• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK BATUBARA PADA FORMASI LABANAN, SUB CEKUNGAN BERAU, DAERAH SAMBALIUNG, KABUPATEN BERAU, PROPINSI KALIMANTAN TIMUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KARAKTERISTIK BATUBARA PADA FORMASI LABANAN, SUB CEKUNGAN BERAU, DAERAH SAMBALIUNG, KABUPATEN BERAU, PROPINSI KALIMANTAN TIMUR"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Elemen tektonik Kalimantan (Kusuma dan Darin, 1989)
Tabel 1  kolom stratigrafi cekungan berau  (situmorang dan burhan,  1995)
Gambar 2. Kolom stratigrafi daerah penelitian.
Foto 3    Kenampakan exogenic cleat pada lokasi pengamatan 44
+7

Referensi

Dokumen terkait

Satuan batuan tersebut berurutan dari tua ke muda yaitu Satuan Batupasir – batulempung yang berumur Miosen Tengah, Satuan Batulempung, Satuan Batugamping dan Satuan Batupasir –

Lapisan-lapisan batubara Sebatik, secara umum diapit oleh batulempung, yang dalam hal ini mengindikasikan bahwa batubara ini terbentuk oleh kondisi rawa basah akibat limpahan banjir

Batubara pada Formasi Batupasir Haloq merupakan bagian dari Cekungan Kutai Atas, yang terendapkan pada kondisi limnic (low moor) dengan genesa gambut ombrotrophic

Dua lapisan utama batubara dijumpai dari bawah ke atas, yakni Seam A yang umumnya terendapkan pada fasies batupasir dan Seam B yang terdapat pada fasies perselingan batulempung

Secara umum, batubara yang merupakan sisipan dalam Formasi Bobong memiliki dua lapisan (seam), yakni Seam A (50 - 120 cm) yang terendapkan dalam fasies serpih

Batubara pada Formasi Batupasir Haloq merupakan bagian dari Cekungan Kutai Atas, yang terendapkan pada kondisi limnic (low moor) dengan genesa gambut ombrotrophic

Gas content dihitung berdasarkan data yang diambil dari analisis proksimat pengambilan sampel pada tiga conto batubara yang mewakili lapisan batubara

iv ABSTRAK Geologi dan Studi Lingkungan Pengendapan Lapisan Batubara Formasi Latih Daerah Sambarata Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur Oleh: