RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013
Satuan Pendidikan : SD Kristen Adiraja Kelas / Semester : 5 /1
Tema : 5.Ekosistem
Sub Tema : 1.Komponen Ekosistem
Pembelajaran : 2 Alokasi waktu : 1 Hari
Materi Pokok : Pokok Pikiran pada Teks Fiksi
Hewan Herbivor, Karnivor, dan Omnivor Perbedaan Tangga Nada Mayor dan Minor Hari/ Tanggal Pelaksanaan : ... Oktober 2020
A. KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR Muatan : Bahasa Indonesia
No Kompetensi Indikator
3.7 Menguraikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.
3.7.1 Menemukan pokok pikiran pada bacaan nonfiksi.
4.7 Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan dengan bahasa sendiri.
4.7.1 Membuat pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan bacaan.
Muatan : IPA
No Kompetensi Indikator
3.5 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.
3..5.1 Mengidentifikasi hewan-hewan herbivor, karnivor, dan omnivor.
4.5 Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem
4.5.1 Menyajikan teks nonfiksi tentang salah satu hewan yang di pilih.
Muatan : SBdP
No Kompetensi Indikator
3.2 Memahami tangga nada.
3.2.1 Menganalisis perbedaan tangga nada mayor dan minor.
4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik.
4.2.1 Menyanyikan lagu yang bertema hewan dengan diiringi musik.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dengan mencermati teks nonfiksi yang disajikan, siswa mampu menemukan pokok pikiran dalam bacaan secara tepat.
2. Dengan mencermati teks bacaan, siswa mampu membuat pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan bacaan secara tepat.
3. Dengan mengamati video pembelajaran, , siswa mampu membuat pertanyaan-pertanyaan sehubungan herbivor, karnivor, dan omnivor
4. Dengan berdiskusi dan mencari informasi dalam kelompok, siswa mampu melengkapi bagan dengan klasifikasi hewan berdasarkan jenis makanannya secara benar.
5. Dengan menyanyikan lagu bertemakan hewan, siswa mampu mengenal perbedaan tangga nada mayor dan minor secara benar.
6. Peserta didik dapat menyanyikan lagu “ Cicak-Cicak di Dinding” dengan tepat.
D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Teks bacaan nonfiksi tentang jenis-jenis hewan. 2. Hewan-hewan herbivor, karnivor, dan omnivor. 3. Lagu Cicak-Cicak di Dinding dan Burung Kutilang
E. PENDEKATAN & METODE Pendekatan : Scientific
Strategi : Cooperative Learning Teknik : Example Non Example
Metode : Penugasan, pengamatan, Tanya Jawab, Diskusi
F. MEDIA PEMBELAJARAN
Laptop
LCD Proyektor G. SUMBER BELAJAR
Buku Pedoman Guru Tema 5 Kelas 5 dan Buku Siswa Tema 5 Kelas 5 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017).
H. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pembukaan 1. Kelas dimulai dengan dibuka dengan salam,
menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa 2. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah
seorang siswa. Siswa yang diminta membaca do’a adalah siswa siswa yang hari ini datang paling awal. (Menghargai kedisiplikan siswa/PPK).
3. Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan menfaatnya bagi tercapainya sita-cita.
4. Menyanyikan lagu Garuda Pancasila atau lagu nasional lainnya. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme. 5. Pembiasaan membaca 5-7 menit materi non pelajaran
seperti tokoh dunia, kesehatan, kebersihan, makanan/minuman sehat , cerita inspirasi dan motivasi
Sebelum membacakan buku guru menjelaskan tujuan kegiatan literasi dan mengajak siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut:
Apa yang tergambar pada sampul buku?
Apa judul buku?
6. Guru memberikan apersepsi : mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan materi pembelajaran hari ini.
7. Guru menyampaikan tema dan subtema. 8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 9. Guru menyampaikan teknik penilaian.
Inti A. Ayo Membaca
Siswa mencermati teks bacaan yang disajikan dalam buku siswa tentang Jenis-Jenis Ekosistem.
Siswa menggaris bawahi hal-hal yang penting.
Siswa menemukan pikiran utama dan Informasi penting dalam bacaan. Kalimat-kalimat yang sudah digaris bawahi siswa dapat mempermudah siswa untuk mengisi tabel pikiran utama tersebut.
Guru membuka diskusi tentang penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya:
- “Disebut apakah hewan yang memakan tumbuhan?” - “Disebut apakah hewan yang memakan hewan lain?” - “Apakah yang membedakan antara hewan yang memakan tumbuhan dengan hewan yang memakan hewan lain?”
Siswa berdiskusi tentang hewan herbivor dan karnivor.
Siswa membaca dengan saksama bacaan tentang Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya.
Siswa bersama-sama mendiskusikan tentang isi teks bacaan tersebut.
Siswa mendiskusikan kata-kata yang sulit atau belum diketahui artinya.
Siswa menuliskan hal-hal yang masih belum ia pahami ke dalam tabel pertanyaan yang nanti dapat ia lihat kembali saat siswa sudah memperoleh jawabannya.
B. Ayo Membaca
Bersama teman sekelompok, siswa membuat sebuah tabel klasifikasi dengan menentukan hewan yang akan
diklasifikasikan melalui undian.
Siswa dapat menghiasi tabel jika sudah selesai dan menempelkannya di dinding kelas.
Siswa melakukan gallery walk untuk melihat hasil kerja kelompok lain untuk kemudian membuat kesimpulan.
C. Ayo Berlatih
Siswa membuat teks nonfiksi tentang penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya.
D. Ayo Berkreasi
Guru membuka diskusi tentang seringnya hewan dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi sebuah karya, salah satunya karya lagu.
Siswa menyebutkan lagu-lagu bertema hewan yang mereka ketahui.
Siswa mendiskusikan tentang tangga nada yang terdapat dalam lagu tersebut, mayor atau minor.
Siswa dalam kelompok-kelompok kecil beranggota tiga sampai empat siswa mempelajari salah satu lagu bertemakan hewan menggunakan tangga nada mayor.
Penutup 1. Siswa diberikan kesempatan berbicara /bertanya dan menambahkan informasi dari peserta lainnya.
2. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada hari ini.
3. Guru memberikan tindak lanjut.
4. Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk
menumbuhkan nasionalisme, persatuan, dan toleransi. 5. Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.
15 menit Mengetahui Kepala Sekolah, ADMININGSIH, S.Pd Cilacap, ... Oktober 2020 Guru Kelas 5 DARYATI, S.Pd
Daryati, S.Pd
SD Kristen Adiraja
Tahun 2020
A. Pendahuluan
Kegiatan belajar pada pembelajaran 2 ini membahas tentang materi pokok pikiran pada bacaan nonfiksi, hewan-hewan herbivor, karnivor, dan omnivor. perbedaan tangga nada mayor dan minor. Pembelajaran 2 pada modul ini dikemas secara sistematis mulai dari: pendahuluan, capaian pembelajaran, sub-capaian pembelajaran, uraian materi, rangkuman, dan tes formatif. Materi utama terdiri dari uraian materi yang dikembangkan oleh penulis dalam bentuk pdf, dan video, begitu juga materi penunjang terdiri dari uraian materi berbentuk video menggunakan link terkait. Agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar, siswa harus melakukan langkah-langkah berikut.
1. Memahami setiap komponen modul mulai dari komponen awal sampai akhir. 2. Memahami materi utama dan penunjang dengan membaca dan memaknainya.
3. Membaca berbagai sumber belajar lainnya yang relevan dengan materi yang sedang dipelajari.
B. Capaian Pembelajaran
Setelah memahami bahan ajar ini, kalian dapat:
1. Menemukan pokok pikiran pada bacaan nonfiksi.
2. Mengidentifikasi hewan-hewan herbivor, karnivor, dan omnivor. 3. Menganalisis perbedaan tangga nada mayor dan minor.
C. Sub Capaian Pembelajaran Setelah mempelajari ini, siswa dapat:
1. Membuat pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan bacaan. 2. Menyajikan teks nonfiksi tentang salah satu hewan yang di pilih. 3. Menyanyikan lagu yang bertema hewan dengan diiringi musik.
DAFTAR ISI
Halaman Judul ... i
Kata Pengantar ... ii
Daftar Isi ... iii
Literasi ... iv
Materi pembelajaran ... 1-7 Rangkuman ... ... 8
Daftar Pustaka ... 9
Sumber:https://www.prestasiglobal.id/10-kumpulan-contoh-cerita-pendek-untuk-anak-sekolah-dasar/
Dua orang sahabat melakukan perjalanan bersama-sama. Di tengah perjalanan keduanya bertengkar karena masalah yang sepele. Tapi karena kesal dan marah, salah seorang dari dua sahabat tersebut menampar temannya. Teman yang ditampar kemudian menuliskan pesan di atas pasir, “Hari ini sahabat baikku menamparku.” Kemudian melanjutkan perjalanan bersama dengan sahabatnya.
Setibanya di sebuah sungai, sahabat yang ditampar tadi terjatuh dan hampir tenggelam. Melihat sahabatnya tenggelam, sahabat yang menampar langsung menolong temannya dengan sigap dan cepat. Kemudian teman yang jatuh tersebut menulis pesan di atas batu, “Hari ini sahabat baikku menyelamatkan hidupku.”
Sahabat yang menampar temannya tadi bertanya kepada temannya,”Mengapa engkau menulis kesalahanku di atas pasir, sedangkan menulis kebaikanku di atas batu?” Si sahabat satunya menjawab,”Agar kesalahan yang kau lakukan bisa langsung hilang terhapus oleh angin, sedangkan kebaikanmu bisa terpahat selamanya di atas batu dan akan selalu diingat.” Keduanya pun berpelukan dan melanjutkan perjalanan dengan persahabatan yang lebih erat.
Pesan moral yang bisa diambil dari contoh cerpen anak sekolah dasar di atas adalah bahwa ketika seseorang melakukan kesalahan maka cepat-cepatlah dimaafkan agar tidak diingat terus dan merusak hubungan dengan teman, sedangkan kebaikannya diingat selalu agar sesama sahabat punya kenangan yang indah satu sama lain. Pesan lainnya yang bisa dipetik adalah meski sedang marahan namun jika teman sedang membutuhkan bantuan maka bantulah sebisa mungkin agar tali persahabatan tidak putus.
Pada suatu hari, Made dan Beni sedang membicarakan materi pembelajaran tentang ekosistem. Adapun yang mereka bicarakan adalah adalah sebagai berikut:
Made: “Ben, bagaimana kamu dapat memiara hewan piaraanmu dengan baik? Kamu tentu memberi makan dengan baik, kan?”
Beni : “Tentu saja, Made. Orang tuaku tidak akan memberikan izin memiara hewan di rumah jika aku tidak dapat memiaranya dengan baik.”
Made: “Lalu, bagaimana kamu tahu cara merawat dan menentukan makanannya?”
Beni : “Orang tuaku mengajakku membaca beberapa buku sebelum mengizinkanku memiara hewan piaraan. Salah satunya agar aku tahu dari mana asal hewan tersebut? Dari ekosistem seperti apa ia berasal dan bagaimana aku memberikan kebutuhan hidupnya agar hewan tersebut dapat hidup dengan baik?”
Made: “Ekosistem? Memangnya ada berapa ekosistem yang ada di dunia?”
Beni : “Wah, ini saat yang tepat untuk kita sama-sama mengetahuinya, Made Yuk kita baca buku untuk mengetahuinya!”
Sumber: Diana Puspita, 2017.
Made dan Beni kemudian mengambil sebuah buku dan membaca bersama. Judul buku tersebut adalah Jenis-Jenis Ekosistem.
Jenis-Jenis Ekosistem
Pada dasarnya, ekosistem yang ada di dunia dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami terdiri atas ekosistem air dan ekosistem darat. Ekosistem air terdiri atas ekosistem air tawar dan ekosistem air asin. Ekosistem darat terdiri atas ekosistem hutan, padang rumput, padang pasir, tundra, dan taiga. Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sawah dan bendungan merupakan dua contoh ekosistem buatan.
Ekosistem air tawar contohnya ekosistem danau, kolam, dan sungai. Ekosistem air tawar mendapatkan cukup sinar matahari. Tumbuhan yang paling banyak hidup pada ekosistem ini adalah ganggang. Ekosistem air asin contohnya ekosistem terumbu karang dan ekosistem laut dalam. Berbagai jenis ikan, kerang, koral, dan makhluk laut lainnya hidup pada ekosistem ini. Terdapat juga beberapa jenis hewan kecil dan tumbuhan alga yang dapat membuat sendiri makanannya.
Ekosistem darat
contohnya ekosistem hutan hujan tropis, sabana, padang rumput, gurun, taiga, dan tundra. Ekosistem darat ini dibedakan oleh tingkat curah hujan dan iklimnya. Perbedaan tersebut menyebabkan jenis tumbuhan dan hewan yang ada di dalamnya juga berbeda. Tumbuhan
seperti rotan dan anggrek, serta hewan seperti kera, burung, badak, dan harimau, berada pada ekosistem hutan hujan tropis. Ekosistem sabana memiliki curah hujan yang lebih rendah daripada ekosistem hutan hujan tropis. Hewan-hewan yang hidup di sabana antara lain berbagai jenis serangga dan mamalia seperti zebra dan singa.
Ekosistem padang rumput memiliki curah hujan yang lebih
rendah dibandingkan dengan ekosistem sabana. Tumbuhan khas ekosistem adalah rumput. Hewan yang hidup pada ekosistem ini contohnya bison, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kanguru, dan ular. Gurun merupakan ekosistem yang paling gersang karena curah hujan yang sangat rendah. Tumbuhan jenis kaktus yang memiliki duri untuk mengurangi penguapan banyak tumbuh di sini.
Sumber: Diana Puspita, 2017.
Sumber: Diana Puspita, 2017.
2 Sumber: Diana Puspita, 2017.
Hewan-hewan yang bisa hidup pada ekosistem ini antara lain semut, ular, kadal, kalajengking, dan beberapa hewan malam lainnya.
Suhu pada ekosistem taiga sangat rendah pada musim dingin. Taiga biasanya merupakan hutan yang tersusun atas satu jenis tumbuhan seperti cemara, pinus, dan sejenisnya. Hewan seperti beruang hitam dan ajag, biasanya hidup di ekosistem ini. Tundra merupakan ekosistem yang dingin dan kering. Banyak jenis tumbuhan tidak bisa hidup pada ekosistem ini karena rendahnya suhu lingkungan sepanjang tahun. Akar-akar tanaman tidak dapat tumbuh pada suhu yang dingin. Tumbuhan jenis rumput tertentu saja yang mampu bertahan. Beberapa jenis burung bersarang di ekosistem tundra pada saat musim panas, seperti angsa dan bebek.
Dalam sebuah bacaan terdapat pikiran utama pada setiap paragraf. Kamu dapat menuliskan hal-hal penting. Dari bacaan tersebut, kamu dapat mengetahui jenis-jenis ekosistem. Salah satu komponen ekosistem adalah hewan yang memiliki keunikan yang dapat menyeimbangkan ekosistem tempat ia berada.
Berdasarkan jenis makanannya, hewan dibagi menjadi dua, yaitu hewan yang memakan bagian-bagian tumbuhan dan hewan yang memakan hewan lain. Namun, ada kelompok hewan yang memakan keduanya, yaitu memakan tumbuhan sekaligus memakan hewan lain. Bacalah dengan saksama bacaan berikut ini untuk mengetahui lebih dalam tentang penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya.
Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya
Berdasarkan jenis makanannya, hewan dikelompokkan menjadi tiga golongan. Ketiga golongan itu adalah golongan herbivor, karnivor, dan omnivor.
Kelompok hewan herbivor merupakan hewan yang makanannya berasal dari tumbuhan. Hewan ini memiliki susunan gigi yang khas. Gigi hewan ini terdiri atas gigi seri dan gigi geraham, dan tidak memiliki gigi taring. Gigi seri berada di depan dan tajam. Gigi ini berguna untuk memotong makanan. Sementara itu, gigi geraham berfungsi untuk menghaluskan makanan yang telah dipotong oleh gigi seri. Contoh hewan yang termasuk kelompok ini adalah sapi, kelinci, kerbau, dan rusa
Sumber: Diana Puspita, 2017.
Sumber: Diana Puspita, 2017.
Kelompok hewan karnivor adalah kelompok hewan yang memakan hewan lain. Sebagian besar hewan yang termasuk di dalam kelompok ini merupakan hewan buas dan liar. Hewan ini harus berburu untuk mendapatkan makanan. Oleh karenanya, hewan ini memiliki gigi taring yang tajam dan kuat. Gigi taring berguna untuk merobek dan mengoyak mangsa. Hewan ini juga memiliki gigi seri yang tajam dan kuat meskipun berukuran kecil. Gigi ini juga berfungsi untuk memotong makanan. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini adalah harimau, singa, anjing, buaya, dan ular.
Kelompok hewan omnivor merupakan
kelompok hewan yang makanannya berasal dari tumbuhan maupun hewan lain. Hewan omnivor memiliki susunan gigi tersendiri. Gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham hewan ini berkembang dengan baik untuk menyesuaikan dengan makanannya. Gigi seri dan gigi taring digunakan ketika memakan makanan yang berupa hewan lain. Sementara itu, gigi seri dan gigi geraham digunakan ketika memakan makanan berupa tumbuhan. Orangutan, gorila, dan monyet, merupakan beberapa contoh hewan yang termasuk dalam kelompo
Sumber: Diana Puspita, 2017. Sumber: Diana Puspita, 2017.
Setelah membaca teks bacaan di atas, kamu dapat membuat pertanyaan yang sesuai dengan teks bacaan dengan menggunakan kaya tanya yang tepat dan ejaan bahasa Indonesia yang benar. Dari teks bacaan di atas, kamu juga dapat menulis sebuah karangan nonfiksi paling sedikit tiga paragraf. Karangan nonfiksi dibuat dengan menggunakan data-data, fakta, dan informasi pendukung lain.
Tahukah kamu bahwa hewan sering dijadikan inspirasi oleh pengarang lagu untuk membuat sebuah lagu? Ada beberapa lagu Indonesia yang bertemakan hewan. Lagu bertema hewan ada yang bernada mayor dan bertangga nada minor. Lagu bertangga nada mayor mempunyai kesan riang gembira dan penuh semangat sedangkan lagu bertangga minor mempunyai kesan sedih dan kurang bersemangat. Cobalah memainkannya dengan iringan alat musik sederhana yang kamu miliki. Perhatikan tempo dan ketukan lagu. Jika kamu memiliki alat musik melodis, pelajari nada lagu dan mainkanlah alat musikmu untuk mengiringi lagu tersebut.
Langkah-langkah membuat karangan nonfiksi adalah sebagai berikut:
1. Pilihlah satu hewan yang paling kamu sukai berdasarkan penggolongannya. 2. Mencari informasi tentang hewan tersebut, termasuk habitat asli, jenis
makanan, serta cara hewan tersebut mendapatkan dan memakan makanannya.
3. Gunakan hasil pengamatan dan informasi penting yang telah kamu dapatkan dari bacaan untuk melengkapi tulisanmu.
4. Lengkapi tulisanmu dengan gambar hewan yang kamu tuliskan.
5. Tuliskan penjelasan tentang kedua hewan tersebut pada selembar kertas dengan tulisan yang rapi.
Lagu bertema hewan dengan tangga nada mayor
Sumber:https://www.google.com/search?q=syair+lagu+cicak-cicak+di+dinding
Lagu bertema hewan dengan tangga nada mayor
Sumber:https://www.google.com/search?q=syair+lagu+BURUNG+KUTILANG
Rangkuman
1. Ekosistem dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan.
2. Ekosistem alami terdiri atas ekosistem air dan ekosistem darat. Ekosistem air terdiri atas ekosistem air tawar dan ekosistem air asin. Ekosistem darat terdiri atas ekosistem hutan, padang rumput, padang pasir, tundra, dan taiga. Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sawah dan bendungan merupakan dua contoh ekosistem buatan.
3. Salah satu komponen ekosistem adalah hewan
4. Berdasarkan jenis makanannya, hewan dikelompokkan menjadi tiga golongan. Ketiga golongan itu adalah golongan herbivor, karnivor, dan omnivor.
5. Hewan herbivor merupakan hewan yang makanannya berasal dari tumbuhan.
6. Hewan karnivor adalah kelompok hewan yang memakan hewan lain.
7. Hewan omnivor merupakan kelompok hewan yang makanannya berasal dari tumbuhan
maupun hewan lain.
8. Langkah-langkah membuat karangan nonfiksi adalah sebagai berikut:
Pilihlah satu hewan yang paling kamu sukai berdasarkan penggolongannya.
Mencari informasi tentang hewan tersebut, termasuk habitat asli, jenis
makanan, serta cara hewan tersebut mendapatkan dan memakan makanannya.
Gunakan hasil pengamatan dan informasi penting yang telah kamu dapatkan
dari bacaan untuk melengkapi tulisanmu.
Lengkapi tulisanmu dengan gambar hewan yang kamu tuliskan.
Tuliskan penjelasan tentang kedua hewan tersebut pada selembar kertas
dengan tulisan yang rapi.
9. Lagu bertangga nada mayor mempunyai kesan riang gembira dan penuh semangat sedangkan lagu bertangga minor mempunyai kesan sedih dan kurang bersemangat.
DAFTAR PUSTAKA
Karitas, Diana Puspita. 2017. Tema 5 Ekosistem Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017: Buku Siswa SD / MI Kelas 5. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Karitas, Diana Puspita. 2017. Tema 5 Ekosistem Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017: Buku Guru SD / MI Kelas 5. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,Kemendikbud.
Dikywahyu124.https://brainly.co.id/tugas/14999084
https://www.google.com/search?q=syair+lagu+cicak-cicak+di+dinding https://www.google.com/search?q=syair+lagu+BURUNG+KUTILANG