpoint…….…....………...…………... .88

Gambar 4.29. Notebook……….……....………...89

Gambar 4.30. Goodie Bag………. ……....……….…………...89

(9)

xv Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Usia responden………...30

Tabel 3.2. Jenis Pekerjaan………...30

Tabel 3.3. Rutinitas………...31

Tabel 3.3. Sakit fisik / psikis………...31

Tabel 3.3. Pentingnya keseimbangan hidup………...32

Tabel 3.3. Cara menyeimbangkan tubuh…...………...32

Tabel 3.3. Cara Pengobatan………...33

Tabel 3.3. Pemilihan Tempat………...……….….…….33

Tabel 3.3. Mengetahui BLC………...……….…...34

(10)

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Perubahan gaya hidup ke arah yang modern menyebabkan banyak orang lupa

akan pentingnya kesehatan mereka. Di daerah perkotaan seperti Jakarta, Bandung,

Surabaya dan sekitarnya orang-orang cenderung hidup dengan aktivitas yang sangat

padat dan memiliki tuntutan hidup yang jauh lebih tinggi seiring meningkatnya

perkembangan ekonomi. Setiap hari mereka disibukkan dengan berbagai macam

aktivitas seperti urusan pekerjaan, sekolah, dan kegiatan lainnya sehingga terkadang

mereka lupa dengan keadaan tubuh mereka sendiri. Akibatnya banyak orang

diperkotaan yang terkena berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan seperti

pusing, migren, maag ataupun penyakit berat seperti penyakit jantung, kanker, hati,

stroke dan sebagainya. Bukan hanya penyakit kronis saja tetapi dengan rutinitas

seperti itu menimbulkan dampak psikologis yang kompleks bagi penderitanya seperti

stress, jenuh, dan depresi.

Gaya hidup modern juga menyebabkan banyak orang yang menginginkan

semua serba praktis dan instan, padahal seperti yang kita ketahui belum tentu semua

yang instan itu baik. Contohnya seperti dalam hal pengobatan, karena ingin hasil

yang cepat dan memuaskan banyak orang memilih jalan pintas seperti operasi /

memakai bahan kimia sehingga hasilnya sangat cepat, padahal seperti yang kita

ketahui banyak resiko yang harus dihadapi seperti kegagalan operasi, efek samping

dari bahan-bahan kimia tersebut bila dikonsumsi untuk jangka waktu lama, dan

menyebabkan cacat permanen. Makanan dan minuman instan yang banyak

kandungan pengawet, tercemarnya udara yang kita hirup akibat polusi pabrik dan

asap kendaraan bermotor juga menyebabkan tubuh kita menumpuk racun yang tidak

baik bagi tubuh. Padahal untuk menjalankan aktivitas sehari-hari yang padat

(11)

2 Universitas Kristen Maranatha Kondisi fisik dan psikis yang sehat sangat berpengaruh kepada produktivitas

dan efektivitas kegiatan manusia. Kesehatan ini menjadi mahal dan langka ketika

timbulnya berbagai macam penyakit hingga dapat menyebabkan kematian.

Dari permasalahan di atas, dapat kita ketahui masalah yang akan muncul bila

kita tetap melakukan rutinitas sehari – hari tanpa diimbangi dengan solusinya.

Balance Life Clinic adalah salah satu klinik yang memfokuskan dirinya di bidang

kesehatan dan kecantikan dengan mengkombinasikan ilmu dari kedokteran barat dan

timur. Klinik ini lebih menitikberatkan terapi yang didasarkan kepada keseimbangan

hidup dengan cara merubah pola hidup dan pola makan. Balance Life Clinic memiliki

beberapa fasilitas dan pelayanan seperti dokter umum, dokter gizi, ahli akupuntur,

dan hipnoterapi juga dilengkapi dengan banyak program kesehatan seperti akupuntur,

paket weight management program untuk menurunkan, menaikkan dan

mempertahankan berat badan, detoks, refleksi, katering sehat, hipnoterapi, dan

lain-lain.

Selain program-program kesehatan diatas, Balance Life Clinic juga

menyediakan program kecantikan seperti akupuntur kecantikan, totok wajah, facial,

hair&beauty treatment, dan lain-lain. Balance Life Clinic menangani pasiennya

dengan orang-orang yang profesional dan ahli di bidangnya juga memakai

obat-obatan herbal agar orang bisa tetap cantik dan awet muda dengan cara yang alami

tanpa jalan pintas karena memiliki efek samping. Pelayanan di Balance Life Clinic

juga bersifat kekeluargaan, maksudnya pasien dapat merasakan suasana seperti di

rumah sendiri.

Dikarenakan orang-orang banyak yang belum mengetahui Balance Life Clinic

dan program-programnya, oleh karena itu di bidang Desain Komunikasi Visual,

Komunikasi yang dilakukan tidak secara verbal saja namun didukung dengan visual

untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan sehingga masyarakat tertarik

bahkan menjalankan solusi yang ditawarkan untuk merubah dan menjadikan gaya

(12)

3 Universitas Kristen Maranatha

1.2. Permasalahan dan Ruang Lingkup 1.2.1. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang sudah dijelaskan diatas, berikut

akan dirumuskan masalah apa yang akan dibahas :

1. Bagaimana cara untuk menyampaikan kepada masyarakat khususnya wanita

di kota Bandung tentang pentingnya terapi menjaga keseimbangan hidup?

2. Bagaimana agar masyarakat mengetahui informasi dan cara yang benar untuk

menjaga keseimbangan tubuh baik fisik maupun psikis agar tetap sehat dan

cantik ?

3. Bagaimana strategi promosi yang tepat untuk mempromosikan

program-program kesehatan dan kecantikan kepada masyarakat agar lebih menarik dan

mau berkonsultasi di Balance Life Clinic?

1.2.2. Batasan Masalah

Adapun batasan-batasan masalah pada laporan Tugas Akhir ini adalah

sebagai berikut :

1. Areal lingkup yaitu di kota Bandung dan sekitarnya.

2. Target market dituju adalah orang dewasa, wanita, usia 25-35 tahun, kelas

menengah, pekerjaan pegawai negeri/swasta, kantoran, dan tinggal di kota

Bandung dan sekitarnya.

1.3. Tujuan Perancangan

Sesuai dengan permasalahan dan batasan masalah yang telah diuraikan diatas,

berikut ini akan dipaparkan garis besar hasil yang ingin diperoleh setelah masalah

(13)

4 Universitas Kristen Maranatha 1. Menguraikan cara untuk menjaga keseimbangan hidup kepada masyarakat

khususnya wanita di kota Bandung.

2. Memberikan informasi dan cara yang benar untuk menjaga keseimbangan

tubuh baik fisik maupun psikis agar tetap sehat dan cantik.

3. Agar masyarakat mau mengikuti program-program kesehatan dan kecantikan

dan mau berkonsultasi di Balance Life Clinic.

1.4. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data

Dalam perancangan suatu penelitian dibutuhkan data. Untuk merancang dan

melaksanakan sebuah karya desain diperlukan data yang cukup memadai sebagai

dasar pemikiran dan arahan konsep. Pengumpulan data untuk upaya mempromosikan

manfaat detoks dengan berpuasa adalah sebagai berikut :

1. Observasi sebagai parsitipan aktif dengan ikut mencoba menjalani

program yang diberikan.

2. Mengadakan wawancara dengan narasumber yaitu :

- Dokter-dokter yang praktek di Balance Life Clinic

3. Menyebarkan kwesioner kepada 100 responden yang berjenis kelamin

wanita dan tinggal di Bandung dan sekitarnya.

4. Studi kepustakaan diambil dari buku, internet, ensiklopedia, majalah yang

isinya berkaitan dengan kesehatan dan kecantikan yang dapat

(14)

5 Universitas Kristen Maranatha

1.5. Skema Perancangan

(15)

93 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1. Simpulan

Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat ditarik

beberapa kesimpulan, yaitu kurangnya kepedulian masyarakat khususnya wanita di

kota Bandung akan pentingnya keseimbangan tubuh. Hal tersebut dapat dilihat dari

gaya hidup yang tidak sehat karena rutinitas yang padat dan ingin semuanya serba

praktis. Dari permasalahan di atas sebenarnya dapat disimpulkan pentingnya untuk

menjaga keseimbangan tubuh terutama bagi orang – orang yang memiliki rutinitas

sehari-hari yang padat karena keseimbangan hidup dapat meningkatkan produktivitas

dan efektivitas dalam kegiatan sehari – hari.

Penulis melakukan promosi Balance Life Clinic yang diharapkan mampu

menjangkau masalah keseimbangan hidup, khususnya tentang kesehatan dan

kecantikan dan memberikan informasi yang jelas seputar program-program yang

terdapat di klinik sehingga promosi berjalan dengan lancer dan pesan yang ingin

disampaikan dapat diterima dengan baik. Dalam merancang promosi dibutuhkan

sebuah sistem atau kesatuan identitas sehingga tidak membingungkan dan audience

jelas membedakan promosi ini dengan promosi yang lainnya.

5.2. Saran

Saran yang ingin disampaikan adalah seharusnya orang – orang yang

memiliki rutinitas yang padat khususnya wanita karir sudah mulai sadar akan

pentingnya keseimbangan hidup dengan mulai menjalankan gaya hidup sehat

sehingga produktivitas dan efektifitas kegiatan optimal. Keseimbangan hidup juga

sangat berpengaruh pada kesehatan dan kecantikan sehingga kita dapat menjalankan

(16)

94 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Kusrianto, Adi. (2007), Pengantar Desain Komunikasi Visual, Yogyakarta : C.V

Andi Offset.

Rustan, Surianto. (2009), Mendesain Logo, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Waringin, Tung Desem, (2010), Marketing Revolution, Jakarta : Gramedia.

http://infobebas.web.id/2011/4p-pemasaran.html, yang diakses pada hari Selasa, 30 Agustus 2011, pukul 13.05 WIB.

digilib.tarumanagara.ac.id/newkoleksi.aspx, yang diakses pada hari Rabu, 31 Agustus 2011, pukul 08.05 WIB.

Tse Ching San, (2000). Ilmu Akupunktur, Jakarta : KSMF Akupunktur Rumah Sakit

Dr. Cipto Mangunkusumo.

Gunawan, Andrie. ( 2010), Menguak dahsyatnya rahasia hipnosis, Jakarta : Tiara

Pustaka.

Wong, Ferry, (2011). Hipnopunktur kombinasi hipnosis + akupuntur, Jakarta :

Penebar Plus.

Hakim, Andri, (2010). Hipnoterapi, Jakarta : Transmedia Jakarta.

Hardinsyah, (2011). Puasa sambil Detoks, Jakarta : Gramedia Widiasarana

Indonesia.

Pedak, Mustamir. (2011), Puasa Obat Dahsyat, Jakarta : PT Wahyumedia.

(17)

95 Universitas Kristen Maranatha http://www.unm.ac.id/index.php/fakultas-seni-dan-desain , yang diakses pada hari Selasa, 30 Agustus 2011, pukul 17.05 WIB.

www.itb.ac.id/ website Institut Teknologi Bandung ( ITB ) yang diakses pada hari

Sabtu, 3 September 2011, pukul 10.18 WIB.

bestbio4life.com yang diunduh pada hari Sabtu, 10 Oktober 2011 pukul 09.05 WIB,

http://galeriukm.web.id/

Gambar

Gambar 1.1. Skema Perancangan

Referensi

Dokumen terkait

Habitat yang bervariasi akan mengubah perilaku makannya menjadi omnivora (Hadi et al. Menurut Alikodra perilaku adalah kebiasaan–kebiasaan satwa liar dalam

Bahasa Nias berguna sebagai komunikasi antara satu dengan lainnya pada kebudayaan Nias, pada permainan mamözi Aramba bahasa Nias juga dipakai sebagai syair pembuka

Dengan mengkaji carta aliran, biasanya terdapat kemungkinan besar untuk mengenal pasti masalah tidak konsisten dan sumber-sumber yang berpotensi dalam menyumbang

Cara pemimpin berbicara dan bertindak di depan para pegawainya merupakan suatu gaya kepemimpinan, dengan demikian konsep gaya kepemimpinan menunjukkan realitas

Pendidikan kader Tarung Derajat dilaksanakan dengan tujuan membentuk cikal bakal pemimpin-pemimpin baru yang bukan hanya mempuni dalam kemampuan bela dirinya, akan

Efek motorik asenden konsisten dengan penyebaran ke sefalad dari neostigmin dalam cairan serebrospinal dan telah diamati pada manusia yang menerima dosis yang jauh

Dengan metode karakterisasi charge-discharge menggunakan arus konstan 10 A, maka parameter internal superkapasitor Maxwell 100F dan 650F dapat dimodelkan menjadi komponen