• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN INTERIOR CAFÉ DENGAN NUANSA EXTREME SPORTY DI AREA SKATEPARK KETABANG KALI SURABAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DESAIN INTERIOR CAFÉ DENGAN NUANSA EXTREME SPORTY DI AREA SKATEPARK KETABANG KALI SURABAYA"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

DESAIN INTERIOR CAFÉ DENGAN NUANSA EXTREME SPORTY DI AREA SKATEPARK KETABANG KALI

SURABAYA

Abraham Kurnia Effendi

Jurusan Desain Produk Industri, FTSP ITS

Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111, Telp./Fax (031) 5931147

ABSTRAK

Cafe pada umumnya identik dengan lingkungan anak muda, tetapi juga tidak menutup kemungkinan bagi orang - orang yang telah berkeluarga untuk sekedar menikmati hidangan yang telah disajikan. Café merupakan salah satu sarana bersosialisasi maupun berkumpul bersama keluarga, kerabat, rekan kerja maupun komunitas tertentu. Saat ini banyak bermunculan café-cafe yang tidak hanya menyajikan hidangan, tetapi juga menjual desain interior serta menyajikan view yang beraneka ragam.

Dalam studi riset ini kami menempatkan café di area skatepark Ketabang kali Surabaya sebagai lokasi penelitian, karena cafe yang berlokasi di area skatepark ini mempunyai nilai plus selain sebagai café yang menyajikan desain interior dengan pengaplikasian dari skateboard serta menyajikan view area bermain skateboard yaitu skatepark. Selain itu café ini bertujuan sebagai sarana untuk berkumpulnya para komunitas - komunitas tertentu, komunitas skater misalnya (sebutan bagi orang yang bermain skateboard), café ini bertujuan untuk menjaring minat dan bakat kaum muda seiring berkembang pesatnya olah raga skateboard di Surabaya.

Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dari berbagai sumber seperti buku, majalah, dan internet yang bertujuan mendapatkan referensi mengenai elemen-elemen interior yang mendukung terciptanya nuansa Extreme sporty yaitu mengaplikasikan bentukan skateboard. Sedangakan metode penelitian yang digunakan adalah penelitian langsung/survey terhadap eksisting yang ada, sehingga mengetahui kondisi eksisting dengan lebih detail.

Hasil yang diharapkan adalah sebuah Desain Interior Café Dengan Nuansa Extreme Sporty di Area Skatepark Ketabang Kali Surabaya, ini merupakan daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati nuansa yang berbeda. Tujuannya agar memberikan inovasi desain karena semakin lama masyarakat mulai menuntut adanya inovasi desain interior serta memperkenalkan olahraga skateboard lebih dalam kepada masyarakat luas.

KATA KUNCI

skateboard,nuansa, extreme sporty

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Akhir-akhir ini perkembangan gaya hidup manusia semakin meningkat. Bermula dari kebiasaan sehari – hari dan kemudian menjadi suatu gaya hidup, Menikmati kopi di

cafe

, bukan lagi menjadi aktivitas ngopi semata. Ada nilai prestise dan atmosfer gaya hidup modern di dalamnya, sehingga seseorang akan dianggap ‘keren’ atau ‘gaul’

apabila mereka menikmati kopi di cafe ternama

(2)

Hal yang perlu disadari pula adalah, dengan kemunculan café-cafe ini, kegiatan menikmati kopi bukan lagi sekadar menikmati secangkir kopi. Ada konstruksi sosial yang melatar belakanginya. Pertama, kecenderungan seseorang untuk bergaul dengan kelompok sosialnya. Hakikat dasar manusia adalah tidak bisa hidup sendiri, manusia akan selalu mencari teman untuk berbagi dan bergantung. Sebuah kecenderungan manusia pula untuk memilih teman yang mempunyai kebiasaan yang sama, cara berpikir yang sama, dan dari kelompok yang sama. Sehingga, seseorang akan merasa sangat nyaman apabila ia sedang berkumpul dengan komunitasnya.

Kedua

, perasaan ingin diakui sebagai bagian dari kelompok tertentu. Seseorang dalam kelompok sosial tertentu, akan merasakan dirinya diakui oleh orang lain di dalam maupun di luar kelompoknya sebagai bagian dari kelompok tersebut jika ia terbiasa menikmati kopi di café-cafe elit. Hal ini berkaitan dengan perasaan bangga atau prestise yang kemudian akan dirasakannya setelah menikmati kopi di cafe tersebut.

Pola masyarakat saat ini yang mementingkan komunitas untuk berkumpul dan bersosialisasi antar sesama komunitas yang memiliki hobi yang sama kini menjadi suatu kebutuhan tersendiri. Kesamaan hobi yang sama dalam suatu komunitas tersebut memicu kebutuhan akan wadah untuk menyalurkan hobi. Komunitas skateboard salah satunya yang sering kita jumpai, salah satu tempat yang mewadahi olah raga skateboard ialah skatepark Ketabang Kali Surabaya. Dengan adanya

skatepark

Ketabang Kali ini para komunitas dapat menyalurkan hobi. Dan dengan adanya café skatepark ini diharapkan dapat menarik minat para konsumen lebih mengenal olahraga skateboard. Skateboard adalah Olahraga menggunakan papan luncur, menurut wikipedia, skateboard itu adalah sebuah papan yang memiliki empat roda dan digunakan untuk aktivitas meluncur. Skateboard merupakan suatu permainan yang identik dengan olahraga, sehingga mempengaruhi konsep yang ingin diterapkan pada cafe. Dengan pengaplikasian nuansa Extreme Sporty pada cafe ini, diharapkan dapat menciptakan sesuatu yang berbeda dan unik serta dapat menarik minat dan bakat para pengunjung untuk lebih mengenal olahraga skateboard.

Tujuan

1. Makalah ini mencoba menyajikan Café nuansa Extreme sporty di dalam interior café khususnya nuansa skateboard sebagai suasana baru bagi Masyarakat.

2. Pendekatan tema diharapkan mampu menghasilkan alternatif desain interior yang unik dan berkarakter sehingga memiliki nilai yang lebih dalam desain interior cafe ini.

3. Untuk menarik minat pengunjung untuk lebih mengenal olahraga

skateboard.

4. Memberikan Wadah bagi Komunitas skateboard.

Masalah

Bagaimana membuat cafe sesuai dengan konsep serta memenuhi visi dan

misi café tersebut sebagai café yang dapat mewadahi serta memfasilitasi

masyarakat pada umumnya serta komunitas skater pada khususnya di area

skatepark

Ketabang kali.

(3)

Metode Desain Pengumpulan Data

Studi Pustaka : Mendapatkan data-data mengenai café, literatur tentang

skateboard

serta data-data penunjang atau referensi mengenai furnituree,

lighting

, dan warna.

Studi Lapangan : Mendapatkan data eksisting area skatepark Ketabang kali Surabaya serta pengamatan dan wawancara untuk mengetahui aktivitas maupun kebiasaan yang terjadi di area ini.

Studi Komparatif : Yaitu proses pengambilan data dengan cara membandingkan dengan café yang lain baik dari segi literatur maupun lapangan.

Studi ini untuk memperoleh data mengenai competitor/pesaing sehingga dapat menemukan ide baru yang menjadi kelebihan dari café skatepark.

Tahap Analisa

Pada tahap ini permasalahan akan diurai melalui gambaran obyek desain yaitu café skatepark secara menyeluruh. Uraian ini akan menjadi parameter keberhasilan dalam menghasilkan suatu interior café yang optimal, berdasarkan standart yang telah ada. Dilakukan analisa Tugas Akhir terhadap aspek-aspek antara lain :

Desain Akhir

Tahap desain akhir merupakan keputusan desain yang sudah final dan sesuai dengan konsep desain.

PEMBAHASAN

Kajian Pustaka Cafe

Cafe adalah suatu tempat yang mempunyai karakteristik gabungan dari bar dengan

rumah makan atau restoran, tetapi dalam hal ini cafe banyak menyediakan minuman ringan seperti teh ataupun kopi dan juga makanan ringan tetapi ada juga sebagian

cafe

yang menyediakan minuman beralkohol.

Olahraga Extreme

Olahraga extreme merupakan olahraga yang tidak biasa, yang umumnya penuh dengan tantangan, tak terkendali dan beresiko yang tinggi. Dalam olahraga extreme , atlet tidak hanya bersaing terhadap atlet lain, tetapi juga terhadap tantangan dan lingkungan yaitu cuaca dan medan yang terkait, termasuk angin, air, salju dan pegunungan. Karena fenomena alam tidak dapat dikendalikan, mereka pasti mempengaruhi hasil dari aktivitas yang diberikan atau peristiwa. Kriteria penilaian olahraga tradisional dapat diadopsi ketika menilai kinerja (jarak, waktu, skor, dan sebagainya), sedangkan dalam olahraga extreme kriteria penilaian dievaluasi berdasarkan kriteria yang lebih subjektif dan estetika.

Skateboard

Skateboard

adalah sebuah papan yang memiliki empat roda dan digunakan untuk

aktivitas meluncur. Papan ini memiliki tenaga yang dipacu dengan mendorong

menggunakan satu kaki sementara kaki yang satunya berada di atas papan. Bisa juga

sang pengguna berdiri di atasnya sementara papan ini meluncur ke bawah pada

(4)

sebuah turunan yang curam dan dengan ini menggunakan gaya gravitasi sebagai pemacu . Skateboard pada umumnya terdiri dari suatu papan memanjang dengan 4 roda, dengan ukuran masing-masing bagian tergantung kepada medan yang akan digunakan, contohnya untuk bermain di jalanan (street) biasanya menggunakan deck atau papan yang ukurannya antara 7.5″-7.75″ dengan wheel atau roda antara 50- 55mm.

Skatepark Ketabang Kali Surabaya

Area skatepark yang dibangun di pinggiran kali ketabang di area belakang Monkasel Surabaya ini merupakan area bermain skateboard atau skatepark terbesar di jawa timur dengan panjang 285 meter mulai dari Monkasel hingga ke jembatan WTC dengan lebar sekitar 16 meter. Dibangunnya arena permainan Skateboard di lahan milik Perum Jasa Tirta I ini, untuk mewadahi kegiatan anak-anak muda di Surabaya terutama yang hobi bermain skateboard karena saat ini prestasi yang telah diperoleh sudah sangat membanggakan yaitu tingkat nasioanal. Selain itu dibangunnya Patung Suro dan Boyo dalam Area skatepark, untuk menegaskan kesan public area di kawasan tersebut. Jadi, bukan hanya penggila skateboard atau sepeda BMX saja yang boleh menikmati kawasan tersebut dengan gratis, masyarakat umumpun bisa menikmati indahnya Patung Suro dan Boyo itu nantinya. Pembangunan Area

Skatepark Ketabang ini bakal menjadi landmark baru Kota Surabaya dengan patung

Suro dan Boyo yang diresmikan oleh Bambang D.H selaku walikota Surabaya pada Kamis, 31 Desember 2009. Arena Skatepark Monkasel ini merupakan taman dengan konsep urban park.

Furnituree

Salah satu pembentuk interior diperlukan furnituree yang baik dan sesuai dan nyaman bagi penggunanya. Selain menggunakan desain khusus pada furnitureenya perlu adanya furnituree fabrikasi. Pemilihan furnituree fabrikasi dilandasi oleh efisiensi biaya perancangan.

Kajian Element Interior

Pada kajian kali ini akan membahas mengenai material elemen pembentuk ruang yaitu material lantai, dinding dan plafon. Material bangunan dapat dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu material dasar dan material finishing. Material dasar, antara lain, pasir, batu kali, batu bata, kayu, besi dan semen. Material finishing adalah material yang berfungsi menutup elemen dasar bangunan, seperti cat, keramik, batu alam dan aneka material plafon.

Kajian Lantai.

Menurut Francis DK Ching, lantai adalah bidang ruang interior yang datar mempunyai dasar yang rata sebagai bidang dasar penyangga aktivitas di dalam ruang. Lantai pada umumnya terdiri dari deretan balok anak yang membentang di antara balok induk atau dinding pemikul. Rangka horisontal ini kemudian dilapisi dengan lantai dasar – suatu material struktur seperti kayu lapis atau plat baja yang dapat dibentangkan diantara balok-balok anak. Lantai dasar dan balok anak tersebut cukup kuat untuk menahan beban.

Permukaan lantai yang keras memantulkan rambatan gelombang suara, sehingga dapat memperkuat suara yang disebabkan oleh alas kaki atau peralatan yang bergerak. Berbeda dengan lantai yang lunak ( terdapat penutup lantai seperti karpet, beludru) dapat meredam suara. Lantai berwarna terang akan meningkatkan tingkat kekuatan cahaya dalam ruangan, sedangkan berwarna gelap akan menyerap sebagian besar cahaya. Warna terang yang hangat memberikan kesan meninggikan lantai, sedangkan warna gelap yang hangat memberikan kesan luas. Warna dingin yang gelap menjadikan bidang lantai berkesan dalam dan berat.

Lantai merupakan salah satu element dari sebuah bangunan. Jika dilihat dari

susunanya, dapat dikatakan lantai merupakan bagian paling dasar yang menjadi alas

bangunan. Letak lantai yang jarang menjadi perhatian sebetulnya dapat lebih

(5)

Gambar 7 : Uplight

mempercantik dan membuat nyaman suasana ruang. Agar pemilihan lantai tersebut dapat terlihat artistic maka kenali dulu fungsi, jenis, dan bahan pembuatan lantai.

Selain itu dalam memilih material lantai perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu daya tahan, segi perawatan, keamanan, warna, ukuran, border dan tekstur.

Kajian Pencahayaan

Tata cahaya merupakan salah satu elemen terpenting dalam suatu ruang. Dengan tata cahaya yang apik, setiap ruang dapat tampil lebih indah dan berfungsi lebih efektif. Peran pencahayaan lebih dari sekedar untuk dapat melihat di dalam suatu ruangan. Pencahayaan yang baik dapat digunakan untuk menonjolkan sisi keindahan dari sebuah benda yang menjadi aksentuasi dalam ruangan, atau dapat pula menciptakan suasana tertentu pada suatu ruangan. Lighting design can make or

break the project.

Pada rumah makan, pencahayaan memainkan peranan utama dalam menentukan atmosfer atau suasana yang hendak dibangun, baik interior maupun eksteriornya.

A. Pencahayaan Alami

Pencahayaan alami adalah pencahayaan yang bersumber dari alam, yaitu matahari. Dengan pemanfaatan cahaya matahari kedalam ruangan akan menjadikan bangunan hemat energi. Contoh aplikasi pemanfaatan cahaya alami pada interior : Bukaan dan ventilasi lebar, skylight.

B. Pencahayaan Buatan

Berdasarkan arah datangnya cahaya:

1. Down Light (arah cahaya ke bawah)

- Tujuan , memberikan cahaya pada obyek dibawahnya

- Biasa dipasang , posisi lampu menjorok keluar , masuk ke dalam , menempel pada tembok & berupa lampu gantung

- Variasi jenis lampu : lampu pijar , neon , dan compact flourescene - Untuk dekoratif light diatur melalui sudut jatuh cahaya contohnya Wall Washer (cahaya diarahkan ke dinding agar teksture dan warna dinding lebih menonjol dan berdimensi .

2. Up light (arah cahaya ke atas)

- Efek yang ditimbulkan , arah cahaya berasal dari bawah ke atas

- Berperan dalam memberikan kesan yang megah, dramatis, dan memunculkan dimensi.

3. Back Light (arah cahaya dari belakang)

- Bertujuan untuk memberi aksentuasi pada obyek seperti menimbulkan siluet.

- Menimbulkan pinggiran cahaya pada obyek dan bentuk obyek makin terlihat.

Gambar 6 : Downlight

Gambar 8: Backlight

(6)

4. Side Light (arah cahaya dari samping) - Memberikan aksen pada obyak tertentu

- Biasa digunakan pada benda – benda seni untuk menonjolkan nilai seninya

5. Front Light

- Sumber cahaya berasal dari depan objek

- Biasa diaplikasikan pada obyek seni (lukisan & foto )

Analisa Exsisting

Area skatepark ialah tempat untuk bermain atau wadah untuk menyalurkan hobi olah raga skateboard. Skatepark Ketabang Kali ini dibangun di pinggiran kali ketabang di area belakang Monkasel Surabaya. Skatepark ini merupakan area bermain skateboard atau skatepark terbesar di jawa timur dengan panjang 285 meter mulai dari Monkasel hingga ke jembatan WTC dengan lebar sekitar 16 meter.

Area yang akan digunakan ialah area lahan kosong parkir timur Delta plaza yang ada disamping area skatepark monkasel ini. Pada lahan ini rencana perancangan desain interior café ini akan di bangun, dengan menggunakan alternatif denah eksisting diharapkan dapat menentukan ruang dan area-area yang di harapkan pada konsep Tugas Akhir desain interior café di area skatepark ketabang kali Surabaya ini.

Kelebihan area ini : Area ini merupakan objek wisata yang cukup ramai di Surabaya, selain terdapat Delta Plaza Surabaya, Monumen Kapal Selam, serta area Skatepark yang terdapat patung ikon Suro dan boyo yang menjadi kebanggaan kota Surabaya.

Kekurangan : Pada Area ini belum terdapat denah Eksisting

Pengambilan denah eksisting Mcdonald Jalan Basuki Rahmad Surabaya ini didasari karena denah Mcdonald Basuki Rahmad ini memiliki luas yang sesuai apabila ditempatkan pada area lahan di samping area skatepark ketabang kali, Selain itu

Gambar 9: Sidelight

Gambar 10: Frontlight

(7)

fasilitas ruang yang ada pada denah Mcdonald ini cukup memadai sesuai dengan fasilitas ruang yang akan di terapkan pada café skatepark ini.

Analisa Kondisi Eksisting

Gambar 11. area lahan parkir timur Delta plaza disamping Skatepark Ketabang kali (sumber.penulis)

Area Lahan café Skateprk

Gambar 12 Area Skatepark Ketabang Kali (sumber

skatepark-monkasel.html dan

penulis)

(8)

Gambar 13. Denah existing

Konsep Makro

Sesuai dengan tujuan Tugas Akhir desain ini, maka Café skatepark ini menampilkan

atmosfir ruang baik secara fisik maupun psikis. Dari segi fisik dihadirkan melalui

desain dengan transformasi bentukan dari Extreme Sporty, skateboard, serta material

dari skateboard itu sendiri yaitu kayu. Sedangkan dari sisi psikis dihadirkan melalui

pemilihan warna yang sesuai dengan karakter extreme yang bebas, dan penuh

tantangan extreme dengan pemilihan warna yang mencolok dan berani. Yang

kemudian kedua konsep tersebut digabungkan dan dikembangkan melalui

(9)

pengembangan konsep desain, yaitu Extreme Sporty pada sebuah café di area

skatepark

Surabaya.

Analisa Konsep Pembentuk Ruang Dinding

Dinding sebagai pembentuk area, dinding kaca didesain sebagai dinding pada area penyajian ini. Hal ini merupakan aplikasi konsep dalam Tugas Akhir ini, dimana melalui penggunaan sistem dinding kaca yang diaplikasikan pada area penyajian ini sehingga pengunjung dapat menikmati view pandangan langsung ke area bermain

skateboard

yaitu skatepark. Selain itu dinding kaca ini mempunyai kegunaan sebagai pencahayaan alami pada siang hari.

Gambar 14. dinding kaca (Sumber: annahape.com)

Untuk konsep dinding pada area bar menggunakan finishing cat gravity serta diberikan sentuhan elemen estetis yaitu beberapa papan skateboard yang mempunyai gambar-gambar yang menarik yang ditata rapi pada dinding tidak monoton yang mencerminkan jiwa para skater yang bebas dan kreatif.

Gambar 15. Dinding dengan estetis papan skate (sumber.skateboarding.com)

Untuk konsep dinding pada area Skateshop menggunakan penggunaan warna merah serta sentuhan gravity sesuai dengan karakter seorang skater yang bebas dan kreatif.

Gambar 16. Dinding Gravity (sumber.skateboarding.com)

(10)

Lantai

Pemilihan lantai yang diaplikasikan pada perancangan café skatepark ini adalah dengan menggunakan material kayu parket. Pemilihan material kayu parket disini karena pengaplikasian dari material papan skateboard yaitu kayu. Lantai parket diaplikasikan pada area penyajian indoor, area bar serta area skateshop.

Pemilihan lantai material buatan yaitu granit dengan warna putih pada area dapur, ruang karyawan serta toilet pengunjung untuk memberikan kesan bersih dan luas.

Sedangkan pada area penyajian outdoor mengaplikasikan lantai bermaterial buatan yaitu granit, dengan pemilihan warna hitam dan putih yang memberikan kesan sporty dan tidak monoton.

Plafon

Plafon juga menjadi elemen pembentuk ruang yang bisa diolah sedemikian rupa selain dari segi bentukan, plafon juga dapat diolah dengan memainkan level plafon, yaitu menggunakan drop ceilling ataupun up ceilling.

Pada area penyajian outdoor diaplikasikan permainan kayu yang digantung pada plafon, selain sebagai elemen estetis juga difungsikan sebagai tempat menggantungnya lampu pencahayaan yaitu lampu gantung.

Sedangkan pada area indoor pengaplikasian permainan plafon bertekstur yaitu berbentuk piramid yang memberikan kesan extreme yang tidak biasa, sehingga menampilkan sesuatu yang berbeda bagi pengunjung yang berkunjung di café

skatepark ini.

Material yang digunakan pada plafon yaitu gypsum yang tahan lembab, memberikan kesan lapang, terbuka serta mengurangi udara panas dalam ruangan.

Gambar 18 ceiling (sumber. : annahape.com)

Gambar 17. Material lantai (sumber.: annahape.com dan google)

(11)

Furniture

Furniture

pada area penyajian merupakan hasil transformasi bentuk atau pengaplikasian bentukan papan skateboard serta halfpipe yang merupakan salah satu rintangan pada area skatepark. Meski bentukan furniture pada area penyajian merupakan bentukan extreme tetapi tetap mengutamakan aspek fungsional serta ergonominya.

Material yang digunakan pada furniture yaitu material kayu, multiplek, plywood, steinless dsb.

Gambar 19. Furniture dengan transformasi bentukan skateboard (sumber.google)

Gambar.20 Furniture dengan bentukan extreme (sumber.google) Konsep Extreme sporty

Olahraga extreme merupakan olahraga yang tidak biasa, yang umumnya penuh dengan tantangan, tak terkendali dan beresiko yang tinggi.

Extreme merupakan kata sifat yang berasti paling, paling ujung, sangat keras, fanatik, sungguh-sungguh, tertinggi

Keterkaitan arti kata extreme dengan obyek Tugas Akhir adalah extreme yang dapat mewakili kegiatan skateboard, karena skateboard tersebut cenderung dengan atraksi- atraksi yang berbahaya, lompatan yang tinggi disertai putaran-putaran dan sifatnya keras, sehingga membutuhkan pemain profesional untuk melakukannya.

Karakteristik Extreme pada bentukan : Unik, dinamis, terlihat tidak stabil dan tidak

beraturan.

(12)

Gambar.21 Furniture dengan bentukan extreme (sumber.google) Konsep Warna

Gambar.22 Skema Konsep warna (Penulis)

Warna – Warna pada interior Café di area Skatepark Ketabang kali ini merupakan warna yang mencolok, dan menantang sesuai dari karakter extreme yang penuh dengan tantangan dan berani. Pada area penyajian serta dinding eksterior, warna yang dipilih ialah warna merah, orange serta kuning. Warna-warna tersebut merupakan pengaplikasian dari warna api. Sedangkan pemilihan warna pada dinding di area bar serta area skateshop dengan finishing gravity yang umumnya terdapat di corak papan skateboard. Gravity mencerminkan karakter dari skater yang kreatif.

Konsep Pencahayaan

Pada area bar digunakan lampu gantung serta menggunakan Lampu spotlight yang diarahkan ke elemen estetik yaitu berupa papan skateboard yang di letakan pada dinding di area bar, sehingga sorotan sinar lampu semakin mengekspos elemen estetik pada area bar ini. Sedangkan pada area penyajian digunakan lampu gantung dengan warna cahaya kuning sehingga memberikan kesan hangat dan tenang bagi pengunjung.

Gambar .23 Lampu gantung (Sumber : eneri-source.wikispaces.com)

Pada area skateshop didominasi oleh penggunaan lampu spotlight dengan

menggunakan lampu halogen. Dengan ketajaman sinar yang dihasilkan halogen,

barang-barang yang dipajang dapat terlihat dengan baik.

(13)

Gambar.24 Fluorescent(Sumber : eneri-source.wikispaces.com)

Konsep Penghawaan

Surabaya merupakan daerah yang panas tidak menutup kemungkinan disediakan juga sistem penghawaan buatan.

Gambar .25 AC Central (Sumber : otakku.com)

Desain Akhir

Denah Keseluruhan Terpilih

Gambar . 26 Denah terpilih (Sumber : penulis)

Pada alternatif denah 3, dilihat dari pergerakan manusia dirasa paling mendekati

metode desain, program ruang sudah sesuai dengan aktivitas manusia. Pola

pergerakan pengunjung diawali melalui pintu masuk yang langsung menuju meja

penerimaan yang difungsikan juga sebagai area kasir, setelah melalui area

(14)

penerimaan pengunjung dapat langsung menuju area saji indoor maupun area saji

outdoor

, pengunjung juga dapat menuju area bar, serta menuju toilet yang berada di lantai 1. Pengunjung diarahkan menuju lantai 2 yaitu diawali dengan area saji indoor , area saji outdoor serta terdapat area skateshop.

Denah Ruang Terpilih

Gambar.27 Denah Ruang Terpilih 1 (Sumber : penulis)

Layout denah area terpilih yang pertama adalah area saji indoor, target penggunanya adalah pengunjung Café Skatepark Ketabang Kali Surabaya,. Aktivitas yang ingin diwadahi adalah menikmati hidangan, berkumpul, bersantai maupun mengobrol.

Gambar .28 Denah Ruang Terpilih 2 (Sumber : penulis)

Layout denah area terpilih kedua adalah area bar, target penggunanya adalah

pengunjung Café Skatepark Ketabang Kali Surabaya, Aktivitas yang ingin diwadahi

adalah bersantai, mengobrol serta menikmati minuman yang disajikan bartender.

(15)

Gambar .29 Denah Ruang Terpilih 3 (Sumber : penulis)

Layout denah area terpilih ketiga adalah area Skateshop, target penggunanya adalah pengungjung. Aktivitas yang ingin diwadahi adalah berbelanja kebutuhan atau

sparepart skateboard serta aksesoris tentang skateboard, mencoba papan skateboard.

Final Desain

Sesuai dengan konsep yang telah diolah, maka dipilihlah desain akhir sebuah Café di Area Skatepark Ketabang Kali Surabaya dengan nuansa Extre Sporty.

Area Penerimaan dan area saji

Gambar.30 Perspektif 3d Area Penerimaan dan Area Saji (Sumber : penulis)

Area ini merupakan area pintu masuk café skatepark, yang terdapat di area ini adalah pada sisi kiri diawali dengan meja penerimaan yang berfungsi juga sebagai kasir.

Serta ada 1 kursi panjang yang difungsikan sebagai kursi tunggu bagi pengunjung

(16)

yang memesan untuk dibawa pulang. Selain itu aktivitas yang ada di area ini ialah aktivitas pengunjung untuk menikmati hidangan, berkumpul, mengobrol di area saji.

Gambar.31 Perspektif 3d Area Saji dan Area Bar(sumber penulis)

Gambar .32 Perspektif 3d Area Saji dan Area mini skatepark (sumber penulis)

(17)

Area Bar

Gambar.33 Perspektif 3d Area Saji dan Area Bar(sumber penulis)

Gambar 5.6.2.2 Perspektif Area Bar(sumber penulis)

Area ini merupakan Area Bar, aktivitas pengunjung yang terdapat di Area Bar ini ialah menikmati hidangan, berkumpul, mengobrol serta menyaksikan atraksi dari

bartender

yang disajikan di Area Bar.

Area Skateshop

Area ini merupakan Area Skateshop yang berada di lantai 2, aktivitas pengunjung

yang terdapat di Area Skateshop ini ialah berbelanja kebutuhan skateboard,

pakaian dan sepatu yang di pajang di rak pamer area skateshop, serta pengunjung

juga dapat mencoba memainkan Skateboard.

(18)

Gambar 5.6.3.1Perspektif Area Skateshop

(19)

DAFTAR RUJUKAN

URL:http://google.com

URL:http://illuminationslighting.com URL:http://lighting fictures.com URL:http://Annahape.com URL:http://wikipedia.com

URL:http://gypsumindonesia.blogspot.com URL:http://m.detik.com (arena-ketabang.htm) URL:http://www.fsrd.itb.ac.id/?page_id=14)

Taman Ketabang _ Surabaya _ matanews.com.htm Extreme olahraga – Wikipedia

URL:http://www.heckler.com URL:http://www.senayansk8.com URL:http://www.bargazh.multiply.com URL:http://www.sk8mafia4life.com URL:http://www.frontside180.com/forum URL:http://www.happenskateboarding.com URL:http://www.loserkids.com

Dimensi Ruang dan Ruang Interior (Jakarta : 2003)

Sumber Dokumen Pribadi

Referensi

Dokumen terkait

Konsep Perancangan Interior Café Dessert dan Cake Shop di Surabaya ini dilatarbelakangi oleh tujuan utama café yang merupakan tempat untuk berkumpul dan bersantai dalam

Perancangan Interior Study Lounge Café di Surabaya ini dapat menjadi salah satu alternatif tempat yang dapat digunakan oleh pelajar dan mahasiswa ketika mereka mencari

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dengan tuntunan-Nya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan judul“ DESAIN INTERIOR SOLO JUVENTINI CENTER (Lobby,

Desain Interior TK dan Playgroup Kreatif Primagama Jemursari di Surabaya dengan menggunakan nuansa islami yang terlihat dari ornamen yang pada dinding dan dengan

Desain Interior TK dan Playgroup Kreatif Primagama Jemursari di Surabaya dengan menggunakan nuansa islami yang terlihat dari ornamen yang pada dinding dan dengan

Konsep Modern Youth merupakan konsep desain yang tepat untuk diterapkan pada desain interior UTD PMI Surabaya yang ingin meningkatkan pendonor darah usia

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan pemaknaan branding image yang ada pada desain interior Hotel Mandarin Oriental Majapahit Hotel

Desain interior museum teh ini memiliki gaya desain yang berbeda dari museum-museum yang terdapat di Surabaya, yaitu dengan menerapkan gaya desain modern natural, serta