DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Z, Kyi WD, Isa AR. 2006. Breastfeeding practices in rural communities of Kelantan. Malaysia Journal of Nutrition 2:148-154.
Akre J.1994. Pemberian Makanan untuk Bayi : Dasar – Dasar Fisiologis. Jakarta : WHO.
Arisman. 2006. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC.
Atmarita & Tatang SF. 2004. Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat. dalam Prosiding Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi VIII ed. Soekirman dkk. Jakarta.
Ariani YD. 2008. Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), http://parentingislami. wordpress.com/2008/05/27/makanan-pendamping-asi-mp-asi/.
[10 Januari 2012].
Boulghourjian C et al. 2005. Feeding practices of infants. American Journal of Clinical Nutrition 19 (3): 133-139.
BataL M et al. 2005. Breast-feeding and feeding practices of infants in a developing country: a national survey in Lebanon. American Journal of Clinical Nutrition 9 (3): 313-319.
Chintia KY. 2008. Cerdas Memberi Makanan Pendamping Bayi. http://818.blogspot .com /2008/06/cerdas-dalam-memberi-pola-makanan-html [15 Januari 2012].
Djalal F. 2009. Pengaruh gizi dan stimulasi pada tumbuh kembang otak dan kecerdasan anak . Buletin PAUD 8 (1): 33-15.
[Depkes] Departemen Kesehatan RI 2001. Keunggulan dan Manfaat Menyusui. Jakarta : Direktorat Bina Gizi Masyarakat , Depkes RI.
[Depkes] Departemen Kesehatan RI 2000. Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI).Jakarta : Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat,Direktorat Bina Gizi Masyarakat , Depkes RI.
[Depkes] Departemen Kesehatan. 2004. Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta.
Departement of Pediatrics and Child Health University of Limpopo. 2005. Early infant feeding practices of mothers attending a postnatal clinis in Ga-Rankuwa. South African Journal of Clinical Nutrition 18 (2): 70-75. Jus’at. 2004. Maternal and Child Malnutrition Problem in Indonesia a Literature
Survey. Jakarta: Depkes RI.
Krisnatuti D. 2000. Menyiapkan Makanan Pemdamping ASI. Jakarta: Puspa Swara.
Kumar D, Goel NK, Mittal CP, Misra P. 2006. Influence of infant feeding practices on nutritional status of under five children. Indian Journal of Pediatrics 73 (5): 417-421.
[LIPI] Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2004. Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi. Ed ke-VIII. Jakarta: LIPI.
Eckhardt L, Rivera J, Adair LS, Martorell R. 2001. Full breast-feeding for at least four months has differential effects on growth before and after six months of age among children in Mexican community. The Journal of Nutrition 15 (4): 2304-2309.
Facrina A. 2005. Pola konsumsi pangan pada rumah tangga miskin di pedesaan dan perkotaan di lima provinsi Pulau Jawa [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Gibson R. 2005. Nutritional Assesment. Laboratory Manual. New York: Oxford University Press
Griffiths LJ et al. 2008. Effect of infant feeding practice on weigth gain from birth to 3 years. Arch Dis Child Journal of Medicine 94 (3): 577-582.
Hartoyo & Hatuti D. 2004. Perilaku Investasi pada Anak Keluarga Nelayan dan Implikasinya terhadap Pengentasan Kemiskinan. Bogor : Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Hastuti D. 2006. Pengasuhan : Teori, Prinsip, dan Aplikasinya. [diktat]. Bogor: Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Hatta M. 2005. Pekan ASI sedunia dalam http://asuh.wikia.com/ . [4 Mei 2009]. [HKI] Hellen Keller International. 2002. Crisis Bulletin: Spesial Series
Brestfeeding and Complementari Feeding Practices in Indonesia. 14 (2) :13-15.
Husaini YK, Widodo Y, Triwinarto A, Salimar. 2000. Perubahan Pola Konsumsi Pangan Keluarga pada Sebelum dan Sewaktu Krisis Ekonomi. Penelitian Gizi dan Makanan 23: 8-17.
Jahari A.B. et al. 1997. Status Gizi Balita di Indonesia Sebelum dan selama krisis. dalam Prosiding Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi VIII ed. Soekirman dkk. Jakarta.
Jeliffe D. 1996. Kesehatan Anak di daerah Tropis. Jakarta: Bumi Aksara.
Kamruzzaman MK et al. 2009. Feeding pattern of children under two years in some selected villages. Bangladesh Journal of Medical Science 8 (4): 15-18.
Khan MAS, Hossain MM, Banik AK. 2007. Factors influencing the weaning knowledge of mothers of under 5 children : A hospital based study. The Orion medical Journal 28( 2): 487-489.
Khomsan A. 2000. Teknik pengukuran pengetahuan gizi [diktat]. Bogor : Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Kwi et al. 2006. Breastfeeding and weaning practices in rural communities of Kelantan. Malaysian Journal Nutrition 15(2): 148-154
Latifah et al. 2002. Penanganan Sampah dan Air Limbah. Bogor: Pusat Kurikulum Balitbang, Departemen Pendidikan Nasional dan Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor.
Lukman T. 2007.Program ASI Eksklusif hingga Bayi Enam Bulan dalam http://situs.kesrepro.info/kia/agu/2005/kia01.htm. [27 Desember 2011]. Maseta E, Makau W Kogi, Omwega AM. 2008. Childcare practices and nutritional
status of children aged 6–36 months among short- and long-term beneficiaries of the Child Survival Protection and Development Programmes (the case of Morogoro, Tanzania). South African Journal of Clinical Nutrition 21 (1): 16-20.
Medhi GK, Mahanta J. 2004. Breastfeeding, weaning practices and nutritional status of infants of tea garden workers of Assam. Indian Journal of Nutrition 41 (7): 1277-1279.
Miller W et al. 2009. Infant and child feeding practices: A preliminary investigation. Australian Dental Journal 42(1): 54-58.
Moehji S. 2003. Pemeliharaan Gizi Bayi dan Balita. Jakarta: Bharata Karya Aksara.
Muchtadi D. 2002. Gizi untuk Bayi : Air Susu Ibu, Susu Formula dan Makanan Tambahan. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
Murniningsih & Sulastri. 2007. Hubungan antara pemberian makanan tambahan pada usia dini dengan tingkat kunjungan ke pelayanan kesehatan di Kelurahan Sine Sragen. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan 1 (3): 113-118.
Musaphi LF, Mbhenyane XG, Khoza LB, Amey AKA. 2008. Infant-feeding practices of mothers and the nutritional status of infants in the
Vhembe District of Limpopo Province. South African Journal of Clinical Nutrition 21 (2): 36-41.
Noor NN. 2006. Epidemiologi Penyakit Menular. [sripsi]. Makassar :
Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.Notoatmodjo S. 2003. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Notoatmodjo S. 2007. Ilu Pengetahuan Masyarakat dan Prinsip-pronsip Dasar.
Jakarta: Rineka Cipta.
Prihartono V. 1994. Umur penyapihan dan Praktek Pemberian Makanan dan Kaitannya dengan Status Gizi Balita [tesis]. Bogor : Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Pudjiati S. 2001. Bayiku Sayang. Jakarta: UI Press.
Purwanti H. 2004. Konsep Penerapan ASI Eksklusif. Jakarta: EGC.
[Riskesdas] Riset Kesehatan Dasar Indonesia. 2008. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia Tahun 2007. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.
Riyadi H. 2003. Penilaian Status Gizi. Di dalam : Baliwati YF, Khomsan A, Dwiriani CM, editor. Pangan dan Gizi. Bogor :Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Robinson S et al .2007. Dietary patterns in infancy: the importance of maternal and family influences on feeding practice. British Journal of Nutrition 98 (10): 1029-1037.
Rosidah D. 2004. Pemberian Makanan Tambahan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Roesli U. 2001. Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta: Trubus Agriwidya.
Satyanegara S. 2004. Panduan Lengkap Perawatan Bayi dan Balita. Jakarta: Arcan
Sedioetama A.D. 1996. Ilmu gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jakarta : Dian Rakyat.
Sembiring T. 2009. Ragam Pediatrik Praktis. Medan: USU Press.
Senorita H, Laukau BA. 2005. Weaning pracrices in rural and urban Vava’u, Tonga island. Australian and New Zealand Journal of Public Health 21(2): 233-236.
Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Jakarta : Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional.
Soetjiningsih. 1997. ASI Petunjuk untuk tenaga kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku kedokteran EGC.
Suhardjo. 1989. Sosio Budaya Gizi. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi PAU, Institut Pertanian Bogor.
Sukandar D. 2007. Studi Sosial Ekonomi, Aspek Pangan, Gizi, dan Sanitasi: Petani Sawah Beririgasi di Banjar Jawa Barat. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat. Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor. Supariasa IDN. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran
EGC.
Thaha AR. 2005. Pertumbuhan Anak Keluarga Nelayan. [tesis]. Jakarta : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
Thamrin Y. 2002. Faktor Risiko Terjadinya KEP pada Balita di Kabupaten
Maros. [tesis]. Makassar : Universitas Hasanuddin.
UNICEF. 2007. ASI Eksklusif Tekan Angka Kematian Bayi Indonesia dalam http://situs.kesrepro.info/kia/agu/2006/kia03.htm. [27 Desember 2011]. UNICEF WHO IDAI. 2005. Rekomendasi tentang Pemberian Makanan Bayi pada
Situasi Darurat dalam http://www.gizi.net/ . [4 Mei 2009].
Umeta M et al. 2003. Factors Associated with Stunting in Infants Aged 5–11 Months in the Dodota-Sire District, Rural Ethiopia. Journal of Nutrition 133: 1064–1069.
Widjaya MC.2002. Gizi tepat untuk perkembangan Otak dan Kesehatan Balita. Jakarta : Kawan Pustaka
Yulia C. 2008. Pola asuh makan dan kesehatan anak balita pada keluarga wanita pemetik teh di kebun malabar PTPN VIII [tesis]. Bogor:Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.