3
DATA DAN ANALISA
2.1. Sumber Data
Data dan informasi yang diperlukan untuk mendukung proyek Tugas Akhir ini diperoleh dari :
1. literatur : buku, artikel elektronik 2. wawancara :
(Bapak Tatan Fading, manager Total Buah Segar cabang Fatmawati) (Bapak Ipang, Head Sport & Science Event Organizer)
3. kuesioner (100 lembar, disebarkan di sekolah Santa Theresia; responden usia 7-12 tahun, golongan B – B+)
2.2 Gambaran Umum
“Festival Jus Buah” ini diselenggarakan oleh Philips Indonesia dan Departemen Sosial RI bekerjasama dengan Total Buah Segar dan Gramedia Pustaka Utama sebagai sponsor. Festival ini juga merupakan perayaan Hari Anak Nasional 2009 yang jatuh pada setiap tanggal 23 Juli. Namun tanggal 23 Juli 2009 jatuh pada hari kerja, maka event ini diadakan pada tanggal 24-26 Juli 2009. Acara ini mengambil lokasi di Plaza Barat Istora Senayan.
Selain diadakan demo memblender buah-buahan untuk membuat jus yang baik dan sekaligus menginformasikan mengenai resep-resep jus yang menarik untuk dicoba
yang pada akhirnya dilanjutkan dengan acara minum jus buah bersama-sama, akan diadakan berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat bagi anak-anak seperti; lomba mewarnai, kuis pengetahuan tentang buah-buahan, dan talkshow tentang manfaat jus buah-buahan untuk kesehatan. Selama acara berlangsung juga diadakan bazar, dimana bazar ini menjual produk-produk dari sponsor (Philips -Blender dan Gramedia – yang diutamakan buku-buku pengetahuan tentang buah-buahan dan mendirikan stand taman bacaan).
Acara terbuka untuk umum. Anak-anak yang ingin berpartisipasi dalam perlombaan dapat mendaftar lewat contact person atau mendaftar ditempat.
2.2.1 Data Penyelenggara dan Sponsor
• PHILIPS INDONESIA
Gambar 2.1, logo Philips
Kegiatan perniagaan pertama Philips dengan Indonesia untuk pencahayaan dimulai pada tahun 1895. Pada tahun 1940, pabrik lampu Philips didirikan di Surabaya. Philips Indonesia hadir untuk melayani pasar lokal, menginformasikan dan mempromosikan produk dan layanan kami serta menyediakan dukungan logistic bagi para distributor resmi Philips.
Saat ini Philips memiliki beberapa sektor bisnis sebagai berikut:
• Healthcare, termasuk di dalamnya sistem medis yang professional dan perlengkapan kesehatan personal.
• Lighting, termasuk di dalamnya pabrik lampu, komponen dan sistem pencahayaan profesional, serta Solusi Pencahayaan personal.
• Consumer Lifestyle, termasuk di dalamnya Consumer electronics, domestic appliances, dan personal care.
Tentang Royal Philips Electronics
Royal Philips Electronics dari Belanda adalah pemimpin global di bidang kesehatan, lighting, dan gaya hidup konsumen, layanan yang people-centric, produk inovatif, pelayanan dan memberikan melalui brand promise, yaitu “Sense and Simplicity”. Philips berkantor pusat di Belanda dengan jumlah karyawan sebanyak 134,200 orang di lebih dari 60 negara di dunia. Dengan penjualan sebesar EUR 27 miliar di tahun 2007, perusahaan ini merupakan pemimpin di pasar gambar diagnosa medis (medical diagnostic imaging) dan sistem monitoring pasien (patient monitoring system), solusi lampu hemat energi, termasuk juga solusi gaya hidup untuk kesejahteraan personal.
Produk Konsumen
Philips Consumer Lifestyle Indonesia menawarkan serangkaian pengalaman baru dan menarik bagi konsumen yang mendambakan suasana rileks dan yang mampu mengembangkan daya pikir mereka. Philips memfokuskan diri pada gaya hidup dan tidak
semata-mata pada teknologi belaka. Dengan demikian, hal ini memacu Philips untuk senantiasa mengembangkan inovasi-inovasi yang relevan dengan kehidupan konsumen. Rangkaian produk Philips,diantaranya mulai dari televisi LCD, sistem home theater dan audio, blender, setrika, alat cukur dan sebagainya.
Kantor Philips Indonesia berkantor pusat di Jakarta. Secara regional Philips melayani diluar ASEAN yang berkantor di Singapore. Produk Philips meliputi Lighting, Healthcare dan Consumer Lifestyle.
Philips Indonesia Gedung Philips
Jl. Buncit Raya Kav. 99 Jakarta 12510
Indonesia
Tel: + 62 21 794 00 40, Fax: + 62 21 794 00 30 Email: [email protected]
• DEPARTEMEN SOSIAL RI
Visi :KESEJAHTERAAN SOSIAL OLEH DAN UNTUK SEMUA
Visi ini mengandung makna bahwa pembangunan kesejahteraan sosial merupakan upaya dan gerakan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan sosial oleh perorangan, keluarga, kelompok masyarakat, organisasi dan dunia usaha bagi seluruh rakyat Indonesia.
Misi :
1. Meningkatkan harkat dan martabat serta kualitas hidup manusia.
2. Mengembangkan prakarsa dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan kesejahteraan sosial sebagai investasi modal sosial.
3. Mencegah dan mengendalikan serta mengatasi permasalahan sosial, dampak yang tidak diharapkan dari proses industrialisasi, krisis sosial ekonomi, globalisasi dan arus informasi.
4. Mengembangkan sistem informasi sosial dan perlindungan sosial.
5. Memperkuat ketahanan sosial melalui upaya memperkecil kesenjangan sosial dengan memberikan perhatian kepada warga masyarakat rentan dan tidak beruntung serta pembinaan semangat kesetiakawanan sosial dan kemitraan.
Struktur Organisasi
Gambar 2.3, struktur organisasi Departemen Sosial
Program Kerja
1. Program Pengembangan Potensi Kesejahteraan Sosial
Program ini bertujuan untuk mengembangkan kesadaran, kemampuan, tanggung jawab dan peran aktif masyarakat dalam menangani permasalahan sosial di lingkungannya dan memperbaiki kualitas hidup serta kesejahteraan penyandang masalah kesejahteraan sosial.
2. Program Peningkatan Kualitas Manajemen dan Profesionalisme Pelayanan Sosial Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme pelayanan sosial melalui pengembangan alternatif-alternatif intervensi di bidang kesejahteraan
sosial, peningkatan kemampuan dan kompetensi pekerja sosial dan tenaga kesejahteraan sosial masyarakat serta penetapan standarisasi dan legislasi pelayanan sosial.
3. Program Pengembangan Keserasian Kebijakan Publik dalam Penanganan Masalah-Masalah Sosial
Program ini bertujuan untuk mewujudkan keserasian kebijakan publik dalam penanganan masalah-masalah sosial ke arah terwujudnya ketahanan sosial masyarakat dan terlindunginya masyarakat dari dampak penyelenggaraan pembangunan dan perubahan sosial yang cepat melalui wadah jaringan kerja.
4. Program Pengembangan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial
Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis data dan informasi yang diperlukan untuk bahan penentuan kebijakan masalah-masalah sosial, membangun sistem informasi yang diperlukan sebagai alat peringatan dini dan meningkatkan fungsi dan koordinasi jaringan informasi kelengkapan dalam upaya pembentukan keterpaduan pengendalian masalah-masalah sosial.
Kebijakan
1. Meningkatkan jangkauan dan pemerataan sosial
2. Meningkatkan profesionalisme pelayanan sosial serta peran aktif sosial masyarakat dalam pelayanan sosial.
4. Mendukung terlaksananya kebijakan desentralisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan umum dan pembangunan.
Strategi
1. Pemberdayaan sosial, yang mengandung makna pembinaan bagi aparatur pelaku pembangunan kesejahteraan sosial untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerjanya, serta pemberian kepercayaan dan peluang pada masyarakat, dunia usaha dan penyandang masalah kesejahteraan sosial untuk mencegah dan mengatasi masalah yang ada di lingkungannya.
2. Kemitraan Sosial, yang mengandung makna adanya kerjasama, kepedulian, kesetaraan, kolaborasi dan jaringan kerja sistem informasi masalah-masalah sosial yang menumbuh-kembangkan kemanfaatan timbal balik antara pihak-pihak yang bermitra. 3. Partisipasi Sosial yang mengandung makna adanya prakarsa dan peranan dari penerima
pelayanan dan lingkungan sosialnya dalam pengambilan keputusan serta melakukan pilihan terbaik untuk peningkatan kesejahteraan sosialnya.
4. Advokasi Sosial, yang mengandung makna adanya upaya-upaya untuk mendukung, membela dan melindungi masyarakat, sehingga dapat melakukan tindakan sosial dan perubahan sosial yang menolong mereka memenuhi kesejahteraan sosial dan meningkatkan kualitas SDM.
• TOTAL BUAH SEGAR
Gambar 2.4, logo Total Buah Segar
Pada awalnya Total Buah Segar berada di daerah seberang Blok M Plaza, dengan nama All Fresh pada tahun 1993. Total Buah Segar ini merupakan usaha keluarga, walaupun tiap cabang toko dipegang oleh orang yang berbeda namun masih satu keluarga. Karena satu dan lain hal ini yang awalnya bernama All Fresh menjadi terpecah dan berganti nama menjadi Total Buah Segar.
Total Buah Segar cabang Fatmawati ini dipegang oleh Tatan Fading sebagai manager. Ia telah mengepalai Total Buah cabang Fatmawati ini sejak tahun 2005. Total Buah Segar cabang Fatmawati ini (Jl. RS Fatmawati 57F) terkoordinasi oleh Total Buah Segar 2 cabang Kelapa Gading (Jl. Boulevar Raya PA 19 No. 1) dengan toko Total Buah Segar cabang Kelapa Gading 1 (Jl. Boulevar Raya CN II No. 2-5) dan Total Buah Segar cabang Rawamangun (Jl. Waru No. 32). Total Buah Segar cabang Fatmawati ini buka dari pk 08.00-22.30 setiap harinya.
Penjualan secara keseluruhan 40% buah-buahan baik impor maupun lokal, dan 60% merupakan barang keperluan sehari-hari. Namun profit secara keseluruhan bersumber dari penjualan buah sekitar 70-80%. Prosentase jumlah penjualan buah import 40% dan untuk buah lokal 30%.
Pada awalnya pendirian Total Buah Segar ini mempunyai misi yaitu ingin konsumen dapat memilih buah dengan kualitas terbaik, tanpa ragu tidak seperti berbelanja di pasar pada umumnya konsumen harus benar-benar teliti memilih buah-buahan sebelum membelinya. Kualitas buah di Total Buah Segar memang terbaik karena mempunyai sistem penyimpanan yang berbeda.
Total Buah Segar merupakan pihak ketiga, pada awalnya buah-buahan berasal dari pasar induk, melalui para penyortir, Total Buah hanya menerima buah dengan kualitas yang terbaik. Dengan demikian, Total Buah memang menjamin kualitas buah-buahannya.
Untuk cabang Total Buah Segar di Jakarta ada sekitar 20 cabang. Omset paling besar bersumber dari Total Buah Segar cabang Kelapa Gading. Penjualan utama di Total Buah cabang Fatmawati adalah anggur dan Jeruk Santang.
Jus buah olahan dari buah asli hanya dapat mempertahankan kualitasnya selama 1 minggu walaupun sudah dimasukan ke lemari es. Jus kemasan kotak bertahan selama 6 bulan.
Untuk Total Buah Segar cabang Fatmawati ini dalam 1 harinya melakukan pembuangan buah sekitar 300-400 kg karena Total Buah Segar ingin tetap menjaga kualitas buah yang terbaik.
Selama ini Total Buah Segar telah mengadakan kerjasama untuk promo handphone Smart, dan provider selular XL.
• GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Gambar 2.5, logo Gramedia
Penerbit Gramedia mulai menerbitkan buku sejak tahun 1974. Buku pertama yang diterbitkan adalah novel Karmila, karya Marga T. Sedangkan untuk buku non-fiksi pertama adalah Hanya Satu Bumi, yang ditulis oleh Barbara Ward dan René Dubois (diterbitkan bekerjasama dengan Yayasan Obor). Yang kemudian disusul oleh buku seri anak-anak pertama Cerita dari Lima Benua, dan kemudian seri-seri yang lain.
Dengan misi “Ikut mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa serta masyarakat Indonesia” , Gramedia Pustaka Utama berusaha keras untuk menjadi agen pembaruan bagi bangsa ini dengan memilih dan memproduksi buku-buku yang berkualitas, yang memperluas wawasan, memberikan pencerahan, dan merangsang kreativitas berpikir.
Melalui pengalaman jatuh-bangun dan melihat kebutuhan pasar, Gramedia Pustaka Utama akhirnya mengkonsentrasikan diri untuk menggarap dua bidang utama, yakni fiksi dan non-fiksi. Bidang fiksi dibagi menjadi fiksi anak-anak dan pra-remaja, remaja, dewasa. Bidang non-fiksi dibagi menjadi humaniora, pengembangan diri, bahasa dan sastra Indonesia, bahasa Inggris/ELT, kamus dan referensi, sains dan teknologi, kesehatan, kewanitaan (masakan, busana), dan sebagainya.
Karena misi dan visi itu pula, Gramedia berusaha memilih penulis-penulis yang berkualitas. Di deretan fiksi kita mengenal nama-nama yang memiliki reputasi internasional seperti: John Grisham (penulis legal thriller), Sidney Sheldon, Agatha Christie, Danielle Steel, Sir Arthur Conan Doyle, dll.; dan lima penulis wanita paling top di Indonesia: Marga T., Mira W, Maria A. Sardjono, V. Lestari, dan S. Mara Gd. Di deretan non-fiksi untuk penulis lokal ada Hermawan Kartajaya, Kwik Kian Gie, Rhenald Kasali, Husein Umar, Vincent Gaspers, Andreas Harefa, Anand Krishna, Hembing W., Nila Chandra, Marry Winata, Rudy Choirudin, dll.; dan untuk penulis asing (terjemahan) ada: Jack Canfield & Mark Victor Hansen (Seri Chicken Soup for the Soul), John Gray, Daniel Goleman, John P. Kotter, Joe Girard, Andrew Weil, dll.
Alamat Kantor:
PT Gramedia Pustaka Utama
Gedung Kompas Gramedia - Penerbitan Tower II, lantai 4-5 Jl. Palmerah Barat 29-37
Jakarta 10270
Telp. (021) 53677834 (hunting) ext. 3402, 3511, 3512 Fax (021) 5360316, 5360315, 5300545
2.2.2 Profil Sasaran Utama
Yang menjadi sasaran utama dari acara ini adalah anak-anak usia 7-12 tahun. Karena dalam tahapan usia ini mereka sedang melakukan pengenalan terhadap
lingkungannya, dan dapat membentuk pola pikir mereka. Berikut ini dijelaskan teori-teori mengenai perkembangan anak.
Menurut Richard M. Lerner (Kartini Kartono, 1995), psikologi perkembangan merupakan pengetahuan yang mempelajari persamaan dan perbedaan fungsi-fungsi psikologi sepanjang hidup. Misalnya mempelajari bagaimana proses berpikir pada anak-anak umur satu, dua, atau lima tahun menunjukkan persamaan atau perbedaan, atau bagaimana kepribadian seseorang berubah dan berkembang dari anak-anak menjadi dewasa.
Jean Piaget membagi tahap perkembangan kognitif anak menjadi : 1. Sensomotorik (0-2 tahun)
a. Membentuk pemahaman tentang dunia melalui pemahaman sensorik. b. Pola perilakunya bersifat rileks.
2. Praoperasional (2-7 tahun)
a. Anak sudah mulai mengenal simbolisasi
b. Dapat mempresentasikan dunia sekelilingnya melalui kata dan gambar. 3. Konkret Operasional (7-11 tahun)
a. Mampu berasosiasi menghubungkan ide dengan ide, dan mengklasifikasikan satu hal dengan hal lainnya dan membuat kesimpulan yang sederhana.
b. Dapat membedakan realita dan fantasi. c. Mempunyai daya ingat yang kuat.
d. Sudah mempunyai konsep ruang dan waktu dan dapat berpikir secara logika tentang ‘waktu sekarang’
4. Formal Operasional (12-15 tahun)
a. Mulai mampu berpikir secara abstrak, hipotesa, mengerti probablitas. b. Mulai dapat memecahkan masalah-masalah yang kompleks.
Perkembangan pada anak-anak kelompok umur 6-12 tahun : 1. Kekuatan dan kemampuan fisik bertambah.
2. Terbentuknya sikap-sikap tertentu terhadap dirinya sebagai pribadi yang sedang tumbuh dan berkembang.
3. Belajar bergaul dengan teman-teman sebaya.
4. Kemampuan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung berkembang pesat. 5. Nurani, moralitas, dan skala nilai mulai tersusun.
Mochotka menganalisa bahwa anak-anak cenderung menyukai komunikasi lewat visual atau gambar, alasan anak-anak dalam memilih suatu gambar piktoral adalah sebagai berikut :
1. Anak-anak yang lebih kecil cenderung memilih suatu gambar berdasarkan warnanya yang cerah. Terutama pada obyek-obyek yang familiar.
2. Anak-anak pada pertengahan sekolah dasar memilih gambar yang mengarah pada bentuk yang lebih realis, dan juga keharmonisan dan kejelasan dalam satuan obyek yang bermacam-macam tetapi tersusun rapi dalam satu kesatuan.
Robert Coles dalam bukunya yang bertajuk Menumbuhkan Kecerdasan Moral Bagi Anak (2000, p55), mencatat bahwa usia 6-12 tahun merupakan usia penting bagi
pertumbuhan seorang anak, ia menyebutkan sebagai tahun-tahun pencarian. Dalam usia ini kata hati ini dapat berlangsung dari orang tua, guru, teman-teman, buku, musik, kesenian, atletik dan lainnya. Namun jawaban yang paling tepat adalah melalui contoh nyata.
2.2.3 Tentang Jus
Jus adalah cairan atau sari alami baik dari buah-buahan ataupun sayuran. Jus dibuat melalui proses pemerasan dari buah-buahan yang segar atau dari buah tanpa pemanas atau pelarut apapun. Sebagai contoh, jus jeruk adalah cairan alami yang diperoleh dari buah yang berasal dari pohon jeruk. Jus juga dapat dibuat sendiri di rumah yaitu dari buah-buahan yang segar dan sayuran dengan keterampilan tangan atau alat-alat pembuat jus. Banyak dari jus-jus komersial yang ada tidak memproduksi jus dengan serat/ampas-ampasnya, tapi minuman jus beserta dengan serat-seratnya juga baik untuk kesehatan. Pada umumnya penjual jus juga menjual jus dalam kemasan yang kecil dan siap minum, tidak berupa botolan besar. Metode pada umumnya dalam pengemasan jus diantaranya dengan pengalengan, pembekuan, penguapan, dan juga pengeringan buah.
Buah dan sayur yang dibuat jus / dijus memiliki keunggulan dan keuntungan yang tidak bisa didapatkan dari memakan buah dan sayur langsung tanpa dijus, yakni :
- Gizi dan nutrisi mudah diserap oleh sistem pencernaan makanan dan minuman. - Karena cepat dan mudah diserap maka energi tubuh terjaga sehingga selalu fit
dan jarang jatuh sakit.
- Jus mengandung gizi yang lengkap dan cukup asal buah-buahan berubah-ubah tidak monoton.
- Jus butuh energi yang sedikit untuk bisa dicerna dan cepat menghasilkan energi.
Lebih baik mengonsumsi jus buah segar buatan sendiri. Hindari minum jus buah dalam kaleng atau kemasan kotak karena ketika botol atau kemasan kotak, jus tersebut terlebih dahulu dipanaskan dan mendapatkan struktur asam.
Jus kotakan, kaleng dan botolan telah melalui proses pasteurisasi, dimana jus tersebut telah dipanaskan atau dimasak dulu untuk membunuh semua kuman. Pemanasan ini dapat mengubah enzim dalam makanan menjadi kehilangan nilai nutrisinya. Selain itu, jus botolan juga dilengkapi dengan zat pengawet.
Jus baik untuk kesehatan tubuh karena mengandung banyak vitamin, mineral, dan antioksidan untuk melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit. Buah-buahan yang pada umumnya disajikan untuk minuman jus adalah apel, jeruk, strawberry, alpukat, mangga, pear, jambu biji, grapefruit (jambu merah), tomat, nanas, semangka, belimbing, dan wortel.
2.2.4 Hasil Kuesioner
Berdasar hasil angket sebanyak 100 lembar kepada anak tingkat Sekolah Dasar, maka diperoleh hasil bahwa :
1. Penyakit apa yang sering diderita?
Penyakit batuk pilek sangat rentan dialami anak-anak terutama keadaan cuaca yang tidak mendukung membuat penyebaran penyakit semakin mudah. Maka dari itu dirasa perlu untuk anak-anak menghadiri festival ini, penyampaian informasinya melalui media promosi.
Gambar 2.6, Data kuesioner 1
2. Apakah orang tua mu suka memberi kamu vitamin?
Terlihat bahwa masih banyak orangtua yang memberi asupan anaknya multivitamin yang tidak alami. Padahal kandungan dari buah-buahan yang alami akan lebih baik.
3. Jajanan apa yang paling kamu sukai di sekolah?
Jajanan anak yang tidak sehat dapat mempengaruhi daya tahan anak terhadap penyakit. Asupan makanan instan dan ringan seperti snack dapat berdampak buruk bagi anak. Untuk memperbaiki kebiasaan buruk ini, perlu menghadiri event Festival Jus Buah, maka perlu ada suatu bentuk promosi event tersebut.
Gambar 2.8, Data kuesioner 3
4. Apakah kamu suka mengkonsumsi jus buah kotakan (Buavita, Beri Juice, dsb)?
Terlihat anak suka mengkonsumsi jus buah namun dari sumber yang tidak alami. Padahal ada nilai negatif dari sistem pengemasan dan mengandung bahan pengawet pada jus kotakan. Yang alami akan lebih baik.
5. Apakah karakter idola/film kesukaanmu?
Cara berpikir anak yang masih mudah untuk dibentuk, maka ia akan terpengaruh secara rasional maupun emosional dari hal-hal yang ia sukai. Hal ini dapat menjadi pertimbangan visual approarch untuk promo event ini.
Gambar 2.10, Data kuesioner 5
6. Jika diadakan sebuah acara bersama teman-teman untuk minum jus bersama apakah kamu tertarik?
Secara fakta bahwa anak-anak tertarik untuk menghadiri event sejenis untuk minum jus bersama-sama. Hal ini sebagai prediksi banyak atau tidaknya pengunjung di event ini nanti. Jika sudah ada niatan tertarik, maka akan mempermudah penyampaian pesan untuk promo event ini.
7. Apakah kamu tahu bahwa jus buah berguna untuk kesehatanmu?
Semua (100%) anak menjawab tahu bahwa jus buah berguna untuk kesehatan mereka.
8. Berapa uang jajan yang diberikan orangtuamu perharinya?
Dengan uang jajan yang relatif ada dalam range Rp. 5.000,- - Rp. 20.000,- perharinya maka anak dirasa masih mampu untuk menghadiri acara ini.
Gambar 2.12, Data kuesioner 8
9. Apakah di sekolah kamu dianjurkan oleh guru untuk mengkonsumsi buah/ jus buah? Ternyata masih ada anak-anak yang belum terkomunikasikan oleh para gurunya di sekolah untuk mengkonsumsi buah/ jus buah. Maka dari itu diadakan sebuah event untuk menunjang pengetahuan anak mengenai nilai baik dari buah-buahan yang memerlukan promosi.
10. Dibanding jus, kamu lebih suka minuman apa?
Dapat dilihat bahwa anak selain mengkonsumsi air mineral yang memang baik untuk kesehatan, mereka mengkonsumsi jus kotakan yang tentunya akan lebih baik mengkonsumsi jus buah yang alami. Hal ini dapat menjadi pertimbangan strategi visual untuk promo event ini.
Gambar 2.14, Data kuesioner 10
11. Jus/buah apakah yang paling kamu suka?
Dengan hasil relatif anak-anak menyukai buah apel, maka apel dapat dijadikan visual untuk logo, dan buah-buahan lain dapat dijadikan visual dekoratif pada desain promo event ini.
12. Jika ada waktu senggang, kamu lebih memilih bepergian untuk bersenang-senang dengan siapa?
Terlihat bahwa hasil survey menyatakan bahwa anak-anak senang berkumpul bersama dengan teman-teman seumuran mereka. Hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk hasil eksekusi visual untuk promo event ini.
Gambar 2.16, Data kuesioner 12
13. Dari antara kegiatan-kegiatan ini, mana yang menurut kamu paling menarik?
Terlihat bahwa kegiatan menyusun puzzle, menghias buah, dan mewarnai menjadi kesukaan terbanyak dari anak-anak. Hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk visual pada promo ini.
Dengan adanya beberapa fakta diatas dan event yang akan diselenggarakan, maka promosi event ini dibuat berdasarkan fakta-fakta tersebut.
2.2.5 Data Pendukung
Fakta tentang Konsumsi Buah
Meski buah sangat mudah diperoleh di Indonesia ini, fakta membuktikan bahwa asupan buah pada masyarakat Indonesia masih jauh dari ukuran ideal.
Fakta lainnya mengenai konsumsi buah-buahan berikut ini:
"Sebanyak 60,44% dari masyarakat Indonesia hanya mengonsumsi satu porsi buah per harinya atau bahkan kurang."
(BPS, Survei Sosial Ekonomi, 2004)
"Konsumsi buah-buahan di Indonesia hanya 40,06 kg/kapita/tahun, masih jauh dari konsumsi rekomendasi Organisasi Pangan unia (FAO) yaitu 65,75 kg."
(Food and Agriculture Organization)
"Untuk mendapatkan manfaat buah secara optimal, kita seharusnya mengkonsumsi paling sedikit tiga porsi buah setiap harinya."
(World Health Organization)
"Jumlah perempuan yang mengkonsumsi buah antara 3 hingga 5 kali sehari lebih tinggi dibanding pria, yaitu sebesar 65,7%."
(Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, 2005)
"31% penyakit jantung dan 11% penyakit stroke disebabkan oleh kurangnya asupan buah di dalam tubuh."
(World Health Report tahun 2002)
"Peningkatan konsumsi buah dapat mengurangi resiko kanker sebanyak 5-12%." (WHO International Agency for Research on Cancer tahun 2003)
"Buah dapat membuat seseorang merasa rileks. Mengonsumsi buah secara teratur membantu mengatasi stres atau depresi."
(http://www.thefruitpages.com/whyfruit.shtml)
"Buah bisa menjadi 'bahan bakar' buat otak kamu. Dengan mengonsumsi buah secara teratur, sel-sel diotak Anda menangkap informasi lebih cepat dan lebih mudah."
(http://www.thefruitpages.com/whyfruit.shtml)
2.2.6 Data Acara a. Program Acara
Tema acara : Festival Jus Buah. Tanggal : 24 - 26 Juli 2009. Pukul : 09.00 WIB – selesai.
Tempat : Plaza Barat Istora Senayan.
Luas area : Ukuran 275 x 50 m (Ashpalt & Keramik).
Penyelenggara : Philips bekerja sama dengan Departemen Sosial RI. Sponsor pendukung : Total Buah Segar dan Gramedia.
Berikut bagan kegiatan pelaksanaan “Festival Jus Buah” :
Berikut adalah daftar harga-harga tiket lomba : Tiket masuk : @ Rp 30.000,- Lomba mewarnai : @ Rp 20.000,- Lomba menyusun puzzle : @ Rp. 20.000,- Lomba menghias buah : @ Rp. 25.000,- Lomba demo resep jus : @ Rp. 25.000,-
Kuis : @ Rp 20.000,-
Hadiah :
1 Handphone untuk Juara I
1 Buah MP3 Player untuk Juara II 1 Buah Flashdisk untuk Juara III
Untuk lomba menghias buah dan resep jus buah : Rp. 2.000.000,- untuk Juara I
Rp. 1.000.000,- untuk Juara II Rp. 500.000,- untuk Juara III
Maksud dan tujuan acara :
1. Mempromosikan kegunaan dan nilai baik dari jus buah-buahan terutama untuk anak-anak yang daya tahan tubuhnya kurang, karena terbiasa mengkonsumsi jajanan yang tidak sehat, melalui kegiatan-kegiatan dalam event ini.
2. Mengajak anak-anak untuk mulai membiasakan diri mengkonsumsi jus buah-buahan yang alami sehingga anak mulai menolak jajanan yang tidak sehat.
3. Sebagai ajang silahturami antar anak dan orang tua, juga mendapat teman-teman baru.
4. Sebagai ajang promosi produk buah-buahan Toko Total Buah Segar, produk blender Philips dan, buku Gramedia.
b. Materi Acara
Acara ini diawali dengan kata sambutan dari pembawa acara mengenai latar belakang terbentuknya acara ini dan sponsor acara yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan memilih buah-buahan yang akan dibuat jus. Buah-buahan yang telah dipilih maka akan diblender (disertai demo membuat jus yang baik) dan anak-anak dapat meminumnya bersama dengan teman-teman sebaya yang lain.
Pada kegiatan festival dan bazaar, anak-anak dapat memilih kegiatan yang diinginkan, sementara talkshow dapat dihadiri juga oleh para orangtua/wali. Selama kegiatan berlangsung, diadakan bazaar yang menjual produk-produk sponsor dan penyelenggara.
Layout Skema lokasi :
Gambar 2.19, skema lokasi Festival Jus Buah
2.3 Target Sasaran a. Demografi :
Laki-laki dan perempuan
Sasaran sekunder : Masyarakat kota, terutama orangtua/wali, usia 25-45 tahun. b. Geografi : Jakarta
c. Psikografi :
Sasaran primer : senang bermain, aktif, menyukai berbagai kegiatan.
Sasaran sekunder : sadar akan pentingnya jus buah sebagai asupan vitamin dan mineral untuk tubuh, peduli pada perkembangan anak, sadar akan pentingnya sajian hiburan bagi anak.
2.4 Data Pembanding
1. ONLY HAPPEN IN MARBELS WORLD (Be All You Can Be)
Gambar 2.20, logo Marbels
Konsep
• Creativity, Fun, Stylish
• Awareness, Communication and Image • Competition
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan disini hanya dapat diketemukan di dunia Marbels. Dunia yang menyenangkan dan penuh dengan kejutan-kejutan yang menarik. Hanya ada di Dunia Marbels.
Junior High School ROADSHOW
• Performance (singing, dancing, acting, ect)
• Photo Contest (Photo Character created by students) • Audience 750 person each school
Mekanisme
• Pengumuman event 1 (satu) bulan sebelum Roadshow berlangsung di sekolah-sekolah melalui penempelan poster di mading sekolah-sekolah dan berkerjasama dengan OSIS.
• Setiap sekolah wajib mengirimkan wakil dari masing-masing kelas dalam kontes lomba Be All You Wanna Be.
• Pendaftaran lomba foto dapat dilakukan melalui OSIS dari masing-masing sekolah.
• Pengumuman pemenang akan di laksanakan pada saat Roadshow berlangsung di sekolah tersebut.
Activity Roadshow
• Roadshow akan dilaksanakan di 5 Sekolah di Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya • Bentuk Acara :
- Lomba kreatifitas Be All You Can Be - Photo Contest
• Lomba Kreatifitas Be All You Can Be adalah lomba kreatifitas dimana setiap peserta menjadi atau mengikuti gaya tokoh atau artis. Peserta akan menampilkan sebuah pertunjukkan sesuai dengan artis/tokoh yang mereka ingin perankan. Misalnya ingin menampilkan gaya The Beatles maka peserta akan menyanyikan lagu The Beatles serta mengikuti gaya penampilannya. Pertunjukkan bisa berupa Bernyanyi, Operet, Dancing dan lainnya.
• Kostum atau atribut lain yang digunakan harus ada kemasan Marbels yang dikreasikan sesuai kreativitas masing-masing peserta.
• Peserta group maksimal 6 orang
Photo Contest
• Photo Contest diikuti oleh peserta secara perorangan yang difoto dengan konsep pakaian serta gaya sesuai dengan tokoh / artis yang di idolakannya.
• Peserta juga dapat menciptakan karakter yang menjadi imajinasi, seperti superhero yang mempunyai kekuatan khusus.
• Setiap peserta bebas mengekspresikan dirinya bergaya di depan kamera sesuai karakter tokoh / artis yang di idolakan dengan 4 (empat) photo shot style.
• Kostum atau atribut lain yang digunakan harus ada kemasan Marbels yang dikreasikan sesuai kreativitas masing-masing peserta.
Hadiah
• Be All You Can Be Contest 1 Handphone fren untuk Juara I
1 Buah MP3 Player Untuk Juara II 1 Buah Flashdisk Untuk Juara III
• Photo Contest
1 Handphone fren untuk Juara I 1 Buah MP3 Player Untuk Juara II 1 Buah Flashdisk Untuk Juara III
Games di Stand Marbels • Reaksi Warna Marbels
Adalah permainan untuk menguji reaksi kecepatan tangan. Akan dibuat sebuah meja dengan bulatan bulatan warna marbels. Crew akan memutar alat yang akan menunjukkan warna mana yang harus dipegang. Peserta yang mampu memegang warna yang tepat terlebih dahulu akan mendapatkan hadiah dari marbels
• Basket ala Marbels
Adalah permainan basket terbalik, disini peserta akan ditantang untuk menjadi keranjang basket untuk menangkap bola sebanyak mungkin dalam waktu 1 menit, peserta yang mampu menangkap 10 bola (atau ditentukan kemudian) akan mendapatkan hadiah menarik dari marbels.
• Outdoor Publication : Posters for whole month before the event (road show) at school area
• Spanduk, Umbul-Umbul on the event day • Announcement by MC
Media Partner • Liputan • Iklan Benefit
• Stand di sekolah
• Logo di Poster, Flyers, Spanduk dan umbul-umbul • Adlips By MC
Layout Event (Outdoor) Layout Event (Indoor)
Entertainment The Adams
Band ini terkenal dengan aliran “Power Pop” memiliki hits-hits yang terkenal seperti Halo Beni, selamat pagi Juwita dan banyak lainnya. Band ini yang mengisi soundtrack lagu Janji Joni.
2.5 Analisa SWOT (Strength Weakness Oportunity Threat) Streght (Kekuatan)
- Menumbuhkan minat anak-anak untuk mengkonsumsi jus buah-buahan yang alami.
- Memperkenalkan berbagai jenis dan kegunaan jus buah-buahan.
- Terciptanya kebersamaan antara anak-anak dan orang tua mereka dan juga sesama anak-anak lainnya pula.
- Sebagai sarana rekreasi keluarga yang mendidik sekaligus menyenangkan.
Weakness (Kelemahan)
- Kurangnya minat anak-anak untuk mengkonsumsi jus buah yang alami, karena banyaknya minuman kemasan yang tidak sehat yang lebih menarik.
Oportunity (Kesempatan)
- Anak-anak dapat belajar sekaligus bermain tentang kegunaan buah-buahan diluar kegiatan pembelajaran di bangku sekolah.
- Mempromosikan produk sponsor (Total Buah Segar – produk buah-buahan pilihan, Philips – produk blender, Gramedia – produk buku anak-anak yang bertema buah-buahan)
Threat (Ancaman)