• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENELITIAN DIPA FISIP UNIVERSITAS LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROPOSAL PENELITIAN DIPA FISIP UNIVERSITAS LAMPUNG"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL

PENELITIAN DIPA FISIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Identifikasi Jenis Kapabilitas Dinamis Sebagai Upaya Percepatan Normalisasi Usaha

Akibat Pandemic Covid-19

(Kajian Pada Pelaku Usaha Industri Kreatif, Sub Sektor Fashion)

TIM PENGUSUL :

Dr. Arif Sugiono,S.Sos.,M.Si.

(Ketua; NIDN 0018058002; ID SINTA 6200339) Supriyanto, S.A.B.,M.Si

(Anggota; NIDN 0019098903; ID SINTA 6667724)

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMPUNG

2021

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

PENELITIAN DIPA FISIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Judul Penelitian : Identifikasi Jenis Kapabilitas Dinamis Sebagai Upaya Percepatan Normalisasi Usaha Akibat Pandemic Covid-19 (Kajian Pada Industri Kreatif, Sub Sektor Fashion)

Manfaat sosial ekonomi : Sebagai sarana bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dalam mengelola organisasinya, sehingga memiliki daya adaptasi yang kuat terhadap perubahan lingkungan,, sehingga bisa meningkatkan kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Jenis penelitian : Penelitian DIPA Fakultas Ketua Peneliti

a. Nama Lengkap : Dr. Arif Sugiono,S.Sos.,M.Si.

b. NIDN : 0018058002

c. SHINTA ID : 6200339

c. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

d. Program Studi : Ilmu Administrasi Bisnis

e. Nomor HP : 081384127937

f. Alamat surel (e-mail) : [email protected] Anggota Peneliti 1

a. Nama Lengkap : Supriyanto,S.A.B.,M.Si.

b. NIDN : 0019098903

c. SHINTA ID : 6667724

d. Program Studi : Ilmu Administrasi Bisnis

Lokasi : Sub Sektor di Lampung

Luaran Kegiatan : Jenis DC pada organisasi yang berada pada tahap elaboration

Lama kegiatan : 6 Bulan

Biaya Penelitian : Rp. 12.500.000 (Dua Belas Juta Lima ratus Ribu Rupiah) Sumber dana : DIPA BLU FISIP Tahun Anggaran 2021

Bandar Lampung, 10 April 2021 Mengetahui,

Ketua Jurusan Ilmu Adm. Bisnis Ketua Peneliti,

Suprihatin Ali, S.Sos, M.Sc NIP.197409182001121001

Dr. Arif Sugiono

NIP. 198005182000111100 Menyetujui,

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja sama,

Dr. Dedy Hermawan, M.Si.

NIP 197507202003121002

ii

(3)

IDENTITAS DAN URAIAN UMUM

PENELITIAN DIPA FISIP UNIVERSITAS LAMPUNG

1. Judul Penelitian

: Identifikasi Jenis Kapabilitas Dinamis Sebagai Upaya Percepatan Normalisasi Usaha Akibat Pandemic Covid-19 (Kajian Pada Industri Kreatif, Sub Sektor Fashion)

2. Tim Peneliti :

No Nama Jabatan Bidang Keahlian Program Alokasi

Studi Waktu

(jam/mingg u)

1. Dr. Arif Sugiono Ketua Entrepreneur, Teori Ilmu 15 Jam Organisasi, Pemasaran Administrasi /Minggu dan Strategic Bisnis FISIP

Management Unila

2. Supriyanto, M.Si Anggota Keuangan Ilmu Adm. 10 Jam

Bisnis /Minggu FISIP Unila

3. Objek Penelitian (jenis material yang akan diteliti dan segi penelitian):

Kapabilitas dinamis, khususnya jenis kapabilitas dinamis, yang digunakan para pelaku industri kreatif yang organization life cyclenya berada pada tahap elaboration.

4. Masa Pelaksanaan

Mulai : Mei 2021 .

Berakhir : November 2021

5. Usulan Biaya: Rp. 12.500.000 (12.500.000) 6. Lokasi Penelitian : Kota Bandar Lampung

7. Instansi lain yang terlibat (jika ada, dan uraikan apa kontributornya) : Tidak ada.

8. Temuan yang ditargetkan:

Jenis dan penggunaan Kapabilitas dinamis bagi pelaku industri kreatif wilayah kota Bandar Lampung.

9. Kontribusi mendasar pada suatu bidang ilmu :

Riset ini akan berkontribusi pada pengembangan keilmuan strategic management, yang didalamnya fokus pada pengembangan jenis kapabilitas dinamis dalam perspektif resource based view.

Pengembangan varian/jenis kapabilitas dinamis diperlukan, karena posisi dari kapabilitas dinamis yang berada pada firm.

10. Jurnal ilmiah yang menjadi sasaran untuk setiap penerima Hibah Penelitian Fakultas:

- Jurnal Nasional Terakreditasi (Sinta 3, 5),

iii

(4)

RINGKASAN

Dinamika lingkungan yang dinamis (baca : adanya pandemi covid 19) berimplikasi terhadap perlunya kajian jenis kapabilitas dinamis, bagi pelaku bisnis yang terdampak adanya pandemi covid-19 Hal ini disebabkan karena posisi dari kapabilitas dinamis berada pada firm/organisasi yang berfungsi sebagai sarana untuk merespon dinamika lingkungan, agar pelaku usaha dapat beradaptasi terhadap dinamika lingkugan. Riset ini merupakan riset lanjutan, dari riset sebelumnya yang bertujuan untuk mengembangkan dan melengkapi jenis- jenis kapabilitas dinamis yang didasarkan pada karakteristik daur hidup organisasi yang didasarkan pada dinamika lingkungan yang dihadapi, yakni tahap elaboration. Sehingga akan didapatkan jenis-jenis kapabilitas dinamis dalam setiap tahapan yang sesuai dengan kondisi aktual yang sedang dihadapi.

Tujuan riset ini adalah mengidentifikasi jenis kapabilitas dinamis sebuah organisasi pelaku industri kreatif yang berada pada tahap pemulihan dan normalisasi pasca pandemi covid-19 (baca : pada tahapan Organization Life Cycle berada pada tahap elaborsai, yakni tahap perluasan/ekspansi). Maka lokus penelitian ini adalah para pelaku industri kreatif yang tersebar di 16 subsektor, dengan kriteria : (i).Kerja tim dalam kerangka struktur organisasi, pola pikir dalam kerangka organisasi kecil; (ii). Memiliki multi produk dan lini layanan; (iii).

Reward & Control System extensive dan disesuaikan produk dan departemen; (iv). Inovasi dilakukan oleh tim R&D; (v). Tujuananya adalah reputasi organisasi; (vi). Management style mengedepankan pendekatan tim; (vi). Fokus pada mengembangkan bisnis. Dipihnya industri kreatif, karena industri ini berdaa pada emerging industry, dan akan menjadi gelombang ekonomi baru di masa yang akan datang, yang didominasi oleh peran teknologi informasi/internet of things. Alasan dipilihnya Kota Bandar Lampung sebagai lokasi penelitian, dikarenakan adanya pertumbuhan dan kontribusi industri kreatif yang relatif baik, jika dibandingkan dengan wilayah kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung. Metode yang digunakan adalah case study, dengan pendekatan naturalistic, penentuan informan menggunakan teknik purposive, dan strategi snowball. Teknik pengambilan data melalui indepth interview, observasi dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model interaktif.

Secara teoritis, hasil yang diharapkan dari riset ini adalah, pengembangan keilmuan di bidang strategic management, khususnya resource based view, melalui teridentifikasinya jenis kapabilitas dinamis bagi pelaku industri kreatif sub sektor fashion pada tahap pemulihan dan normalisasi. Selain itu, sekaligus peningkatan kuantitas publikasi internasional yang bereputasi di lingkungan Universitas Lampung.

Kata Kunci : jenis kapabilitas dinamis, industri kreatif, sub sektor fashion.

iv

(5)

Daftar Isi

Hal

Halaman Judul i

Halaman Pengesahan ii

Identitas dan Uraian Umum iii

Ringkasan iv

Daftar Isi v

Bab I.Pendahuluan……… 1

Bab II. Tinjauan Pustaka………. 3

2.1. Manajemen Strategis……… 3

2.2. Resource Based Theory dan Kapabilitas Dinamis………... 3

2.3. Posisi dan Bentuk Kapabilitas Dinamis………... 5

Bab III. Metode Penelitian………... 7

Bab IV.Biaya dan Jadwal Penelitian……….. 8

4.1. Anggaran Biaya Penelitian……….. 8

4.2. Jadwal Penelitian……….. 9

Refferensi……… 10

Lampiran………. 13

v

(6)

BAB I. PENDAHULUAN

Dinamika lingkungan yang dinamis, yang salah satunya disebabkan pandemi covid- 19, memaksa sebagian besar pelaku bisnis, khususnya pelaku industri kreatif untuk mereorientasi model dan strategi bisnisnya, agar tetap survive disaat pandemi sedang berlangsung dan ketika pasca pandemic akan berkahir dengan tatanan kehidupan normal baru.

Dengan kata lain, pelaku industri kreatif harus memiiki kapabilitas dinamis yang mampu menjawab peluang dan tantangan yang muncul, akibat pandemi ini. Berdasarkan rencana mitigasi sektor Parekraf dalam menangani dampak pandemi covid-19, maka peridoe Juli sampai Desember 2020 adalah tahap pemulihan, dan dilanjutkan tahap normalisasi yang direncanakan pada periode Januari sampai Desember 2021. Berbagai program dan dukungan teah disiapkan guna memperkuat daya adaptasi dan daya tahan para pelaku sektor industri kreatif dalam menghadapi pandemi ini. Kemenparekraf, RI (2020).

Sementara itu, perbedaan daya adaptasi dan daya tahan diantara pelaku industri kreatif, dalam merespon dinamika lingkungan saat ini, dapat dianalisis dari dua perspektif, yakni market based view dan resource based view. Terkait hal ini, Sugiono (2018), menjelaskan bahwa, perspektif market based view, pada dasarnya melihat sebuah organisasi sebagai sebuah system terbuka, sehingga menuntut organisasi untuk berinterkasi dengan lingkungan, agar mampu beradaptasi dengan baik. Sebaliknya resource based view, lahir dari pemahaman bahwa organisasi pada dasarnya adalah kumpulan resource, dan agar supaya resource yang dimiliki dapat menciptakan sustainable competitive advantage bagi organisasi di tengah dinamika lingkungan, maka harus selalu berusaha menciptakan dan menyesuaikan kapabilitas dinamis yang dibutuhkan, sesuai dengan dinamika lingkungan itu sendiri.

Korelasi antara jenis dan kepemilikan kapabilitas dinamis dengan keunggulan daya saing yang berkelanjutan di sebuah organisasi menunjukkan pengaruh yang sangat significant, (Teece.,et.al, 1997; Eisenhard & Martin, 2000; Winter, 2003; Banerjee, et al., 2018). Hal yang kurang lebih sama juga ditegaskan oleh beberapa peneliti lain, yang pada intinya juga menunjukkan kapabilitas dinamis merupakan kepanjangan dari resource based view yang di dalamnya menganalisis sumber keunggulan bersaing dalam kondisi karakteristik sumber daya yang berubah secara cepat. (Schumpeter, 1934; Eisenhart & Martin, 2000; Wojcik, 2015).

Posisi kapabilitas dinamis, yang berada pada organisasi. Menuntut adanya karakteristik dan kekhasan jenis kapabilitas dinamis. Sehingga menuntut identifikasi jenis kapabilitas dinamis yang sangat bervaraisi (Teece, et.al, 1997; Zollo & Winter, 2002; Teece, 2007; Madhani, 2010). Pentingnya heterogenitas jenis kapabilitas dinamis di seluruh perusahaan/organisasi, yang

1

(7)

disebabkan karena keunikan dan spesifikasi organisasi, menjadikan pembahasan jenis kapabilitas dinamis menjadi kajian tersendiri dan menarik. Hal itu setidaknya dapat di lihat dari beberapa penelitian yang fokus pada identifikasi jenis-jenis kapabilitas dinamis dari berbagai sudut pandang, kategori, dan karakteristik organisasi yang berbeda.

Mereka yang mengidentifikasi jenis kapabilitas dinamis dari berbagai sudut pandang, diantaranya Mitchell (2007), mengidentifikasi sebuah acquisition based kapabilitas dinamis.

Madsen (2010) mengidentifikasi jenis kapabilitas dinamis dasar yang seharusnya dimiliki sebuah organisasi. Mc Knight (2012), mengidentifikasi kapabilitas dinamis yang berkaitan dengan desain struktur organisasi. Berdasarkan kajian jenis kapabilitas dinamis di atas, terlihat, jika identifikasi jenis kapabilitas berkembang secara sporadic (tergantung minat peneliti, dan belum didasarkan pada dasar/pertimbangan tertentu).

Agar mempermudah penggunaan dan penggembangan identifikasi jenis kapabilitas dinamis, Sugiono (2017) menekankan akan pentingnya kategorisasi dalam mengidentifikasi dan mengembangkan jenis kapabilitas dinamis bagi sebuah organisasi. Salah satu, kategorisasi, adalah pengembangan jenis kapabilitas dinamis yang didasarkan pada tahapan organization life cycle/OLC, yakni tahap entrepreneurial, collectivity, formalization dan elaboration. Dengan menjadikan tahapan OLC sebagai kategorisasi dalam mengidentifikasi kapabilitas dinamis, diharapkan akan mempermudah peta pengembangan jenis kapabilitas dinamis. Walaupun tidak menutup kemungkinan akan muncul kategorisisasi-kategorisasi lainnya dengan tetap mendasarkan pada tahapan OLC (Greiner, 1972; Dufour, et al., 2018)

Berangkat dari kondisi tersebut, Sugiono (2017, 2019), mengidentifikasi jenis kemampuan dinamis berangkat dari kategori OLC, yakni identifikasi jenis kapabiliats dinamis pada tahap entreprenuiral dan formalization), dengan tetap memperhatikan dinamika lingkungan dari sebuah organisasi itu sendiri. Sebagai respon atas dinamika lingkungan (pandemi covid-19) dan kelanjutan dari penelitian sebelumnya, maka penelitian ini akan dilakukan pada organisasi yang berbeda tahap life cyclenya berada pada tahap elaboration sebagaimana sejalan yang direncanakan kemparkeraf, yakni tahap pemulihan dan normalisasi.

(Greiner,1972; Kemenparekraf RI, 2020).

Sehingga target dari penelitian ini adalah teridentifikasinya jenis-jenis kapabilitas dinamis yang harus dimiliki organisasi pada tahap elaboration. Dipilihnya lokasi penelitian di Kota Bandar Lampung, dikarenakan pertumbuhan pelaku industri kreatif di wilayah ini, menunjukkan angka yang menggembirakan dibandingkan Kab/kota lain di Provinsi Lampung.

2

(8)

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Manajemen Strategis

Kajian tentang Manajemen strategis, tidak bisa dilepaskan dari bahasan tentang organisasi secara formal, dimulai dengan peneliti-peneliti klasik, diantaranya Smith (1776), Taylor (1911), Fayol (1916), Weber (1947) dan Davis (1951). Peneliti-peneiti tersebut, lebih memfokuskan pada kajian-kajian yang bersifat scientific mekanistis. Perkembangan kajian organisasi selanjutnya didominasi dengan tema-tema yang bersifat humanistic/behavioral, diantaranya Mayo (1933), Bernard (1938 dalam Robbins (1990), Gregor (1960).

Perkembangan selanjutnya, munculah pendekatan modern (Yang, et.al, 2013; Onday, 2016). Tema utama pendekatan ini, adalah bagaimana sebuah organisasi mampu memecahkan masalah sehingga dapat menciptakan keunggulan kompettif dan profitabilitas yang baik.

Namun yang membuat berbeda, antara perspektif modern dengan perspektif-perspektif sebelumnya (era sains/mekanistis dan behavioral), adalah di era modern, terdapat adanya penekanan tentang pentingnya keseimbangan antara apa yang terjadi diinternal (individu) dan eksternal organisasi (lingkungan) dengan mengembangkan kompetensi inti, dan beradaptasi dengan perubahan, sambil mengoptimalkan untuk mencapai efesiensi dalam rangka untuk meminimalkan penggunaan sumber daya yang langka. Sebuah penekanan yang hampir tidak kita jumpai di era-era sebelumnya.

Tiga pendekatan yang ada dalam pendekatan modern adalah (i). General system (Boulding, 1956; Bertalanffy, 1972; Drack & Pouvreau, 2015), (ii). Socio technical system theory (Trist & Bamforth, 1951; Savaget, et al., 2019) dan (iii). Contingency theory (Abba, et al., 2018). Selanjutnya, berkembang beberapa teori turunan dari tiga pendekatan modern di atas, diantaranya resource based theory dan konsep turunannya, yakni kapabilitas dinamis, manajemen stratejik knowledge management, supply chain management, total quality management, dan berbagai konsep lainnya.

2.2. Resorce Based Theory dan Kapabilitas Dinamis

Resource based theory, pada dasarnya adalah sebuah kerangka kerja teoritis yang mempelajari sumber daya yang dimiliki perusahaan dalam rangka menciptakan keunggulan bersaing dan bagaimana cara mendapatkan keuntungan secara berkelanjutan (Prahalad &

Hamel, 1990 ; Barney & Clark, 2007; Teece, 2011). Selanjutnya, menurut Barney & Clark (2007), resource based theory dikembangkan dari beberapa teori diantaranya : Pertama, the traditional study of distinctive competencies. (Porter dalam Barney & Clark, 2007). Kedua,

3

(9)

Ricardian land rents, (Ricardo dalam Barney & Clark 2007). Ketiga, Penrose Analysis/Penrosian economics, dimotori oleh Penrose (1959). Keempat, The study of the antitrust implications of economic (Demsetz 1973 dalam Barney dan Clark 2007).

Inti dari resource based theory, adalah terciptanya competitive advantage sebuah organisasi, dengan cara megelola/memproses dengan baik sumber daya yang dimilikinya.

Setiap organisasi memiliki sumber daya yang terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya fisik, sumber daya organisasi dan sumber daya finansial. Barney & Clark (2007), menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya yang baik, akan membawa sebuah perusahaan mencapai keunggulan bersaing. Namun, sumber daya tersebut harus memiliki beberapa karakteristik diantaranya VRIN, yakni Valuabele/berharga dan mampu sebagai leverage demi terciptanya efektivitas organisasi ; Rare/langka dan sangat diminati/high demand ; Immitability/sulit ditiru

; Not Subtitute/sulit dicari penggantinya. Namun firm capability, tidak menjamin sebuah organisasi akan mampu terus beradaptasi, di tengah dinamika lingkungan yang selalu memberikan ancaman sekaligus peluang. Untuk itu harus dibutuhkan sebuah kapabilitas dinamis guna menghasilkan sustainable competitive advantage(Simon, 2010).

Kapabilitas dinamis setidaknya memiliki beberapa kapasitas inti yang harus ada, diantaranya mengidentifikasi dinamika business ecosystem sehingga memahami apa yang menjadi keinginan atau peluang untuk berubah, menformulasikan respon atas tuntutan peluang tersebut dan akhirnya megimplementasikan langkah yang telah diformulasikan.

Dengan tetap tidak mengabaikan prinsip contingency dalam mengimplementasikannya.

Dengan kata lain, untuk memahami bagaimana organisasi merespon tuntutan perubahan tersebut, kita harus memahami proses strategic management dari sebuah perusahaan.

Perbedaan fokus pembahasan definisi tentang kapabilitas dinamis dengan berbagai kelemahannya, menjadikan pendekatan convergensi dalam memahami pembahasan kapabilitas dinamis, diharapkan mampu menghimpun perbedaan fokus definisi dari beberapa peneliti di atas. Sehingga mampu memberikan definisi yang lebih komprehensip. Atas dasar pertimbangan di atas, maka kapabilitas dinamis dapat didefinisikan sebagai sebuah proses adaptasi terhadap dinamika business ecosystem, sebagai bahan bagi organisasi melakukan proses pembelajaran, sehingga memiliki kapabilitas untuk merubah, menetapkan, mengintegrasikan, menyusun kembali sumber daya yang dimiliki menjadi sebuah kapabilitas baru melalui operasi rutin, yang pada akhirnya menjadikan organisasi mencapai keunggulan daya saing yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, sebagai konsekwensi dari definisi kapabilitas dinamis yang di bangun atas dasar pendekatan convergensi dari perbedaan fokus pembahasan yang selama ini ada,

4

(10)

maka akan terdapat beberapa kata kunci, yakni Pertama, proses adaptasi terhadap dinamika ekosistem business yang meruapakan representasi dari pentingnya pemahaman dinamika lingkungan business dalam desain kapabilitas dinamis. Kedua, proses pembelajaran dalam mengelola sumber daya, yang menunjukkan bahwa proses penciptaan kapabilitas dinamis tidak bisa dilepaskan dari aktivitas pembelajaran. Ketiga, kapabilitas menunjukkan bahwa sebagai sebuah kapabilitas yang dibangun dari dinamika lingkungan, maka mempunyai life cycle, dimana kecenderungannya menunjukkan bahwa semakin dinamis lingkungan, maka semakin pendek life cycle dari kapabilitas yang dimiliki sebuah organisasi. dan Empat, keunggulan bersaing yang berkelanjutan, merupakan hasil akhir dari kapabilitas dinamis, yang pada akhirnya mampu menempatkan posisi sebuah perusahaan pada kemampuan daya saing yang berkelanjutan.

2.2. Posisi dan Bentuk Kapabilitas Dinamis

Sebagai konsep turunan dari resource based view, maka unit analis dari kapabilitas dinamis berada pada level firm. Hal ini berangkat dari sebuah asumsi, bahwa resource based view, menganggap perusahaan sebagai sebuah kumpulan dari sumber daya. Dengan kumpulan sumber daya itulah, menjadikan perusahaan memiliki kapabilitas dinamis yang berbeda sesuai dengan visi, misi masing-masing perusahaan. Argumentasi diatas sesuai dengan pemikiran Madani (2010), yang menekankan posisi kapabilitas dinamis, berada pada level firm

Berkaitan dengan bentuk dari kapabilitas dinamis yang sangat beragam. Madsen (2010), mengidentifkasi empat type umum dari kapabilitas dinamis. Tapi yang perlu diingat, pembahasan kapabilitas dinamis bukan dalam kerangka mengenaralisasi kapabilitas dinamis itu sendiri. Sebagaimana ditegaskan oleh Helfat, et al., (2007) yang menyatakan bahwa tidak semua kapabilitas dinamis dapat melayani semua fungsi yang ada di dalam organisasi. Setiap tujuan yang berbeda memiliki permintaan terhadap kapabilitas dinamis yang berbeda pula.

Selanjutnya, Madsen (2010), juga menegaskan bahwa setiap kapabilitas dinamis akan bekerja dengan cara yang sangat berbeda, berdasarkan situasi di mana perusahaan menjalankan aktivitasnya. Sehingga implikasi lanjutannya adalah diperlukan kapabilitas dinamis yang berbeda untuk setiap cara yang berbeda pula. Berangkat dari sifat kapabilitas dinamis yang sangat khas sesuai dengan tujuan, situasi dan karakteristik organisasi, maka berbagai type kapabilitas dinamis sangat beragam. Keheterogenan jenis kapabilitas dinamis di seluruh perusahaan, yang terletak pada keunikan dan spesifikasi perusahaan juga dikemukakan oleh beberapa peneliti (Teece et al., 1997; Zollo & Winter, 2002; Teece, 2011).

5

(11)

Mc Knight (2012), juga menginventaris beberapa contoh kapabilitas dinamis, terutama yang berkaitan dengan topik yang lebih spesifik, jika dibandingkan dengan Madsen di atas. Mithcell (2007) mengembangkan sebuah acquisition based. Lebih lanjut Mitchell (2007), mengidentifikasi setidaknya diperlukan minimal 3 kapabilitas dinamis ketika perusahaan ingin sukses melakukan acquisition. Mereka yang pada umumnya berpendapat bahwa keheterogenan kapabilitas dinamis, terjadi pada seluruh perusahaan, menempatkan kapabilitas dinamis pada beberapa sifat dasar diantaranya kapabilitas dinamis lebih merujuk pada kemampuan/kapasitas, kumpulan aktivitas yang polanya stabil.

Berdasarkan beberapa kajian tentang jenis kapabilitas dinamis di atas, menunjukkan bahwa belum ada sebuah upaya systematis, guna mengembangkan jenis kapabilitas dinamis yang didasarkan pada kategorisasi, karakteristik organisasi, dengan tanpa meghilangkan keberagaman kapabilitas dinamis itu sendiri. Sugiono (2017), mengidentifikasi jenis kapabilitas dinamis berdasarkan pada tahapan daur hidup organisasi. Sugiono (2017, 2019), fokus pada organisasi yang berada pada tahap formalization dan dilanjutkan pada tahap entrepreneurial. Sebagai lanjutan dan pengembangan dari penelitian sebelumnya, penelitian ini tetap mengambil fokus yang sama, namun dengan lokus dan karakteristik yang berbeda,, yakni tahap elaboration. Lokus penelitian ini adalah pelaku industri kreatif yang tersebar di 16 sub sektor. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah bagian dari pengembangan teoritis dari jenis-jenis kapabilitas dinamis untuk organisasi yang berada pada tahap daur hidup entrepreneurial, collectivity dan formalization.. Roadmap penelitian ini dapat dijelaskan dalam tabel sebagai berikut :

Tabel 1. Road Map Penelitian

Tahun Pelaksanaan Riset

2017 & 2018 2019 2020 2021

Jenis kapabilitas dinamis Jenis Kapabilitas Dinamis Pada Jenis kapabilitas Jenis kapabilitas Tema pada organisasi tahap Organisasi tahap memulai / dinamis pada organisasi dinamis pada

collectivity & introduction / rintisan tahap organisasi tahap

formalization/growth elaboration decline

Skema Hibah Disertasi Doktor Skema Pascasarjana Skema Pascasarjana

Stra Nas BLU Unila (BLU Unila)

1. Dua Publikasi Jurnal 1. Satu Buku Referensi ISBN 1. Publikasi Terindeks Menyesuaikan

internasional terindeks (2019) Scopus, atau skema

Output Ebsco, DOAJ (2017) 2. Satu Proceeding dalam 2. Publikasi terindeks penelitian pada yang 2. Satu Publikasi di Jurnal national Conference; Sinta 2 tahun berjalan.

sudah Terakreditasi Nasional 3. Satu Publikasi di Jurnal 3. Penerbitan sertifikat dicapai (Sinta 3) (2018) Nasional Terakreditasi (Sinta Hak Cipta;

(2017- 3. Terbit Buku Referensi 2) 2019.

2019) ISBN (2017) 4. Terbit Sertifikat Hak

Target Cipta/Paten Nomor

Output 000150880

(2020)

6

(12)

BAB III. METODE PENELITIAN.

Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah naturalsitik/kualitatif.

Sedangkan strategi/jenis penelitian case studies dengan type snapshoot deskriptif (Stake, 2010; Yin, 2011; Creswell, 2014) Penentuan informan menggunakan teknik purposive dengan strategi snowball. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah in- depth interview, observasi dan studi kepustakaan/dokumen. Sekaligus berfungsi sebagai data triangulation, yakni penggunaan lebih dari satu metode pengumpulan data, dalam kasus tunggal, Patton (2002). Anggota Peneliti (pembimbing 2) dan mahasiswa melakukan wawancara dan observasi dengan fokus pada kondisi organisasisi dan posisi life cyclenya, kemudian dilanjutkan indepth interview, observasi yang dilakukan oleh ketua Peneliti (pembimbing 1) dan mahasiswa melakukan indepth interview ke informan dengan fokus pengambilan data tentang bentuk dynamic capabilities.

Sebagai upaya untuk memahami makna dari fenomena yang diteliti, peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitian harus berusaha menghayati dan terlibat secara langsung, berinteraksi dengan subjek-subjek yang diteliti. Agar peran sebagai instrumen utama berjalan dengan baik, peneliti menggunakan beberapa alat bantu yang pada umumnya digunakan dalam penelitian. Alat bantu tersebut diantaranya perekam suara/tape recorder, perekam visual/video recorder, alat tulis dan laptop. Kriteria informan meliputi (i). key person pada organisasi pelaku industri kreatif yang sedang pada tahap elaboration; (ii).Durasi waktu menjalankan bisnis > 5 (lima) tahun; (iii). Mengimplementasikan technology acceptance model atau model teknologi yang sejenis; (iv). Kreativitas menjadi isu utama dalam mengelola organisasi.

Analisis data menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Sebelum melakukan analisa, data harus dikumpulkan, diproses melalui pentahapan yang sistematis (reduction, display) kemudian diinterpretasikan. Tahapan analisa deskriptif kualitatif pada umumnya, menggunakan model interactive model of analysis yang dikembangkan oleh Miles dan Hubberman (1994). Pada analisis ini terdapat beberapa tahap diantaranya reduction, display, dan penarikan kesimpulan. Adapun alur penelitiannya, adalah sebagai berikut :

7

(13)

Pelaku Industri Kreatif yang berada pada tahap elaboration yang tersebar di 16 sub sektor yang ada di wilayah Kota Bandar Lampung

Purposive,Sno wball dlmKeterlibatan Mahasiswa S2 Aktivitas Riset

Market Based View Resource Based View

Indepth Interview(IDI), Observasi dan Studi Pustaka (Data Triangulation)

 Anggota Peneliti Fokus pada IDI dan observasi tentang kondisi organisasi dan tahap life cyclenya;

 Ketua Peneliti Fokus pada IDI dan observasi tentang Bentuk dynamic Capabilities

Identifikasi Bentuk Kapabilitas Dinamis (Analisis Data menggunakan model Interaktive)

Output 1 :

Output 2 Jenis Kapabilitas Dinamis

Publikasi, sesuai target yang Pelaku Industri Kreatif Tahap

ditentukan Elaboration

pelaku-pelaku usaha tahap lainnya dlm penciptaan kapabilitas dinamis bagi Bisa dijadikan banchmark dan feedback

Gambar 1. Diagram Alir Penelitian

8

(14)

BAB IV. BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN 4.1. Anggaran Biaya Penelitian

Peneitian ini membutuhkan dana sebesar Rp. 12.500.000,- (dua belas juta, lima ratus ribu rupiah), dengan 4 komponen utama, dengan rincian sebagai berikut dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 2.

Rencana Anggaran Biaya

HARGA

VOLUME SATUAN

SATUAN JUMLAH

NO URAIAN (Rp) (Rp)

1 Pengadaan Alat dan bahan

a Sewa Tape Recorder 1 Buah 3 Bulan 600,000 1,800,000

b Sewa Handycamp 1 Buah 3 Bulan 600,000 1,800,000

c Beli Flasdisk + Tipe Ex 4 Buah 1 Kali 150,000 600,000

Sub Total 4.200.000

2 ATK/Bahan Habis Pakai

a Beli Amplop, dll 1 Kali 1 Kali 30,000 30,000

b Beli Materai 10 Buah 1 Kali 6,000 60,000

c Beli Kertas 1 Kali 2 Kali 100,000 200,000

d Isi Tinta 1 Kali 1 Kali 100.000 100,000

e FC Raugh Data Analysis 1 Kali 1 Ls 500,000 500,000

f FC Raugh Data untuk Display data 1 Kali 1 Ls 400,000 400,000

g FC Naskah Final Telaah (revisi) 1 Kali 1 Ls 400,000 400,000

h FC Laporan Kemajuan 1 Kali 1 Ls 300,000 300,000

i FC Laporan Akhir 1 Kali 1 Ls 500,000 500,000

j Beli Materai 10 Buah 1 Kali 6,000 60,000

Sub Total 2.500,000

3 Travel Expenditure

a Sewa Mobil Untuk Interview I 1 Kali 2 Kali 500,000 1,000,000

b Sewa Mobil Untuk Interview II 1 Kali 2 Kali 500,000 1,000,000

c Sewa Mobil Untuk Observasi I 1 Kali 3 Kali 300,000 900,000

d Sewa Mobil Untuk Observasi II 1 Kali 3 Kali 300,000 900,000

3.800.000

4 Laporan/Diseminasi/Publikasi

a Biaya Translete & Editing 2 Kali 1 Kali 500,000 500,000

b Biaya Publikasi Ke Jurnal 1 Kali 1 Kali 1.500,000 1.500,000

2.000.000

JUMLAH 12.500.00

9

(15)

4.2. Jadwal Penelitian

Penelitian akan dilaksanakan selama 6 (enam) bulan, mulai bulan Mei 2021 sampai November 2021. Adapun detail rencana aktivitas penelitian ini, detailnya sebagai berikut :

Tabel 3.

Jadwal Penelitian

No Kegiatan Tahun 2021, Bulan Ke

5 6 7 8 9 1 1 0 1 1 Pengumpulan data Wawancara ke Informan, Observasi dan

Studi Pustka

2 Analisis dan Pengumpulan data tambahan (Jika Diperlukan)

3 Analisis dan Pengumpulan data tambahan (Jika Diperlukan)

4 Penulisan Laporan penelitian awal

5 Diseminasi hasil riset dengan mengikuti conference dan Publikasi sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan

REFERENSI

Abba, Magaji, Lawan Y & Naziru S. 2018. Explored and Critique of Contingency Theory for Management Accounting Research. Journal of Accounting and Financial Management.

Vol.4.No.5. pp.40-50.

Barney, Jay. B, & Clark, Derlwyn, N, 2007. Resourced Based Theory : Creating & Sustaining Competitive Advantage. Oxford University Press.

Banerjee, Chandra S, Ayesha F, Shivakant U. 2018. The Relationship between Dynamic Capabilities, Competitive Advantage & Organizational Performance. International Journal of Interdisciplinary Research and Innovations. Vol. 6, Issue 3, pp: (603-610) Bertalanffy, Ludwing Von, 1972. The History and Status of General Systems Theory. The

Academy of Management Journal. Vol.15, No.4.pp.407-426.

http://www.jstor.org/stable/255139 .

Boulding, Kenneth E, 1956. General System Theory-The Skeleton of Science. Management Science.,2, P.197-208.

Creswell J.W.2014. Research Design : Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches, Thrid Edition. Los Angeles : SAGE Publication

Davis, Ralph. C.1951. The Fundamentals of Top Management.New York. Harper & Row.

Dufour, Y., Steane, P. and Corriveau, A.M., 2018. From the organizational lifecycle to

“ecocycle”: a configurational approach to strategic thinking. Asia-Pacific Journal of Business Administration, 10(2-3), pp.171-183. https://doi.org/10.1108/APJBA-05-2018- 0095.

Drack Manfred, David Pouvreanu. 2015. On the history of Ludwing von Bertalanffy’s

“General systemology” and on its relationship to cybernetics-part III : Convergences and divergences. International Journal of General System. Vol 44. No.5. pp 523-571.

http://dx.doi.org/10.1080/03081079.2014.1000642

Eisenhardt, K. M., & Martin, J. A. 2000. Dynamic capabilities: What are they? Strategic Management Journal, 21(10-11): 1105-1121.

Fayol, H.1916. Administration Industrelle et Generale. Dunod.Paris.

10

(16)

Greiner, Lary E. 1972. Evolution and Revolution as Organization Grow. Harvard Business Review, July- August. P.37-46.

Gregor, Douglas, Mc. 1960. The Human Side Enterprise. NewYork.Mcgraw-Hill.

Helfat, C.E., Finkelstein, S., Mitchell, W., Peteraf, M.A., Singh, H., Teece, D. and Winter, S., (2007): Dynamic Capabilities: Understanding Strategic Change in Organisations, Blackwell Publishing, Malden

Katz, Daniel & Kahn, Robert L. 1966. The Social Psychology Of Organization. New York.

John Wiley.

Madhani, Pankaj M, 2010. The Resource Based View (RBV) : Issues and Perspective. A Journal of Research of Prestige InstituteOf Management, Vol.1, No.1. PP.43-55

Madsen, Einar L, 2010. A dynamic Capability Framework : Generik types of dynamic capabilities and their relationship to entrepreneurship.Edward Elgar. Cheltenham UK

& Northampton, MA, USA

Mayo, E.1933. The Human Problems Of Industrial Civilization. New York McMillan.

Mc Knight, Brent, 2012. Developing Dynamic Capabilities Environments of Persistent Disturbances. The School of Graduate and Postdoctoral Studies The University of Western Ontario London, Ontario, Canada

Miles,M.B. & Huberman,A.M. 1994. Qualitative data analysis : A sourcebook of new methods. Thousand Oaks.CA : Sage Publication

Mitchell, Will. 2007. Acquisition-Based Dynamic Capabilities. Blackwell Publishing.

Ondya, Ozgur.2016. Classical to Modern Organization Theory. International Journal of Business and Management Review. Vol.4.No.2.pp.15-59.

Patton, Michael Q. 2015. Qualitative Research & Evaluation Methods. 4rd Edition.Sage Publications. P.247

Penrose, E.T.1959. The Theory Of the Growth The Firm. New York. John Wiley & Son Prahalad,C.K & Gary Hamel. 1990. The Core Competence of The Corporation. Harvard

Business Review. June 79-91.

Robbins,Stephen P. 1990. Organization Theory : Structure,Design and Applications. Prentice hall. New Jersey USA.

Savaget Paulo, Martin G, Ali K, Steve E. 2019. The theoretical foundations of sociotechnical system change for sustainability : A Systematic literature review. Journal of Cleaner Production. No.206.pp878-892. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.09.208.

Sugiono,Arif. 2017. Penciptaan Model Dynamic Capabilities. Disertasi Program Pascasarjana Ilmu Administrasi Bisnis. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Padjadjaran

---. 2018. Resource Based View dalam Kerangka Model Strategic Management.

Jurnal Adbispreneur. Nomor 3. Vol.3.Departemen Ilmu Administrasi Bisnis.Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Padjadjaran. P. 195-205.

---. 2019. The Types of Dynamic Capabilities of Start Up Entrepreneurs (A Study in Gastronomic Sub-Sector in Creative Industry). Jurnal Adbispreneur. Nomor 3.

Vol.3.Departemen Ilmu Administrasi Bisnis.Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Universitas Padjadjaran. P. 195-205. Nomor 2. Vol.2.P.89-90

Schumpeter, J. 1934. The Theory of Economic Development. Cambridge. Harvard University Press.

Simon, Herbert A.1947. Administrative Behaviour : A Study Decision Making Proceses In Administrative Organization. New York, MacMillan.

Simon, A. 2010. Resources, Dynamic Capabilities and Australian Business Success. Journal of Global Business and Technology, Vol.5 No.2, 13-30.

Smith, Adam, 1776. An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations. New York. Modern Library.

11

(17)

Stake,Robert E. 2010. Qualitative Research : Studying How Things Work. The Guilford.Press. New York & London.

Taylor, Frederick W. 1911. The Principle Of Scientific Management.Harper & Row.

Publisher, Incorporated.USA.

Teece, D. J., Pisano, G., & Shuen, A. 1997. Dynamic capabilities and strategic management.

Strategic Management Journal, 18(7): 509-533.

Teece, D. J. 2007. Explicating dynamic capabilities: The nature and microfoundations of(sustainable) enterprise performance. Strategic Management Journal, 28: 1319-1350.

Teece,D.J..2011. Dynamic Capabilities : A Guide for Managers.

http://www.iveybusinessjournal.com/topic/strategy/dynamic-capabilities-a-guide-for- managers.

Trist, Eric L and Bamfort, K.W, 1951. Some Social and Psychological Consequence of the long wall method of coal getting. Human Relations.4.3-38.

Weber, Max.1947.The Theory of Social and Economic Organization.New York. Free Pres.

Winter, S. G. 2003. Understanding dynamic capabilities. Strategic Management Journal, 24:

991-995.

Wojcik, Piotr. 2015. Exsploring Links Between Dynamic Capabilities Perspective and Resource Based View : A Literature Overview. International Journal of Management and Economic. No.45. January-March.. pp.83-107. DOI: 10.1515/ijme-2015-0017 Yang, Chun-Xia, Han-Min Liu and Xing-Xiu Wang, 2013. Organization Theories: From

Classical to Modern. Journal of Applied Sciences, 13: 4470-4476

Yin, Robert K. 2011. Case Study Research : Design and Methods (3rded). Thousand Oaks, CA. Sage.

Zollo, M., & Winter, S. G. 2002. Deliberate learning and the evolution of dynamic capabilities. Organization Science, 13(3): 339-351.

---, 2017. Hasil Survei Industri Kreatif. Badan Ekonomi Kreatif dan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

12

(18)

Lampiran 1. Laman Sinta dan Biaodata Ketua Peneliti dan Anggota Peneliti

. Biodata Ketua Peneliti

A. Biodata Ketua Pengusul Nama

NIP/NIDN

Gol/ Jabatan Fungsional Email

ID Sinta h- Index

: Dr. Arif Sugiono

: 198005182000111002 /0018058002 : 3 D / Lektor Kepala

: [email protected] : 6200339

: 3 (tiga)

Publikasi di Jurnal Internasional terindeks EBSCO, DOAJ. ( Lima Tahun Terakhir)

No Judul Artikel Peran (First Nama Jurnal, Tahun URL artikel (Jika

Author, Terbit, ada)

Correpondin Vol, NO P-ISSN/E- g author atau ISSN

co-author)

1 Dynamic Capabilities and First Author Russian Journal of https://doi.org/10.1 Creating Organizational : Agricultural and 8551/rjoas.2017-

Knowledge Important Socioeconomic 08.26

Linkage For Building Sciences, 2017,8,68.

Competitive Advantage. 2017, 8 , 68, ISSN 2226-1184

2 Understanding and First Author Russian Journal of https://doi.org/10.1 Criticizing Dynamic Agricultural and 8551/rjoas.2017-

Capabilities Socioeconomic 11.11

Sciences, 2017, 11, 71, ISSN 2226-1184

13

(19)

Publikasi di Jurnal Nasional Terakreditasi Sinta 3 dan 2 (Lima Tahun Terakhir)

No Judul Artikel Peran (First Nama Jurnal, Tahun URL artikel (Jika

Author, Terbit, ada)

Correpondin Vol, NO P-ISSN/E-

g author atau ISSN

co-author)

1 Resource Based View First Author Adbispreneur, 2018. https://doi.org/10.2 In The Strategic Vol 3. No.3 (Sinta 3) 4198/adbispreneur.

Management Model ISSN-p : 2503-2755 v3i3.19226,

Framework ISSN-e : 2549-9912 hal.195-205

2 The Types of Dynamic First Author Adbispreneur, 2019 https://doi.org/10.2 Capabilities of Start Up Vol 2. No2.(Sinta 2) 4198/adbispreneur.

Entrepreneurs (A Study ISSN-p : 2503-2755 v4i2.23012 , hal 89- 99

in Gastronomic Sub- ISSN-e : 2549-9912

Sector in Creative

Industry )

Publikasi Buku (Lima Tahun Terakhir) :

No Judul Buku Tahun ISBN Penerbit URL

Terbit (Jika

ada)

1 Dynamic Capabilities : Strategi 2017 978-602-258-455-1 Ombak -

dan Kunci Sukses Persaingan Yogjakarta

dalam Bidang Industri Kreatif

2 Dinamika Organisasi Di Era 2019 978-602-5963-31-5 Arti Bumi -

Disruptive : Sebuah Kajian Intaran

Subtantif dan Kontemporer Yogjakarta

Proceeding International dan National Conference (Lima Tahun Terakhir) :

No Judul Artikel Peran (First Nama URL artikel (Jika

Author, Proceeding, ada)

Correpondin Tahun Terbit, g author atau Vol, No

co-author) P-ISSN/E-ISSN

1 A New Model Strategic First Author Applied Science http://www.estech

Management in & Technology, .org.

the Knowledge and Networked Vol 1, No.1

Innovation 2017

Economy Era

2 Kualitas Layanan, Harga dan Co Author Proceeding http://publikasi.fis Persepsi Benefit Menggunakan Seminar ip.unila.ac.id/inde

Fitur Go-Pay. Nasional FISIP x.php/sefila/articl

Unila, SEFILA e/view/39 2019

14

(20)

Sertifikat HAKI (Lima Tahun Terakhir) :

No Judul Ciptaan LokasiTerbit No Pencatatan

1 Dinamika Organsasi Di Era Disruptive 2 Januari 2019, di 000150880 Sebuah Kajian Substantif Dan Kontemporer Jakarta

2 Penciptaan Model Dynamic Capabilities 5 Juni 2018, di 000175395 Pada PelakuIndustri Kreatif Sub Sektor Bandung

Kuliner di Indonesia

Demikian biodata dibuat dengan sebenar-benarnya dan digunakan untuk mengikuti seleksi proposal kegiatan pengabdian kepada masyarakat yag didanai oleh DIPA Fakultas Unila 2021.

Bandar Lampung, 10 Maret 2021 Hormat saya,

Dr. Arif Sugiono

15

(21)

Nama : Supriyanto, M.Si

NIP/NIDN : 231704890919101/0019098903 Pangkat/ Jabatan : Asisten Ahli

Email : [email protected] ID Sinta : 6667724

h- Index : -

A. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dan Prosiding

NO Tahun Judul Penerbit/Jurnal

1. 2018 Pengaruh Kebijakan Hedging Kelautan Prosiding Kebijakan Negara dalam Bidang Indonesia Terhadap Persaingan Maritim Kelautan dan Perikanan di Era Otonomi

Cina Daerah 4 Oktober 2018 (terakreditasi)

2. 2019 Marketing Communication Strategy Jurnal Metakom, Volume 3 No.1 Juli 2019

Implementation (terakreditasi)

Of Novel “Reivan And Reina” By Christa Bella In

Internet Community Forum

B. Pengalaman Pengabdian Dalam 5 Tahun Terakhir

Pendanaan

No. Tahun Judul Pengabdian

Sumber Jumlah (Juta Rp)

1 2017 Pengaruh Instrumen Derivatif DIPA 7

Terhadap Hedging Policy Melalui Variabel FISIP- Intervening Foreign Exchange ( Studi Pada UNILA Perusahaan Lq45 Yang Terdaftar Di Bei Periode

2010-2014 ).

16

(22)

2017 Program Pelatihan Kewirausahaan dan Mandiri - Pengelolaan Usaha Pada Kelompok Usaha

Perempuan (KUP) di Kota Bandar Lampung dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Produk

2 2018 Tata Kelola Sebagai Mekanisme Untuk Mengukur DIPA 7 Kinerja Keuangan Bank (Studi Pada Perusahaan FISIP-

Perbankan Yang Telah Go UNILA

Public Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010- 2015 Dengan Menggunakan Model Regeresi Panel Data)

3 2018 Pelatihan Sosmed Marketing Untuk Pemberdayaan DIPA FISIP 8 Pemuda Usia Produktif dalam Rangka Promosi UNILA

Potensi Pariwisata Daerah di Lampung Tengah

4 2018 Pelatihan Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah DIPA FISIP 8 Industri Tahu Menjadi Produk Nata UNILA

De Soya Kelurahan Gunung Sulah, Di Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung

C. Pengalaman Penulisan Buku

No. Tahun Judul Penerbit

1. 2018 Statistika Bisnis Aura Publishing

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar sesuai dengan data sebenarnya.

Bandarlampung, 10 Maret 2021

17

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap ini, tidak hanya pengumpulan data yang terdapat dilapangan, kebijakan – kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait dengan bantaran sungai dan sekitarnya yang

Untuk menciptakan sebuah desain yang mampu mewadahi regenerasi lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kelestarian lingkungan dapat menggunakan

1) Membimbing peserta didik, dalam artian mencari pengenalan terhadap anak didik mengenai kebutuhan, kesanggupan, bakat, minat dan sebagainya. 2) Menciptakan situasi

Data asli yang dimaksud dalam percobaan ini adalah data yang sudah melalui tahap praproses data dan belum mengalami proses sampling, dengan 636 data minoritas

Dari pemaparan tersebut di atas, peneliti merasa tertarik untuk mengadakan penelitian dengan mengambil judul “ Analisis Peran Pemerintah Dalam Pengembangan

Otitis media akut adalah peradangan akut sebagian atau seluruh periosteum telinga Otitis media akut adalah peradangan akut sebagian atau seluruh periosteum telinga tengah dan

Material dengan molekul rantaian panjang disebut polimer (kadang-kadang disebut resin atau plastik). Struktur nonkristal relatif mudah terbentuk karena molekul rantai panjang

Video dokumenter ini menggunakan jenis potret dengan pendekatan ekspositori yang menekankan pada penyampaian informasi dengan memaparkan / menjelaskan serangkaian