• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURVEI INDEKS KEBAHAGIAAN KOTA BANDUNG, 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SURVEI INDEKS KEBAHAGIAAN KOTA BANDUNG, 2018"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN PUSAT STATISTIK

SURVEI INDEKS KEBAHAGIAAN KOTA BANDUNG, 2018

ABSTRAKSI

Studi tentang kebahagiaan telah cukup banyak menyita perhatian dalam dekade terakhir. Hal tersebut menjadi menarik perhatian khalayak secara luas karena secara fitrah tentu saja hampir semua orang ingin hidup bahagia. Dari sudut pandang keilmuan psikologi sendiri terdapat harapan yang sangat besar karena aspek kebahagian, meskipun berupa pengalaman subjektif, tetapi dapat diukur secara objektif dan kuantitatif. Kebahagiaan dapat diukur secara obyektif dari waktu ke waktu, dan terdapat korelasi yang kuat antara kebahagiaan dan pengalaman hidup yang bermakna.

Kebahagiaan dapat ditingkatkan melalui pengalaman hidup bermakna; dan pengalaman hidup bermakna dapat meningkat sejalan dengan meningkatnya kualitas lingkungan, termasuk pembangunan perkotaan, lebih khusus lagi pembangunan dan penataan ruang publik.

Walaupun Pemerintah Kota Bandung tidak dapat membuat semua warga Bandung bahagia, peran Pemerintah Kota haruslah menciptakan kondisi-kondisi yang membawa warga Bandung ke arah kebahagiaan hidupnya.

Program penataan ruang publik di Kota Bandung ternyata memiliki kontribusi terhadap pergerakan nilai indeks kebahagiaan warga Bandung. Survey yang dirilis BPS Kota Bandung tahun 2014 dan Laboratorium Quality Control Unpad tahun 2015, 2016 dan 2017 secara berturut-turut menunjukkan tren peningkatan pada angka indeks kebahagiaan warga Kota Bandung. Fenomena penataan ruang publik menjadi pertanda bahwa ruang publik di Kota ini telah berhasil mengembalikan salah satu kebutuhan dasar warga kota, yaitu tersedianya sarana tempat untuk berinteraksi sosial secara bebas dan bermakna. Dalam kaitan ini, ruang publik yang baik harus dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat kota yang berbeda-beda status sosial, pekerjaan, suku dan budaya sehingga ruang publik dapat menjadi simbol sosialisasi masyarakat yang dapat mempertemukan seluruh lapisan masyarakat. Kendatipun demikian, ruang publik bukanlah satu-satunya indikator untuk melihat tingkat kebahagiaan warga kota karena tidak semua warga kota memiliki kesempatan dan akses untuk memanfaatkannya        Dalam rangka melihat perkembangan tingkat kebahagiaan masyarakat Kota Bandung dari waktu ke waktu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung melakukan kerjasama dengan Grup riset Manajemen Mutu dan Riset Operasional Universitas Padjadjaran untuk melakukan survey pengukuran tingkat kebahagiaan masyarakat Kota Bandung pada tahun 2018.

TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

1.Menginformasikan tren taksiran indeks kebahagiaan penduduk Bandung baik secara umum maupun menurut 10 domain kehidupan esensial

2.Menyampaikan rekomendasi untuk peningkatan indeks kebahagiaan penduduk Kota Bandung Â

Penanggung Jawab Kegiatan

PENYELENGGARA

(2)

ALAMAT PENYELENGGARA JL WASTUKENCANA NO 2 NAMA

RINA KARLINA, S.Si JABATAN

KEPALA BIDANG DATA DAN STATISTIK ALAMAT JL WASTUKENCANA NO 2 TELEPON 0224234892 FAX 0224234892 EMAIL [email protected]

Penanggung Jawab Teknis Kegiatan

NAMA

BUDHY ADITYA HADIE JABATAN

KASIE SURVEI DAN AKUISISI DATA ALAMAT JL WADTUKENCANA NO 2 TELEPON 0224234892 FAX 0224234892 EMAIL [email protected]

Informasi Umum Kegiatan

FREKUENSI PENYELENGGARAAN Tahunan

FREKUENSI PENGUMPULAN DATA - Tahunan

TIPE PENGUMPULAN DATA Cross Sectional

(3)

CARA PENGUMPULAN DATA Sebagian populasi (Survei) CAKUPAN WILAYAH SURVEI Sebagian kabupaten/kota

JENIS RANCANGAN SAMPEL Multi Stage/Phase

METODE PEMILIHAN SAMPEL STAGE TERAKHIR Sampel Probabilitas

KERANGKA SAMPEL

Daftar RW/Kelurahan/Kecamatan di Kota Bandung

KESELURUHAN FRAKSI SAMPEL (OVERAL SAMPLING FRACTION)

1.Tahap pertama, menetapkan 30 kecamatan di Kota Bandung dengan 151 kelurahan sebagai Strata, 2.Tahap kedua, membuat kerangka sampling KK di 151 kelurahan

3.Tahap ketiga, menetapkan sampel KK per kelurahan secara proporsional dengan mempertimbangkan kendala biaya.

4.Tahap keempat menerapkan metode Probability Proportional to Size (PPS) with replacement untuk memilih KK. 5.Tahap kelima, dari setiap Kelurahan, dipilih sejumlah KK secara acak.

PERKIRAAN SAMPLING ERROR

Margn error dengan koefisien kepercayaan 95%= 1,63% UNIT SAMPEL

Kepala Keluarga di Kota Bandung UNIT OBSERVASI

Kepala Keluarga atau pasangannya

Pengumpulan Data

METODE PENGUMPULAN DATA - Wawancara langsung

MELAKUKAN UJI COBA (PILOT STUDY) Ya

PETUGAS PENGUMPULAN DATA - Lainnya

PERSYARATAN PENDIDIKAN TERENDAH PETUGAS PENGUMPULAN DATA Akademi/Universitas

MELAKUKAN PELATIHAN PETUGAS Ya

(4)

JUMLAH SUPERVISOR/PENYELIA/PENGAWAS 4

JUMLAH ENUMERATOR/PENCACAH/PENGUMPUL DATA 40

Pengolahan Data, Penyajian, dan Analisis

METODE PENGOLAHAN Penyuntingan (Editing) Penyandian (Coding) Input data (Data entry) Penyahihan (Validasi)

TINGKAT PENYAJIAN YANG DIHARAPKAN - Kabupaten/Kota

METODE ANALISIS Metode analisis:

Indeks kebahagiaan merupakan indeks komposit yang diukur secara tertimbang dan mencakup indikator kepuasan individu terhadap sepuluh domain/variabel yang esensial. Kesepuluh domain/variabel yang secara substansi dan bersama-sama merefleksikan tingkat kebahagiaan individu meliputi : (1) pekerjaan, (2) pendapatan rumah tangga, (3) kondisi rumah dan aset, (4) pendidikan, (5) kesehatan, (6) keharmonisan keluarga, (7) hubungan sosial, (8) ketersediaan waktu luang, (9) kondisi lingkungan, dan (10) kondisi keamanan. Bobot tertimbang setiap

domain/variabel terhadap indeks kebahagiaan dihitung secara proporsional berdasarkan sebaran data dengan teknik Analisis Faktor

Pengukuran indeks kebahagiaan dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: Penghitungan penimbang setiap variabel

Penimbang bagi setiap variabel dihitung berdasarkan nilai loading factors variabel tersebut dan nilai rotation sums of squared loading (% of variance) pada faktor yang terbentuk. Penghitungan penimbang bagi setiap variabel dilakukan dalam 2 (dua) tahap yaitu:

Penghitungan penimbang tiap variabel dalam faktor dengan formula : Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â dimana,

           B         = nilai penimbang;            LF       = nilai loading factors;

           RLF    = rata-rata loading factor dalam satu faktor;

           RSL    = nilai rotation sums of squared loading (% of variance). Â

Penghitungan penimbang berstandardisasi tiap variabel dalam faktor dengan formula: Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â dimana ,

(5)

           b         =  nilai penimbang berstandardisasi;            B        =  nilai penimbang;

           JB       =  jumlah semua penimbang. Â

Pengukuran indeks setiap individu

Hasil pengukuran penimbang terstandardisasi tersebut digunakan sebagai pengali terhadap nilai jawaban responden setiap konstruk. Formula yang digunakan adalah sebagai berikut :

                Ia  =  bi  *  Xia Dalam hal ini

Ia     =  nilai indeks kepuasan hidup individu ke-a; bi   =  nilai penimbang terstandardisasi variabel ke-i; Xia  =  nilai jawaban variabel ke-i, individu ke-a. Â

Pengukuran indeks agregat

Pengukuran indeks kepuasan hidup agregat dilakukan dengan cara menghitung rata-rata nilai indeks setiap individu. Formula yang digunakan adalah sebagai berikut :

                      Dalam hal ini

      I   = indeks kepuasan hidup agregat;

      JI = jumlah semua nilai indeks kepuasan hidup individu;       n  = jumlah sampel/individu.

Â

4.   Pengukuran indeks kepuasan hidup

Hasil pengukuran indeks pada tahap 3 sebelumnya memiliki skala 1 sampai dengan 10. Untuk memudahkan intepretasi lebih lanjut, maka dilakukan penyetaraan skala indeks dari skala 1-10 menjadi 0-100. Indeks hasil perubahan skala dengan menggunakan konstruksi tersebut tidak mengubah posisi individu. Hal ini berarti, ranking indeks sebelum dan setelah perubahan skala tidak berubah. Formula yang digunakan untuk melakukan penyetaraan tersebut adalah:

  dimana,

(6)

IÂ Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â =Â Â indeks kepuasan hidup skala 1 – 10.

Range      =  selisih antara nilai terbesar dan terkecil pada skala pengukuran. Â

Â

UNIT ANALISIS Kota Bandung

PRODUK DATA YANG TERSEDIA UNTUK UMUM Media Cetak

Media Elektronik JUDUL PUBLIKASI

Indeks Kebahagiaan Kota Bandung 2018 WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN

Perencanaan/

Persiapan 24 Apr 2021 s.d. 24 Apr 2021 Pengumpulan

Data 24 Apr 2021 s.d. 24 Apr 2021

Pengolahan 24 Apr 2021 s.d. 24 Apr 2021 Penyajian 19 Oct 2018 s.d. 19 Oct 2018 Analisis 24 Apr 2021 s.d. 24 Apr 2021 Aksesibilitas

Direktorat Diseminasi Statistik [email protected], www.bps.go.id Persyaratan dan Penolakan

PERSYARATAN

Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan:

SURVEI INDEKS KEBAHAGIAAN KOTA BANDUNG, 2018 PENOLAKAN

Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data apabila tidak diketahui atau tidak dikonsultasikan dengan BPS.

Referensi

Dokumen terkait

Neigborhood Park Ruang terbuka yang dibangun di area perumahan; dibangun untuk publik dan dikelola sebagai bagian dari rangkaian ruang terbuka kota atau bisa juga merupakan

Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Pelayanan Prima Untuk Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Semarang dilakukan dengan indikator- indikator pelayanan

Karena taman kota merupakan fasilitas ruang terbuka publik yang disediakan oleh pihak Pemerintah yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan

Agenda Meningkatkan Kemakmuran Warga Kota Bandung (Bandung Makmur) Kinerja kebijakan Agenda Bandung Makmur yang merupakan salah satu tolok ukur pencapaian indikator

Melihat kebutuhan yang besar dari masyarakat berkenaan dengan ruang publik, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menyediakan ruang publik bagi warga ibu kota

Hasil penelitian dari dukungan anggota keluarga untuk menciptakan kebahagiaan lansia yang memasuki masa pensiun di Kelurahan Sungai Buah Kota Palembang

Berdasarkan hasil penelitian, implementasi Pelayanan Prima Untuk Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Semarang dilakukan dengan indikator- indikator pelayanan

Alasan Pemerintah Kota Bandung membangun banyak taman tematik ini adalah untuk meningkatkan indeks kebahagiaan seperti yang dijelaskan saat penutupan Speech