• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Ekspresi Protein 53 Terhadap Respon Terapi Radiasi Pada Kanker Serviks

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbedaan Ekspresi Protein 53 Terhadap Respon Terapi Radiasi Pada Kanker Serviks"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

14 PERBEDAAN EKSPRESI PROTEIN 53

TERHADAP RESPON TERAPI RADIASI PADA KANKER SERVIKS

Lydia Irtifany Lubis, Sarah Dina, Roy Yustin Simanjuntak, Hotma Partogi Pasaribu, Henry Salim Siregar, Riza Rivany

Departemen Obstetri dan Ginekologi

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Medan, Februari 2017

Abstrak

Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan ekspresi protein 53 terhadap respon terapi radiasi pada kanker serviks.

Metode: Penelitian analitik dengan rancangan case control dilakukan di Departemen Obstetri dan Ginekologi FK USU RSUP H. Adam Malik dan Departemen Patologi Anatomi RSUP H. Adam Malik Medan mulai bulan Januari sampai Februari 2017. Sebanyak 15 blok parafin yang terdiri dari 15 blok parafin kanker serviks respon tidak komplit sebagai kasus dan 15 blok parafin kanker serviks respon komplit sebagai kontrol yang belum menjalani terapi radiasi dikumpulkan secara konsekutif dan dilakukan penilaian imunohistokimia ekspresi p53 dinilai terhadap jumlah apoptosis dan respon radiasi. Respon radiasi dinilai berdasarkan pemeriksaan klinis dan kriteria RECIST dan untuk jumlah apoptosis dilakukan dengan pewarnaan Hematoxylin - Eosin dan dihitung jumlah sel apoptosis per 5 LPB dengan menggunakan mikroskop cahaya. Analisa data menggunakan uji Kruskal – Wallis. Interval kepercayaan 83.5% dan p<0.05 bermakna secara statistik.

Hasil: Dari 30 blok parafin diperoleh 15 blok parafin dengan respon komplit dan 15 blok parafin dengan respon tidak komplit. Peningkatan ekspresi p53 dijumpai pada jumlah apoptosis banyak (≥ 5 sel apoptosis/5 LPB) dengan nilai p = 0.033, dan juga dijumpai peningkatan ekspresi p53 pada respon radiasi tidak komplit (nilai p = 0.046).

Kesimpulan: Ekspresi p53 sebelum terapi radiasi dapat dijadikan pertanda awal dalam keberhasilan respon terapi radiasi pada kanker serviks.

(2)

15 THE DIFFERENCE OF PROTEIN 53 EXPRESSION

TO RESPONSE OF RADIATION THERAPY IN CERVICAL CANCER

Lydia Irtifany Lubis, Sarah Dina, Roy Yustin Simanjuntak, Hotma Partogi Pasaribu, Henry Salim Siregar, Riza Rivany

Obstetric and Gynecology Department

Faculty of Medicine of Sumatera Utara University

Medan, February 2017

Abstract

Objective: The aim of this study was to know the difference of protein 53 expression to response of radiation therapy in cervical cancer .

Methods: The analytics and case control study, conducted in the Obstetric and Gynecology Department, Faculty of Medicine of Sumatera Utara University, Adam Malik General Hospital and Pathology Anatomy Department, Adam Malik General Hospital started January until February 2017. We analyzed 15 paraffin-embedded blocks of cervical biopsy tissues with complete response as a control and 15 paraffin-embedded blocks with incomplete response as cases which has not been undergo the radiation therapy were collected consecutively and analyzed the p53 expression. Response to treatment was evaluated based on clinical examination and RECIST criteria and for apoptotic count was assessed by using Hematoxylin and eosin staining and was calculated apoptotic cell in 5 fields by used light microscopy. Kruskal – Wallis test performed to analyze statistically. Confidence interval is 83.5% and p value <0.05 is significance statistically.

Result: Total of 30 embedded that consists of 15 paraffin-embedded blocks with complete response and 15 paraffin-paraffin-embedded blocks with incomplete response. The stronger p53 expression were found in apoptotic count more than 5 apoptotic cells in 5 fields and p value = 0.033, and also the stronger p53 expression were found in incomplete response to radiation and p value = 0.046.

Referensi

Dokumen terkait

Konfigurasi susunan tube-bank compact heat exchanger yang digunakan pada tugas akhir ini adalah staggered dengan arah aliran cross flow.. Konsep dari compact

[r]

Other causes of poverty are no less severity is overfished in the waters of Gresik regency in the low production value caused by a reduction in fish stocks, because when

Penelitian budaya kosmopolitanisme dalam praktik jual beli di pasar terapung pada Kalimantan Selatan ini menjadi unik bagaimana pedagang di pasar terapung dalam

Gambar 1 merupakan struktur apilikasi multimedia pembelajaran jamur tiram, aplikasi multimedia ini dimulai dengan tampilan awal berupa layar menu utama, yang

Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah besaran komite audit, aktivitas pertemuan komite audit, independensi komite audit, kualifikasi komite

kurikulum ituterapkan.Kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh siswa untukmemperoleh sejumlah pengetahuan.Kurikulum adalah suatu

Jumlah dana yang diserap berada di atas target minimum pemerintah sebesar Rp 4 triliun, dan jumlah incoming bids pada lelang kemarin lebih tinggi dibandingkan dengan