• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN PIKTOGRAF PADA TEMPAT WISATA TAMAN AIR PERCUT DELI SERDANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN PIKTOGRAF PADA TEMPAT WISATA TAMAN AIR PERCUT DELI SERDANG"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN PIKTOGRAF PADA TEMPAT WISATA TAMAN AIR PERCUT DELI SERDANG

Desipriani

Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain, Universitas Potensi Utama

Email : [email protected]

ABSTRAK

Tanda atau gambar yang termasuk piktogram disebut piktograf. Contoh suatu piktograf meliputi gambar-gambar yang terdapat di tempat umum seperti rumah sakit, jalan raya, pusat perbelanjaan hingga tempat wisata. Tanda menjadi hal yang sangat penting dalam tempat wisata karena dengan adanya tanda pengunjung akan merasa mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Fasilitas dalam suatu tempat wisata baiknya lengkap dengan fasilitasyang dapat mempermudah pengunjung. Fasilitas tersebut juga harusnya membuat pengunjung merasa lebih nyaman. Fasilitas seperti tanda – tanda maupun petunjuk sangatlah penting dan akan sangat berguna bagi para pengunjung.

Fasilitas di dalam Taman Air Percut sendiri masih belum memadai, seperti fasilitas berupa tanda atau petunjuk. Hal tersebut membuat para pengunjung kerap bingung mengenai area yang sedang mereka kunjungi. Beberapa tanda dan petunjuk tidak terpasang dengan baik dan jelas, juga tanda – tanda yang ada hanya berupa teks.

Kata Kunci : piktograf, Taman Air Percut

ABSTRACT

A sign or image that includes a pictogram is called a pictograph. Examples of a pictograph include pictures found in public places such as hospitals, highways, shopping centers to tourist attractions. Signs are very important in tourist attractions because with a sign visitors will find it easy to get the information needed. Good facilities in a tourist spot complete with facilities that can make it easier for visitors. These facilities should also make visitors feel more comfortable.

Facilities such as signs and instructions are very important and will be very useful for visitors. The facilities inside the Percut Water Park are still inadequate, such as facilities in the form of signs or directions. This makes visitors often confused about the area they are visiting. Some signs and instructions are not properly and clearly installed, and the signs are only text.

Keyword : pictograph, Taman Air Percut

I. PENDAHULUAN

Piktograf merupakan gambar dari suatu benda yang digunakan untuk

mengekspresikan atau menyampaikan arti dari benda tersebut. Contoh piktograf seperti

gambar-gambar yang terdapat di tempat umum seperti rumah sakit, jalan raya, perkantoran,

pusat perbelanjaan hingga tempat wisata. Tanda menjadi hal yang sangat penting dalam

(2)

tempat wisata karena dengan adanya tanda pengunjung akan merasa mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Pariwisata di kota Medan ini dirasakan semakin berkembang dan kuantitasnya pun makin banyak, salah satu tempat wisata yang ada adalah Taman Air Percut. Taman Air Percut berada di Jalan Paluh Gelombang, Tj.Rejo, Percut Sei Tuan, Kab.Deli Serdang.

Taman Air Percut menjadi salah satu tempat wisata keluarga yang baru. Dua tahun belakangan ini Taman Air begitu ramai dikunjungi, karena banyak orang yang penasaran dengannya.

Fasilitas dalam suatu tempat wisata baiknya lengkap dengan fasilitasyang dapat mempermudah pengunjung. Fasilitas tersebut juga harusnya membuat pengunjung merasa lebih nyaman. Fasilitas seperti tanda – tanda maupun petunjuk sangatlah penting dan akan sangat berguna bagi para pengunjung.

Fasilitas di dalam Taman Air Percut sendiri masih belum memadai, seperti fasilitas berupa tanda atau petunjuk.Hal tersebut membuat para pengunjung kerap bingung mengenai area yang sedang mereka kunjungi. Beberapa tanda dan petunjuk tidak terpasang dengan baik dan jelas, juga tanda – tanda yang ada hanya berupa teks.

Minat baca di Indonesia sangatlah kurang berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya,. Minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001% menurut UNESCO. Masyarakat akan lebih mudah dan cepat memahami jika informasi yang disampaikan terdapat tanda atau petunjuk dalam bentuk suatu gambar.

Maka dari itu penulis memutuskan untuk membuat sign system dalam bentuk gambar agar pengunjung Taman Air Percut lebih mudah, cepat dan tidak banyak membuang waktu karena jika berbentuk teks akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membacanya. Bentuk piktogram sebagai tanda ataupun petunjuk dipasang di lokasi agar para pengunjung Taman Air Percut merasa lebih terbantu dan tidak merasa kesulitan.

II. STUDI LITERATUR

Piktogram menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah aksara yang berupa gambar untuk mengungkapkan amanat tertentu. Menurut Dendi Sudiana ( 2001 : 325 ), sarana komunikasi grafis yang tertua yaitu berupa gambar. Mungkin gambar tertua adalah gambar-gambar yang ada di dinding-dinding gua di Prancis Selatan, Spanyol, dan Amerika. Suatu gambar atau lambang dapat mewakili suatu benda. Terkadang gambar tersebut disederhanakan bentuknya dan dibubuhi arti simbolis sehingga merupakan gambar-tulisan atau piktogram.

Menurut Piliang dalam kata pengantarnya pada buku Semiotika Komunikasi Visual (Tinarbuko, 2009:91) menyatakan bahwa suatu tanda bukan ilmu yang bersifat pasti, melainkan suatu hal yang dibangun oleh pengetahuan yang lebih terbuka. Yang terpenting dalam sistem tanda pada desain komunikasi visual adalah fungsi dari tanda dalam menyampaikan pesan dari pengirim pesan kepada penerima, berdasarkan kode tertentu, yang dimediasi oleh media tertentu.

Dapat disimpulkan sign (tanda) adalah suatu bentuk komunikasi berupa verbal atau visual yang memberikan suatu informasi yang menghasilkan makna. Jenis-jenis tanda yaitu icon (tanda sebagai tiruan sesuatu), index (tanda yang menunjuk sesuatu), Symbol (yang menyimbolkan sesuatu).

Pengertian sign system menurut A, Johanis (2015:2) dilihat dari bahasanya sign system berasal dari bahasa inggris yaitu “sign” yang berarti tanda atau lambang, dan

“system” yang berarti aturan. Signage berfungsi sebagai salah satu media untuk

menginformasikan suatu petunjuk, peringatan, ataupun larangan.

(3)

III. PEMBAHASAN

Perancangan piktograf pada tempat wisata Taman Air Percut Deli Serdang memiliki tujuan yaitu :

1. Mempermudah pengunjung Taman Air Percut mendapatkan informasi.

2. Supaya memperbaiki tata letak informasi yang ada di lokasi tersebut.

Metode Penelitian

Penelitian dilakukan dengan terlebih dahulu mencari data primer yang didapat secara langsung melalui wawancara kepada pengunjung maupun pemilik Taman Air Percut , kemudian melakukan observasi / survey.

a. Wawancara

Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data-data yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas, biasanya langsung kepada narasumber. Yang bisa menjadi narasumber adalah pemilik Taman Air Percut, dan pengunjung yang datang untuk berlibur atau rekreasi kesana, serta orang-orang yang berhubungan dengan Perancangan piktograf pada tempat wisata Taman Air Percut Deli Serdang .

b. Observasi

Observasi dilakukan langsung ke Taman Air Percut Deli Serdang untuk melihat serta melakukan pengumpulan data sebanyak-banyaknya untuk perancangan piktograf. Biasanya data-data tersebut berupa informasi-informasi serta gambar. Penulis memilih metode ini agar dapat mengamati secara langsung dan mengetahui bagaimana situasi dan kondisi di Taman Air Percut.

Menurut dari hasil wawancara yang penulis lakukan dengan dengan nara sumber yaitu pihak pengelola Taman Air Percut, dapat disimpulkan bahwa dari segi kerapian dan penataan area sudah cukup baik, namun mereka juga menyadari perlu adanya penambahan tanda yang berbentuk gambar agar pengunjung merasa lebih terbantu untuk mendapatkan informasi yang jelas.

Beberapa tanda memang sudah dipasang di area wahana tertentu namun hanya berupa teks, menurut wawancara yang dilakukan dengan pengunjung Taman Air Percut hal tersebut nilai masih kurang efektif karena dirasa butuh waktu yang cukup lama untuk membacanya.Maka dari itu perlu adanya tanda berbentuk gambar aar lebih efektif . Jika pengunjung merasa terbantu dengan adanya tanda tersebut, maka akan berdampak bagi bagi Taman Air Percut itu sendiri.

Kemudian dilanjutkan dengan mencari data sekunder, ini berupa data yang sifatnya

mendukung keperluan data primer seperti data visual berupa lokasi-lokasi pada Taman Air

Percut, buku-buku, literatur dan bacaan yang berkaitan dengan perancangan.

(4)

Gambar 1. Area Parkir

Gambar 2. Area Ruang Informasi

Gambar 3. Area Restaurant

(5)

Gambar 4. Stasiun Kereta Api

Gambar 5. Toilet

Gambar 6. Taman

(6)

Gambar 7. Rumah Pohon

Gambar 8. Kandang Merak

Gambar 9. Kandang Merpati

(7)

Gambar 10. Wahana Bola Air

Gambar 11. Wahana Sampan Rakit

Gambar 12. Wahana Bebek Air

(8)

Konsep Perancangan a. Perancangan Piktograf

Berdasarkan keyword yang di dapatkan maka, design piktogram yang akan dibuat akan menggunakan teknik Flat Design, dimana desainnya minimalis dengan menekankan warna yang simple, penulis juga mengambil air sebagai elemen utama dalam pembuatan desainpiktogram ini.

Konsep yang diterapkan dalam pembuatan piktogram ini diambil dari kata kunci yang telah di dapatkan dari hasil brainstorming yaitu edukasi dan air. Konsep berkaitan dengan nilai edukasi, maka dari itu penulis menggunakan tabung air kimia untuk merepresentasikannya dan air yang terdapat di dalam tabung tersebut juga merepresentasikan Taman Air Percut yang lebih didominasi oleh kolam – kolam air.

Warna – warna yang akan digunakan adalah warna yang diambil dari logo Taman Air Percut itu sendiri yaitu biru, hijau, kuning dan ungu, juga ada warna yang diambil seperti putih untuk mentralkannya.

b. Sketsa

Dalam peramcangan piktograf perlu terlebih dahulu membuat sketsa gambar.

Sketsa merupakan sebuah gambaran kasar dan ringan yang berfungsi untuk mengawali atau sebagai kerangka sebuah penggarapan karya perancangan. Sketsa dapat berupa garis- garis, ilustrasi, gambar, buram, coretan, garis besar, rencana, konsep, serta konsep, skenario, bingkai, rentang, dan bentuk. Jadi, jika disederhanakan, gagasan sketsa ini yakni sebuah gambar yang dapat dirancang sebelumnya dengan media garis.

Pada konsep Perancangan piktograf wisata Taman Air Percut Deli Serdang ini , diawali dengan pembuatan sketsa. Terdapat 3 bagian sketsa alternatif pada perancangan ini. Sketsa ini dirancang berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan mengenai Taman Air Percut.

Gambar 13.

Alternatif Sketsa 1

(9)

Gambar 14. Alternatif Sketsa 2

(10)

Gambar 15. Alternatif Sketsa 3

(11)

c. Digital Desain

Berikut merupakan bentuk digital dari piktogram Taman Air Percut.

Gambar 16. Piktogram

(12)

Gambar – gambar tersebut meliputi 13 piktogram mulai dari piktogram Wahana Bola Air, Wahana Bebek Sampan, Wahana Perahu Rakit, Stasiun Kereta, Ruang Informasi, Restoran, Toilet Pria dan Wanita, Kandang Merak dan Merpati, Taman, Rumah Pohon hingga Area Parkir.

d. Konsep Kreatif

Konsep yang diterapkan dalam pembuatan piktogram ini diambil dari kata kunci yang telah di dapatkan dari hasil brainstorming yaitu edukasi dan air. Konsep berkaitan dengan nilai edukasi, maka dari itu penulis menggunakan tabung airkimia untuk merepresentasikannya dan air yang terdapat di dalam tabung tersebut juga merepresentasikan Taman Air Percut yang didominasi oleh kolam – kolam air.

e. Warna

Beberapa warna yang digunakan dalam pembuatan piktogram ini menggunakan warna yang terdapat di dalam logo dari Taman Air Percut itu sendiri. Berikut merupakan warna – warna yang dipakai dalam pembuatan piktogram Taman Air Percut, yaitu :

RGB : #e8cb1b CMYK : #eb8715 PANTONE : 7404 C

RGB : #54b547 CMYK : #58b147 PANTONE : 7738 C

RGB : #2291cf CMYK : #1f91cf PANTONE : 7689 C

RGB: #004e6e CMYK:#0d486a PANTONE:3025 C

RGB : #af368d CMYK : #ae378b PANTONE : 7647 C

RGB : #ffffff CMYK : #ffffff PANTONE : 7541 C

Gambar 17. Warna Piktogram f. Tipografi

Berikut merupakan font yang digunakan dalam piktogram Taman Air Percut, yaitu :

Gambar 18. Pemilihan Tipografi

g. Media Implementasi

Berikut merupakan media implementasi dari piktogram Taman Air Percut.

Font :

Kozuka Gothic Pro

A B C D E F G H I J K L M NO P Q R S T U V W X Y Z

(13)
(14)

Gambar 19. Media Implementasi

IV. KESIMPULAN

Dengan adanya adanya piktogram ini, penulis berharap agar pengunjung dapat merasa lebih terbantu dalam mendapat informasi yang lebih tepat dan jelas. Pengunjung juga diharapkan merasa lebih nyaman dengan adanya piktogram tersebut sehingga dapat memberi nilai lebih kepada Taman Air Percut sebagai tempat wisata yang fasilitasnya memuaskan. Piktogram tersebut juga diharapkan memiliki nilai guna yang baik bagi pihak pengelola Taman Air Percut itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Arsyad, Azhar.2011.Media Pembelajaran.cetakan ke-15.Jakarta:Rajawalli Pers. Jones, Christophe. 1969. Design Methods.

[2] Kusrianto, Adi. 2006. Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi [3] Sachari, Agus . 2005. Metode Penelitian Budaya Rupa. Jakarta: Erlangga

[4] Supriyono, Rahmat. 2010. Desain Komunikasi Visual Teori dan Aplikasi. Yogyakarta:

Andi

[5] Tinarbuko, Sumba. 2009. Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi

Gambar

Gambar 1. Area Parkir
Gambar 4. Stasiun Kereta Api
Gambar 7. Rumah Pohon
Gambar 10. Wahana Bola Air
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian tersebut sama dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, yaitu merupakan komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan

11 いはさまざまであるが,絶対的に中立な発話というものは ありえない。これに対し,言語 ラ ン グ

Pembinaan mutu hasil perikanan pada PPSNJ dari kinerjanya dapat dilihat dari skor pada Gambar 4 yang menunjukkan kinerja dari PPSNJ dianggap cukup baik sampai baik

Perlu diperhatikan dalam proses pemberian layanan terhadap pemustaka tunanetra, seorang pustakawan harus memahami ciri khusus atau karakter dari pemustaka tunanetra

Untuk restorasi tipe B, letakkan selapis tipis bonding ke dalam preparasi kavitas kemudian aplikasi resin ke dalam kavitas dan lakukan penyinaran selama 60

本稿では、まず、SIP Session Initiation Protocol の会議通話向けの拡張を提案した。次に、この 拡張の利用例として、enhance interactive distance learning

Berdasarkan Angket bahwa upaya guru dalam pengembangan sikap dan perilaku siswa di MTs Padang Sappa Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu, dapat diketahui akan pentingnya

Selanjutnya, bab ini juga akan membahas mengenai pelaksanaan bimbingan rohani Islam di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang yang meliputi, tujuan bimbingan rohani