• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Dampak Perubahan Garis Pantai Terhadap Batas Pengelolaan Wilayah Laut Kabupaten Jepara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Dampak Perubahan Garis Pantai Terhadap Batas Pengelolaan Wilayah Laut Kabupaten Jepara"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar III.1.  Lokasi Penelitian
Tabel III.1. Ketelitian Geometri Peta RBI
Tabel IV.1.  Hasil Perhitungan Nilai Ketelitian
Gambar IV.1.  Penentuan Batas Pengelolaan Wilayah
+3

Referensi

Dokumen terkait

Tidak jelasnya status wilayah administrasi pulau-pulau Sain, Kiyas, dan Piay berpengaruh terhadap penetapan garis batas kewenangan pengelolaan wilayah laut (KPWL)

Seperti yang terlihat pada Gambar 8 merupakan peta batas wilayah pengelolahan laut Provinsi Bangka Belitung yang terbentuk dari garis hasil buffer sejauh 12 mil laut,

Garis batas laut adalah gabungan garis air rendah sepanjang pantai dan garis yang ditarik dari titik awal suatu pulau ke titik awal pulau yang lain,

Berdasarkan hasil penelitian perubahan garis pantai di sepanjang pantai perairan muara Cisadane (Kali Adem sampai dengan Tanjung Pasir) dengan menggunakan data citra Landsat 5TM

Pantai Medewi terkenal dengan keindahan pantai berbatu. Di pesisir pantai tersebut terdapat bangunan hotel dan restaurant. Hasil analisis pengolahan citra landsat, bahwa tahun

Berdasarkan hasil tumpang susun kedua peta interpretasi citra (Gambar) diketahui bahwa perairan Keling mengalami perubahan garis pantai yang diakibatkan oleh

Hasil pengolahan data diperoleh adalah terjadi adanya perubahan garis pantai di Kabupaten Demak berupa Abrasi di satu wilayah dan Akresi di wilayah lain, dan rata-rata kenaikan muka

Adanya perubahan garis pantai yang digunakan dalam penegasan batas laut dari garis pantai terendah ke garis pantai tertinggi akan menyebabkan perubahan garis batas dan perubahan luas