• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengambilan keputusan dalam kebidanan. By: Damayanti, SST

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengambilan keputusan dalam kebidanan. By: Damayanti, SST"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Pengambilan keputusan dalam

kebidanan

(2)

PENGERTIAN

Adalah suatu pendekatan yang sistematis

terhadap hakekat suatu masalah dengan

pengumpulan

fakta-fakta

dan

data,

menentukan alternatif yang matang untuk

mengambil suatu tindakan yang tepat dalam

praktek kebidanan.

Adalah suatu pendekatan yang sistematis

terhadap hakekat suatu masalah dengan

pengumpulan

fakta-fakta

dan

data,

menentukan alternatif yang matang untuk

mengambil suatu tindakan yang tepat dalam

praktek kebidanan.

(3)

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan:

1. Pengambilan keputusan tidak terjadi secara kebetulan 2. Pengambilan keputusan dilakukan pada sistematikan

tertentu :

a. Tersedianya sumber-sumber untuk melaksanakan keputusan yang akan diambil.

b. Kualifikasi tenaga kerja yang tersedia. c. Falsafah yang dianut organisasi.

d. Situasi lingkungan internal dan eksternal yang akan mempengaruhi administrasi dan manajemen di dalam organisasi

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan:

1. Pengambilan keputusan tidak terjadi secara kebetulan 2. Pengambilan keputusan dilakukan pada sistematikan

tertentu :

a. Tersedianya sumber-sumber untuk melaksanakan keputusan yang akan diambil.

b. Kualifikasi tenaga kerja yang tersedia. c. Falsafah yang dianut organisasi.

d. Situasi lingkungan internal dan eksternal yang akan mempengaruhi administrasi dan manajemen di dalam organisasi

(4)

3. Masalah harus diketahui dengan jelas.

4. Pemecahan masalah harus didasarkan pada

faka-fakta yang te rkumpul dengan sistematis.

5. keputusan yang baik adalah keputusan

yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang

telah dianalisa secara matang.

3. Masalah harus diketahui dengan jelas.

4. Pemecahan masalah harus didasarkan pada

faka-fakta yang te rkumpul dengan sistematis.

5. keputusan yang baik adalah keputusan

yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang

telah dianalisa secara matang.

(5)

Apabila pengambilan keputusan tidak didasarkan pada kelima hal diatas akan menimbulkan berbagai masalah ; a. Tidak tepatnya keputusan.

b. Tidak terlaksananya keputusan karena tidak sesuai dengan kemampuan organisasi baik dari segi

manusia, uang, maupun material.

c. Ketidakmampuan pelaksana untuk bekerja karena

tidak ada sinkronisasi antara kepentingan organisasi dengan orang-orang di dalam organisasi tersebut.

d. Timbulnya penolakan terhadap keputusan.

Apabila pengambilan keputusan tidak didasarkan pada kelima hal diatas akan menimbulkan berbagai masalah ; a. Tidak tepatnya keputusan.

b. Tidak terlaksananya keputusan karena tidak sesuai dengan kemampuan organisasi baik dari segi

manusia, uang, maupun material.

c. Ketidakmampuan pelaksana untuk bekerja karena

tidak ada sinkronisasi antara kepentingan organisasi dengan orang-orang di dalam organisasi tersebut.

(6)

Metode Pemecahan Masalah

1. Masalah

2. Pegumpulan data

3. Analisa data

4. Mengembangkan pemecahan

¯

5. Memilih alternatif

6. Implementasi

7. Evaluasi

1. Masalah

2. Pegumpulan data

3. Analisa data

4. Mengembangkan pemecahan

¯

5. Memilih alternatif

6. Implementasi

7. Evaluasi

(7)

Gaya Pengambilan Keputusan

Ada 7 variabel yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan yaitu :

1. Pentingnya kualitas keputusan untuk keberhasilan institusi. 2. Derajat informasi yang dimiliki oleh bidan

3. Derajat pada masalah yang terstruktur dalam organisasi. 4. Pentingnya komitmen bawahan dan ketrampilan membuat

keputusan.

5. Kemungkinan keputusan autokratik dapat diterima.

6. Komitmen bawahan yang kuat terhadap tujuan intitusi. 7. Kemungkinan bawahan konflik dalam proses akhir pada

keputusan final.

Ada 7 variabel yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan yaitu :

1. Pentingnya kualitas keputusan untuk keberhasilan institusi. 2. Derajat informasi yang dimiliki oleh bidan

3. Derajat pada masalah yang terstruktur dalam organisasi. 4. Pentingnya komitmen bawahan dan ketrampilan membuat

keputusan.

5. Kemungkinan keputusan autokratik dapat diterima.

6. Komitmen bawahan yang kuat terhadap tujuan intitusi. 7. Kemungkinan bawahan konflik dalam proses akhir pada

(8)

FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

1). Faktor Internal

Faktor internal dari diri manajer sangat memepengaruhi proses pengambilan keputusan. Faktor internal meliputi : keadaan emosional, fisik, personal karakteristik, cultural, sosial, latar belakang, filosofi, pengalaman masa lalu, minat, pengetahuan, sikap pengambilan keputusan yang dimiliki

.

2). Faktor Eksternal

Faktor eksternal termasuk kondisi lingkungan waktu. 1). Faktor Internal

Faktor internal dari diri manajer sangat memepengaruhi proses pengambilan keputusan. Faktor internal meliputi : keadaan emosional, fisik, personal karakteristik, cultural, sosial, latar belakang, filosofi, pengalaman masa lalu, minat, pengetahuan, sikap pengambilan keputusan yang dimiliki

.

2). Faktor Eksternal

(9)

URAIAN MATERI

3 (tiga) faktor penting tentang keterlibatan bidan dalam

proses pengambilan keputusan:

Menunjang pelayanan “ one to one “, yaitu pelayanan

antara bidan dan klien yang di sertai rasa saling

percaya terutama dalam menyelesaikan masalah yang

bersifat pribadi.

Meningkatkan sensitivitas terhadap klien, yaitu bidan

dapat memahami dan mengerti kebutuhan klien

sehingga bidan berupaya keras memenuhi kebutuhan

tersebut.

Perawatan berfokus-ibu (women centered care) dan

asuhan total (total care), sehingga bidan dapat

memberi perawatan yang berfokus pada klien secara

menyeluruh

URAIAN MATERI

3 (tiga) faktor penting tentang keterlibatan bidan dalam

proses pengambilan keputusan:

Menunjang pelayanan “ one to one “, yaitu pelayanan

antara bidan dan klien yang di sertai rasa saling

percaya terutama dalam menyelesaikan masalah yang

bersifat pribadi.

Meningkatkan sensitivitas terhadap klien, yaitu bidan

dapat memahami dan mengerti kebutuhan klien

sehingga bidan berupaya keras memenuhi kebutuhan

tersebut.

Perawatan berfokus-ibu (women centered care) dan

asuhan total (total care), sehingga bidan dapat

memberi perawatan yang berfokus pada klien secara

menyeluruh

(10)

Strategi Membantu Klien Dalam Pengambilan

Keputusan.

Ada 4 strategi yang dapat membantu klien

dalam mengambil keputusan:

1. Membantu klien meninjau kemungkinan

pilihannya.

2. Membantu klien dalam mempertimbangkan

keputusan pilihan.

3. Membantu klien mengevaluasi pilihan.

4. Membantu klien menyusun rencana kerja.

Strategi Membantu Klien Dalam Pengambilan

Keputusan.

Ada 4 strategi yang dapat membantu klien

dalam mengambil keputusan:

1. Membantu klien meninjau kemungkinan

pilihannya.

2. Membantu klien dalam mempertimbangkan

keputusan pilihan.

3. Membantu klien mengevaluasi pilihan.

(11)

Jenis-jenis Keputusan

Jenis-jenis keputusan diklasifikasikan dalam 2 kategori, yaitu:

1. keputusan yang direncanakan/ diprogram

2. keputusan yang tidak direncanakan/ tidak terprogram.

Keputusan yang diprogram:

Keputusan yang diprogram merupakan keputusan yang bersifat rutin dan dilakukan secara berulang-ulang sehingga dapat

dikembangkan suatu prosedur tertentu, contoh:UAS, KRS, dan wisuda.

Keputusan yang diprogram:

Keputusan yang diprogram merupakan keputusan yang bersifat rutin dan dilakukan secara berulang-ulang sehingga dapat

dikembangkan suatu prosedur tertentu, contoh:UAS, KRS, dan wisuda.

Keputusan yang tidak diprogram

Keputusan yang tidak diprogram adalah keputusan baru, tidak terstrutur dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya

(12)

Tipe Pengambilan Keputusan.

1. Pengambilan keputusan karena ketidaksanggupan. 2. Pengambilan keputusan intiutif, yaitu bersifat segera

3. Pengambilan keputusan yang terpasa karena sudah

kritis.

4. Pengambilan keputusan yang reaktif.

5. Pengambilan keputusan yang ditangguhkan.

6. Pengambilan keputusan secara berhati-hati. Tipe Pengambilan Keputusan.

1. Pengambilan keputusan karena ketidaksanggupan. 2. Pengambilan keputusan intiutif, yaitu bersifat segera

3. Pengambilan keputusan yang terpasa karena sudah

kritis.

4. Pengambilan keputusan yang reaktif.

5. Pengambilan keputusan yang ditangguhkan.

(13)

3 komponen penting dalam pembuatan keputusan yang baik.

1. Identifikasi kondisi masalah yang dihadapi oleh klien. 2. Susunlah daftar kehendak atau pilihan keputusan.

3. Untuk setiap pilihan, buatlah daftar konsekuensinya baik yang positif maupun negatif.

Hal Yang Perlu di Tekankan Kepada Klien Dalam Pengambilan Keputusan:

• Hati-hati dan bersikap bijaksana, karena pengambilan

keputusan dibuat setelah klien diberi informasi cukup untuk menimbang pilihan sesuai dengan situasinya

• Bantu klien dalam pengambilan keputusan dengan

memberikan saran yang sesuai dengan riwayat kesehatannya, keinginan, pribadi dan situasinya.

• Keputusan merupakan hak dan menjadi tanggung jawab klien

• Konseling bukan proses informasi, melainkan informasi

setelah konselor memperoleh data atau informasi tentang keadaan dan kebutuhan klien

• Hati-hati dan bersikap bijaksana, karena pengambilan

keputusan dibuat setelah klien diberi informasi cukup untuk menimbang pilihan sesuai dengan situasinya

• Bantu klien dalam pengambilan keputusan dengan

memberikan saran yang sesuai dengan riwayat kesehatannya, keinginan, pribadi dan situasinya.

• Keputusan merupakan hak dan menjadi tanggung jawab klien

• Konseling bukan proses informasi, melainkan informasi

setelah konselor memperoleh data atau informasi tentang keadaan dan kebutuhan klien

(14)
(15)

Referensi

Dokumen terkait

Keputusan ( Decision ) adalah pilihan – pilihan yang dibuat dari satu atau dua/lebih alternatif. Pengambilan keputusan adalah suatu proses memilih alternatif terbaik

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita mengambil keputusan adalah alternatif atau pilihan yang akan dipilih, kriteria untuk memiliki, kondisi ketika pengambilan

• Dengan demikian pengambilan keputusan merupakan suatu proses pemilihan dari berbagai alternatif yang dapat bersifat kuantitatif atau kualitatif, alternatif yang terbaik

pengambilan keputusan menjadi masalah tersendiri dalam diri seorang pemimpin melibatkan ego, kepentingan, kondisi bawahan, materi keputusan..  Pengambilan keputusan

Teori inkremental dalam pengambilan keputusan mencerminkan suatu teori pengambilan keputusan yang menghindari banyak masalah yang harus dipertimbangkan (seperti dalam teori rasional

Pengambilan keputusan adalah sebuah hasil dari pemecahan masalah, jawaban dari suatu pertanyaan sebagai hukum situasi, dan merupakan pemilihan dari salah satu

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk merupakan suatu proses pemilihan alternatif

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMILIH ALTERNATIVE memilih alternatif terbaikdiantara alternatif yang terdaftar dan telahdinilai MELAKSANAKAN ALTERNATIVE Strategi yang telah