• Tidak ada hasil yang ditemukan

PANDUAN PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI F

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PANDUAN PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI F"

Copied!
77
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL DAN SKRIPSI

IRJUM BUDIATMAN JAYA

F1D1 09 023

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

(2)
(3)

I. PENDAHULUAN

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah hasil penelitian yang mandiri untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan S-1 pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo. Sebelum melaksanakan penelitian, mahasiswa wajib menyusun proposal penelitian yang kemudian harus diseminarkan. Setelah proposal penelitian disetujui, mahasiswa harus melaksanakan penelitian dan hasilnya disusun menjadi skripsi. Semua kegiatan itu ditunjang dengan kemahiran menulis secara ilmiah.

Untuk memperoleh keseragaman dalam penulisan, maka melalui lokakarya

penyusunan pedoman penulisan proposal penelitian, skripsi dan penyelenggaraan tugas akhir mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo, sangat diperlukan panduan untuk tetap menjaga sistematika dan kerangka penulisan proposal penelitian dan skripsi. Disamping itu juga diberikan tatacara penulisan dan beberapa contoh.

(4)

II. PROPOSAL PENELITIAN

Proposal penelitian untuk skripsi terdiri atas: Bagian Awal, Bagian Utama dan Bagian Akhir.

A. Bagian Awal

Bagian awal mencakup halaman judul dan halaman persetujuan.

1. Halaman Judul

Halaman judul memuat: judul, maksud proposal penelitian, lambang Unhalu, nama dan nomor induk mahasiswa, nama program studi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Haluoleo, Kendari, dan waktu pengajuan. Contoh halaman judul diperlihatkan pada Lampiran 1.

a. Lambang Universitas Haluoleo sesuai standar dengan diameter sekitar 3,5 cm. b. Judul penelitian dibuat sesingkat-singkatnya, jelas, dan menunjukan dengan tepat

masalah yang hendak diteliti dan tidak membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam.

c. Maksud proposal penelitian ialah kata ”Proposal Penelitian”, tujuan ”Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana (S-1)”. d. Nama dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) ditulis secara lengkap.

e. Nama program studi (huruf kapital), sesuai dengan asal program studi mahasiswa yang bersangkutan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Haluoleo.

f. Tempat dan waktu pengajuan (huruf kapital) ditunjukan dengan menuliskan tempat (Kendari) serta bulan dan tahun pengajuan

2. Halaman Persetujuan

Halaman ini berisi persetujuan Pembimbing I, Pembimbing II, dan diketahui oleh Ketua Program Studi yang bersangkutan, ditandai dengan tanda tangan dan stempel. Contoh halaman persetujuan diperlihatkan pada Lampiran 2.

B. Bagian Utama

Bagian utama proposal memuat : pendahuluan, tinjauan pustaka, hipotesis (bila ada), dan metode penelitian.

1. Pendahuluan

Pendahuluan berisi : latar belakang, perumusan masalah, tujuan, dan manfaat yang dapat diharapkan.

a. Latar belakang, memuat penjelasan mengenai alasan-alasan mengapa masalah yang dikemukakan dalam proposal penelitian tersebut dipandang menarik, penting, dan perlu diteliti (didukung oleh data dari referensi). Kedudukan masalah yang akan diteliti diuraikan dalam lingkup permasalahan yang lebih spesifik. Dalam uraian itu juga memuat keaslian penelitian atau dinyatakan dengan tegas perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang sudah pernah dilaksanakan oleh peneliti lain. b. Perumusan masalah. Masalah yang akan diteliti dirumuskan dalam bentuk

pernyataan atau pertanyaan yang harus dijawab dalam penelitian. c. Tujuan penelitian, harus dituliskan secara spesifik.

d. Manfaat penelitian, adalah manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan bagi pembangunan bangsa dan negara (manfaat praktis).

(5)

Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang hasil-hasil penelitian terdahulu dan berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan. Fakta yang dikemukakan

diambil dari sumber aslinya. Semua sumber yang dipakai harus disebutkan dengan mencantumkan nama penulis dan tahun penerbitan. Uraian dalam tinjauan pustaka juga dapat memuat landasan teori yang dijabarkan dari tinjauan pustaka dan disusun sendiri oleh mahasiswa sebagai tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian dan untuk merumuskan hipotesis. Landasan teori dapat berbentuk uraian kualitatif, model matematis, atau persamaan-persamaan yang langsung berkaitan dengan bidang ilmu yang diteliti. Contoh cara penunjukan sumber pustaka diperlihatkan pada Lampiran 3. Dalam tinjauan pustaka, bagian terakhir memuat kerangka konsep yang

menggambarkan hubungan variabel-variabel yang akan diteliti. Kerangka konsep ini dapat juga digambarkan secara skematis dan atau hipotesis jika diperlukan. Hipotesis memuat pernyataan singkat yang disampaikan dari landasan teori atau kajian pustaka dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi, dan masih harus dibuktikan kebenarannya. Jika tidak perlu adanya hipotesis maka tidak disajikan hipotesis.

3. Metode penelitian

Metode penelitian mengandung uraian tentang: bahan atau materi penelitian, alat, prosedur pelaksanaan penelitian/cara kerja, variabel dan data yang akan dikumpulkan, serta analisa hasil. Khusus untuk Program Studi Matematika, metode penelitian dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

a. Waktu dan tempat penelitian

b. Jenis penelitian, menggambarkan jenis penelitian yang dilakukan.

c. Bahan atau materi penelitian, menyebutkan sifat-sifat atau spesifikasi yang harus ditentukan. Bagian ini dapat juga berwujud populasi atau sampel, tetapi jumlah populasi dan sampel harus dikemukakan dengan jelas, cara penentuan populasi dan sampel, serta persyaratan-persyaratannya.

d. Alat/instrumen penelitian, menguraikan peralatan/instrumen yang digunakan untuk menjalankan penelitian. Alat/instrumen harus diuraikan dengan jelas beserta keterangan-keterangan fungsinya. Khusus untuk Program Studi Kesehatan Masyarakat, kuisioner dapat disebut instrumen penelitian.

e. Variabel (bila perlu), adalah hal-hal yang akan dipelajari beserta data yang akan dikumpulkan. Variabel diuraikan dengan jelas termasuk jenis dan kisarannya. f. Definisi operasional (bila perlu), adalah definisi atau batasan dari variabel yang

telah ditetapkan.

g. Kriteria objektif/indikakator penelitian, merumuskan ukuran variabel-variabel, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif.

h. Prosedur penelitian/pengumpulan data, memuat uraian yang cukup terinci tentang cara melaksanakan penelitian dan mengumpulkan data.

i. Pengolahan data.

j. Analisis data (hasil), mencakup uraian tentang model dan cara menganalisis hasil. k. Jadwal penelitian, menunjukkan tahapan-tahapan penelitian, rincian kegiatan

pada setiap tahap, dan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan setiap tahap. Jadwal penelitian dapat disajikan dalam bentuk matriks atau uraian.

5. Rekapitulasi biaya (bila diperlukan)

C. Bagian Akhir

(6)

1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang diacu dalam naskah proposal penelitian dan disusun ke bawah menurut abjad nama akhir penulis pertama. Penulisan pustaka mengikuti tata cara penulisannya:

a. Buku: nama penulis, tahun terbit, judul buku (ditulis miring), jilid, terbitan ke- (edisi), nama penerbit, kota tempat penerbitan.

b. Makalah/artikel dalam jurnal/majalah ilmiah: nama penulis, tahun terbit, judul makalah/artikel, nama jurnal/majalah ilmiah dalam singkatan resminya (ditulis miring), volume dan nomor terbitan (keduanya ditulis tebal. Nomor ditulis dalam tanda kurung setelah volume), halaman (jika ada).

c. Makalah/artikel dalam prosiding: nama penulis, tahun terbit, judul makalah/artikel, nama prosiding (ditulis miring), tempat pertemuan, waktu

pelaksanaan pertemuan (tanggal, bulan, dan tahun).

d. Makalah/artikel yang dipresentasikan dalam workshop/seminar/lokakarya: nama penulis, tahun penulisan, judul tulisan (ditulis miring), nama kegiatan (workshop/seminar/lokakarya), tempat kegiatan, waktu pelaksanaan kegiatan (tanggal, bulan, dan tahun).

e. Makalah/artikel dari internet (jurnal ilmiah online): nama penulis, tahun penulisan, judul makalah/artikel, nama jurnal/majalah ilmiah dalam singkatan resminya (ditulis miring), volume dan nomor terbitan (keduanya ditulis tebal. Nomor ditulis dalam tanda kurung setelah volume), halaman (jika ada), nama website, waktu akses (tanggal, bulan, dan tahun).

f. Makalah/artikel dari internet (abstrak dari pertemuan ilmiah): nama penulis, tahun penulisan, judul makalah/artikel, nama website, waktu akses (tanggal, bulan, dan tahun).

g. Buku yang diterbitkan oleh instansi/lembaga tertentu tanpa ada nama penulis: nama lembaga yang menerbitkan (dalam singkatan resminya), tahun terbit, judul buku (ditulis miring), nama lembaga, kota tempat lembaga tersebut. h. Skripsi/tesis/disertasi: nama penulis, tahun, judul skripsi/tesis/disertasi (ditulis

miring), nama Perguruan Tinggi, tempat Perguruan Tinggi.

Masing-masing bidang ilmu memiliki sedikit perbedaan satu sama lain dalam cara penulisan (misalnya dalam penggunaan tanda baca), tetapi garis besarnya tetap sama. Oleh karena itu, perbedaan yang kecil tetap diperkenankan meskipun tetap harus taat asas untuk seluruh penulisan. Contoh penulisan daftar pustakadiperlihatkan pada Lampiran 4.

2. Lampiran

(7)

Lampiran 1. Format halaman judul proposal penelitian (Contoh dari Program Studi Kesehatan Masyarakat)

STUDI KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DAERAH

PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Proposal Penelitian

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana

Oleh:

Hasriyanti

F1D204085

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS HALUOLEO

KENDARI

(8)

Lampiran 2. Format halaman persetujuan (Contoh dari Program Studi Kesehatan Masyarakat)

HALAMAN PERSETUJUAN

Proposal Penelitian

Studi Kinerja Perawat di Rumah Sakit Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara

Diajukan oleh:

Hasriyanti F1D204085

Telah disetujui oleh:

Pembimbing I,

_________________ NIP.

Pembimbing II,

________________ NIP.

Mengetahui,

Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat,

(9)

Lampiran 3. Tata cara penunjukkan sumber pustaka

Penunjukan sumber pustaka dalam naskah proposal mengikuti tata cara sebagai berikut:

1. Nama penulis pada bagian permulaan kalimat

Contoh: Jarret (1959) menyebutkan bahwa marga artocarpus di Asia berjumlah 50 jenis.

2. Nama penulis pada bagian tengah kalimat

Contoh: Leukoplas yang mengandung butir-butir amilum yang besar ditemukan oleh Diers (1963) di dalam buluh serbuk Oenothera hookeri.

3. Nama penulis pada bagian akhir kalimat

Contoh: Penggunaan sterilisator autoklaf dapat memberikan pengaruh baik atau buruk terhadap pertumbuhan, bergantung pada gula yang digunakan dalam medium (Supraptopo, 1979).

4. Penulis terdiri dari 2 orang

Jika penulis terdiri atas 2 orang, maka kedua-duanya harus disebutkan.

Contoh: Philips dan Andrew (1966) menemukan spermatozoa pada testis hereford

yang berumur 224 hari. 5. Penulis lebih dari 2 orang

Jika penulis lebih dari 2 orang, maka yang dicantumkan hanya penulis 1 diikuti dengan dkk. atau et al.

Contoh: - Buluh serbuk sari Lillium lingiferum mengandung sejumlah besar amiloplas (Rosen dkk., 1964).

- Buluh serbuk sari Lillium lingiferum mengandung sejumlah besar amiloplas (Rosen et al., 1964).

6. Yang diacu lebih dari dua sumber

a. Kalau nama penulis masuk dalam uraian, semua sumber disebutkan.

Contoh: Menurut Shuka dan Misra (1979), Davis dan Heywood (1973), dan Heywood (1976), studi mengenai kekerabatan merupakan bagian studi sistematik.

b. Jika penulis tidak masuk dalam uraian, maka antara sumber-sumber itu dituliskan dalam tanda kurung yang masing-masing diantarai tanda titik koma (;).

Contoh: Pemberian vitamin C biasanya dimaksudkan untuk mencegah

terjadinya pencoklatan permukaan irisan jaringan yang disebabkan oleh reaksi oksidasi senyawa polifenol menjadi quinon yang berwarna coklat (Wereing dan Philips, 1976; Bidwell 1979; Harisuseno, 1974).

7. Pengutipan dari sumber kedua

Pengutipan dari sumber yang kedua harus menyebutkan nama penulis sumber aslinya dan nama penulis yang buku/majalahnya dirujuk.

Contoh: - Hasil yang sama ditunjukkan pula oleh Vasal dan Hildebrandt pada tahun 1969 (Stevess, 1972).

(10)

Lampiran 4. Cara penulisan daftar pustaka

DAFTAR PUSTAKA

Bajus, M., Vesety, V., Lecleroq, P.A., and Rijks, J.A., 1979a, Steam Cracking of

Hydrokarbons. 1. Pyrolysis of Heptane, Ind. Eng. Chem. Prod. Res. Dev., 18, 30.

Bajus, M., Vesety, V., Lecleroq, P.A., and Rijks, J.A., 1979b, Steam Cracking of

Hydrokarbons. 2. Pyrolysis of Heptane, Ind. Eng. Chem. Prod. Res. Dev., 18, 135.

Bidang Geofisika Kelautan, 1999, Teori dan Aplikasi Metoda Seismik Resolusi Tinggi, Direktorat Jenderal Geologi Dan Sumber Daya Mineral, Departemen

Pertambangan dan Energi, Bandung.

Deptamben, 1981, Pengembangan dan Pemanfaatan Limbah Kota/Limbah Industri Sebagai Sumber Energy, Direktorat Jenderal Non Migas, Departemen Pertambangan dan Energy, Jakarta.

Isomura, M., Kondo, M., and Matsuda, A., 2002, Device Grade Amorphous Silicon Prepared by High-Pressure Plasma, Jpn. J. Appl. Phys., 41, 1947.

King, M.W. and Marchesini, S., 2000, Cholesterol and Bile Metabolism, http://www.med.unibs.it/s , 16 September 2004.

Muzuni, 1996, Fraksinasi dan Karakterisasi Pektin dari Labu Siam (Sechium edule Sw.) sebagai Model Teknik Fraksinasi Polimer Alam, Skripsi, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Nice, K. (2006), How Fuel Cells Work,

http://www.howstuffwork.com/howfuelcellwork.htm, 18 April 2006

Riegel, R.E., 1949, Industial Chemistry, 5ed., Reinhold Pub. Co., New York.

Seidman, T.G., Smith, J.A., and Struhl, K., 1987. Current Protocols in Molecular Biology, John Willey and Sons, New York.

Shah, D.O., Djabarah, N.E., and Warson, D.T., 1979, Correlation of Foam Stability with Surface Shear Viscosity and Area per Molecules in Mixed Surfactant System , Colloid Polymer Sci., 25(6), 1002.

UNESCO, 2000, Teacher Training for Science and Technology Education Reform, Bangkok, Unesco-PROAD.

Wery, Sudirman, L.M.I., Gunawan, A.W., 1994, Pertumbuhan dan Perkembangan

Schizophyllum commune in vitro dan in vivo, Prosiding Pertemuan Ilmiah

(11)
(12)

I. PENDAHULUAN

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah hasil penelitian yang mandiri untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan S-1 pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo. Sebelum melaksanakan penelitian, mahasiswa wajib menyusun proposal penelitian yang kemudian harus diseminarkan. Setelah proposal penelitian disetujui, mahasiswa harus melaksanakan penelitian dan hasilnya disusun menjadi skripsi. Semua kegiatan itu ditunjang dengan kemahiran menulis secara ilmiah.

Untuk memperoleh keseragaman dalam penulisan, maka melalui lokakarya

penyusunan pedoman penulisan proposal penelitian, skripsi dan penyelenggaraan tugas akhir mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo, sangat diperlukan panduan untuk tetap menjaga sistematika dan kerangka penulisan proposal penelitian dan skripsi. Disamping itu juga diberikan tatacara penulisan dan beberapa contoh.

(13)

II. SKRIPSI

Sama halnya dengan proposal penelitian, skripsi juga terdiri atas tiga bagian, yaitu Bagian Awal, Bagian Utama, dan Bagian Akhir, tetapi isinya lebih luas.

A. Bagian Awal

Bagian awal mencakup halaman sampul depan, halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, arti lambang dan singkatan, serta abstrak (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris).

1. Halaman sampul depan

Halaman sampul depan memuat: lambang Universitas Haluoleo, judul skripsi, maksud skripsi, nama dan nomor induk mahasiswa, instansi (program studi, fakultas,

universitas, tempat) dan tahun penyelesaian skripsi.

a. Lambang Universitas Haluoleo sesuai standar dengan diameter sekitar 3,5 cm b. Judul skripsi (huruf kapital) dibuat sesingkat-singkatnya seperti yang sudah

diuraikan pada proposal penelitian.

c. Maksud skripsi adalah untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh Derajat Sarjana (S-1)

d. Nama dan nomor induk mahasiswa yang mengajukan skripsi ditulis lengkap sesuai ijazah sebelumnya/akte kelahiran tanpa gelar. Nomor induk mahasiswa dicantumkan di bawah nama.

e. Nama program studi (huruf kapital), sesuai dengan asal program studi mahasiswa yang bersangkutan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Haluoleo.

f. Tempat dan waktu pengajuan (huruf kapital) ditunjukan dengan menuliskan tempat (Kendari) serta bulan dan tahun pengajuan.

Contoh halaman sampul depan terlihat pada Lampiran 3.

2. Halaman judul

Penulisan halaman judul sama dengan halaman sampul depan, tetapi diketik di atas kertas putih.

3. Halaman pengesahan

Halaman ini memuat nama serta tanda tangan para pembimbing, para penguji, dan Dekan FMIPA Unhlau. Contoh halaman pengesahan terdapat pada Lampiran 4.

4. Kata pengantar

Kata pengantar mengandung uraian singkat tentang maksud skripsi, penjelasan- penjelasan, dan ucapan terima kasih. Kata pengantar tetap mempertimbangkan kode etik penulisan karya ilmiah meskipun tidak ada kandungan ilmiah di dalamnya.

5. Daftar isi

Daftar isi dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi skripsi dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin langsung melihat suatu bagian atau anak subjudul. Di dalam daftar isi tertera uraian judul, sub judul, dan anak sub judul disertai dengan nomor halamannya. Contoh daftar isi diperlihatkan pada Lampiran 6.

(14)

Jika dalam skripsi terdapat tabel maka perlu adanya daftar tabel yang memuat urutan judul tabel disertai nomor halamannya. Contoh daftar tabel diperlihatkan pada Lampiran 7.

7. Daftar gambar

Jika dalam skripsi terdapat gambar maka perlu adanya daftar gambar yang memuat urutan judul gambar disertai nomor halamannya. Contoh daftar gambar diperlihatkan pada Lampiran 8.

8. Daftar lampiran

Jika dalam skripsi terdapat lampiran maka perlu adanya daftar lampiran yang memuat urutan judul lampiran disertai nomor halamannya. Contoh daftar lampiran

diperlihatkan pada Lampiran 9.

9. Arti lambang dan singkatan

Arti lambang dan singkatan berupa arti lambang dan singkatan yang dipergunakan dalam naskah skripsi disertai dengan arti dan satuannya (jika ada). Lambang dan singkatan disusun sesuai abjad, mulai dari huruf Latin kemudian huruf Yunani. Contoh arti lambang dan singkatan diperlihatkan pada Lampiran 10.

10. Abstrak

Abstrak ditulis dalam 2 bahasa, yaitu Bahasa Indonesia (abstrak) dan Bahasa Inggris (abstract), dan merupakan uraian singkat yang berisi tujuan, metode, hasil, dan simpulan penelitian. Abstrak terdiri atas 1 alinea dan ditulis 1 spasi. Panjang abstrak tidak lebih dari satu halaman. Contoh abstrak diperlihatkan pada Lampiran 11 dan 12.

A. Bagian Utama

Bagian utama skripsi mengandung: pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, serta penutup.

1. Pendahuluan

Bagian pendahuluan memuat:

a. Latar belakang dalam skripsi hampir sama dengan yang terdapat dalam proposal penelitian dan mungkin sudah lebih diperluas. Latar belakang harus berisi data- data otentik dan empiris tentang masalah yang akan dicapai.

b. Rumusan masalah, dirumuskan dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab dalam penelitian.

c. Tujuan penelitian, seharusnya disebutkan secara spesifik tujuan yang ingin dicapai. Khusus Program Studi Kesehatan Masyarakat memiliki kekhasan tujuan yang terbagi atas tujuan umum dan tujuan khusus.

d. Manfaat penelitian, ialah manfaat bagi ilmu pengetahuan dan bagi pembangunan.

2. Tinjauan pustaka

Isi tinjauan pustaka hampir sama dengan yang dikemukakan pada proposal penelitian, dan mungkin telah diperluas dengan keterangan-keterangan tambahan yang

(15)

akan diteliti. Kerangka konsep ini dapat juga digambarkan dalam gambar skematis. Akhir dalam tinjauan pustaka adalah hipotesis (jika ada). Hipotesis berisi uraian singkat yang dijabarkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan hampir sama dengan yang sudah dipaparkan pada proposal penelitian.

3. Metode penelitian

Metode penelitian mengandung uraian tentang: waktu dan tempat, jenis, bahan atau materi penelitian, alat, prosedur penelitian/cara kerja, variabel dan data yang akan dikumpulkan, serta metode analisis data.

Isi dari metode penelitian adalah: a. Waktu dan tempat penelitian

b. Jenis penelitian (bila perlu), menggambarkan jenis penelitian yang dilakukan, dan alasan memilih jenis penelitian.

c. Bahan atau materi penelitian. Sifat-sifat atau spesifikasi yang harus disebutkan. Bagian ini dapat juga berwujud populasi atau sampel dan harus dikemukakan dengan jelas, jumlah populasi dan jumlah sampel, cara penentuan populasi dan sampel beserta persyaratan-persyaratannya.

d. Alat/ instrumen penelitian, yang dipakai untuk menjalankan penelitian harus diuraikan dengan jelas dan keterangan-keterangan

e. Variabel (bila perlu) yang akan dipelajari dan data yang akan dikumpulkan diuraikan dengan jelas, termasuk jenis dan kisarannya.

f. Definisi operasional (bila perlu), adalah definisi atau batasan dari variabel yang telah ditetapkan.

g. Kriteria objektif/indikator penelitian (bila perlu), merumuskan ukuran-ukuran dari variabel-variabel baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif.

h. Prosedur penelitian/pengumpulan data, memuat uraian yang cukup terinci tentang cara melaksanakan penelitian dan mengumpulkan data.

i. Pengolahan dan analisis data (hasil) mencakup uraian tentang model dan cara menganalisis hasil.

2.

3.

Hasil dan pembahasan

Bagian ini memuat hasil penelitian dan pembahasan yang sifatnya terpadu dan tidak dipecah menjadi sub judul tersendiri. Hasil penelitian sebaiknya disajikan dalam bentuk daftar (tabel, grafik, foto, atau bentuk lain), ditempatkan sedekat-dekatnya dengan pembahasan agar pembaca lebih mudah mengikuti uraian. Pada alinea pertama bagian ini sebaiknya dikemukakan bahwa hasil penelitian dapat dijumpai pada daftar dan gambar yang nomornya disebutkan. Pembahasan tentang hasil yang diperoleh, berupa penjelasan teoritik, baik secara kualitatif, kuantitatif, atau secara statistik. Kecuali itu, sebaiknya hasil penelitian juga dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu yang sejenis.

Penutup Penutup terdiri atas:

a. Simpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari hasil penelitian dan pembahasan untuk untuk menjawab tujuan penelitian.

(16)

B. Bagian Akhir

Bagian akhir mengandung daftar pustaka dan lampiran.

11. Daftar pustaka

Daftar pustaka disusun seperti pada proposal penelitian

12. Lampiran (jika ada)

(17)

III. TATA CARA PENULISAN

(Disesuaikan dengan Ejaan Yang Disempurnakan/EYD)

A. Bahan

Bahan mencakup naskah dan sampul.

1. Naskah

Naskah dibuat di atas kertas HVS 70-80 gr/m2 berukuran A4 dan tidak bolak-balik.

2. Sampul

Sampul dibuat dari kertas bufalo atau yang sejenis dan diperkuat dengan kertas serta dilapisi dengan plastik (hard cover). Tulisan yang tercetak pada sampul sama dengan yang terdapat pada halaman judul. Contoh tertera pada Lampiran 5.

Warna sampul disesuaikan dengan warna program studi masing-masing. Program Studi Matematika

Program Studi Fisika Program Studi Kimia Program Studi Biologi

Program Studi Kesehatan Masyarakat

: Warna biru tua : Warna biru muda : Warna merah maron : Warna hijau

: Warna ungu tua

B. Pengetikan

Pada pengetikan disajikan: jenis huruf, bilangan dan satuan, jarak baris, batas tepi, pengisian ruangan, alinea baru, permulaan kalimat, judul dan sub judul, perincian ke bawah, dan letak simetris.

1. Jenis huruf

a. Naskah diketik dengan huruf Times New Roman (ukuran huruf 12 pt).

Penggunaan huruf miring atau persegi tidak diperkenankan kecuali diatur khusus penggunaanya.

b. Huruf miring digunakan untuk tujuan tertentu dan disesuaikan dengan EYD.

2. Bilangan dan satuan

a. Bilangan diketik dengan angka, kecuali pada permulaan kalimat. Misalnya 10g atau 10 gram bahan.

b. Bilangan desimal ditandai dengan koma (bukan dengan titik). Misalnya berat telur 50,5g.

c. Satuan dinyatakan dengan singkatan resminya tanpa titik dibelakangnya. Misalnya m, g, kg, cal.

13. Jarak baris

Jarak antara 2 baris dibuat 2 spasi, kecuali abstrak, judul daftar (tabel) dan gambar yang lebih dari 1 baris, serta daftar pustaka diketik dengan jarak 1 spasi ke bawah.

14. Batas tepi

(18)

15. Pengisian ruangan

Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh, artinya pengetikan harus dari batas tepi kiri sampai ke batas tepi kanan, dan jangan sampai ada ruangan yang terbuang kecuali kalau akan memulai alinea baru, persamaan, daftar, gambar, sub judul, atau hal-hal yang khusus.

16. Alinea baru

Alinea baru dimulai pada jarak 1 cm dari batas tepi kiri.

17. Permulaan kalimat

Bilangan, lambang atau rumus kimia yang memulai suatu kalimat harus dieja. Misalnya sepuluh ekor tikus.

18. Judul, sub judul, anak sub judul, dan lain-lain

a. Judul (bold) harus diketik dengan huruf kapital semua dan diatur supaya simetris tanpa diakhiri dengan titik.

b. Sub judul (bold) diketik mulai dari batas tepi kiri. Semua kata dimulai dengan huruf kapital, kecuali kata penghubung dan kata depan, serta tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah sub judul dimulai dengan alinea baru.

c. Anak sub judul (bold) diketik mulai dari batas tepi kiri, hanya huruf yang pertama saja yang berupa huruf kapital, serta tanpa diakhiri tanda titik. Kalimat pertama sesudah anak sub judul dimulai dengan alinea baru.

d. Sub anak sub judul (bold) diketik mulai dari batas tepi kiri, hanya huruf pertama saja yang berupa huruf kapital, serta tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah sub anak sub judul dimulai dengan alinea baru.

Contoh penulisan judul diperlihatkan pada Lampiran 5.

19. Rincian ke bawah

Jika pada penulisan naskah ada rincian yang harus disusun ke bawah, pakailah nomor urut dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat rinciannya. Penggunaan garis penghubung (-) atau tanda lainnya yang ditempatkan di depan rincian tidak diperkenankan.

20. Letak simetris

Judul ditulis simetris terhadap tepi kiri dan kanan pengetikan (center).

C. Penomoran

Bagian ini mengatur penomoran halaman, tabel (daftar), gambar, dan persamaan.

1. Halaman a.

b.

c.

d.

Bagian awal skripsi (mulai dari halaman judul sampai ke

abstract) diberi nomor halaman dengan angka romawi kecil.

Bagian utama dan bagian akhir (mulai dari pendahuluan sampai ke lampiran) diberi nomor halaman dengan angka arab.

Nomor halaman ditempatkan disebelah kanan atas, kecuali kalau ada judul ditulis di tengah bawah.

(19)

2. Judul tabel

Tabel diberi nomor urut dengan angka arab. Nomor tabel diurutkan mulai dari bagian awal hingga bagian akhir naskah.

3. Judul gambar

Gambar diberi nomor urut dengan angka arab. Nomor gambar diurutkan mulai dari bagian awal hingga bagian akhir naskah.

4. Persamaan

Persamaan yang berbentuk rumus matematis, reaksi kimia, dan lain-lain diberi nomor urut dengan angka arab di dalam kurung dan ditempatkan pada batas tepi kanan. Pengetikan persamaan dimulai pada jarak 1 cm dari batas tepi kiri. Nomor persamaan diurutkan mulai dari bagian awal hingga bagian akhir naskah.

CaSO4 + K2CO3 = CaCO3 + K2SO4 (2)

A. Tabel (daftar) dan Gambar

21. Tabel (daftar)

a. Nomor tabel (daftar) diketik tebal dan diikuti dengan judul ditempatkan rata kiri di atas tabel (daftar), tanpa diakhiri dengan titik.

Contoh penulisan: Tabel 1. Alat dan bahan yang digunakan

b. Tabel (daftar) tidak boleh dipenggal, kecuali kalau memang panjang sehingga tidak mungkin diketik dalam satu halaman. Jika tabel lebih dari satu halaman maka pada halaman lanjutan tabel (daftar) dicantumkan nomor tabel (daftar) dan kata

”lanjutan”, tanpa judul.

c. Kolom-kolom diberi nama dan dijaga agar pemisahan antara yang satu dengan lainnya cukup tegas.

d. Kalau tabel (daftar) lebih dari ukuran lebar kertas, sehingga harus dibuat

memanjang kertas, maka bagian atas tabel harus diletakkan di sebelah kiri kertas. e. Letak tabel (daftar) pada posisi simetris.

f. Tabel (daftar) yang lebih dari 2 halaman atau yang harus dilipat, ditempatkan pada lampiran.

22. Gambar

a. Bagan, grafik, peta, dan foto, semuanya disebut gambar (tidak dibedakan).

b. Nomor gambar diketik tebal dan diikuti dengan judul, diletakkan rata kiri di bawah gambar tanpa diakhiri dengan titik.

Contoh penulisan: Gambar 1. Skema susunan peralatan dalam penelitian c. Gambar tidak boleh dipenggal.

d. Keterangan gambar ditulisakan pada tempat-tempat yang lowong di dalam gambar dan jangan pada halaman lain.

e. Bila gambar melebar sepanjang kertas, maka bagian atas gambar harus diletakkan di sebelah kiri kertas.

f. Ukuran gambar (lebar dan tinggi gambar) diusahakan proporsional.

(20)

B. Bahasa

Bagian ini mengatur pemakaian bahasa, bentuk kalimat, dan istilah, termasuk informasi tentang kesalahan-kesalahan yang sering terjadi.

23. Bahasa yang dipakai

Bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia yang baku sesuai EYD

24. Bentuk kalimat

Kalimat-kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama dan orang kedua (saya, aku, kami, kita, engkau, dan lain-lain), tetapi dibuat dalam bentuk pasif. Pada penyajian

ucapan terima kasih pada kata pengantar, ”saya” diganti dengan ”penulis”

25. Istilah

a. Istilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau istilah asing yang sudah di- Indonesia-kan.

b. Jika terpaksa harus memakai istilah asing, maka harus dicetak miring.

26. Kesalahan yang sering terjadi

a. Kata penghubung (misalnya “sehingga” atau “sedangkan”) tidak boleh dipakai di

awal kalimat.

b. Kata depan (misalnya ”pada”) sering dipakai tidak pada tempatnya. Peletakan kata depan di depan subyek akan merusak susunan kalimat.

c. Kata ”di mana” dan ”dari” kerap kurang tepat pemakainnya. Diperlukan penggunaan yang tepat seperti kata “where” dan “of” dalam bahasa Inggris.

d. Awalan ”ke” dan ”di” harus dibedakan dengan kata depan ”ke” dan ”di”.

e. Tanda baca harus dipergunakan dengan tepat.

C. Penulisan nama

Penulisan nama mencakup nama penulis yang diacu dalam uraian, daftar pustaka, nama yang lebih dari satu suku kata, nama dengan garis penghubung, nama yang diikuti dengan singkatan, dan derajat kesarjanaan.

27. Nama penulis yang diacu dalam uraian

Penulis yang tulisannya diacu dalam uraian hanya disebutkan nama akhirnya saja. Jika penulis lebih dari dua orang maka hanya nama akhir penulis pertama yang

dicantumkan diikuti dengan dkk. atau et al.

Contoh: a. b.

Menurut Amirullah (2001) ….

Pencemaran teluk Kendari (Nurdin dan Aziz, 2000)

mengakibatkan ….

c. Ekstrak Kloroform Eucheuma cottonii setelah diuji dengan GC-MS dan HNM menunjukan adanya kandungan asam oleat (Maulidiyah dkk., 2000). Yang membuat tulisan pada contoh (c) berjumlah 3 orang yaitu Maulidiyah, Nohong, dan Matsjeh, S.

28. Nama penulis dalam daftar pustaka

Dalam daftar pustaka, semua penulis harus dicantumkan namanya dan tidak boleh hanya penulis pertama ditambah dkk. atau et al. saja.

(21)

Dali, N., Marlim, T., dan Ubbe, U,. 1997,…..(tidak boleh hanya Dali dkk. atau

Dali et al.)

29. Nama penulis lebih dari satu suku kata

Jika nama penulis terdiri dari 2 suku kata atau lebih, cara penulisannya adalah nama akhir diikuti dengan koma, kemudian singkatan nama depan, tengah dan seterusnya. Gelar kebangsawanan, agama, dan tradisional dianggap satu kesatuan dengan nama. Contoh:

a. Lina Lestari, ditulis Lestari, L.

b. I Wayan Somayasa, ditulis Somayasa, I.W. c. Haji Muhammad Natsir, ditulis Natsir, H.M. d. Ismah Farah Adibah, ditulis Adibah, I.F. e. La Gubu, ditulis La Gubu.

f. La Ode Abdul Razak, ditulis Razak, L.O.A.

30. Nama dengan garis penghubung

Kalau nama penulis dalam sumber aslinya tulis dengan garis penghubung di antara dua suku katanya, maka keduanya dianggap sebagai satu kesatuan.

Contoh.

Nabilah Zulfaikah Az-Zahrah, ditulis Az-Zahrah, N.Z.

31. Nama yang diikuti dengan singkatan

Nama yang diikiuti dengan singkatan dianggap bahwa singkatan tersebut menjadi satu dengan satu kata dengan yang ada di depannya.

Contoh:

a. Osamah B.L., ditulis Osamah B.L.

b. William D. Ross Jr., ditulis Ross Jr., W.D.

32. Derajat Kesarjanaan

Derajat kesarjanaan tidak boleh dicantumkan.

D. Spasi

33. Secara umum, hampir seluruh tulisan menggunakan spasi ganda.

34. Spasi tunggal digunakan untuk pengetikan abstrak, tabel, judul tabel, judul gambar, sub judul/anak sub judul yang lebih dari satu baris, dan antara tabel dengan judul tabel. 35. Spasi tripel digunakan antartabel, antargambar, antara tabel dan naskah, antara gambar

dan naskah, antara judul bab dan subjudul atau baris pertama naskah, antara baris terakhir suatu paragraf dengan sub judul berikutnya, antara daftar tabel dan baris pertama judul tabel, serta antara daftar gambar dengan baris pertama judul gambar. 36. Spasi empat digunakan antara penulis dengan baris pertama naskah abstrak.

5. Jarak dalam tulisan

a. Satu ketukan digunakan antarkata dan setelah semua tanda baca.

b. Antara titik dan singkatan lain dalam satu gelar, dengan angka lain untuk

menunjukan waktu, dan dengan angka lain yang menunjukan bilangan ribuan tidak mempunyai jarak.

E. Istilah baru dan Kutipan

(22)

Istilah-istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat digunakan asalkan konsisten. Pada penggunaan yang pertama kali perlu diberikan padanannya dalam bahasa asing (dalam tanda kurung). Kalau banyak sekali menggunakan istilah baru, sebaiknya dibuatkan daftar istilah di bagian awal.

38. Kutipan

(23)

Lampiran 1. Contoh cara penunjukan sumber pustaka

Penunjukan sumber pustaka dalam naskah proposal mengikuti tata cara sebagai berikut:

1. Nama penulis pada bagian permulaan kalimat

Contoh: Jarret (1959) menyebutkan bahwa marga artocarpus di Asia berjumlah 50 jenis.

2. Nama penulis pada bagian tengah kalimat

Contoh: Leukoplas yang mengandung butir-butir amilum yang besar ditemukan oleh Diers (1963) di dalam buluh serbuk Oenothera hookeri.

3. Nama penulis pada bagian akhir kalimat

Contoh: Penggunaan sterilisator autoklaf dapat memberikan pengaruh baik atau buruk terhadap pertumbuhan, bergantung pada gula yang digunakan dalam medium (Supraptopo, 1979).

4. Penulis terdiri dari 2 orang

Jika penulis terdiri atas 2 orang, maka kedua-duanya harus disebutkan.

Contoh: Philips dan Andrew (1966) menemukan spermatozoa pada testis hereford

yang berumur 224 hari. 5. Penulis lebih dari 2 orang

Jika penulis lebih dari 2 orang, maka yang dicantumkan hanya penulis 1 diikuti dengan dkk. atau et al.

Contoh: - Buluh serbuk sari Lillium lingiferum mengandung sejumlah besar amiloplas (Rosen dkk., 1964).

- Buluh serbuk sari Lillium lingiferum mengandung sejumlah besar amiloplas (Rosen et al., 1964).

6. Yang diacu lebih dari dua sumber

a. Kalau nama penulis masuk dalam uraian, semua sumber disebutkan.

Contoh: Menurut Shuka dan Misra (1979), Davis dan Heywood (1973), dan Heywood (1976), studi mengenai kekerabatan merupakan bagian studi sistematik.

b. Jika penulis tidak masuk dalam uraian, maka antara sumber-sumber itu dituliskan dalam tanda kurung yang masing-masing diantarai tanda titik koma (;).

Contoh: Pemberian vitamin C biasanya dimaksudkan untuk mencegah

terjadinya pencoklatan permukaan irisan jaringan yang disebabkan oleh reaksi oksidasi senyawa polifenol menjadi quinon yang berwarna coklat (Wereing dan Philips, 1976; Bidwell 1979; Harisuseno, 1974).

7. Pengutipan dari sumber kedua

Pengutipan dari sumber yang kedua harus menyebutkan nama penulis sumber aslinya dan nama penulis yang buku/majalahnya dirujuk.

Contoh: - Hasil yang sama ditunjukkan pula oleh Vasal dan Hildebrandt pada tahun 1969 (Stevess, 1972).

(24)

Lampiran 2. Cara penulisan daftar pustaka

DAFTAR PUSTAKA

Bajus, M., Vesety, V., Lecleroq, P.A., and Rijks, J.A., 1979a, Steam Cracking of

Hydrokarbons. 1. Pyrolysis of Heptane, Ind. Eng. Chem. Prod. Res. Dev., 18, 30.

Bajus, M., Vesety, V., Lecleroq, P.A., and Rijks, J.A., 1979b, Steam Cracking of

Hydrokarbons. 2. Pyrolysis of Heptane, Ind. Eng. Chem. Prod. Res. Dev., 18, 135.

Bidang Geofisika Kelautan, 1999, Teori dan Aplikasi Metoda Seismik Resolusi Tinggi, Direktorat Jenderal Geologi Dan Sumber Daya Mineral, Departemen

Pertambangan dan Energi, Bandung.

Deptamben, 1981, Pengembangan dan Pemanfaatan Limbah Kota/Limbah Industri Sebagai Sumber Energy, Direktorat Jenderal Non Migas, Departemen Pertambangan dan Energy, Jakarta.

Isomura, M., Kondo, M., and Matsuda, A., 2002, Device Grade Amorphous Silicon Prepared by High-Pressure Plasma, Jpn. J. Appl. Phys., 41, 1947.

King, M.W. and Marchesini, S., 2000, Cholesterol and Bile Metabolism, http://www.med.unibs.it/s , 16 September 2004.

Muzuni, 1996, Fraksinasi dan Karakterisasi Pektin dari Labu Siam (Sechium edule Sw.) sebagai Model Teknik Fraksinasi Polimer Alam, Skripsi, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Nice, K. (2006), How Fuel Cells Work,

http://www.howstuffwork.com/howfuelcellwork.htm, 18 April 2006

Riegel, R.E., 1949, Industial Chemistry, 5ed., Reinhold Pub. Co., New York.

Seidman, T.G., Smith, J.A., and Struhl, K., 1987. Current Protocols in Molecular Biology, John Willey and Sons, New York.

Shah, D.O., Djabarah, N.E., and Warson, D.T., 1979, Correlation of Foam Stability with Surface Shear Viscosity and Area per Molecules in Mixed Surfactant System , Colloid Polymer Sci., 25(6), 1002.

UNESCO, 2000, Teacher Training for Science and Technology Education Reform, Bangkok, Unesco-PROAD.

Wery, Sudirman, L.M.I., Gunawan, A.W., 1994, Pertumbuhan dan Perkembangan

(25)

Lampiran 3. Format halaman sampul dan halaman judul skripsi (contoh skripsi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat)

STUDI KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DAERAH

PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Skripsi

Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat sarjana (S-1)

Oleh:

Hasriyanti

F1D206085

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS HALUOLEO

KENDARI

(26)

Lampiran 4. Format halaman pengesahan (contoh skripsi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat)

Skripsi

Studi Kinerja Perawat Di Rumah Sakit daerah

Provinsi Sulawesi Tenggara

Oleh: Hasriyanti F1D206085

telah dipertahankan di depan Dewan Penguji pada tanggal 13 Desember 2008

dan dinyatakan telah memenuhi syarat

Susunan Tim Penguji

Pembimbing I

___________________ NIP.

Anggota Tim Penguji

Pembimbing II

_________________ NIP.

Penguji I

________________ NIP.

Penguji II

________________ NIP.

Penguji III

_______________ NIP.

Kendari, ……..

Universitas Haluoleo

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Dekan

(27)

Lampiran 5. Contoh penulisan judul, sub judul, dan lain-lain.

I. JUDUL

A. Subjudul Pertama

Kalimat pertama sesudah subjudul ditulis sebagai alinea baru 3 spasi di bawah

subjudul. Baris terakhir naskah dengan subjudul atau anak sub judul berikutnya diantarai 3

spasi.

1. Anak subjudul pertama

Kalimat pertama sesudah anak subjudul ditulis sebagai alinea baru 3 spasi di bawah

anak subjudul. Baris terakhir naskah dengan anak subjudul atau sub anak sub judul

berikutnya diantarai 3 spasi.

a. Sub anak subjudul pertama

Kalimat pertama sesudah sub anak subjudul ditulis sebagai alinea baru 2 spasi di

bawah sub anak subjudul. Baris terakhir naskah dengan sub anak subjudul atau anak sub

judul berikutnya diantarai 3 spasi.

1). Anak sub anak sub judul.

a). Anak anak sub anak sub judul

(1). ………….

(a). ………….

(28)

DAFTAR ISI

ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN ABSTRAK

ABSTRACT

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan Penelitian D. Manfaat Penelitian

II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Kinerja B. Tinjauan Perawat C. Tinjauan Rumah Sakit

1. Rumah sakit pemerintah 2. Rumah sakit swasta D. Kerangka Konsep E. Hipotesis

III. METODE PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Penelitian B. Jenis Penelitian

C. Populasi dan Sampel D. Variabel Penelitian E. Definisi Operasional F. Kriteria Objektif G. Instrumen Penelitian

H. Prosedur Pengumpulan Data I. Analisis Data

IV. dan seterusnya

(29)

Lampiran 7. Contoh format daftar tabel.

DAFTAR TABEL

Nomor

1.

Teks

Daerah spektrum dan intensitas absorbsi Infra Merah (IR) 23

Halaman

2.

3.

Identifikasi senyawa penyusun ekstrak n-heksana dari Hypnea sp. 34

(30)

Lampiran 8. Contoh format daftar gambar

DAFTAR GAMBAR

Nomor

1.

Teks

Kromatogram G-C ekstrak n-heksana 25

Halaman

2. Mekanisme fragmentasi senyawa pentadekana yang diusulkan melalui identifikasi senyawa penyusun ekstrak n-heksana 39

(31)

Lampiran 9. Contoh format daftar lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor

1.

2.

3.

Teks

Kondisi operasi Kromatogarafi Gas-Spektrometri Massa (GC-MS) merk Shimadzu GC-17 A/MS QP 500

50

Hasil identifikasi alga laut Laboratorium Taksonomi Tumbuhan Fakultas MIPA Unhalu

51

dan seterusnya

(32)

Lampiran 10. Contoh format arti lambang dan singkatan.

ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN

DNA

ppm

LAN





Deoxysiribonucleat Acid, asam deoxy-ribonucleat

part per million, bagian per sejuta

Local Area Network, area jaringan lokal

koefisien absorbsi (cm-1)

kecepatan sudut (rad/det)

dan seterusnya

(33)

ANALISIS RESIDU DIAZINON 60 EC DALAM AIR, TANAH, DAN PAKAN ALAMI UDANG (Kelekap)

Oleh : Maulidiah F1C100004

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui residu Diazinon dalam air, tanah, serta kelekap. Penelitian ini dilakukan dalam bak kayu berukuran 1m x 1m x 1m. diisi dengan tanah sebagai media untuk kelekap dan air laut. Konsentrasi aplikasi Diazinon 60 EC (0; 0,10; 0,35; dan 0,60) ppm, masing-masing dengan 3 kali ulangan. Ekstraksi contoh menggunakan campuran pelarut petroleum eter dengan dietil eter. Ekstraksi contoh tanah dan kelekap menggunakan kromatografi kolom berfase diam florisil dengan larutan pengelusi n-heksana. Penentuan kadar residu Diazinon dilakukan dengan menggunakan alat HPLC. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan kenaikan waktu sampling selama penelitian ini ternyata kadar residu Diazinon dalam air akan menurun, dalam kelekap kadar residu Diazinon berfluktuasi dan cenderung meningkat kemudian turun pada akhir penelitian. Sedang kadar residu Diazinon dalam tanah menunjukkan kecenderungan yang sama pada setiap perlakuan yaitumenurun kemudian meningkat pada akhir penelitian.

(34)

Lampiran 12. Contoh Abstract

ANALYSIS OF DIAZINON 60 EC RESIDUE IN WATER, SOIL, AND BENTHIC ALGAE

By: Maulidiah F1C100004

ABSTRACT

The objectives of this study were to determine residue of Diazinon in water, soil, and benthic algae. This investigations were carried out using wooden box with size 1m x 1m x 1m. filled with soils as substrate for benthic algae and sea water. The concentration of Diazinon 60 EC applied i.e. 0, 0,10; 0,35; and 0,60 ppm with three replicates. Water samples were extracted with mixed petroleum ether and diethyl ether. Soils and benthic algae samples were axtracted with mixed methanol and n-hexane. The extract solution of soils and benthic algae were purified using colom chromatography, contained florisil as immobile phase and n-hexane as mobile phase. The analysis of Diazinon residue were applied using HPLC. The results of the analysis showed that the residue concentrations of Diazinon in water decreased with increase in time. While the concentration in benthic algae were fluctuated, however, its tend to increased and then decreased at the end of investigation. The residue of Diazinon in soil samples tend to decrease and then increased in all treatments at the end of investigation.

(35)
(36)

I. PENDAHULUAN

Seorang insan ilmiah sudah seharusnya mampu menyajikan karya ilmiah dalam bentuk tulisan. Oleh sebab itu, setiap mahasiswa perlu berlatih menuliskan hasil

penelitiannya atau kegiatan ilmiah lainnya sehingga hasilnya dapat memberikan informasi yang baik bagi pembaca.

Tugas Akhir merupakan karya tulis ilmiah hasil penelitian mandiri untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh sebutan professional Ahli Madya (A.Md.) pada

Program Diploma Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Haluoleo (Unhalu). Sebelum melaksanakan penelitian, mahasiswa harus membuat proposal penelitian yang kemudian dipresentasikan dalam suatu Kolokium. Setelah proposal disetujui, mahasiswa melaksanakan penelitian dan hasilnya disusun dalam Tugas Akhir. Semua kegiatan tersebut ditunjang dengan kemahiran menulis secara ilmiah.

Untuk memperoleh keseragaman dalam penulisan, FMIPA Unhalu menyusun Pedoman Penulisan Tugas Akhir Program Studi D-III Statistika. Pedoman ini merupakan hasil Lokakarya Penyusunan Pedoman Penulisan Skripsi/Tugas Akhir Mahasiswa FMIPA Unhalu. Dengan demikian, mahasiswa tingkat akhir dapat menggunakan pedoman ini demi konsistensi sistematika penulisan tugas akhir. Pedoman ini disertai dengan tata cara penulisan dan beberapa contoh.

(37)

II. SISTEMATIKA TUGAS AKHIR

Seperti halnya proposal penelitian, Tugas Akhir juga terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir, tetapi isinya lebih luas.

A. Bagian Awal

Bagian awal Tugas Akhir meliputi halaman sampul depan, halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, arti lambang dan singkatan, serta abstrak. Nomor halaman pada bagian awal dinyatakan

dengan “i, ii, iii, dan seterusnya”. Nomor halaman itu tidak dicantumkan pada halaman

tersebut, namun dinyatakan dalam Daftar Isi. Di antara sampul depan dan halaman judul tidak perlu diberi kertas tambahan (penyekat). Halaman penyekat juga tidak diperlukan di antara bab. Halaman persembahan tidak lazim terdapat dalam karya tugas akhir. Tugas akhir dicetak pada kertas putih tanpa bergambar hiasan.

39. Halaman sampul depan

Halaman sampul depan memuat: logo Universitas Haluoleo, judul tugas akhir, jenis karya ilmiah, maksud penulisan tugas akhir, nama dan nomor induk mahasiswa, instansi (program studi, jurusan, fakultas, universitas, tempat) dan tahun penyelesaian tugas akhir.

a. Lambang Universitas Haluoleo sesuai standar dengan diameter sekitar 3,5 cm b. Judul skripsi harus menarik, positif, singkat, spesifik, tetapi cukup jelas untuk

menggambarkan penelitian yang akan dikerjakan. Judul dicetak tebal dengan huruf kapital Times New Roman dan font 15. Judul sebaiknya tidak lebih dari 12 kata (tidak termasuk kata sambung dan kata depan) yang mengandung beberapa kata kunci untuk memudahkan pencarian pustaka.

c. Jenis karya ilmiah dinyatakan dengan tulisan ”Tugas Akhir” yang diketik tebal dengan font 14 di bawah judul penelitian

d. Maksud penulisan tugas akhir dinyatakan dengan tulisan “Untuk memenuhi

sebagian persyaratan mencapai derajat diploma tiga”. Tulisan ini diketik dengan

Times New Roman font 12.

e. Nama dan nomor induk mahasiswa ditulis lengkap di bawah tulisan ”Oleh:” dengan font 13 dan dicetak tebal. Nama ditulis sesuai dengan ijazah sebelumnya atau akte kelahiran.

f. Nama program studi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo, dan Kendari masing-masing dicetak tebal dengan huruf kapital font 13

g. Tahun penyelesaian tugas akhir adalah tahun pelaksanaan ujian diploma. Contoh halaman sampul depan terlihat pada Lampiran 1.

2. Halaman Judul

Halaman judul berisi tulisan yang sama dengan halaman sampul depan, tetapi dicetak di atas kertas putih.

3. Halaman Pengesahan

Halaman ini memuat nama dan tanda tangan Pembimbing I, Pembimbing II, Penguji, Dekan FMIPA, dan tanggal ujian diploma. Semua ketikan dalam halaman pengesahan dicetak tebal dengan huruf Times New Roman font 12. Contoh halaman pengesahan dapat dilihat pada Lampiran 2.

(38)

Kata pengantar mengandung uraian singkat mengenai maksud tugas akhir, informasi kapan dan lama penelitian dilakukan, lokasi, dan sumber dana penelitian bila biaya bukan berasal dari dana sendiri (Lampiran 3). Nyatakan terima kasih atas bantuan teknis dan saran yang Penulis terima. Bila seseorang telah membantu dalam hal-hal tertentu, nyatakan secara spesifik, misalnya saja kepada responden, pencacah lapangan, atau seseorang yang telah memberikan papernya kepada Penulis yang berkaitan dengan tugas akhir. Rektor, Dekan, Kepala Perpustakaan, Ketua Jurusan, Kepala Laboratorium, dan Ketua Program Studi dalam kapasitasnya sebagai pejabat,

tidak perlu diberi ucapan terima kasih seandainya bantuan yang diberikan memang

sudah menjadi kewajibannya. Hindari ungkapan yang berlebihan seperti “Tanpa

bantuan dan perhatian yang terus menerus dari Bapak xxx, tidaklah mungkin

penelitian ini dapat diselesaikan”. Selain itu, persantunan ini perlu diungkapkan

dengan serius, wajar, dengan tutur kata yang beradab, dalam gaya bahasa yang tetap dijaga lugas, tanpa memuji-muji siapa pun, dan tidak terkesan main-main, misalnya

“kepada mbak Ani, thanks”. Panjang kata pengantar sebaiknya tidak lebih dari satu halaman dengan spasi 1,5. Judul „KATA PENGANTAR‟ diketik tegak dengan huruf kapital, tebal, Times New Roman font 13, dan ditempatkan di tengah. Baris pertama naskah diketik tiga spasi di bawah „KATA PENGANTAR‟.

5. Daftar Isi

Daftar isi dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi tugas akhir dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin langsung melihat suatu bab atau anak sub bab. Di dalam daftar isi tertera uraian bab, sub bab, dan anak sub bab disertai dengan nomor halamannya (Lampiran 4). Keterangan halaman yang

mendahului daftar isi tidak perlu dimuat dalam daftar isi. Judul „DAFTAR ISI‟ diketik dengan huruf kapital, tebal, font 13, dan ditempatkan di tengah-tengah. Kata

“Halaman” untuk menunjukkan nomor halaman setiap bab atau sub bab diketik di

pinggir kanan yang berakhir pada batas pinggir kanan, dua spasi di bawah kata

DAFTAR ISI‟. Susunan daftar isi menyusul 1,5 spasi di bawahnya. Bila daftar isi memerlukan lebih dari satu halaman maka pengetikan diteruskan pada halaman berikutnya. Pengetikan antar bab di antarai 1,5 spasi, sedangkan yang lainnya satu spasi. Judul setiap bab diketik dengan kapital, tipis, dan font 12, sedangkan judul sub bab dan anak sub bab hanya huruf pertama setiap kata yang diketik dengan huruf kapital, kecuali kata depan dan kata sambung.

6. Daftar Tabel

Jika dalam tugas akhir terdapat dua atau lebih tabel, perlu adanya daftar tabel yang memuat urutan judul tabel beserta dengan nomor halamannya. Tetapi kalau hanya satu

tabel saja, daftar ini tidak usah dibuat (Lampiran 5). Judul „DAFTAR TABEL

diketik tegak dengan huruf kapital, tebal, Times New Roman font 13, dan ditempatkan di tengah-tengah. Judul tabel dalam daftar tabel harus sama dengan judul tabel dalam teks. Di dalam teks, judul tabel yang memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan spasi satu. Antara judul tabel dan tabel diberi jarak 1,5 spasi.

7. Daftar Gambar

Daftar gambar berisi urutan judul gambar dan nomor halamannya (Lampiran 6). Daftar gambar dicamtumkan pada bagian awal apabila tugas akhir memuat dua atau

lebih gambar. Judul „DAFTAR GAMBAR‟ diketik tegak dengan huruf kapital, tebal, Times New Roman font 13, dan ditempatkan di tengah-tengah.

(39)

Seperti halnya dengan daftar tabel dan daftar gambar, daftar lampiran dibuat apabila tugas akhir dilengkapi dengan dua atau lebih lampiran. Daftar lampiran memuat urutan judul lampiran dan nomor halamannya (Lampiran 7). Tidak perlu ada pembedaan antara tabel lampiran dan gambar lampiran. Lampiran dapat berupa tabel, gambar, teks, algoritma, data, dan lainnya.

9. Arti Lambang dan Singkatan (optional)

Apabila tugas akhir memuat banyak lambang dan/atau singkatan maka diperlukan satu halaman khusus yang merinci lambang dan/atau singkatan tersebut. Arti lambang dan singkatan yang dipergunakan dalam tugas akhir disertai dengan arti dan satuannya (Lampiran 8).

10. Abstrak

Abstrak ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia (Abstrak) dan bahasa Inggris (Abstract). Abstrak merupakan uraian singkat tetapi lengkap tentang tujuan, metode, dan hasil penelitian. Tujuan penelitian disarikan dari Bab Pendahuluan. Abstrak disusun tidak lebih dari 250 kata (Lampiran 9 dan 10).

Dalam menyusun abstrak, tempatkan diri Anda sebagai pembaca. Orang lain ingin mengetahui dengan cepat garis besar pekerjaan Anda. Jika sesudah membaca bagian ini dan pembaca ingin mengetahui perincian lain, mereka akan membaca karya Anda selengkapnya. Penyajian abstrak selalu informatif dan faktual. Untuk meningkatkan informasi yang diberikan, tonjolkan temuan dan keterangan lain yang terbaru serta suguhkan angka-angka. Abstrak hanya memuat teks, tidak ada pengacuan pada pustaka, gambar, dan tabel.

Teks abstrak disusun seperti menyusun paragraf dan diketik dengan spasi satu font 12.

Kata „ABSTRAK‟ dicetak tebal dengan huruf kapital font 13 dan diletakkan di tengah. Nama lengkap penulis diketik dengan huruf kapital tiga spasi di bawah

ABSTRAK‟ dan dimulai dari batas kiri, kemudian disusul judul penelitian. Huruf pertama setiap kata pada judul penelitian diketik dengan huruf kapital kecuali kata

depan dan kata sambung. Selanjutnya, “Dibimbing oleh xxx” (nama lengkap

pembimbing, tanpa gelar) yang ditulis dalam huruf kapital. Abstract dalam bahasa Inggris ditempatkan setelah halaman abstrak dalam bahasa Indonesia.

B. Bagian Utama

Bagian utama tugas akhir mengandung bab pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan.

1. Pendahuluan

Bab Pendahuluan berisi latar belakang, batasan masalah (optional), tujuan, dan manfaat penelitian.

a. Latar Belakang, memuat penjelasan mengenai alasan-alasan mengapa masalah yang diteliti dipandang menarik, penting, dan perlu diteliti (didukung oleh data- data dari referensi resmi). Dalam penyajian itu, hendaknya ditunjukkan kedudukan masalah yang akan diteliti dalam lingkup permasalahan yang lebih luas.

Permasalahan yang diteliti dirumuskan di akhir latar belakang.

(40)

c. Tujuan Penelitian, seharusnya disebutkan secara spesifik tujuan yang ingin dicapai. Gunakan kata kerja yang hasilnya dapat diukur atau dilihat, seperti menjajaki, menguraikan, menerangkan, menguji, membuktikan, atau menerapkan suatu gejala, konsep, atau dugaan, atau bahkan membuat suatu prototipe.

d. Manfaat yang Diharapkan, adalah manfaat bagi masyarakat atau pemerintah daerah (manfaat praktis).

2. Tinjauan Pustaka

Isi tinjauan pustaka hampir sama dengan yang dikemukakan pada proposal penelitian, dan mungkin telah diperluas dengan keterangan tambahan yang dikumpulkan selama pelaksanaan penelitian. Perluasan tinjauan pustaka dapat diikuti landasan teori yang juga tidak berbeda dengan yang disajikan pada proposal penelitian dan mungkin telah diperluas dan disempurnakan.

3. Metode Penelitian

Metode penelitian mengandung uraian tentang sumber data dan prosedur penelitian. Isi dari metode penelitian adalah:

a. Sumber Data, data dapat diperoleh dari publikasi, instansi, perusahaan, kantor (data sekunder), atau dikumpulkan sendiri oleh peneliti melalui pemanfaatan kuesioner, atau merupakan data bangkitan.

b. Prosedur Penelitian, memuat uraian yang cukup terinci tentang cara melaksanakan penelitian.

4. Hasil dan Pembahasan

Bab ini memuat hasil penelitian dan pembahasan yang sifatnya terpadu. Hasil penelitian sewajarnya disajikan secara bersistem. Untuk memperjelas dan

mempersingkat uraian, hasil sebaiknya disajikan dalam bentuk daftar, tabel, grafik, foto, atau bentuk lain, dan ditempatkan sedekat-dekatnya dengan pembahasan agar pembaca lebih mudah mengikuti uraian. Pembahasan tentang hasil yang diperoleh berupa penjelasan teoritik, baik secara kualitatif, kuantitatif, atau secara statistik. Setiap argumen dikembangkan dalam sebuah paragraf (alinea). Teknik untuk

mengembangkan argumen sama dengan menyusun paragraf yang baik. Oleh sebab itu, perlu dipikirkan untuk memecah-mecah seluruh pembahasan menjadi beberapa pokok yang dikembangkan menjadi satu per satu. Jadi, setiap paragraf dalam pengembangan argumen memuat tiga unsur, yaitu kalimat topik, pengembangan pernalaran, dan kesimpulan atau ringkasan bilamana paragraf berikutnya ingin menampilkan gagasan yang berbeda.

Pembahasan merupakan tempat penulis mengemukakan pendapat dan argumen secara bebas tetapi singkat dan logis (Rifai, 1995). Pendapat orang lain yang telah diringkas dalam bab pendahuluan (atau tinjauan pustaka) tidak perlu diulang tetapi diacu saja seperlunya. Ulaslah apakah hasil Anda memenuhi tujuan penelitian. Hubungkan temuan dari penelitian Anda dengan pengamatan atau hasil penelitian sebelumnya dengan jalan menunjukkan persamaan dan membahas perbedaannya. Penulis sebaiknya tidak menyatakan “... kesimpulan Baharuddin (2005) mendukung hasil

penelitian ini ...” (sementara Anda mengulas hasil penelitian Anda pada tahun 2009), tetapi yang baik adalah “... penelitian ini memperkuat kesimpulan Baharuddin (2005) ...”. Arti temuan perlu dibentangkan dan dijelaskan dalam memperluas

(41)

Spekulasi kadang-kadang tidak dapat dihindari dan muncul dalam pembahasan, namun dihindari spekulasi yang terlalu jauh.

5. Kesimpulan

Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab tujuan penelitian. Kesimpulan hendaknya disusun secara hati-hati. Kesimpulan memang memerlukan kecermatan luar biasa dan dibenarkan kemunculannya tiga kali (sebaiknya dengan ungkapan yang berbeda-beda), yaitu dalam pembahasan, kesimpulan, dan abstrak. Dalam bab ini, bedakan antara dugaan, temuan, dan kesimpulan. Berbeda dengan „abstrak‟ yang berupa paragraf dengan rangkaian kalimat yang terkesan terpotong-potong, „kesimpulan‟ dapat

memuat uraian yang lebih luas dan mudah dibaca. Dalam menarik kesimpulan, penulis harus kritis dengan memperhatikan apakah kesimpulan yang dibuat dapat ditafsirkan secara lain.

Pada bagian akhir bab kesimpulan, dapat disertakan saran. Saran yang dikemukakan seharusnya berasal dari hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan atau hasil

penelitian. Ungkapan yang sering kali muncul dalam saran “... agar penelitian ini

dilanjutkan ...” sebaiknya dihindari dan diganti dengan future works yang berisi saran tentang hal-hal yang perlu dikerjakan pada penelitian selanjutnya. Uraiannya meliputi kelemahan atau kekurangan penelitian yang telah dikerjakan dan yang perlu dilengkapi dan disempurnakan pada tahap berikutnya. Saran tidak selamanya harus ada.

C. Bagian Akhir

Bagian akhir tugas akhir mengandung daftar pustaka dan lampiran.

1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka disusun seperti pada proposal penelitian.

2. Lampiran

(42)

III. TATA CARA PENULISAN

A. Bahan Cetakan

Bahan cetakan meliputi naskah dan sampul.

1. Naskah

Naskah dibuat di atas kertas HVS 70-80 gr/m2 berukuran A4 dan tidak bolak-balik.

2. Sampul

Sampul dibuat dari kertas bufalo atau yang sejenis warna coklat muda dan diperkuat dengan kertas serta dilapisi dengan plastik (hard cover).

3. Pengetikan

Naskah diketik dalam satu kolom dengan huruf tegak, tipis, Times New Roman, dan

font 12 untuk teks. Dalam hal khusus, istilah-istilah dapat diketik dengan huruf miring. Naskah diketik dengan spasi 1,5 pada halaman dengan pias 3,5 cm dari tepi kiri dan 3 cm dari kanan, atas, serta bawah kertas. Setiap awal paragraf dimulai dengan menjorok 1,5 cm. Judul tabel, judul gambar, dan judul lampiran yang lebih dari satu baris diketik dengan spasi satu. Naskah dicetak dengan tinta hitam kecuali gambar berwarna.

Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh, dalam arti bahwa pengetikan harus dimulai dari batas kiri sampai batas kanan dan tidak ada ruang yang terbuang kecuali ada persamaan, tabel, gambar, sub judul, atau hal-hal khusus.

Bilangan desimal ditandai dengan koma bukan titik, misalnya berat telur 50,5g. Satuan dinyatakan dengan singkatan resminya tanpa titik dibelakangnya, misalnya m, g, kg, cal.

Semua judul diketik tebal dan tegak dengan huruf Times New Roman dan tidak diakhiri titik. Judul bab diketik dengan huruf kapital, font 13, dan simetris. Sub judul dan anak sub judul diketik di pinggir kiri dengan huruf kapital pada huruf pertama setiap kata kecuali kata depan dan kata sambung dengan font 12.

Apabila naskah memuat rincian yang harus disusun ke bawah maka gunakan nomor urut angka atau huruf sesuai dengan derajat rincian, jangan gunakan garis hubung (-) atau tanda lainnya. Gambar, tabel, dan persamaan di letakkan di tengah.

Nomor halaman naskah pada bagian utama dan bagian akhir menggunakan angka arab dan diketik di sebelah kanan atas pada jarak 1,5 cm dari tepi atas kertas. Nomor halaman pada judul bab tidak dicetak. Judul tabel, judul gambar, dan judul lampiran

diberi nomor urut dengan angka arab mulai dari „Bab Pendahuluan‟. Nomor

persamaan diurut dari „Bab Pendahuluan‟ sampai „Bab Hasil dan Pembahasan‟ dengan

menggunakan angka arab yang diapit dengan kurung biasa dan ditempatkan di batas kanan naskah.

Judul tabel (misalnya setelah „Tabel 1.‟) diketik dengan rata kiri, dicetak di atas tabel, tidak diakhiri titik, dan ditempatkan di tengah. Tabel yang memuat lebih dari satu halaman ditempatkan pada lampiran.

Bagan, grafik, peta, diagram alir, dan foto semuanya disebut gambar. Judul gambar

(misalnya setelah setelah „Gambar 1.‟) diketik dengan rata kiri, dicetak di bawah gambar, tidak diakhiri titik, dan ditempatkan di tengah. Apabila terdapat sekumpulan gambar yang tidak dapat dipisahkan maka masing-masing gambar diberi nama dengan

(43)

diusahakan sewajar mungkin. Skala pada grafik harus dibuat agar mudah dipakai untuk interpolasi atau ekstrapolasi.

3. Kebahasaan

Bahasa merupakan salah satu modal utama dalam berkomunikasi. Baik dalam komunikasi tulisan maupun ujaran (lisan) seyogianya digunakan bahasa yang efisien dan efektif. Bahasa yang efisien ialah bahasa yang mengikuti kaidah tata bahasa yang dibakukan atau yang dianggap baku, dengan mempertimbangkan kehematan kata dan ungkapan. Kata baku di sini berarti bahasa yang digunakan merupakan bahasa yang benar dan patut jadi teladan untuk diikuti. Bahasa yang efektif ialah bahasa yang mampu mencapai sasaran yang dimaksudkan.

Dalam penulisan tugas akhir, mahasiswa harus mempedomani tata cara penulisan karya ilmiah yang banyak terdapat pada buku-buku di pasaran. Hindari penggunaan

kata ganti orang “saya, aku, kami, kita, engkau, dan sejenisnya”. Hindari pula

(44)

Lampiran 1. Contoh halaman sampul depan

KARAKTERISTIK PENGGUNA LAYANAN WARNET

DI KOTA KENDARI

Tugas Akhir

Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat diploma tiga

Oleh: Ahmad Arifin

F3A206045

PROGRAM STUDI D-III STATISTIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HALUOLEO

(45)

Lampiran 2. Contoh halaman pengesahan

Tugas Akhir

Karakteristik Pengguna Layanan Warnet di Kota Kendari

Oleh: Ahmad Arifin

F3A206045

telah dipertahankan di depan Dewan Penguji pada tanggal 13 Desember 2008

dan dinyatakan telah memenuhi syarat

Susunan Tim Penguji

Pembimbing I

___________________ NIP.

Anggota Tim Penguji

Pembimbing II

_________________ NIP.

Penguji I

________________ NIP.

Penguji II

________________ NIP.

Penguji III

_______________ NIP.

Kendari, ……..

Universitas Haluoleo

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Dekan

(46)

Lampiran 3. Contoh kata pengantar

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karuniah-Nya sehingga tugas akhir ini berhasil diselesaikan. Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Februari 2009 ini adalah kesehatan, dengan judul Deskripsi Data Rekam Medis Penyakit Kanker Payudara Rumah Sakit Umum Daerah Sulawesi Tenggara. Penulisan tugas akhir ini merupakan persyaratan untuk memperoleh sebutan professional Ahli Madya (A.Md.) pada Program Diploma Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Haluoleo (Unhalu).

Terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak Bahriddin Abapihi, S.Si., M.Si. dan Ibu Lilis Laome, S.Si., M.Si. selaku pembimbing, serta Ibu Irma Yahya, S.Si., M.Si. yang telah banyak memberikan saran. Di samping itu, penghargaan penulis sampaikan kepada Bapak dr. Abuhaera dari RSUD Sulawesi Tenggara, Bapak H. Ane Hasa, S.E. beserta staf BPS Sulawesi Tenggara yang telah membantu selama pengumpulan data. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada ayah, ibu, serta seluruh keluarga, atas segala doa dan kasih sayangnya.

Semoga tugas akhir ini bermanfaat.

Kendari, April 2009

(47)

Lampiran 4. Contoh format penulisan daftar isi

ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN ABSTRAK

ABSTRACT

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Perumusan Masalah C. Tujuan Penelitian D. Manfaat Penelitian

II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Kinerja B. Tinjauan Perawat C. Tinjauan Rumah Sakit

1. Rumah sakit pemerintah 2. Rumah sakit swasta D. Kerangka Konsep E. Hipotesis

III. METODE PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Penelitian B. Jenis Penelitian

C. Populasi dan Sampel D. Variabel Penelitian E. Definisi Operasional F. Kriteria Objektif G. Instrumen Penelitian

H. Prosedur Pengumpulan Data I. Analisis Data

IV. dan seterusnya

(48)

Lampiran 5. Contoh format daftar tabel.

DAFTAR TABEL

Nomor

1.

Teks

Daerah spektrum dan intensitas absorbsi Infra Merah (IR) 23

Halaman

2.

3.

Identifikasi senyawa penyusun ekstrak n-heksana dari Hypnea sp. 34

(49)

Lampiran 6. Contoh format daftar gambar

DAFTAR GAMBAR

Nomor

1.

Teks

Kromatogram G-C ekstrak n-heksana 25

Halaman

2. Mekanisme fragmentasi senyawa pentadekana yang diusulkan melalui identifikasi senyawa penyusun ekstrak n-heksana 39

(50)

Lampiran 7. Contoh format daftar lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor

1.

2.

3.

Teks

Kondisi operasi Kromatogarafi Gas-Spektrometri Massa (GC-MS) merk Shimadzu GC-17 A/MS QP 500

50

Hasil identifikasi alga laut Laboratorium Taksonomi Tumbuhan Fakultas MIPA Unhalu

51

dan seterusnya

(51)

Lampiran 8. Contoh format arti lambang dan singkatan.

ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN

DNA

ppm

LAN





Deoxysiribonucleat Acid, asam deoxy-ribonucleat

part per million, bagian per sejuta

Local Area Network, area jaringan lokal

koefisien absorbsi (cm-1)

kecepatan sudut (rad/det)

dan seterusnya

Gambar

Tabel 1. Persyaratan Pembimbing Skripsi, Tesis dan Disertasi

Referensi

Dokumen terkait

10 Penulisan nama mencakup nama penulis yang diacu dalam uraian, daftar pustaka, nama yang lebih dari satu, nama dengan garis penghubung, nama yang dikuti

Sampai saat ini penulis tercatat sebagai pengurus PGRI Kabupaten Pandeglang, pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten

Fenomena konflik di berbagai daerah seperti Aceh, Poso, Maluku dan Papua yang terjadi di masyarakat menimbulkan ancaman konflik sosial. Faktor yang memicu adanya konflik di

Maka tujuan penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara gaji dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan players pool n lounge,

Penulisan nama mencakup nama penulis yang diacu dalam uraian, daftar pustaka, nama yang lebih dari satu, nama dengan garis penghubung, nama yang diikuti

Terdapat variabel yang sama yaitu “Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan kepercayaan diri pada remaja (Usia 15-17 tahun) kelas XI di SMA PGRI 3 Tuban.” Yang dapat membedakan

Rizki Maulana Bahari yang bertujuan agar para pengrajin/pembuat kapal kayu tradisional di kabupaten Batang memiliki ketrampilan untuk menggambar bentuk badan kapal dalam

persaingan yang ketat. Meningkatnya intensitas persaingan dan jumlah pesaing menuntut perusahaan untuk selalu memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen serta