• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DASAR HUKUM PELAKSANAAN KURSUS CALON PENGANTIN ( SUSCATIN )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV DASAR HUKUM PELAKSANAAN KURSUS CALON PENGANTIN ( SUSCATIN )"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Perkawinan menurut Undang-Undang No.1 tahun 1974 pasal 1, perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan

Perkawinan), defenisi perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyatakan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan wanita sebagai suami

Perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk suatu keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal

Dalam Pasal 1 Undang-Undang Perkawinan dinyatakan “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan

Pasal 1 UU Nomor 1 Tahun 1974 mendefenisikan perkawinan yaitu ” perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan

Tauhn 1974 Tentang Perkawinan, bahwa yang dimaksud dengan perkawinan adalah, “Ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan

Hal senada sebagaimana ditegaskan Sulistyo 1998:13, dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1974, bahwa: “Perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai