• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Faktor Perlindungan Konsumen Dalam Urgensi Pembentukan Undang-Undang Pinjaman Online (Peer To Peer Lending)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Analisis Faktor Perlindungan Konsumen Dalam Urgensi Pembentukan Undang-Undang Pinjaman Online (Peer To Peer Lending)"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Upaya-Upaya Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Pinjam-Meminjam Dengan Jaminan Fidusia Di Koperasi Simpan-Pinjam Sejahtera Bersama Kantor Cabang Pinjaman Bugisan……… ...

Penyelenggaraan financial technology berbasis peer to peer lending masih muncul permasalahan sehingga perlu danya peraturan perundang – undangan karena peraturan yang

Dalam hal Penyelenggara (PT. TaniFund) berhenti beroperasi disebutkan di pasal 16.3 Perjanjian Penyaluran Fasilitas Pinjaman bahwa “Terhadap dana dari Penerima

gagal bayar selanjutnya dapat diatur secara berkala dalam Pedoman Perilaku. Dalam POJK No.77 /POJK.01/ 2016 tentang penyelenggara jasa layanan pinjam meminjam berbasis

Namun, aplikasi P2P Lending yang terdaftar atau dilisensikan oleh OJK hanya mengizinkan akses ke ponsel dan terbatas pada akses ke kamera dan mikrofon, berbeda dengan aplikasi pinjaman

P a g e| 56 Seperti contoh pada pelaku usaha yang menjadi penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi LPMUBTI atau Fintech Lending yang memberikan jasa

Dasar Hukum Pengaturan Pinjaman Online Dasar hukum pinjaman online diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis

secara online pada aplikasi kredit pintar, untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian pinjam meminjam uang secara online pada aplikasi kredit pintar, untuk mengetahui perlindungan hukum