E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari data hasil penelitian yang dilakukan didapat estimasi kecendrungan arah pada kondisi baseline (A) menunjukan kemampuan anak tidak tetap hanya sampai pada (20%, 10%,
Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan yang peneliti temukan di SDLB N 20 Pondok Duo Pariaman yaitu pada anak tunagrahita ringan kelas V pada mata
Pengamatan yang dilakukan pada kondisi baseline (A) sebanyak tujuh kali dan kemampuan anak dalam mengucapkan konsonan bilabial [b] diawal, ditengah dan diakhir kata
Pada analisis dalam kondisi dapat dijelaskan bahwa kemampuan siswa melakukan operasi perkalian bilangan dengan media batang napier tampak jelas sekali terjadinya
Kondisi intervensi B saat di berikan perlakuan perilaku meninggalkan tempat duduk yang di analisis dalam kondisi meliputi panjang kondisi 8 kali pengamatan, estimasi
Berdasarkan data di atas dapat di tafsirkan bahwa kondisi baseline kemampuan anak dalam menulis permulaan menghubungkan titik-titik berpola yang telah peneliti sediakan
Hasil penelitian tentang kemampuan anak dalam mengambil biji kacang yaitu pada kondisi baseline (A) dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan, kemampuan anak pada pertemuan
Pada diagram 5 yaitu tes kemampuan membaca X setelah diberi tindakan I terlihat terjadi peningkatan dari hasil tes kemampuan awal yaitu bisa membaca menjadi sebesar 60%