KAMUS DENIRA ARAB-INDONESIA
Penulis Deny Hamdani
Penerbit
Pustaka DENIRA
BBBM IQRO, Mall Pekanbaru Lt.Dasar Blok B6-05 Jl. Jend. Sudirman Pekanbaru Riau Telp. : (0761) 850 085, Hp. : (0813) 7117 0569
Fax. : (0761) 22 980 E-mail : [email protected]
Web: www.pustaka-denira.de.vu
© 2006
D AFTAR Isi
ا 15 ض 182 ب 47 ط 186 ت 61 ظ 192 ث 78 ع 194 ج 81 غ 211 ح 92 ف 219 خ 107 ق 231 د 119 ك 245 ذ 127 ل 255 ر 130 م 264 ز 144 ن 320 س 149 ﻩ 339 ش 162 و 346 ص 174 ي 358
K ATA P ENGANTAR
ﻢﻴﺤﺮﻠاﻦﻤﺤﺮﻠاﷲاﻢﺴﺑ
ﻪﺘﺎﻜﺮﺑو ﷲا ﺔﻤﺤﺮو ﻢﻜﻴﻠﻋ ﻢ ﻼﺴﻠا
Segala puji hanyalah milik Allah SWT yang telah menurunkan Al-Quran sebagai mukjizat sepanjang masa, petunjuk jalan kehidupan manusia di alam fana ini. Maha Suci Allah SWT yang telah memilih bahasa Arab dengan segala keindahan dan perbendaharaan maknanya sebagai bahasa untuk mengungkapkan firman-Nya yang mulia.
Shalawat dan salam semoga Allah SWT limpahkan kepada teladan kita dan manusia terbaik sepanjang masa Rasulullah saw. yang telah menjelmakan dirinya sebagai Al-Quran berjalan, kepada para keluarga dan shahabatnya sebagai generasi terbaik dari umat ini dan para pengikutnya yang meneruskan risalah perjuangannya hingga akhir zaman.
Setelah melalui perjalanan panjang, dengan anugerah Ilahi berupa kesabaran dan kesempatan, alhamdulillah, akhirnya kamus ini bisa hadir di tengah kita. Kamus ini terlahir dari sebuah asa untuk mengembalikan umat kepada Al-Quran dalam rangka meraih kembali kemuliaan yang telah lama hilang.
Kamus Denira Arab-Indonesia ini menjadi pelengkap dan pendamping dari buku-buku penulis lainnya tentang bahasa Arab, yakni:
1. Fundamental Tatabahasa Arab: menekankan pada penjelasan aturan baku tatabahasa Arab
2. Pelajaran Bahara Arab Modern: menyajikan pengajaran bahasa Arab secara sistematis yang dilengkapi dengan soal latihan.
3. Kosa Kata & Wacana Bahasa Arab: yang memperkaya perbendaharaan kata dan memahami wacana bahasa Arab dengan cara yang lebih efisien
Diharapkan kamus ini bisa memberikan alternatif yang bisa mempercepat proses belajar bahasa Arab, serta membantu dalam memahami literatur berbahasa Arab. Kamus ini disusun berdasarkan urutan abjad yang diharapkan mempermudah proses pencarian kata, khususnya bagi para emula. Buku ini merupakan hasil olahan dari beberapa kamus yang bisa dilihat lengkapnya di bagian pustaka.
Pada bagian ini penulis ingin mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT, sumber ide dan motivator utama dalam penulisan buku ini. Ucapan syukur juga kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan qurrata a’yūn, istri tercinta Ira Safitri, Fauzan N.M. Denira, dan Farhan N.H. Denira. Terima kasih atas pengorbanan dan dukungan kalian. Ucapan terima kasih yang tulus dihaturkan kepada orang tua tercinta di Cimahi sebagai madrasah pertama dan utama bagi penulis.
Tak lupa terima kasih kepada keluarga di Pekanbaru atas bimbingan dan dukungannya.
Penulis tidak pernah melupakan sumbangsih mereka yang telah mengenalkan bahasa Arab kepadanya, Ustadz Yasa, kang Hartanto, Ustadz Muslim di Bandung. JazāHumullah khair khairul jazā atas amal shalih mereka. Ucapan terima kasih ditujukan pula untuk para sahabat yang telah mengajarkan penulis arti persaudaraan di Bandung, Jakarta, Nagoya, Karlsruhe, Aachen dan Ruhrgebiet. Semoga Allah SWT membalas kebajikan kalian dengan sebaik-baiknya balasan.
Tak lupa ucapan terima kasih untuk Bang Shahriman atas informasi dan konsultasinya yang membuka wawasan penulis
tentang bahasa Arab. The last but not least, ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, baik secara moril maupun materil, dalam penerbitan kamus ini.
Terakhir, penulis mohon maaf atas segala kekurangan yang ada di kamus ini dan berharap atas kritik konstruktif dari para pembaca untuk perbaikan kamus ini di masa yang akan datang.
Atas kesediaanya membaca buku ini dan dukungannya, penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya.
ﻪﺘﺎﻜﺮﺑو ﷲا ﺔﻤﺤﺮو ﻢﻜﻴﻠﻋ ﻢ ﻼﺴﻠاﻮ
Bochum, Januari 2006 Deny Hamdani
P ENDAHULUAN
Bahasa Arab memiliki 28 konsonan atau abjad dan 6 tanda vokal [Borg94]. Selain itu terdapat tanda non-vokal yang menyebabkan abjad mati tanpa vokal. Penulisan abjad dalam bahasa Arab dilakukan dari arah kanan ke kiri. Sebuah kata terbentuk dari sejumlah abjad yang ditulis secara berangkai berikut tanda vokalnya.
ABJAD
Tabel berikut memuat abjad (huruf hijaiyah) berikut cara penulisannya berdasarkan posisinya dalam sebuah kata.
Sebagian besar proses transliterasi (penulisan pelafalan abjad) didasarkan pada aturan yang dibakukan dalam Encyclopedia of Islam (Brill54). Transliterasi pada kolom “lafal” pada tabel berikut digunakan untuk menuliskan kata bahasa Arab dalam kamus ini.
abjad nama lafal posisi abjad pada kata contoh
akhir tengah awal
ا alif a ﺎ ﺎ ا ﺎ ﺎ ا
ﺐ ba b ﺐ ﺒ ﺒ ﺐﺒﺒ
ﺖ ta t ﺖ ﺘ ﺘ ﺖﺘﺘ
ﺚ tsa ts ﺚ ﺜ ﺜ ﺚﺜﺜ
ج jim j ﺞ ﺠ ﺠ ﺞﺠﺠ
ح ha h ﺢ ﺤ ﺤ ﺢﺤﺤ
خ kha kh ﺦ ﺨ ﺨ ﺦﺨﺨ
ﺪ dal d ﺪ ﺪ ﺪ ﺪ ﺪ ﺪ
ﻨ dzal dz ﻨ ﻨ ﻨ ﻨ ﻨ ﻨ
ﺮ ra r ﺮ ﺮ ﺮ ﺮﺮﺮ
ﺰ za z ﺰ ﺰ ﺰ ﺰﺰﺰ
ﺲ sin s ﺲ ﺴ ﺴ ﺲﺴﺴ
ش syin sy ش ﺷ ﺷ ﺶﺷﺷ
ﺺ shad sh ﺺ ﺼ ﺼ ﺺﺼﺼ
ﺾ dlad dl ﺾ ﻀ ﻀ ﺾﻀﻀ
ﻄ tha th ﻄ ﻄ ﻄ ﻄﻄﻄ
ﻇ dha dh ﻇ ﻇ ﻇ ﻇﻇﻇ
ع ’ain ’ - ﻊ ﻌ ﻋ ﻊﻌﻋ
غ ghin gh ﻎ ﻐ ﻏ ﻎﻐﻏ
ف fa f ﻒ ﻔ ﻓ ﻒﻔﻓ
ﻖ qaf q ﻖ ﻘ ﻗ ﻖﻘﻗ
ﻚ kaf k ﻚ ﻜ ﻜ ﻚﻜﻜ
ل lam l ل ﻝ ﻝ لﻝﻝ
ﻢ mim m ﻢ ﻤ ﻤ ﻢﻤﻤ
ﻦ nun n ﻦ ﻨ ﻨ ﻦﻨﻨ
ﻩ Ha H ﻪ ﻬ ه ﻪﻬه
ﻮ waw w ﻮ ﻮ ﻮ ﻮﻮﻮ
ي ya y ﻲ ی ی ﻲیی
VOKAL
Bahasa Arab memiliki enam vokal terdiri atas tiga vokal pendek: a (disebut fat-hah), i (kasrah), u (dhammaH) dan tiga vokal panjang (dibaca lama): ā , ī dan ū. Vokal ini diwakili oleh tanda harakat dalam bahasa tulis, seperti yg terlihat dalam tabel di bawah. Namun, kebanyakan literatur Arab tidak menggunakan tanda harakat, yang menyebabkan kesulitan membaca bagi yang tidak faham tatabahasa Arab. Dalam kamus ini, tanda harakat diwakili oleh keenam huruf vokal di atas.
vokal tanda harakat contoh lafal
a َ - ﺖَ [ta]
i ِ - ﺖِ [ti]
u ُ - ﺖُ [tu]
ā اَ ﺎﺴَ [sā]
ī يِ ﻲﺴِ [sī]
ū وُ ﻮﺴُ [sū]
SUKUN
Abjad tidak bervokal ditandai oleh tanda sukun: ْ - di atasnya, misal: ﻦْﺒإ [ibn] (anak laki-laki). Dalam kamus ini, tanda sukun tidak dituliskan.
HAMZA
Abjad ﺀ [hamza] berasal dari ا [Borg94]. Berdasarkan posisinya pada kata terdapat beberapa cara penulisan ﺀ , yakni
1. Apabila terletak pada awal kata, ﺀ dituliskan di atas ا (bila ا bervokal a atau u): أ atau di bawah ا (bervokal i):
إ , misal: ﺮﻐﺼأ [ashghar] (lebih kecil), ﺮﺼﻨأ [unshur]
(tolonglah!), ﻢﻝﻋإ [i’lam] (ketahuilah!)
2. Apabila terletak setelah abjad bervokal a, ﺀ dituliskan di atas ا : أ , misal: أﺮﻗ [qara-a] (membaca). Apabila terletak setelah abjad bervokal u, ﺀ dituliskan di atas ﻮ : ﺆ , misal: ﺆﻃﺑ [bathu-a] (malas). Apabila terletak setelah abjad bervokal i, ﺀ dituliskan di atas ى : ئ, misal: ئﺮﻗ [quri-a] (dibaca). Ketiga abjad tersebut disebut juga sebagai abjad penopang.
3. Apabila terletak setelah vokal panjang atau abjad, ﺀ ditulis terpisah tanpa abjad penopangnya, misal: ﺀاﻮه [Hawā-u] (udara), ء اﺪﺑ [badā-u] (permulaan)
4. Pada kasus hamza washal atau ﺀ yang terletak pada partikel ﻞا, apabila kata yang berpartikel tersebut terletak di awal kalimat, maka ﺀ dituliskan dan dilafalkan, misal: ... ﻦﺁﺮﻘﻝأ [al-qurān ...] (Al-quran …).
Namun, apabila kata tersebut terletak di tengah, maka ﺀ tidak dituliskan, misal: ... ﻦﺁﺮﻘﻝا ... [...l-qurān …].
5. Pada kasus hamza qath’i, misalkan pada kata depan, abjad ﺀ selalu ditulis dan dilafalkan, misal: ﻰﻝإ [ilā] (ke, menuju)
TA MARBUTHAH
Abjad ة [ta marbutha] adalah gabungan dari dua abjad: ت [ta]
dan ﻩ [Ha]. Apabila dibaca dengan vokalnya, maka ia
dilafalkan [t], namun apabila dibaca tanpa vokal, biasanya terletak di akhir kata, maka ia dilafalkan [H], misal: ﺔیﻤﻼﺴﻹا ﺔﻠﻮد [daulatul islāmiyyaH] (negara Islam).
BEBERAPA ATURAN PENULISAN
1. Penulisan konsonan dan vokal mengacu pada dua tabel di atas. Khusus untuk abjad di luar itu, penulisannya sebagai berikut:
a. Abjad ﺔ tidak dituliskan, misal: ﺔﻴﻣﻼﺳﺇ [islāmiyya]
b. Abjad ﺀ dituliskan dengan tanda - , misal: ﺀﺎﻳﱪﻛ [kibriyā-]
2. Kata-kata Arab yang berabjad sama ditulis berurutan dengan memakai indeks yang dimulai oleh kata kerja.
Pada entri berikut: ﻢﻠﻋ memiliki tiga arti berbeda tergantung vokalnya.
ﻢﻠﻋ1 [‘alima, a] mengetahui … 2ﻢﻠﻋ [‘alam] simbol … 3ﻢﻠﻋ [‘ilm] ilmu …
3. Pengulangan kata benda dilakukan dengan menggantikan kata tersebut dengan tanda tilde (~).
ﻕﺎﻔﺗﺍ [ittifāq] … ﺔﻳ ~ (= ﺔﻴﻗﺎﻔﺗﺍ)
4. Kata benda yang memiliki bentuk jamak (lebih dari tiga), dituliskan setelah tanda j. (= jamak). Pada entri berikut:
ﺀﺎﻔﻠﺧ [khulafā] adalah bentuk jamak dari ﺔﻔﻴﻠﺧ [khalīfa]
ﺔﻔﻴﻠﺧ [khalīfa] j. ﺀﺎﻔﻠﺧ [khulafā] …
5. Kata yang memiliki arti sama digabungkan dengan tanda d. (= dan). Pada entri berikut: II [aththaba] dan IV ﺐ [a’thaba] ﻄﻋﺃ memiliki arti sama, yakni merusak.
1ﺐﻄﻋ [aththiba, a] …. ; II [aththaba] d. IV ﺐﻄﻋﺃ [a’thaba]
merusak
6. Kata benda yang memiliki gender perempuan, selain laki- laki, yang ditandai pr. Pada entri berikut: ﺙﻼﺛ [tsalāts]
adalah bentuk perempuan dari ﺔﺛﻼﺛ [tsalātsa]
ﺔﺛﻼﺛ [tsalātsa] pr. ﺙﻼﺛ [tsalāts] tiga
7. Kata kerja akar dan semua kata kerja turunannya ditulis dalam satu kelompok. Pada pelafalan kata kerja akar dituliskan juga vokal untuk abjad akar kedua dari kata kerja bentuk kini. Pada entri berikut ﺝﺮﺧ [kharaja, u]. Huruf u adalah vokal untuk abjad akar kedua (abjad ﺮ) pada bentuk kini: ﺝﺮﳜ [yakhr(u)ju]
1ﺝﺮﺧ [kharaja, u] … II [kharraja] … IV ﺝﺮﺧﺃ [akhraja] … V ﺝﺮﲣ[takharraja] … X ﺝﺮﺨﺘﺳﺍ [istakhraja] …
8. Kata benda bisa memiliki arti berbeda, ditandai dengan angka 1, 2, dan seterusnya
2ﺮﻣﺃ [amr] 1. j. ﺮﻣﺍﻭﺃ [awāmir] perintah, penugasan, imperatif;
2. j. ﺭﻮﻣﺃ [umūr] sesuatu, kesempatan
9. Kata kerja bisa memiliki banyak makna yang tergantung pada obyeknya, atau preposisinya. Keduanya dituliskan di dalam kurung. Pada entri berikut, perbedaan arti kata kerja karena preposisinya: ﺏ ﻰﻀﻗ berarti menentukan, sedangkan ﻰﻠﻋ ﻰﻀﻗ berarti memusnahkan.
ﻰﻀﻗ [qadlā, ī] melewatkan (waktu), menyelesaikan (tugas), memenuhi (kewajiban), menentukan (ﺏ), memutuskan (ﰲ), memusnahkan (ﻰﻠﻋ)
10. Kata kerja dengan preposisi berbeda bisa memiliki arti yang sama. Pada entri berikut, ﻦﻋ ﻊﲰ dan ﺏ ﻊﲰ memiliki arti sama, yakni mendengar.
1ﻊﲰ [sami’a, a] mendengar (ﺏ/ﻦﻋ);
11. Entri berupa kata benda berbentuk jamak dikembalikan artinya pada bentuk tunggalnya dengan tanda → . Pada entri berikut: ﺔﻴﻋﺩﺃ adalah bentuk jamak dari ﺀﺎﻋﺩ .
ﺔﻴﻋﺩﺃ → ﺀﺎﻋﺩ
Sebuah kata benda berbentuk jamak bisa memiliki lebih dari satu kata benda berbentuk tunggal. Pada entri berikut: ﺀﻼﻀﻓ adalah bentuk jamak dari ﻞﻴﻀﻓ dan ﻞﺿﺎﻓ .
ﺀﻼﻀﻓ → ﻞﻴﻀﻓ ، ﻞﺿﺎﻓ
12. Kata yang memiliki arti yang sama dengan kata sebelumnya dihubungkan dengan tanda = .
2ﺭﺪﺟ [jadr] = ﺭﺍﺪﺟ
D AFTAR P USTAKA
[Borg94] Tawfik Borg. Modernes Hocharabisch: Lehrbuch für Ausländer, Band I-Grundstufe. Verlag Borg. Hamburg. 1994 [Brill54] E. J. Brill. The Encyclopedia of Islam, New edition. Leiden.
1954
[Munawwir84] A.W. Munawwir. Kamus Al-Munawwir Arab- Indonesia Terlengkap. Yogyakarta. 1984
[Kropfitsch02] L. Kropfitsch & G. Krotkoff. Langenscheidts Taschenwörterbuch Arabisch. Muenchen. 2002
[Schregle77] Götz Schregle. Deutsch-Arabisches Wörterbuch.
Librairie du Liban. Beirut. 1977
[Wehr80] Hans Wehr (Ed. J.M. Cowan). A Dictionary of Modern Written Arabic: Arabic-English. Librairie du Liban. Beirut.
1980
B IOGRAFI P ENULIS
Deny Hamdani lahir 30 tahun lalu di Cimahi, Bandung. Ia meraih gelar S1 dari Teknik Elektro ITB tahun 1997. Gelar S2 diraihnya tahun 2003 dari Universitas Karlsruhe, Jerman. Saat ini ia tengah studi S3 di Universitas Dortmund, Jerman. Ia pernah menjadi mahasiswa tamu tahun 1997-1998 di Universitas Nagoya, Jepang dan asisten riset tahun 2003-2004 di RWTH Aachen, Jerman.
Kamus ini merupakan buah dari hobi dan pengalamannya belajar berbagai bahasa asing. Obsesi besarnya adalah menyusun semua jenis media yang mendukung proses belajar-mengajar bahasa Arab.
ﺍ
ﺃ [a] apakah?; ﻡﺃ ... ﺃ apakah … atau ﺍ (ﻒﻟﺃ ) [alif] abjad pertama bahasa …
Arab
1ﺏﺃ [ab], ﻮ [abū], ﰊﺃ [abī], ﺎﺑﺃ [abā] j. ﺑﺃ ﺀﺎﺑﺁ [ābā] ayah
2ﺏﺁ [āb] Agustus
ﺎﺑﺇ [ibā] penolakan, kebanggaan ﺔﺣﺎﺑﺇ [ibāha] ijin
ﻲﺣﺎﺑﺇ [ibāhī] kaum Anarkis ﺓﺩﺎﺑﺇ [ibāda] pemusnahan ﻕﺭﺎﺑﺃ → ﻖﻳﺮﺑﺇ
ﱘﺯﺎﺑﺃ → ﱘﺰﺑﺇ ﺽﺎﺑﺁ → ﺾﺑﺃ ﻁﺎﺑﺁ → ﻂﺑﺇ ﺓﺮﻃﺎﺑﺇ → ﺭﻮﻃﺍﱪﻣﺇ
ﻥﺎﺑﺇ [ibbān] waktu; ~ [-a] saat ﻢﻴﻫﺎﺑﺇ → ﻡﺎﺑﻬﺇ
ﺀﺍﺪﺘﺑﺍ [ibtidā] permulaan; ﻱ ~ [-ī] awal ﻝﺍﺪﺘﺑﺍ [ibtidāl] kecerobohan
ﺯﺍﺰﺘﺑﺍ [ibtizāz] perampokan, pemerasan ﻡﺎﺴﺘﺑﺍ [ibtisāma] senyum
ﺀﺎﻐﺘﺑﺍ [ibti’ād] menjauhi ﺭﺎﻜﺘﺑﺍ [ibtikār] penciptaan ﺀﻼﺘﺑﺍ [ibtilā] ujian, penggeledahan ﺝﺎﺗﻬﺍ [ibtiHāj] kegembiraan (ﺏ ) ﻉﺎﻴﺘﺑﺍ [ibtiyā’] pembelian
ﻱﺪﲜﺃ [abjadī] sesuai abjad; ﺓ ~ [-a]
alphabet ﺮﲝﺃ → ﺮﲝ2 ﺓﺮﲞﺃ → ﺭﺎﲞ
1ﺪﺑﺃ [abbada] membuat abadi
2ﺪﺑﺃ [abad] keabadian; ﺍ ~ [-an] selalu, tidak pernah; ﻱ ~ [-ī] abadi ﺀﺍﺪﺑﺇ [abda] pernyataan ﻉﺍﺪﺑﺃ → ﻉﺪﺑ2
ﻝﺍﺪﺑﺇ [ibdāl] pergantian (ب ) ﻥﺍﺪﺑﺃ → ﻥﺪﺑ 2
1ﺮﺑﺃ [abara,u,i] menusuk
2 ﺇﺮﺑ → ﺓﺮﺑﺇ ﺝﺍﺮﺑﺃ → ﺝﺮﺑ
ﺮﺑﺇ
ﺍﺯ [ibrāz]] memperlihatkan ﺵﺍﺮﺑﺃ → ﺵﺮﺑ2
ﻡﺍﺮﺑﺇ [ibrām] penandatanganan ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺇ [ibrāHīm] Ibrahim ﺓﺮﺑﺇ [ibra] j. ﺮﺑﺇ [ibar] jarum, suntik
ﺮﺑﺃ ﺀﺎﻳ → ﺀﻱﺮﺑ
ﻖﻳﺮﺑﺇ [ibrīq] j. ﻖﻳﺭﺎﺑﺃ [abārīq] kaleng ﻞﻳﺮﺑﺃ [abrīl] April
ﺔﻄﺴﺑﺃ → ﻁﺎﺴﺑ ﺭﺎﺼﺑﺇ
1 [ibshārī] optis ﺭﺎﺻﺃ
2 →2ﺮﺼﺑ
ﻂﺑﺇ [ibthā] pelambatan ﻝﺎﻄﺑﺇ
1 [ibthāl] penghapusan ﻝﺎﻄﺑﺃ
2 →2ﻞﻄﺑ ﺩﺎﻌﺑﺇ
1 [ib’ād] pembuangan ﺩﺎﻌﺑﺃ
2 → 4ﺪﻌﺑ ﺪﻌﺑﺃ [ab’ād] jauh ﺀﺎﻘﺑﺇ [ibqā] abstain ﺭﺎﻜﺑﺃ → ﺮﻜﺑ3
ﻢﻜﺑﺃ [abkam] j. ﺀﺎﻤﻜﺑ [bakmā] d. ﻢﻜﺑ [bukm] bisu
ﻍﻼﺑﺇ [iblāgh] pemberitaan ﻝ ﻼﺑﺇ [iblāl] pemulihan ﻡﻼﺑﺃ → ﻢﻠﺑ
ﻪﻠﺑﺃ [ablaH] bodoh ﺲﻴﻠﺑﺇ [iblīs] iblis, setan
ﻦﺑﺍ [ibn] j. ﺀﺎﻨﺑﺃ [abnā] d. ﻥﻮﻨﺑ [banūn]
anak laki-laki
ﺀﺎﻨﺑﺃ → ﻦﺑﺍ ﺑﺍ
ﺔﻨ [ibna] j. ﺓﺎﻨﺑ [banāt] anak perempuan ﻪﺑﺃ [abaHa, a] memperhatikan (ﻝ ، ﺏ) ﺀﺎﺑﻬﺃ → ﻮﺑﻬ 2
ﻡﺎﺑﻬﺇ [ibHām] ketidakjelasan ﺏﺍﻮﺑﺃ → ﺏﺎﺑ
ﺯﺍﻮﺑﺃ → ﺯﺎﺑ 1 ﻉﺍﻮﺑﺃ → ﻉﺎﺑ ﻕﺍﻮﺑﺃ → ﻕﻮﺑ
ﻥﺍﻮﺑﺃ [abwān] orang tua ﱯﺿ ﻮﺑﺃ [abū dhabī] Abu Dhabi ﺓﻮﺑﺃ [ubūwa] kebapakan ﻱﻮﺑﺃ [abawī] sifat kebapakan ﰉﺃ [abā, a] menolak (ﻰﻠﻋ)
1ﰊﺃ [abī] bapak saya
2ﰊﺃ [abī] bangga
ﺾﻴﺑﺃ [abyadl] j. ﺀﺎﻀﻴﺑ [baydlā] d. ﺾﻴﺑ [bīdl] putih, suci, tiba-tiba ﺕﺁ [ātin] mendatang
ﻉﺎﺒﺗﺍ
1 [ittibā’] ketaatan; ﻲ ~ klasik ﻉﺎﺒﺗﺃ
2 → 2ﻊﺒﺗ , ﻊﺑﺎﺗ
ﺭﺎﲡﺍ [ittijār] perdagangan (ﺏ/ﰲ) ﻩﺎﲡﺍ [ittijāH] j. [-āt] arah,
kecenderungan ﲡﺍ
ﻪ → ﻪﺟﻭ1
ﺩﺎﲢﺍ [ittihād] persatuan; ﻲ ~ federal ﺪﲢﺍ → ﺪﺣﻭ1
ﺫﺎﲣﺍ [ittikhadz] penerimaan ﺬﲣﺍ → ﺬﺧﺃ1
ﺏﺍﺮﺗﺃ→ ﺏﺮﺗ2 ﺡﺍﺮﺗﺃ → ﺡﺮﺗ ﻙﺍﺮﺗﺃ → ﻲﻛﺮﺗ ﺔﺑﺮﺗﺃ → ﺏﺍﺮﺗ
ﻥﺍﺰﺗﺍ [ittizān] keseimbangan ﻥﺰﺗﺍ → ﻥﺯﻭ1
ﻉﺎﺴﺗﺍ [ittisā’] perluasan ﻉﺎﺴﺗﺃ → ﻊﺴﺗ
ﻕﺎﺴﺗﺍ [ittisāq] harmoni
ﻊﺴﺗﺍ → ﻊﺳﻭ1 ﻖﺴﺗﺍ → ﻖﺳﻭ1
ﻝﺎﺼﺗﺍ [ittishāl] sambungan, kontak (ﺏ), komunikasi, kontinyuitas
ﻞﺼﺗﺍ [ittashala] → ﻞﺻﻭ1 ﺡﺎﻀﺗﺍ [ittidlāh] kejelasan ﻉﺎﻀﺗﺍ [ittidlā’] kehinaan ﺢﻀﺗﺍ → ﺢﺿﻭ1
ﻕﺎﻔﺗﺍ [ittifāq] perjanjian (ﻰﻠﻋ); ﺎ ~ [-an]
tak sengaja; ﺔﻳ ~ [-iya] konvensi, kontrak
ﻖﻔﺗﺍ → ﻖﻓﻭ 1
ﻥﺎﻘﺗﺇ [itqān] penguasaan, kesempurnaan ﺀﺎﻴﻘﺗﺃ → ﻲﻘﺗ 2
ﺄﻜﺗﺍ [ittaka] bertopang (ﻰﻠﻋ) ﺀﺎﻜﺗﺍ [ittikā] bertopang (ﻰﻠﻋ) ﻝﺎﻜﺗﺍ [ittikāl] kepercayaan (ﻰﻠﻋ) ﻞﻜﺗﺍ [ittakala] percaya (ﻰﻠﻋ)
1ﻑﻼﺗﺇ [itlāf] j. [-āt] kerusakan ﻑﻼﺗﺃ
2 →2ﻒﻠﺗ
ﰎﺃ [atamm] lebih sempurna ﻡﺎﲤﺇ [itmām] penyempurnaan ﻡﺎﺗﻬﺍ [ittiHām] sangkaan, tuduhan ﻢﺗﻬﺍ → ﻢﻫﻭ
ﻰﺗﺃ [atā, ī] datang (ﱃﺇ); membawa (ﺏ); menyelesaikan (ﻰﻠﻋ); III ﻰﺗﺁ [ātā] cocok, mendatangkan (ﺏ); IV ﻰﺗﺁ [ātā] memberikan; V ﻰﺗﺄﺗ [ta-attā]
muncul,
ﺙﺃ [atstsa, u, i] menebal; II ﺚﺛﺃ [atstsatsa] melengkapi perabotan;
V ﺚﺛﺄﺗ [ta-atstsatsa] dilengkapi ﺙﺎﺛﺃ [atsāts] perabotan
ﺭﺎﺛﺁ [ātsār] → ﺮﺛﺃ2 ﺓﺭﺎﺛﺇ [itsāra] ketegangan ﻡﺎﺛﺁ → ﰒﺇ2
ﺕﺎﺒﺛﺇ
1 [itsbāt] ketetapan, bukti; ﻲ ~ [-ī]
mengiyakan
2ﺖﺒﺛ ﺕﺎﺒﺛﺃ →
2
ﻱﺪﺛ ﺀﺍﺪﺛﺃ →
1ﺮﺛﺃ [atsara, u] meneruskan (ﻦﻋ); II [atstsara] bereaksi (ﰲ،ﻰﻠﻋ), mempengaruhi, menginduksi; IV ﺮﺛﺁ [ātsara] memilih (ﻰﻠﻋ); V ﺮﺛﺄﺗ [ta- atstsara] terpengaruh (ﺏ), terkesan;
X ﺮﺛﺄﺘﺳﺍ [ista-tsara] ingin memiliki sendiri (ﺏ)
2ﺮﺛﺃ [atsar] j. ﺭﺎﺛﺁ [ātsār] jejak, pengaruh, kesan, peninggalan sejarah, monumen; ﻱ ~ [-ī] antik, arkeologis
3ﺮﺛﺇ [itsra] setelah;
ﺓﺮﺛﺃ [atsara] keegoisan
3ﻱﺮﺛ ﺀﺎﻳﺮﺛﺃ →
ﻞﻘﺛﺃ [atsqal] lebih berat ﰒﺃ [atsima, a] berdosa; V ﰒﺄﺗ [ta-
atstsama] berdosa ﰒﺇ [itsm] j. ﻡﺎﺛﺁ [ātsām] dosa ﰒﺁ [ātsīm] jahat
3ﻦﲦ ,
2ﻦﲦ ﻥﺎﲦﺃ →
ﺀﺎﻨﺛﺃ
1 [atsnā] kd. ~ ﰲ ketika
3ﲏﺛ ﺀﺎﻨﺛﺃ →
2
ﻥﺎﻨﺛﺍ [itsnān] pr. ﻥﺎﺘﻨﺛﺍ [itsnatān] dua ﲔﻨﺛﺍ [itsnayn] ~ ﻝﺍ senin
ﻝﻮﺛﺇ → ﺛﺃﻞ
ﲑﺛﺃ [atsīr] 1. disukai, yang disayangi, 2.
ether ﻢﻴﺛﺃ [atsīm] jahat
ﺝﺃ [ajja] V ﺞﺟﺄﺗ [ta-ajjaja] membakar ﺔﺑﺎﺟﺇ [ijāba] jawaban
ﺓﺩﺎﺟﺇ [ijāda] penguasaan ﺓﺭﺎﺟﺇ [ijāra] penyewaan ﺓﺯﺎﺟﺇ [ijāza] ijin, bisensi, liburan ﺐﻧﺎﺟﺃ → ﱯﻨﺟﺃ
ﺭﺎﺒﺟﺇ [ijbār] pemaksaan; ﻱ ~ wajib ﺔﻨﺒﺟﺃ → ﲔﺒﺟ
ﺏﺍﺬﺘﺟﺍ [ijtidzāb] tarikan
ﺀﻼﺘﺟﺍ [ijtilā] penyingkapan, pengamatan
ﻉﺎﻤﺘﺟﺍ [ijtima’] pertemuan, masyarakat;
ﻲ ~ sosial
ﺏﺎﻨﺘﺟﺍ [ijtināb] penghindaran ﺩﺎﻬﺘﺟﺍ [ijtiHād] j. [-āt] usaha keras,
tafsiran
ﺯﺎﻴﺘﺟﺍ [ijtiyāz] transisi ﺮﺤﺟ ﺭﺎﺤﺟﺃ →
ﻑﺎﺤﺟﺇ [ijhāf] ketidakadilan ﺩﺍﺪﺟﺃ → ﺪﺟ 2
1ﺮﺟﺃ [ajara, u] mengupah; II [ajjara] d.
IV ﺮﺟﺁ [ājara] menyewakan; Xﺮﺟﺄﺘﺳﺍ [ista-jara] menyewa
2ﺮﺟﺃ [ajr] j. ﺭﻮﺟﺃ [ujūr] ujur, hadiah, biaya
ﺀﺍﺮﺟﺇ [ijrā] pelaksanaan, upaya
2ﺱﺮﺟ ﺱﺍﺮﺟﺃ →
ﻡﺍﺮﺟﺇ
1 [ijrām] kejahatan; ﻱ ~ jahat
3ﻡﺮﺟ ﻡﺍﺮﺟﺃ →
2
ﺓﺍﺮﺟﺃ [ujrā] sewa, biaya ﺀﻱﺮﺟ ﺀﻞﻳﺮﺟﺃ → ﺔﺑﺮﺟﺃ → ﺏﺍﺮﺟ2 ﺀﺍﺰﺟﺃ → ﺀﺰﺟ
ﺔﻧﺎﺧﺍﺰﺟﺃ [ajzākhāna] apotek
2ﺪﺴﺟ ﺩﺎﺴﺟﺃ →
2ﻢﺴﺟ ﻡﺎﺴﺟﺃ →
ﻦﻔﺟ ﻥﺎﻔﺟﺃ →
1ﻞﺟﺃ - II [ajjala] menunda; V ﻞﺟﺄﺗ [ta- ajjala] tertunda; X ﻞﺟﺄﺘﺳﺍ [ista-jala]
mohon penundaan
2ﻞﺟﺃ [ajal] ya, pasti!; j. ﻝﺎﺟﺁ [ājāl] batas waktu, jangka pendek
3ﻞﺟﺃ [ajl] ~ ﻟ d. ~ ﻦﻣ untuk, karena
4ﻞﺟﺁ [ājil] tertunda ﺀﻼﺟﺃ ﻞﻴﻠﺟ→
ﻝﻼﺟﺇ [ijlāl] penghormatan
ﻉﺎﲨﺇ [ijmā’] kecocokan, kesepakatan ﻝﺎﲨﺇ [ijmāl] kesimpulan; ﻲ ~ total
ﻊﲨﺍ [ajmā’] j. [-ūn] total, seluruh
2ﺲﻨﺟ ﺱﺎﻨﺟﺃ →
ﱯﻨﺟﺃ [ajnabī] j. ﺐﻧﺎﺟﺃ [ajānib] asing, orang asing
1ﺡﺎﻨﺟ ﺔﺤﻨﺟﺃ →
ﲔﻨﺟ ﺔﻨﺟﺃ →
ﺩﺎﻬﺟﺇ [ijHād] ketegangan, usaha keras ﺽﺎﻬﺟﺇ [ijHādl] aborsi
ﺯﺎﻬﺟ ﺓﺰﻬﺟﺃ → ﺔﺑﻮﺟﺃ → ﺏﺍﻮﺟ
ﻮﺟ ﺀﺍﻮﺟﺃ →
ﺩﺍﻮﺟ ﺩﺍﻮﺟﺃ →
ﺥﻮﺟ ﺥﺍﻮﺟﺃ →
ﻮﺟ
2ﻑ ﻑﺍﻮﺟﺃ →
ﺏﺍﻮﺟ ﺔﺑﻮﺟﺃ →
ﺩﻮﺟﺃ [ajwad] lebih baik ﺭﻮﺟﺃ → ﺮﺟﺃ2
ﻑﻮﺟﺃ [ajwāf] j. ﻑﻮﺟ [jūf] lorong
2ﺪﻴﺟ ﺩﺎﻴﺟﺃ →
ﻞﻴﺟ ﻝﺎﻴﺟﺃ →
ﲑﺟﺃ [ajīr] j. ﺀﺍﺮﺟﺃ [ujarā] honorer, buruh ﺩﺎﺣﺃ → ﺪﺣﺃ
ﺚﻳﺪﺣ ﺚﻳﺩﺎﺣﺃ →
ﻱﺩﺎﺣﺃ [uhādī] tunggal ﺀﺍﺬﺣ ﺔﻳﺬﺣﺃ →
ﺔﻃﺎﺣﺇ [ihātha] cakupan, keahlian, pemberitahuan (ﺏ)
ﺔﻟﺎﺣﺇ [ihāla] konversi, transfer uang, penyerahan harta
ﺐﺣﺃ [ahabb] lebih suka (ﱃﺍ) ﺀﺎﺒﺣﺃ → ﺐﻴﺒﺣ
4ﺐﺣ ﺏﺎﺒﺣﺃ →
1
ﺐﻴﺒﺣ ﺏﺎﺒﺣﺃ →
2
3ﺲﺒﺣ ﺱﺎﺒﺣﺃ →
ﻁﺎﺒﺣﺇ [ihbāth] frustasi
3ﻞﺒﺣ ﻝﺎﺒﺣﺃ →
ﺱﺎﺒﺘﺣﺍ [ihtabās] perasaan segan, halangan
ﺏﺎﺠﺘﺣﺍ [ihtijāb] kehilangan ﺝﺎﺠﺘﺣﺍ [ihtijāj] protes (ﻰﻠﻋ) ﺯﺎﺠﺘﺣﺍ [ihtijāz] penangkapan ﺀﺍﺬﺘﺣﺍ [ihtidzā] tiruan ﺯﺍﺮﺘﺣﺍ [ihtirāz] kewaspadaan ﺱﺍﺮﺘﺣﺍ [ihtirāts] kewaspadaan ﻕﺮﺘﺣﺍ [ihtirāq] pembakaran ﻡﺍﺮﺘﺣﺍ [ihtirām] penghormatan ﺏﺎﺴﺘﺣﺍ [ihtisāb] penghitungan ﺩﺎﺸﺘﺣﺍ [ihtisyād] akumulasi ﻥﺎﻀﺘﺣﺍ [ihtidlān] pelukan ﺀﺎﻔﺘﺣﺍ [ihtifā] sambutan hangat,
perayaan (ﺏ)
ﻅﺎﻔﺘﺣﺍ [ihtifādh] pelestarian ﻝﺎﻔﺘﺣﺍ [ihtifāl] perayaan (ﺏ) ﺭﺎﻘﺘﺣﺍ [ihtiqār] pelanggaran ﺭﺎﻜﺘﺣﺍ [ihtikār] j. [-āt] monopoli ﻙﺎﻜﺘﺣﺍ [ihtikāk] gesekan, kontak ﻝﻼﺣﺍ [ihtilāl] penjajahan; ﻱ ~ terjajah ﺀﺎﻤﺘﺣﺍ [ihtimā] mencari perlindungan
(ﺏ), penutupan
ﻝﺎﻤﺘﺣﺍ [ihtimāl] kemungkinan, penderitaan
ﺝﺎﻴﺘﺣﺍ [ihtiyāj] kebutuhan (ﱃﺇ) ﻁﺎﻴﺘﺣﺍ [ihtiyāth] j. [-āt] kewaspadaan,
cadangan; ﻱ ~ pengganti, pencegahan; j. [-āt] cadangan ﻝﺎﻴﺘﺣﺍ [ihtiyāl] daftar
2ﺮﺠﺣ ﺭﺎﺠﺣﺃ →
ﻡﺎﺠﺣﺇ
1 [ihjām] penjagaan jarak (ﻦﻋ), pelepasan (ﻦﻋ)
2ﻢﺠﺣ ﻡﺎﺠﺣﺃ →
2
ﺪﺣﺃ [ahad] pr. ﻯﺪﺣﺇ [ihdā] seorang; ~ ﻝﺍ Minggu
2ﺏﺪﺣ ﺏﺍﺪﺣﺃ →
ﺙﺍﺪﺣﺍ
1 [ihdāts] sebab; ﻱ ~ koordinat
1ﺙﺪﺣ ﺙﺍﺪﺣﺃ →
2
ﻕﺍﺪﺣﺇ [ihdāq] pelingkaran
ﺙﺪﺣﺃ [ahdats] lebih baru, lebih modern ﺔﺛﻭﺪﺣﺃ [uhdūtsa] sejarah, cerita, tema ﻯﺪﺣﺍ [ihdā] sebelas
ﺔﻳﺬﺣﺃ [ahdziya] sepatu
2ﺝﺮﺣ ﺝﺍﺮﺣﺃ →
ﺭﺍﺮﺣﺃ
1 [ahrār] bebas, suci, asli
3ﺮﺣ ﺭﺍﺮﺣﺃ →
2
ﺯﺍﺮﺣﺇ
1 [ihrāz] pencapaian
2ﺯﺮﺣ ﺯﺍﺮﺣﺃ →
2
2ﺵﺮﺣ ﺵﺍﺮﺣﺃ → ﻑﺮﺣﺃ → ﻑﺮﺣ2
ﻕﺍﺮﺣﺇ [ihrāq] pembakaran ﻡﺍﺮﺣﺇ [ihrām] ihram haji ﻯﺮﺣﺃ [ahrā] lebih cocok
2ﻱﺮﺣ ﺀﺎﻳﺮﺣﺃ →
2ﺏﺰﺣ ﺏﺍﺰﺣﺃ →
2ﻥﺰﺣ ﻥﺍﺰﺣﺃ →
ﻡﺍﺰﺣ ﺔﻣﺰﺣﺃ →
2ﺐﺴﺣ ﺏﺎﺴﺣﺃ →
ﺱﺎﺴﺣﺇ [ihsās] perasaan ﻥﺎﺴﺣﺇ [ihsān] kebajikan ﻦﺴﺣﺃ [ahsan] lebih baik
ﺎﺸﺣ ﺀﺎﺸﺣﺃ →
ﺀﺎﺼﺣﺇ [ihsā] bersifat statistis ﺔ ~ d. j.
[-āt] statistik
ﻥﺎﺼﺣﺇ [ihshān] perlindungan ﻥﺎﺼﺣ
ﺔﻨﺼﺣﺃ →
ﺭﺎﻀﺣﺇ [ihdlār] pengurusan ﻥﺎﻀﺣﺃ ﻦﻀﺣ→2
ﺪﻴﻔﺣ ﺩﺎﻔﺣﺃ →
ﻖﺣﺃ [ahaqq] lebih terpercaya; ﺔ ~ hak ﻖﻴﻘﺣ
ﺀﺎﻘﺣﺃ → ﻡﺎﻜﺣﺇ
1 [ihkām] ketepatan, kesempurnaan
3ﻢﻜﺣ ﻡﺎﻜﺣﺃ →
2
2ﻢﻠﺣ ﻡﻼﺣﺃ →
2ﻢﺣ ﺀﺎﲪﺃ →
2ﺾﲪ ﺽﺎﲪﺃ →
4ﻞﲪ ﲪﺃ →
ﻝﺎﺮﲪﺃ [ahmar] j. ﺮﲪ [humr] merah ﺭﺍﺮﲪﺍ [ihmirār] pemerahan ﻖﲪﺃ [ahmaq] j. ﻖﲪ [humq] bodoh
2ﺚﻨﺣ ﺙﺎﻨﺣﺃ →
2ﻚﻨﺣ ﻙﺎﻨﺣﺃ →
ﺽﻮﺣ ﺽﺍﻮﺣﺃ →
ﻝﺍﻮﺣﺃ [ahwāl] kasus, kondisi ﺀﺎﻴﺣﺃ
1 [ahyā] j. ﻲﺣ [hayy] hidup ﺀﺎﻴﺣﺇ
2 [ihyā] menghidupkan kembali
1ﻲﺣ ﺀﺎﻴﺣﺃ →
ﺰﻴﺣ ﻴﺣﺃ → ﺯﺎﻥﺎﻴﺣﺍ → ﲔﺣ3
ﺥﺃ [akh] ﻥﺍﻮﺧﺇ [ikhwān] saudara lk., teman, ﺓﺍﻮﺧﺇ [ikhwā] persaudaraan ﺪﻳﺩﺎﺧﺃ → ﺩﻭﺪﺧﺃ
ﺫﺎﺧﺃ [akhkhadz] membungkus ﺔﺌﺒﺧﺃ → ﺀﺎﺒﺧ
ﺭﺎﺒﺧﺇ
1 [ikhbār] pemberitahuan; ﻱ ~ berita
ﺭﺎﺒﺧﺃ
2 →2ﱪﺧ
ﺯﺎﺒﺧﺃ → ﺰﺒﺧ 2
ﺖﺧﺃ [ukht] j. ﺕﺍﻮﺧﺃ [akhwāt] saudara perempuan
ﻥﺎﺘﺧﺃ → ﱳﺧ2
ﺭﺎﺒﺘﺧﺍ [ikhtibār] pengalaman,
percobaan, ujian; ﻱ ~ pengalaman ﻡﺎﺘﺘﺧﺍ [ikhtitām] penutup
ﺝﺍﺮﺧﺃ → ﺝﺮﺧ3
ﻉﺍﺮﺘﺧﺍ [ikhtira’] penemuan ﻕﺍﺮﺘﺧﺍ [ikhtirāq] penembusan,
penyebrangan ﻝﺍﺰﺘﺧﺍ [ikhtizāl] singkatan,
pengurangan, stenografi ﺭﺎﺼﺘﺧﺍ [ikhtishār] singkatan
ﺹﺎﺼﺘﺧﺍ [ikhtishāsh] keahlian, bidang keahlian, spesialisasi; ﻲ ~ spesialis ﻑﺎﻄﺘﺧﺍ [ikhtithāf] penculikan,
perampokan
ﺀﺎﻔﺘﺧﺍ [ikhtifā] hilang, sembunyi ﺀﻼﺘﺧﺍ [ikhtilā] sendiri
ﺱﻼﺘﺧﺍ [ikhtilās] penyalahgunaan ﻁﻼﺘﺧﺍ [ikhtilāth] pencampuran,
transportasi
ﻝﻼﺘﺧﺍ [ikhtilāl] gangguan, kekurangan ﺭﺎﻴﺘﺧﺍ [ikhtiyār] pilihan; ﻱ ~ sukarela ﺩﻭﺪﺧﺍ [ukhdūd] j. ﺪﻳﺩﺎﺧﺃ [akhādīd]
1ﺬﺧﺃ [akhadza, u] mengambil, menerima, memegang, memulai (ﰲ/ﺏ); III ﺬﺧﺁ [ākhadza] mengambil alih (ﻰﻠﻋ); VIII ﺬﲣﺍ [ittakhadza]
mengambil, mengupayakan
2ﺬﺧﺃ [akhdz] pengambilan, pengambilalihan
3ﺬﺧﺁ [ākhīdz] mengesankan
1ﺮﺧﺃ [akhkhara] menunda, menggeser;
V ﺮﺧﺄﺗ [ta-akhkhara] terlambat, mundur (ﻦﻋ)
2ﺮﺧﺁ [ākhar] j. [-ūn] d. ﺮﺧﺃ [ukhār] yang lain
3ﺮﺧﺁ [ākhīr] j. [-ūn] d. ﺮﺧﺍﻭﺃ [awākhir]
penutup
4ﺮﺧﺃ → 2ﺮﺧﺁ
ﺝﺮﺧﺇ [ikhrāj] membawa keluar ﺱﺮﺧﺃ [akhras] j. ﺱﺮﺧ [khurs] bisu ﺓﺮﺧﺁ [ākhira] ~ ﻝﺍ akhirat ﻱﻭﺮﺧﺃ [ukhrāwī] bersifat akhirat ﻯﺮﺧﺃ [ukhrā] ~ ﻝﺍ akhirat ﺏﺎﺸﺧﺃ → ﺐﺸﺧ2
ﺏﺎﺼﺧﺃ [ikhshāb] pembuahan ﺹﺎﺼﺧﺃ → ﺺﺧ3
ﻲﺋﺎﺼﺧﺃ [akhishshā-ī] spesialis, pakar ﻉﺎﻀﺧﺇ [ikhdlā’i] penyerahan diri ﺮﻀﺧﺃ [akhdlar] j. ﺮﻀﺧ [khudlr] hijau;
segar ﺀﺎﻄﺧﺃ→ ﺄﻄﺧ2 ﺭﺎﻄﺧﺃ→ ﺮﻄﺧ2
ﺭﺎﻄﺧﺇ [ikhthār] pemberitahuan (ﺏ), peringatan
ﺀﺎﻔﺧﺇ [ikhfā] menyembunyikan, menutupi
2ﻒﺧ → ﻑﺎﻔﺧﺃ
ﻕﺎﻔﺧﺇ [ikhfāq] kegagalan ﺀﻼﺧﺇ [ikhlā] pengosongan
ﺹﻼﺧﺇ [ikhlash] kebenaran, ketulusan ﻁﻼﺧﺃ → ﻂﻠﺧ3
ﻑﻼﺧﺃ → ﻒﻠﺧ2
ﻕﻼﺧﺃ [akhlāq] karakter, moral; → ﻖﻠﺧ3 ﻝﻼﺧﺇ [ikhlāl] pelanggaran (ب),
gangguan (ﺏ) ﺔﻠﺧﺃ → ﻝﻼﺧ1 ﺀﺎﻴﻠﺧﺃ → ﻲﻠﺧ
ﺩﺎﲪﺇ [ikhmād] penghapusan, peredaman, penekanan ﺱﺎﲬﺃ → ﺲﲬ
1ﻮﺧﺃ - III ﻰﺧﺁ [ākhā]
mempersaudarakan diri (ﺏ dengan); V ﻰﺧﺂﺗ [ta-ākhā]
bersaudara
2ﻮﺧﺃ [akhū] saudara laki-laki ﺕﺍﻮﺧﺃ → ﺖﺧﺃ
ﺭﺍﻮﺧﺃ → ﺭﻮﺧ3 ﻝﺎﺣ ﻝﺍﻮﺣﺃ →
ﻥﺍﻮﺧﺃ
1 [akhwāni] dua saudara laki-laki ﻥﺍﻮﺧﺇ
2 [ikhwān] saudara ﺔﻧﻮﺧﺃ → ﻥﺍﻮﺧ2
ﺓﻮﺧﺃ
1 [ukhuwwa] persaudaraan
2ﺓﻮﺧﺇ → ﺥﺃ
ﻱﻮﺧﺃ [akhawī] bersaudara ﻲﺧﺃ [akhī] saudara laki-laki saya ﺭﺎﻴﺧﺃ → ﲑﺧ2
ﺔﻠﻴﺧﺃ → ﻝﺎﻴﺧ1
ﲑﺧﺃ [akhīr] terakhir, bungsu
ﺀﺍﺩﺃ [adā] pengoperasian, kemampuan, pembayaran
ﺏﺍﺩﺁ→ ﺏﺩﺃ2
ﺓﺭﺍﺩﺇ [idāra] berputar, pimpinan, administrasi, direksi, kantor dinas ﻱﺭﺍﺩﺇ [idārī] administratif, manajer ﻡﺍﺩﺇ [idām] pemeliharaan ﺔﻣﺍﺩﺇ [idāma] pemeliharaan ﻥﺍﺩﺇ → ﱏﺩﺇ
ﺔﻧﺍﺩﺇ [idāna] vonis bersalah
ﺓﺍﺩﺃ [adāt] j. ﺕﺍﻭﺩﺃ [adawāt] peralatan;
partikel (tatabahasa); material
1ﺏﺩﺃ – II [addaba] mendidik;
mendisiplinkan; V ﺏﺩﺄﺗ [ta-addaba]
dididik dgn baik
2ﺏﺩﺃ [adab] j. ﺏﺍﺩﺁ [ādāb] kelakuan baik; pendidikan; sastra ﺏﺎﺑﺩﺃ → ﺏﺩ 2
ﺭﺎﺑﺩﺃ → ﺮﺑﺩ 2 ﺀﺎﺑﺩﺃ → ﺐﻳﺩﺃ
ﺭﺎﺑﺩﺇ [idbār] penarikan
ﰊﺩﺃ [adabī] bersastra; moralis; j. ﺕﺎﻴﺑﺩﺃ sastra
ﺭﺎﺧﺩﺍ [iddikhār] penghematan;
penyimpanan ﻝﺎﺧﺩﺇ [idkhāl] penyisipan ﺮﺧﺩﺍ → ﺮﺧﺩ1
ﺔﻨﺧﺩﺃ → ﻥﺎﺧﺩ ﺝﺍﺭﺩﺇ
1 [idrāj] penyisipan; pendaftaran (ﰲ)
ﺝﺍﺭﺩﺃ
2 → ﺝﺭﺩ ﻙﺍﺭﺩﺇ
1 [idrāk] pencapaian, pemahaman, pengertian
ﻙﺍﺭﺩﺃ
2 →2ﻙﺭﺩ
ﻥﺍﺭﺩﺃ → ﻥﺭﺩ ﻉﺭﺩﺃ → ﻉﺭﺩ2
ﺀﺎﻋﺩﺍ [iddi’a] pernyataan, pendakwaan ﺔﻴﻋﺩﺃ → ﺀﺎﻋﺩ
ﺀﺎﻴﻋﺩﺃ → ﻲﻋﺩ ﻝﺎﻏﺩﺃ → ﻞﻏﺩ
ﻡﺎﻏﺩﺇ [idgham, iddigham] asimilasi
ﻝﺩﺃ [adall] menunjukkan (ﻰﻠﻋ), membuktikan lebih baik ﺀﻻﺩﺇ [idlā] pemberitahuan ﺀﻻﺩﺃ → ﻞﻴﻟﺩ
ﺔﻟﺩﺃ → ﻞﻴﻟﺩ
ﻡﺩﺁ [ādam] Nabi Adam; ~ ﻦﺑﺍ manusia ﺝﺎﻣﺩﺇ [idmāj] pencakupan,
penggabungan ﻥﺎﻣﺩﺇ [idmān] kecanduan ﺔﻐﻣﺩﺃ → ﻍﺎﻣﺩ
ﺔﻣﺩﺃ [adama] kulit ﻲﻣﺩﺁ [ādamī] manusia
ﱐﺩﺃ [adnā] j. [-aun] d. ﻥﺍﺩﺃ [adā-nin]
lebih dekat
ﻢﻫﺩﺃ [adHam] gelap sekali ﺀﺍﻭﺩﺃ → ﺀﺍﺩ
ﺕﺍﻭﺩﺃ → ﺓﺍﺩﺃ ﺔﻳﻭﺩﺃ → ﺀﺍﻭﺩ ﻥﺎﻫﺩﺃ → ﻦﻫﺩ3 ﺭﺍﻭﺩﺃ → ﺭﻭﺩ 2 ﺔﻳﻭﺩﺃ → ﺀﺍﻭﺩ
ﻯﺩﺃ - II [addā] mengerjakan (pekerjaan), memenuhi (tugas), melakukan (ujian), memimpin (ﱃﺇ) ﺭﺎﻳﺩﺃ → ﺮﻳﺩ
ﻥﺎﻳﺩﺃ → ﻦﻳﺩ 4
ﺐﻳﺩﺃ [adīb] j. ﺀﺎﺑﺩﺃ [udābā-] dididik (literatur), penulis
ﺓﺮﻳﺩﺃ → ﺮﻳﺩ
ﱘﺩﺃ [adīm] kulit, permukaan ﺫﺇ [idz] karena, ketika; ~ ﻥﺃ saat itu
1ﺍﺫﺇ [idzā] 1. ketika, apakah, 2. ﺏ ~ karena
2ﺍﺫﺇ [idzan] dgn demikian ﺭﺍﺫﺁ [ādzār] Maret
ﺔﻋﺍﺫﺇ [idzā’a] publikasi, siara radio ﻥﺍﺫﺃ
1 [adzān] panggilan shalat, adzan, pengumuman (ﺏ)
2ﻥﺍﺫﺁ → ﻥﺫﺃ
ﺭﺎﺧﺫﺃ → ﺮﺧﺫ2 ﻉﺭﺫﺃ → ﻉﺍﺭﺫ
ﺫﺇ ﻋ
ﻥﺎ [idz’ān] ketaatan, kerendahan diri ﻥﺎﻗﺫﺃ → ﻦﻗﺫ
2ﻲﻛﺫ → ﺀﺎﻴﻛﺫﺃ
ﻝﻻﺫﺇ [idzlāl] penghinaan ﺀﻻﺫﺃ → ﻞﻴﻟﺫ
1ﻥﺫﺃ [adzina, a] mengijinkan; II [adzdzana] melakukan adzan; IV ﻥﺫﺁ [ādzana] mengumumkan (ﺏ), menyerukan (ﺏ); X ﻥﺫﺄﺘﺳﺍ [ista- dzana] memohon ijin, membiarkan terdaftar
2ﻥﺫﺃ [udzun] j. ﻥﺍﺫﺁ [ādzān] telinga, tangkai
3ﻥﺫﺇ [idzan] dgn demikian
4ﻥﺫﺇ [idzn] ijin, pengesahan; j. ﻥﻭﺫﺃ [udzūn] d. ﺕﺎﻧﻭﺫﺃ [udzūnāt] instruksi ﺏﺎﻧﺫﺃ → ﺐﻧﺫ2
ﻥﺎﻫﺫﺃ → ﻦﻫﺫ ﻕﺍﻭﺫﺃ→ ﻕﻭﺫ2 ﻥﻭﺫﺇ → ﻥﺫﺇ4 ﺕﺎﻧﻭﺫﺃ → ﻥﺫﺇ4
1ﻱﺫﺃ [adziya, ā] menderita kerusakan;
IV ﻯﺫﺁ [ādzā] membuat rusak, berlaku tak benar, membuat sakit, membebani; V ﻯﺫﺄﺗ [ta-adzdzā]
disakiti, dilukai
2ﻱﺫﺃ [adzan] d. ﺔﻳﺫﺃ [adziya] kerusakan, kejahatan, rasa sakit, luka
ﻝﺎﻳﺫﺇ → ﻞﻳﺫ 2 ﺀﺍﺭﺁ → ﻱﺃﺭ2 ﻚﺋﺍﺭﺃ → ﺔﻜﻳﺭﺃ ﺏﺍﺭﺁ → ﺏﺭﺃ ﻒﻴﺟﺍﺭﺃ → ﻑﺎﺟﺭﺇ
ﺓﺩﺍﺭﺇ [irāda] keinginan, dekrit ﻱﺩﺍﺭﺇ [irādī] keinginan, sukarela ﺽﺍﺭﺃ → ﺽﺭﺃ2
ﺔﻗﺍﺭﺇ [irāqa] pengucuran (dara)
ﺐﻧﺍﺭﺃ → ﺐﻧﺭﺃ
ﺏﺭﺃ [arab] j. ﺏﺍﺭﺁ [ārāb] keinginan, tujuan
ﺏﺎﺑﺭﺃ → ﺏﺭ2 ﺡﺎﺑﺭﺃ → ﺢﺑﺭ 2 ﻉﺎﺑﺭﺃ → ﻊﺑﺭ 3 ﺀﺎﺑﺭﺃ → ﺐﻴﺑﺭ ﺔﻄﺑﺭﺃ → ﻁﺎﺑﺭ
ﺀﺎﻌﺑﺭﺃ [arbi’ā, arba’ā] hari Rabu ﺔﻌﺑﺭﺃ [arba’a] empat
ﻥﻮﻌﺑﺭﺃ [arba’ūn] empat puluh ﺕﺎﻨﻴﻌﺑﺭﺃ [arba’īnāt] ~ ﻝﺍ tahun 40-an
ﺭﺃ ﻝﺎﺗ → ﻞﺗﺭ 2
ﻁﺎﺒﺗﺭﺍ [irtibāth] hubungan, ikatan ﻙﺎﺒﺗﺭﺍ [irtibāk] kebingungan ﺝﺎﲡﺭﺍ [irtijāj] gempa, longsor ﻝﺎﲡﺭﺍ [irtijāl] improvisasi; ~
berimprovisasi, tak dipersiapkan ﻝﺎﲢﺭﺍ [irtihāl] keberangkatan,
pembongkaran
ﺀﺎﲣﺭﺍ [irtikhā-] penenenangan, pelonggaran, peniduran
ﺩﺍﺪﺗﺭﺍ [irtidād] penarikan, keruntuhan ﺡﺎﺸﺗﺭﺍ [irtisyāh] infiltrasi
ﺵﺎﻌﺗﺭﺍ [irti’āsy] getaran, gempa ﻉﺎﻔﺗﺭﺍ [irtifā’] penaikan, peningkatan,
ketinggian
ﻕﺎﻔﺗﺭﺍ [irtifāq] pemakaian (ﺏ) ﺗﺭﺍ
ﻘ
ﺀﺎ [irtiqā-] pendakian, penaikan, evolusi
ﺏﺎﻜﺗﺭﺍ [irtikāb] berbuat jahat ﺯﺎﻜﺗﺭﺍ [irtikāz] bersandar (ﻰﻠﻋ) ﺏﺎﻴﺗﺭﺍ [irtiyāb] kebingungan ﺡﺎﻴﺗﺭﺍ [irtiyāh] pemuasan (ﱃﺇ) ﺩﺎﻴﺗﺭﺍ [irtiyād] pencarian (tempat),
penelitian
ﻉﺎﻴﺗﺭﺍ [irtiyā’] menakutkan, menggemparkan ﺙﺭﺇ [irts] warisan
1ﺝﺭﺃ [araj] bau
2ﺝﺭﺃ [arij] mencium bau ﺀﺎﺟﺭﺃ
1 [arja-] ~ ﻞﻛ ﰲ di mana-mana ﺀﺎﺟﺭﺇ
2 [irjā-] penundaan, istirahat ﺱﺎﺟﺭﺃ → ﺲﺟﺭ
ﻉﺎﺟﺭﺇ [irjā’] pengembalian
ﻑﺎﺟﺭﺇ [irjāf] j. ﻒﻴﺟﺍﺭﺃ [arājīf] isu salah ﻝﺎﺟﺭﺃ → ﻞﺟﺭ3
ﻡﺎﺣﺭﺃ → ﻢﺣﺭ3
ﺢﺟﺭﺃ - II ﺢﺟﺭﺄﺗ [ta-arjaha] mengayun ﻥﺍﻮﺟﺭﺃ [urjuwān] warna merah tua ﺔﺣﻮﺟﺭﺃ [urjūha] ayunana
ﺥﺭﺃ - II [arrakha] menentukan tanggal ﻑﺍﺩﺭﺃ → ﻑﺩﺭ2
ﻥﺍﺩﺭﺃ → ﻥﺩﺭ
ﺏﺩﺭﺇ [irdabb] satuan volume (= 198 liter)
ﻥﺩﺭﺃ [urdunn] ~ ﻝﺍ Yordania, ﻲ ~ orang Yordania
ﺯﺍﻭﺩﺭﺃ [urduwāz] batu tulis ﺀﺎﻳﺩﺭﺃ → ﺀﻱﺩﺭ
ﺔﻳﺩﺭﺃ → ﺀﺍﺩﺭ ﺭﺭﺃ→ﺭﺍﺭﺇ
1ﺯﺭﺃ [arz] pohon cedar
2ﺯﺭﺃ [arruzz] beras ﺀﺍﺯﺭﺃ → ﺀﺯﺭ ﻕﺍﺯﺭﺃ → ﻕﺯﺭ2 ﻍﺎﺳﺭﺃ → ﻎﺳﺭ
ﻝﺎﺳﺭﺇ [irsāl] pengiriman ﻥﺎﺳﺭﺃ → ﻦﺳﺭ
ﻮﻄﺳﺭﺃ [aristū] Aristoteles ﺩﺎﺷﺭﺇ [irsyād] kepemimpinan,
konsultasi; ﺕﺍ ~ instruksi ﺩﺎﺻﺭﺃ → ﺪﺻﺭ2
ﺓﺪﺻﺭﺃ → ﺪﻴﺻﺭ ﺔﻔﺻﺭﺃ → ﻒﻴﺻﺭ
1ﺽﺭﺃ [aradl] semut putih
2ﺽﺭﺃ [ardl] j. ﺽﺍﺭﺃ [arādlin] bumi, tanah, padang
ﺀﺎﺿﺭﺇ [irdlā-] pemuasan ﻲﺿﺭﺃ [ardlī] tanah; ﺔ ~ lantai ﺀﺎﻴﺿﺭﺃ → ﻲﺿﺭ3
ﻞﻃﺭﺃ → ﻞﻃﺭ
ﻡﺎﻏﺭﺇ [irghām] pemaksaan, kekerasaan (ﻰﻠﻋ)
ﺔﻔﻏﺭﺃ → ﻒﻴﻏﺭ
1ﻕﺭﺃ – II [arraqa] mengambil waktu tidur
2ﻕﺭﺃ [araq] ketanpa-tiduran ﻡﺎﻗﺭﺃ → ﻢﻗﺭ 2
ﻥﺎﻛﺭﺃ → ﻦﻛﺭ2 ﺙﺎﻣﺭﺃ → ﺚﻣﺭ ﻕﺎﻣﺭﺃ → ﻖﻣﺭ2
ﻞﻣﺭﺃ [armal] j. ﻞﻣﺍﺭﺃ [arāmil] duda; ﺔ ~ janda
ﻲﻃﻭﺅﺎﻧﺭﺃ [arnā-ūthī] orang Albania ﺐﻧﺭﺃ [arnab] j. ﺐﻧﺍﺭﺃ [arānib] kelinci ﺏﺎﻫﺭﺇ [irHāb] teror; ﻲ ~ teroris ﺹﺎﻫﺭﺇ [irHāsh] j. [-āt] persyaratan,
tanda-tanda, petunjuk ﻁﺎﻫﺭﺃ → ﻂﻫﺭ
ﻑﺎﻫﺭﺇ [irHāf] penajaman
ﻕﺎﻫﺭﺇ [irHāq] pembebanan berlebihan ﺡﺍﻭﺭﺃ → ﺡﻭﺭ2
ﺡﻭﺭﺃ [arwah] lebih nyaman, lebih tenang
ﺔﻗﻭﺭﺃ → ﻕﺍﻭﺭ
ﺔﻣﻭﺭﺃ [arūma] akar, asal-usul ﻑﺎﻳﺭﺃ → ﻒﻳﺭ
ﺐﻳﺭﺃ [arīb] cerdik, pintar ﺢﻳﺭﺃ [arīhā] Jericho ﻲﳛﺭﺃ [aryahī] ramah
ﺔﻜﻳﺭﺃ [arīka] j. ﻚﺋﺍﺭﺃ [arā-ik] bangku, tahta
ﺯﺃ [azza, i] bersenandung, menggerutu
ﺀﺍﺯﺇ [izā-a] di depan ﺔﺣﺍﺯﺇ [izāHa] penghilangan,
pengambilan
ﺭﺍﺯﺇ [izār] j. ﺭﺯﺃ [uzur] kain pinggang, kain berpetak-petak
ﺔﻟﺍﺯﺇ [izāla] penyingkiran, penghilangan ﺍﺯﺍ
ﻱ [izdirā] pelanggaran, peremehan ﻡﺎﺣﺩﺯﺍ [izdihām] keramaian, kelebihan
isian
ﺭﺎﻫﺩﺯﺍ [izdiHār] kesejahteraan, berkembang
ﺝﺍﻭﺩﺯﺍ [izdiwāj] berpasangan, ke- gandaan-an
ﺩﺎﻳﺩﺯﺍ [izdiyād] peningkatan
1ﺭﺯﺃ - II [azzara] menutupi, menyelubungi; III ﺭﺯﺁ [āzara]
mendukung, mendampingi
2ﺭﺯﺃ [azr] kekuatan ﺭﺍﺭﺯﺃ → ﺭﺯ 2
ﻕﺭﺯﺃ [azraq] j. ﺀﺎﻗﺭﺯ [zurq] biru ﺝﺎﻋﺯﺇ [iz’āj] pembebanan, gangguan ﺔﻗﺯﺃ → ﻕﺎﻗﺯ
ﺀﺎﻴﻛﺯﺃ → ﻲﻛﺯ2
ﻝﺯﺃ [azal] keabadian; ﻲ ~ abadi ﻥﺎﻣﺯﺃ → ﻦﻣﺯ2
ﺔﻨﻣﺯﺃ
1 - V ﻡﺯﺄﺗ [ta-azzama] meruncing ﺔﻨﻣﺯﺃ
2 → ﻥﺎﻣﺯ ﺔﻣﺯﺃ
1 [azma] krisis, darurat ﺔﻣﺯﺃ
2 → ﻡﺎﻣﺯ ﺝﺍﻭﺯﺃ → ﺝﻭﺯ2 ﺭﺎﻫﺯﺃ → ﺓﺮﻫﺯ1
ﺮﻫﺯﺃ [azHar] bersinar; ~ ﻝﺍ mesjid/universitas Al-Azhar ﺩﺍﻭﺯﺃ → ﺩﺍﺯ
ﺭﻭﺯﺃ [azwar] pr. ﺀﺍﺭﻭﺯ [zawrā] bengkok;
belokan
ﺭﺍﺭﻭﺯﺍ [iziwirār] ketidakcenderungan ﺀﺎﻳﺯﺃ → ﻱﺯ
ﺭﺎﻳﺯﺃ → ﺮﻳﺯ
ﻕﺎﻳﺯﺃ → ﻖﻳﺯ
ﺪﻳﺯﺃ [azyad] lebih banyak; lebih besar ﺰﻳﺯﺃ [azīz] menggerutu
1ﺱﺃ – ﺲﺳﺃ [assasa] beralasan; V ﺲﺳﺄﺗ [ta-assasa] mendirikan, didasarkan
2ﺱﺃ [uss] dasar ﺎﺳﺃ → ﻮﺳﺃ
ﺀﺎﺳﺇ
ﺓ [isā-a] prilaku jahat ﻊﻴﺑﺎﺳﺃ → ﻉﻮﺒﺳﺃ
ﺓﺬﺗﺎﺳﺃ → ﺫﺎﺘﺳﺃ ﺩﺎﺳﺁ → ﺪﺳﺃ
ﺭﺎﺳﺇ [isār] ikat pinggang ﺭﺎﺳﺃ
ﺮﻳ [asārīr] ﻪﺟﻮﻟﺍ ~ roman wajah ﺱﺎﺳﺃ [asās] j. ﺲﺳﺃ [usus] dasar,
fundamen; ﺎ ~ [-an] pada dasarnya ﲑﻃﺎﺳﺃ → ﺓﺭﻮﻄﺳﺃ
ﻞﻴﻃﺎﺳﺃ → ﻝﻮﻄﺳﺃ ﻞﻓﺎﺳﺃ → ﻞﻔﺳﺃ ﲔﻓﺎﺳﺃ → ﲔﻔﺳﺇ
ﺔﻟﺎﺳﺇ [isāla] ﺀﺎﳌﺍ ~ pemasokan air ﺐﻟﺎﺳﺃ → ﺏﻮﻠﺳﺇ
ﻡﺎﺳﺃ → ﻢﺳﺍ ﺭﻭﺎﺳﺃ → ﺭﺍﻮﺳﺇ ﺏﺎﺒﺳﺃ → ﺐﺒﺳ ﻉﺎﺒﺳﺃ → ﻊﺒﺳ3
ﺥﺎﻧﺎﺒﺳﺇ [isbānākh] bayam ﺔﺨﺒﺳﺃ → ﺥﺎﺒﺳ
ﻖﺒﺳﺃ [asbaq] lebih dulu, mantan; ﺔﻳ ~ prioritas, kepergian duluan ﻉﻮﺒﺳﺃ [usbū’] j. ﻊﻴﺑﺎﺳﺃ [asābī’] minggu ﺖﺳﺇ [ist] bokong, pantat
ﺫﺎﺘﺳﺃ [ustādz] j. ﺓﺬﺗﺎﺳﺃ [asātidz] profesor, juara; ﺔﻳ ~ ke-profesoran-an, kejuaraan
ﺍ
ﺔﺣﺎﺒﺘﺳ [istibāha] pemberian penghargaan, keangkuhan ﺩﺍﺪﺒﺘﺳﺍ [istibdād] kesukarelaan ﻝﺍﺪﺒﺘﺳﺍ [istibdāl] pertukaran
ﺀﺎﻘﺒﺘﺳﺍ [istibqā] penyimpanan, konservasi
ﺏﺎﺒﺘﺘﺳﺍ [istitbāb] pengokohan, stabilitas ﺭﺎﻤﺜﺘﺳﺃ [istitsmār] pemakaian; j. [-āt]
investasi
ﺀﺎﻨﺜﺘﺳﺍ [istitsnā-] perkecualian ﺔﺑﺎﺠﺘﺳﺍ [istijāba] pemenuhan, reaksi,
ketaatan
ﺀﻼﺠﺘﺳﺍ [istijlā-] pencerahan, pemberian alasan
ﺏﻼﺠﺘﺳﺍ [istijlāb] pengadaan
ﻡﺎﻤﺠﺘﺳﺍ [istijmām] rileks, penyembuhan ﺏﺍﻮﺠﺘﺳﺍ [istijwāb] pertanyaan
(pemeriksaan)
ﺔﻟﺎﺤﺘﺳﺍ [istihāla] ketidak-mungkinan, pengubahan
ﺙﺍﺪﺤﺘﺳﺍ [istihdāts] penciptaan, pengenalan
ﻥﺎﺴﺤﺘﺳﺍ [istihsān] pengesahan, persetujuan, tepuk-tangan ﺭﺎﻀﺤﺘﺳﺍ [istihdlār] pengolahan
(makanan)
ﻕﺎﻘﺤﺘﺳﺍ [istihqāq] tuntutan, prestasi, kedewasaan
ﻡﺎﻜﺤﺘﺳﺍ [istihkām] penguatan, pengokohan
ﻡﺎﻤﺤﺘﺳﺍ [istihmām] pemandian ﺀﺎﻴﺤﺘﺳﺍ [istihyā-] perasaan malu ﺭﺎﺒﺨﺘﺳﺍ [istikhbār] pencarian kabar ﻡﺍﺪﺨﺘﺳﺍ [istikhdām] pemakaian,
pekerjaan, penunjukkan
ﺝﺍﺮﺨﺘﺳﺍ [istikhrāj] pengambilan keluar, pemenangan, dukungan
ﻑﺎﻔﺨﺘﺳﺍ [istikhfāf] peremehan ﺹﻼﺨﺘﺳﺍ [istikhlāsh] pemenangan (ﻦﻣ),
penurunan
ﺓﺭﺍﺪﺘﺳﺍ [istisdāra] pembulatan ﺔﻧﺍﺪﺘﺳﺍ [istidāna] penjaminan, hutang ﻙﺍﺭﺪﺘﺳﺍ [istidrāk] pembenaran
ﺀﺎﻋﺪﺘﺳﺍ [istida’ā-] pemanggilan kembali, pengutipan
ﻝﻻﺪﺘﺳﺍ [istidlāl] pengambilan kesimpulan, petunjuk (ﻰﻠﻋ)
ﺬﺘﺳﺍ
ﺭﺎﻛ [istidzkār] penghapalan, pengingatan
ﺔﺣﺍﺮﺘﺳﺍ [istisrāha] istirahat
ﻉﺎﺟﺮﺘﺳﺍ [istirjā’] penututan kembali, pendapatan kembali
ﺀﺎﺧﺮﺘﺳﺍ [istirkhā-] penenangan, peniduran
ﻝﺎﺳﺮﺘﺳﺍ [istirsāl] kelanjutan (ﰲ), pengabdian
ﺩﺎﺷﺮﺘﺳﺍ [istirsyād] pengambilan nasihat, hal siap dipimpin ﺀﺎﺿﺮﺘﺳﺍ [istirdhā-] pemuasan,
pendamaian
ﻡﻼﺴﺘﺳﺍ [istislām] penyerahan diri, pengunduran diri
ﺓﺭﺎﺸﺘﺳﺍ [istisyāra] konsultasi ﻕﺍﺮﺸﺘﺳﺍ [istisyrāq] orientalistik ﺀﺎﻔﺸﺘﺳﺍ [istisyfā-] penyembuhan ﺩﺎﻬﺸﺘﺳﺍ [istisyHād] kematian syahid,
pengutipan
ﺡﺎﺒﺼﺘﺳﺍ [istishbāh] pencahayaan ﺡﻼﺼﺘﺳﺍ [istishlāh] pendapatan ﺏﺍﻮﺼﺘﺳﺍ [istishwāb] pengesahan ﺔﻋﺎﻄﺘﺳﺍ [istithā’a] kemampuan,
kapasitas
ﺩﺍﺮﻄﺘﺳﺍ [istithrād] kunjungan, penyimpangan
ﻉﻼﻄﺘﺳﺍ [istithlā’] pencerahan, pencarian informasi
ﺓﺩﺎﻌﺘﺳﺍ [isti’āda] pendapatan kembali ﺓﺭﺎﻌﺘﺳﺍ [isti’āra] peminjaman, metafora ﺔﺿﺎﻌﺘﺳﺍ [isti’ādla] pengganti,
penggantian ﺔﻧﺎﻌﺘﺳﺍ [isti’āna] bantuan ﺩﺎﺒﻌﺘﺳﺍ [isti’bād] perbudakan ﻝﺎﺠﻌﺘﺳﺍ [isti’jāl] ketergesa-gesaan ﺩﺍﺪﻌﺘﺳﺍ [isti’dād] kesiapan, watak ﺽﺍﺮﻌﺘﺳﺍ [isti’rādl] pawai, diskusi
ﺀﺎﺼﻌﺘﺳﺍ [isti’shā-] kerusakan, kekeras- kepalaan
ﻑﺎﻄﻌﺘﺳﺍ [isti’thāf] permohonan ﺀﺎﻔﻌﺘﺳﺍ [isti’fā-] permohonan maaf ﻡﻼﻌﺘﺳﺍ [isti’lām] pencarian informasi ﺭﺎﻤﻌﺘﺳﺍ [isti’mār] penjajahan, ﻲ ~
penjajah; ﺔﻳ ~ penjajahan ﻝﺎﻤﻌﺘﺳﺍ [isti’māl] pemakaian
ﺛﺎﻐﺘﺳﺍ
ﺔ [istighātsa] teriakan tolong ﺏﺍﺮﻐﺘﺳﺍ [istighrāb] pengasingan,
kekaguman
ﻝﻼﻐﺘﺳﺍ [istighlāl] pemanfaatan, eksploitasi
ﺀﺎﻨﻐﺘﺳﺍ [istighnā-] penolakan
ﺓﺩﺎﻔﺘﺳﺍ [istisfāda] pengambilan manfaat, menjadikan bermanfaat
ﺔﺿﺎﻔﺘﺳﺍ [istifādla] kelebihan ﺀﺎﺘﻔﺘﺳﺍ [istiftā-] pemeriksaan,
pengambilan penilaian ﺡﺎﺘﻔﺘﺳﺍ [istiftāh] permulaan ﻍﺍﺮﻔﺘﺳﺍ [istifrāgh] pengosongan,
pemuntahan ﺯﺍﺰﻔﺘﺳﺍ [istifzāz] provokasi
ﺭﺎﺴﻘﺘﺳﺍ [istifsār] pencarian informasi, kuisioner
ﻡﺎﻬﻔﺘﺳﺍ [istifHām] pertanyaan ﺔﻟﺎﻘﺘﺳﺍ [istiqāla] pengunduran diri ﺔﻣﺎﻘﺘﺳﺍ [istiqāma] kelurusan, kebenaran ﻝﺎﺒﻘﺘﺳﺍ [istiqbāl] penerimaan,
penyambutan, masa depan ﺀﺍﺮﻘﺘﺳﺍ [istiqrā-] penelitian, induksi ﺭﺍﺮﻘﺘﺳﺍ [istiqrār] stabilitas, konsolidasi,
kekokohan
ﺽﺍﺮﻘﺘﺳﺍ [istiqrādl] pengambilan kredit ﺀﺎﺼﻘﺘﺳﺍ [istiqshā-] penelitian mendasar,
penjelasan masalah
ﺏﺎﻄﺘﻘﺘﺳﺍ [istiqthāb] pengepungan ﺭﺎﻄﻘﺘﺳﺍ [istiqthār] destilasi ﻉﺎﻄﻘﺘﺳﺍ [istiqthā’] pengurangan
(jumlah)
ﻝﻼﻘﺘﺳﺍ [istiqlāl] kemerdekaan, kemandirian
ﺔﻧﺎﻜﺘﺳﺍ [istikāna] kerendahan hati, ﺏﺎﺘﻜﺘﺳﺍ [istiktāb] diktat
ﻑﺎﺸﻜﺘﺳﺍ [istiksyāf] penemuan, penjelasan, penyelidikan ﻝﺎﻤﻜﺘﺳﺍ [istikmāl] penghentian,
pelengkapan, penutupan ﺏﻼﺘﺳﺍ [istilāb] penjarahan,
perampokan
ﻡﻼﺘﺳﺍ [istilām] penerimaan, pengalihan ﻕﺎﺤﻠﺘﺳﺍ [istilhāq] afiliasi, pelampiran ﺕﺎﻔﻠﺘﺳﺍ [istilfāt] pembangkitan
(perhatian)
ﺓﺭﺎﻤﺘﺳﺍ [istismāra] formulir, kuisioner ﻉﺎﻤﺘﺳﺍ [istimā’] mendengarkan,
menguping, pemeriksaan ﻉﺎﺘﻤﺘﺳﺍ [istimtā’] menikmati
ﺭﺍﺮﻤﺘﺳﺍ [istimrār] kesinambungan; ~ ﺒ kontinyu
ﻙﺎﺴﻤﺘﺳﺍ [istimsāk] memegang teguh (ﺏ)
ﻙﻼﻤﺘﺳﺍ [istimlāk] pencabutan, perebutan hak milik, akuisisi ﺩﺎﻨﺘﺳﺍ [istinād] penolakan (ﱃﺇ),
penyandaran diri (ﱃﺇ), pemanggilan (ﱃﺇ)
ﺓﺭﺎﻨﺘﺳﺍ [istināra] pencerahan, penjelasan
ﻁﺎﺒﻨﺘﺳﺍ [istinbāth] pengambilan kesimpulan, penurunan (rumus) ﺝﺎﺘﻨﺘﺳﺍ [istintāj] pengambilan
kesimpulan, penurunan (rumus) ﻝﺍﱰﺘﺳﺍ [istinzāl] pengurangan (jumlah),
diskon
ﺥﺎﺴﻨﺘﺳﺍ [istinsākh] penyalinan, pengopian
ﺡﺎﺼﻨﺘﺳﺍ [istinshāh] permintaan nasihat ﻕﺎﻄﻨﺘﺳﺍ [istintāq] pemeriksaan (polisi) ﺭﺎﻜﻨﺘﺳﺍ [istinkār] penyalahan,
kebencian
ﺔﻧﺎﻬﺘﺳﺍ [istiHāna] pelanggaran ﺭﺎﺘﻬﺘﺳﺍ [istiHtār] kecerobohan,
peremehan (ﺏ)
ﺀﺍﺰﻬﺘﺳﺍ [istiHzā] penghinaan; ~ ﺒ hina ﻙﻼﻬﺘﺳﺍ [istiHlāk] konsumsi, pemakaian,
amortisasi
ﻝﻼﻬﺘﺳﺍ [istiHlāl] permulaan ﺀﺍﻮﻬﺘﺳﺍ [istiHwā] penyihiran,
penggodaan
ﺀﺍﻮﺘﺳﺍ [istiwā-] kesamaan, kelurusan, kedataran
ﺀﺎﻴﺘﺳﺍ [istiyā-] keengganan, kemarahan ﺭﺎﺜﺌﺘﺳﺍ [isti-tsār] penuntutan (ﺏ),
keangkuhan ﺭﺎﺠﺌﺘﺳﺍ [isti-jār] sewa ﻉﺍﺪﻴﺘﺳﺍ [istīdā’] penitipan
ﻥﺍﺬﺌﺘﺳﺍ [isti-dzān] permohonan izin ﺩﺍﲑﺘﺳﺍ [istīrād] import
ﻝﺎﺼﻨﺘﺳﺍ [istishāl] pembasmian ﺡﺎﻀﻴﺘﺳﺍ [istīdlāh] permohonan
penjelasan
ﻥﺎﻄﻴﺘﺳﺍ [istīthān] pendudukan, imigrasi ﺏﺎﻌﻴﺘﺳﺍ [istī’āb] pengambilan,
pendaftaran, kapasitas ﺀﺎﻔﻴﺘﺳﺍ [istīfā] pemenuhan,
pembayaran
ﻅﺎﻘﻴﺘﺳﺍ [istīqādh] bangun tidur ﺀﻼﻴﺘﺳﺍ [istīlā] pengambilan hak milik
(ﻰﻠﻋ)
ﺓﺭﺎﻤﺌﺘﺳﺍ → ﺭﺎﻤﺘﺳﺍﺓ ﻥﺎﻤﺌﺘﺳﺍ [isti-mān] kepercayaan ﻑﺎﻨﺌﺘﺳﺍ [isti-nāf] pengambilan kembali,
kasasi
ﻖﺤﺳﺇ [ishāq] Ishak
ﺪﺳﺃ [asad] j. ﺩﻮﺳﺃ [ūsūd], ﺩﺎﺳﺁ [āsād] d.
ﺪﺳﺃ [usd] singa ﺱﺍﺪﺳﺃ → ﺱﺪﺳ2 ﺓﺪﺳﺃ → ﺩﺍﺪﺳ2 ﺔﻳﺪﺳﺃ → ﺓﺍﺪﺳ
1ﺮﺳﺃ [asara, i] mengikat, membelenggu, memenjarakan
2ﺮﺳﺃ [asr] pemenjaraan ﺀﺍﺮﺳﺃ → ﲑﺳﺃ
ﺀﺍﺮﺳﺇ → ﻯﺮﺳ ﺏﺍﺮﺳﺃ → ﺏﺮﺳ2 ﺭﺍﺮﺳﺃ → ﺮﺳ2
ﻉﺍﺮﺳﺇ [isrā’] ketergesa-gesaan, percepatan (ﺏ/ﰲ)
ﻑﺍﺮﺳﺇ [isrāf] pemborosan ﻞﻴﺋﺍﺮﺳﺇ [isrā-īl] Israel
ﺓﺮﺳﺃ [usra] j. ﺮﺳﺃ [usar] keluarga, dinasti
1ﺲﺳﺃ → 1ﺱﺃ
2ﺲﺳﺃ → ﺱﺎﺳﺃ
ﻞﺒﻄﺳﺇ [isthabl] j. [-āt] kandang ﻄﺳﺃ
ﺮ → ﺮﻄﺳ2
ﺔﻧﺍﻮﻄﺳﺃ [usthūwāna] tiang, silinder, gulungan, piringan
ﺓﺭﻮﻄﺳﺃ [ustūra] j. ﲑﻃﺎﺳﺃ [asāthīr] mitos ﻝﻮﻄﺳﺃ [usthūl] j. ﻞﻴﻃﺎﺳﺃ [asāthīl] kayu
apung
ﻰﻄﺳﺃ [usthā] juara ﺭﺎﻌﺳﺃ →3ﺮﻌﺳ , 2ﺮﻌﺳ
ﻑﺎﻌﺳﺇ [is’āf] petolongan pertama, penyelamatan
1ﻒﺳﺃ [asifa, a] menyesal (ﻰﻠﻋ/ﻝ); IV ﻒﺳﺁ [āsafa] menyesal; V ﻒﺳﺄﺗ [ta- assafa] menyesal (ﻰﻠﻋ)
2ﻒﺳﺃ [asaf] penyesalan; ~ ﻞﻟ sayang!
3ﻒﺳﺁ [āsif] menyesal, sedih ﺭﺎﻔﺳﺃ →4ﺮﻔﺳ ، 2ﺮﻔﺳ
ﻔﺳﺃ
ﻞ [asfal] j. ﻞﻓﺎﺳﺃ [asāfil] terbawah, di bawah
ﺞﻨﻔﺳﺇ [isfanj] bunga-karang ﲔﻔﺳﺇ [isfīn] j. ﲔﻓﺎﺳﺃ [asāfīn] pasak
ﻁﺎﻘﺳﺇ
1 [isqāth] membiarkan jatuh, kejatuhan, tidak mengakui ﻁﺎﻘﺳﺃ
2 →2ﻂﻘﺳ
ﻒﻘﺳﺃ [usquf] j. ﺔﻔﻗﺎﺳﺃ [asāqifa] bishof
ﻑﺎﻜﺳﺇ [iskāf] d. ﰲﺎﻜﺳﺇ [iskāfī] j. ﺔ ~ tukang sol sepatu
ﻥﺎﻜﺳﺇ [iskān] perumahan, pendudukan ﺔﻠﻤﻜﺳﺇ [iskamla] bangku
ﺭﺪﻨﻜﺳﺇ [iskandar] Iskandar, Alexander ﺔﻳﺭﺪﻨﻜﺳﺇ [iskandariya] ~ ﻝﺍ Iskandariyah ﺏﻼﺳﺃ → ﺐﻠﺳ2
ﻑﻼﺳﺃ →3ﻒﻠﺳ ، 2ﻒﻠﺳ ﻙﻼﺳﺃ → ﻚﻠﺳ2
ﻡﻼﺳﺇ [islām] agama Islam ﺔﺤﻠﺳﺃ → ﺡﻼﺳ
ﺏﻮﻠﺳﺃ [uslūb] j. ﺐﻴﻟﺎﺳﺃ [asālib] metode, ﻢﺳﺍ [ism] j. ﺀﺎﲰﺃ [asmā-] d. ﻡﺎﺳﺃ [asāmin] gaya
nama, kata benda ﺀﺎﲰﺃ → ﻢﺳﺍ ﻉﺎﲰﺃ → ﻊﲰ 2 ﻝﺎﲰﺃ → ﻞﲰ ﺓﺪﲰﺃ → ﺩﺎﲰ
ﺮﲰﺃ [asmar] j. ﺮﲰ [sumr] coklat ﺖﻨﲰﺇ [ismant] semen
1ﻲﲰﺍ [ismī] nominal
2ﻰﲰﺃ [asmā] lebih tinggi ﺥﺎﻨﺳﺃ → ﺦﻨﺳ
ﺩﺎﻨﺳﺇ
1 [isnād] sandaran, pengiriman, rantai periwayatan
ﺩﺎﻨﺳﺃ
2 →2ﺪﻨﺳ
ﺎﻨﺳﺃ ﻥ → ﻦﺳ3 ﺔﻤﻨﺳﺃ → ﻡﺎﻨﺳ ﺔﻨﺳﺃ → ﻥﺎﻨﺳ
ﺏﺎﻬﺳﺇ [isHāb] keterincian ﻝﺎﻬﺳﺇ [isHāl] mencret
ﻞﻬﺳﺃ [ashal] lebih mudah, lebih ringan, lebih datar
ﻢﻬﺳﺃ [asHum] → ﻢﻬﺳ2
ﻮﺳﺃ - ﺎﺳﺃ [asā, ū] merawat; III ﻰﺳﺁ [āsā]
menyenangkan ﺃﻮﺳﺃ [aswā] lebih buruk
ﺭﺍﻮﺳﺇ [iswār] j. ﺭﻭﺎﺳﺃ [asāwir] gelang tangan
ﻁﺍﻮﺳﺃ → ﻁﻮﺳ2 ﻕﺍﻮﺳﺃ → ﻕﻮﺳ3 ﺔﺟﻮﺳﺃ → ﺝﺎﻴﺳ
1ﺩﻮﺳﺃ [aswad] j. ﺩﻮﺳ [sūd] d. ﺩﻮﺳ [sūdān] hitam, org negro ﺩﻮﺳﺃ
2 → ﺪﺳﺃ
ﺓﻮﺳﺃ [uswa] contoh, teladan, pola ﺀﺎﻳﻮﺳﺃ → ﻱﻮﺳ2
1ﻲﺳﺃ [asiya, ā] berduka cita (ﻰﻠﻋ), menyesal (ﻰﻠﻋ)
2ﻰﺳﺃ [asan] duka cita ﺳﺁ
ﺎﻴ [āsiyā] Asia ﺥﺎﻴﺳﺃ → ﺦﻴﺳ ﺩﺎﻴﺳﺃ → ﺪﻴﺳ ﻑﺎﻴﺳﺃ → ﻒﻴﺳ2
ﲑﺳﺃ [asīr] j. ﺀﺍﺮﺳﺃ [usarā-] yg dipenjara ﺔﻠﺌﺳﺃ → ﻝﺍﺆﺳ
ﻱﻮﻴﺳﺁ [āsiyawī] org Asia
ﺓﺩﺎﺷﺇ [isyāda] penyebutan (pujian) ﺓﺭﺎﺷﺇ [isyāra] tanda, petunjuk, sinyal ﺔﻋﺎﺷﺇ [isyā’a] penyebaran; j. [-āt] bau ﺡﺎﺒﺷﺃ → ﺷ ﺢﺒ
ﺭﺎﺒﺷﺃ → ﱪﺷ
ﻉﺎﺒﺷﺇ [isybā’] penjenuhan, pemenuhan, pemuasan ﻝﺎﺒﺷﺃ → ﻞﺒﺷ
ﻩﺎﺒﺷﺃ → ﻪﺒﺷ 3 ﺕﺎﺘﺷﺃ → ﺖﺷ2
ﻙﺎﺒﺘﺷﺃ [isytibāk] keterlibatan (ﰲ); j. [-āt]
tubrukan, pertempuran ﻩﺎﺒﺘﺷﺍ [isytibāH] kebingungan,
sangkaan
ﺩﺍﺪﺘﺷﺍ [isytidād] pengetatan, pemburukan
ﺍﺮﺘﺷﺍ
ﺀ [isytirā-] pembelian, belanja ﻁﺍﺮﺘﺷﺍ [isytirāth] persyaratan