PAPER PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP PAPER PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
ANALISIS MASALAH LINGKUNGAN OLEH PENCEMARAN AIR ANALISIS MASALAH LINGKUNGAN OLEH PENCEMARAN AIR
SUNGAI DIKAWASAN INDUSTRI BATIK SUNGAI DIKAWASAN INDUSTRI BATIK (STUDI EMPIRIS : SUNGAI DI
(STUDI EMPIRIS : SUNGAI DI KELURAHAN PASIRSARI KOTAKELURAHAN PASIRSARI KOTA PEKALONGAN)
PEKALONGAN)
Disusun Untuk Disusun Untuk
Memenuhi Tugas Individu Memenuhi Tugas Individu
Mata Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) Mata Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)
Oleh : Oleh : Tiara Dewi Imas
Tiara Dewi Imas MahardikaMahardika 4211413002
4211413002
Universitas Negeri Semarang ( UNNES ) Universitas Negeri Semarang ( UNNES )
SEMARANG SEMARANG
2014 2014
Kata Pengantar
Kata Pengantar
Alhamdulillah Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena berkat Alhamdulillah Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah dengan judul “Analisis Masalah Lingkungan oleh Pencemaran Sungai Dikawasan dengan judul “Analisis Masalah Lingkungan oleh Pencemaran Sungai Dikawasan Industri Batik (Studi Empiris : Sungai di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan)” Industri Batik (Studi Empiris : Sungai di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan)”
Penulisan makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Individu pada Mata Penulisan makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Individu pada Mata Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) Universitas Negeri Semarang Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Makalah ini merupakan sebuah karya yang tidak mungkin (UNNES). Makalah ini merupakan sebuah karya yang tidak mungkin terselesaikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis terselesaikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terimakasih kepada :
menyampaikan terimakasih kepada : 1.
1. Ibu Miranita Khusniati Selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah PendidikanIbu Miranita Khusniati Selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup ( PLH ) Universitas Negeri Semarang ( UNNES ) yang Lingkungan Hidup ( PLH ) Universitas Negeri Semarang ( UNNES ) yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini
telah membimbing dalam pembuatan makalah ini 2.
2. Ibu tercinta yang telah memberikan kasih sayang, do’a dan dukunganIbu tercinta yang telah memberikan kasih sayang, do’a dan dukungan kepada penulis.
kepada penulis. 3.
3. Adik (Hanis Rachna Ningrum) dan teman-teman (Akmal, Mba Dina danAdik (Hanis Rachna Ningrum) dan teman-teman (Akmal, Mba Dina dan Cicik) yang telah memberi support dan masukkan masukkan dalam Cicik) yang telah memberi support dan masukkan masukkan dalam pembuatan karya tulis ini.
pembuatan karya tulis ini.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada karyatulis ini.Oleh karena itu Penulis mengharap kritik dan saran dari pembaca karyatulis ini.Oleh karena itu Penulis mengharap kritik dan saran dari pembaca yang dapat
yang dapat membangun membangun bagi makalah inbagi makalah ini. Kritik yang i. Kritik yang konstruktif akan konstruktif akan sangatsangat membantu penulis dalam penyempurnaan makalah selanjutnya.
membantu penulis dalam penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. semua. Semarang, 27 April 2014 Semarang, 27 April 2014 Penulis Penulis
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
COVER...
COVER...1...1 KATA
KATA PENGANTAR...PENGANTAR...2...2 DAFTAR
DAFTAR ISI...ISI...3...3 BAB 1.
BAB 1. PENDAHULUAN...PENDAHULUAN... 1.1.
1.1. Latar Latar belakang...belakang...4..4 1.2.
1.2. Maksud Maksud dan dan Tujuan...Tujuan...6...6 1.3.
1.3. Ruang Ruang Lingkup...Lingkup...6...6 BAB 2.
BAB 2. METODE PENULISAN...METODE PENULISAN... 2.1. Objek
2.1. Objek Penelitian...Penelitian...7...7 2.2.
2.2. Dasar Dasar Pemilihan Pemilihan Objek...Objek...7...7 2.3.
2.3. Metode Metode Pengumpulan DataPengumpulan Data...7...7 2.4.
2.4. Metode Metode Analisis...Analisis...7...7 BAB 3.
BAB 3. ANALISIS MASALAH...ANALISIS MASALAH... 3.1
3.1 Pencemaran Air Sungai oleh Industri Batik...Pencemaran Air Sungai oleh Industri Batik...8...8 3.2
3.2 Dampak Limbah Industri Batik...Dampak Limbah Industri Batik...10..10 3.3
3.3 Mengelola Limbah Industri Batik...Mengelola Limbah Industri Batik...14...14 3.4
3.4 Meminimalisir Limbah Industri Batik..Meminimalisir Limbah Industri Batik...15...15 3.5
3.5 Pengolahan Limbah IndPengolahan Limbah Industri Batik...ustri Batik...16...16 BAB
BAB 4. 4. PENUTUP...PENUTUP... 4.1
4.1 Simpulan...Simpulan...1...188 4.2
4.2 Saran...Saran...1...188 DAFTAR
BAB 1 BAB 1 PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan Negara yang kaya akan keberagaman budaya, salah Indonesia merupakan Negara yang kaya akan keberagaman budaya, salah satu dari kekayaan budaya di Indonesia adalah. Batik merupakan salah satu dari satu dari kekayaan budaya di Indonesia adalah. Batik merupakan salah satu dari kebudayaan diIndonesia yang memiliki nilai seni yang tinggi.Hingga saat ini, kebudayaan diIndonesia yang memiliki nilai seni yang tinggi.Hingga saat ini, pesona
pesona Batik Batik telah telah banyak banyak disukai disukai baik baik didalam didalam negeri negeri maupun maupun diluardiluar negeri.Keindahan Batik Indonesia terletak pada motif yang muncul dalam negeri.Keindahan Batik Indonesia terletak pada motif yang muncul dalam perbedaan
perbedaan kebudayaan. kebudayaan. Jenis Jenis dan dan motif motif Batik Batik tradisional tradisional maupun maupun modernmodern tergolong banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi masing tergolong banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi masing masing daerah yang beragam.Batik Indonesia oleh UNESCO telah ditetapkan masing daerah yang beragam.Batik Indonesia oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan nonbenda ( Masterpieces sebagai warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan nonbenda ( Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity ) sejak 2 Oktober 2009. Industri of the Oral and Intangible Heritage of Humanity ) sejak 2 Oktober 2009. Industri batik
batik nasional nasional semakin semakin berkembang berkembang akibat akibat semakin semakin banyaknya banyaknya permintaanpermintaan terhadap batik sejak dicanagkan hari batik nasional pada tanggal 2 Oktober terhadap batik sejak dicanagkan hari batik nasional pada tanggal 2 Oktober 2009.Pada beberapa daerah mulai muncul kampung batik sebagai sentra batik 2009.Pada beberapa daerah mulai muncul kampung batik sebagai sentra batik khas daerah masing masing.Euforia Batik pun menjadi tampak sangat jelas di khas daerah masing masing.Euforia Batik pun menjadi tampak sangat jelas di masyarakat. Sekolah mewajibkan siswa
masyarakat. Sekolah mewajibkan siswa – – siswinya memakai seragam batik di harisiswinya memakai seragam batik di hari tertentu. Karyawan bank, pegawai negeri, penyiar televisi, hingga instansi instansi tertentu. Karyawan bank, pegawai negeri, penyiar televisi, hingga instansi instansi swasta pun memakai Batik.
swasta pun memakai Batik.
Kota Pekalongan merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang Kota Pekalongan merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang memiliki jumlah UMKM yang cukup banyak dan didominasi oleh industri garmen memiliki jumlah UMKM yang cukup banyak dan didominasi oleh industri garmen dan batik yaitu sekitar 90,10 % dari keseluruhan jumlah industri yang ada di Kota dan batik yaitu sekitar 90,10 % dari keseluruhan jumlah industri yang ada di Kota Pekalongan.
Pekalongan. Dari Dari Tabel Tabel dapat dapat dilihat dilihat bahwa bahwa jumlah jumlah industri industri Batik Batik skala skala kecilkecil di Kota
di Kota Pekalongan lebih banyak Pekalongan lebih banyak dari pada dari pada kota-kota lain kota-kota lain di Jawa di Jawa TengahTengah yang
Pada
Pada tahun tahun 2007, 2007, Kota Kota Pekalongan Pekalongan memiliki memiliki jumlah jumlah industri industri batik batik skalaskala kecil
kecil sebanyak 714 unit. sebanyak 714 unit. Industri batik di Industri batik di Kota Pekalongan berKota Pekalongan berangkat dariangkat dari industri
industri kerajinan kerajinan rumah rumah tangga tangga yang yang merupakan merupakan salah salah satu satu sektor sektor yangyang memberikan
memberikan kontribusi kontribusi yang yang cukup cukup tinggi tinggi terhadap terhadap pendapatan pendapatan daerah daerah KotaKota Pekalongan.
Pekalongan. Secara Secara keseluruhan keseluruhan sektor sektor industri industri menyumbang menyumbang kurang kurang lebihlebih 26,29%
26,29% terhadap terhadap PendapatanPendapatan Penduduk
Penduduk Asli Daerah Asli Daerah (PAD) Kota (PAD) Kota Pekalongan. Dalam Pekalongan. Dalam output sektoroutput sektor industri di
industri di Kota Kota Pekalongan juga Pekalongan juga terlihat terlihat bahwa sbahwa sektor industri ektor industri tekstil tekstil (yang(yang di
di dalamnya dalamnya mencakup mencakup industri industri batik) batik) menghasilkan menghasilkan output output paling paling besarbesar dibandingkan
dibandingkan dengan dengan outut outut sektor sektor industri industri yang yang lainnya lainnya di di Kota Kota Pekalongan.Pekalongan.
Dapat dilihat di Tabel 1.2. jumlah persentase output kesembilan sektor Dapat dilihat di Tabel 1.2. jumlah persentase output kesembilan sektor industri
industri di di Kota Pekalongan Kota Pekalongan mengalami mengalami peningkatan dari peningkatan dari tahun ke tahun ke tahun.tahun. Sektor
Sektor Industri Industri tekstil tekstil memiliki memiliki kontribusi kontribusi persentase persentase terbesar terbesar terhadap terhadap outputoutput industri
industri dibandingkan dibandingkan dengan dengan sektor sektor industri industri lain. lain. Dari Dari tahun tahun 20062006 – – 2010, 2010, lebih
lebih dari dari 60% 60% output output sektor sektor industri industri didominasi didominasi oleh oleh sektor sektor industri industri tekstil.tekstil.
Pencema
Pencemaran ran lingkungan yang lingkungan yang diakibatkan oleh diakibatkan oleh dampadampak perkemk perkembangan bangan industriindustri perlu
perlu dikaji dikaji lebih lebih mendalammendalam, , karena karena apabila apabila hal hal ini ini tidak tidak diperhatikan diperhatikan akanakan
mengakibatkan terganggunya keseimbangan antara makhluk hidup dengan mengakibatkan terganggunya keseimbangan antara makhluk hidup dengan lingkungan. Da
lingkungan. Daerah yang dijaderah yang dijadikan ikan sebagai pusasebagai pusat t industri memindustri mempunyai permasapunyai permasalahanlahan tersendiri terhadap pencema
tersendiri terhadap pencemaran, akan lebih ran, akan lebih bermasalbermasalah lagi ah lagi ketika hasil buangan yangketika hasil buangan yang berupa
berupa polutan polutan yang yang sulit sulit terurai terurai dan dan akan meakan mencemari ncemari lingkungan lingkungan perairan perairan apabilaapabila dibuang ke badan air seperti sungai atau saluran irigasi (Hindarko, 2003).
Permasalahan pencemaran lingkungan sungai akibat limbah cair menjadi Permasalahan pencemaran lingkungan sungai akibat limbah cair menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk Pemerintah, Community, Pengusaha, tanggung jawab semua pihak termasuk Pemerintah, Community, Pengusaha, Akademisi
Akademisi dan dan masyarakat masyarakat yang yang tinggal di tinggal di sepanjang sepanjang Sungai Sungai Pekalongan. SehinggaPekalongan. Sehingga rendahnya tingkat kesadaran untuk menjaga lingkungan sungai menjadi masalah yang rendahnya tingkat kesadaran untuk menjaga lingkungan sungai menjadi masalah yang penting.
penting. Kantor Kantor Lingkungan Lingkungan Hidup Hidup Kota Kota Pekalongan Pekalongan menyatakmenyatakan, an, seberapaseberapa canggihnya teknologi yang telah digunakan untuk mengatasi masalah pencemaran canggihnya teknologi yang telah digunakan untuk mengatasi masalah pencemaran tidak akan berhasil apabila tingkat kesadaran masyarakatnya untuk menjaga
tidak akan berhasil apabila tingkat kesadaran masyarakatnya untuk menjaga lingkungan sungai sangat rendah.
lingkungan sungai sangat rendah.
Pemerintah Kota Pekalongan dalam launching PROKASIH (Program Kali Pemerintah Kota Pekalongan dalam launching PROKASIH (Program Kali Bersih)
Bersih) menyatakan hal menyatakan hal yang tak yang tak kalah rkalah rumit, yakumit, yakni ni masih kuramasih kurangnya pemahamanngnya pemahaman serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan sungai. Begitu pula serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan sungai. Begitu pula menurut Supriono, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota
menurut Supriono, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Pekalongan dalamPekalongan dalam lounchi
lounching ng PROKASIH mengharapkan adanya PROKASIH mengharapkan adanya kesadaran warga kesadaran warga untuk untuk terus menjagaterus menjaga kebersihan sungai (Kominfo Kota
kebersihan sungai (Kominfo Kota PekalongaPekalongan, 2012).n, 2012).
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas penulis mengambil Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas penulis mengambil judul
judul penelitian penelitian yaitu yaitu MENUJU MENUJU PENGELPENGELOLAAN OLAAN SUNGAI SUNGAI BERSIH BERSIH DIDI KAWASAN INDUSTRI BAT
KAWASAN INDUSTRI BATIK IK YANG PADAT LIMBAH CAIR YANG PADAT LIMBAH CAIR (Studi (Studi EmpirisEmpiris pada Sungai P
pada Sungai Pekalongan dekalongan di Kota Pekaloni Kota Pekalongan).gan).
1.2 Maksud dan Tujuan 1.2 Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan pembuatan paper ini antara lain : Maksud dan tujuan pembuatan paper ini antara lain :
1.
1. Sebagai bahan kajian para mahasiswa mengenai penyebab pencemaran airSebagai bahan kajian para mahasiswa mengenai penyebab pencemaran air sungai
sungai akibat limbah akibat limbah industri batik industri batik di Kelurahan di Kelurahan Pasirsari, Pasirsari, KecamatanKecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.
Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. 2.
2. Sebagai cara untuk mencari berbagai cara untuk menanggulangi dampakSebagai cara untuk mencari berbagai cara untuk menanggulangi dampak pencemaran yang sedang dikaji.
pencemaran yang sedang dikaji. 3.
3. Sebagai metode pengumpulan data tentang pencemaran air sungai akibatSebagai metode pengumpulan data tentang pencemaran air sungai akibat limbah industri batik di Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat limbah industri batik di Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.
Kota Pekalongan. 1.3 Ruang Lingkup 1.3 Ruang Lingkup
Paper ini membahas tentang pencemaran air sungai akibat limbah industri batik di Paper ini membahas tentang pencemaran air sungai akibat limbah industri batik di Kelurahan Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, mulai dari Kelurahan Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, mulai dari gambaran mengenai pencemaran lingkungan oleh limbah industri batik, dampak gambaran mengenai pencemaran lingkungan oleh limbah industri batik, dampak dari limbah industri batik, cara pengelolaan limbah industri batik dan cara dari limbah industri batik, cara pengelolaan limbah industri batik dan cara meminimalisir limbah industri, dan cara pengolahan limbah industri.
BAB 2 BAB 2 METODE PENULISAN METODE PENULISAN 2.1 Objek Penulisan 2.1 Objek Penulisan
Objek penulisan yaitu mencakum gambaran / penjelasan mengenai Objek penulisan yaitu mencakum gambaran / penjelasan mengenai penyebab
penyebab pencemaran pencemaran air air sungai sungai akibat akibat limbah limbah industri industri batik, batik, dampak dampak yangyang timbulkan dari pencemaran limbah industri batik, cara mengelola limbah industri timbulkan dari pencemaran limbah industri batik, cara mengelola limbah industri batik,
batik, cara cara meminimalisir meminimalisir limbah limbah hasil hasil industri industri batik, batik, dan dan cara cara mengolah mengolah limbahlimbah industri batik yang ada di Kelurahan Pasirsari.
industri batik yang ada di Kelurahan Pasirsari. 2.2 Dasar Pemilihan Objek
2.2 Dasar Pemilihan Objek
Objek yang penulis pilih adalah mengenai pencemaran air sungai oleh Objek yang penulis pilih adalah mengenai pencemaran air sungai oleh limbah industri batik di Kelurahan Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat, limbah industri batik di Kelurahan Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat, karena
karena ini semua ini semua akan berpengaruh besaakan berpengaruh besar bagi r bagi lingkungan dan alam lingkungan dan alam sekitar.sekitar. Khususnya masyarakat di Kelurahan Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat. Khususnya masyarakat di Kelurahan Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat. Semua manusia
Semua manusia pasti pasti sangat tersangat tergantung akan gantung akan lingkungan dan allingkungan dan alam sam sekitar.ekitar. Namun,
Namun, banyak banyak orang orang yang yang belum belum mengetahui mengetahui bagaimana bagaimana cara cara pengelolaan,pengelolaan, meminimalisir,
meminimalisir, dan pengolahan dan pengolahan limbah limbah industri industri batik batik yang tepat yang tepat tanpa tanpa banyakbanyak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan.
menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan. 2.3 Metode Pengumpulan Data
2.3 Metode Pengumpulan Data Dalam
Dalam penulisan penulisan paper paper ini, ini, penulis penulis secara secara umum umum mendapatkan mendapatkan bahanbahan tulisan dari berbagai referensi, baik dari tinjauan kepustakaan berupa buku
tulisan dari berbagai referensi, baik dari tinjauan kepustakaan berupa buku – – buku, buku, jurnal atau dari sumber media internet yang terkait dengan pencemaran.
jurnal atau dari sumber media internet yang terkait dengan pencemaran. 2.4 Metode Analisis
2.4 Metode Analisis
Penyusunan makalah ini berdasarkan metode deskriptif analisis, yaitu Penyusunan makalah ini berdasarkan metode deskriptif analisis, yaitu dengan mengidentifikasi permasalahan berdasarkan fakta dan data yang ada, dengan mengidentifikasi permasalahan berdasarkan fakta dan data yang ada, menganalisis permasalahan berdasarkan pustaka dan data pendukung lainnya, menganalisis permasalahan berdasarkan pustaka dan data pendukung lainnya, serta mencari alternatif pemecahan masalah.
BAB 3 BAB 3 ANALISIS
ANALISIS PERMASALAHAPERMASALAHANN 3.1 Pencemaran air sungai akibat industri batik
3.1 Pencemaran air sungai akibat industri batik
Berkah “industri batik” Pekalongan ternyata harus dibayar mahal oleh Berkah “industri batik” Pekalongan ternyata harus dibayar mahal oleh masyarakat, terutama dampak negatif pencemaran limbah industri yang dihasilkan masyarakat, terutama dampak negatif pencemaran limbah industri yang dihasilkan (P3M STAIN Pekalongan, 2012). Semakin pesatnya pertumbuhan industri batik juga (P3M STAIN Pekalongan, 2012). Semakin pesatnya pertumbuhan industri batik juga berarti
berarti semakin semakin banyaknybanyaknya a limbah limbah yang yang dikeluarkan dikeluarkan dan dan mengakmengakibatkanibatkan permasala
permasalahan han yang yang kompleks kompleks bagi bagi lingkungan lingkungan sekitar. sekitar. Apalagi Apalagi bila bila limbah limbah yangyang dihasilkan dari industri batik tersebut dibuang langsung ke sungai. Seiring dengan dihasilkan dari industri batik tersebut dibuang langsung ke sungai. Seiring dengan berkemba
berkembangnya ngnya aktivitas aktivitas masyaramasyarakat kat di di sekitar sekitar bantaran bantaran sungai sungai tentunya tentunya akanakan berpengaruh
berpengaruh terhadap terhadap kualitas kualitas air air sungai. sungai. Apabila Apabila limbah limbah industri industri dan dan limbah limbah daridari aktivit
aktivitas as masyarakat masyarakat sehari-harsehari-hari i secara secara terus-meneruterus-menerus s dibuang dibuang langsung langsung ke ke perairanperairan sungai dan melebihi kemampuan sungai untuk membersihkan diri sendiri (self sungai dan melebihi kemampuan sungai untuk membersihkan diri sendiri (self purification), maka timbul permasala
purification), maka timbul permasalahan yang serius yaitu pencemaran perairan sehinggahan yang serius yaitu pencemaran perairan sehingga berpengaruh
berpengaruh negatif negatif terhadap terhadap kehidupan kehidupan biota biota perairan perairan dan dan kesehatakesehatan n masyaramasyarakatkat yang memanfaatkan air sungai tersebut.
yang memanfaatkan air sungai tersebut.
Penurunan kualitas air Sungai Pekalongan adalah perbuatan manusia yang Penurunan kualitas air Sungai Pekalongan adalah perbuatan manusia yang secara
secara langsung langsung atau atau tidak tidak langsung langsung menyebabkan menyebabkan pencemaran pencemaran lingkungan lingkungan pada pada airair sungai.
sungai. terbatasnya upaya terbatasnya upaya pengendalian pengendalian pencempencemaran aran air air diperparah diperparah dengan dengan rendahnyarendahnya kesadaran masyarakat
kesadaran masyarakat terhadap terhadap lingkungan lingkungan serta kuranserta kurangnya penegakan hgnya penegakan hukum bagiukum bagi pelanggar
pelanggar pencempencemaran lingkungan. aran lingkungan. Krisis Krisis dan dan pencempencemaran aran air air yang yang terjadi terjadi tersebuttersebut tidak terl
tidak terlepas dari epas dari pengetahuan, pengetahuan, sikap, perisikap, perilaku dan pelaku dan peran serta masyarakran serta masyarakat yangat yang buruk
buruk dalam dalam memamemanfaatkan nfaatkan dan dan mengolah mengolah sumber sumber daya daya air air secara secara berkelanberkelanjutan.jutan. Kesadaran terhadap lingkungan hidup merupakan aspek yang penting dalam Kesadaran terhadap lingkungan hidup merupakan aspek yang penting dalam pengelolaan
pengelolaan lingkungan lingkungan hidup hidup karena karena kesadarakesadaran n terhadap terhadap lingkungan lingkungan hiduphidup merupakan bentuk kepedulian seseorang terhadap kualitas lingkungan, sehingga merupakan bentuk kepedulian seseorang terhadap kualitas lingkungan, sehingga muncul
muncul berbagai berbagai aksi aksi menentanmenentang g kebijaksanaan kebijaksanaan yang yang tidak tidak berwawasan berwawasan lingkungan.lingkungan. (tingkat
(tingkat kesadaran kesadaran masyamasyarakat rakat terhadap terhadap lingkungan lingkungan terjadi terjadi sebagai sebagai akibatakibat berkemba
berkembangnya ngnya pemahampemahaman an terhadap terhadap lingkungan lingkungan itu itu sendiri sendiri ataupun ataupun akibatakibat terjadinya
terjadinya perubahan kebperubahan kebutuhan nilai-nilai yang dianut, sikap dan karautuhan nilai-nilai yang dianut, sikap dan karakteristik individu.kteristik individu. Terdapat keterkaitan yang sangat erat antara pandangan manusia terhadap Terdapat keterkaitan yang sangat erat antara pandangan manusia terhadap kelestarian lingkungannya. Selanjutnya dikatakan pula bahwa pandangan manusia kelestarian lingkungannya. Selanjutnya dikatakan pula bahwa pandangan manusia tersebut tergantung dari pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya, serta tersebut tergantung dari pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya, serta norma-norm
norma-norma yang ta yang terdapat di sekitar lierdapat di sekitar lingkungan tempatnya berada.ngkungan tempatnya berada.
Menurut Undang-Undang Republik UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Menurut Undang-Undang Republik UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindun
Perlindungan dgan dan Penan Pengelolaan gelolaan Lingkungan Lingkungan Hidup Hidup (UU PP(UU PPLH) LH) mengatakan mengatakan bahwabahwa bahan
bahan berbahaya berbahaya dan dan beracun beracun beserta beserta limbahnya limbahnya perlu perlu dilindungi dilindungi dan dan dikelola dikelola dengandengan baik.
baik. Wilayah Wilayah Negara Negara Kesatuan Kesatuan Republik Republik Indonesia Indonesia harus harus bebas bebas dari dari buangan buangan limbahlimbah bahan
bahan berbahayberbahaya a dan dan beracun beracun dari dari luar luar wilayah wilayah Indonesia. Indonesia. UU UU No. No. 7 7 Tahun Tahun 20042004 tentang
tentang Sumber Sumber Daya Daya Air Air menyatakan menyatakan bahwa bahwa sungai sungai merupakan merupakan salah salah satu satu bentukbentuk alur air
alur air permukaan yang permukaan yang harus diharus dikelola secara kelola secara menyeluruhmenyeluruh, terpadu , terpadu berwawasanberwawasan lingkungan
berkelanjutan
berkelanjutan untuk untuk sebesar-besarnysebesar-besarnya a kemakmkemakmuran uran rakyat. rakyat. Dengan Dengan demikian demikian sungaisungai harus dilindungi
harus dilindungi dan dijaga dan dijaga kelestariannyakelestariannya, , ditingkatkan fungsi ditingkatkan fungsi dan kemanfaatannya,dan kemanfaatannya, dan
dan dikendalikan dikendalikan dampak dampak negatif negatif terhadap terhadap lingkungannya.lingkungannya. Limbah industri
Limbah industri batik di batik di Kota Pekalongan terdiri Kota Pekalongan terdiri dari lidari limbah cair mbah cair dandan padat. (KLH
padat. (KLH Kota Kota PekalongaPekalongan, n, 2010) 2010) Limbah Limbah cair cair tersebut tersebut antara antara lain lain berasal berasal daridari zat
zat warna warna cair cair yang yang digunakan digunakan untuk untuk membatik. Sedangkan membatik. Sedangkan limbah limbah padat padat berasalberasal dari
dari potongan kain potongan kain dan bahan dan bahan baku pembuatan baku pembuatan batik batik yang lain. yang lain. KurangnyaKurangnya perhatian
perhatian masyarakmasyarakat at dan dan para para pengusaha pengusaha batik batik dalam dalam pengelolaan pengelolaan limbah, limbah, padapada akhirnya menyebabk
akhirnya menyebabkan lingkungan sekitar, an lingkungan sekitar, terutama sungai menjadi tercemar.terutama sungai menjadi tercemar.
Keteranga Keterangan :n : BOD
BOD : : jumlah jumlah oksigen oksigen yang yang dibutuhkan dibutuhkan oleh oleh mikrorganismmikrorganisme e dalam dalam lingkungan lingkungan airair untuk memecah
untuk memecah (mendegredasi(mendegredasi) bahan ) bahan buangan organic yang buangan organic yang ada dalam ada dalam airair menjadi karbondioksida dan air
menjadi karbondioksida dan air COD
COD :jumlah oksigen yang :jumlah oksigen yang diperldiperlukan agar ukan agar bahan buangan bahan buangan yang ada yang ada dalam dalam airair dapat terosidasi melalui reaksi kimia baik yang dapat didegradasi secara
dapat terosidasi melalui reaksi kimia baik yang dapat didegradasi secara biologis maupun y
biologis maupun yang sukar didegang sukar didegradasiradasi DO
DO : : Oksigen Oksigen terlalut terlalut dalam dalam airair Kelas
Kelas I :Air I :Air yang peruntukannya dapat yang peruntukannya dapat digunakan untuk digunakan untuk baku air baku air minum dan minum dan atauatau peruntukan
peruntukan lain lain yang myang mensyaratkan mensyaratkan mutu utu air air yang yang sama sama dengan dengan kegunaankegunaan tersebut
Kelas
Kelas II:Air II:Air yang yang peruntukannperuntukannya ya dapat dapat digunakan digunakan untuk untuk prasarana prasarana / / sarana sarana rekreasirekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan dan atau
air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan dan atau peruntukan lain yangperuntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. Kelas III:Air yang peruntukannya dapat digunakan untuk
Kelas III:Air yang peruntukannya dapat digunakan untuk pembudidayapembudidayaan air an air tawar,tawar, peternakan,
peternakan, air untuk mair untuk mengairi pertanamengairi pertanaman an dan dan atau peruntukatau peruntukan an lain lain yangyang mensyaratkan mutu air sama dengan kegunaan diatas.
mensyaratkan mutu air sama dengan kegunaan diatas. Kelas IV:Air yang peruntuk
Kelas IV:Air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman airi pertanaman dandan atau peru
atau peruntukan lntukan lain yang ain yang mensyaratkan mensyaratkan mutu aimutu air sama dengan r sama dengan kegunaankegunaan diatas.
diatas.
PK 1 : sungai Pekalongan 1 (Hulu ) PK 1 : sungai Pekalongan 1 (Hulu ) PK 2 :
PK 2 : Sungai Pekalongan 2 (Tengah )Sungai Pekalongan 2 (Tengah ) PK3 : Sungai pekalongan 3 (hilir ) PK3 : Sungai pekalongan 3 (hilir ) Tanda (-) : data tidak
Tanda (-) : data tidak diketahuidiketahui
Sumber: Kantor Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, 2012 Sumber: Kantor Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, 2012
3.2 Dampak limbah industri batik 3.2 Dampak limbah industri batik
Berdasarkan penelitian kondisi air Sungai Pekalongan oleh Badan Lingkungan Berdasarkan penelitian kondisi air Sungai Pekalongan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pekalongan pada Tabel 1.5, kondisi air sungai per 9 april 2012 di Hidup (BLH) Kota Pekalongan pada Tabel 1.5, kondisi air sungai per 9 april 2012 di Sungai Pekalo
Sungai Pekalongan kadar BOD yang stanngan kadar BOD yang standarnya adalah 2 darnya adalah 2 Mg/l tetapi Mg/l tetapi di lapangandi lapangan mencapa
mencapai 5 Mg/l i 5 Mg/l (pada kelas 1 dan Pk1) dan CO(pada kelas 1 dan Pk1) dan COD yang standarnya adalaD yang standarnya adalah 10 Mg/l tetapih 10 Mg/l tetapi di
di lapangan mencapai lapangan mencapai 58,43 58,43 Mg/l Mg/l (pada (pada kelas kelas 1 1 dan dan Pk1). Pk1). Ini sudah Ini sudah melewati ammelewati ambangbang batas
batas yang yang seharusnya sehingga seharusnya sehingga dapat dapat digolongkan pencemaran digolongkan pencemaran yang yang terjadi terjadi di di SungaiSungai Pekalongan tergolong cukup tinggi.
Pekalongan tergolong cukup tinggi. Pencema
Pencemaran ran yang yang terjadi terjadi di di Sungai Sungai Pekalongan Pekalongan tergolong tergolong cukup cukup tinggitinggi karena perke
karena perkembangan mbangan industri dan perdagangindustri dan perdagangan di Kota Pekalongan. Waan di Kota Pekalongan. Walaupun sudahlaupun sudah dibuat
dibuat IPAL IPAL (Instalas(Instalasi i Pengolahan Pengolahan Air Air Limbah) Limbah) ternyata ternyata belum belum mampu mampu mengatasimengatasi tingkat
tingkat pencemaran pencemaran pada pada Sungai Sungai Pekalongan. Pekalongan. Terbukti Terbukti bahwa bahwa BOD, BOD, COD, COD, DO DO yangyang terkandung
terkandung di di Sungai Sungai PekalongaPekalongan n berada berada di di atas atas ambang ambang mutu mutu batas batas baku baku yang yang telahtelah ditentukan
ditentukan oleh oleh KLH KLH Kota Kota Pekalongan. Pekalongan. PengamPengamatan atan di di lapangan lapangan dapat dapat dilihat dilihat bahwabahwa secara
secara fisik fisik air air telah telah terjadi terjadi perubahan perubahan warna warna dan dan berbau. berbau. Warna Warna air air yang yang dulunyadulunya jernih
jernih telah telah berubah berubah menjadi menjadi kecoklatan, kecoklatan, kemerakemerahan, han, kehitaman kehitaman bahkan bahkan berwarnaberwarna hitam pekat.
hitam pekat. Hal Hal ini ini mengindikasikamengindikasikan n terjadinya pencemaran Sungai terjadinya pencemaran Sungai PekalonganPekalongan akibat
akibat limbah limbah cair cair dari kedari kegiatan indugiatan industri yang stri yang larut dalarut dalam air. lam air. Timbulnya Timbulnya bau pabau pada airda air lingkungan
lingkungan dapat dapat pula pula dipakai dipakai sebagai sebagai salah salah satu satu tanda tanda terjadinya terjadinya pencemapencemaran ran air.air. Bau
Bau yang yang keluar keluar dari dari dalam dalam air air dapat dapat langsung langsung berasal berasal dari dari buangan buangan air air limbahlimbah produksi batik da
Kondi
Kondi ssi i SSungai ungai di Kdi K eelulu rahan rahan PasPasirir ssari ari Kota PeKota Pekalongan yang tekalongan yang tercemarcemar r oleh oboleh obat batikat batik da
dari ri indusindustritri
Selokan dan sungai di Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat Selokan dan sungai di Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan pada waktu tertentu akan menjadi berwarna warni dan berubah Kota Pekalongan pada waktu tertentu akan menjadi berwarna warni dan berubah ubah warna. Pagi air sungai berwarna coklat lumpur siang berubah merah bata dan ubah warna. Pagi air sungai berwarna coklat lumpur siang berubah merah bata dan sore menjadi biru adalah hal yang lumrah ditemui di selokan dan sungai di sore menjadi biru adalah hal yang lumrah ditemui di selokan dan sungai di Kelurahan Pasirsari. Salah satunya di Sungai Bremi, salahsatu sungai di Kota Kelurahan Pasirsari. Salah satunya di Sungai Bremi, salahsatu sungai di Kota Pekalongan yang terletak di perbatasan Kelurahan Pasirsari dan Kelurahan Pekalongan yang terletak di perbatasan Kelurahan Pasirsari dan Kelurahan Kramatsari Kecamatan Pekalongan Barat.
Kramatsari Kecamatan Pekalongan Barat.
Hal ini terjadi karena Limbah dari Industri Batik di Kelurahan Pasirsari. Limbah Hal ini terjadi karena Limbah dari Industri Batik di Kelurahan Pasirsari. Limbah dari obat batik yang digunakan oleh para Industri batik ini adalah menggunakan dari obat batik yang digunakan oleh para Industri batik ini adalah menggunakan obat batik kimia. Limbah Batik tersebut oleh para Industri Batik di buang ke obat batik kimia. Limbah Batik tersebut oleh para Industri Batik di buang ke Sungai-Sungai di sekitarnya. Pembuangan sampah plastik di selokan ini Sungai-Sungai di sekitarnya. Pembuangan sampah plastik di selokan ini menunjukkan kurangsadar terhadap lingkung
Sampah
Sampah
–
–
s sampaampah plh pl asastik tik dari dari obaobat batik yang dibuang ke pt batik yang dibuang ke pariari t ( sat ( salulu rr an air an air )) KelurKelur ahan Pasahan Pasirir ssari ari Kota PeKota Pekalongankalongan
Dari data yang ada di Desa Pasirsari terdapat 2 sungai kecil dan 1 sungai Dari data yang ada di Desa Pasirsari terdapat 2 sungai kecil dan 1 sungai sedang, yang ketiga sungai tersebut telah tercemar oleh limbah oleh industri sedang, yang ketiga sungai tersebut telah tercemar oleh limbah oleh industri limbah batik di Sekitarnya. Bau dan ancaman kerusakan menjadi ancaman bagi limbah batik di Sekitarnya. Bau dan ancaman kerusakan menjadi ancaman bagi ekosistem sungai bahkan lingkungan di sekitarnya.Ikan ikan yang ada di Sungai ekosistem sungai bahkan lingkungan di sekitarnya.Ikan ikan yang ada di Sungai tersebut menjadi mati karena teracuni oleh unsur kimia dari obat Batik. Ikan ikan tersebut menjadi mati karena teracuni oleh unsur kimia dari obat Batik. Ikan ikan yang telah mati dan mengambang di permukaan sungai tentu mengurangi estetika yang telah mati dan mengambang di permukaan sungai tentu mengurangi estetika keindahan alam. Selain itu limbah batik yang mencemari sungai di sekitar areal keindahan alam. Selain itu limbah batik yang mencemari sungai di sekitar areal persawahan
persawahan berdampak berdampak pada pada lingkungan lingkungan sawah, sawah, terdapat terdapat 2 2 areal areal sawah sawah di di DesaDesa Pasirsari, yaitu di bagian utara dan selatan, namun wilayah di bagian dekat rumah Pasirsari, yaitu di bagian utara dan selatan, namun wilayah di bagian dekat rumah penduduk menjadi
penduduk menjadi sawah sawah yang yang tidak tidak dapat dapat di di produksi, produksi, hal hal ini ini karena karena tanah tanah dandan juga air s
juga air sebagai irigasi ebagai irigasi telah tetelah tercemar zat rcemar zat kimia oleh likimia oleh limbah industri batimbah industri batik. Sawahk. Sawah yang tak terproduksi akan mengganggu keadaan ekonomi di Desa Pasirsari yang tak terproduksi akan mengganggu keadaan ekonomi di Desa Pasirsari sendiri, berkurangnya produksi beras karena areal sawah yang tercemar sehingga sendiri, berkurangnya produksi beras karena areal sawah yang tercemar sehingga hasil panen menjadi berkurang.
hasil panen menjadi berkurang.
Air yang tercemar pun dapat mencemari lingkungan seperti air sumur Air yang tercemar pun dapat mencemari lingkungan seperti air sumur dalam masyrakat, padahal air sumur masih menjadi sumber air rumah tangga yang dalam masyrakat, padahal air sumur masih menjadi sumber air rumah tangga yang digunakan untuk mandi dan mencuci. Air yang tercemar berwarna dan berasa, air digunakan untuk mandi dan mencuci. Air yang tercemar berwarna dan berasa, air yang tercmar sangat berbahaya bila dikonsumsi dan di gunakan. Selain yang tercmar sangat berbahaya bila dikonsumsi dan di gunakan. Selain pencemraran air,
pencemraran air, hal ini hal ini berdampak pada berdampak pada terjadinya banjir terjadinya banjir yang akhir yang akhir januari januari lalulalu terjadi di Kelurahan pasirsari
Pe
Pembuangan limbuangan li mbah pambah padat ddat di i sseell okan meokan merr upakan faktor upakan faktor teterr jadinjadin ya baya banjnj ir ir yangyang te
terjrj adadi di i di kekelulu rahan Pasrahan Pasirir ssari ari papada da akhir akhir januarjanuar ii
Pe
Pencemaran sungai mengakincemaran sungai mengaki batkan ebatkan ekosistekosistem dalam air m dalam air ssunun gai tegai terr acuni acuni oleholeh z
L
L imbah iimbah indusndustri tri babatik tik yayangdibuangdibuang ke sng ke sungai meungai mengalir ngalir ke ake alili ran iran irr igasigasii pe
perr ssawahan, meawahan, membuat tanaman padi timbuat tanaman padi ti dak tumbudak tumbuh deh dengan maksimngan maksim al.al.
3.3 Mengelola Limbah Industri batik 3.3 Mengelola Limbah Industri batik
Pengelolaan limbah adalah kegiatan terpadu yang meliputi kegiatan Pengelolaan limbah adalah kegiatan terpadu yang meliputi kegiatan pengurangan
pengurangan (minimization), (minimization), segregasi segregasi (segregation), (segregation), penanganan penanganan (handling),(handling), pemanfaatan
pemanfaatan dan dan pengolahan pengolahan limbah. limbah. Dengan Dengan demikian demikian untuk untuk mencapai mencapai hasilhasil yang optimal, kegiatan-kegiatan yang melingkupi pengelolaan limbah perlu yang optimal, kegiatan-kegiatan yang melingkupi pengelolaan limbah perlu dilakukan dan bukan hanya mengandalkan kegiatan pengolahan limbah saja. Bila dilakukan dan bukan hanya mengandalkan kegiatan pengolahan limbah saja. Bila pengelolaan
pengelolaan limbah limbah hanya hanya diarahkan diarahkan pada pada kegiatan kegiatan pengolahan pengolahan limbah limbah makamaka beban
beban kegiatan kegiatan di di Instalasi Instalasi Pengolahan Pengolahan Air Air Limbah Limbah akan akan sangat sangat berat,berat, membutuhkan lahan yang lebih luas, peralatan lebih banyak, teknologi dan biaya membutuhkan lahan yang lebih luas, peralatan lebih banyak, teknologi dan biaya yang tinggi. Kegiatan pendahuluan pada pengelolaan limbah (pengurangan, yang tinggi. Kegiatan pendahuluan pada pengelolaan limbah (pengurangan, segregasi dan penanganan limbah) akan sangat membantu mengurangi beban segregasi dan penanganan limbah) akan sangat membantu mengurangi beban pengolahan limbah di IPAL
pengolahan limbah di IPAL..
Tren pengelolaan limbah adalah menjalankan secara terintegrasi kegitan Tren pengelolaan limbah adalah menjalankan secara terintegrasi kegitan pengurangan,
pengurangan, segregasi segregasi dan dan handling handling limbah limbah sehingga sehingga menekan menekan biaya biaya dandan menghasilkan output limbah yang lebih sedikit serta minim tingkat menghasilkan output limbah yang lebih sedikit serta minim tingkat pencemarannya.
pencemarannya. Integrasi Integrasi dalam dalam pengelolaan pengelolaan limbah limbah tersebut tersebut kemudian kemudian dibuatdibuat menjadi berbagai konsep seperti: produksi bersih (cleaner production), atau menjadi berbagai konsep seperti: produksi bersih (cleaner production), atau minimasi limbah (waste minimization).
Secara prinsip, konsep produksi bersih dan minimasi limbah Secara prinsip, konsep produksi bersih dan minimasi limbah mengupayakan dihasilkannya jumlah limbah yang sedikit dan tingkat cemaran mengupayakan dihasilkannya jumlah limbah yang sedikit dan tingkat cemaran yang minimum. Namun, terdapat beberapa penekanan yang berbeda dari kedua yang minimum. Namun, terdapat beberapa penekanan yang berbeda dari kedua konsep tersebut yaitu: produksi bersih memulai implementasi dari optimasi proses konsep tersebut yaitu: produksi bersih memulai implementasi dari optimasi proses produksi,
produksi, sedangkan sedangkan minimasi minimasi limbah limbah memulai memulai implementasi implementasi dari dari upayaupaya pengurangan dan pemanfaatan limbah y
pengurangan dan pemanfaatan limbah yang dihasilkan.ang dihasilkan.
Produksi Bersih menekankan pada tata cara produksi yang minim bahan Produksi Bersih menekankan pada tata cara produksi yang minim bahan pencemar,
pencemar, limbah, limbah, minim minim air air dan dan energi. energi. Bahan Bahan pencemar pencemar atau atau bahan bahan berbahayaberbahaya diminimalkan dengan pemilihan bahan baku yang baik, tingkat kemurnian yang diminimalkan dengan pemilihan bahan baku yang baik, tingkat kemurnian yang tinggi, atau bersih. Menggunakan pewarna alami merupakan salah satu upaya tinggi, atau bersih. Menggunakan pewarna alami merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan. Pewarna alami dapat dihasilkan dari ekstrak tanaman dan yang dapat dilakukan. Pewarna alami dapat dihasilkan dari ekstrak tanaman dan buah
buah yang yang mengandung mengandung pigmen pigmen (zat (zat warna warna ). ). Indonesia Indonesia dengan dengan diversitydiversity (keanekaragaman ) hayati yang tinggi sangat potensial untuk menghasilkan (keanekaragaman ) hayati yang tinggi sangat potensial untuk menghasilkan pewarna alami yang limbahnya ramah lingk
pewarna alami yang limbahnya ramah lingkungan.ungan.
Bahan alami belum banyak dimanfaatkan oleh pengrajin batik di Bahan alami belum banyak dimanfaatkan oleh pengrajin batik di Indonesia, bahkan The Word Batik Summit 2011 di Jakarta menghasilkan sebuah Indonesia, bahkan The Word Batik Summit 2011 di Jakarta menghasilkan sebuah deklarasi bersama.pada point no. 5 yang menyataka industri batik indonesia harus deklarasi bersama.pada point no. 5 yang menyataka industri batik indonesia harus didasarkan pada perlindungan alam dan lingkungan. Serta riset mengenai didasarkan pada perlindungan alam dan lingkungan. Serta riset mengenai penyediaan
penyediaan bahan bahan pewarna pewarna tradisional tradisional yang yang alami alami dalam dalam jumlah jumlah besar besar pentingpenting untuk digalakkan.
untuk digalakkan.
3.4 Meminimalisir Limbah Industri batik 3.4 Meminimalisir Limbah Industri batik
Minimasi limbah merupakan implementasi untuk mengurangi jumlah dan Minimasi limbah merupakan implementasi untuk mengurangi jumlah dan tingkat pencemaran limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi dengan tingkat pencemaran limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi dengan cara pengurangan, pemanfaatan dan pengolahan limbah. Pengurangan limbah cara pengurangan, pemanfaatan dan pengolahan limbah. Pengurangan limbah dilakukan melalui peningkatan atau optimasi efisiensi alat pengolahan, optimasi dilakukan melalui peningkatan atau optimasi efisiensi alat pengolahan, optimasi sarana dan prasarana pengolahan seperti sistem perpipaan, meniadakan sarana dan prasarana pengolahan seperti sistem perpipaan, meniadakan kebocoran, ceceran, dan juga terbuangnya bahan serta limbah. Dengan kebocoran, ceceran, dan juga terbuangnya bahan serta limbah. Dengan disediakannya alat untuk membuang limbah, yang nantinya limbah tersebut masih disediakannya alat untuk membuang limbah, yang nantinya limbah tersebut masih dapat di gunakan lagi, menjadi meminimaliskan pembuangan zat berbahaa ke dapat di gunakan lagi, menjadi meminimaliskan pembuangan zat berbahaa ke Sungai.
Sungai.
Pemanfaatan ditujukan pada bahan atau air yang telah digunakan dalam Pemanfaatan ditujukan pada bahan atau air yang telah digunakan dalam proses
proses untuk untuk digunakan digunakan kembali kembali dalam dalam proses proses yang yang sama sama atau atau proses proses lainnya.lainnya. Pemanfaatan perlu dilakukan dengan pertimbangan yang cermat dan hati-hati agar Pemanfaatan perlu dilakukan dengan pertimbangan yang cermat dan hati-hati agar tidak menimbulkan gangguan pada proses produksi atau menimbulkan tidak menimbulkan gangguan pada proses produksi atau menimbulkan pencemaran pada lingkungan
pencemaran pada lingkungan..
Setelah dilakukan pengurangan dan pemanfaatan limbah, maka limbah Setelah dilakukan pengurangan dan pemanfaatan limbah, maka limbah yang dihasilkan akan sangat minimal untuk selanjutnya diolah dalam instalasi yang dihasilkan akan sangat minimal untuk selanjutnya diolah dalam instalasi
pengolahan limbah. Pada
pengolahan limbah. Pada kegiatan pra kegiatan pra produksi dapat produksi dapat dilakukan pemilidilakukan pemilihan bahanhan bahan baku yang baik,
baku yang baik, berkualitas dan berkualitas dan tingkat kemunian tingkat kemunian bahannya tinggi. Saat bahannya tinggi. Saat produksiproduksi dilakukan, fungsi alat proses menjadi penting untuk menghasilkan produk dengan dilakukan, fungsi alat proses menjadi penting untuk menghasilkan produk dengan konsumsi air dan energi yang minimum, selain itu diupayakan mencegah adanya konsumsi air dan energi yang minimum, selain itu diupayakan mencegah adanya bahan yang tercecer dan keluar dari sistem produksi.
bahan yang tercecer dan keluar dari sistem produksi.
Dari tiap tahapan proses dimungkinkan dihasilkan limbah. Untuk Dari tiap tahapan proses dimungkinkan dihasilkan limbah. Untuk mempermudah pemanfaatan dan pengolahan maka limbah yang memiliki mempermudah pemanfaatan dan pengolahan maka limbah yang memiliki karakteristik yang berbeda dan akan menimbulkan pertambahan tingkat cemaran karakteristik yang berbeda dan akan menimbulkan pertambahan tingkat cemaran harus dipisahkan. Sedangkan limbah yang memiliki kesamaan karekteristik dapat harus dipisahkan. Sedangkan limbah yang memiliki kesamaan karekteristik dapat digabungkan dalam satu aliran limbah. Pemanfaatan limbah dapat dilakukan pada digabungkan dalam satu aliran limbah. Pemanfaatan limbah dapat dilakukan pada proses produksi yang sama atau digu
proses produksi yang sama atau digunakan untuk proses produknakan untuk proses produksi yang lain.si yang lain.
Limbah yang tidak dapat dimanfaatkan selanjutnya diolah pada unit Limbah yang tidak dapat dimanfaatkan selanjutnya diolah pada unit pengolahan
pengolahan limbah limbah untuk untuk menurunkan menurunkan tingkat tingkat cemarannya cemarannya sehingga sehingga sesuaisesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Limbah yang telah memenuhi baku mutu dengan baku mutu yang ditetapkan. Limbah yang telah memenuhi baku mutu tersebut dapat dibuang ke lingkungan. Bila memungkinkan, keluaran (output) dari tersebut dapat dibuang ke lingkungan. Bila memungkinkan, keluaran (output) dari instalasi pengolahan limbah dapat pula dimanfaatkan langsung atau melalui instalasi pengolahan limbah dapat pula dimanfaatkan langsung atau melalui pengolahan lanjutan.
pengolahan lanjutan.
3.5 Pengolahan Limbah Industri batik 3.5 Pengolahan Limbah Industri batik
Pengolahan limbah adalah upaya terakhir dalam sistem pengelolaan Pengolahan limbah adalah upaya terakhir dalam sistem pengelolaan limbah setelah sebelumnya dilakukan optimasi proses produksi dan pengurangan limbah setelah sebelumnya dilakukan optimasi proses produksi dan pengurangan serta pemanfaatan limbah. Pengolahan limbah dimaksudkan untuk menurunkan serta pemanfaatan limbah. Pengolahan limbah dimaksudkan untuk menurunkan tingkat cemaran yang terdapat dalam limbah sehingga aman untuk dibuang ke tingkat cemaran yang terdapat dalam limbah sehingga aman untuk dibuang ke lingkungan.
lingkungan.
Limbah yang dikeluarkan dari setiap kegiatan akan memiliki karakteristik Limbah yang dikeluarkan dari setiap kegiatan akan memiliki karakteristik yang berlainan. Hal ini karena bahan baku, teknologi proses, dan peralatan yang yang berlainan. Hal ini karena bahan baku, teknologi proses, dan peralatan yang digunakan juga berbeda. Namun akan tetap ada kemiripan karakteristik diantara digunakan juga berbeda. Namun akan tetap ada kemiripan karakteristik diantara limbah yang dihasilkan dari proses
limbah yang dihasilkan dari proses untuk menghasilkan produk yang sama.untuk menghasilkan produk yang sama.
Karakteristik utama limbah didasarkan pada jumlah atau volume limbah Karakteristik utama limbah didasarkan pada jumlah atau volume limbah dan kandungan bahan pencemarannya yang terdiri dari unsur fisik, biologi, kimia dan kandungan bahan pencemarannya yang terdiri dari unsur fisik, biologi, kimia dan radioaktif karakteristik ini akan menentukan proses dan alat yang digunakan dan radioaktif karakteristik ini akan menentukan proses dan alat yang digunakan untuk mengelola air limbah. Pengolahan air limbah biasanya menerapkan 3 untuk mengelola air limbah. Pengolahan air limbah biasanya menerapkan 3 tahapan proses y
tahapan proses yaitu: aitu: pengolahan ppengolahan pendahuluan (pre-treatment), pengendahuluan (pre-treatment), pengolahan utamaolahan utama (primary treatment), dan pengolahan akhir (post treatment). Pengolahan (primary treatment), dan pengolahan akhir (post treatment). Pengolahan pendahuluan
pendahuluan ditujukan ditujukan untuk untuk mengkondisikan mengkondisikan alitan, alitan, beban beban limbah limbah dan dan karakterkarakter lainnya agar sesuai untuk masuk ke pengolahan utama. Pengolahan utama adalah lainnya agar sesuai untuk masuk ke pengolahan utama. Pengolahan utama adalah proses
Selanjutnya pada pengolahan akhir dilakukan proses lanjutan untuk mengolah Selanjutnya pada pengolahan akhir dilakukan proses lanjutan untuk mengolah limbah agar sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan.
limbah agar sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan.
Terdapat 3 (tiga) jenis proses yang dapat dilakukan untuk mengolah air Terdapat 3 (tiga) jenis proses yang dapat dilakukan untuk mengolah air limbah yaitu: proses secara fisik, biologi dan kimia. Proses fisik dilakukan dengan limbah yaitu: proses secara fisik, biologi dan kimia. Proses fisik dilakukan dengan cara memberikan perlakuan fisik pada air limbah seperti menyaring, cara memberikan perlakuan fisik pada air limbah seperti menyaring, mengendapkan, atau mengatur suhu proses dengan menggunakan alat screening, mengendapkan, atau mengatur suhu proses dengan menggunakan alat screening, grit chamber, settling tank/settling pond, dll.
grit chamber, settling tank/settling pond, dll.
Proses biologi deilakukan dengan cara memberikan perlakuan atau proses Proses biologi deilakukan dengan cara memberikan perlakuan atau proses biologi
biologi terhadap terhadap air air limbah limbah seperti seperti penguraian penguraian atau atau penggabungan penggabungan substansisubstansi biologi dengan lumpur a
biologi dengan lumpur aktif (activated ktif (activated sludge), attached sludge), attached growth filtration, growth filtration, aerobicaerobic process
process dan dan an-aerobic an-aerobic process. process. Proses Proses kimia kimia dilakukan dilakukan dengan dengan caracara membubuhkan bahan kimia atau larutan kimia pada air limbah agar dihasilkan membubuhkan bahan kimia atau larutan kimia pada air limbah agar dihasilkan reaksi tertentu.
BAB 4 BAB 4 PENUTUP PENUTUP 4.1 4.1 KesimpulanKesimpulan
Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan / atau komponen lain ke lingkungan hidup oleh kegiatan manusia zat, energi dan / atau komponen lain ke lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kulitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan sehingga kulitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan.
berkelanjutan. Pencemaran limbah Pencemaran limbah industri,ini industri,ini akan akan berpengaruh berpengaruh besar besar bagibagi lingkungan dan alam
lingkungan dan alam sekitar, sesekitar, sehingga kita whingga kita wajib ajib mengetahui bagaimana caramengetahui bagaimana cara pengelolaan,
pengelolaan, meminimalisir, meminimalisir, dan dan pengolahan limbah pengolahan limbah industri yang industri yang tepat tepat tanpatanpa banyak
banyak menimbulkan menimbulkan dampak dampak negatif negatif bagi bagi kehidupan, kehidupan, supaya supaya limbah limbah hasilhasil industri tidak mencemari lingkungan dan alam sekitar.
industri tidak mencemari lingkungan dan alam sekitar. 4.2 Saran
4.2 Saran
Untuk lebih
Untuk lebih memahami smemahami semua tentang emua tentang pencemaran pencemaran lingkungan, disarankanlingkungan, disarankan para pembaca
para pembaca mencari mencari referensi referensi lain lain yang berkaitan yang berkaitan dengan materi dengan materi pada pada makalahmakalah ini. Selain itu, diharapkan para pembaca setelah membaca makalah ini mampu ini. Selain itu, diharapkan para pembaca setelah membaca makalah ini mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari
mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari – – hari dalam menjaga hari dalam menjaga kelestarian lingkungan beserta penyusun yang ada di dalamnya atau alam sekitar. kelestarian lingkungan beserta penyusun yang ada di dalamnya atau alam sekitar.
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Mratihatani, anandriyo suryo
Mratihatani, anandriyo suryo. Pengelolaan Limbah Cair di Kawasan Insdustri. Pengelolaan Limbah Cair di Kawasan Insdustri Batik.
Batik. Semarang : UNDIPSemarang : UNDIP Siti, Hanifah. dkk
Siti, Hanifah. dkk ..2012.2012. Fisika Lingkungan. Fisika Lingkungan. Semarang : UNNESSemarang : UNNES Sugiharto, (1987),
Sugiharto, (1987), Dasar-dasar Dasar-dasar Pengolahan Pengolahan Air Air Limbah,Limbah, Universitas IndonesiaUniversitas Indonesia (Ul Press), Jakarta.
(Ul Press), Jakarta. Widodo. 2004,
Widodo. 2004, Batik Seni Tradisiona. Batik Seni Tradisiona. PT. Penebar Swadaya : YogyakartaPT. Penebar Swadaya : Yogyakarta P3M STAIN Pekalongan :
P3M STAIN Pekalongan : p3m p3m ..stain stain --pekalongan pekalongan .ac.id .ac.id .. di akses pada tanggal 22di akses pada tanggal 22 April 2014