• Tidak ada hasil yang ditemukan

Edisi 10/ Maret Manusia. Melawan. Manusia. melawan. Mengenal allah (3) 09 Aku hanya seorang berdosa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Edisi 10/ Maret Manusia. Melawan. Manusia. melawan. Mengenal allah (3) 09 Aku hanya seorang berdosa"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Edisi 10/ Maret 2021

03

09

07

Manusia

melawan

Aku hanya

seorang berdosa

Mengenal

allah (3)

Manusia

Melawan

(2)

FirmanMu ku-taati

“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku” Yohanes 14:15

Apa kabar kalian?

Senang bertemu kalian lagi di bulan ini, dan KiTa berharap kalian mendapat manfaat dari membaca Majalah KiTa.

Seperti janji KiTa, pada bulan ini KiTa akan membahas hal penting lain yang diajarkan Alkitab mengenai manusia, yaitu perlawanan manusia kepada Allah.

Mengejutkan ya….Allah yang menciptakan manusia, tetapi manusia berani melawan Allah.

Tetapi itulah yang Alkitab katakana kepada kita, dan kita semua harus mempelajarinya, agar tidak melakukan hal yang sama.

Kita akan bersama-sama melihat seperti apakah orang yang melawan Allah, dan di dalam Renungan Pelitaku akan dibawah apa yang menyebabkan manusia melawan Allah dan jalan keluarnya.

Semua penting untuk kita pelajari, agar kita mendapat bijaksana ketika hidup sebagai anak-anak Allah.

Yuk, baca semuanya, jangan ada yang ketinggalan ya…..baca perlahan dan dimengerti.

Akhir kata, Majalah KiTa mengucapkan tetap tekun belajar dan melakukan 4M, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan makan sehat, jadi kita tetap sehat dan memuliakan Allah.

[email protected]

Persembahan:

BCA GRII KiTa 0033090550 DAPATKAN E-MAJALAH KITA! Daftar ke No WA 0878-8910-2438 Untuk mendapatkan Majalah KiTa setiap bulannya.

Dengan mencantumkan

(3)

03

Orang yang berani melawan kejahatan,

Orang yang berani melawan kejahatan, kita sebut pemberani.

kita sebut pemberani.

Orang yang berani melawan ketidakadilan, Orang yang berani melawan ketidakadilan,

kita sebut pahlawan. kita sebut pahlawan.

Orang yang berani melawan hal-hal yang tidak benar, Orang yang berani melawan hal-hal yang tidak benar,

kita sangat kagumi dan ikuti. kita sangat kagumi dan ikuti.

Bagaimana dengan orang yang

Bagaimana dengan orang yang

berani melawan Allah?

berani melawan Allah?

Itu adalah kebodohan dan kejahatan!!

Itu adalah kebodohan dan kejahatan!!

(4)

04

Masih ingat cerita Adam

dan Hawa jatuh dalam dosa?

(Kalian dapat membacanya di

Kejadian 3)

Tuhan berfirman: “Jangan

makan buah dari pohon

pengetahuan tentang yang

baik dan jahat karena kamu

akan mati.”

Iblis mengatakan: “Kalau kamu

makan, kamu tidak akan mati

tapi kamu akan menjadi seperti

Allah.”

Adam dan Hawa mendengarkan

perkataan iblis dan memakan

buah yang dilarang oleh Tuhan

Allah.

Adam dan Hawa pilih menaati

iblis dan melawan Allah.

Dan pilihan yang mereka

lakukan untuk melawan Allah

membuat mereka jatuh ke

dalam dosa dan menerima

akibat dosa.

Pada akhirnya, Alkitab

menceritakan kepada kita,

bahwa semua keturunan Adam

juga jatuh ke dalam dosa dan

menjadi orang-orang yang

melawan Allah.

Menurut kalian, seperti apa

sih orang yang melawan Allah?

Apakah mereka yang melawan

Allah adalah orang-orang yang

wajahnya menyeramkan?

Atau orang-orang yang selalu

bicaranya kasar?

Yuk kita lihat, seperti apa sih

orang yang melawan Allah

menurut Alkitab.

Firman Tuhan di Yohanes 15:15

mengatakan,

“Jikalau kamu mengasihi Aku,

kamu akan menuruti segala

perintah-Ku”

Kalau kita ditanya, “Apakah

kamu suka melawan Allah?”

Mungkin kita akan mengatakan:

“Nggak, aku rajin ke gereja

kok…”

“Nggak, aku sudah rajin berdoa

kok…”

“Nggak, karena aku rajin

Sekolah Minggu, baca Alkitab

dan berdoa”

(5)

05

Meskipun kita rajin ke Sekolah

Minggu, ke gereja, baca Alkitab

dan berdoa tetapi ketika masih

ada perintah Allah yang tidak

kita taati, kita sebenarnya

masih melawan Allah.

Coba renungkan…

Kapan terakhir kali kamu tidak

melakukan dosa?

Wah, mungkin, sebelum

membaca Majalah KiTa, kamu

sudah berbuat dosa…

Setiap hari ada saja perbuatan

dosa yang kita lakukan dan

jika demikian, ternyata, setiap

hari kita melawan Allah.

Tetapi bersyukur kepada Allah,

karena belas kasihan Allah itu

sempurna kepada kita, orang

yang percaya kepada-Nya.

Allah memberikan pengampunan

kepada setiap kita yang

memohon ampun dan bertobat

dari dosa-dosa kita.

Karena itu penting sekali,

setiap hari kita berdoa

mengaku dosa kita dan berdoa

memohon pertolongan Allah,

agar dapat menaati

perintah-Nya dan meninggalkan

dosa-dosa kita.

Allah berjanji, Dia akan

menolong kita untuk makin

lama makin taat kepada-Nya.

Puji Tuhan, kita dapat menjadi

anak yang tidak melawan Allah

lagi.

Jadi, jangan lupa berdoa untuk

hal-hal ini ya….

Firman Tuhan di Yohanes 15:6

mengatakan,

“Barangsiapa tidak tinggal di

dalam Aku, ia dibuang ke luar

seperti ranting dan menjadi

kering, kemudian dikumpulkan

orang dan dicampakkan ke

dalam api lalu dibakar.”

Orang yang tinggal di

dalam Kristus adalah orang

yang percaya kepada-Nya,

sebaliknya yang tidak tinggal

di dalam Kristus adalah orang

yang tidak percaya

kepada-Nya.

Ketika Injil diberitakan dan

ada orang-orang yang menolak

untuk percaya hingga akhir

2. Menolak Kristus

(6)

06

hayatnya, mereka adalah orang-orang yang melawan Allah.

Sekarang, kita semua sudah mengerti seperti apakah

orang yang melawan Allah. Bukan dilihat dari penampilan

fisiknya, tetapi dilihat dari hatinya, apakah menaati dan

percaya kepada Allah melalui Tuhan Yesus Kristus

atau tidak.

Berdoalah senantiasa agar umat Tuhan, orang percaya,

hidup menaati Dia dan lebih banyak lagi orang yang

menerima Injil Tuhan Yesus Kristus.

(7)
(8)
(9)
(10)

Aku Hanyalah Seorang Yang Berdosa

(Only A Sinner)

Lagu “Aku Hanyalah Seorang

Yang Berdosa” ditulis oleh

James M. Gray. Walaupun

dibesarkan di dalam keluarga

Kristen, ia bertobat

sungguh-sungguh ketika berumur 22

tahun.

Ketika itu ia sedang

mempersiapkan diri untuk

pelayanan gereja dengan

membaca buku kotbah dari

kitab Amsal oleh William Arnot.

Saat itulah ia tergerak dan

menyadari keberdosaan serta

ketidaklayakannya.

Ia percaya bahwa Tuhan

Yesus Kristus adalah

satu-satunya Jalan Keselamatan

untuk penebusan dosanya.

Teks Lagu

: James M. Gray (1851-1935)

Musik

: Daniel B. Towner (1850-1919

Setelah menyelesaikan sekolah

teologinya menjadi hamba

Tuhan, ia juga terlibat dalam

lembaga yang menyiapkan para

misionaris atau hamba Tuhan

yang siap diutus menyebarkan

injil. Pada tahun 1890an,

ia bekerjasama dengan D. L.

Moody dalam penginjilan di

New York, Boston dan Chicago.

Kemudian hari ia melayani juga

di Institusi Alkitab Moody dari

sebagai pengajar.

Kemudian Ia menjadi presiden

Institusi Alkitab Moody ketiga

setelah Moody dan Torrey.

(11)

10

Lagu ini mempunyai tema besar

yaitu penginjilan. Mengapa

penginjilan begitu penting?

Karena kita adalah manusia

berdosa.

Tidak ada seorang pun manusia

yang tidak berdosa. Anak

kecil sampai orang tua, miskin

sampai kaya, ragam suku

bangsa, dan semua manusia

di sepanjang sejarah adalah

manusia berdosa. Mazmur 51:7

dikatakan,

“Sesungguhnya, dalam

kesalahan aku diperanakkan,

dalam dosa aku dikandung

ibuku.” Kita adalah manusia

berdosa bahkan sejak kita

berada dalam kandungan ibu

kita. Upah dosa adalah maut

(Roma 6:23) dan tidak ada

seorang manusia pun dapat

lepas dari dosa dengan usaha

dan kekuatannya sendiri.

Oleh karena itu, semua

manusia berdosa dan sangat

memerlukan anugerah Tuhan.

Keselamatan itu bukanlah

karena perbuatan baik atau

usaha manusia tapi anugerah

Tuhan di dalam Kristus.

Seperti yang dikatakan dalam

Efesus 2:8-9,

Sebab karena kasih karunia

kamu diselamatkan oleh iman;

itu bukan hasil usahamu, tetapi

pemberian Allah, itu bukan

hasil pekerjaanmu: jangan ada

orang yang memegahkan diri.

Demikian tema utama yang

dibawa lagu ini bahwa manusia

berdosa dapat selamat hanya

semata-mata karena anugerah

di dalam Kristus.

(12)

11

Dalam bait pertama, “semua

milikku hanya ku t’rima waktu

ku percaya pada Yesus”,

semuanya karena anugerah di

dalam Kristus.

Gray menggambarkan

bagaimana orang berdosa itu

dalam bait kedua,

“tangis tak guna, jasa tak

ada, kehidupanku tunggu

binasa.” Hidup dalam dosa

adalah hidup kesia-siaan yang

membawa pada kebinasaan.

Sebagaimana juga dinyatakan

oleh alktiab dalam Efesus

2:12, “bahwa waktu itu

kamu tanpa Kristus, tidak

termasuk kewargaan Israel

dan tidak mendapat bagian

dalam ketentuan-ketentuan

yangdijanjikan, tanpa

pengharapan dan tanpa Allah

di dalam dunia.”

dijanjikan, tanpa pengharapan

dan tanpa Allah di dalam dunia.”

Dan juga dalam Roma 3:23,

“Karena semua orang telah

berbuat dosa dan telah

kehilangan kemuliaan Allah.”

Setelah menerima anugerah

Kristus, bait ketiga, kita semua

mengalami sukacita rohani dan

penuh ucapan syukur.

Bukan hanya itu saja, bait

keempat, kita juga digerakkan

untuk menyebarkan berita injil

keselamatan kepada banyak

orang dimana pun berada.

(13)
(14)

Guru dan orang tua terkasih,

“PELITAKU” adalah bahan saat teduh untuk anak-anak. Melalui

“PELITAKU” anak diajak untuk bersaat teduh dengan teratur setiap

hari. Selama sebulan anak mempelajari dan merenungkan Firman Tuhan,

dengan satu tema khusus secara tuntas, dan menerapkannya dalam

hidup mereka sehari-hari.

Selaku guru dan orang tua, Anda dapat menuntun dan menemani

anak bersaat teduh sambil mendiskusikan tema yang diberikan hari itu.

Sebagai tanda Anda telah mendampingi anak bersaat teduh, disediakan

tempat untuk memberi paraf.

Aturlah waktu SAAT TEDUHmu dengan TERATUR Siapkan Alkitab, pensil dan PELITAKU

Carilah TEMPAT yang TENANG Bacalah bacaan ALKITAB dan Saat Teduhmu untuk hari ini

RENUNGKAN apa yang kamu baca tadi Berdoalah supaya TUHAN memimpinmu

Redaksi :

- Vik. Lidya Bhekti - Vik. Lukman Sabtiyadi - Vik. Dewi Arianti Winarko

Tim Redaksi Majalah Kita dan Pelitaku

Desain dan Gambar : - Karlina

- Minerva Utomo - Henrica Citra

Penulis Pelitaku: - Vik. Dewi Arianti Penyunting: Majalah KiTa

(15)

Setelah manusia diciptakan dan ditempatkan di Taman Eden, Allah

kemudian berfirman menyatakan

tugas manusia dan berfirman untuk menyatakan peringatan-Nya. Allah tidak membiarkan manusia mengambil jalannya sendiri.

Allah memberikan makanan pada manusia. Segala buah-buahan apa saja yang sedap boleh mereka makan. Tetapi ada yang tidak boleh dimakan, yaitu pohon yang berada di tengah, pohon buah pengetahuan baik dan jahat. Di antara ribuan jenis buah, semua boleh dimakan. Yang tidak boleh dimakan hanya satu. Wah… alangkah baiknya Allah. Dan Ia memperingatkan mengapa tidak boleh makan buah pohon yang ditengah itu, yaitu supaya manusia tidak mati.

Allah mengasihi manusia maka Allah memberikan peringatan-Nya.

Peringatan Allah akhirnya diabaikan oleh manusia. Dan Allah sangat serius didalam memberikan peringatan. Maka ada akibat yang harus ditanggung manusia, ketika mengabaikan peringatan Allah. Apakah itu? Yaitu semua kesulitan dan masalah yang muncul akibat berdosa kepada Allah.

Hari ke

1

Allah Memberikan Peringatan

Kejadian 2:15-17

1 Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Apa Jawabnya

1. Peringatan apa yang diberikan Allah kepada manusia?

2. Bagaimana sikap manusia terhadap peringatan Allah itu?

Bapa di sorga, kami seringkali mengabaikan peringatan-Mu melalui firman maupun orang tua kami. Kami minta ampun Tuhan, kami tidak mau hidup dengan main-main lagi. Tolonglah kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, peringatan apa yang sering engkau abaikan? Maukah mulai hari ini engkau perhatikan peringatan itu?

Lakukan Doa

(16)

2

Apa Jawabnya

Hari ke

2

Firman Tuhan itu Baik dan Benar

Mazmur 19:8-14

Menurutmu, adakah firman Allah yang salah? Adakah firman Allah yang tidak baik? Adakah firman Allah yang kurang tepat? Bagi orang berdosa, firman Allah ada kemungkinan rasanya kurang enak didengar. Tentu saja, karena firman Allah tidak akan menyetujui dosa, firman Allah akan mengoreksi kebiasaan kita yang salah, maka tentu saja kadang firman Allah rasanya tidak enak didengar.

Namun lain dengan

pemazmur, ia merindukan firman Allah karena ia tahu bahwa firman Allah itu baik, benar dan bahkan menyukakan hati. Ini hanya bisa terjadi kalau kita mengerti untuk apa kita diciptakan dan ditebus oleh Tuhan Yesus. Tuhan menciptakan kita untuk memuliakan-Nya, dan penebusan Kristus membawa kita kembali untuk dapat melakukan tugas yang mulia itu. Sehingga semua

perkataan Allah/firman-Nya akan

berguna untuk memimpin hidup kita.

1. Bagaimana tanggapan pemazmur pada firman Allah?

2. Temukan beberapa poinnya dalam bacaan kita hari ini.

Bapa di sorga, hidup kami yang sudah ditebus oleh Tuhan Yesus, sangat memerlukan firman-Mu. Tuntun kami dari hari ke hari makin menganggap penting firman Tuhan dan menyukainya. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Adakah firman Tuhan yang engkau lakukan dengan bersukacita? Tuliskan beberapa.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Lakukan Doa

(17)

3

Apa Jawabnya

Hari ke

3

Maksud Hati Allah itu Baik

dan Benar

Kejadian 2:8-17

Anak-anak, sebagian orang selalu menanyakan mengapa ada pohon buah pengetahuan baik dan jahat di tengah Taman Eden sehingga ada kemungkinan manusia memakannya dan menjadi berdosa. Seandainya pohon itu tidak ada, kan manusia tidak pernah bisa berdosa? Ini adalah pikiran yang sangat jahat terhadap Allah!

Allah sudah memberikan peringatan-Nya dan manusia sengaja melanggarnya. Manusia seharusnya menyadari keberdosaannya tapi justru menyalahkan Allah. Dalam Kejadian 1, Allah mengatakan semua yang diciptakan-Nya adalah baik adanya. Dan Dia menciptakan semuanya dan memberikan itu kepada manusia untuk dikuasai dan ditaklukkan.

Tapi apa yang terjadi? Manusia mengambil jalannya sendiri dan meragukan maksud hati Allah, sehingga jatuh dalam dosa. Orang berdosa seharusnya meragukan maksud hatinya sendiri dan bukan selalu menyalahkan orang lain, apalagi menyalahkan Allah.

1. Temukan apa yang menyebabkan kita tidak taat kepada Allah, dan tuliskan.

Bapa di sorga, kami tahu bahwa Allah merancangkan yang baik bagi kami. Tapi kami yang melawan rancangan-Mu, tolong kami untuk taat. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Allah ingin kita makin mengenal Dia, melalui hal-hal yang terjadi dalam hidup kita. Apakah hal menyenangkan ataupun kesusahan. Mari kita hafalkan Ayub 42:5.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(18)

sama sekali. Maka hanya Allah sajalah yang layak memegang otoritas tertinggi. Maka jika hidup kita diatur oleh Allah, pasti akan baik adanya. Jika kita mau atur hidup kita sendiri, maka yang kita dapatkan adalah dosa dan akibatnya.

4

Apa Jawabnya

Hari ke

4

Otoritas Allah itu Baik Adanya

Kejadian 1:29-31, 2:15-17 Di Taman Eden, Allah melarang keras

manusia untuk makan buah pohon pengetahuan baik dan jahat. Bahkan Allah mengatakan dengan terus terang bahwa pada saat kamu memakannya, kamu akan mati.

Kita sudah belajar bahwa maksud hati Allah itu selalu baik adanya, karena di dalam Diri Allah tidak ada dosa. Ketika kita mengingat kembali hari-hari penciptaan, Allah merancangkannya sedemikian baik dan indah. Allah membuat kekacauan menjadi teratur, Allah membuat yang kosong menjadi penuh berlimpah, dan Allah menetapkan segalanya dengan amat baik.

Semua alam diatur sedemikian rupa sehingga berguna, teratur, indah, saling mendukung satu dengan yang lain, saling mengisi, dan mengandung potensi/kemungkinan yang amat besar untuk dikembangkan dan dikelola oleh manusia. Jika Allah tidak memegang kendali, bisakah engkau bayangkan betapa kacaunya dunia ciptaan ini? Allah berhak menetapkan dan mengatur segala sesuatu, itu baik adanya dan kita amat memerlukannya. Otoritas Allah (pengaturan dan penetapan Allah) itu baik adanya, karena Dia lah Pencipta segala sesuatu dan di dalam Dia tidak ada kejahatan

1. Siapakah yang memiliki otoritas tertinggi di dalam hidup kita dan dunia ini?

2. Apa yang terjadi jika kita ingin mengatur hidupkita sendiri?

Bapa di sorga, bimbinglah kami agar kami menyadari betapa indahnya hidup di dalam otoritasnya Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, kalian harus bersyukur karena Allah juga menempatkan otoritas-Nya pada orang tua dan guru, mari kita belajar mentaati mereka karena kita mau mentaati Allah.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Lakukan Doa

(19)

5

Apa Jawabnya

Hari ke

5

Manusia Mau

Otoritasnya Sendiri

Kejadian 3:1-7

Ketika Adam dan Hawa sangat tergoda untuk melihat buah pohon pengetahuan baik dan jahat itu. Apalagi ketika ular mengatakan bahwa manusia tidak tentu mati kalau memakannya dan bahkan bisa menjadi seperti Allah. Kedengaran seperti tawaran yang sangat menarik dan sangat berbeda sekali dengan peringatan Allah. Di sinilah titik kesalahan manusia.

Ia melupakan motivasi Allah yang baik dan otoritas Allah yang mutlak. Maka manusia berani menggunakan otoritasnya sendiri (mengatur dan menetapkan sendiri) untuk mengambil keputusan. Apakah manusia tidak boleh mengambil keputusan? Tentu saja boleh. Tapi masalahnya, apakah keputusan kita sesuai keputusan Allah, atau malah melawan keputusan Allah?

1. Apa kesalahan utama Adam dan Hawa ? 2. Anak-anak, coba kita ingat-ingat ya... apakah selama ini pikiran/perkataan/ perbuatan kita lebih sering cocok atau tidak cocok dengan isi hati Tuhan?

Bapa di sorga, tolong kami agar semua keputusan dan pilihan kami sesuai dengan isi hati Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Hanya dengan selalu mengingat dan bergantung kepada Tuhan Yesus saja, kita bisa dipimpin untuk taat dan berjalan dalam otoritas Allah

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(20)

Apakah buah pohon pengetahuan baik dan jahat itu? Dalam banyak buku cerita bergambar sering digambarkan seperti buah apel. Kita tidak tahu bagaimana bentuknya karena Alkitab tidak menjelaskannya tapi yang pasti itu adalah buah yang begitu kelihatan sedap dan menarik. Pohon pengetahuan baik dan jahat adalah lambang otoritas Allah.

Pada jaman dunia Perjanjian Lama, para hakim memerintah di bawah sebuah pohon, maka pohon adalah lambang penghakiman. Allah mau menyatakan bahwa yang memegang otoritas penentu baik dan jahat adalah hanya Allah. Manusia tidak bisa menentukan sendiri mana baik dan mana jahat. Tapi manusia tidak menerima otoritas Allah dan mau menentukan sendiri, maka manusia mendapat akibat dosa yang besar sekali.

Hari ke

6

Buah Pengetahuan

Baik dan Jahat

Kejadian 2:16-17

6

Apa Jawabnya

Bapa di sorga, kami tidak bisa menentukan sendiri apa yang baik dan jahat. Biarlah kami menuruti apa yang Tuhan bilang baik dan tidak lakukan apa yang Tuhan bilang jahat. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin. 1. Mengapa Allah tidak mau manusia makan buah dari pohon pengetahuan baik dan jahat?

Anak-anak, Tuhan Yesus pun ketika berada dalam dunia, Ia taat mutlak kepada Allah Bapa di sorga. Maukah engkau seperti Tuhan Yesus?

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Lakukan Doa

(21)

Hari ke

7

Tawaran Si Jahat

Kejadian 3:1-5

7

Apa Jawabnya

Setan adalah penentang Allah, maka ia akan melawan semua rencana Allah. Allah menciptakan manusia sebagai gambar dan rupa Allah. Karena itu, manusia tidak pernah bisa menjadi Allah. Manusia adalah ciptaan dan Allah adalah pencipta. Tapi setan menawarkan bahwa manusia bisa menjadi Allah. Lalu ketika Allah berkata bahwa pada hari manusia memakan buah itu, maka manusia pasti mati. Setan menawarkan bahwa manusia tidak tentu mati bahkan matanya bisa celik. Ini semua tawaran yang kedengarannya enak. Hawa pun merasa bahwa tawaran si ular itu kedengaran baik.

Hati-hati anak-anak, si jahat akan datang untuk menawarkan dosa yang dibungkus dengan sesuatu yang menyenangkan. Si jahat tidak akan datang hanya menawarkan dosa dan akibatnya. Ia akan membungkusnya dengan hal yang menarik hatimu dan mengatakan itu tidak apa-apa, tidak dosa, semua orang juga begitu dan sebagainya. Tapi ingat! Di dalam semua tawarannya ada dosa dan akibatnya.

1. Bagaimana cara si jahat menjerat kita jatuh dalam dosa?

Bapa di sorga, ajar kami melihat dengan jelas dan membedakan mana dosa yang dibungkus dengan hal yang menyenangkan. Beri kami kekuatan untuk menolaknya. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, ingat ya... tawaran untuk melanggar firman Tuhan selalu datang dengan bungkusan yang menyenangkan dan asyik. Tapi di dalamnya ada dosa yang tersembunyi. Kiranya pimpinan Roh Kudus menyertai hidupmu selalu.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(22)

Hari ke

8

Tipuan Si Jahat

Kejadian 3:7-11

8

Apa Jawabnya

Akitab mengatakan bahwa iblis adalah bapa segala penipu. Bagaimana cara si jahat menghancurkan manusia? Cara yang paling sering dan paling berhasil adalah dengan menipu. Bagaimana cara penipuannya? Dengan menggoyahkan pengertian kita akan motivasi Allah dan kepastian firman-Nya.

Coba perhatikan! Ketika Allah melarang Adam makan hanya satu buah dari ribuan buah di taman Eden karena dia bisa mati, apakah itu berarti Allah kejam atau baik? Tentu saja baik. Tapi si jahat membuat seolah-olah Allah itu jahat, mengapa yang satu ini juga tidak boleh di makan. Jangan-jangan Allah menyembunyikan sesuatu. Inilah yang jadi tipuan iblis.

Justru Allah tidak pernah menyembunyikan apapun maka Ia memberitahu Adam untuk jangan makan, karena kamu makan buah itu pasti mati. Hal kedua, si jahat mengatakan bahwa jika makan, belum tentu mati, bahkan mata bisa celik. Ini cara untuk menggoyahkan Adam pada firman Tuhan, karena Allah bilang pasti mati, ternyata si jahat bilang tidak tentu mati. Jadi mungkin saja tidak harus tentu mati. Maka di sini Adam mengabaikan

kepastian firman Allah, inilah tipuan si jahat.

1. Apa tipuan si jahat yang harus kita waspadai?

Bapa di sorga, kami percaya di dalam Tuhan tidak ada penipuan, kami mau percaya sungguh-sungguh kepada-Mu. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Cara waspada pada tipuan si jahat adalah dengan berpegang 100% pada firman Tuhan. Apa yang difirmankan-Nya adalah kebenaran, jangan kita meragukan atau menganggap itubisa tidak terjadi.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Lakukan Doa

(23)

Tipuan Si Jahat

Hari ke

9

Manusia Memilih Melawan Allah

Kejadian 3:6-13

9

Apa Jawabnya

Di Taman Eden, manusia mendengar firman Allah dan mendengar perkataan si jahat. Manakah yang manusia pilih? Ternyata manusia memilih mengikuti tawaran si jahat. Padahal manusia sudah tahu apa yang difirmankan Allah.

Manusia berdosa bukan karena dia tidak tahu, melainkan karena manusia sengaja memilih melawan Allah. Inilah kebobrokan manusia. Anak-anak, kita juga sering melakukan hal yang sama kan? Kita sebenarnya sudah tahu mana yang Allah mau dan mana yang Allah tidak berkenan, tapi seringkali kita memilih melawan Allah.

Sebagai umat yang susah ditebus Kristus, kita perlu belajar betapa indahnya hidup dalam ketaatan, betapa nikmatnya menjalankan firman Tuhan. Meskipun kadang berat dan sudah menaklukan diri sendiri tapi Roh Kudus akan menolong kita melakukan firman-Nya.

1. Anak-anak, firman Tuhan manakah yang masih sering engkau lawan?

Bapa di sorga, kami tidak mau hidup melawan Engkau. Kami tahu kami sudah ditebus oleh Tuhan Yesus, maka biarlah kami menaati Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, dosa bukan saja sekedar kekhilafan, suatu kealpaan atau lupa. Tapi dosa itu sengaja melawan Allah. Tuhan Yesus sudah menebusmu dari perlawanan terhadap Allah, marilah kita hidup dalam hidup yang baru. Maukah engkau?

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(24)

Hari ke

10

Akibat Dosa -

Bersalah kepada Allah

Kejadian 3:8-14

Apa Jawabnya

Banyak orang menganggap dosa adalah suatu kelalaian, ketidaksengajaan, lupa, kelemahan yang harus dimaklumi. Tahukah engkau bahwa itu semua adalah arti dosa yang salah? Alkitab mengatakan bahwa dosa adalah bersalah kepada Allah.

Allah yang telah menciptakan kita, Allah yang telah memberi hidup dan semua anugerah-Nya setiap hari, Allah yang telah mempercayakan banyak hal pada kita. Bahkan Allah yang telah mengutus Anak-Nya yang tunggal untuk menebus umat-Nya dari dosa. Semua hal ini harusnya membuat kita mengerti bahwa dosa adalah bersalah kepada Allah.

Anak-anak, Allah memang tidak bisa kita lihat dengan mata, tapi Allah itu ada dan Dia menantikan kita betul-betul dengan sukacita menaati-Nya.

1. Apakah dosa itu?

Bapa di sorga, siapakah yang sanggup melepaskan kami dari ikatan dosa? Hanya karena penebusan Tuhan Yesus saja, kami mendapatkan hidup yang dibebaskan dari dosa. Terima kasih Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari dari sejak kecil kita tidak terbiasa mentoleransi dosa-dosa yang kita anggap kecil. Karena dosa sekecil apa pun, kita sudah bersalah kepada Allah.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Lakukan Doa

(25)

Bapa di sorga, kami malu bertemu firman-Mu dan kesucian-Mu ketika kami sedang berdosa. Ampunilah dan bersihkanlah hati kami. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Hari ke

11

Akibat Dosa

-Sembunyi dari Allah

Kejadian 3:7-8

11

Apa Jawabnya

Ketika Adam dan Hawa sudah makan buah yang dilarang oleh Allah, apakah yang terjadi? Mereka ternyata menjadi malu dan bersembunyi. Dosa itu memalukan dan tidak ada seorang pun yang bisa lepas dari tuduhan dosa meskipun tidak ada orang lain yang melihatnya. Dosa membuat manusia bersembunyi bukan saja dari manusia lain tapi dari Allah.

Tapi bisakah kita bersembunyi dari Allah? Kita merasa kita bisa. Tetapi itu adalah hal yang amat tidak mungkin. Adam tahu bahwa Allah ada di mana-mana, tapi Adam sangat malu dan takut sehingga ia pikir ia bisa bersembunyi dari Allah.

Ketika kita berdosa, pasti ada rasa tidak ingin diketahui oleh siapapun, bahkan kita juga tidak ingin Allah tahu. Tapi Allah pasti tahu, walaupun manusia bisa kita kelabui untuk sementara waktu. Anak-anak, dosa selalu membuat kita menyembunyikan sesuatu. Biarlah kita tidak terbiasa menyimpan dosa. Mari dari kecil kita hidup jujur di hadapan Allah dan sesama. Kiranya Allah mengampuni kita.

1. Apakah yang dilakukan Adam dan semua orang ketika ketahuan berbuat dosa?

Anak-anak, ketika engkau berdosa, jangan terus bersembunyi, tapi datanglah kepada Tuhan Yesus dan bertobat serta minta pengampunan-Nya. Lalu, berjuanglah untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(26)

Hari ke

12

Akibat Dosa -

Menyalahkan Orang Lain

Kejadian 3:11-13

12

Apa Jawabnya

Anak-anak, dosa dan akibatnya sangat mengerikan. Di Taman Eden, Adam dan Hawa yang tadinya diciptakan untuk saling mengasihi dan menolong dalam mengerjakan tugas yang Allah percayakan, setelah mereka jatuh dalam dosa, mereka bukannya saling menyadarkan dan menyesal bersama-sama tetapi justru saling menyalahkan. Adam menyalahkan Hawa dan Hawa menyalahkan ular. Salah satu akibat dosa adalah menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan.

Coba anak-anak ingat, ketika engkau bersalah, apakah engkau langsung mengakui kesalahanmu atau mencoba menyalahkan orang lain atau keadaan? Seringkali kita menyalahkan yang lain bukan? Itulah anak-anak, yang disebut sebagai akibat dosa.

Bersyukur karena Tuhan Yesus menebus kita sehingga kita dimampukan untuk mengakui kesalahan-kesalahan kita dan bertobat kembali kepada Allah.

1. Apa akibat dosa yang dialami Adam dan Hawa?

2. Apakah ketika engkau kedapatan nakal/berdosa, engkau langsung mencari alasan untuk menyalahkan

orang lain? Mengapa engkau

melakukan hal itu?

Bapa di sorga, sebenarnya diri kami sendirilah yang harus bertanggung jawab atas kesalahan yang kami perbuat. Kami sering menyalahkan orang lain lebih dulu daripada menyadari kesalahan kami. Ampunilah kami ya Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mulai hari ini, ketika engkau bersalah, jangan putar otak untuk melempar kesalahan kepada orang lain karena

engkau seharusnya mengakui

kesalahanmu dan minta ampun untuk hal itu.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(27)

12

Hari ke

13

Akibat Dosa -

Menutupi dengan Usaha Sendiri

Kejadian 3:7

13

Apa Jawabnya

Ketika Adam dan Hawa tersadar bahwa setelah makan buah itu, mereka terbuka matanya dan mengetahui bahwa mereka telanjang, maka mereka menyemat daun ara untuk menutupi rasa malu. Rasa malu yang muncul akibat dosanya. Dan ayat selanjutnya mengatakan ketika Allah datang ke taman itu, mereka langsung menyembunyikan diri dari Allah.

Manusia berusaha untuk menutupi dosanya dengan usaha dan cara sendiri. Jaman sekarang kita dapat menjumpai hal itu juga. Ada orang yang berpikir bahwa perbuatan baik dan amal bisa menutup dosanya. Ada yang berpikir bahwa banyaknya berdoa bisa menutup dosanya.

Tapi tidak demikian kata Alkitab. Alkitab mengatakan bahwa perbuatan baik dan kegiatan agama apa pun tidak bisa menutup dosa. Dosa perlu penebusan dan pengampunan Allah, bukan usaha manusia. Alkitab mengatakan justru perbuatan baik harus dilakukan karena kita sudah ditebus dan diampuni dosanya, bukan untuk ditebus dan untuk diampuni. Mari kita ingat kembali Efesus 2:8–10.

1. Apakah yang dilakukan Adam ketika ia mengetahui bahwa ia sudah berdosa?

Bapa di sorga, tidak mungkin dengan usaha kami sendiri, kami menutupi dosa kami karena di hadapan Allah tidak ada yang tersembunyi. Kami bersyukur Tuhan Yesus mencari kami orang berdosa dan memberikan pengampunan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, jangan biasakan diri menutupi dosa dengan berpura-pura. Mari kita datang kepada Tuhan Yesus dan mengaku semua dosa kita. Kita baca 1 Yohanes 1:8–10. Dosa apa yang perlu kau akui hari ini

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(28)

Hari ke

14

Di Manakah Engkau Adam?

Kejadian 3 :9-10

14

Apa Jawabnya

Mengapa Allah perlu menanyakan di manakah Adam? Apakah Allah tidak tahu karena Adam bersembunyi? Tentu tidak demikian. Allah tahu di mana Adam tapi Allah sedang minta pertanggung jawaban Adam. Adam diciptakan untuk tunduk kepada Allah, menjadi gambar dan rupa Allah, menjadi wakil Allah dalam dunia ciptaan.

Namun, apa yang dilakukan Adam? Ia mau menjadi sama seperti Allah, ia mau mempunyai hak sama seperti Allah untuk menentukan baik dan jahatnya sendiri. Lalu Adam yang harusnya berkuasa atas semua ciptaan, ternyata Adam justru menuruti bujukan ular yang adalah ciptaan. Adam seharusnya menguasai, sekarang justru dikuasai. Inilah arti dan inti pertanyaan Allah, “Di manakah engkau Adam?” Karena Adam sudah terbalik semua posisinya. Harusnya posisi Adam taat kepada Allah, ia tidak taat. Harusnya posisi Adam menguasai alam, tapi ia malah dikuasai alam. Nah anak-anak, kita bisa terbalik-balik posisinya seperti Adam. Ketika kita kecanduan game, maka bukan kita menguasai game tapi game menguasai kita. Ketika kita kecanduan internet, maka bukan kita menguasai internet untuk digunakan memuliakan Allah, malahan kita dikuasai internet untuk merusak kita. Di manakah engkau, ... (isi namamu di sini).... ?

1. Apa inti dari pertanyaan Allah “Di manakah engkau Adam?”

Bapa di sorga, kami tidak mau hidup terbalik-balik, seperti Adam. Kami mau kembali seperti apa yang Tuhan rancangkan. Tolong dan pimpin kami Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Engkau diciptakan untuk menguasai alam, maka harusnya semua yang engkau miliki adalah pemberian Allah yang harus digunakan untuk kesenangan Allah dan melayani dia, bukan untuk kesenanganmu saja yang akan menjerumuskanmu dan melalaikan tugas yang Allah percayakan kepadamu.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021 Jawaban: Jawaban: Lakukan Doa Jawaban:

(29)

14

Hari ke

15

Jalan Keluar dari Allah

Kejadian 3:15, 21

15

Apa Jawabnya

Anak-anak, apa yang menjadi ciri utama kekristenan? Sejak halaman pertama Alkitab kita, jelas Alkitab menyatakan bahwa ketika manusia berdosa, manusia tidak bertobat dan mencari Allah. Manusia malah bersembunyi. Lalu siapa yang mencari siapa? Ternyata Allah yang mencari manusia. Allah berfirman : “Di manakah engkau, Adam?”. Allah datang mencari manusia yang sedang bersembunyi.

Dan setelah mencari, Allah memberikan jalan keluar. Yaitu membuatkan pakaian dari kulit binatang untuk menutupi tubuh mereka yang telanjang. Pakaian dari daun ara buatan manusia tidak akan bertahan. Berarti ada binatang yang mati atau dikorbankan demi adanya pakaian untuk manusia. Sebenarnya Allah hendak mengatakan, bahwa ini adalah lambang penebusan. Bahwa Tuhan Yesus, Sang Juruselamat itu akan datang berkorban mati di kayu salib untuk menebus manusia.

1. Apa jalan keluar dari Allah untuk

masalah dosa manusia?

Bapa di sorga, terima kasih untuk penebusan total di dalam Kristus. Kami tercengang akan peristiswa penebusan karena kami yang rusak tidak dibuang Tuhan, tapi ditebus dan diperbaharui. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari kita hafalkan Matius 1:21.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(30)

Hari ke

16

Akibat Dosa - Kesulitan Jalankan

Tugas Allah

Kejadian 3:17-19

Apa Jawabnya

Apakah setelah Allah memberikan jalan keluar, maka dalam sekejap dosa manusia dan semua akibatnya menjadi hilang? Tidak. Allah adalah Allah yang adil. Kasih-Nya dan pengampunan-Nya tidak dapat dipermainkan. Allah tetap menjalankan keadilan-Nya. Manusia harus bertanggung jawab menanggung akibat dosa.

Dosa itu bukan hal yang bisa dihilangkan akibatnya. Dosa memang bisa diampuni tapi itu tidak berarti kita langsung bebas dari tanggung jawab. Allah mengatakan bahwa manusia akan mengalami kesulitan dalam mengelola bumi ini, tanah akan mengeluarkan semak belukar dan dengan berpeluh kita akan mendapat makanan kita. Kerja yang tadinya menyenangkan karena dosa, menjadi berat dan penuh kesulitan. Semua kesulitan dapat diatasi dengan pertolongan Allah. Bagaimana bersandar pada pertolongan Allah? Apakah dengan diam saja dan pasif? Tentu tidak! Orang yang bersandar pada Allah adalah orang yang mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena ia tahu bahwa semua persiapannya akan dipakai Tuhan. Orang yang tidak mempersiapkan

diri dan bengong menunggu pertolongan Allah adalah orang yang tidak menghormati Allah karena ia pasti melalaikan melalaikan tugas persiapan yang Allah percayakan.

1. Manusia akan diampuni tetapi manusia masih akan menanggung akibat dosa, sebutkan!

2. Bagaimana kita mengatasi kesulitan akibat dosa?

Bapa di sorga, tolong sertai kami dalam menjalankan semua yang Tuhan percayakan kepada kami. Kami percaya kuasa penebusan Kristus akan memampukan kami. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Apakah hal-hal yang menyulitkanmu untuk menjalankan tugas yang Allah percayakan? Berdoalah memohon pertolongan-Nya.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

Jawaban:

(31)

Hari ke

17

Akibat Dosa - Saling Mendominasi

Kejadian 3:16

17

Dosa bukan hanya membuat manusia bersalah kepada Allah dan kemudian mengalami kesulitan ketika mengelola dan mengerjakan tugasnya. Tapi dosa juga membuat manusia mengalami kesulitan ketika hidup dengan manusia lain. Adam menyalahkan Hawa dan Hawa tidak mau tunduk kepada Adam dan juga mau menang atas Adam. Inilah yang dimaksudkan dengan kata “berahi”, yaitu Hawa yang harusnya menolong Adam menjadi ingin menguasai Adam. Dan kesulitan hubungan antar manusia ini menjadi berlanjut, biasanya ada masalah antara orang tua dengan anak, kakak dengan adik, teman dengan teman.

Tapi Alkitab juga mengatakan bahwa ada penebusan. Ada Tuhan Yesus yang akan mendamaikan manusia dengan Allah dan dengan sesama. Penebusan dan pengampunan Tuhan Yesus pada kita, memampukan kita untuk mengampuni orang lain juga.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Apa Jawabnya

1. Apa akibat dosa pada hubungan manusia?

2. Bagaimana mengatasinya?

Bapa di sorga, ajar kami untuk terus mengingat kasih dan pengampunan Kristus. Dan ajar kami untuk mengampuni seperti kami sudah Kau ampuni sebelumnya. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, jikalau ada masalah antara engkau dan orang tua/saudara/teman, maka doakanlah mereka dan tetapkan hatimu untuk mengambil langkah terlebih dahulu untuk memperbaiki hubungan yang sudah rusak itu.

Jawaban:

Lakukan Doa

(32)

Bapa di sorga, dosa membuat kami kehilangan kemuliaan Allah. Biarlah kami menyadari bahwa kami harus mencari kemuliaan-Mu dan bukan kemuliaan diri. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Hari ke

18

Semua orang sudah berdosa

Roma 3:10 - 18,23

18

Apa Jawabnya

Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, apakah bisa ada manusia yang luput dari ikatan dosa? Ternyata tidak ada. Adam menjadi perwakilan seluruh umat manusia dan dosa sudah mencengkeram seluruh umat manusia. Manusia sudah kehilangan kemuliaan Allah dan mencari kemuliaannya sendiri. Sehingga pengharapan hanya ada di dalam Adam terakhir, yaitu Tuhan Yesus yang rela menjadi manusia sepenuhnya, bukan untuk mencari kemuliaan diri tapi untuk kemuliaan Allah.

Tuhan Yesus yang menjadi perwakilan seluruh manusia untuk kembali kepada Allah. Sehingga hanya dengan percaya dan berada di dalam Tuhan Yesus sajalah, manusia ada keselamatan. Di luar Tuhan Yesus tidak ada kemungkinan sama sekali. Tapi Allah sudah memberikan jalan keluar. Mari kita juga membaca Roma 5:18–19. Lalu bagaimana respons kita pada anugerah Allah ini?

1. Apakah yang terjadi dengan semua manusia yang adalah orang berdosa?

Mari kita hafalkan Roma 3:23.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Apa Jawabnya

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Jawaban:

Lakukan Doa

(33)

Allah menciptakan dunia dan isinya untuk kemuliaan-Nya. Dia menciptakan manusia karena kasih dan keagungan-Nya. Rencana-Nya tidak pernah gagal. Dan Allah tidak pernah dikejutkan oleh apapun, bahkan Allah tidak dikejutkan oleh dosa manusia. Allah memiliki rencana penebusan.

Maka ketika Adam dan Hawa berdosa, Allah bisa saja membinasakan mereka tapi ternyata tidak demikian. Malahan Allah menjanjikan penebusan dan akan ada Pribadi yang akan mengalahkan si jahat. Kejadian 3:15 sangat menguatkan kita sebagai orang-orang yang menerima Injil. Allah sudah merencanakan Injil, kabar baik keselamatan dari sejak semula. Allah berkuasa atas segala sesuatu. Manusia sudah gagal, tapi Allah tidak pernah gagal. Percayakah engkau akan hal ini?

Anak-anak, coba ingat kapan terakhir kali engkau bersyukur boleh mengenal Tuhan Yesus? Tuliskan doa ucapan syukurmu ya...

1. Apa rencana Allah bagi manusia berdosa?

2. Dapatkah rencana Allah itu gagal?

18

Hari ke

19

Janji Keselamatan

Kejadian 3:15

19

Apa Jawabnya

Bapa di sorga, terima kasih karena dosa tidak membinasakan kami. Tuhan Yesus sudah mengalahkan kuasa dan belenggu dosa sehingga kami bisa kembali bersekutu dengan Engkau. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Paraf Orang Tua Paraf Guru Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(34)

Hari ke

20

Siapakah Juruselamatnya?

Matius 1:21

20

Apa Jawabnya

Dari sejak Kejadian 3:15, Allah sudah menjanjikan Sang Juruselamat. Juruselamat ini bukan datang dari langit, bukan super hero, bukan makhluk yang berasal dari planet lain tapi Juruselamat ini akan lahir menjadi manusia sebagai keturunan perempuan. Juruselamat yang dijanjikan bukan membuat manusia menjadi pergi ke planet lain atau ke dunia lain, tapi malahan Dia yang rela datang ke dalam dunia.

Allah memilih menjadi manusia di dalam sebuah bangsa yang Ia pilih dan persiapkan. Ia lahir dalam sebuah budaya tertentu dan merasakan hidup sebagai manusia untuk akhirnya bisa menjadi perwakilan manusia di hadapan Allah. Juruselamat ini yang akan menanggung dosa umat-Nya dan membebaskan umat-umat-Nya dari kutukan dosa. Di dalam Dia, kita diterima kembali oleh Allah.

1. Apakah engkau masih ingat apa arti nama “Yesus”? Tuliskanlah tanpa melihat Alkitab.

Bapa di sorga, kami bersyukur untuk rencana penebusan yang amat indah. Terima kasih untuk tidak membuang kami tapi menebus kami. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Allah telah menebus hidupmu, dengan apakah engkau mengisi hidupmu yang baru ini?

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Jawaban:

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(35)

Hari ke

21

Adam dan Hawa Diusir

Kejadian 3:22-24

21

Apa Jawabnya

Taman Eden adalah tempat istimewa yang Allah sediakan bagi manusia. Sebuah tempat yang siap untuk dikelola manusia, penuh kelimpahan berkat Allah dan persekutuan dengan Allah. Allah sudah memperingatkan manusia bahwa ketika mereka makan buah dari pohon pengetahuan baik dan jahat, mereka pasti mati. Mati berarti terpisah dengan Allah.

Ketika Adam dan Hawa sudah jatuh dalam dosa, mereka tidak berhak lagi bersekutu dengan Allah di Taman Eden, sehingga mereka dihalau dari taman itu ke sebelah timur dan Allah menempatkan beberapa kerub/ malaikat untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Lalu siapakah yang sanggup membawa manusia kembali bersekutu dengan Allah? Hanya Tuhan Yesus yang sanggup membawa manusia kembali bersekutu dengan Allah. Alkitab menyatakan bahwa hanya di dalam Tuhan Yesus lah satu-satunya jalan kembali kepada Allah. Mari kita baca Yohanes 14:6 –7.

1. Mengapa Adam dan Hawa diusir

dari Taman Eden?

Bapa di sorga, terima kasih karena Engkau tidak mengusir kami

selamanya dalam kebinasaan.

Engkau merencanakan keselamatan di dalam Tuhan Yesus, sehingga kami bisa kembali kepada-Mu. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, mari kita doakan orang-orang sekitar kita (keluarga/teman) yang masih berada dalam ikatan dosa, mereka yang bermain-main dengan hidup mereka, kita berdoa supaya Allah memberi anugerah.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Jawaban:

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(36)

Hari ke

22

Allah Memelihara Janji-Nya

Kejadian 6:1-8

22

Apa Jawabnya

Ketika engkau menelusuri Alkitab, sejak Adam dan Hawa berdosa, manusia bukan menjadi sadar dan bertobat dengan sungguh-sungguh. Dosa justru menjalar keseluruh umat manusia. Mulai dari pembunuhan Habel oleh Kain, Alkitab mencatat bahwa manusia tidak berkuasa atas dosa, manusia dikalahkan oleh dosa. Lalu ketika manusia bertambah banyak, makin banyaklah kejahatan. Hal yang sangat menyedihkan adalah Alkitab mencatat bahwa kecenderungan hati manusia adalah berbuat jahat semata-mata. Anak-anak, dapatkah engkau bayangkan jika seluruh dunia, manusianya memiliki hati yang kecenderungannya berbuat jahat semata-mata? Hati Allah menjadi pilu. Namun Ia memelihara janji-Nya dengan memberikan anugerah kepada Nuh. Sebelum Ia menghukum dunia dengan air bah, Allah memilih Nuh untuk mendapatkan kasih karunia-Nya. Allah menyelamatkan Nuh.

1. Apa yang Alkitab catat tentang hati manusia?

2. Mengapa Allah menyelamatkan Nuh?

Bapa di sorga, kami percaya bahwa Engkau memelihara orang-orang beriman dari jaman ke jaman. Meskipun si jahat sering menggoda, menjerat dan berusaha menghancurkannya, tapi Engkau lebih kuat dari si jahat. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, mari kita berdoa supaya Allah memelihara imanmu dan supaya hidupmu bisa dipakai-Nya untuk menurunkan iman yang sejati pada ke generasi selanjutnya.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(37)

Setelah air bah, Allah berjanji tidak akan menghukum bumi seperti itu lagi. Maka Nuh dan keluarganya keluar dari bahtera dan memulai hidup di bumi. Tapi tetap saja manusia terbagi menjadi dua golongan. Satu macam adalah orang beriman dan satu macam adalah orang yang menentang Allah.

Allah memelihara janji-Nya melalui keturunan Sem. Dari Sem lahirlah Abram yang dipilih Allah untuk beriman kepada-Nya. Lalu dari Abram yang kemudian namanya menjadi Abraham, lahirlah Ishak dan Ishak melahirkan Yakub. Lalu Yakub menjadi bangsa Israel. Dan dari bangsa Israel yang dipilih Allah inilah, Allah menjanjikan keturunan Daud yang akan lahir, yaitu Anak Daud – Mesias yang dijanjikan itu. Sampai genap waktunya sesuai rencana Allah, Sang Mesias lahir melalui seorang anak dara Maria. Allah menggenapi janji-Nya!

Allah memakai jalur keturunan yang Ia sendiri pelihara untuk menurunkan Tuhan Yesus ke dalam dunia. Dosa, peperangan, kelaparan, penindasan tidak mampu menggagalkan rencana Allah. Tidak ada rencana Allah yang gagal!

22

Hari ke

23

Allah Menggenapi Janji-Nya

Matius 1:1-17

23

Apa Jawabnya

1. Setelah air bah, manusia tetap terbagi menjadi dua, yaitu?

2. Bagaimana Allah memelihara janji-Nya, coba kamu ceritakan.

Bapa di sorga, terima kasih untuk kesempatan mendengarkan dan dididik dalam firman Tuhan selama ini. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Allah kita adalah Allah yang menggenapi janji-Nya. Maukah kita juga belajar setia seperti Allah kita setia?

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(38)

Hari ke

24

Allah Mencari Manusia,

Bukan Manusia Mencari Allah

Lukas 15:1-10

24

Apa Jawabnya

Lukas 15 menggambarkan 3 kisah yang menekankan bahwa Allah lah yang mencari manusia. Allah sangat memedulikan manusia yang terhilang. Bahkan Allah bersukacita ketika yang hilang itu ditemukan.

Biasanya kita berpikir bahwa kita yang hilang akan bersukacita dan Allah akan biasa-biasa saja, karena kan kita yang melawan Dia, maka sewajarnya kita memohon-mohon untuk kembali kepada-Nya. Memang betul bahwa kita yang memerlukan Allah. Namun Alkitab juga mengatakan bahwa ternyata Allah sangat bersukacita ketika menemukan yang hilang. Allah sangat menginginkan pertobatan manusia. Maka Allah mencari umat yang dikasihi-Nya.

Dan ketika Allah yang mencari, pasti Ia akan mendapatkannya. Anak-anak, Allah mencari engkau dan saya. Allah sangat mengasihi kita, Ia mau kita tidak terus menerus lari dan tersesat. Maukah engkau sungguh-sungguh hidup sebagai orang Kristen yang sejati?

1. Menurutmu, mengapa Allah mencari manusia berdosa?

Bapa di sorga, kami bersyukur karena Tuhan Yesus rela mencari dan menebus kami orang berdosa. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari kita hafalkan Lukas 19:10.

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Jawaban:

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(39)

Ketika kita kehilangan sesuatu yang biasa saja, kita tidak akan repot-repot mencarinya. Tapi ketika kita kehilangan hal yang berharga, kita akan berusaha keras untuk menemukannya. Tuhan Yesus menemukan manusia yang terhilang dengan cara yang sangat mulia.

Tuhan Yesus mencari manusia dengan cara rela meninggalkan sorga dan turun ke dunia menjadi manusia untuk akhirnya menebus dosa kita di atas kayu salib, bangkit pada hari ke tiga dan mengalahkan maut. Betapa besarnya pengorbanan Allah. Ia tidak harus menebus manusia, Ia tidak harus berkorban sebesar itu, Ia tidak harus menyelamatkan manusia. Tapi kasih Allah begitu besar. Ia memperhatikan gambar dan rupa-Nya.

Jika kita mengerti hal ini, hidup kita akan makin menghormati Allah dan tidak berani sembarangan. Jika kita tidak sungguh-sungguh mengerti hal ini, kita akan mudah sekali mempermainkan kasih dan anugerah Allah.

24

Hari ke

25

Ajaibnya Inkarnasi Kristus

Lukas 1:26-38

25

Mari kita hafalkan Yohanes 3:17.

Apa Jawabnya

1. Bagaimana Allah mencari manusia berdosa?

Bapa di sorga, kami sangat bersyukur karena Tuhan Yesus rela menjadi manusia. Kasih Allah bagi manusia sangat besar. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(40)

Hari ke

26

Kristus Menebus Setiap

Tahap Hidup Manusia

Lukas 2:40-52

26

Apa Jawabnya

Anak-anak, mengapakah Tuhan Yesus memilih menjadi manusia? Lahir menjadi bayi lalu bertumbuh menjadi anak-anak, remaja dan kemudian menjadi dewasa? Jika untuk menebus manusia dan mati di kayu salib, bisa saja Tuhan Yesus datang langsung menjadi manusia dewasa. Tapi selain menggenapkan janji keselamatan melalui keturunan Daud, inkarnasi Kristus juga menebus seluruh tahap hidup manusia. Ada catatan yang indah pada ayat 40 dan 52, yaitu bagaimana Tuhan Yesus bertumbuh baik fisik maupun hikmat-Nya. Dan dalam pertumbuhan-Nya, Ia berkenan kepada Allah dan manusia. Seperti inilah seharusnya manusia yang adalah gambar dan rupa Allah, menjalani hidup di dunia. Allah menghargai setiap tahap pertumbuhan manusia. Allah peduli pada kehidupan dan kesulitan manusia di setiap tahapnya. Apakah itu ketika bayi yang sangat lemah, lalu anak-anak yang juga sangat tergantung orang tua, atau ketika remaja mulai mencari jati diri dan ketika sudah dewasa yang harus memikul penuh semua beban dan tanggung jawab. Allah memperhatikan kita.

1. Apakah yang Alkitab katakan

tentang kehidupan Tuhan Yesus dari kecil sampai dewasa?

Bapa di sorga, kami bersyukur karena Tuhan Yesus rela menjalani setiap tahap hidup manusia, mulai dari lahir jadi bayi lalu bertumbuh menjadi anak-anak dan menjadi dewasa dengan sempurna. Kami bersyukur karena Tuhan kami tanpa dosa. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, ketika menjadi manusia,

Tuhan Yesus juga mengalami

pertumbuhan seperti kita semua. Allah tidak mengistimewakan-Nya. Tuhan Yesus juga merasakan hidup dalam dunia berdosa, tapi Ia mengalahkan semua bujukan dan tawaran dosa dengan taat pada Allah. Maukah engkau juga seperti itu?

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Jawaban:

Pelitaku 10/ Maret 2021

Doa

(41)

Pernahkah engkau pikirkan apa musuh terbesar manusia? Dan apakah hukuman terberat manusia? Apakah kemiskinan? Bukan. Apakah penyakit? Bukan. Apakah bencana alam? Bukan. Alkitab mengatakan bahwa musuh terbesar manusia adalah kematian. Mengapa demikian? Karena semua usaha manusia sehebat apapun, pasti suatu saat akan berhenti karena kematian. Semua kekayaan dan kejayaan raja manapun akan berhenti karena kematian. Siapa yang dapat menghentikan kematian? Tidak seorang pun.

Tapi Alkitab juga mengatakan bahwa Kristus telah mengalahkan kematian dalam kebangkitan-Nya. Bahkan kebangkitan Kristus menjamin semua jerih payah kita di dalam Tuhan, tidak sia-sia. Sungguh luar biasa! Dalam kebangkitan Kristus, kematian bagi orang percaya bukan lagi menjadi seluruh akhir tapi justru menjadi seluruh awal untuk hidup dalam kelimpahan yang sesungguhnya bersama Allah. Pernahkan engkau memikirkan hal ini?

Kristus Menebus Setiap

Tahap Hidup Manusia

26

Hari ke

27

Kristus Mengalahkan Musuh

Terbesar dan Hukuman Terberat

1 Korintus 15:54-58

27

Apa Jawabnya

1. Apakah yang Tuhan Yesus kalahkan dalam penebusan-Nya?

Bapa di sorga, terima kasih karena maut tidak lagi menakutkan. Sengat maut sudah dipatahkan oleh Juruselamat kami. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, maut sudah dikalahkan oleh Tuhan Yesus. Maka bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, selalu ada alasan dan kekuatan untuk terus berjuang mengikut Kristus. Sebutkan 3 alasan, engkau mengikut Kristus?

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(42)

Hari ke

28

Kristus Mendamaikan

Manusia dengan Allah

Roma 5:1-11

Apa Jawabnya

Anak-anak, kalau kita bermusuhan atau dimusuhi oleh orang yang badannya besar kita akan takut. Jika kita dimusuhi orang yang punya kuasa besar, itu juga lebih menakutkan. Nah, pernahkah engkau pikirkan bahwa ketika kita berdosa, kita sedang bermusuhan dengan Allah, Pribadi paling berkuasa dan bahkan Pribadi yang memegang nasib hidup kita. Betapa mengerikan dan membahayakannya dosa itu. Bayangkan, kita bermusuhan dengan Allah!

Orang berdosa sering tidak menyadari hal ini. Kita pikir kita bisa memusuhi Allah dan menolaknya, padahal dosa membuat kita dimusuhi Allah dan akan dibuang ke dalam kebinasaan. Jika Allah tidak menolong kita, jika Allah tidak mencari kita dan jika Allah tidak mengampuni kita, kita tidak ada jalan keluar. Tapi Kristus telah datang untuk mendamaikan kita dengan Allah, melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib.

1. Perdamaian apakah yang paling

penting di dunia ini?

Bapa di sorga, kami bersyukur karena sudah tidak lagi menjadi musuh Allah. Kami boleh mengalami damai sejahtera bisa hidup benar di hadapan Allah. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, hidup yang paling bahagia dan nikmat adalah hidup berdamai dengan Allah. Kehadiran Allah bukan lagi menjadi ancaman tapi menjadi sumber sukacita. Mari kita hidup seperti itu ya...

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Jawaban:

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(43)

Anak-anak, pernahkah engkau memikirkan betapa hebatnya kuasa penebusan Kristus? Ia sanggup mengubah yang amat buruk menjadi amat baik, Ia sanggup mengubah yang lama menjadi ciptaan baru, Ia sanggup mengubah yang berdosa menjadi yang dikuduskan. Bahkan yang mati menjadi hidup. Manusia berdosa pada dasarnya adalah mati, mati rohani dan sedang berjalan menuju kematian fisik dan akhirnya dihukum kekal.

Tapi kuasa penebusan Kristus telah memindahkan kita dari kematian menuju hidup, dari akhir hidup yaitu kematian menjadi awal hidup dalam kekekalan, dan dari suka berdosa menjadi suka menaati Allah. Ini semua pekerjaan Allah semata-mata. Alkitab mengatakan bahwa di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru, yang salam sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Artinya dalam hidup kita sekarang ini, kita meninggalkan dosa dan mulai hidup suka mentaati Tuhan.

26

Hari ke

29

Kristus Memberi Hidup yang Baru

2 Korintus 5:16-19

29

Apa Jawabnya

1. Apakah engkau sudah mendapatkan hidup baru?

Bapa di sorga, terima kasih untuk hidup yang baru. Karena dalam hidup yang baru ini, kami mau menaati-Mu. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari kita doakan bagi kita yang sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, supaya kita selalu bertumbuh dengan firman dan kasih pada Tuhan kita.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

(44)

Hari ke

30

Kristus Menuntun Hidup Kita

Ibrani 12:1-3

Apa Jawabnya

Ketika seseorang mau ikut lomba lari, apakah ia masih memikul ransel/ karung yang berat? Apakah ia mau pakai celana panjang dan jaket yang berat? Tentu saja seorang pelari yang akan berlomba akan memakai baju olah raga yang ringan dan ia tidak akan membawa ransel/karung beban. Mengapa? Supaya ia bisa dengan lebih ringan berlari secepat mungkin. Jika seorang atlit lari membawa ransel yang berat dan memakai baju yang berat, maka ia akan kalah dalam lomba itu.

Demikian juga engkau dan saya, dalam perlombaan iman kita, semua orang akan menuju garis akhir yang ditetapkan Allah. Bagaimanakah kita menyelesaikan perlombaan kita masing-masing? Apakah kita masih membawa beban dosa yang mengikat dan memberatkan kita berlomba bagi Allah? Tentu saja tidak. Semua dosa harus kita tanggalkan karena semua dosa akan merintangi kita berjalan mengikut Tuhan.

1. Anak-anak, hal pertama apakah yang harus kita lakukan untuk mengikuti pimpinan Allah bagi iman kita? (ayat 1)

2. Apa yang harus ditanggalkan

untuk mengikut Kristus?

Bapa di sorga, tuntunlah hidup kami, supaya kami bisa melalui tahap demi tahap dengan pertolongan Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Anak-anak, beban dosa apa yang harus engkau tanggalkan untuk mengikuti pimpinan Tuhan dalam hidup kita?

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Jawaban:

Pelitaku 10/ Maret 2021

Lakukan Doa

(45)

Masih dalam perlombaan lari, jika seorang pelari tidak memfokuskan matanya pada garis finis dan sibuk menoleh ke kanan/kiri/belakang, ia akan tersandung jatuh, atau berlari miring-miring dan akhirnya tidak sampai ke garis finis dengan baik. Maka ketika kita melihat perlombaan lari, para pelari sudah memfokuskan matanya ke garis finis dan berlari dengan satu tujuan.

Demikian juga dalam perjalanan iman kita. Mata kita tertuju ke siapa? Kalau tertuju ke diri, maka kita akan lambat, kita akan jatuh, kita akan nyasar dan kita akan tidak sampai ke garis finis dengan baik. Kita akan gagal. Tapi Alkitab mengatakan, tujukan matamu pada Kristus. Dia lah fokus perjalanan iman kita. Kristus akan memastikan kita sampai pada garis finis dengan baik. Dia akan menyempurnakan iman kita.

30

Hari ke

31

Kristus Menyempurnakan Kita

Ibrani 12:2

31

Apa Jawabnya

1. Anak-anak, siapakah yang memimpin imanmu? Dan bagaimana Ia memimpinnya? (ayat 2)

Bapa di sorga, terima kasih karena dalam tangan-Mu, iman kami tidak akan gugur. Kami percaya Engkau akan memegang iman kami sampai akhir. Dalam Nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Mari kita ingat terus Ibrani 12:2.

Pelitaku 10/ Maret 2021

Paraf Orang Tua Paraf Guru

Lakukan Doa

Referensi

Dokumen terkait