• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA TUGAS MAHASISWA PRODI ILMU KOMUNIKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA TUGAS MAHASISWA PRODI ILMU KOMUNIKASI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA TUGAS MAHASISWA

PRODI ILMU KOMUNIKASI

MATA KULIAH PSIKOLOGI KOMUNIKASI

KODE 06015020

SKS 3 SEMESTER III

DOSEN PENGAMPU Andys Tiara S.Sos., M.I.Kom BENTUK TUGAS

VIDEO PENDEK & PRESENTASI JUDUL TUGAS

TUGAS 1 = Mempresentasikan Topik Materi Psikologi Komunikasi

TUGAS 2 = Buatlah Video Pendek Kreatif yang Mengkampanyekan Pengaruh Kelompok Pada Perilaku Komunikasi SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH

Mahasiswa mampu memahami pengaruh kelompok terhadap perubahan perilaku komunikasi manusia, sehingga mahasiswa dapat menyadari bahwa pemilihan kelompok dalam kehidupannya sangat diperlukan.

Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pokok-pokok bahasan kajian dalam tatanan komunikasi yang dapat ditinjau melalui

perspektif psikologi. Adapun kajian tersebut meliputi: Komunikasi Intrapribadi, Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Kelompok,

Komunikasi Massa, serta kemampuan komunikasi seperti Komunikasi Asertif, Komunikasi Simpatik dan Empatik, juga Komunikasi

Islami.

(2)

DESKRIPSI DAN METODE PENGERJAAN TUGAS KE-1

Tugas Anda adalah memahami dan mempresentasikan topik-topik materi kajian dalam tatanan komunikasi yang ditinjau dari perspektif psikologi sesuai dengan pembagian tugas kelompok. Adapun hal-hal yang perlu kelompok Anda siapkan adalah:

1. Memahami topik materi psikologi komunikasi yang ditugaskan sesuai dengan pembagian tugas pada kelompok Anda 2. Buatlah Power Point (PPT)

PPT ini digunakan sebagai tools yang membantu kelompok Anda untuk mempresentasikan materi psikologi komunikasi yang ditugaskan. Halaman terakhir pada PPT wajib mendeskripsikan kontribusi masing-masing anggota.

3. Upload file PPT presentasi kelompok Anda di Online Learning Uhamka paling lambat H-1 sebelum presentasi dilakukan.

PPT boleh dalam bentuk Microsoft Power Point atau PDF

4. Perhatikan tabel berikut! Pada table ini, telah disepakati bersama bahwa pembagian materi dan penentuan kelompok dalam diskusi kelas diserahkan kepada Dosen yang bersangkutan. Masing-masing kelompok mendapatkan topik materi sesuai dengan keterangan pembagian.

Anggota Kelompok Topik Materi Jadwal Presentasi

Kelompok (7) INTAN FATIKA SARI RUSMA INDAH PRASTIWI NADIA ZAHRA MUBARAK M. ADAM GENTHARAMADHAN TEUKU MUHAMMAD F.A

Komunikasi Interpersonal dan Hambatannya dalam Berkomunikasi

1.

Mendefinisikan Persepsi Interpersonal

2.

Konsep Diri

3.

Atraksi Interpersonal

4.

Hubungan Interpersonal

Pertemuan Ke-5

Kelompok (5) NURAINI SAHAJA

ARYO PANGESTU NUGROHO GEMA AZANI ZAHRAN RINOVA ANDRIANI INDAH SEKAR ARUM MUHAMAD TSABIT S

Komunikasi Kelompok

1.

Mendefinisikan Komunikasi Kelompok

2.

Urgensi dan Karakteristik Komunikasi Kelompok

3.

Pengaruh Kelompok Pada Perilaku Komunikasi

4.

Faktor Situasional dan Faktor Personal yang Mempengaruhi Kefektifan Kelompok

Pertemuan Ke-6

(3)

Kelompok (3) HANUM ANGGRAINI ACHMAD MUHAJIR DICKY FAHLEVI MUSLIM MUHAMMAD SYAUQY F.A WIDARI DWINING P ELVIRA DEVIE MULYANA

Komunikasi Non Verbal

1.

Mendefinisikan Komunikasi Non Verbal dan Pengelolaan Kesan

2.

Fungsi Pesan Non Verbal

3.

Klasifikasi / Tipe-Tipe Pesan Non Verbal

4.

Pengelolaan Bahasa Tubuh, dan Mempelajari Bahasa Tubuh Orang Lain sehingga dapat Membangun Hubungan Melalui Bahasa Tubuh.

Pertemuan Ke-9

Kelompok (4)

AHMAD FADLAN AZIZI FARRA AURELIA SUHANDI NOVA ELLISA

FIKRI ALAMSYAH

ANDI GALUH PRAMESWARI M FARRAZ FAHREZI ABDUL

Komunikasi Simpatik dan Empatik

1.

Konsep dasar Komunikasi Simpatik dan Empatik

2.

Mengapa perlu disenangi dalam berkomunikasi?

3.

Memelajari Keinginan Orang Lain

4.

Teknik Berkomunikasi Simpatik dan Empatik

Pertemuan Ke-10

Kelompok (8)

SANDRA APRILYA SUSANTO VIALI AZIS YANUAR

ZHEFIND RAMADHAN NIA PUTRI DWI ARSILA REZKY METRA SATRIO RIFDA KAMILA

Komunikasi Asertif

1.

Konsep dasar Komunikasi Asertif

2.

Perbedaan Asertif dan Agresif

3.

Ciri Komunikasi Asertif

4.

Manfaat dan Teknik Berkomunikasi Secara Asertif

Pertemuan Ke-11

Kelompok (2) MELINIA PUTRI TABINA

ALLEA ABIYANZA FIRGI ALIFIA MEILINDA NOVIA WIDIARTI ARRINI NUR FATIMAH

Konflik dalam Hubungan Antarpribadi

1.

Berbagai Perspektif Mengenai Konflik

2.

Menghadapi Konflik dengan Pendekatan Psikologi Komunikasi

3.

Rekondisi Pasca Konflik dengan Pendekatan Psikologi

Komunikasi

Pertemuan Ke-12

(4)

Kelompok (6) SRI RAHMA DEWI

MUHAMMAD ZIDAN RAPLY SAFIRA AULIA MAHARANI MUHAMMAD HIMAWAN M DIAH AYU WULANDARI MUHAMMAD SYAFIK ALWAN

Komunikasi Massa

1.

Konsep dasar Komunikasi Massa, dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Reaksi Khalayak Pada Komunikasi Massa

2.

Macam-Macam Efek Komunikasi Massa

3.

Contoh-Contoh Kasus Dari Masing-Masing Efek Komunikasi Massa

4.

Solusi atau Penyelesaian Masalah

Pertemuan Ke-13

Kelompok (1) HASANUDIN

FARABI MUHAMMAD KHALIL BAMBANG DUWI HERMANTO REZA HERNALDI

ILHAM ISMU NANDARIZKY ARBI SAPUTRA

Komunikasi Islami

1.

Konsep dasar Komunikasi Islami

2.

Ciri dan bentuk-bentuk Komunikasi Islami

3.

Psikologi Pesan dan Psikologi Komunikator

4.

Sekilas Selayang Pandang Komunikasi Rasulullah

Pertemuan Ke-14

BENTUK FORMAT LUARAN

1. Objek Garapan

Pemaparan informatif 2. Bentuk Luaran

PPT

INDIKATOR, KRITERIA, DAN BOBOT PENILAIAN

Kriteria:

- Kemampuan Presentasi dan Tampilan PPT.

Bobot penilaian:

- Kreatifitas PPT = 20 Point

- Kemampuan Mempresentasikan = 60 Point

- Kerjasama/Kontribusi Individu Dalam TIM = 20 Point

(5)

JADWAL PELAKSANAAN

Sesuai Dengan Metode Pengerjaan Tugas Yang Terlampir.

DAFTAR RUJUKAN (BUKU REFERENSI)

1.

Devito, Joseph A.

2011. Komunikasi Antar Manusia. Pamulang-Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.

2. _____________, 2017. The Interpersonal Communication Book 15th Edition. United States of America: Pearson Education, Inc.

3. Edia.Nina W. Syam. 2011. Psikologi Sebagai Akar Ilmu Komunikasi. Bandung : Simbiosa Rekatama Media.

4. Gunara, Thorik. 2009. Komunikasi Rasulullah, Indahnya Berkomunikasi Ala Rasulullah. Bandung Simbiosa Rekatama Media.

5. Harjani, Hefni. 2015. Komunikasi Islam. Jakarta: Prenada Media Group.

6. Rakhmat, Jalaludin. 2018. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

7. Suciati. 2015. Psikologi Komunikasi: Sebuah Tinjauan Teoritis dan Perspektif Islam. Yogyakarta: Buku Litera Yogyakarta.

8. Wood, Julia T. 2013. Komunikasi Interpersonal dalam Interaksi Keseharian. Jakarta: Salemba Humanika.

(6)

DESKRIPSI DAN METODE PENGERJAAN TUGAS KE-2

STUDI KASUS :

Berpartisipasi dalam kelompok adalah fakta kehidupan. Manusia adalah makhluk sosial, bahwasanya manusia tidak dapat hidup menyendiri dalam mempertahankan diri dari ancaman alam dan makhluk lain. Oleh karena itu salah satu kecenderungan setiap manusia adalah hidup berkelompok, yaitu mengelompokan dirinya dengan orang lain dalam kehidupannya. Tidak terkecuali para remaja.

Perkembangan sifat dan karakteristik yang dimiliki oleh remaja kerap kali membuat mereka mencari jalan keluar dari setiap kesulitan yang dihadapi dengan berkumpul bersama teman sebaya. Tidak hanya itu, dalam perkembangan sosial remaja mereka juga mulai memisahkan diri dari orang tua dan mulai memperluas hubungan dengan teman sebaya. Pada umumnya remaja menjadi anggota kelompok usia sebaya (peer group).

Mereka akan melakukan suatu kegiatan secara berkelompok sehingga berbagai kendala dapat mereka atasi bersama.

Kelompok sebaya menjadi begitu berarti dan sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial remaja. Di dalam kelompok sebaya, remaja menjadi sangat bergantung kepada teman sebagai sumber kesenangannya dan keterikatannya dengan teman sebaya begitu kuat.

Kecenderungan keterikatan (kohesi) dalam kelompok tersebut akan bertambah dengan meningkatnya frekuensi interaksi diantara anggota- anggotanya (Soetjiningsih, 2007:51).

Keterlibatan yang semakin besar pada kelompok dapat mempengaruhi perubahan perilaku pada manusia dalam hal ini remaja, salah satunya adalah KONFORMITAS. Menurut Masservery & Kusumaker (2000) Konformitas kelompok teman sebaya didefinisikan sebagai suatu keinginan yang dimiliki oleh individu untuk mengikuti aktivitas dan kecenderungan teman sebaya mereka. Sehingga dalam aktivitas berkelompok pada usia remaja akan berdampak pada perubahan perilaku individu tersebut baik positif maupun negatif.

Oleh karena itu, karakter seseorang yang dijadikan teman dalam sebuah kelompok pun akan sangat berpengaruh pada perkembangan remaja. Hubungan kelompok teman sebaya yang positif akan memberi hasil pada prestasi akademik dan keterlibatan dalam kegiatan sekolah.

Sedangkan hubungan kelompok teman sebaya yang negatif akan menimbulkan masalah perilaku dan perkembangan moral. Masalah perilaku yang muncul pada remaja seperti terlibat dalam perkelahian, tawuran, penggunaan obat-obatan, seks bebas hingga sampai pada kenakalan remaja (Laursen dalam Gunarsa, 2004). Begitu besarnya pengaruh konformitas di kalangan remaja sebagai tahapan perkembangan konsep diri, dan perubahan perilakunya, maka sangat perlu sekali mereka mendapatkan edukasi bagaimana mengkontrol dan membatasi pengaruh perubahan perilaku khusunya perilaku negatif yang mungkin ditimbulkan dari kelompok bermain.

(7)

DESKRIPSI TUGAS & METODE PENGERJAAN :

Berdasarkan studi kasus diatas dan materi yang telah dipelajari, Anda sudah memahami bahwa kegiatan berkelompok dapat menyebabkan perubahan pada perilaku suatu individu (remaja). Oleh kerena itu, buatlah satu video yang mampu meng- edukasi khalayak khususnya remaja mengenai “KONFORMITAS KELOMPOK”. Berikut ini beberapa ketentuan Video :

1. Tugas ini adalah tugas kelompok. Setiap kelompok menghasilkan 1 Video.

2. Durasi video maksimal 3 Menit

3. Bentuk tampilan video diperbolehkan Potrait ataupun Landscape. Namun wajib konsisten sejak awal hingga video berakhir.

4. Konten video dapat menggambarkan (Boleh Pilih Salah Satu/Mengandung Semua Konten dalam 1 Video):

Perubahan Perilaku Positif Pada Individu Akibat Tekanan atau Kekompakan Kelompok.

Contoh: Menjadi lebih

percaya diri dalam sebuah kegiatan seperti berpidato/presentasi karena adanya dukungan kelompok.

Perubahan Perilaku Negatif Akibat Tekanan atau Kekompakan Kelompok.

Contoh: Individu menjadi tidak berani

menyatakan atau memilih pendapat yang berbeda dari mayoritas ketika.

Tips and Tricks bagi Individu dalam Memilih Kelompok, dan Dapat Dikaitkan dengan Nilai Keislaman.

Fun Fact terkait dengan Konformitas Kelompok. Contoh: Individu dapat membeli suatu barang atau makanan hanya karena terlihat banyak pelanggan yang berkerumun atau datang untuk yang membeli, padahal belum tentu bagua atau enak.

Informasi Umum mengenai Konformitas Kelompok.

5. Ukuran Video usahakan maksimal 15-20 MB (Relatif)

6. Unsur musik atau efek dalam video dibebaskan kepada kelompok namun dalam tatanan yang wajar.

7. Pengumpulan video dilakukan melalui link google drive yang akan disediakan dosen pada saat waktu pengumpulan.

8. Waktu pengumpulan tugas adalah pada saat “PERTEMUAN 9” – SETELAH UTS Melalui Link Google Drive Dosen.

BENTUK FORMAT LUARAN

1.

Objek Garapan

Mengkampanyekan Pengaruh Kelompok Terhadap Perubahan Perilaku Komunikasi Individu.

2.

Bentuk Luaran

Video (Maksimal Durasi 3-4 Menit)

(8)

INDIKATOR, KRITERIA, DAN BOBOT PENILAIAN

Kriteria:

- Konsep Konten, Kualitas Video

Bobot penilaian:

- Konsep Konten = 40 Point

- Nilai Pesan Yang Disampaikan = 30 Point - Kualitas Video = 10 Point

- Kerjasama/Kontribusi Individu Dalam TIM = 20 Point JADWAL PELAKSANAAN

Anda Dapat Membuat Tugas Tersebut Setelah Pertemuan Ke-6 (Mendapatkan Materi Komunikasi Kelompok)

Referensi

Dokumen terkait

Sensasi yang berupa stimulus atau rangsangan yang diberikan tayangan Silet RCTI Ditinjau dari aspek informasi, Lalu dari pembawa acara dari kalangan selebtiris, dan

Sehingga mahasiswa pada akhirnya akan mampu menjelaskan dan menyajikan dengan baik, bahan kajian/materi tugas dari dosen dalam bentuk presentasi tugas-PPT, untuk

komunikasi untuk mempresentasikan dirinya di jejaring sosial Instagram, karena mahasiswa ilmu komunikasi Fisip USU memiliki ketertarikan terhadap Instagram dan menggunakan

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pengetahuan mahasiswa Ilmu Komunikasi terdiri dari pengetahuan mahasiswa yang memahami Android sebagai media komunikasi

Kajian Etika Komunikasi mencakup perspektif makro dan mikro, yaitu melakukan kajian terhadap institusi komunikasi dalam konteks struktur sosial, dan perilaku personal

Inilah yang disebutnya dengan komunikasi Empatik.Dengan memahami dan mendengar orang lain terlebih dahulu, kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang

Peserta perkuliahan ini diharapkan mampu menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengembangkannya dalam kajian ilmu komunikasi.. Mahasiswa diharapkan mampu memahami

TUGAS TUTORIAL KE- 1/②/3* KODE/NAMA/SKS MATA KULIAH: SKOM4317/PSIKOLOGI KOMUNIKASI/3sks PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI Nama Penulis : Waldimer Pasaribu, S.Psi., M.Si.. Nama Penelaah :