SILSILAH ABSTRAK - 1
Aminah Abdullah
Wafat tahun 1978
Maimunah M Yusuf
Wafat tahun 2002
Ayu (pr) Titin (pr) Anton (lk) Tina (pr) Tono (lk)
Wafat. th 2000 Wafat. th 1994
Anang (lk)
Anak angka
Abduh(lk) Siti (pr)
ABSTRAK – 1
− Buat Surat gugat dan Putusan dengan kasus posisi sebagai berikut:
− Penggugat adalah :1. Anang, 2. Abduh 3. Siti ketiga tiganya beralamat sama (satu rumah) di
Kota anda.
− Tergugat : 1. Ayu, 2. Tina, 3. Tono beralamat di Kab. Muara Bungo Jambi
− Sementara Abdullah dan M.Yusuf sebagai Turut Tergugat. Beralamat di Kota anda.
− Dalam Gugatannya Penggugat mendalilkan bahwa :
Penggugat I adalah anak angkat dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah) dan
M.Yusuf (Turut Tergugat II) berdasarkan Putusan PN Padang No.
201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974, sementara Penggugat II dan III serta para Tergugat adalah keturunan Pewaris sebagaimana tergambar dalam silsilah abstrak -1 serta tahun-tahun mereka wafat, demikian pula halnya kedudukan Turut Tergugat I dan II serta Aminah (alm).
Semasa hidupnya berumah tangga dengan M.Yusuf, Pewaris ada mempunyai harta
bersama berupa:
1. Sebidang tanah pekarangan dengan ukuran luas 15 X 30 m beserta sebuah
bangunan rumah permanen dengan ukuran luas 200 m2 yang terletak di Kota anda dengan perbatasan disebutkan secara rinci sebagaimana tertera pada Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998
2. Sebidang tanah perkebunan beserta tanaman kelapa sawit seluas 2 ha dengan batas-batas diseburkan secara rinci, yang terletak di Kab. Bangkinang.
Semenjak Pewaris meninggal dunia pada tahun 2002 seluruh harta peninggalan
tersebut dikuasai oleh para Tergugat, bahkan hasil dari perkebunan kelapa sawit tersebut hanya dinikmati oleh para Tergugat, sedangkan Turut Tergugat I dan II pun tidak dihiraukan oleh para Tergugat. Sementara Penggugat II dan III karena masih kecil dan semenjak orang tuanya meninggal dunia turut serta / dipelihara oleh Penggugat I..
Karena Para Penggugat khawatir objek sengketa tersebut dipindah tangankan oleh
para Tergugat demikian pula khawatir gugatan akan sia-sia (illusoir), maka para Penggugat memohon agar PA meletakkan sita jaminan (CB) atas objek sengketa tersebut.
Dalam Petitumnya Penggugat memohon agar Pengadilan Agama memutuskan
sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat
2. Menetapkan Objek sengketa adalah harta bersama antara Maimunah dan M.
Yusuf.
3. Menetapkan 50 % dari Harta Bersama tersebut adalah harta peninggalan / tirkah
dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah)
4. Menetapkan ahli waris dari Pewaris serta orang-orang yang berhak untuk
menerima hak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut serta besar bagian masing-masing mereka menurut hukum waris (Faraidl) Islam.
5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan bagian ahli waris dan orang-orang
yang berhak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut sesuai dengan hak mereka masing-masing.
6. Menyatakan sita jaminan (CB) yang telah diletakkan oleh Pengadilan Agama atas
Objek sengketa adalah sah dan berharga.
7. Menghukum para Tergugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh
perkara ini.
• Penggugat I tidak ada hubungan keluarga dengan Pewaris, adapun dalil Penggugat I yang menyatakan ia anak angkat hanya pengakuannya semata, tanpa disertai bukti. Bahkan sekiranya benar Penggugat I adalah anak angkat dari Pewaris dan Turut Tergugat II, sebagai anak angkat ia tidak berhak untuk mewarisi harta peninggalan Pewaris.
• Bahwa dalil para Penggugat yang menyatakan Penggugat II dan Penggugat III adalah
keturunan (cucu) dari Pewaris demikian pula hubungan kekeluargaan antara Penggugat II dan III dengan para Tergugat dan Turut Tergugat adalah benar. Akan tetapi karena kedudukan Penggugat II dan III adalah sebagai cucu maka menurut ketentuan hukum waris Islam (Faraidl) sementara orang tua mereka telah meninggal dunia terlebih dahulu dari Pewaris, maka mereka terhijab oleh Tergugat III (Tono Bin M.Yusuf).
• Selebihnya semua dalil para Penggugat dibantah oleh Para Tergugat. Oleh karenanya
Tergugat memohon kepada Pengadilan Agama agar menolak gugatan Penggugat termasuk permohonan sita jaminan yang dimohonkan oleh Para Penggugat dan menghukum Para Penggugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh perkara ini.
Dalam Repliknya Para Penggugat tetap pada dalail gugatannya semula.
Dan Para Tergugat dalam Dupliknya disamping tetap pada dalil bantahannya Para Tergugat juga mengajukan eksepsi declinatoria, yaitu Pengadilan Agama (Kota anda) tidak berwenang untuk mengadili perkara ini yang seharusnya berwenang untuk mengadilinya adalah Pengadilan Agama ditempat kediaman / alamat para Tergugat yaitu PA Muara Bungo Jambi, oleh karenanya dalam eksepsinya para Tergugat memohon agar PA (Kota anda ) menyatakan tidak berwenang untuk mengadili ini.
Untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya Para Penggugat mengajukan bukti sbb: Bukti Surat :
1. Fotokopi Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974
bertanda P-1
2. Fotokopi Akta Kelahiran an. Abduh yang dikeluarkan oleh Kantor Capil Kota Padang
No. 111/AK/2000 tanggal 22 Maret 2000 betanda P-2
3. Fotokopi Akta Kelahiran an. Abduh yang dikeluarkan oleh Kantor Capil Kota Padang
4. Fotokopi Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998 bertanda P-4.
Bukti surat yang masing-masing bertanda P-1 s/d P-3 telah dicocokkan dan sesuai dengan aslinya serta bermaterai cukup, sementara bukti surat bertanda P-4 bermaterai cukup namun para Penggugat tidak dapat menunjukkan surat aslinya karena menurut keterangan Penggugat aslinya dikuasai oleh Tergugat.
Bukti Saksi :
1. Anwar Ritonga memberikan kesaksian sebagai berikut:
Kenal dengan Para Penggugat dan Para Tergugat maupun Turut Tergugat sejak tahun
1980, karena saksi memiliki tanah perkebunan kelapa sawit yang berbatasan dengan milik Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf di Kab. Bangkinang.
Bahwa M.Yusuf (Turut Tergugat II) ada memiliki tanah perkebunan sawit di Kab.
Bangkinang seluas 2 ha, hal tersebut saksi ketahui karena M.Yusuf membelinya dari saksi pada tahun 2000.
2. Syamsuddin memberikan kesaksian sebagai berikut:
Saksi kenal dengan Para Penggugat karena saksi tinggal bertetangga dengan
Penggugat sejak tahun 2004.
Menurut keterangan Penggugat I bahwa Penggugat I adalah anak angkat dari
Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf.
Saksi tidak kenal dengan M.Yusuf maupun Maimunah.
Pada tahun 2008 lalu saksi pernah bepergian ke Pekan baru bersama dengan
Penggugat I, dan ketika lewat di Daerah Perkebunan Kelapa sawit di Kab. Bangkinang Penggugat I memberitahukan kepada saksi bahwa orang tua angkatnya ada memiliki lahan seluas 2 ha dan kelapa sawitnya telah memberikan hasil, namun semuanya dikuasai oleh Para Tergugat.
SILSILAH ABSTRAK - 2
Aminah Abdullah
Budi Maimunah M Yusuf
Wafat. tahun 2002
Anang
Anak angkat
•
ABSTRAK – 2
• Buat Surat Gugat dan Putusan dengan kasus Posisi / abstrak sebagai berikut:
• Penggugat : 1 Budi Bin Abdullah (Agama Kristen), 2. Abdullah 3 Aminah, beralamat di
Kota tempat diajukan gugatan ini.
• Tergugat : 1. M.Yusuf 2. Anang beralamat di Kab. Sarolangon Jambi
− Dalam Gugatannya Penggugat mendalilkan bahwa :
Penggugat I adalah saudara kandung dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah)
sementara Penggugat II dan III adalah orang tua kandung Pewaris, sedangkan Tergugat I adalah suami Pewaris dan Tergugat II adalah anak angkat mereka.
Semasa hidupnya berumah tangga dengan M.Yusuf, Pewaris ada mempunyai harta
bersama berupa:
1. Sebidang tanah pekarangan dengan ukuran luas 15 X 30 m beserta sebuah
bangunan rumah permanen dengan ukuran luas 200 m2 yang terletak di Kota anda dengan perbatasan disebutkan secara rinci sebagaimana tertera pada Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998
2. Sebidang tanah perkebunan beserta tanaman kelapa sawit seluas 2 ha dengan
Semenjak Pewaris meninggal dunia pada tahun 2002 seluruh harta peninggalan tersebut dikuasai oleh para Tergugat, bahkan hasil dari perkebunan kelapa sawit tersebut hanya dinikmati oleh para Tergugat, sedangkan Para Penggugat sama sekali tidak pernah diberi dari pengahsilan kebun kelapa sawit tersebut.
Bahwa Para Penggugat telah berulang kali meminta kepada Tergugat agar segera
membagi harta peninggalan Pewaris kepada yang berhak, namun tidak pernah diperhatikannya.
Karena Para Penggugat khawatir objek sengketa tersebut dipindah tangankan oleh
para Tergugat demikian pula khawatir gugatan akan sia-sia (illusoir), maka para Penggugat memohon agar PA meletakkan sita jaminan (CB) atas objek sengketa tersebut.
Dalam Petitumnya Penggugat memohon agar Pengadilan Agama memutuskan
sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat
2. Menetapkan Objek sengketa adalah harta bersama antara Maimunah dan M.
Yusuf.
3. Menetapkan 50 % dari Harta Bersama tersebut adalah harta peninggalan / tirkah
dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah)
4. Menetapkan ahli waris dari Pewaris serta orang-orang yang berhak untuk
menerima hak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut serta besar bagian masing-masing mereka menurut hukum waris (Faraidl) Islam.
5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan bagian ahli waris dan orang-orang
yang berhak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut sesuai dengan hak mereka masing-masing.
6. Menyatakan sita jaminan (CB) yang telah diletakkan oleh Pengadilan Agama atas
Objek sengketa adalah sah dan berharga.
7. Menghukum para Tergugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh
perkara ini.
• Dalam jawabannya Tergugat sebelum menjawab tentang pokok perkara Tergugat
berwenang mengadili perkara ini, karena semua Tergugat beralamat di Sarolangon Jambi maka yang berwenang adalah PA Sarolangon.
• Bahwa Tergugat membenarkan dalil Penggugat perihal silsilah dan objek sengketa, namun
Tergugat tidak bersedia untuk memberikan hak / bagian kepada para Penggugat terutara Penggugat I karena ia beragama Kristen, sementara Penggugat II dan III juga tidak berhak menerima warisan, terlebih harta tersebut adalah harta bersama Pewaris dengan Tergugat I dimana pada saat Tergugat I menikah dengan almarhuman Maimunah (Pewaris) dahulu tidak direstui oleh Penggugat II dan III bahkan Pewaris saat itu diusir oleh mereka, walaupun akhirnya setelah beberapa tahun akhirnya baik kembali, maka berdasarkan hal tersebut Tergugat memohon agar Pengadilan menolak gugatan para Penggugat.
Untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya Para Penggugat mengajukan bukti sbb: Bukti Surat :
1. Fotokopi Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998 bertanda P.
Bukti surat tersebut bermaterai cukup namun para Penggugat tidak dapat menunjukkan surat aslinya karena menurut keterangan Penggugat aslinya dikuasai oleh Tergugat.
Bukti Saksi :
1. Anwar Ritonga memberikan kesaksian sebagai berikut:
Kenal dengan Para Penggugat dan Para Tergugat maupun Turut Tergugat sejak tahun
1980, karena saksi memiliki tanah perkebunan kelapa sawit yang berbatasan dengan milik Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf di Kab. Bangkinang.
Bahwa M.Yusuf (Tergugat I) ada memiliki tanah perkebunan sawit di Kab.
Bangkinang seluas 2 ha, hal tersebut saksi ketahui karena M.Yusuf membelinya dari saksi pada tahun 2000.
2. Syamsuddin memberikan kesaksian sebagai berikut:
Saksi kenal dengan Para Penggugat karena saksi tinggal bertetangga dengan
Penggugat sejak tahun 2004.
Menurut keterangan Penggugat I bahwa Penggugat I adalah saudara kandung dari
Almarhumah Maimunah.
Pada tahun 2008 lalu saksi pernah bepergian ke Pekan baru bersama dengan Penggugat I, dan ketika lewat di Daerah Perkebunan Kelapa sawit di Kab. Bangkinang Penggugat I memberitahukan kepada saksi bahwa saudaranya (Maimunah) ada memiliki lahan seluas 2 ha dan kelapa sawitnya telah memberikan hasil, namun semuanya dikuasai oleh Para Tergugat.
SILSILAH ABSTRAK - 3
Marhamah M. Yunus
Wafat tahun 2004
Maimunah M Yusuf
Wafat tahun 2002 Wafat tahun 2005
Ayu (pr) Titin (pr) Anton (lk) Tina (pr) Tono (lk) Anang
Wafat th 1994 Wafat tahun 1999 Anak angkat
Abduh(lk) Siti (pr)
ABSTRAK-3
− Buat Surat gugat dan Putusan dengan kasus posisi sebagai berikut:
− Penggugat adalah :1. Anang, 2. Abduh 3. Siti ketiga tiganya beralamat sama (satu rumah) di
Kota anda.
− Tergugat : 1. Ayu, 2. Tina, 3. Tono beralamat di Kab. Muara Bungo Jambi
− Sementara M.Yunus sebagai Turut Tergugat. Beralamat di Kota anda.
− Dalam Gugatannya Penggugat mendalilkan bahwa :
Penggugat I adalah anak angkat dari Pewaris I (Maimunah Binti Abdullah) dan
Pewaris II (M.Yusuf) berdasarkan Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974, sementara Penggugat II dan III serta para Tergugat adalah keturunan Pewaris I dan II sebagaimana tergambar dalam silsilah abstrak - 3 serta tahun-tahun mereka wafat, demikian pula halnya kedudukan Turut Tergugat.
Semasa hidupnya Maimunah (Pewaris I) berumah tangga dengan M.Yusuf (Pewaris
II) ada mempunyai harta bersama berupa:
1. Sebidang tanah pekarangan dengan ukuran luas 15 X 30 m beserta sebuah
bangunan rumah permanen dengan ukuran luas 200 m2 yang terletak di Kota anda dengan perbatasan disebutkan secara rinci sebagaimana tertera pada Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998
2. Sebidang tanah perkebunan beserta tanaman kelapa sawit seluas 2 ha dengan batas-batas diseburkan secara rinci, yang terletak di Kab. Bangkinang.
Semenjak Maimunah (Pewaris I) meninggal dunia pada tahun 2002 dan M.Yusuf
(Pewaris II) meninggal dunia pada tahun 2005 seluruh harta peninggalan tersebut dikuasai oleh para Tergugat, bahkan hasil dari perkebunan kelapa sawit tersebut hanya dinikmati oleh para Tergugat, sedangkan Turut Tergugat pun tidak dihiraukan oleh para Tergugat. Sementara Penggugat II dan III karena masih kecil dan semenjak orang tuanya meninggal dunia turut serta / dipelihara oleh Penggugat I..
Karena Para Penggugat khawatir objek sengketa tersebut dipindah tangankan oleh
para Tergugat demikian pula khawatir gugatan akan sia-sia (illusoir), maka para Penggugat memohon agar PA meletakkan sita jaminan (CB) atas objek sengketa tersebut.
Dalam Petitumnya Penggugat memohon agar Pengadilan Agama memutuskan
sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat
2. Menetapkan Objek sengketa adalah harta bersama antara Maimunah (Pewaris I)
dan M. Yusuf (Pewaris II)
3. Menetapkan 50 % dari Harta Bersama tersebut adalah harta peninggalan / tirkah
dari Pewaris I (Maimunah Binti Abdullah) dan Pewaris II (M.Yusuf Bin M.Yunus).
4. Menetapkan ahli waris dari Pewaris I dan Pewaris II serta orang-orang yang
berhak untuk menerima hak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut serta besar bagian masing-masing mereka menurut hukum waris (Faraidl) Islam.
5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan bagian ahli waris dan orang-orang
yang berhak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut sesuai dengan hak mereka masing-masing.
6. Menyatakan sita jaminan (CB) yang telah diletakkan oleh Pengadilan Agama atas
Objek sengketa adalah sah dan berharga.
7. Menghukum para Tergugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh
perkara ini.
• Penggugat I tidak ada hubungan keluarga dengan Pewaris, adapun dalil Penggugat I yang menyatakan ia anak angkat hanya pengakuannya semata, tanpa disertai bukti. Bahkan sekiranya benar Penggugat I adalah anak angkat dari Pewaris I dan Pewaris II, sebagai anak angkat ia tidak berhak untuk mewarisi harta peninggalan Pewaris.
• Bahwa dalil para Penggugat yang menyatakan Penggugat II dan Penggugat III adalah
keturunan (cucu) dari Pewaris I dan Pewaris II demikian pula hubungan kekeluargaan antara Penggugat II dan III dengan para Tergugat adalah benar. Akan tetapi karena kedudukan Penggugat II dan III adalah sebagai cucu maka menurut ketentuan hukum waris Islam (Faraidl) sementara orang tua mereka telah meninggal dunia terlebih dahulu dari Pewaris, maka mereka terhijab oleh Tergugat III (Tono Bin M.Yusuf).
• Selebihnya semua dalil para Penggugat dibantah oleh Para Tergugat. Oleh karenanya
Tergugat memohon kepada Pengadilan Agama agar menolak gugatan Penggugat termasuk permohonan sita jaminan yang dimohonkan oleh Para Penggugat dan menghukum Para Penggugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh perkara ini.
Dalam Repliknya Para Penggugat tetap pada dalail gugatannya semula.
Dan Para Tergugat dalam Dupliknya disamping tetap pada dalil bantahannya Para Tergugat juga mengajukan eksepsi declinatoria, yaitu Pengadilan Agama (Kota anda) tidak berwenang untuk mengadili perkara ini yang seharusnya berwenang untuk mengadilinya adalah Pengadilan Agama ditempat kediaman / alamat para Tergugat yaitu PA Muara Bungo Jambi, oleh karenanya dalam eksepsinya para Tergugat memohon agar PA (Kota anda ) menyatakan tidak berwenang untuk mengadili ini.
Untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya Para Penggugat mengajukan bukti sbb: Bukti Surat :
1. Fotokopi Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974
bertanda P-1
2. Fotokopi Akta Kelahiran an. Abduh yang dikeluarkan oleh Kantor Capil Kota Padang
No. 111/AK/2000 tanggal 22 Maret 2000 betanda P-2
3. Fotokopi Akta Kelahiran an. Abduh yang dikeluarkan oleh Kantor Capil Kota Padang
4. Fotokopi Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998 bertanda P-4.
Bukti surat yang masing-masing bertanda P-1 s/d P-3 telah dicocokkan dan sesuai dengan aslinya serta bermaterai cukup, sementara bukti surat bertanda P-4 bermaterai cukup namun para Penggugat tidak dapat menunjukkan surat aslinya karena menurut keterangan Penggugat aslinya dikuasai oleh Tergugat.
Bukti Saksi :
1. Anwar Ritonga memberikan kesaksian sebagai berikut:
Kenal dengan Para Penggugat dan Para Tergugat maupun Turut Tergugat sejak tahun
1980, karena saksi memiliki tanah perkebunan kelapa sawit yang berbatasan dengan milik Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf di Kab. Bangkinang.
Bahwa M.Yusuf (Turut Tergugat II) ada memiliki tanah perkebunan sawit di Kab.
Bangkinang seluas 2 ha, hal tersebut saksi ketahui karena M.Yusuf membelinya dari saksi pada tahun 2000.
2. Syamsuddin memberikan kesaksian sebagai berikut:
Saksi kenal dengan Para Penggugat karena saksi tinggal bertetangga dengan
Penggugat sejak tahun 2004.
Menurut keterangan Penggugat I bahwa Penggugat I adalah anak angkat dari
Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf.
Saksi tidak kenal dengan M.Yusuf maupun Maimunah.
Pada tahun 2008 lalu saksi pernah bepergian ke Pekan baru bersama dengan
Penggugat I, dan ketika lewat di Daerah Perkebunan Kelapa sawit di Kab. Bangkinang Penggugat I memberitahukan kepada saksi bahwa orang tua angkatnya ada memiliki lahan seluas 2 ha dan kelapa sawitnya telah memberikan hasil, namun semuanya dikuasai oleh Para Tergugat.
Silsilah Abstrak - 4
Aminah
Abdullah
Wafat: tahun 1978
Maimunah
M Yusuf
Wafat. tahun 2002
Ayu (pr) Titin (pr) Anton (lk) Tina (pr) Tono (lk) Anang
Wafat th 2000 Wafat th 1994 Anak angkat
Abduh(lk) Siti (pr)
ABSTRAK - 4
− Buat Surat gugat dan Putusan dengan kasus posisi sebagai berikut:
− Penggugat adalah :1. Anang, 2. Abduh 3. Siti dan 4 Toni keempatnya beralamat sama (satu
rumah) di Kota anda.
− Tergugat : 1. Ayu, 2. Tina, 3. Tono beralamat di Kab. Muara Bungo Jambi
− sementara Abdullah dan M.Yusuf sebagai Turut Tergugat. Beralamat di Kota anda.
− Dalam Gugatannya Penggugat mendalilkan bahwa :
Penggugat I adalah anak angkat dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah) dan
M.Yusuf (Turut Tergugat II) berdasarkan Putusan PN Padang No.
201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974, sementara Penggugat II, III dan IV serta para Tergugat adalah keturunan Pewaris sebagaimana tergambar dalam silsilah abstrak - 4 serta tahun-tahun mereka wafat, demikian pula halnya kedudukan Turut Tergugat I dan II serta Aminah (alm).
Semasa hidupnya berumah tangga dengan M.Yusuf, Pewaris ada mempunyai harta
bersama berupa:
1. Sebidang tanah pekarangan dengan ukuran luas 15 X 30 m beserta sebuah
anda dengan perbatasan disebutkan secara rinci sebagaimana tertera pada Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998
2. Sebidang tanah perkebunan beserta tanaman kelapa sawit seluas 2 ha dengan
batas-batas diseburkan secara rinci, yang terletak di Kab. Bangkinang.
Semenjak Pewaris meninggal dunia pada tahun 2002 seluruh harta peninggalan
tersebut dikuasai oleh para Tergugat, bahkan hasil dari perkebunan kelapa sawit tersebut hanya dinikmati oleh para Tergugat, sedangkan Turut Tergugat I dan II pun tidak dihiraukan oleh para Tergugat. Sementara Penggugat II dan III serta Penggugat IV karena masih kecil dan semenjak orang tuanya meninggal dunia turut serta / dipelihara oleh Penggugat I..
Karena Para Penggugat khawatir objek sengketa tersebut dipindah tangankan oleh
para Tergugat demikian pula khawatir gugatan akan sia-sia (illusoir), maka para Penggugat memohon agar PA meletakkan sita jaminan (CB) atas objek sengketa tersebut.
Dalam Petitumnya Penggugat memohon agar Pengadilan Agama memutuskan
sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat
2. Menetapkan Objek sengketa adalah harta bersama antara Maimunah dan M.
Yusuf.
3. Menetapkan 50 % dari Harta Bersama tersebut adalah harta peninggalan / tirkah
dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah)
4. Menetapkan ahli waris dari Pewaris serta orang-orang yang berhak untuk
menerima hak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut serta besar bagian masing-masing mereka menurut hukum waris (Faraidl) Islam.
5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan bagian ahli waris dan orang-orang
yang berhak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut sesuai dengan hak mereka masing-masing.
6. Menyatakan sita jaminan (CB) yang telah diletakkan oleh Pengadilan Agama atas
Objek sengketa adalah sah dan berharga.
7. Menghukum para Tergugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh
Dalam jawabannya Tergugat menyatakan sebagai berikut:
• Penggugat I tidak ada hubungan keluarga dengan Pewaris, adapun dalil Penggugat I
yang menyatakan ia anak angkat hanya pengakuannya semata, tanpa disertai bukti. Bahkan sekiranya benar Penggugat I adalah anak angkat dari Pewaris dan Turut Tergugat II, sebagai anak angkat ia tidak berhak untuk mewarisi harta peninggalan Pewaris.
• Bahwa dalil para Penggugat yang menyatakan Penggugat II dan Penggugat III serta
Penggugat IV adalah keturunan (cucu) dari Pewaris demikian pula hubungan kekeluargaan antara Penggugat II, III dan Penggugat IV dengan para Tergugat dan Turut Tergugat adalah benar. Akan tetapi karena kedudukan Penggugat II dan III serta Penggugat IV adalah sebagai cucu maka menurut ketentuan hukum waris Islam (Faraidl) sementara orang tua mereka telah meninggal dunia terlebih dahulu dari Pewaris, maka mereka terhijab oleh Tergugat III (Tono Bin M.Yusuf).
• Selebihnya semua dalil para Penggugat dibantah oleh Para Tergugat. Oleh karenanya
Tergugat memohon kepada Pengadilan Agama agar menolak gugatan Penggugat termasuk permohonan sita jaminan yang dimohonkan oleh Para Penggugat dan menghukum Para Penggugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh perkara ini.
Dalam Repliknya Para Penggugat tetap pada dalail gugatannya semula.
Dan Para Tergugat dalam Dupliknya disamping tetap pada dalil bantahannya Para Tergugat juga mengajukan eksepsi declinatoria, yaitu Pengadilan Agama (Kota anda) tidak berwenang untuk mengadili perkara ini yang seharusnya berwenang untuk mengadilinya adalah Pengadilan Agama ditempat kediaman / alamat para Tergugat yaitu PA Muara Bungo Jambi, oleh karenanya dalam eksepsinya para Tergugat memohon agar PA (Kota anda ) menyatakan tidak berwenang untuk mengadili ini.
Untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya Para Penggugat mengajukan bukti sbb: Bukti Surat :
1. Fotokopi Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974
2. Fotokopi Akta Kelahiran an. Abduh yang dikeluarkan oleh Kantor Capil Kota Padang No. 111/AK/2000 tanggal 22 Maret 2000 betanda P-2
3. Fotokopi Akta Kelahiran an. Abduh yang dikeluarkan oleh Kantor Capil Kota Padang
No. 11/AK/1994 tanggal 2 Maret 1994 betanda P-3
4. Fotokopi Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998 bertanda P-4.
Bukti surat yang masing-masing bertanda P-1 s/d P-3 telah dicocokkan dan sesuai dengan aslinya serta bermaterai cukup, sementara bukti surat bertanda P-4 bermaterai cukup namun para Penggugat tidak dapat menunjukkan surat aslinya karena menurut keterangan Penggugat aslinya dikuasai oleh Tergugat.
Bukti Saksi :
1. Anwar Ritonga memberikan kesaksian sebagai berikut:
Kenal dengan Para Penggugat dan Para Tergugat maupun Turut Tergugat sejak tahun
1980, karena saksi memiliki tanah perkebunan kelapa sawit yang berbatasan dengan milik Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf di Kab. Bangkinang.
Bahwa M.Yusuf (Turut Tergugat II) ada memiliki tanah perkebunan sawit di Kab.
Bangkinang seluas 2 ha, hal tersebut saksi ketahui karena M.Yusuf membelinya dari saksi pada tahun 2000.
2. Syamsuddin memberikan kesaksian sebagai berikut:
Saksi kenal dengan Para Penggugat karena saksi tinggal bertetangga dengan
Penggugat sejak tahun 2004.
Menurut keterangan Penggugat I bahwa Penggugat I adalah anak angkat dari
Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf.
Saksi tidak kenal dengan M.Yusuf maupun Maimunah.
Pada tahun 2008 lalu saksi pernah bepergian ke Pekan baru bersama dengan Penggugat I, dan ketika lewat di Daerah Perkebunan Kelapa sawit di Kab. Bangkinang Penggugat I memberitahukan kepada saksi bahwa orang tua angkatnya ada memiliki lahan seluas 2 ha dan kelapa sawitnya telah memberikan hasil, namun semuanya dikuasai oleh Para Tergugat.
Silsilah Abstrak - 5
Maimunah
M Yusuf
M. tahun 2002
Anak angkat Agus (anak lk)
Tina Tono Anang
ABSTRAK – 5
− Buat Surat gugat dan Putusan dengan kasus posisi sebagai berikut:
− Penggugat adalah :1. Tina, 2. Tono dan 3. Anang ketiganya beralamat sama (satu rumah) di
Kota anda.
− Tergugat : Agus Bin M. Yusuf beralamat di Kab. Muara Bungo Jambi
− Sementara M.Yusuf sebagai Turut Tergugat. Beralamat di Kota anda.
− Dalam Gugatannya Penggugat mendalilkan bahwa :
Para Penggugat I, II dan III adalah anak angkat dari Pewaris (Maimunah Binti
Abdullah) dan M.Yusuf (Turut Tergugat) berdasarkan Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974, No. 202/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974 dan No. 203/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974 sementara Tergugat adalah anak kandung Pewaris sebagaimana tergambar dalam silsilah abstrak - 5 serta tahun-tahun mereka wafat, demikian pula halnya kedudukan Turut Tergugat sebagai suami Pewaris.
Semasa hidupnya berumah tangga dengan M.Yusuf (Turut Tergugat), Pewaris ada
mempunyai harta bersama berupa:
1. Sebidang tanah pekarangan dengan ukuran luas 15 X 30 m beserta sebuah
anda dengan perbatasan disebutkan secara rinci sebagaimana tertera pada Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998
2. Sebidang tanah perkebunan beserta tanaman kelapa sawit seluas 2 ha dengan
batas-batas diseburkan secara rinci, yang terletak di Kab. Bangkinang.
Semenjak Pewaris meninggal dunia pada tahun 2002 seluruh harta peninggalan
tersebut dikuasai oleh Tergugat, bahkan hasil dari perkebunan kelapa sawit tersebut hanya dinikmati oleh para Tergugat, sedangkan Turut Tergugat pun tidak dihiraukan oleh para Tergugat. Sementara Penggugat I dan II serta Penggugat III seakan-akan dimusuhi oleh Tergugat.
Karena Para Penggugat khawatir objek sengketa tersebut dipindah tangankan oleh
para Tergugat demikian pula khawatir gugatan akan sia-sia (illusoir), maka para Penggugat memohon agar PA meletakkan sita jaminan (CB) atas objek sengketa tersebut.
Dalam Petitumnya Penggugat memohon agar Pengadilan Agama memutuskan
sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat
2. Menetapkan Objek sengketa adalah harta bersama antara Maimunah dan M.
Yusuf.
3. Menetapkan 50 % dari Harta Bersama tersebut adalah harta peninggalan / tirkah
dari Pewaris (Maimunah Binti Abdullah)
4. Menetapkan ahli waris dari Pewaris serta orang-orang yang berhak untuk
menerima hak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut serta besar bagian masing-masing mereka menurut hukum waris (Faraidl) Islam.
5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan bagian ahli waris dan orang-orang
yang berhak dari harta peninggalan (tirkah) tersebut sesuai dengan hak mereka masing-masing.
6. Menyatakan sita jaminan (CB) yang telah diletakkan oleh Pengadilan Agama atas
Objek sengketa adalah sah dan berharga.
7. Menghukum para Tergugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh
perkara ini.
• Bahwa para Penggugat sama sekali tidak ada hubungan keluarga dengan Pewaris, adapun dalil para Penggugat yang menyatakan mereka adalah anak angkat hanya pengakuannya semata, tanpa disertai bukti. Bahkan sekiranya benar para Penggugat adalah anak angkat dari Pewaris dan Turut Tergugat, sebagai anak angkat ia tidak berhak untuk mewarisi harta peninggalan Pewaris.
• Selebihnya semua dalil para Penggugat dibantah oleh Para Tergugat. Oleh karenanya
Tergugat memohon kepada Pengadilan Agama agar menolak gugatan Penggugat termasuk permohonan sita jaminan yang dimohonkan oleh Para Penggugat dan menghukum Para Penggugat untuk membayar semua biaya yang ditimbulkan oleh perkara ini.
Untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya Para Penggugat mengajukan bukti sbb: Bukti Surat :
1. Fotokopi Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974
bertanda P-1
2. Fotokopi Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974
betanda P-2
3. Fotokopi Putusan PN Padang No. 201/Pdt.G/1974/PN.Pdg tanggal 12 Maret 1974
betanda P-3
4. Fotokopi Sertipikat HM No. 10/1998 dan GS No.123/1998 bertanda P-4.
Bukti surat yang masing-masing bertanda P-1 s/d P-3 telah dicocokkan dan sesuai dengan aslinya serta bermaterai cukup, sementara bukti surat bertanda P-4 bermaterai cukup namun para Penggugat tidak dapat menunjukkan surat aslinya karena menurut keterangan Penggugat aslinya dikuasai oleh Tergugat.
Bukti Saksi :
1. Anwar Ritonga memberikan kesaksian sebagai berikut:
Kenal dengan Para Penggugat dan Para Tergugat maupun Turut Tergugat sejak tahun
1980, karena saksi memiliki tanah perkebunan kelapa sawit yang berbatasan dengan milik Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf di Kab. Bangkinang.
Bahwa M.Yusuf (Turut Tergugat II) ada memiliki tanah perkebunan sawit di Kab.
Bangkinang seluas 2 ha, hal tersebut saksi ketahui karena M.Yusuf membelinya dari saksi pada tahun 2000.
Saksi kenal dengan Para Penggugat karena saksi tinggal bertetangga dengan Penggugat sejak tahun 2004.
Menurut keterangan Penggugat I bahwa Penggugat I adalah anak angkat dari
Almarhumah Maimunah dan M.Yusuf.
Saksi tidak kenal dengan M.Yusuf maupun Maimunah.
Pada tahun 2008 lalu saksi pernah bepergian ke Pekan baru bersama dengan
Penggugat I, dan ketika lewat di Daerah Perkebunan Kelapa sawit di Kab. Bangkinang Penggugat I memberitahukan kepada saksi bahwa orang tua angkatnya ada memiliki lahan seluas 2 ha dan kelapa sawitnya telah memberikan hasil, namun semuanya dikuasai oleh Para Tergugat.