LAPORAN PRAKTIKUM
MERANCANG ALGORITMA UNTUK
PERMASALAHAN YANG KOMPLEKS
Disusun Oleh :
Kiky Nurokta Salsabila
2017.7125
X RPL 1
JURUSAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK
SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT
A. Dasar teori
Algoritma adalah urutan dari langkah-langkah yang logis dalam menyelesaikan masalah. Pada saat kita mempunyai masalah, maka kita harus dapat
menyelesaikan masalah tersebut dengan memakai berbagai langkah yang logis.
1. MULAI
2. INPUT a, b, c 3. D = b^2 – 4ac 4. IF D < 0
THEN
YA
TIDAK
YA
TIDAK
Flowchart adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang
menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program.
Pseudocode adalah langkah-langkah menjelaskan permasalahan dalam kode-kode. Pseudocode menggunakan bahasa yang hampir sama dengan bahasa pemrograman, tetapi pseudocode mudah untuk dipahami. Pseudocode bisa juga disebut tiruan dari kode program, tetapi pseudocode lebih mudah untuk
dimengerti sehingga banyak programmer yang membuat pseudocode terlebih dahulu sebelum mengkoding. Pseudocode adalah pemecahan kode yang sulit, menggambarkan logika-logika yang sulit sehingga dapat di terjemahkan di pseudocode agar dapat dimengerti.
B. Tujuan praktikum
1. Menggunakan fungsi algoritma bisa digunakan untuk memecahkan program yang rumit.
2. Menggambarkan suatu tahapan penyelesaian masalah.
3. Untuk memudahkan manusia dalam memahami prinsip-prinsip dari suatu algoritma.
C. Langkah Kerja
1. Bukalah aplikasi Visual Studio 2013
3. Jika, sudah klik C++, Empety Project, lalu Klik OK Seperti di bawah ini.
5. Bila sudah, buatlah Program Nilai determinan
D. KESIMPULAN
Persamaan kuadrat memiliki bentuk umum ax2 + bx + c = 0.
Berdasarkan definisi permasalahan diatas, kita peroleh data nilai a, b, dan c. Kemudian, kita analisis pemecahan dari masalah tersebut. Untuk mencari akar-akar dari persamaan kuadrat, kita dapat menggunakan rumus abc sebagai berikut.
X1.2 = −b ± √ D
2a dengan D adalah nilai determinan dari persamaan kuadrat tersebut, yaitu D = b2 – 4ac. Kemudian, barulah kita merancang algoritmanya.
Misalkan kita buat pseudocode atau flowchart-nya.
E. PEMBAHASAN
Persamaan kuadrat x2 – 4x + 4
a = 1, b = -4, c = 4 maka D = b2 – 4ac = (-4)2 – 4(1)(4) = 16 -16 = 0
karena D = 0 maka persamaan kuadrat memiliki akar kembar, yaitu
x = −b
x1 = −b2+a√ D=
Karena D < 0 maka persamaan kuadrat memiliki akar imajiner.
F. DAFTAR PUSTKA
http://www.kursuswebsite.org/pengertian-pseudo-code-pada-pemrograman/ http://pelajarindo.com/pengertian-pseudocode-dan-contohnya/
sutrisno, dkk. 2010. Pemrograman Dasar Pengantar Algoritma. [pdf]
(http://afif.lecture.ub.ac.id/files/2012/09/02-PD-PengantarAlgoritma.pdf, diakses
pada tanggal 10 juni 2014)
wahono, romi satria. 2003. Cepat MahirBahasa. [pdf]