STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN
PENGENAAN SANKSI DAFTAR HITAM
NOMOR : SOP/KI-MR/08
STATUS DOKUMEN
☒
☐
☐
☐
ASLI
Terkendali
Tidak Terkendali
Tidak Terpakai
☐
☐
☐
☐
ASLI
Terkendali
Tidak Terkendali
Tidak Terpakai
☐
☐
☐
☐
ASLI
Terkendali
Tidak Terkendali
Tidak Terpakai
NO. DISTRIBUSI
TANGGAL
23 November 2020
DISTRIBUSI DOKUMEN
No. PENERIMA DOKUMEN V NO PENERIMA DOKUMEN V
1 Direktur Jenderal Cipta Karya 5 Kasubdit Pengendalian KI dan MR
2 Direktur Kepatuhan Intern 6 Kasubag Tata Usaha
3 Direktorat Teknis dan Balai 7 Tim Review
KRONOLOGI DOKUMEN
No
Revisi Ke
Tanggal Terbit
Catatan Ringkasan Perubahan
DAFTAR ISI
Judul, Status, dan Daftar Distribusi Dokumen ... i
Distribusi Dokumen ... ii
Kronologi Dokumen ... iii
Daftar Isi ... iv
Lembar Pengesahan ... v
1. Ruang Lingkup ... 1
2. Maksud dan Tujuan ...
1
3. Definisi …………. ...
1
4. Prosedur / Tahapan Proses ... 1
5. Ketentuan Umum ... 3
6. Kondisi Khusus ... 3
7. Rekaman ... ...
3
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL CIPTA
KARYA
DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN
No. SOP SOP/KI-MR/08
Tgl. Pembuatan Tgl. Revisi -
Tgl. Efektif 23 November 2020 Diperiksa Oleh Kasubdit Pembinaan
dan Pengembangan KI dan MR Disahkan Oleh Direktur Kepatuhan
Intern
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PENGENAAN SANKSI DAFTAR HITAM
DASAR HUKUM
KUALIFIKASI
PELAKSANA
1.
2.
3.
4.
Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun
2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah
Permen PUPR Nomor 13/2020 Tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Permen PUPR Nomor 14 tahun 2020
tentang Standar dan Pedoman
Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui
Penyedia
Peraturan Kepala LKPP Nomor 17 Tahun
2018 Tentang Sanksi Daftar Hitam Dalam
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
1.
2.
3.
Pendidikan S1
Jabatan Fungsional
Tertentu/Umum
Memahami Proses Pengadaan
Barang/Jasa
KETERKAITAN
PERALATAN/PERLENGKAPAN
1.
2.
SOP Penunjukan Tim
SOP Pembuatan Laporan
1.
2.
3.
4.
ATK
Komputer & Printer
Wifi / IT
Lemari / Tempat Penyimpanan
arsip
RISIKO
PENCATATAN DAN PENDATAAN
Data pengaduan tidak lengkap dan tersebar
1.
2.
Nota Dinas
Kertas Kerja Penelitian Dokumen
Untuk Usulan Penetapan Sanksi
Daftar Hitam
1. Ruang Lingkup
Prosedur ini berlaku untuk pengenaan sanksi daftar hitam di lingkungan Direktorat
Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
2. Maksud dan Tujuan
2.1. Maksud
Prosedur ini dimaksudkan untuk menyediakan panduan tentang tata cara pengaturan
yang terkait dengan pengenaan sanksi daftar hitam di lingkungan Direktorat Jenderal
Cipta Karya Kementerian PUPR.
2.2. Tujuan
Prosedur ini bertujuan untuk menertibkan proses pengenaan sanksi daftar hitam yang
diusulkan di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.
3. Definisi
Sanksi Daftar Hitam
adalah sanksi yang diberikan kepada Peserta pemilihan/Penyedia
berupa larangan mengikuti Pengadaan Barang/Jasa di seluruh Kementerian/Lembaga/
Perangkat Daerah dalam jangka waktu tertentu.
4. Prosedur / Tahapan Proses
Prosedur / tahapan Proses Penelitian Dokumen Untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar
Hitam dapat dilihat pada diagram alir berikut:
Bagan Alir Proses Penelitian Dokumen Untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam
No Kegiatan
Pelaksana Baku Mutu
Dirjen Unit Kerja
Pengusul Dir. KI Kasubdit 2 Kasubag TU Tim Irjen Kelengkapan Waktu Output
1 Mendisposisikan penugasan kepada Direktur KI Surat Usulan 2 hari Disposisi 2 Mendisposisikan penugasan kepada Kasubdit 2 Diposisi Disposisi 3 Mempelajari substansi penugasan dan mengusulkan Tim untuk Usulan Pengenaan Sanksi Daftar Hitam kepada Kasubag TU
Disposisi Nota Dinas Usulan Tim
4 Menyiapkan konsep Surat Tugas dan ditandatangani oleh Dir. KI
Nota Dinas Usulan Tim
Surat Tugas
5 Menerima surat tugas dan mulai melaksanakan tugas validasi Dokumen untuk Usulan
Pengenaan Sanksi Daftar Hitam
Surat Tugas 1,5 hari Draf Catatan Hasil Penelitian Dokumen untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam 6 Melengkapi kekurangan dokumen TL 1,5 hari
7 Menyampaikan Nota Dinas Catatan Hasil Validasi dokumen untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam kepada Dirjen CK
Draf Catatan Hasil Penelitian Dokumen
1 hari Nota Dinas Catatan Hasil Penelitian Dokumen untuk Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam 8 Menyampaikan surat
Permintaan Rekomendasi kepada Inspektur Jenderal
Nota Dinas Catatan Hasil Penelitian Dokumen
1 hari Surat Pengantar
9 Melaksanakan Pemeriksaan dan/atau klarifikasi Surat Pengantar 4 hari Laporan Pemeriksaan dan/atau klarifikasi L
5.
Ketentuan Umum
5.1 Surat Usulan Pengenaan Daftar Hitam
Surat usulan berasal dari KPA/PPK sebelum proses permintaan rekomendasi
kepada APIP.
5.2 Tim Pelaksana
Tim pelaksana terdiri dari Minimal 3 orang ( Ketua Tim, Sekretaris Tim dan Anggota)
dengan uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Ketua Tim : Mengoordinasikan seluruh kegiatan penelitian awal
b. Sekretaris Tim : Menyusun laporan penelitian awal
c. Anggota : Membantu pelaksanaan tugas ketua dan sekretaris
6. Kondisi Khusus
Tidak ada
7. Rekaman
7.1. Disposisi
7.2. Nota Dinas
7.3. Kertas Kerja
7.4. Laporan Hasil Penelitian Dokumen
8. Lampiran
8.1 Formulir F.08-01 - Nota Dinas
8.2 Formulir F.08-02 - Kertas Kerja Penelitian Dokumen Untuk Usulan Penetapan Sanksi
Daftar Hitam
Nota Dinas
(Formulir F.08-01)
NOTA DINAS
No.
Yth
:
………..
Dari
: Direktur Kepatuhan Intern
Hal
:
Pengenaan Sanksi Daftar Hitam ……..
Tanggal
:
……….. 20 ..
Sehubungan dengan surat ... nomor .... perihal ... , bersama ini kami lampirkan … .
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan perkenan kami mengucapkan terima kasih.
Tembusan:
1.
……….
LAMPIRAN 1
Direktur Kepatuhan Intern
……….
KERTAS KERJA PENELITIAN DOKUMEN
UNTUK USULAN PENETAPAN SANKSI DAFTAR HITAM
TAHUN ANGGARAN...
(Formulir F.08-02)
1
Balai
:
Diisi dengan nama Balai2
Kepala Balai
:
Diisi dengan nama Kepala Balai3
SATKER
:
Diisi dengan Nama Satker4
Kepala Satker
:
Diisi dengan nama Kepala Satker5
PPK
:
Diisi dengan Nama PPK6
Nama POKJA
:
Diisi dengan nama pokja7
Nama Paket
:
Diisi dengan nama paket8
Nilai HPS
:
Diisi dengan nilai HPS9
Nama Penyedia Jasa
:
Diisi dengan nama penyedia jasa yang diusulkan kena daftar hitamI.
Kronologis
No.
Tanggal
Kegiatan
Keterangan
Data
Pendukung
1
2
II.
Kelengkapan Dokumen
No
Dokumen
Hasil
Verifikasi
Keterangan
A/T
S/T
S
1 SK. Pejabat Inti Satker ( Kasatker dan PPK)
Tujuan :Untuk meneliti apakah pejabat yang mengusulkan pengenaan sanksi daftar hitam memiliki kewenangan tersebut.
Langkah Kerja :
1. Dapatkan SK penunjukan Kasatker dan PPK
2. Cek, nama, NIP, dan jabatan yang tercantum dalam SK tersebut
3. Bandingkan nama, NIP, dan jabatan dalam SK tersebut dengan nama, jabatan, dan NIP dalam surat pengusulan pengenaan sanksi Daftar Hitam maupun dalam dokumen administrasi lainnya.
3. Simpulkan
LAMPIRAN 2
2 SK. Penunjukan POKJA
Tujuan :Untuk meneliti apakah nama-nama pejabat yang terlibat dalam proses lelang/pejabat yang mengusulkan pengenaan sanksi daftar hitam memiliki kewenangan tersebut.
Langkah Kerja :
1. Dapatkan SK penunjukan POKJA
2. Cek, nama, NIP, dan jabatan yang tercantum dalam SK tersebut
3. Bandingkan nama, NIP, dan jabatan dalam SK tersebut dengan nama, jabatan, dan NIP dalam surat pengusulan pengenaan sanksi Daftar Hitam maupun dalam dokumen administrasi lainnya.
3. Simpulkan
3 Kronologis
Tujuan :Untuk mengetahui dengan cepat permasalahan dan langkah-langkah yang telah diambil oleh KPA
Langkah Kerja :
1. Dapatkan Dokumen Kronologis 2. Pelajari apa penyebab penyedia
jasa diusulkan untuk dikenakan sanksi daftar hitam
3. Pelajari langkah-langkah yang telah diambil oleh KPA terkait proses usulan pengenaan sanksi daftar hitam
4. Simpulkan
4 Dokumen Lelang
Tujuan :Untuk meneliti dan mengidentifikasi kriteria-kriteria apa saja yang dapat menyebabkan penyedia jasa dapat dikenakan sanksi Daftar Hitam.
Langkah Kerja :
1. Dapatkan Dokumen Lelang 2. Pelajari Kriteria apa saja yang
dapat menyebabkan penyedia jasa dikenakan sanksi daftar hitam
3. Identifikasi apakah ada kriteria dalam dokumen lelang yang sesuai dengan kriteria yang digunakan oleh POKJA/PPK dalam pengusulan pengenaan sanksi daftar hitam
adanya kesalahan yang dilakukan oleh penyedia jasa (KKN, Pemalsuan dokumen)
Langkah Kerja :
1. Dapatkan Dokumen Penawaran dari Penyedia Jasa
2. Pelajari dalam dokumen penawaran, apakah ada hal-hal yang sesuai dengan alasan yang menjadi penyebab diusulkannya penyedia jasa dikenakan sanksi daftar hitam
3. Simpulkan
6 Berita Acara
Show Cause Meeting (untuk
penyedia
jasa
yang
tidak
dapat
menyelesaikan kontrak)
Tujuan :
1. Untuk meneliti dan mengidentifikasi kebenaran adanya kesalahan yang dilakukan oleh penyedia jasa (tidak dapat menyelesaikan kontrak)
2. Untuk meyakini bahwa PPK telah melaksanakan langkah-langkah yang benar dalam menangani kontrak kritis.
Langkah Kerja :
1. Dapatkan Dokumen Show Cause Meeting.
2. Pelajari apakah PPK telah melaksanakan tahapan Show Cause Meeting sesuai ketentuan dalam kontrak.
3. Simpulkan
7 Berita Acara Pemeriksaan oleh PPK/POKJA
Tujuan :Untuk mengetahui apakah PPK/POKJA telah melakukan pemeriksaan terhadap penyedia jasa yang dianggap melanggar ketentuan PBJ
Langkah Kerja :
1. Dapatkan Berita Acara Pemeriksaan
2. Pelajari Berita Acara Pemeriksaan, apakah telah memuat informasi minimal (hari/tanggal, identitas para pihak, keterangan para pihak, kesimpulan pemeriksaan, dan tanda tangan para pihak). 3. Simpulkan
catatan : BA Pemeriksaan ini dapat diganti dengan bukti dokumen lainnya yg dianggap cukup.
8 Surat Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam
oleh PPK/POKJA
Tujuan :
Untuk mengetahui apakah surat usulan penetapan sanksi daftar hitam yang disampaikan
Langkah Kerja :
1. Dapatkan Surat usulan penetapan sanksi daftar hitam 2. Pelajari isi surat usulan, apakah
telah memuat informasi minimal seperti :
a. data paket pekerjaan; b. perbuatan/tindakan yang
dilakukan peserta pemilihan/ Penyedia;
c. Berita Acara Pemeriksaan atau dokumen/bukti lain; dan d. bukti pendukung (surat
pemutusan kontrak, foto, rekaman, dan lain- lain). 3. Simpulkan
9 Dokumen bukti yang menunjukkan bahwa
Surat Usulan Penetapan Sanksi Daftar Hitam
oleh PPK/POKJA telah di terima/ditembusi
kepada penyedia jasa
Tujuan :
Untuk mengetahui apakah tembusan surat usulan penetapan sanksi daftar hitam yang disampaikan PPK/POKJA kepada PA/KPA telah diterima oleh penyedia jasa
Langkah Kerja :
1. Dapatkan bukti bahwa tembusan Surat usulan penetapan sanksi daftar hitam telah diterima oleh penyedia jasa
2. Simpulkan
10 Surat Keberatan dari Penyedia Jasa (Bila ada)
Tujuan :Untuk mengetahui apakah penyedia jasa menyampaikan surat keberatan atas usulan penetapan sanksi daftar hitam
Langkah Kerja :
1. Dapatkan surat keberatan dari penyedia jasa
2. Pelajari substansi surat terutama terkait nama paket.
3. Simpulkan.