BERITA DAERAH KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2014 NOMOR&1 SERI F NOMOR 3E\
PERATURAN BUPATI SAMOSIR NOMOR 24 TAHUN 2014
TENTANG
KERJASAMA OPERASIONAL DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PENINGKATAN PERAN SERTA MASYARAKAT DI KAWASAN OBJEK WISATA DALAM RANGKA
PENGEMBANGAN KEMITRAAN PARIWISATA DI KABUPATEN SAMOSIR
Menimbang
'.
a.DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SAMOSIR,
bahwa dalam rangka mendorong percepatan pengembangan Pariwisata
di Kabupaten Samosir, perlu digalang dukungan dan partisipasi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar objek-objek wisata;
bahwa dukungan
dan
partisipasi masyarakat sebagaimana dimaksud pada hurufa,
perlu diwujudkan melalui kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kelompok Masyarakat maupun LembagaSosial atau Lembaga Keagamaan, baik yang terkait
dengan pengembangan maupun terkait pengelolaan objek wisata;bahwa perjanjian kerjasama sebagaimana dimaksud pada huruf b, perlu dilakukan secara terukur, teratur dan saling menguntungkan;
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a,
huruf b dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Bupati Samosir tentang Kerjasama Operasional Dalam Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Peran
Serta Masyarakat di Kawasan Objek Wisata Dalam
Rangka Pengembangan Kemitraan Pariwisata di Kabupaten Samosir;Undang-Undang
Nomor 36 Tahun 2003 tentang
Pembentukan KabupatenSamosir dan
KabupatenSerdang Bedagai di Provinsi
Sumatera Utara (Lembaran Negara Republik lndonesia
Tahun
2003 Nomor 151, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor a3a6);Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2004 Nomor
125,Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor
4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang
PerubahanKedua
atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2008 Nomor
59,Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4844);
Undang-Undang Nomor
25 Tahun 2009 tentang
Pelayanan Publik(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2009 Nomor
112 Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 5038),Mengingat : 1.
b.
c.
d.
2.
3.
4. Undang-Undan9.../
4.
Undang-Undang Nomor28
Tahun2009 tentang Pajak
Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2009Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik
lndonesia Nomor5049);5.
Peraturan Pemerintah Nomor58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor a57B);6.
Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor 16 Tahun 2011 tentang Kerjasama Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Samosir Tahun 2011 Nomor 46 Seri E Nomor 11);MEMUTUSKAN:
Menetapkan
:
PERATURAN BUPATI TENTANG KERJASAMA OPERASTONAL DALAMPELAKSANAAN KEGIATAN PENINGKATAN PERAN
SERTAMASYARAKAT DI
KAWASANOBJEK WISATA DALAM
RANGKAPENGEMBANGAN KEMITRAAN PARIWISATA DI KABUPATEN SAMOSIR.
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan:
1.
Daerah adalah Kabupaten Samosir.2.
Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Samosir.3.
Bupati adalah Bupati Samosir.4.
Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir.5. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan
Budaya
Kabupaten Samosir.
6.
Subjek Kerjasama Operasional adalah Kepala Dinas selaku Pengguna Anggaran Dinas Pariwisata,seni dan
Budaya atau pejabat setingkat lebih rendah dari Pengguna Anggaran dan Mitra Kerjasama.7.
Mitra Kerjasama Operasional adalah pribadi atau lembaga keagamaanyang
berbadan hukum, lembagalain yang
berbadan hukum dan organisasi masyarakatdi
desa yang dibentuk berdasarkan Peraturan Desa.B.
Objek Kerjasama Operasional adalah pengelolaan daerah tujuan wisatayang memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata
sertapengelolaan pelayanan umum yang diusulkan oleh
organisasi Masyarakat Setempat yang dibentuk berdasarkan Peraturan Desa serta organisasi yang berbadan hukum lainnya, atau orang yang ditunjuk.BAB II
PRINSIP DAN TUJUAN Pasal 2
(1) Prinsip Kerjasama Operasional adalah:
a.
Etikadan
moral;b.
Efisiensi;c.
Efektivitas;d.
lnteraktif;e.
Sinergi;f.
Salingmenguntungkan;g
Kesepakatan bersama;h.
ltikad baik;i.
Persamaan Kedudukan;j
Transparansi;k.
Keadilan;l.
Kepastian Hukum;m. Akuntabilitas.
(2) Tujuan Kerjasama Operasional adalah:
a.
Meningkatkan pertumbuhan ekonomidan
PendapatanAsli
Daerah (PAD);b.
Mendorong peningkatan kualitas pelayanan umum;c. Mendorong partisipasi masyarakat dalam pemerintahan
dan pembangunan Pariwisata Kabupaten Samosir.BAB III
SUBJEK DAN OBJEK Pasal 3
subjek
Kerjasama operasional adalah Kepala Dinasselaku
pengguna Anggaran Dinas Pariwisata, seni dan Budaya dan Mitra Kerjasama.Pasal 4
objek Kerjasama operasional adalah pengembangan dan atau pengelolaan objek wisata serta pengelolaan pelayanan umum.
BAB IV
BENTUK DAN PRIORITAS Pasal 5
Pemilihan bentuk kerjasama disesuaikan dengan lingkup pekerjaan yang akan dikerjasamakan serta kepemilikan atas asset dan kewenangan dalam manajemen objek yang dikerjasamakan serta kebijakan Pemerintah Daerah dan Pemberdayaan Potensi Sumber Daya Manusia.
Pasal 6
Prioritas Kerjasama Operasional dilaksanakan dengan prioritas berdasarkan potensi kelayakan, potensi pengembangan pariwisata dan potensi sumber daya manusia.
BAB V
PERSYARATAN PEN ERIMAAN Pasal 7
Persyaratan Penerima Bantuan Kerjasama Operasional:
a.
memiliki Kepengurusan yang ditetapkan oleh Kepala Desa atau Pejabat atau Pimpinan Lembaga sesuai peraturan yang berlaku pada Lembaga atau Organisasi dimaksud;b.
memiliki rekening aktif atas nama Mitra Kerjasama;c.
fotocopy rekening yang disyahkan oleh bank;d. membuat surat pernyataan bersedia memberikan layanan kepariwisataan kepada masyarakat khususnya kepada wisatawan; dan
e.
membuat Proposal bantuan Kerjasama operasional dan diajukan keDinas Pariwisata, Seni dan Budaya.
FlaFt \/t t
BAB VI
BESARAN DANA DAN PENGGUNAAN Pasal 8
(1) Penyaluran dana bantuan Kerjasama Operasional (KSO) diatur sesuai
besaran dana yang telah ditetapkan dalam Pagu
DokumenPelaksanaan Anggaran
(DPA) Dinas
Pariwisata,Seni dan
Budaya sesuai dengan Tahun Anggaran berjalan dan diberikan dalam bentuk hibah ke rekening kelompok penerima bantuan kerjasama operasional.(2) Penggunaan dana bantuan untuk administrasi dipergunakan untuk biaya
pembuatan surat
pertanggungjawabandan biaya pertemuan/
konsolidasi
(3) Dana Bantuan Kerjasama Operasional dipergunakan untuk administrasi
sebesar 10%
(sepuluh persen)dan
Pengadaan Barang/Jasa dan Operasional sebesar 90% (sembilan puluh persen).(4)
Penggunaan dana bantuan untuk Pengadaan Barang/
Jasa dipergunakan untuk biaya pembelian barangdan
pembayaran biaya jasa yang dipergunakan.BAB VII
HAK, KEWAJIBAN DAN SANKSI Pasal 9
(1)
Hak dari Mitra Kerjasama Operasional adalah:a.
mendapatkanBantuan Kerjasama Operasional (KSO)
sesuai ketentuan yang tercantum dalam petunjuk teknis;b.
mendapatkan pembinaan dalam pelaksanaandan
pengembangan program kepariwisataan.(2)
Kewajiban dari Mitra Kerjasama Operasional adalah:a.
melaksanakan program kepariwisataan secara aktif;b.
memberikan dorongan kepada masyarakatuntuk
melaksanakan sapta pesona;c.
menggunakandana yang
diterimasesuai dengan aturan
yang ditetapkan;d. membuat dan menyampaikan laporan
pertanggungjawaban maksimal30 (tiga puluh) hari
kalendersetelah dana
bantuan Kerjasama Operasional diterima.(3)
Sanksi bagi penerima/Pengelola Dana Kerjasama Operasional (KSO)baik subjek maupun objek yang terdapat bukti penyalahgunaan dana Kerjasama Operasional sehingga merugikan negara dikenakan sanksi sesuai Undang-undang yang berlaku.
BAB VIII
PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN KERJASAMA OPERASIONAL Pasal 10
Alur prosedur standar tentang Tata cara perikatan kerjasama operasional sebagaiamana tercantum dalam Lampiran,
yang
merupkan bagian yang tidak terpisahkandari
Peraturan Bupati ini.Pasal 11
(1)
Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya melakukan.a. Verifikasi berkas
proposal
olehTim
Verifikasi yang diangkat oleh Pengguna Anggaran;b. Membuat kuitansi yang ditandatangani Mitra Kerjasama sesuai format baku pertanggungjawaban ;
c.
Membuatakad
kerjasama operasional yang ditandatanganidi
atasmaterai 6.000.
(2)
Tim Verifikasi bertugas:a. Meneliti kelengkapan proposal dan lampirannya;
b. Membuat Berita Acara Verifikasi;
c.
Menyampaikan Rekomendasitentang kelayakan proposal
dankelayakan penyaluran
dana
berikut keseluruhan berkas Kerjasama Operasional ke Pengguna Anggaran.(3)
Pengguna Anggaranl Kuasa Pengguna Anggaran Dinas Pariwisata, Senidan Budaya melakukan Penerbitan Surat Keputusan
Penetapan Kelompok Masyarakat Penerima Bantuan Kerjasama Operasional.Pasal 12
Pertanggungjawaban Bantuan Kerjasama Operasional dilaksanakan sesuai format baku pertanggungjawaban keuangan Daerah Kabupaten Samosir.
BAB IX
KETENTUAN LAIN.LAIN Pasal 13
(1) Perjanjian Kerjasama Operasional berlaku selama 1 (satu) tahun sejak tanggal ditetapkan.
(2)
Apabilaterjadi
perselisihanmaka Para
Pihakdapat
menyelesaikan Perselisihan tersebut dengan cara mediasi.(3)
Apabila Mediasi yang dilakukan tidak mencapai kesepakatan maka parapihak dapat
menempuhjalur Hukum yang
mengambiltempat
diPengadilan Negeri Balige.
BAB X
KETENTUAN PENUTUP Pasal 14
Peraturan Bupati ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan.
Agar Setiap orang mengetahui, memerintahkan Pengundangan Peraturan
Bupati ini dengan
penempatannyadalam Berita Daerah
Kabupaten Samosir.Ditetapkan di Pangururan pada tanggal 3 Oktober 2014
BUPATI SAMOSIR, Gap/Dto
MANGINDAR SIMBOLON
Diundangkan di Pangururan pada
tanggal 3 sp+daec
2014SEKREiTARIS DAERAH KABUPATEN
lr. HATORANGAN Sl MARMATA PEMBINA UTAMA MADYA NtP. 19s70622198603 1 005
NOMOR TANGGAL TENTANG
PELAKSANAAN KEGIATAN
PENINGKATAN
PERAN
SERTAMASYARAKAT DI KAWASAN OBJEK
WISATA DALAM
RANGKAPENGEMBANGAN
KEMITRAANPARIWISATA DI
KABUPATENSAMOSIR
ALUR BAGAN PROSEDUR STANDAR TENTANG TATA CARA PERIKATAN KERJASAMA OPERASIONAL PADA DINAS PARIWISATA SENI DAN BUDAYA KABUPATEN SAMOSIR
71
I AFTUN Zu'I43 a4rd,fl4'
TAHUN 2014KERJASAMA OPERASIONAL DALAM
-
Dari kelompok dan atau Lembaga Sosial ke---)
Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten SamosirOleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan
nyaluran Dana
Kerjasamaasional (KSO +
ungjawaban
Kegiatansama Operasional (KSO +
oring Evaluasi
Diundangkan di Pangururan
pada tqnggal
bo^-
2014SEKRE\ARIS ABUPATEN
lr. HATORANGAN SIMARMATA PEMBINA UTAMA MADYA NlP. 19570622198603 1 005
BERITA DAERAH KABUPATEN SAMOSIR
Oleh Kuasa Pengguna Anggaran
KeOleh Pengguna Anggaran ke Tim Verifikasi
BUPATI SAMOSIR, Cap/Dto
MANGINDAR SIMBOLON,
----)
Oleh Tim VerifikasiOleh Tim Verifikasi
ke
Pengguna Anggaran->
melalui Kuasa Pengguna Anggaran
-
Oleh Pengguna Anggaran setelah mendapat-
Rekomendasi dari Kuasa pengguna Anggaran
Oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan
sekaligus
Penandatanganan PerikatanKerjasama Operasional (KSO)
Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna
---+
Anggaran (KPA)/Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat laindi
DinasPariwisata,
Seni dan
Budaya Kabupaten Samosir.Tim Verifikasi
ikasi Proposal
Penyampaian Hasil Verifikasi