Kejadian Stunting Berkaitan Dengan Perilaku Merokok Orang Tua
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian yang dilakukan oleh Indri (2008) tentang Perilaku Merokok Pada Remaja, menunjukkan perilaku merokok umumnya dimulai pada usia 11-13 tahun, selanjutnya
Hasil: Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor risiko stunting pada balita usia 2-3 tahun adalah status ekonomi keluarga yang rendah (P = 0,032; OR = 4,13),
(2021) „Hubungan Perilaku Merokok Orang Tua Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Bestari Medan
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Asmidar (2018) dengan judul “Hubungan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga Di Dalam Rumah Dengan Kejadian ISPA Pada Anak Usia
Hasil penelitian: Analisis multivariate menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kehamilan tidak diinginkan dengan kejadian stunting pada anak balita usia 12-59
menunjukkan hubungan dengan kejadian stunting pada balita dapat disebabkan oleh banyak factor yang lebih besar pengaruhnya dengan kejadian stunting balita seperti
Tabel 3 : Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Kejadian Stunting Stunting Normal Total p Value n % n % Pola Asuh Ibu Baik 9 15% 29
Tujuan umum Tujuan umum dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok orang tua terhadap kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rembang Kabupaten