Putu Rahwidhiyasa - Direktur Risk Management & Compliance
PT Bank Syariah Mandiri
2
Agenda
1
Prinsip Dasar
Perbankan Syariah
3
Investasi Berbasis
Emas
4
Kesimpulan
2
Perkembangan
Perbankan Syariah
Agenda
1
Prinsip Dasar
Perbankan Syariah
3
Investasi Berbasis
Emas
4
Kesimpulan
2
Perkembangan
Perbankan Syariah
4
Bank Islam/Syariah
adalah bank yang
menjalankan kegiatan berdasarkan
prinsip-prinsip syariah Islam, dengan landasan utama
mengacu pada al-Quran dan al-Hadist.
Dasar Hukum:
UU RI No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan
Syariah
Tujuan dan kesuksesan
yang hakiki dalam berekonomi adalah
tercapainya kesejahteraan yang mencakup kebahagian (spritual)
dan kemakmuran (material)
Tiga Pilar Ekonomi Syariah
•
Aktivitas ekonomi yang berkeadilan dengan menghindari
eksploitasi berlebihan
•
Keseimbangan pada seluruh aktivitas di sektor riil-finansial,
bisnis-sosial, spritual-material dll.
•
Perlindungan terhadap keselamatan kehidupan beragama,
proses regenerasi, keselamatan jiwa, harta, dan akal
Fondasi Ekonomi Syariah
•
Akidah: setiap aktivitas manusia memiliki akuntabilitas
•
Syariah: hukum muamalah yang membimbing aktivitas
ekonomi
•
Ukhuwah: tata hubungan bisnis dalam konteks kesetiakawanan
guna kesuksesan bersama
•
Akhlak: mengedepankan kebaikan sebagai cara mencapai
tujuan
Akidah
Syariah
Akhlak
Kesetiakawanan (ukhuwah)
Keadilan
Keseimbangan
Kemaslahatan
Falah
(sejahtera material dan
spritual)
6
Pada dasarnya perbankan syariah boleh melakukan semua bisnis kecuali ada dalil
yang melarangnya atau mengandung unsur MAGHRIB
Maysir –
Transaksi
yang mengandung
unsur spekulasi
Gharar -
Transaksi yang tidak
jelas, tidak transparan
(tersembunyi) bagi kedua
belah pihak yang
bertransaksi
Haram -
Transaksi yang
proses/
underlying
-nya
mengandung unsur yang
diharamkan
Maysir
Gharar
Haram
Riba
MAGHRIB
Riba -
keuntungan dari
Setiap
pinjaman yang telah
ditentukan dia wal
(predetermined return
)
Secara pinsip, bank syariah hanya dapat
melakukan transaksi apabila terdapat
Agenda
1
Prinsip Dasar
Perbankan Syariah
3
Investasi Berbasis
Emas
4
Kesimpulan
2
Perkembangan
Perbankan Syariah
8
Seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi, kinerja perbankan turut melambat
5.56
5.02
4.79
5.02
2013 2014 2015 2016 (%,YoY) (%,YoY) World Japan UK USEkonomi Indonesia belum pulih
PDB(%,YoY) 3.4 3.2 3.1 1.0 0.5 2.2 1.9 1.7 2.6 2.4 2.2 0.3
Downgrade global growth forecast, 2016
Forecast(%,YoY)
January April July
DPK tumbuh melambat
2013 2014 2015
Pembiayaan
juga tumbuh
melambat
13.6% 12.3% 7.3% 4.3% 2016 BankUmum 21.6% 11.6% 10.4% 7.9% 2014 2013 2015 2016 BankUmum98 145 195 242 272 296 357 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 68 103 148 184 199 213 248 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 76 115 148 184 218 231 279 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Aset
24.1% CAGR 24.0% CAGR 24.2% CAGRPembiayaan
DPK
...namun perbankan syariah masih dapat tumbuh positif dengan tingkat pertumbuhan yang lebih
tinggi dibandingkan perbankan konvensional
Rp Triliun Rp Triliun Rp Triliun
Aset
14.9% CAGR 17.8% CAGRKredit
DPK
Rp Triliun Rp Triliun 2,911 3,507 4,068 4,712 5,343 5,836 6,476 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 1,698 2,097 2,560 3,109 3,475 3,845 4,139 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016Perbankan Konvensional
Perbankan Syariah
13.0% CAGR Rp Triliun 2,263 2,669 3,078 3,480 3,897 4,182 4,620 2010 2011 2012 2013 2014 2015 201610
...dengan jumlah emiten yang terus bertambah
Bank Danamon
Bank Internasional Indonesia Bank DKI BPD Riau BPD Kalsel Bank Niaga BPD Sumut BPD Aceh Bank Permata
Bank Tabungan Negara BPD NTB BPD Kalbar BPD Sumsel BPD Kaltim BPD DIY BPD Sulsel BPD Sumbar BPD Jatim BPD Jateng OCBC NISP Bank Sinarmas BPD Jambi
Bank Syariah Mandiri Bank Muamalat Indonesia Bank Mega Syariah BRI Syariah Bukopin Syariah Panin Syariah Bank Victoria Syariah BCA Syariah
Jabar Banten Syariah BNI Syariah
Maybank Syariah BTPN Syariah
Bank Umum Syariah (BUS)
Unit Usaha Syariah (UUS)
BPR Syariah (162 BPRS) Sumber : BI, data diolah
2 2 2 2 2 3 3 3 3 5 6 11 11 11 11 12 12 13 3 3 6 8 15 19 20 26 27 25 23 24 24 23 22 22 21 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 # BUS # UUS BMI BSM Danamon BRI Bukopin BII HSBC IFI, BNI Bank Jabar Mega Syariah BPD DKI, BPD Riau, BPD Kalsel, Niaga, BPD Sumut,
BPD Aceh, Permata BTN, BPD NTB BPD Kalbar BPD Sumsel BPD Kaltim BPD DIY, BPD Sulsel, BPD Sumbar, BPD Jatim, BEI, Lippobank Panin Syariah BTPN & BPD Jateng Victoria Syariah, BCA Syariah &
Jabar Banten Syariah BNI Syariah, Maybank Syariah BPD Jambi HSBC Closed BRI Syariah, Bank Syariah Bukopin BTPN Syariah
Perbankan syariah sampai dengan Desember 2016 terdiri dari
13 BUS, 21 UUS dan 162 BPRS
IFI Closed
Bank Aceh Syariah
BSM juga mencatat pencapaian positif selama tahun 2016
Aset (Dec-16)
Rp triliun78,8
p
8,4 (12.0%)
Dec-15
70,4
Thd. target
103,6%
Pembiayaan (Dec-16)
Rp triliun55, 6
p
4,5 (8.8%)
Dec-15
51,1
Thd.target
101,8%
DPK (Dec-16)
Rp triliun69,9
p
7,8 (12.6%)
Dec-15
62, 1
Thd. target
104,0%
Cash Provision (Dec-16)
%
67,2
p
(9.1%)
Dec-15
58,1
Thd.target
128,4%
NPF Gross (Dec-16)
%4.92
(1.1%)
Dec-15
6.06
Thd.target
110,7%
Laba (Dec-16)
Rp miliar325,4
p
35,8 (12.4%)
Dec-15
289,6
Thd.target
103,3%
p
12
N A S I O N A L
I N T E R N A S I O N A L
Indonesia Best
Brand 2016
22
Awards
Majalah SwaService
Excellence
Award 2016
Majalah Infobank dengan (MRI)Annual Report
Award (ARA)
2015
OJK, BI, BEI, Kemen BUMN, KNKG, IAI
dan Ditjen Pajak
Global Islamic
Finance Awards
(GIFA)
Awards Committee of Global Islamic Finance AwardsBest Islamic
Retail Bank
Award
The Asset Asian Hongkong Cambridge Analytica Islamic Finance
Islamic Retail
Banking Awards
2016
Total
Award
2016
...dan berhasil meraih berbagai penghargaan
Good Corporate
Governance Award
2016
Peserta Lelang
SBSN Terbaik
2016
Kementerian Keuangan IICG & Majalah SWAKontribusi Perbankan Syariah bagi Perekonomian
36.67%
25.07% 38.26%
Komposisi Pembiayaan Bank Syariah per Jenis Penggunaan
Posisi 2016
Modal Kerja Investasi Konsumsi
Berpartisipasi menggerakkan sektor riil Penyaluran Pembiayaan Produktif > 60%.
BANK
SYARIAH
Lembaga Keuangan Syariah Lain (asuransi, multifinance, dll)
Pendidikan syariah (hukum, ekonomi, keuangan, dll) Layanan Hukum Syariah (arbitrase, peradilan, dll) Dewan Pengawas Syariah
Instrumen keuangan syariah (SBSN, Sukuk Ritel, Reksadana Syariah, dll)
Industri Syariah lainnya (hotel, IT, MLM)
1 2
14
Market Share Perbankan Syariah Nasional
Aset
Pembiayaan
DPK
5,30%
- Aset Perbankan Syariah
94,70%
Perbankan
Konvensional
94,38%
Perbankan
Konvensional
5,62%
- Pembiayaan Perbankan Syariah
5,78%
- DPK Perbankan Syariah
94,22%
Perbankan
Konvensional
Rendahnya
market share
perbankan syariah disebabkan adanya beberapa tantangan
*) dari 497 Kota/Kabupaten di Indonesia
Layanan perbankan syariah baru menjangkau 58%* Kota/Kabupaten di Indonesia
Tersebar di 34 Provinsi
273 Kota/Kabupaten
Keterbatasan jaringan kantor menjadi kendala bagi masyarakat untuk memanfaatkan jasa dan layanan
perbankan syariah.
Sumber: Statistik Perbankan Syariah, OJK, BI & Kemendagri
Tantangan: Jangkauan jaringan belum luas
1
67
101
146
253
355
458
531
597
822
998
1,477 1,702
2,262 2,554 2,483 2,301 2,201
2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Outlet
16
Tantangan: Permodalan relatif masih rendah dengan produk yang terbatas
2
Kegiatan usaha perbankan syariah relatif masih terbatas. Skala usaha belum optimal
Bank Modal
Inti
1. Bank Syariah Mandiri Rp5,58T 2. Bank Muamalat 3. BRI Syariah 4. BNI Syariah 5. Panin Syariah 6. BTPN Syariah 7. BCA Syariah 8. BJB Syariah Rp3,42T Rp2,30T Rp2,40T Rp1,12T Rp1,39T Rp1,07T Rp0,96T 9. Mega Syariah 10. Maybank Syariah 11. Syariah Bukopin 12. Victoria Syariah Rp0,15T Rp0,53T Rp0,63T Rp0,16T (Sept-16)
Sumber: BI, Laporan Keuangan Publikasi Bank, BI data diolah
Modal inti minimum Rp30T
Dapat melakukan seluruh kegiatan usaha Bank dalam Rp maupun Valas.
Dapat melakukan penyertaan modal pada LK di Indonesia & di seluruh wilayah LN
Modal inti minimum min Rp5T s.d. < Rp30T
Dapat melakukan seluruh kegiatan usaha Bank dalam Rp maupun Valas.
Dapat melakukan penyertaan modal pada LK di Indonesia & di LN wilayah Asia
Modal inti minimum min Rp1T s.d. <Rp5T
Kegiatan usaha dalam Rp & Valas
Modal inti s.d. <Rp1T
Kegiatan usaha dalam Rp, bersifat dasar antara lain penghimpunan & penyaluran dana BUKU 1 BUKU 2 BUKU 3 BUKU 4
Keterangan: *) Modal Inti BSM per November’15 meningkat menjadi Rp5,36 T sehingga BSM berada pada BUKU 3
Tantangan: Operasional Relatif Belum Efisien
Bank-bank syariah Indonesia relatif belum efisien dibandingkan bank-bank besar domestik dan
bank besar ASEAN karena masih dalam tahap ekspansi yang membutuhkan biaya investasi
3
76.35% 82.16% 96.97% 97.01% 96.33% 74.10% 74.08% 76.29% 81.49% 82.22%Dec-12 Dec-13 Dec-14 Dec-15 Dec-16
18
Tantangan: SDM belum memadai
Proyeksi kebutuhan SDM Perbankan Syariah s.d. 2020 mencapai 176 ribu pegawai*
*Asumsi:
1. Jumlah SDM menggunakan rasio aset per pegawai sebesar Rp6 miliar/tahun data 2005 s.d. 2013
2. Pertumbuhan aset menggunakan asumsi moderat proyeksi BItahun 2014 25%/tahun
3. Proyeksi hanya menggunakan angka BUS+UUS tidak termasuk BPRS
Sumber: Outlook Perbankan Syariah 2014 BI, analisis BSM
Proyeksi Kebutuhan SDM Perbankan Syariah s.d. 2020 (Ribu orang)
Supply
pejabat-pejabat bank syariah berasal dari perpindahan pejabat antar bank syariah
4
5.0 5.7 6.6 9.2 12.6 17.1 23.9 27.2 38.2 45.8 58.9 73.3 91.3 113.7 141.5 176.3Sistem Pendidikan Indonesia belum mendukung kebutuhan bisnis/kompetisi
How well does the educational system in your country meet the needs of a competitive economy?
[1 = not well at all; 7 = very well] | 2010–11 weighted average
•
Kurikulum pendidikan/materi pelatihan di bidang keuangan syariah belum terstandarisasi
•
Lembaga pendidikan yang membuka program studi keuangan syariah relatif masih sedikit
Tantangan: SDM belum memadai (lanjutan)
4
20
Tantangan: Rendahnya kesadaran publik terhadap perbankan syariah
5
Loyalis
Konvensional
Floating Mass
Market
Loyalis
Syariah
Pasar keuangan
didominasi oleh
floating mass
market
Potensi: Indonesia menduduki urutan keenam negara yang memiliki potensi dan
kondusif dalam pengembangan industri keuangan syariah
1
Source: GIFR 2016
Islamic Finance Country Index (IFCI, 2016)
5.96 7.98 8.95 9.02 14.04 16.14 18.89 21.90 22.02 24.21 35.51 36.68 66.98 77.39 77.77 15. UK 14. Jordan 13. Turkey 12. Egypt 11. Sudan 10. Bangladesh 9. Pakistan 8. Bahrain 7. Qatar 6. Indonesia 5. Kuwait 4. UAE 3. Saudi Arabia 2. Iran 1. Malaysia No Variables/Factors Weights
1. Number of Islamic Banks 21.8% 2. Number of IBFIs 20.3% 3. Shari’a Supervisory Regime 19.7% 4. Islamic Financial Assets 13.9% 5. Muslim Population 7.1% 6. Sukuk 6.6% 7. Education & Culture 5.7% 8. Islamic Regulation & Law 4.9%
22
Potensi
: Populasi Muslim terbesar
Indonesia memiliki populasi muslim terbesar di dunia serta didukung oleh 60% lebih penduduk
berada pada usia produktif (15 – 60 tahun)
12.5 10.0 7.5 5.0 2.5 0.0 2.5 5.0 7.5 10.0 12.5 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+ Juta (jiwa) (K elo mp o k Umu r)
Struktur Penduduk Indonesia
2010
Sumber: Pew Research Forum, http://www.muslimpopulation.com/World/, BPS, UNDP
63,5%
Laki-laki Perempuan
2
Countries Muslim Population 2013 (E) % of World Muslim Population Indonesia 218,680,000 10.7 Pakistan 183,644,100 9.0 India 255,300,000 8.4 Bangladesh 154,909,440 7.6 Nigeria 121,520,000 6.0 Egypt 80,465,000 3.9 Turkey 75,947,800 3.7 Iran 75,735,000 3.7 Algeria 38,185,100 1.9 Morocco 32,260,000 1.6
Potensi: Penetrasi Perbankan Indonesia masih rendah
Vietnam Malaysia Singapura Thailand Filipina Kamboja Indonesia 0 20 40 60 80 100 120 140 0 20 40 60 80 100 120 140 D P K /PD B (%) Kredit/PDB (%)Tingkat Penetrasi Perbankan di ASEAN
98.2 72.7 66.2 26.6 21.4 19.6 3.7 Rata2 Asia Timur 54.9
Singapura Thailand Malaysia Filipina Vietnam Indonesia Kamboja
Penduduk Dewasa yang Memiliki Rekening di Bank
(%, penduduk >15 thn)
Dibandingkan dengan negara-negara di kawasan ASEAN, tingkat penetrasi perbankan di Indonesia masih rendah
Sumber: Little Data Book on Financial Inclusion, 2012 World Bank
24
Agenda
1
Prinsip Dasar
Perbankan Syariah
4
Kesimpulan
2
Perkembangan
Perbankan Syariah
3
Investasi Berbasis
Emas
QS: Yusuf/12:47-49
Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah
kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat
sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum)
yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan
dimasa itu mereka memeras anggur”
Ayat ini mengajarkan kepada kita untuk tidak mengkonsumsi semua kekayaan yang kita miliki
pada saat kita telah mendapatkannya, tetapi hendaknya sebagian kekayaan yang kita dapatkan
itu juga kita tangguhkan pemanfaatannya untuk keperluan yang lebih penting atau untuk
mempersiapkan masa depan.
Prinsip syariah telah mengajarkan pentingnya melakukan investasi
(47)
(48)
26
Perbankan Syariah memiliki beberapa produk investasi, salah satunya adalah
Cicil Emas
Membeli Masa Depan dengan harga hari ini
Zero Inflation Effect
Cicil Emas
Reksadana
01
MMOB
02
03
Asuransi Syariah
04
PPR (Griya)
05
Deposito
06
Sukuk
07
Alasan Perlunya Perencanaan Keuangan Berbasis EMAS
27
3
2
4
Dollar
= 3.211 USD
Rp38.5jt/ $ 11.990
Rp.28.Jt/ $8.995
= 3.112 USD
Rp.7.5Jt/$ 2.873
= 2.610 USD
Tahun 2007
Tahun 1997
Emas
310 Gram
280 Gram
145 Gram
95 Gram
78 Gram
2014 ONH 38.5 Jt = 78 Gram Rp493.500 /Gram29
Play Goup Usia 3 Tahun 1.
Taman Kanan - Kanak Sekolah Dasar
Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengah Atas Perguruan Tinggi 2. 3. Usia 5 Tahun Usia 7 Tahun 4. 5. 6. Usia 12 Tahun Usia 15 Tahun Usia 18 Tahun
Biaya Tempat Tinggal Saat Ananda Kuliah (KOST)
7. Masa Kuliah
4 Tahun S.d 4.5 Tahun
“
Inflasi untuk sekolah swasta di Indonesia
sekitar 20% per tahun, dan 15% per tahun
untuk universitas di Indonesia
,”
.
Sumber:
http://www.parentsindonesia.com/article.php?t
ype=article&cat=solution&id=240
BIAYA PENDIDIKAN BERBASIS EMAS
Cara Cerdas Menyikapi Inflasi Biaya Pendidikan
Minimum Ananda Tercinta Sekolah di Tempat Yang
Sama Dengan Ayah Bunda Tercinta
Dapatkan Seminar Parenting Gratis,
Perencanaan Biaya Pendidikan Berbasis Emas ( Hubungi PIC BM & BSM)
Ingin Sekolah dimana,
30
Emas merupakan sarana proteksi terhadap nilai asset untuk menjaga kestabilan daya beli
(ZERO GOLD INFLATION)
4 Juta Tahun 1990 an 4 Juta Tahun 2014 Sepeda Motor Honda Astrea Grand
200 Gram * *Harga Emas Rp. 20 Ribu/Gram Setara Dengan Setara Dengan 8 Gram * *Harga Emas Rp. 500Ribu/Gram Sepeda Tanpa Motor United Bike
Agenda
1
Prinsip Dasar
Perbankan Syariah
3
Investasi Berbasis
Emas
4
Kesimpulan
2
Perkembangan
Perbankan Syariah
32
1
2
3
Dibutuhkan peran dan kontribusi
stakeholders
untuk mengembangkan dan
meningkatkan pangsa pasar industri perbankan syariah
Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi
anchor
perkembangan
industri syariah global
Islam mengajarkan pentingnya melakukan Investasi
4
Menghadapi fluktuasi perekonomian global dan nasional, investasi dalam
bentuk Emas merupakan salah satu alternatif solusi
5
Emas merupakan sarana proteksi terhadap nilai asset untuk menjaga
34
Bagaimana membuktikan bahwa emas adalah instrumen investasi lindung nilai ?
Step 1
1
2
Step 2
3
Kesimpulan
Hitung Inflasi
berdasarkan Indeks
Harga Konsumen (CPI)
Indonesia.
Data bulan Feb-2008 s/d
Jan-2013: CPI awal = 105,
CPI akhir = 137. Inflasi
periode tersebut = (137 -
105) / 105 = 30,47 %
Hitung kenaikan harga
emas.
Data tanggal 8-02-2008 s/d
5-02-2013. Harga awal =
900 USD/oz ; harga akhir =
1640 USD/oz Kenaikan
harga emas periode
tersebut = (1640 - 900) /
900 = 82,22 %
Pada periode Feb 2008
s/d Feb 2013 (lima
tahun), terbukti bahwa
investasi emas
memberikan imbal hasil
melebihi inflasi Indonesia
pada periode yang sama
Risiko Spesifik Emas
Risiko
Barang Palsu
Emas sepuhan, emas lapisan, dan emas isian
Mitigasi:
Pengujian keaslian objek gadai dengan:
•
Analisa fisik
•
Analisa kimia
•
Analisa berat jenis
•
Alat bantu/tester berkualitas baik
Penurunan harga emas
Mitigasi:
36
Faktor Yang Mempengaruhi Harga Emas
Inflasi
Kebijakan
Bank Sentral
Kondisi
Ekonomi dan
Politik
Global
Kebutuhan
Industri
Permintaan
Perhiasan
H
ARGAE
MASKetika situasi politik dan ekonomi dunia tengah bergejolak, pelaku pasar beralih investasi dari pasar uang dan pasar saham ke investasi emas sehingga permintaan emas melonjak. Kondisi
Ekonomi dan Politik
Global
Permintaan terhadap produk-produk industri yang membutuhkan emas akan meningkatkan permintaan terhadap emas. Industri tersebut antara lain industri elektronik dan industri fashion
Kebutuhan Industri
Semakin banyak permintaan akan perhiasan menyebabkan harga emas meningkat. Negara dengan permintaan perhiasan terbanyak adanalah Cina dan India
Permintaan Perhiasan
Kebijakan Bank Sentral Amerika. Pada tahun 2012 harga emas terus mengalami
penurunan, hal inidisebabkan kebijakan quantitative easing pemerintah AS untuk menggerakan sektor ekonomi AS
Kebijakan Bank Sentral
Ketika inflasi meningkat, masyarakat cenderung mengalihkan simpanannya menjadi investasi emas