• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGENAAN SANKSI DAFTAR HITAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGENAAN SANKSI DAFTAR HITAM"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN

PENGENAAN SANKSI DAFTAR HITAM

NOMOR : SOP/KI-MR/08

STATUS DOKUMEN

ASLI

Terkendali

Tidak Terkendali

Tidak Terpakai

ASLI

Terkendali

Tidak Terkendali

Tidak Terpakai

ASLI

Terkendali

Tidak Terkendali

Tidak Terpakai

NO. DISTRIBUSI

TANGGAL

23 November 2020

(2)

DISTRIBUSI DOKUMEN

No. PENERIMA DOKUMEN V NO PENERIMA DOKUMEN V

1 Direktur Jenderal Cipta Karya 5 Kasubdit Pengendalian KI dan MR

2 Direktur Kepatuhan Intern 6 Kasubag Tata Usaha

3 Direktorat Teknis dan Balai 7 Tim Review

(3)

KRONOLOGI DOKUMEN

No

Revisi Ke

Tanggal Terbit

Catatan Ringkasan Perubahan

(4)

DAFTAR ISI

Judul, Status, dan Daftar Distribusi Dokumen ... i

Distribusi Dokumen ... ii

Kronologi Dokumen ... iii

Daftar Isi ... iv

Lembar Pengesahan ... v

1. Ruang Lingkup ... 1

2. Maksud dan Tujuan ...

1

3. Definisi …………. ...

1

4. Prosedur / Tahapan Proses ... 1

5. Ketentuan Umum ... 3

6. Kondisi Khusus ... 3

7. Rekaman ... ...

3

(5)

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL CIPTA

KARYA

DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN

No. SOP SOP/KI-MR/08

Tgl. Pembuatan Tgl. Revisi -

Tgl. Efektif 23 November 2020 Diperiksa Oleh Kasubdit Pembinaan

dan Pengembangan KI dan MR Disahkan Oleh Direktur Kepatuhan

Intern

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PENGENAAN SANKSI DAFTAR HITAM

DASAR HUKUM

KUALIFIKASI

PELAKSANA

1.

2.

3.

4.

Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun

2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah

Permen PUPR Nomor 13/2020 Tentang

Organisasi dan Tata Kerja Kementerian

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Permen PUPR Nomor 14 tahun 2020

tentang Standar dan Pedoman

Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui

Penyedia

Peraturan Kepala LKPP Nomor 17 Tahun

2018 Tentang Sanksi Daftar Hitam Dalam

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

1.

2.

3.

Pendidikan S1

Jabatan Fungsional

Tertentu/Umum

Memahami Proses Pengadaan

Barang/Jasa

KETERKAITAN

PERALATAN/PERLENGKAPAN

1.

2.

SOP Penunjukan Tim

SOP Pembuatan Laporan

1.

2.

3.

4.

ATK

Komputer & Printer

Wifi / IT

Lemari / Tempat Penyimpanan

arsip

RISIKO

PENCATATAN DAN PENDATAAN

Data pengaduan tidak lengkap dan tersebar

1.

2.

Nota Dinas

Kertas Kerja Penelitian Dokumen

Untuk Usulan Penetapan Sanksi

Daftar Hitam

(6)

1. Ruang Lingkup

Prosedur ini berlaku untuk pengenaan sanksi daftar hitam di lingkungan Direktorat

Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

2. Maksud dan Tujuan

2.1. Maksud

Prosedur ini dimaksudkan untuk menyediakan panduan tentang tata cara pengaturan

yang terkait dengan pengenaan sanksi daftar hitam di lingkungan Direktorat Jenderal

Cipta Karya Kementerian PUPR.

2.2. Tujuan

Prosedur ini bertujuan untuk menertibkan proses pengenaan sanksi daftar hitam yang

diusulkan di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

3. Definisi

Sanksi Daftar Hitam

adalah sanksi yang diberikan kepada Peserta pemilihan/Penyedia

berupa larangan mengikuti Pengadaan Barang/Jasa di seluruh Kementerian/Lembaga/

Perangkat Daerah dalam jangka waktu tertentu.

4. Prosedur / Tahapan Proses

Prosedur / tahapan Proses Penelitian Dokumen Untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar

Hitam dapat dilihat pada diagram alir berikut:

(7)

Bagan Alir Proses Penelitian Dokumen Untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam

No Kegiatan

Pelaksana Baku Mutu

Dirjen Unit Kerja

Pengusul Dir. KI Kasubdit 2 Kasubag TU Tim Irjen Kelengkapan Waktu Output

1 Mendisposisikan penugasan kepada Direktur KI Surat Usulan 2 hari Disposisi 2 Mendisposisikan penugasan kepada Kasubdit 2 Diposisi Disposisi 3 Mempelajari substansi penugasan dan mengusulkan Tim untuk Usulan Pengenaan Sanksi Daftar Hitam kepada Kasubag TU

Disposisi Nota Dinas Usulan Tim

4 Menyiapkan konsep Surat Tugas dan ditandatangani oleh Dir. KI

Nota Dinas Usulan Tim

Surat Tugas

5 Menerima surat tugas dan mulai melaksanakan tugas validasi Dokumen untuk Usulan

Pengenaan Sanksi Daftar Hitam

Surat Tugas 1,5 hari Draf Catatan Hasil Penelitian Dokumen untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam 6 Melengkapi kekurangan dokumen TL 1,5 hari

7 Menyampaikan Nota Dinas Catatan Hasil Validasi dokumen untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam kepada Dirjen CK

Draf Catatan Hasil Penelitian Dokumen

1 hari Nota Dinas Catatan Hasil Penelitian Dokumen untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam 8 Menyampaikan surat

Permintaan Rekomendasi kepada Inspektur Jenderal

Nota Dinas Catatan Hasil Penelitian Dokumen

1 hari Surat Pengantar

9 Melaksanakan Pemeriksaan dan/atau klarifikasi Surat Pengantar 4 hari Laporan Pemeriksaan dan/atau klarifikasi L

(8)

5.

Ketentuan Umum

5.1 Surat Usulan Pengenaan Daftar Hitam

Surat usulan berasal dari KPA/PPK sebelum proses permintaan rekomendasi

kepada APIP.

5.2 Tim Pelaksana

Tim pelaksana terdiri dari Minimal 3 orang ( Ketua Tim, Sekretaris Tim dan Anggota)

dengan uraian tugas dan tanggung jawab :

a. Ketua Tim : Mengoordinasikan seluruh kegiatan penelitian awal

b. Sekretaris Tim : Menyusun laporan penelitian awal

c. Anggota : Membantu pelaksanaan tugas ketua dan sekretaris

6. Kondisi Khusus

Tidak ada

7. Rekaman

7.1. Disposisi

7.2. Nota Dinas

7.3. Kertas Kerja

7.4. Laporan Hasil Penelitian Dokumen

8. Lampiran

8.1 Formulir F.08-01 - Nota Dinas

8.2 Formulir F.08-02 - Kertas Kerja Penelitian Dokumen Untuk Usulan Penetapan Sanksi

Daftar Hitam

(9)

Nota Dinas

(Formulir F.08-01)

NOTA DINAS

No.

Yth

:

………..

Dari

: Direktur Kepatuhan Intern

Hal

:

Pengenaan Sanksi Daftar Hitam ……..

Tanggal

:

……….. 20 ..

Sehubungan dengan surat ... nomor .... perihal ... , bersama ini kami lampirkan … .

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan perkenan kami mengucapkan terima kasih.

Tembusan:

1.

……….

LAMPIRAN 1

Direktur Kepatuhan Intern

……….

(10)

KERTAS KERJA PENELITIAN DOKUMEN

UNTUK USULAN PENETAPAN SANKSI DAFTAR HITAM

TAHUN ANGGARAN...

(Formulir F.08-02)

1

Balai

:

Diisi dengan nama Balai

2

Kepala Balai

:

Diisi dengan nama Kepala Balai

3

SATKER

:

Diisi dengan Nama Satker

4

Kepala Satker

:

Diisi dengan nama Kepala Satker

5

PPK

:

Diisi dengan Nama PPK

6

Nama POKJA

:

Diisi dengan nama pokja

7

Nama Paket

:

Diisi dengan nama paket

8

Nilai HPS

:

Diisi dengan nilai HPS

9

Nama Penyedia Jasa

:

Diisi dengan nama penyedia jasa yang diusulkan kena daftar hitam

I.

Kronologis

No.

Tanggal

Kegiatan

Keterangan

Data

Pendukung

1

2

II.

Kelengkapan Dokumen

No

Dokumen

Hasil

Verifikasi

Keterangan

A/T

S/T

S

1 SK. Pejabat Inti Satker ( Kasatker dan PPK)

Tujuan :

Untuk meneliti apakah pejabat yang mengusulkan pengenaan sanksi daftar hitam memiliki kewenangan tersebut.

Langkah Kerja :

1. Dapatkan SK penunjukan Kasatker dan PPK

2. Cek, nama, NIP, dan jabatan yang tercantum dalam SK tersebut

3. Bandingkan nama, NIP, dan jabatan dalam SK tersebut dengan nama, jabatan, dan NIP dalam surat pengusulan pengenaan sanksi Daftar Hitam maupun dalam dokumen administrasi lainnya.

3. Simpulkan

LAMPIRAN 2

(11)

2 SK. Penunjukan POKJA

Tujuan :

Untuk meneliti apakah nama-nama pejabat yang terlibat dalam proses lelang/pejabat yang mengusulkan pengenaan sanksi daftar hitam memiliki kewenangan tersebut.

Langkah Kerja :

1. Dapatkan SK penunjukan POKJA

2. Cek, nama, NIP, dan jabatan yang tercantum dalam SK tersebut

3. Bandingkan nama, NIP, dan jabatan dalam SK tersebut dengan nama, jabatan, dan NIP dalam surat pengusulan pengenaan sanksi Daftar Hitam maupun dalam dokumen administrasi lainnya.

3. Simpulkan

3 Kronologis

Tujuan :

Untuk mengetahui dengan cepat permasalahan dan langkah-langkah yang telah diambil oleh KPA

Langkah Kerja :

1. Dapatkan Dokumen Kronologis 2. Pelajari apa penyebab penyedia

jasa diusulkan untuk dikenakan sanksi daftar hitam

3. Pelajari langkah-langkah yang telah diambil oleh KPA terkait proses usulan pengenaan sanksi daftar hitam

4. Simpulkan

4 Dokumen Lelang

Tujuan :

Untuk meneliti dan mengidentifikasi kriteria-kriteria apa saja yang dapat menyebabkan penyedia jasa dapat dikenakan sanksi Daftar Hitam.

Langkah Kerja :

1. Dapatkan Dokumen Lelang 2. Pelajari Kriteria apa saja yang

dapat menyebabkan penyedia jasa dikenakan sanksi daftar hitam

3. Identifikasi apakah ada kriteria dalam dokumen lelang yang sesuai dengan kriteria yang digunakan oleh POKJA/PPK dalam pengusulan pengenaan sanksi daftar hitam

(12)

adanya kesalahan yang dilakukan oleh penyedia jasa (KKN, Pemalsuan dokumen)

Langkah Kerja :

1. Dapatkan Dokumen Penawaran dari Penyedia Jasa

2. Pelajari dalam dokumen penawaran, apakah ada hal-hal yang sesuai dengan alasan yang menjadi penyebab diusulkannya penyedia jasa dikenakan sanksi daftar hitam

3. Simpulkan

6 Berita Acara

Show Cause Meeting (untuk

penyedia

jasa

yang

tidak

dapat

menyelesaikan kontrak)

Tujuan :

1. Untuk meneliti dan mengidentifikasi kebenaran adanya kesalahan yang dilakukan oleh penyedia jasa (tidak dapat menyelesaikan kontrak)

2. Untuk meyakini bahwa PPK telah melaksanakan langkah-langkah yang benar dalam menangani kontrak kritis.

Langkah Kerja :

1. Dapatkan Dokumen Show Cause Meeting.

2. Pelajari apakah PPK telah melaksanakan tahapan Show Cause Meeting sesuai ketentuan dalam kontrak.

3. Simpulkan

7 Berita Acara Pemeriksaan oleh PPK/POKJA

Tujuan :

Untuk mengetahui apakah PPK/POKJA telah melakukan pemeriksaan terhadap penyedia jasa yang dianggap melanggar ketentuan PBJ

Langkah Kerja :

1. Dapatkan Berita Acara Pemeriksaan

2. Pelajari Berita Acara Pemeriksaan, apakah telah memuat informasi minimal (hari/tanggal, identitas para pihak, keterangan para pihak, kesimpulan pemeriksaan, dan tanda tangan para pihak). 3. Simpulkan

catatan : BA Pemeriksaan ini dapat diganti dengan bukti dokumen lainnya yg dianggap cukup.

8 Surat Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam

oleh PPK/POKJA

Tujuan :

Untuk mengetahui apakah surat usulan penetapan sanksi daftar hitam yang disampaikan

(13)

Langkah Kerja :

1. Dapatkan Surat usulan penetapan sanksi daftar hitam 2. Pelajari isi surat usulan, apakah

telah memuat informasi minimal seperti :

a. data paket pekerjaan; b. perbuatan/tindakan yang

dilakukan peserta pemilihan/ Penyedia;

c. Berita Acara Pemeriksaan atau dokumen/bukti lain; dan d. bukti pendukung (surat

pemutusan kontrak, foto, rekaman, dan lain- lain). 3. Simpulkan

9 Dokumen bukti yang menunjukkan bahwa

Surat Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam

oleh PPK/POKJA telah di terima/ditembusi

kepada penyedia jasa

Tujuan :

Untuk mengetahui apakah tembusan surat usulan penetapan sanksi daftar hitam yang disampaikan PPK/POKJA kepada PA/KPA telah diterima oleh penyedia jasa

Langkah Kerja :

1. Dapatkan bukti bahwa tembusan Surat usulan penetapan sanksi daftar hitam telah diterima oleh penyedia jasa

2. Simpulkan

10 Surat Keberatan dari Penyedia Jasa (Bila ada)

Tujuan :

Untuk mengetahui apakah penyedia jasa menyampaikan surat keberatan atas usulan penetapan sanksi daftar hitam

Langkah Kerja :

1. Dapatkan surat keberatan dari penyedia jasa

2. Pelajari substansi surat terutama terkait nama paket.

3. Simpulkan.

III.

Kesimpulan

a. ...

b. ...

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana kehadiran Negara atau pemerintah didalam kehidupan masyarakat kita

(Lapis Tipis Aspal Beton) adalah campuran aspal yang menggunakan gradasi senjang, yaitu gradasi agregat yang tak melle} us, Penggunaan gradasi senjang membutuhkan

Aktivitas rerata gross p dalam cuplikan sedimen muara di lokasi ini berasal dari arus sungai yang mengalir menuju lokasi ini, serta aktivitas reratanya juga dipengaruhi

Berdasarkan tujuan penelitian yang telah ditetapkan, metode yang dianggap paling tepat untuk digunakan adalah metode deskriptif analitik, yakni metode yang berusaha

Penggal Jalan Puad Ahmad Yani – Bunderan Kalibanteng merupkan jalur utama untuk memasuki Bandar Udara Ahmad Yani dari arah Jawa Tengah, khususnya Semarang dan juga merupakan

Mendiskusikan Kabupaten Wonosobo dalam kaitannya dengan penelitian ini pada dasarnya akan membicarakan dua hal, yakni menyangkut gambaran umum kabupaten tersebut

Dalam penelitian ini kuesioner digunakan dalam mendukung dan melengkapai hasil wawancara yang dilakukan penulis dalam melakukan penelitian mengenai penerapan sistem

5) Daftar personil inti yang akan dilibatkan menangani pekerjaan, sesuai dengan organisasi pelaksanaan, dilengkapi dengan curriculum vitae, Surat pernyataan kesediaan