PEMERINTAH KOTA PADANG
Teks penuh
(2) PEMERINTAH KOTA PADANG. KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK. Komplek Balaikota Padang Jalan : By. Pass KM. 18 Aia Pacah Padang KEPUTUSAN KEPALA KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG NOMOR TAHUN 2014 TENTANG PENETAPAN RENCANA STRATEGIS KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG 2014-2019 KEPALA KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG Menimbang. : a. bahwa Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) Kota Padang memuat arah kebijakan Satuan kerja Perangkat Daerah selama kurun waktu 5 (lima) Tahun telah ditetapkan dengan Keputusan Walikota Padang Nomor 537 Tahun 2014 tentang Pengesahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah Tahun 2014-2019; b. bahwa Rencana Strategis Kantor Kesbangpol Kota Padang disusun untuk memberikan kepastian kebijakan dalam melaksanakan program dan kegiatan Kantor Kesbangpol Kota Padang; c. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 19 UndangUndang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Renstra SKPD ditetapkan dengan peraturan Pimpinan SKPD setelah disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD); d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b dan huruf c perlu menetapkan Keputusan Kepala Kantor Kesbangpol Kota Padang tentang Rencana Strategis Kantor Kesbangpol Kota Padang Tahun 2014-2019;. Mengingat. : 1. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Besar Dalam Lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 20); 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4286); 3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421); 4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor.
(3) 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438); 5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5234); 6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 (Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5589); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1980 tentang Pembentukan Batas Wilayah Kota madya Daerah Tingkat II Padang (Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3164); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 210, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4028); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4405); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4416) sebagaimana diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4712); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578); 12. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4593); 13. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Masyarakat (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4693); 14. Peraturan Pemerintah Nomor 08 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran.
(4) Negara Nomor 4817); 15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011; 16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah; 17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dalam Penyusunan atau Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah; 18. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Padang Tahun 2004-2020 (Lembaran Daerah Tahun 2014 Nomor 30); 19. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 01 Tahun 2008 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 01; 20. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Padang Tahun 2014-2019 (Lembaran Daerah Tahun 2014 Nomor 6); MEMUTUSKAN : Menetapkan. :. KESATU. : Rencana Strategis Kantor Kesbangpol Kota Padang Tahun 2014-2019 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.. KEDUA. : Rencana Strategis sebagaimana dimaksud pada diktum Kesatu merupakan landasan bagi unit kerja lingkungan Kantor Kesbangpol Kota Padang dalam melaksanakan Program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi SKPD yang telah ditetapkan dan bahan acuan dalam evaluasi kinerja Kantor Kesbangpol Kota Padang.. KETIGA. : Keputasan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Padang pada tanggal. 2014. KEPALA KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG ERI SENDJAYA.
(5) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. BAB. I PENDAHULUAN 1.1.. LATAR BELAKANG Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Pembangunan penjabaran. Daerah, Jangka. visi,. misi. Pemerintah Menengah dan. Daerah. Daerah. program. menyusun. (RPJMD). kepala. yang. daerah.. Rencana merupakan. Dari. dokumen. perencanaan 5 (lima) tahunan daerah yang tertuang dalam RPJMD ini kemudian dijadikan pedoman dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Satuan Kerja Perangkat Daerah, yang selanjutnya disebut Rencana Strategis SKPD adalah dokumen perencanaan satuan kerja perangkat daerah untuk periode 5 (lima) tahun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Renstra SKPD merupakan tanggungjawab Kepala SKPD yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD. Penyusunan. Renstra-SKPD. Kantor. Kesbangpol. Kota. Padang. berpedoman pada Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Padang Tahun 2014-2019 dan diselaraskan dengan program pembangunan yang menjadi prioritas Kepala Daerah sebagaimanana tertuang dalam RPJMD Kota Padang namun dengan tetap mendasarkan pada tugas dan fungsi Kantor. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 1.
(6) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. Kesbangpol serta memperhatikan program dan kegiatan yang telah dicapai sebelumnya termasuk permasalahan/ kendala yang dihadapi. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Kantor Kesbangpol Kota Padang sebagai salah satu Unit Satuan Kerja Perangkat Daerah perlu menyusun Renstra SKPD sebagai dokumen perencanaan kegiatan. Dalam Ketentuan Pasal 15 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional antara lain dinyatakan bahwa Renstra-SKPD disiapkan dengan berpedoman pada rancangan awal RPJM Daerah, sedangkan rancangan RPJM Daerah disusun dengan menggunakan rancangan Renstra SKPD dan berpedoman pada RPJP Daerah. Dengan demikian dokumen Renstra-SKPD tidak bisa dipisahkan dari keberadaan 2 (dua) dokumen yang lain yaitu RPJP Daerah dan RPJM Daerah. Adapun perencanaan. secara. substansi. sebelumnya. dalam. Renstra-SKPD artian. juga. merupakan. terkait. dengan. perencanaan-. perencanaan yang telah ada. 1.2. LANDASAN HUKUM 1.. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Besar dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah;. 2.. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ;. 3.. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;. 4.. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional ;. 5.. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ;. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 2.
(7) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 6.. Peraturan. Pemerintah. Nomor. 38. Tahun. 2007. tentang. Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota; 7.. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,. Pengendalian. dan. Evaluasi. Pelaksanaan. Rencana. Pembangunan Daerah ; 8.. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;. 9.. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota Padang Tahun 2004-2020;. 10. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pembentukan. Organisasi. dan. Tata. Kerja. Inspektorat,. Badan. Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kota Padang (Lembaran Daerah Kota Padang Tahun 2008 Nomor 17); 11. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota Padang Tahun 2014-2019; 12. Peraturan Walikota Padang Nomor 49 Tahun 2012 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik; 1.3.. MAKSUD DAN TUJUAN. Maksud. :. Maksud. disusunnya. Renstra. SKPD adalah sebagai pedoman. perencanaan atau dasar pelaksanaan kegiatan Kantor Kesbangpol Kota Padang serta memberikan arah kebijakan, program dan kegiatan yang ingin dicapai selama 5 (lima) tahun kedepan. Tujuan. :. Tujuan disusunnya Renstra SKPD adalah untuk mengoptimalkan peran Kantor Kesbangpol Kota Padang dalam pencapaian misi, Pemerintah Kota. visi,. sesuai dengan tugas dan fungsi Kantor. Kesbangpol agar selaras dengan program prioritas Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 3.
(8) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 1.4.. SISTEMATIKA PENULISAN. BAB. I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan. BAB. II. GAMBARAN PELAYANAN KANTOR KESBANGPOL 2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi 2.2. Sumber Daya Kantor Kesbangpol 2.3. Kinerja Pelayanan Kantor Kesbangpol 2.4.Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Kantor Kesbangpol. BAB. III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi 3.2. Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih. 3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi Sumbar 3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup 3.5. Penentuan Isu-isu Strategis. BAB. IV. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Visi dan Misi 4.2. Tujuan Dan Sasaran Jangka Menengah 4.3. Strategi Dan Kebijakan. BAB. V. RENCANA. PROGRAM. DAN. KEGIATAN,. INDIKATOR. KINERJA,. KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF BAB VI. INDIKATOR KINERJA. BAB VII. PENUTUP.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 4.
(9) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. BAB. II GAMBARAN PELAYANAN KANTOR KESBANGPOL 2.1.. TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik dibentuk berdasarkan Perda Nomor 17. Tahun 2008, tentang Pembentukan Organisasi dan Tatakerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kota Padang, yang merupakan unsur pelaksana tugas tertentu Pemerintah Daerah di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik yang dipimpin oleh seorang Kepala yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 15 Tahun 2012. Sesuai dengan kewenangan yang diberikan dan sehubungan dengan telah berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Padang 2009-2014, maka Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang menyusun Renstra untuk masa lima tahun ke depan sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang yang menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahunan dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Berdasarkan Peraturan Walikota Padang Nomor 49 Tahun 2012. tentang. Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, Kantor Kesbangpol mempunyai tugas pokok membantu Walikota dalam kebijakan di bidang Kesatuan Bangsa Politik dan penyelenggaraan Pemerintah Daerah di bidang Kesatuan Bangsa Politik. Dalam menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Kantor Kesbangpol mempunyai fungsi: a. Penyelenggaraan kebijakan teknis di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik. b. Pelaksanaan dan pembinaan teknis SDM yang handal di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik.. c. Pengelolaan keuangan urusan ketatausahaan keuangan secara propesional akuntable.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 5.
(10) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. Kantor Kesbangpol dipimpin oleh seorang Kepala Kantor, Sub Bagian Tata Usaha dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dan masing-masing Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Kantor. Bagan Susunan Organisasi Kantor Kesbangpol Kota Padang adalah sebagai berikut : KEPALA KANTOR. KASUBAG.TATA USAHA. STAF. KASI. BINA IDEOLOGI DAN WAWASAN KEBANGSAAN. KASI. POLITIK DAN KEWASPADAAN NASIONAL. KASI. KETAHANAN SENI, BUDAYA, AGAMA, KEMASYARAKATAN DAN EKONOMI. STAF. STAF. STAF. Kepala Kantor mempunyai tugas memimpin dan mengatur penyelenggaraan urusan pemerintah daerah di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan demi terciptanya ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. KEPALA KANTOR Kepala Kantor mempunyai tugas memimpin dan mengatur penyelenggaraan urusan pemerintah daerah di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik berdasarkan ketentuan. perundang-undangan. demi. terciptanya. ketertiban. umum. dan. ketentraman masyarakat. Penjabaran tugas pokok Kepala Kantor adalah : a. menyusun kebijakan daerah bidang kesatuan bangsa dan politik berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan demi terwujudnya kesatuan bangsa, politik dan perlindungan masyarakat;. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 6.
(11) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. b. merumuskan. program. kerja. dibidang. kesatuan. bangsa. dan. politik. berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk pencapaian visi dan misi organisasi; c. mengkoordinasikan. pelaksanaan. urusan. pemerintah. daerah. dibidang. kesatuan bangsa dan politik berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan untuk sinkronisasi dan harmonisasi penyelenggaraan pemerintah daerah; d. menyelenggarakan program kerja dibidang kesatuan bangsa dan politik berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan demi mewujudkan ketahanan nasional dan masyarakat; e. mengendalikan pelaksanaan urusan pemerintah daerah dibidang kesatuan bangsa dan politik berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku untuk mewujudkan mekanisme kerja yang efektif dan efisien; f. membina aparatur pelaksana urusan pemerintah daerah dibidang kesatuan bangsa dan politik berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan guna mewujudkan aparatur yang profesional; g. mengarah proses penyelenggaraan urusan pemerintah daerah dibidang kesatuan bangsa dan politik sesuai dengan pedoman kerja yang telah ditetapkan untuk meningkatkan kinerja organisasi /tepat sasaran; h. mengevaluasi. penyelenggaraan. urusan. pemerintah. daerah. dibidang. kesatuan bangsa dan politik berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan guna mendapatkan informasi tentang keberhasilan pelaksanaan tugas; i. melaporkan pelaksanaan tugas sesuai dengan program kerja sebagai bentuk akuntabilitas kinerja; j. pengguna anggaran Kantor; k. pengguna barang Kantor; dan l. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya. Sub Bagian Tata Usaha Sub Bagian Tata Usaha dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian Tata Usaha yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 7.
(12) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas membantu Kepala Kantor dalam memberikan. pelayanan. teknis. administrasi. dalam. menyusun. perencanaan,. pelaksanaan pembinaan kepegawaian dan koordinasi pelaksanaan tugas; Penjabaran tugas pokok Sub Bagian Tata Usaha adalah : a. menyusun rencana anggaran, belanja kantor dan program Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik; b. menyusun laporan pelaksanaan anggaran; c. melakukan pengadministrasian keuangan kantor, perjalanan dinas dan rumah tangga; d. melaksanakan urusan administrasi barang dan inventaris kelengkapan kantor; e. melaksanakan perawatan dan pemeliharaan barang/ inventaris kantor; f. melaksanakan. urusan. surat. menyurat. dan. tugas-tugas. kearsipan,. perpustakaan dan dokumentasi dan administrasi kepegawaian; g. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya. Seksi Bina Ideologi Dan Wawasan Kebangsaan Seksi Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor. Seksi. Bina. Ideologi. dan. Wawasan. Kebangsaan. mempunyai. tugas. melaksanakan sebagian tugas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik di Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan berdasarkan kebijakan Walikota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan; Penjabaran tugas pokok Seksi Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan adalah : a. memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas aparatur di bidang kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, bina masyarakat perbatasan dan tenaga kerja, penanganan konflik pemerintahan, penanganan konflik sosial, pengawasan orang asing dan lembaga; b. mengkoordinir dan memfasilitasi pembinaan penyelenggaraan pemerintahan (bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 8.
(13) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. pengembangan dan evaluasi) di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan; c. melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan; d. memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas aparatur di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan; dan e. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya. Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor. Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik di Bidang Politik dan Kewaspadaan Nasional Penjabaran tugas pokok Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional adalah : a. melakukan. koordinasi. penetapan. kebijakan. teknis. (merujuk. kepada. kebijakan umum nasional) di bidang sistem dan implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitasi pemilu, pilpres dan pilkada; b. memfasilitasi dan melaksanakan kegiatan di bidang sistem dan implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, pemilu, pilpres dan pilkada; c. melakukan. koordinasi. dan. fasilitasi. pembinaan. penyelenggaraan. pemerintahan (bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan,. pengembangan. dan. evaluasi). di. bidang. sistem. dan. implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, pemilu, pilpres dan pilkada; d. melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan bidang kesbangpol dan sistem dan implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 9.
(14) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitasi pemilu, pilpres dan pilkada; e. memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas aparatur kesbangpol di bidang sistem. dan. implementasi. politik,. kelembagaan. politik. pemerintahan,. kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, pemilu, pilpres dan pilkada; f. melakukan. koordinasi. penetapan. kebijakan. teknis. (merujuk. kepada. kebijakan umum nasional) di bidang kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, bina masyarakat, perbatasan dan tenaga kerja, penanganan konflik pemerintahan, penanganan konflik; g. memfasilitasi dan melaksanakan kegiatan di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan; h. melakukan. koordinasi. dan. fasilitasi. pembinaan. penyelenggaraan. pemerintahan (bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi) di bidang kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, bina masyarakat, perbatasan dan tenaga kerja, penanganan konflik pemerintahan, penanganan konflik sosial, pengawasan orang asing dan lembaga asing; i. melakukan. pengawasan. penyelenggaraan. pemerintahan. di. bidang. kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, bina masyarakat perbatasan dan tenaga kerja, penanganan konflik pemerintahan, penanganan konflik sosial, pengawasan orang asing, penetapan kebijakan teknis (merujuk kepada kebijakan umum nasional) di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan; j. melakukan. koordinasi. dan. fasilitasi. pembinaan. penyelenggaraan. pemerintahan (bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi) di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial kemasyarakatan; dan. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 10.
(15) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. k. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Seksi Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi Seksi Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor. Seksi Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi mempunyai tugas melaksanakan tugas di bidang Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi. Penjabaran. tugas. pokok. Seksi. Ketahanan. Seni,. Budaya,. Agama,. Kemasyarakatan dan Ekonomi, adalah : a. melakukan koordinasi penetapan kebijakan teknis (merujuk kepada kebijakan umum nasional) di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan, penanganan masalah sosial kemasyarakatan; b. memfasilitasi dan melaksanakan kegiatan di bidang di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan, penanganan masalah sosial kemasyarakatan; c. melakukan. koordinasi. dan. fasilitasi. pembinaan. penyelenggaraan. pemerintahan (bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi) dibidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial kemasyarakatan; d. melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya,. organisasi. kemasyarakatan,. penanganan. masalah. sosial. kemasyarakatan; e. memfasilitasi dan peningkatan kapasitas aparatur kesbangpol di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial kemasyarakatan ;. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 11.
(16) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. f. melakukan koordinasi penetapan kebijakan teknis (merujuk kepada kebijakan umum nasional) di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiskal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian; g. memfasilitasi dan melaksanakan kegiatan di bidang kebijakan dan ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiskal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian; h. melakukan. koordinasi. dan. fasilitasi. pembinaan. penyelenggaraan. pemerintahan (bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi) di bidang kebijakan dan ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiskal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian; i. melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan bidang kebijakan ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiskal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian; j. memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas aparatur kesbangpol di bidang kebijakan dan ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiskal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian; dan k. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 12.
(17) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 2.2 SUMBER DAYA KANTOR KESBANGPOL a. Sumber Daya Manusia Dalam pelaksanaan tugas, Kantor Kesbangpol Kota Padang didukung oleh pegawai berjumlah 23 Orang. Secara rinci data pegawai di Kantor Kesbangpol Kota Padang dapat dibagi sebagai berikut : Tabel 1. Jumlah Pegawai berdasarkan Golongan NO.. GOLONGAN. JUMLAH (ORANG). 1.. Golongan IV. 3. 2.. Golongan III. 14. 3.. Golongan II. 6. 4.. Golongan I. -. Tabel 2. Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan NO.. PENDIDIKAN. JUMLAH (ORANG). 1.. S2. 4. 2.. S1. 11. 3.. Sarjana Muda/D3/D2. 2. 4.. SLTA/Sederajat. 6. 5.. SLTP/Sederajat. -. 6.. SD. -. Tabel 3. Jumlah Jabatan Struktural menurut Eselon. NO.. JABATAN. ESELON III A. IV A. 1.. Kepala Kantor. 1. -. 2.. Kepala Sub Bagian/Seksi. -. 4. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 13.
(18) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. b. Perlengkapan/Aset Sarana. prasarana. yang. dimiliki. untuk. mendukung. aktivitas. Kantor. Kesbangpol Kota Padang terus diupayakan bertambah sesuai dengan kebutuhan. Adapun sarana prasarana yang dimiliki, antara lain : NO.. JENIS. JUMLAH. 1. 2. 3.. K endaraan Dinas Roda 4 (Mobil) Kendaraan Dinas Roda 2 (Sepeda Motor) Mesin Ketik Manual. 4 9 6. 4. 5. 6. 7. 8.. Kipas Angin Dispenser Filling Kabinet Besi Hardisk Eksternal Lemari Kayu/ Kaca. 3 2 7 1 5. 9. 10. 11. 12. 13.. Mesin absensi Kursi Tamu Kursi Kerja pejabat esl. III Kursi kerja pejabat esl. IV Meja Biro. 14. 15. 16. 17. 18.. Lemari Es Televisi Komputer Lap Top AC. 19. 20. 21. 22. 23.. Printer Alat Perekam Proyektor + Layar Camera Handycam. 24. 25. 26. 27.. Pena Digital Camera Gedjet/IPAD Handy Talkie + Repiter Genset. 7 2 8 1. 28.. Telephon. 1. 29.. Mesin Fax. 1. 30.. Meja TU. 1. 31.. Whiteboard. 1. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 1 2 set 1 6 23 1 3 4 12 4 9 3 1 set 2 2. 14.
(19) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 32.. Kursi kerja pegawai non Struktural. 10. Untuk melaksanakan program dan kegiatan masing-masing sub bagian dan Seksi, Kantor Kesbangpol Kota Padang memperoleh dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Padang. 2.3. KINERJA PELAYANAN KANTOR KESBANGPOL Pelayanan yang diselenggarakan Kantor Kesbangpol dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya adalah sebagai berikut : 1) Sub Bagian Tata Usaha, yang mempunyai tugas sebagai berikut : -. Memproses surat masuk dan surat keluar. -. Mengetahui SPJ dan Laporan keuangan. -. Menyiapkan konsep surat keputusan. -. Mengkoordinir pengadaan kendaraan dinas. -. Menertibkan administrasi Kepegewaian. -. Mengkoordinir laporan penatausahaan barang milik daerah. -. Memproses pemeliharaan kendaraan operasional. -. Mengkoordinir program kerja. 2) Seksi Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, yang mempunyai tugas sebagai berikut : -. Melakukan Pendidikan Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda melalui kegiatan Kemah Bhakti Bhinneka Tunggal Ika.. -. Melakukan Bimtek FPK, Forum Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Aparatur.. -. Melakukan verifikasi dalam Pembuatan SPJ Kegiatan.. -. Mengeluarkan rekomendasi izin Penelitian.. -. Melakukan pengawasan dan monitoring kegiatan Pengwasan Orang Asing.. 3) Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional, yang mempunyai tugas : -. Melakukan Koordinasi dengan instansi terkait tentang tahapantahapan Pemilu, Pilpres, Pilkada dan Pilgub.. -. Melakukan Pendidikan Politik bagi Partai Politik, ORMAS, dan Tokoh Agama.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 15.
(20) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. -. Melakukan Bimtek FKDM bagi Tokoh Adat dan Ormas.. -. Melakukan verifikasi dalam Pengajuan dana partai politik.. -. Melakukan Penelitian Partai Politik dan ORMAS.. -. Melakukan verifikasi bagi lembaga yang mengajukan proposal dan lembaga yang mendapatkan dana hibah.. -. Melakukan pemantauan kelapangan tentang keberadaan ORMAS sebelum dikeluarkan SKT.. -. Melakukan Koordinasi dengan muspida tentang situasi atau isu-isu yang berkembang dalam masyarakat.. -. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan. tahapan-tahapan. Pemilu, Pilpres, Pilkada dan Pilgub. -. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait kapan penyelenggaraan Pemilu, Pilpres, Pilkada dan Pilgub.. 4). -. Mengeluarkan rekomendasi izin keramaian. -. Melaksanakan kegiatan pendidikan politik bagi generasi muda.. Seksi Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi, yang mempunyai tugas : -. Membuat SK Kegiatan SK-4, Kegiatan Aktual dan Forum Kerukunan Umat Beragama.. -. Mengkoordinir Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan SK-4, Kegiatan Aktual dan Forum Kerukunan Umat Beragama.. -. Memproses surat masuk pada masing-masing kegiatan.. -. Mengetahui surat keluar pada masing-masing kegiatan.. -. Memverifikasi pengadministrasian SPJ Kegiatan operasi Kegiatan SK4, Kegiatan Aktual dan Forum Kerukunan Umat Beragama.. -. Melaksanakan dan mengkoordinir pelaksanaan kegiatan Kominda kepada semua intel pada instansi terkait.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 16.
(21) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 1. Pelayanan Publik Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku dalam rangka terciptanya hubungan komunikatif dengan masyarakat. Bentuk pelayanan : 1. Rekomendasi penelitian/survei. yang diberikan kepada mahasiswa. perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Padang. 2. Rekomendasi. keramaian. terhadap. organisasi. kemasyarakatan,. lembaga swadaya masyarakat, organisasi politik dan masyarakat umum. 3. Menerbitkan surat keterangan terdaftar bagi Ormas/ OKP/ LSM dan Organisasi Politik. 4. Memproses administrasi bantuan keuangan/ hibah bagi Ormas/ OKP/ LSM dan Partai Politik. 2.4.. TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK. Berangkat dari visi dan misi Kepala Daerah dalam rencana pembangunan Kota Padang dibidang kesatuan bangsa dan politik pembangunan. daerah,. maka. dalam. Rencana. dan prioritas. Pembangunan. Jangka. Menengah Kota Padang Tahun 2014-2019 mengembangkan pendidikan politik, wawasan kebangsaan dan Belanegara serta terciptanya masyarakat Kota Padang yang demokratis dan harmonis. Keberhasilan yang telah dilakukan dalam membentuk komunikasi dan koordinasi dengan berbagai lembaga baik pusat maupun daerah serta semua elemen masyarakat. Walaupun berbagai peraturan dan kebijakan politik yang telah diambil oleh Pemerintah Kota Padang, namun beberapa permasalahan masih menjadi tantangan dalam pembangunan Kota Padang.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 17.
(22) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. Untuk masa yang akan datang perlu upaya peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat dan selalu berkoordinasi dengan instansi, badan, lembaga pusat maupun daerah secara rutinitas. SWOT KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG Analisis SWOT tentang fungsi Kantor Kesbangpol Kota Padang sebagai Pemberi informasi kondisi sosial politik di daerah dan dinamikanya kepada Kepala Daerah adalah sebagai berikut : a.. Strength (Kekuatan) :. - Kuantitas Pegawai Kantor Kesbangpol Kota Padang yang mecapai 34 orang; - Dasar hukum yang jelas (PP 19 Tahun 2010, Permendagri No.11/ 2006, Perwako Walikota Padang No.49 tentang 2012 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Kesbangpol Kota Padang); - Kegiatan rutin kantor yang dilakukan oleh pegawai Kantor Kesbangpol Kota Padang. - Fasilitas telepon dan Jaringan internet; b.. Weakness (Kelemahan) :. - Sarana dan prasarana (jumlah line telepon, mesin fax terbatas, scanner dan printer serta Personal computer/ Laptop) yang kurang memadai; - Mental pegawai & pola pikir (mindset) pegawai; - Pola pikir yang parsial sesuai dengan tugas pokok bidang; - Pelibatan pejabat struktural sebagai pengawas dan penanggung jawab kegiatan sangat minim. - Tunjangan tambahan bagi petugas piket belum diatur dengan baik - Terkikisnya tata hubungan loyalitas kabupaten/kota kepada provinsi pasca otonomi daerah; c.. Oportunity (Peluang) :. - Kemajuan teknologi berbasis internet; - Keterbukaan informasi publik; - Kemajuan dan kecanggihan alat komunikasi (smartphone); d.. Threat (Ancaman) :. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 18.
(23) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. - Gerakan Terorisme - Gejala Disitegrasi bangsa - Konflik keagamaan seperti kasus Jemaah ahmadiyah. - Konflik masyarakat (ormas/ LSM) - Penetrasi asing dalam berbagai sektor - Mental seluruh elemen bangsa yang telah semakin jauh dari nilai-nilai budaya bangsa; - Perilaku elit yang telah kehilangan makna di mata masyarakat; - Kebebasan berpendapat yang telah melanggar tata aturan yang berlaku. Berdasarkan analisis SWOT tersebut maka terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan agar fungsi Kantor Kesbangpol Kota Padang sebagai pengumpul, koordinator dan pemberi informasi tentang dinamika sosial politik di daerah dapat dilaksanakan secara optimal adalah 1.. Perubahan paradigma pegawai kantor;. Perubahan manajemen pegawai kantor adalah dari pegawai yang hanya menjaga kantor menjadi pusat kendali informasi sosial politik tingkat Kota Padang. Pusat kendali informasi sosial politik tingkat Kota Padang yang melibatkan seluruh aparatur Kantor Kesbangpol Kota Padang serta para pejabat struktural sebagai pengawas dan penanggungjawab harian secara bergiliran dengan tugas untuk menyerap, mengumpulkan aneka informasi tentang dinamika sosial politik dan berbagai permasalahan yang terjadi di daerah Kota Padang melalui laporan resmi dari Kesbangpol (sebagai pusat kendali informasi di daerah), sinergi dengan jaringan intelejen dibawah koordinasi Komunitas Intelejen daerah (KOMINDA) ditambah melalui berita di media elektronik, media cetak dan media online melalui jaringan internet sehingga dihasilkan data yang komprehensif sebagai bahan masukan bagi pimpinan daerah di tingkat Kota Padang secara rutin dan up to date. Dalam hal ini tantangan yang terbesar adalah mengubah mindset (pola pikir) aparatur di Kantor Kesbangpol Kota Padang yang sebagian merasa (sudah). RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 19.
(24) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. tidak memiliki hierarki dengan pemerintah provinsi, selanjutnya berkaitan dengan dukungan sarana prasarana, personil dan pendanaan. 2.. Dukungan personil, sarana prasarana dan anggaran;. Dukungan personil tentunya adalah dari segi tingkat pemahanan individu tentang keberadaan dan fungsi pusat kendali informasi sosial politik (puskinsospol) sehingga diperlukan pemberian bimbingan dan pembinaan aparatur yang dapat diberikan oleh unsur KOMINDA dalam proses pengumpulan dan pencarian data, dan TNI/ KEPOLISIAN yang berkaitan dengan pola pelaporan berjenjang dan bentuk laporan yang terdiri dari berbagai laporan dengan istilah lapsit (laporan situasi) harian, mingguan, bulanan dan insidentil (kasuistis) serta pelatihan penguasaan internet bagi aparatur khusus untuk pencarian data dan pengumpulan data primer dengan validitas yang tinggi diperlukan keterlibatan AHLI IT (Information Technology). Sarana dan Prasarana tentunya berkaitan erat dengan keberadaan ruangan khusus pusat kendali informasi sosial politik (puskinsospol) yang terpisah dari rutinitas harian Kantor Kesbangpol Kota Padang dengan fasilitas personal komputer/ Laptop, printer, Scanner, kamera, Handycam dan jaringan internet yang handal serta dengan keamanan yang cukup ketat, sehingga tidak sembarang orang bisa keluar masuk ruangan jika tidak pada saat melaksanakan piket di ruang tersebut. 3.. Pemanfaatan teknologi informasi;. Pemanfaatan teknologi informasi ini tentunya optimalisasi penggunaan internet dan intranet dalam memperoleh berita dan informasi yang diperlukan segera serta komunikasi data melalui email dan komunikasi online dengan fasilitas chatting dengan tujuan memperoleh data akurat dan up to date bagi kepentingan pimpinan dalam mengambil tindakan dan atau kebijakan.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 20.
(25) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 4.. Membangun kembali jaringan yang erat antara aparatur Kesbangpol. Provinsi. Sumatera. Kesbangpol. Kabupaten/Kota. di. Barat. dengan. Sumatera. Barat. aparatur melalui. pendekatan kegiatan dan stimulan anggaran secara berkala. Membangun kembali jaringan yang erat antara aparatur Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat dengan aparatur Kesbangpol Kabupaten/ Kota di Sumatera Barat melalui pendekatan kegiatan tentunya berkaitan dengan pembinaan dan bimbingan teknis tentang fungsi pusat kendali informasi sosial politik bagi aparatur kesbangpol kabupaten/ kota secara simultan dan terarah, serta jika dimungkinkan berdasarkan peraturan perundangan tentang keuangan daerah maka dapat diberikan stimulan anggaran secara berkala kepada kesbangpol kabupaten/ kota agar tata hubungan provinsi dan kabupaten/ kota kembali terjalin secara merata dan memiliki soliditas yang tinggi serta bisa saling bertukar informasi untuk kemajuan daerah khususnya di bidang sosial politik.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 21.
(26) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. BAB. III ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG Isu strategis merupakan kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan daerah karena dampaknya yang signifikan dan menentukan tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah di masa yang akan datang. Ini berarti bahwa apabila isu strategis ini tidak diantisipasi dengan baik akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau. dapat. menghilangkan. demokratisasi. dan. peluang. reformasi. untuk. birokrasi. meningkatkan. yang. berdampak. proses pada. penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance). Perbaikan. tata. pemerintah. ini. meliputi. tranparansi. pemerintahan,. profesionalisme aparatur daerah, peningkatan pelayanan publik, ketaatan terhadap hukum. Karena itu reformasi birokrasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi. merupakan upaya pokok yang perlu segera dilakukan. dalam periode lima (5) tahun mendatang. Isu-isu pembangunan pokok dari pembangunan daerah yang bersifat strategis yang dimiliki oleh Kantor Kesbangpol merupakan isu strategis dari Pemerintah daerah Kota Padang yaitu antara lain “isu strategis Reformasi Birokrasi,” sebagaimana yang tertuang dalam. Rencana Pembangunan. Jangka Menengah (RPJM) daerah Kota Padang Tahun 2014-2019. Dimana dalam pelaksanaan RPJMD Kota Padang, Kantor Kesbangpol melaksanakan misi ke 6 yaitu Mewujudkan. tata kelola pemerintahan yang baik,. bersih dan melayani. Dengan tujuan yang hendak dicapai dalam misi ini adalah terbangunnya tata pemerintahan yang baik, bersih dan melayani melalui. penerapan. prinsip-prinsip. pemerintahan. yang. baik. (good. government).. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 22.
(27) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 3.1.. IDENTIFIKASI. PERMASALAHAN. BERDASARKAN. TUGAS. DAN. FUNGSI Permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pelayanan SKPD beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya, antara lain : 1. Kapasitas dan kemampuan sumber daya aparatur masih terbatas. 2. Masih rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Kesadaran Berpolitik dalam meningkatkan kehidupan yang demokratis. 3. Database OKP dan Ormas yang tersedia belum sempurna. 4. Minimnya sarana dan prasarana aparatur untuk mendukung pelaksanaan tugas di Kantor Kesbangpol sebagian kecil masih kurang.. 3.2.. TELAAHAN. VISI, MISI DAN PROGRAM KEPALA DAERAH DAN. WAKIL KEPALA DAERAH TERPILIH. Visi. Walikota. dan. Wakil. Walikota. Padang. terpilih. adalah. “Terwujudnya Kota Padang sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata yang Sejahtera, Religius dan Berbudaya“ Dari visi tersebut terdapat 6 hal pokok yang menjadi landasan dan sasaran utama yang diharapkan dapat tercapai dalam periode 5 tahun mendatang yaitu : 1. Pendidikan, melalui pendidikan akan dapat diwujudkan sumberdaya manusia yang berkulaitas sebagai modal dasar untuk mendorong proses pembangunan Kota. 2. Perdagangan, baik untuk produksi pertanian dan usaha kecil dan menengah. (UKM). dapat. mendorong. pertumbuhan. ekonomi. dan. kesejahteraan warga kota. 3. Pariwisata, khususnya wisata bahari dengan memanfaatkan pantai Padang yang indah dan bersih serta pulau-pulau yang berdekatan, merupakan potensi Kota yang sangat penting disamping perdagangan. Kharakteristik kegiatan pariwisata yang mempunyai keterkaitan erat dengan sektor lain, baik pertanian, industri, perdagangan dan jasa akan memungkinkan pengembangan sektor pariwisata secara terpadu dengan RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 23.
(28) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. sektor-sektor lainnya sehingga proses pertumbuhan ekonomi kota menjadi semakin cepat dan efesien. 4. Religius, baik Islam dan agama lainnya yang dianut warga Kota Padang sangat penting artinya untuk dapat mengarahkan dan membimbing tingkah laku masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang patuh dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bermoral tinggi dan sangat peduli terhadap kepentingan umum masyarakat; 5. Tata kehidupan masyarakatnya didasarkan pada budaya lokal, khususnya budaya minangkabau dalam rangka mewujudkan masyarakat yang rukun dan damai serta saling menghormati satu sama lainnya sesuai dengan warisan budaya tradisional masyarakat. Untuk mewujudkan visi tersebut, maka misi atau upaya umum yang akan dilakukan adalah : 1. Mewujudkan. pendidikan. yang. berkualitas. untuk. menghasilkan. sumberdaya manusia yang beriman, kreatif dan berdaya saing; 2. Menjadikan Kota Padang sebagai pusat perdagangan wilayah barat sumatera; 3. Menjadikan Kota Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan; 4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan; 5. Menciptakan kota Padang yang aman, bersih, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal; 6. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani. Dalam rangka melaksanakan pembangunan Kota Padang yang berkelanjutan khususnya dibidang politik, Sebagaimana telah dimuat dalam Rancangan Peraturan Daerah Kota Padang tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Padang Tahun 2014-2019, guna mewujudkan pemerintahan yang demokratis, berkeadilan, transparansi dan akuntabel merupakan suatu kewajiban. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 24.
(29) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. Kota Padang telah menetapkan beberapa tujuan guna mencapai misi Pemerintah Kota Padang. Oleh karena itu perlu melakukan berbagai kebijakan lanjutan dibidang politik baik melalui penyusunan Peraturan Daerah, sosialisasi politik dan pendidikan politik, baik bagi aparatur dan masyarakat. Bahwa dalam melaksanakan program sesuai dengan tugas dan fungsi Kantor Kesbangpol Kota Padang kedepan (tahun 2014–2019) yang telah direncanakan dalam beberapa kegiatan yaitu : 1. Mencaga ketentraman dan ketertiban serta pencegahan tindak kriminal ditengah masyarakat. 2. Memantapkan wawasan kebangsaan dan rasa nasionalisme ditengah masyarakat. 3. Mewujudkan Peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat. 4. Melaksanakan pendidikan politik bagi geberasi penerus bangsa. Bahwa implementasi dalam mewujudkan tugas dan fungsi Kantor Kesbangpol perlu didukung dengan upaya-upaya peningkatan yaitu : 1. Keterlibatan masyarakat dalam proses pemeliharaan dan ketertiban lingkungan sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat. supaya. tidak. mudah. terprofokasi. oleh. isu. tidak. bertanggungjawab. 2. Keterlibatan masyarakat dalam menunjang dan mengawasi jalannya pemerintahan dengan baik karena pengawasan melekat juga harus melekat pada masyarakat supaya pemerintahan yang sedang berjalan sesuai dengan aturannnya. Disini masyarakat juga bertindak dalam pemberdayaan politik. 3. Peningkatan akan kesadaran yang tinggi terhadap masalah idiologi dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan cara menumbuhkan kesadaran dengan program dan kegiatan. 4. Meningkatkan kerjasama dan intensitas hubungan dengan instansi vertikal lainnya supaya semua program yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 25.
(30) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 5. Penyebarluasan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan politik yang lebih terarah dalam arti dapat menjangkau ke berbagai instansi terkait dan masyarakat pada umumnya. Bahwa upaya untuk mewujudkan hal tersebut diatas perlu dilakukan guna meningkatkan kinerja Kantor Kesbangpol Kota Padang khususnya sehingga dapat memberikan jawaban atas harapan yang diinginkan sesuai dengan visi, misi serta tujuan Kantor Kesbangpol Kota Padang dalam melaksanakan pembangunan yang berlandaskan demokrasi, keadilan, transparansi dan akuntabel. Namun demikian upaya untuk mewujudkan pemerintah yang mampu memberikan jawaban atas harapan tersebut sangatlah tidak mudah, sehingga peningkatan pengetahuan terhadap aturan-aturan bidang politik perlu ditingkatkan di instansi/SKPD masing-masing. 4.3.. Telaahan Renstra Dirjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri dan Renstra Provinsi Sumatera Barat. Tugas pokok Kantor Kesbangpol Kota Padang sangat relevan dalam rangka merealisasikan visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih, khususnya pada misi ke enam yaitu : “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Bersih dan Melayani”. yang. bertujuan. tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan profesional dan melayani melalui penerapan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance). Tugas pokok Dirjen Kesbangpol yang diimplementasikan Renstra Kemedagari dalam Rentra SKPD tahun 2014-2019 telah mengakomodir Renstra Kementrian Dalam Negeri dengan visi “Terwujudnya Direktorat Jendral Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri yang mampu memberikan Pelayanan Prima Menuju Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dalam Mendukung Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Dalam Negeri ” . Tata. Kelola. Pemerintahan. Yang. Baik. (good. governance),. merupakan. perwujudan dari penyelenggaraan pemerintahan yang baik, bersih dan RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 26.
(31) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. berwibawa. Prinsip-prinsip Tata kelola Pemerintahan yang baik antara lain : Akuntabilitas, Pengawasan, Daya Tanggap, Profesionalisme, Efisiensi, dan Efektifitas, Transparansi, Kesetaraan, Wawasan kedepan, Partisipasi dan penegakan hukum. Misi Sekretariat Jendral Kementerian Dalam Negeri adalah : M1. Memantapkan Pengelolaan perencanaan dan kerjasama luar negeri lingkup Kementerian Dalam Negeri yang berbasis kinerja, bermanfaat dan terukur. M2. Memantapkan organisasi dan kepegawaian Kementerian Dalam Negeri yang efisien, efektif dan profesional, dengan didukung oleh SDM aparatur yang profesional dan bebas KKN. M3. Memantapkan Produk Hukum dan Kebijakan Kementerian Dalam Negeri dan. Pemerintah. Daerah. secara. berdaya. guna. dan. dapat. dipertanggungjawabkan. M4. Memantapkan. kualitas informasi dan kehumasan dalam penyelen-. ggaraan pemerintahan dalam negeri secara aktual dan terpercaya dengan sistem layanan dan akses informasi berbasis e-government. M5. Mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan dan aset, serta standar pelayanan umum di lingkungan Kementerian Dalam Negeri secara berkulaitas dan memadai. Sebagai penjabaran atau penerapan dari pernyataan misi tersebut diatas, setjen telah menetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam periode waktu 2010-2014 yakni : T1. Meningkatkan kulitas penyusunan perencanaan dan kerjasama luar negeri dalam aspek program, anggaran dan monev Kementerian Dalam Negeri dan Fasilitasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. T2. Meningkatkan. kualitas. organisasi. dan. kepegawaian. dalam. rangka. optimalisasi kinerja Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 27.
(32) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. T3. Meningkatkan kualitas produk hukum dan kajian kebijakan strategik lingkup Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, serta fasilitasi penyelesaian sengketa hukum. T4. Meningkatkan kualitas pengelolaan data, informasi, komunikasi dan kehumasan lingkup Kementerian Dalam Negeri untuk mendukung pelayanan informasi publik. T5. Meningkatkan akuntabilitas pelaporan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Dalam Negeri, serta pelayanan umum, dan sarana dan prasarana gedung kantor lingkup Kementerian Dalam Negeri. Begitu pula halnya dengan Renstra Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat Tahun 2014-2019 sudah diakomodir dalam Renstra Kantor Kesbangpol Kota Padang dimana Visi Kantor Kesbangpol Kota Padang adalah “Terwujudnya Stabilitas Politik dan Kehidupan Yang Demokratis Di Padang Kota Tercinta”, dengan Misi : 1. Melaksanakan pembinaan, Pengawasan, Evaluasi terhadap Ormas, OKP, LSM dan Partai Politik. 2. Melaksanakan Koordinasi dengan Instansi, Badan Lembaga terhadap gangguan keamanan dalam negeri. 3. Mewujudkan Ketertiban dan Ketentraman ditengah Masyarakat. 4. Menjaga harmonisasi kehidupan Umat Beragama, Budaya, Ekonomi ditengah Masyarakat. 3.4. TELAAHAN. RENCANA. TATA. RUANG. WILAYAH. DAN. KAJIAN. LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang Tahun 2010-2030 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daeah Nomor 4 Tahun 2012 telah diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah Kota Padang. RTRW telah diacu dalam hal pemberian advice planning terhadap ijin lokasi pemanfaatan lahan dan rencana penggunaan kawasan dalam skala besar. Terkait dengan isu lingkungan, isu lingkungan yang paling utama di Kota Padang adalah tingginya pencemaran akibat kegiatan produksi suatu RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 28.
(33) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. perusahaan dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan (galian C). Hingga sekarang Kota Padang belum mempunyai Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), sehingga perangkat untuk melakukan evaluasi terhadap lingkungan hidup di Kota Padang belum tersedia. Pada Telahaan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Penataan ruang Kota Padang Propinsi Sumatera Barat yang didasarkan pada karakteristik fisiknya yang rawan bencana alam dan daya dukungnya serta daya didukung oleh teknologi yang sesuai akan meningkatkan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan subsistem yang berarti juga meningkatnya daya tamping. Oleh karenanya pengolahan subsistem yang satu akan berpengaruh pada subsistem yang lainnya, pada akhirnya akan mempengaruhi system tata ruang secara keseluruhan dan pengaturan ruang yang membutuhkan dikembangkannya suatu kebijakan penataan ruang propinsi Sumatera Barat yang memadukan berbagai kebijaksanaan pemanfataan ruang. Potensi sumber daya alam adalah mencakup sumber daya yang terdapat di ruang darat, laut dan udara termasuk didalam bumi yang ada di Kota Padang wilayah. Propinsi. Sumatera. Barat. serta. pemanfaatannya. menjadi. kewenangan daerah Kota Padang. Penggunaan sumber daya alam dilakukan secara terencana, rasional, optimal, bertanggung jawab dan sesuai dengan kemampuan masyarakat Kota Padang. Memperkuat struktur ekonomi yang memberikan efek pengganda yang maksimum terhadap pengembangan industri pengolahan dan jasa guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Bahwa penataan ruang yang berkelanjutan diselenggarakan dengan menjamin kelestarian dan kelangsungan ekosistem alam dan daya dukung serta daya tamping. wilayah. dengan. memperhatikan. kelestarian. fungsi. dan. keseimbangan lingkungan hidup, keanekaragaman hayati serta kepentingan generasi yang akan datang. Oleh karena itu untuk pencapaian tujuan penataan ruang Kota Padang tahun 2009 -2020 ditetapkan prioritas penataan rancangan prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Barat tahun 2015 sebagai berikut : 1. Pengamalan Agama dan ABS-SBK dalam Kehidupan Masyarakat. 2. Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Dalam Pemerintahan. 3. Peningkatan Pemerataan dan Kualitas Pendidikan. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 29.
(34) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 4. Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat. 5. Pengembangan Pertanian Berbasis Kawasan dan Komoditi Unggulan. 6. Pengembangan industri Olahan dan Perdagangan,UMKM dan Koperasi dan Iklim Investasi. 7. Pengembangan Kawasan Wisata Alam dan Budaya. 8. Percepatan Penurunan Tingkat Pengangguran. 9. Pembangunan Infrastruktur Penunjang Ekonomi Rakyat. 10. Mitigas,Penanggulangan Bencana Alam dan Pelestarian Lingkungan Hidup. 3.5. PENENTUAN ISU – ISU STRATEGIS Isu-isu pembangunan pokok dari pembangunan derah yang bersifat strategis yang dimiliki oleh Kantor Kesbangpol merupakan isu trategis dari Pemerintah kota Padang yaitu antara lain isu strategis Reformasi Birokrasi, sebagaimana. yang. tertuang. dalam. Rencana. Pembangunan. Jangka. Menengah (RPJM) Daerah Kota Padang Tahun 2014-2019, dimana dalam pelaksanaan RPJM Daerah Kota Padang, Kantor Kesbangpol melaksanakan misi 6, yaitu Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, bersih dan melayani, dengan tujuan yang hendak dicapai adalah terbangunnya tata pemerintahan yang baik, bersih, dan profesional melalui penerapan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik (good government) terutama prinsip profesional, transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efektif dan efesien. Dengan sasaran yang hendak dicapai adalah : a. Meningkatnya kinerja aparatur kota; b. Tersedianya data dan informasi statistik; c. Meningkatnya efektifitas peraturan daerah; d. Meningkatnya efektifitas pelayanan satu pintu; e. Meningkatnya pelayanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik; f. Meningkatnya kompetensi aparatur daerah; g. Terkurangnya temuan audit keuangan; h. Meningkatnya efektifitas perencanaan pembangunan;. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 30.
(35) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. i. Meningkatnya. koordinasi. dan. sinergitas. pelaksanaan. rencana. pembangunan kota. Faktor strategis daerah pada dasarnya adalah unsur penting yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong proses pembangunan yang dimiliki suatu daerah , jika faktor strategis tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat, maka hal ini dapat mempercepat proses pencapaian tujuan pembangunan daerah yaitu meningkatkan kemakmuran masyarakat secara keseluruhan. Tata pemerintahan yang baik sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan pembangunan baik. ditingkat nasional maupun daerah. Karena itu upaya. perbaikan tata pemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu strategis yang sangat penting untuk mendorong proses pembangunan daerah. kota. Padang. yang. meliputi. transparansi. pemerintahan,. profesionalisme aparatur daerah, peningkatan pelayanan publik, ketaatan terhadap hukum dan lain-lain. Sehingga reformasi birokrasi dalam hal ini merupakan upaya pokok yang perlu dilakukan dalam periode 5 (lima) tahun mendatang. Untuk meminimalisir isu-isu tersebut Kantor Kesbangpol mempunyai tugas menyusun program, melaksanakan, membantu merumuskan kebijakan yang berhubungan dengan keputusan-keputusan yang bersifat politik supaya perbaikan tata pemerintahan yang baik (good governance) dapat terwujud. Pelaksanaan dari tugas dimaksud menunjukkan bahwa tata pemerintahan yang baik sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan pembangunan di bidang politik. Sedangkan tantangan masa depan merupakan permasalahan dan kendala yang harus dipecahkan untuk dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik. Isu Strategis : Ideologi 1. Masih adanya upaya dari kelompok/ golongan yang mempertentangkan Pancasila. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 31.
(36) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 2. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, terutama penghayatan/ pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.. Politik 1. Isu politik berkelanjutan yang menuntut perwujudan Good and Clean Governance. dan. implementasi. demokratisasi. kehidupan. politik. masyarakat. 2. Perubahan penyempurnaan undang-undang bidang politik mewarnai dinamika. kehidupan/aktivitas. para. elite. politik. yang. berpotensi. peningkatan suhu politik dan potensi kerawanan konflik interes internal/ eksternal dalam kehidupan berpolitik. 3. Kontroversi fenomena golput terhadap partisipasi pemilih dalam Pemilu/ Pilkada yang muncul sebagai akibat sikap patis dan krisis kepercayaan atas tidak terpenuhinya aspirasi. 4. Prilaku birokrasi dan pejabat publik yang tidak menunjukkan sikap netralitas terhadap kepentingan politik. 5. Masih kuatnya paham primordial berdasarkan atas dasar hubungan emosional dengan komunitas/ elite politik. 6. Belum adanya jaminan sikap netralitas/independensi dari birokrasi maupun penyelenggara pemilu (mobilisasi PNS/ pejabat struktural) terhadap kehidupan politik dan masih ada kecenderungan keberpihakan kepada elite politik yang yang menjadi kandidat.. Ekonomi 1. Dampak krisis keuangan global cukup berpengaruh pada pertumbuhan pekonomian di daerah dan dapat menghambat laju pertumbuhan pembangunan. daerah,. daya. beli. masyarakat. maupun. terjadinya. kesenjangan sosial masyarakat. Kondisi tersebut dapat menimbulkan potensi konflik horizontal dan konflik-konflik lainnya.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 32.
(37) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 2. Menurunnya perumbuhan perdagangan antar daerah berkaitan dengan hambatan administrasi perizinan, transportasi, komunikasi, dan sarana pendukung. 3. Kondisi perekonomian dengan tidak adanya kepastian stabilitas harga dan penyediaan barang, menimbulkan pengaruh dampak berkelanjutan terhadap. permainan. kaum. spekulan. dan. kelangkaan. kebutuhan. masyarakat, seperti kelangkaan BBM dan gas, penyediaan pupuk dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya. 4. Bertambahnya. angka. pengganguran. akibat. terjadinya. pemutusan. hubungan kerja (PHK) dari perusahaan yang mengalami kepailitan/kolap perusahaan. 5. Meningkatnya kasus Korupsi dikalangan aparatur pemerintah.. Sosial Budaya 1. Budaya daerah dan kearifan lokal dipandang belum mampu menjadi filter dalam menghadapi pengaruh krisis global bagi bangsa. 2. Masih banyaknya penggunaan miras, narkoba yang merugikan dikalangan generasi muda dan masyarakat. 3. Masih banyaknya perjudian dan penyakit masyarakat lainnya yang sering meresahkan masyarakat. Trantibmas (Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat) 1. Maraknya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok/ golongan masyarakat lainnya dalam menunutut berbagai keingginan. 2. Masih eksisnya gerakan/ancamanterorisme melalui aksi teror maupun gerakan kelompok radikal. 3. Tingkat kriminalitas masih tinggi didominasi oleh kejahatan konvensional dengan berbagai cara modus baru. Untuk mengatasi berbagai persoalan yang mungkin dapat terjadi dilakukan langkah-langkah konkrit dan pendekatan persuasif agar proses demokrasi RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 33.
(38) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. yang telah bergulir dapat terlaksana seiring dengan penerapan otonomi daerah sehingga akar persoalan bangsa yang tumbuh selama ini dapat diminimalkan sedemikian rupa dengan berpijak pada kerangka NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Berdasarkan pada permasalahan di atas, maka perlunya program pembinaan kesatuan bangsa yang terpadu dan komprehensif demi tegaknya kehidupan yang demokratis, aman, sejahtera serta mengusung semangat otonomi daerah dalam kerangka NKRI.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 34.
(39) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. BAB. IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG 4.1.. VISI DAN MISI Kantor Kesbangpol Kota Padang sebagai salah satu instansi unsur staf pada Pemerintah Daerah Kota Padang terus menerus melakukan perubahan ke arah perbaikan dalam melaksanakan peningkatan pelayanan baik untuk lingkungan intern maupun ekstern dan Masyarakat. Berdasarkan visi Pemerintah Daerah Kota Padang dan tugas Kantor Kesbangpol Kota Padang maka arah yang harus ditempuh oleh Kantor Kesbangpol Kota Padang harus sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Daerah Kota Padang.. Oleh karena itu harus dilihat 1 (satu) diantara 6. (enam) misi dari Pemerintah Daerah yang dapat dijadikan dasar Visi Kantor Kesbangpol Kota Padang.. Dari 6 (enam) misi yang. dimiliki Pemerintah. Daerah yaitu : 1. Mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing; 2. Menjadikan Kota Padang sebagai Pusat Perdagangan wilayah barat Sumatera; 3. Menjadikan Kota Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan; 4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan; 5. Menciptakan Kota Padang yang aman, bersih, asri, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal; 6. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani. maka misi nomor 5 (Lima) yang dapat dijadikan dasar Visi Bagian Kantor Kesbangpol Kota Padang.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 35.
(40) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. Sebagai tindak lanjut melaksanakan kebijakan Walikota Padang yang terkandung dalam visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014-2019. Dengan visi ini akan menempatkan Kantor Kesbangpol Kota Padang sebagai pembinaan, Pengawasan, Evaluasi terhadap Ormas, OKP, LSM dan Partai Politik, Melaksanakan Koordinasi dengan Instansi, Badan Lembaga Baik Pusat maupun. Daerah,. Mewujudkan. Ketertiban. dan. Ketentraman. ditengah. Masyarakat, Menjaga harmonisasi kehidupan Umat Beragama, Budaya, Ekonomi ditengah Masyarakat. Kantor Kesbangpol Kota Padnag sesuai dengan tugas dan fungsinya maka akan sangat strategis apabila untuk merealisasikan visi lebih menitik beratkan pada peningkatan kualitas hasil dalam pembinaan, Pengawasan, Evaluasi terhadap Ormas, OKP, LSM dan Partai Politik, Melaksanakan Koordinasi dengan Instansi, Badan Lembaga Baik Pusat maupun Daerah, Mewujudkan Ketertiban dan Ketentraman ditengah Masyarakat, Menjaga harmonisasi kehidupan Umat Beragama, Budaya, Ekonomi ditengah Masyarakat. Untuk meningkatkan kualitas ini harus didukung oleh sumberdaya manusia, keuangan, sarana, parasarana, teknologi. dan kebijakan.. Hal tersebut memang merupakan. tuntutan yang harus dipenuhi dalam penetapan misi unit kerja. Atas dasar pertimbangan tersebut maka Misi Kantor Kesbangpol Kota Padang adalah : 1. Melaksanakan pembinaan, Pengawasan, Evaluasi terhadap Ormas, OKP, LSM dan Partai Politik. 2. Melaksanakan Koordinasi dengan Instansi, Badan Lembaga terhadap gangguan keamanan dalam negeri. 3. Mewujudkan Ketertiban dan Ketentraman ditengah Masyarakat. 4. Menjaga harmonisasi kehidupan Umat Beragama, Budaya, Ekonomi ditengah Masyarakat.. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 36.
(41) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 4.2.. TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG 1. TUJUAN Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang sebagai unit staf yang mempunyai fungsi membantu Walikota dalam mengambil kebijakan teknis Pemerintah Daerah di Bidang Kesatuan Bangsa Politik,serta meningkatkan kapasitasAparatur dalam pengelolaan Organisasi serta fasilitator bagi terwujudnya kehidupan suasana Politik yang Demokratis,tertib,bertata krama,toleran dan penuh tanggung jawab dengan berlandaskan semangat Otonomi Daerah dalam kerangka NKRI, dalam kurun waktu lima (5) tahun kedepan harus sudah mempunyai tujuan yang jelas. Tujuan apa yang hendak dicapai lima tahun kedepan harus dirumuskan dengan cermat dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dikuasai. Sehingga tujuan lebih realistik dalam kurun waktu lima tahun kedepan dapat tercapai. Tujuan tidak dapat dilepaskan dari faktor-faktor kunci keberhasilan organisasi karena untuk tercapainya sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari misi organisasi dan merupakan hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu lima (5) tahun. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka tujuan yang hendak dicapai oleh Kantor Kesbangpol Kota Padang untuk lima tahun kedepan adalah sebagai berikut: 1. Melaksanakan dan termonitornya kegiatan Pemberdayaan LSK (Ormas dan LSM) dan Partai Politik; 2. Meningkatkan koordinasi dengan instansi Vertikal dengan Pemko Padang dan Muspida; 3. Memeriksa administrasi pengajuan bantuan Keuangan kepadaPolitik; 4. Menyediakan bahan untuk mengambil kebijakan dalam penanganan masalah Akual; 5. Memfasilitasi dan meningkatkan kerukunan hidup beragama;. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 37.
(42) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 2. SASARAN sasaran Kantor Kesbangpol Kota Padang adalah sebagai berikut : Terkoordinasinya dengan Instansi Vertikal Terciptanya suasana ketentraman dan ketertiban ditengah masyarakat yang tertib,aman dan tentram Terkoordinasinya Pemko Padang dengan Muspida Terciptanya Tokoh masyarakat berprestasi Terciptanya Kerukunan hidup beragama di Kota Padang Terciptanya peningkatkan kemampuan pengelolaan organisasi,layanan publik dan pembinaan masyarakat dalam rangka menyukseskan pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan Pemerintahan Terwujudnya Pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat. Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan SKPD NO. 1. TUJUAN Terciptanya. SASARAN. INDIKATOR SASARAN. Koordinasi. Kelompok masyarakat. Meningkatnya dan terciptanya. masalah Keamanan dan. perorangan pelanggar. suasana tertib,aman,dan tentram. ketertiban Kota (SK-4). peraturan/perundang-. di tengah masyarakat. undangan. 2.. terciptanya koordinasi. Unsur Aparatur dan Tokoh. Meningkatnya dan terciptanya. masalah Keamanan dan. Masyarakat. suasana tertib,aman,dan tentram. ketertiban dengan. di tengah masyarakat. instansi Vertikal 3.. Terlaksananya kegiatan. Unsur Aparatur dan dan. Meningkatnya dan terciptanya. Tim Koordinasi. Instansi Vertikal. suasana tertib,aman,dan. penyelenggaraan. tentram di tengah masyarakat. Pemerintah Daerah dalam bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 38.
(43) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 4.. Terlaksananya kegiatan. Unsur Aparatur, Mahasiswa. Peningkatan kesadaran dan. Forum Pemantapan. semangat kebersamaan dalam. Wawasan Kebangsaan. membangun bangsa dan negara. 5.. Terlaksananya kegiatan. Tokoh Agama,Organisasi. Peningkatan kerukunan umat. Forum Kerukunan Umat. keagamaan. Beragama. Terlaksananya kegiatan. Pengurus Osis dan Siswa. Peningkatan pemahaman. Kemah Bakti Bhinneka. SMK. generasi muda terhadap. Beragama 6.. kemajemukan bangsa Indonesia 7. Terlaksananya Forum. Tokoh masyarakat dan. Meningkatnya kewaspadaan. Kewaspadaan Dini. Organisasi Kemasyarakatan. masyarakat akan bencana. Terlaksananya Upacara. Aparatur dan Tokoh. Meningkatnya rasa. Hari Bela Negara. Masyarakat. nasionalisme dan patriotisme. 9.. Pengawasan Orang Asing. Orang Asing. 10.. Terlaksananya kegiatan. Warga masyarakat Kota. Meningkatnya ketersedian data. Inventarisasi masalah. Padang. permasalahan aktual sebagai. Masyarakat 8. Aktual. bahan untuk mengambil kebijakan. 11.. 12.. 13.. Terlaksananya Penilaian. Tokoh Masyarakat. Meningkatnya kesadaran dan. Tokoh Masyarakat. partisipasi masyarakat dalam. berprestasi. mendukung pembangunan. Terlaksananya Penelitian. Partai Politik yang memiliki. Meningkatnya kinerja Tim. dan Pemeriksaan. keterwakilan di DPRD. dalam melakukan penelitian. Persyaratan Administrasi. dan pemeriksaan pengajuan. Bantuan kepada Partai. bantuan keuangan kepada. Politik. Partai Politik. Terlaksananya. Ketua Ormas, LSM, OKP dan. Meningkatnya partisipasi dan. Pemberdayaan dan. Partai Politik. peran LSK dalam mendukung. Monitoring Lembaga. berbagai program Pemko. Sosial Kemasyarakatan. Padang. dan Partai Politik. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 39.
(44) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 3.6. STRATEGI DAN KEBIJAKAN 1. STRATEGI Rumusan. strategi. merupakan. pernyataan-pernyataan. yang. menjelaskan bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai serta selanjutnya dijabarkan dalam serangkaian kebijakan. Rumusan strategi juga harus menunjukkan keinginan yang kuat bagaimana SKPD menciptakan nilai tambah (value added) bagi stakeholder layanan. Suatu strategi yang baik harus dikembangkan dengan prinsip-prinsip: a. Strategi dapat menyeimbangkan berbagai kepentingan yang saling bertolak-belakang; b. Strategi didasarkan pada tujuan dan sasaran SKPD dan pemenuhan kebutuhan layanan yang berbeda tiap segment masyarakat pengguna layanan, dan pemangku kepentingan; c. Layanan yang bernilai tambah diciptakan secara berkelanjutan dalam proses internal SKPD; dan d. Strategi terdiri dari tema-tema yang secara simultan saling melengkapi membentuk cerita atau skenario strategi. Berdasarkan hal- hal tersebut di atas maka strategi yang akan dilaksanakan Kantor Kesbangpol. Kota Padang untuk mencapai sasaran. disajikan dalam tabel sebagai berikut ;. Tabel.4.2 Penentuan Strategi No. 1.. Sasaran. Indikator Kinerja. Strategi. Sasaran. Kelompok masyarakat. Meningkatnya dan. Optimalisasi Aparatur dalam. perorangan pelanggar. terciptanya suasana. menciptakan ketertiban dan. peraturan/perundang-. tertib,aman,dan. keamanan.. undangan. tentram di tengah masyarakat. 2.. Unsur Aparatur dan. Meningkatnya dan. Optimalisasi Aparatur dalam. Tokoh Masyarakat. terciptanya suasana. menciptakan ketertiban dan. tertib,aman,dan. keamanan. tentram di tengah. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 40.
(45) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. masyarakat. 3.. Unsur Aparatur dan dan. Meningkatnya dan. Optimalisasi Aparatur dalam. Instansi Vertikal. terciptanya suasana. menciptakan ketertiban dan. tertib,aman,dan. keamanan. tentram di tengah masyarakat 4.. Unsur. Meningkatnya kesadaran. Mengembangkan nilai nilai. Aparatur,Mahasiswa,. dan semangat. wawasan nusantara. LSM,Ormas, OKP. kebersamaan dalam membangun kota padang. 5.. Unsur. Meningkatnya kerukunan. Mengembangkan nilai-nilai. Aparatur,Mahasiswa,. umat beragama. toleransi di tengah masyarakat. Meningkatnya pemahaman. Kegiatan kemah Bakti Bhineka. generasi muda terhadap. Tunggal. LSM,Ormas, OKP 6.. Pelajar se Kota Padang. kemajemukan bangsa indonesia 7.. 8.. Tokoh masyarakat dan. Meningkatnya. Pemberian sosialisasi kepada. Organisasi. kewaspadaan masyarakat. Tokoh Masyarakat dan Organisasi. Kemasyarakatan. akan bencana. Kemasyarakatan. Aparatur dan Tokoh. Meningkatnya rasa. Upacara Bela Negara. Masyarakat. nasionalisme dan Patriotisme. 9.. Orang Asing. Pengawasan Orang Asing. 10.. Warga Masyarakat Kota. Meningkatnya ketersedian. Kerjasama dengan pihak. Padang. data permasalahan aktual. Kapolresta ,BPBD dan Damkar. sebagai bahan untuk mengambil kebijakan 11.. Tokoh Masyarakat. Meningkatnya kesadaran. Pemberian PIN Emas. dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. 41.
(46) PEMERINTAH KOTA PADANG KANTOR KESBANGPOL KOTA PADANG. 12.. Partai Politik yang. Meningkatnya kerja Tim. Memberikan sosialisasi tata cara. mempuyai keterwakilan. dalam melakukan penelitian. pengajuan bantuan keuangan. di DPR. dan pemeriksaan. kepada Partai Politik `. pengajuan bantuan keuangan kepada Partai Politik 13.. Ketua Ormas, LSM. OKP. Meningkatnya partisipasi. Memberikan sosialisasi peraturan. dan Partai Politik. dan peran LSK dalam. perundang-undangan tentang. mendukung berbagai. Ormas. program Pemko Padang. 2..KEBIJAKAN Kebijakan adalah pedoman yang wajib dipatuhi dalam melakukan tindakan untuk melaksanakan strategi yang dipilih, agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran. Kebijakan yang dirumuskan harus dapat: a. Membantu menghubungkan strategi kepada sasaran secara lebih rasional. b. Memperjelas strategi sehingga lebih spesifik/ fokus, konkrit, dan operasional; c. Mengarahkan pemilihan kegiatan bagi program prioritas yang menjadi tugas dan fungsi SKPD yang lebih tepat dan rasional berdasarkan strategi yang dipilih dengan mempertimbangkan faktor-faktor penentu keberhasilan untuk mencapai sasaran; dan d. Mengarahkan pemilihan kegiatan bagi program prioritas yang menjadi tugas dan fungsi SKPD agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan melanggar kepentingan umum. Berdasarkan hal- hal tersebut di atas maka kebijakan Kantor Kesbangpol Kota Padang untuk melaksanakan strategi disajikan dalam tabel sebagai berikut ;. Tabel 4.3 Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan Tujuan. Sasaran. RENSTRA TAHUN 2014-2019 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA PADANG. Strategi. Kebijakan. 42.
Dokumen terkait
penerapannya.Berdasarkan hasil penelitian yang penulis tangkap bahwa dalam menegakan aturan yang berlaku aparat penegak hukum tidak mampu memberikan sanksi tegas serta tidak
Pada tinjau an pustaka yang ketiga, yaitu “ Potensi Konflik Antara Penambang Timah Laut Dengan Nelayan Di Kelurahan Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali Kabupaten
Maka dari itu, penulis tertarik dan bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur gotik apa saja yang terdapat dalam novel ini dan bagaimana karakter utama mempunyai peranan dalam
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Sekretariat: Jl... HERMAN BUDI
dan visual dalam program talk show Hitam Putih TRANS7 dengan narasumber. Mulyana, atlet renang
[r]
Dengan memahami kondisi yang dialami oleh para lansia dan memberikan terapi yang tepat bagi mereka, diharapkan kita dapat membatu mengatasi masalah sosial yang mungkin mereka
Pada saat Peraturan Walikota ini mulai berlaku, maka Peraturan Walikota Salatiga Nomor 49 Tahun 2009 tentang Pedoman Pemberian Izin Belajar, Kenaikan Pangkat Penyesuaian