• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN. dimulai sejak pemerintahan Belanda pada abad ke-16 yaitu adanya upaya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PEMBAHASAN. dimulai sejak pemerintahan Belanda pada abad ke-16 yaitu adanya upaya"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBAHASAN

3.1. Tinjauan Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan

Sejarah Puskesmas Perkembangan kesehatan masyarakat di Indonesia

dimulai sejak pemerintahan Belanda pada abad ke-16 yaitu adanya upaya pemberantasan penyakit yang sangat ditakuti oleh masyarakat. Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok (Pedoman Kerja Puskesmas, Depkes RI).

Puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan kecamatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja (Kepmenkes no. 128/Menkes/SK/II/2004). Berdasarkan Pasal 38 ayat (3) dan Pasal 43 Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Kesehatan, telah diterapkan konsep puskesmas yang dilangsungkan dalam Rapat Kerja Nasional di Jakarta, yang membicarakan tentang upaya mengorganisasi sistem pelayanan kesehatan di tanah air, kegiatan-kegiatan seperti Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA), Balai Pengobatan (BP), Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) dan sebagainya.

Melalui rakernas tersebut timbul gagasan untuk menyatukan semua pelayanan kesehatan tingkat pertama ke dalam suatu organisasi yang dipercaya

(2)

dan diberi nama Pusat Kesehatan Masyarakat. Puskesmas dibedakan menjadi 4 macam yaitu:

1. Puskesmas tingkat desa 2. Puskesmas tingkat kecamatan 3. Puskesmas tingkat kewedanan 4. Puskesmas tingkat kabupaten.

Pada tahun 1979 mulai dirintis pembangunan di daerah-daerah tingkat kelurahan atau desa, untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan yang berada di suatu kecamatan maka selanjutnya disebut sebagai puskesmas induk sedangkan yang lain disebut puskesmas pembantu, dua kategori ini dikenal sampai sekarang.

3.1.2. Struktur Organisasi dan Fungsi

Struktur organisasi merupakan suatu kerangka untuk mewujudkan suatu pola tetap dari hubungan antara kedudukan dan peranan dalam suatu lingkar kerjasama. Struktur organisasi mutlak diperlukan agar dapat diketahui dengan jelas bagaimana hubungan antara bagian serta tugas, wewenang dan tanggung jawabnya disetiap bagian struktur organisasi mempunyai tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban terhadap pengembangan perusahaan. Setiap bagian didalam struktur organisasi harus mampu bekerja secara professional, dan harus dapat berinteraksi dengan bagian lainnya sehingga didapat kerjasama yang optimal antar fungsi.

Pada dasarnya struktur organisasi merupakan suatu hal yang sangat menentukan kedudukan dalam perusahan. Sistem yang di gunakan dalam struktur organisasi adalah sistem kerjasama (team work) yang dijalankan oleh sekelompok

(3)

orang untuk mencapai tujuan tertentu. Gambaran mengenai susunan struktur organisasi pada Puskesmas Campaka dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Kepala UPT Puskesmas

Kelompok Jabatan

Fungsional Kepala Sub. Bagian

Bagian Pendaftaran

Bagian

Administrasi Bagian Obat - Dokter - Dokter Gigi - Bidan - Perawat - Perawat Gigi - Analis Penanggung jawab UKM Essensial & Keperawatan Masyarakat Penanggung jawab UKM Pengembangan Penanggung jawab UKP, Kefarmasian & Laboraturium Penanggung Jawab jaringan pelayanan puskesmas & jejaring pelayanan kesehatan

Sumber : Puskesmas Campaka (2017)

Gambar III.1.

Struktur Organisasi Puskesmas Campaka

Adapun sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing bagian dari struktur organisasi yang terdapat pada Puskesmas Campaka yaitu sebagai berikut : 1. Kepala UPT Puskesmas :

Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan urusan Dinas Kesehatan dan melakukan pembinaan, pengendalian dan memberikan fasilitas terhadap pemberantasan penyakit, pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan, mempertanggungjawabkan dan melaporkan hasil kinerja puskesmas kepada Bupati purwakarta melalui Kepala Dinas Kesehatan, untuk menciptakan masyarakat yang sehat, kuat dan sejahtera.

2. Bagian Administrasi :

(4)

b. Membuat laporan bulanan data pasien, kas masuk dan keluar. 3. Bagian Pendaftaran :

a. Menerima pendaftaran pasien yang ingin berobat

b. Membuat laporan bulanan data pasien rawat inap yang akan di serahkan kepada Bagian Administrasi.

4. Bagian Obat :

a. Menerima resep obat yang dibawa pasien dari dokter b. Pengawasan dan pengadaan obat

c. Memberikan penjelasan kepada pasien mengenai obat yang diberikan. 5. Kelompok Jabatan Fungsional :

a. Memberikan pelayanan medis kepada pasien b. Membuat resep untuk pasien.

6. Penanggung jawab UKM Essensial & Keperawatan Masyarakat : a. Pelayanan Promosi kesehatan

b. Pelayanan kesehatan lingkungan c. Pelayanan KIA KB yang bersifat UKM d. Pelayanan Gizi yang bersifat UKM

e. Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit f. Pelayanan keperawatan dan kesehatan masyarakat. 7. Penanggung jawab UKM Pengembangan :

a. Pelayanan kesehatan Jiwa

b. Pelayanan Kesehatan Gigi Masyarakat

c. Pelayanan Kesehatan Tradisional komplementer

(5)

8. Penanggung jawab UKP, Kefarmasian & Laboraturium : a. Pelayanan pemeriksaan Umum (poli umum)

b. Pelayanan kesehatan Gigi dan Mulut (poli gigi) c. Pelayanan KIA KB yang bersifat UKP (poli KIA/KB) d. Pelayanan gawat darurat

e. Pelayanan Gizi

f. Pelayanan persalinan yang baru berfungsi tahun 2014 g. Pelayanan Rawat Inap yang baru berfungsi tahun 2014 h. Pelayanan kefarmasian dan laboraturium.

9. Penanggung Jawab jaringan pelayanan puskesmas & jejaring pelayanan kesehatan :

a. Puskesmas pembantu b. Puskesmas keliling

3.2. Tinjauan kasus

Untuk mengetahui permasalahan yang sering terjadi maka dibuatkan prosedur pendaftaran pasien pada puskesmas campaka. Pasien datang untuk melakukan pendaftaran rawat inap ke loket pendaftaran dengan menyerahkan KTP, KK, dan jenis jamkes contohnya seperti KIS, BPJS, dan JAMKESMAS. Lalu pihak pendaftaran akan megecek kamar yang kosong dengan cara melihatnya sendiri ke ruangan. Setelah itu, apabila ada kamar yang kosong pihak pendaftaran akan memberikan formulir kertas pendaftaran kepada pasien lalu pasien akan mengisi formulir tersebut. Setelah itu apabila perawatan pasien sudah selesai dan pasien sudah dinyatakan bisa pulang maka pihak pasien akan lapor kepada bagian

(6)

pendaftaran, pihak pendaftaran akan menuliskan tanggal masuk dan keluar di fomulir pasien yang sebelumnya.

Mengelola data yang cukup besar merupakan hal yang tidak mudah apalagi bila dilakukan secara manual. Dalam pengolahan data secara manual mengakibatkan tidak efektif dan efisien didalam pencatatan data pada waktu pengolahan data pasien, data admin, data ruang, data pendaftaran, data rawat inap, dan data dokter. Dalam pembuatan laporan masih dilakukan dengan mengumpulkan arsip-arsip sehingga keamanannya kurang terjamin dan terjadi penumpukan berkas-berkas laporan yang terlalu banyak. Berikut adalah permasalahan yang terjadi pada pendaftaran rawat inap di Puskesmas Campaka: 1. Puskesmas Campaka masih menggunakan sistem secara manual. Hal tersebut

tidaklah efektif karena bisa saja data-data tersebut hilang dan dalam pencariannya pun tidak efektif karena harus membuka berkas yang sudah disimpan dengan rapi.

2. Sulit dalam melakukan pencarian kamar karena harus keluar untuk melihat ruangan yang kosong

3. Sering terjadi kesulitan dalam melihat laporan daftar pasien rawat inap yang dibutuhkan.

Maka dari itu penulis ingin membuat program pada Puskesmas Campaka dengan menggunakan NetBeans IDE 8.1 untuk membantu mengoptimalkan kinerja pada Puskesmas. Pada perancangan program ini terjadi beberapa proses yaitu memasukan data pasien, memasukan data dokter, memasukan data admin, memasukan data pendaftaran, serta memasukan data ruang. Dari proses-proses

(7)

tersebut dihasilkan beberapa data keluaran sebagai bentuk laporan seperti laporan pendaftaran.

Dengan adanya tinjauan kasus tersebut penulis berharap program yang telah dibuat dapat mengurangi kesalahan dalam proses pendaftaran pasien rawat inap pada Puskesmas Campaka.

3.2.1. Dokumen Masukan (Input)

Mengurai secara rinci setiap rancangan dokumen masukan yang digunakan dalam sistem dengan uraian parameter-parameter dokumen tersebut dengan parameter-parameter dokumennya sebagai berikut:

1. Nama Dokumen : KTP (Kartu Tanda Penduduk) Fungsi : Sebagai data diri pasien

Sumber : Pasien

Tujuan : Bagian Pendaftaran

Media : Kertas

Jumlah : 1 Rangkap

Frekuensi : Setiap pasien yang akan melakukan pendaftaran

Bentuk : Lihat Lampiran A1

2. Nama Dokumen : KK (Kartu Keluarga) Fungsi : Sebagai data diri pasien

Sumber : Pasien

Tujuan : Bagian Pendaftaran

Media : Kertas

(8)

Frekuensi : Setiap pasien yang akan melakukan pendaftaran

Bentuk : Lihat Lampiran A2

3. Nama Dokumen : Kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Fungsi : Sebagai bukti via bayar pasien

Sumber : Pasien

Tujuan : Bagian Pendaftaran

Media : Kertas

Jumlah : 1 Rangkap

Frekuensi : Setiap pasien yang akan melakukan pendaftaran

Bentuk : Lihat Lampiran A3

4. Nama Dokumen : Kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) Fungsi : Sebagai bukti via bayar pasien

Sumber : Pasien

Tujuan : Bagian Pendaftaran

Media : Kertas

Jumlah : 1 Rangkap

Frekuensi : Setiap pasien yang akan melakukan pendaftaran

Bentuk : Lihat Lampiran A4

5. Nama Dokumen : JAMKESMAS (Jaminan Kesehatan masyarakat) Fungsi : Sebagai bukti via bayar pasien

Sumber : Pasien

Tujuan : Bagian Pendaftaran

Media : Kertas

(9)

Frekuensi : Setiap pasien yang akan melakukan pendaftaran

Bentuk : Lihat Lampiran A5

3.2.2. Dokumen Keluaran (Output)

Mengurai secara rinci setiap rancangan dokumen keluaran yang

digunakan dalam sistem dengan uraian parameter-parameter dokumen tersebut dengan parameter-parameter dokumennya sebagai berikut:

1. Nama Dokumen : Laporan Daftar Pasien Rawat Inap

Fungsi : Untuk mengetahui laporan pendaftaran pasien rawat inap

Sumber : Bagian Pendaftaran

Tujuan : Bagian Administrasi

Media : Kertas

Jumlah : Tidak ditentukan

Frekuensi : Setiap akhir bulan

Bentuk : Lihat lampiran B1

2. Nama Dokumen : Laporan Pendaftaran Rawat Inap

Fungsi : Untuk mengetahui laporan transaksi pasien rawat inap

Sumber : Bagian Pendaftaran

Tujuan : Bagian Administrasi

Media : Kertas

Jumlah : Tidak ditentukan

(10)

Bentuk : Lihat lampiran B2 3. Nama Dokumen : Laporan Data Dokter

Fungsi : Untuk mengetahui laporan data dokter

Sumber : Bagian Pendaftaran

Tujuan : Bagian Administrasi

Media : Kertas

Jumlah : Tidak ditentukan

Frekuensi : Setiap dibutuhkan

Bentuk : Lihat lampiran B3

4. Nama Dokumen : Laporan Data Admin

Fungsi : Untuk mengetahui laporan data admin

Sumber : Bagian Pendaftaran

Tujuan : Bagian Administrasi

Media : Kertas

Jumlah : Tidak ditentukan

Frekuensi : Setiap dibutuhkan

Bentuk : Lihat lampiran B4

3.3. Analisa Kebutuhan Software 3.3.1. Analisa Kebutuhan

Pada proses rawat inap di Puskesmas Campaka masih menggunakan cara yang manual, dari mulai input data pasien, input pendaftaran, input data admin,

input ruang, input data dokter, serta proses pembuatan laporan yang masih manual

(11)

pelayanan rawat inap dapat berjalan dengan optimal maka dibutuhkan program yang terkomputerisasi yaitu dengan menggunakan NetBeans IDE 8.1 dan

database MySQL dalam melakukan proses-proses penginputan data.

Dalam program pendaftaran yang akan digunakan oleh Puskesmas Campaka terdapat dua hak akses yaitu administrator terdiri dari Kepala Puskesmas Campaka dan user terdiri dari Admin sebagai berikut:

A. Kepala Puskesmas

A.1. Kepala puskesmas dapat melakukan login A.2. Kepala puskesmas dapat mengelola data admin A.3. Kepala puskesmas dapat melihat data pasien A.4. Kepala puskesmas dapat melihat data dokter A.5. Kepala puskesmas dapat melihat data pendaftaran A.6. Kepala puskesmas dapat melihat data ruang A.7. Kepala puskesmas dapat melihat laporan-laporan

B. Admin

B.1. Admin dapat melakukan login B.2. Admin dapat mengelola data pasien B.3. Admin dapat mengelola data dokter B.4. Admin dapat mengelola data pendaftaran B.5. Admin dapat mengelola data ruang

(12)

3.3.2. Use Case Diagram Admin Login Mengelola Data Pasien Mengelola Data Dokter Mengelola Data Ruang Mengelola Data Pendaftaran Mengelola Laporan Cetak Laporan

Melihat data pasien

Melihat data dokter

Melihat data ruang

Melihat pendaftaran Melihat Laporan Mengelola Data admin <<include>> Kepala Puskesmas <<include>> <<include>> <<include>> <<include>> Gambar III.2.

(13)

3.3.3. Activity Diagram

1. Activity Diagram Login

Admin

Sistem

Melakukan Login

Masukan Password

Cek User & Password

Masuk ke Menu Utama

Tampil Pesan User atau password Salah

Benar

Salah

Gambar III.3.

(14)

2. Activity Diagram Mengelola Data Pasien

Admin Sistem

Pilih Form Pasien

Menampilkan Form Pasien

Tambah Cari

Tambah Data Pasien

Simpan

Tersimpan

Input Kode Pasien

Menampilkan hasil Edit Hapus Keluar

Ubah

Simpan

Tersimpan Terhapus Cetak Mencetak Laporan

Gambar III.4.

(15)

3. Activity Diagram Menu Pendaftaran

Admin Sistem

Pilih Form Pendaftaran Menampilkan Form Pendaftaran

Tambah Data Pendaftaran

Simpan Tersimpan

Isi data Cari Data

Tambah Edit Cari Keluar Cetak

Isi Data Tersimpan

Input No Pendaftaran Menampilkan Data Mencetak Laporan

Gambar III.5.

(16)

4. Activity Diagram Laporan

Memilih Menu Laporan

Memilih Bulan dan Tahun

Menampilkan Laporan Klik Tampilkan

Proses cetak laporan

Admin

Sistem

Gambar III.6.

(17)

3.4. Desain

Berisi penggambaran lengkap tentang Entity Relationship Diagram (ERD),

Logical Record Structure (LRS), Spesifikasi File, dan User Interface. Berikut

adalah penggambarannya.

3.4.1. Entity Relationship Diagram (ERD)

Pasien agama_pasien almt_pasien nm_ibu tgl_lhr_pasien tmpt_lhr_pasien umr_pasien kd_pasien nm_pasien jk_pasien tlp_pasien Stts_perkawina n nm_ayah Melakukan Pendaftaran kd_pndftrn jmlh_hari_rwt jns_jamkes kd_dktr kd_pasien tgl_masuk tgl_keluar Input Admin Memilih Ruang sandi stts_admin tlp_admin almt_admin jk_admin nm_admin kd_admin nm_ruang kd_ruang kd_admin kd_ruang ket Dokter Mempunyai kd_dktr nd_dktr ket jk_dktr almt_dktr 1 1 1 1 1 1 1 1 Gambar III.7.

(18)

3.4.2. Logical Record Structure (LRS) pasien kd_pasien* nm_pasien almt_pasien agama_pasien umr_pasien tmpt_lhr_pasien tgl_lhr_pasien jk_pasien tlp_pasien stts_perkwinan nm_ayah nm_ibu dokter kd_dktr* nm_dktr almt_dktr jk_dktr ket ruang kd_ruang* nm_ruang ket admin kd_admin* nm_admin jk_admin almt_admin tlp_admin stts_admin sandi pendaftaran kd_pndftrn* tgl_masuk tgl_keluar jmlh_hari_rwt via_bayar kd_admin** kd_pasien** kd_ruang** kd_dktr** 1 1 1 1 1 1 1 1 Gambar III.8.

Logical Record Structure (LRS)

3.4.3. Spesifikasi File

Adapun spesifikasi file dari program yang dibuat adalah : 1. Spesifikasi File Menu Pasien

Nama File : File Pasien Akronim : Pasien

Fungsi : Untuk memasukan dan menampilkan data pasien

Type : File Master

(19)

Akses file : Random Media file : Harddisk Panjang Record : 235 Byte Kunci field : kd_pasien

Software : MySQL

Tabel III.1.

Spesifikasi File Menu Pasien

2. Spesifikasi File Menu Admin Nama File : File Admin

Akronim : Admin

Fungsi : Untuk memasukan dan menampilkan data admin

Type : File Master

Organisasi file : Index sequential Akses file : Random

Media file : Harddisk Panjang Record : 89 Byte Kunci field : kd_admin

No Elemen Data Akronim Type Panjang Keterangan

1 Kode Pasien kd_pasien varchar 30 Primary key

2 Nama Pasien nm_pasien char 30

3 Alamat Pasien almt_pasien text - 4 Agama Pasien agama_pasien char 10 5 Umur Pasien umr_pasien varchar 10 6 Tempat Lahir Pasien tmpt_lhr_pasien char 25 7 Tanggal Lahir pasien tgl_lhr_pasien varchar 15

8 Jenis Kelamin jk_pasien char 20

9 Telepon tlp_pasien varchar 15

10 Status Perkawinan stts_perkawinan varchar 20

11 Nama Ayah nm_ayah char 30

(20)

Software : MySQL

Tabel III.2.

Spesifikasi File Menu Admin

3. Spesifikasi File Menu Ruang Nama File : File Ruang Akronim : Ruang

Fungsi : Untuk memasukan dan menampilkan data rung

Type : File Master

Organisasi file : Index sequential Akses file : Random

Media file : Harddisk Panjang Record : 39 Byte Kunci field : kd_ruang

Software : MySQL

Tabel III.3.

Spesifikasi File Menu Ruang

No Elemen Data Akronim Type Panjang Keterangan

1 Kode Admin kd_admin varchar 4 Primary key

2 Nama Admin nm_admin varchar 15

3 Jenis Kelamin jk_admin char 10

4 Alamat Admin almt_admin text -

5 Telepon tlp_admin varchar 15

6 Status Admin stts_admin varchar 25

7 Sandi Sandi varchar 10

No Elemen Data Akronim Type Panjang Keterangan

1 Kode Ruang kd_ruang varchar 4 Primary key

2 Nama Ruang nm_ruang char 20

(21)

4. Spesifikasi File Menu Dokter Nama File : File Dokter Akronim : Dokter

Fungsi : Untuk memasukan dan menampilkan data dokter

Type : File Master

Organisasi file : Index sequential Akses file : Random

Media file : Harddisk Panjang Record : 44 Byte Kunci field : kd_dktr

Software : MySQL

Tabel III.4.

Spesifikasi File Menu Dokter

5. Spesifikasi File Menu Pendaftaran Nama File : File Pendaftaran Akronim : Pendaftaran

Fungsi : Untuk melakukan pendaftaran pasien Type : File Transaksi

Organisasi file : Index sequential Akses file : Random

Media file : Harddisk

No Elemen Data Akronim Type Panjang Keterangan

1 Kode Dokter kd_dktr varchar 4 Primary key

2 Nama Dokter nm_dktr char 30

3 Alamat Dokter almt_dktr text -

4 Jenis Kelamin jk_dktr char 10

(22)

Panjang Record : 113 Byte Kunci field : kd_pndftrn

Software : MySQL

Tabel III.5.

Spesifikasi File Menu Pendaftaran

3.4.4. User Interface

1. User Interface Form Login

Gambar III.9.

User Interface Form Login

No Elemen Data Akronim Type Panjang Keterangan

1 Kode Pendaftaran kd_pndftrn varchar 30 Primary key

2 Tanggal Masuk tgl_masuk varchar 15 3 Tanggal Keluar tgl_keluar varchar 15 4 Jumlah Hari Rawat jmlh_hari_rawat int 10

5 Via Bayar via_bayar varchar 15

6 Kode Admin kd_admin varchar 6

7 Kode Pasien kd_pasien varchar 10

8 Kode Ruang kd_ruang varchar 6

(23)

2. User Interface Form Menu Utama

Gambar III.10.

User Interface Form Menu Utama

3. User Interface Form Pasien

Gambar III.11.

(24)

4. User Interface Form Admin

Gambar III.12.

User Interface Form Admin

5. User Interface Form Dokter

Gambar III.13.

(25)

6. User Interface Form Ruang

Gambar III.14.

User Interface Form Ruang

7. User Interface Form Pendaftaran

Gambar III.15.

(26)

8. User Interface Form Laporan

Gambar III.16.

User Interface Form Laporan

3.5. Implementasi

Pada tahap implementasi ini ada beberapa spesifikasi perangkat keras dan

perangkat lunak yang mendukung dalam program ini. 1. Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras yang digunakan dalam peranan suatu sistem komputerisasi haruslah sesuai dengan tingkat kecepatan dan kapasitas memori komputer yang dibutuhkan. Perangkat keras yang digunaka penulis dalam sistem tersebut adalah sebagai berikut : a. Processor : Pentium IV b. RAM : 100 GB a. Harddisk : 10 GB b. Mouse : PS/2 e. Keyboard : 107 Key

(27)

f. Monitor : LCD 17”

g. Printer : Dot Matrik

2. Perangkat Lunak (Software)

Perangkat Lunak (Software) berfungsi untuk melakukan proses pengolahan data dengan cepat, tepat dan akurat sehingga bahasa pemrograman database bisa dioprasikan dengan baik serta digunakan sebagai perantara (interface) antar pemakai . Fasilitas software ini terdiri dari sistem desain, program dan prosedur-prosedur lainnya, oleh karena itu untuk mendukung suatu sistem komputerisasi yang benar dan kompleks, dibutuhkan juga sebuah software yang memadai untuk dapat memenuhi kebutuhan tiap user.

Perangkat lunak (software) yang dipergunakan pada Puskesmas Campaka dalam Program ini adalah sebagai berikut :

a. Sistem Operasi : Windows 7 b. Paket Program : Java c. Database : My SQL

d. Editor : NetBeans IDE 8.1

Perangkat Lunak diatas merupakan perangkat lunak yang mudah didapat dan tidak menutup kemungkinan untuk mengganti perangkat lunak di atas dengan perangkat lunak lainnya.

(28)

3.6. Testing

1. Pengujian terhadap halaman login

Tabel III.6.

Hasil Black Box Halaman Login

No Skenario Pengujian Test Case Hasil Yang Didapat Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Mengosongkan semua textbox, lalu tekan tombol “sign in” Username : (kosong) Password : (kosong) Sistem akan menolak akses login dan menampilkan “silahkan masukan username atau password terlebih dahulu” Sesuai Harapan Valid 2 Hanya mengisi username, kemudian mengosongkan password, lalu tekan tombol “sign in” Username : 11141226 Password : (kosong) Sistem akan menolak akses login dan menampilkan “silahkan masukan username atau password terlebih dahulu” Sesuai Harapan Valid 3 Hanya mengisi password, kemudian mengosongkan username, lalu tekan tombol “sign in” Username : (kosong) Password : novita Sistem akan menolak akses login dan menampilkan “silahkan masukan username atau password terlebih dahulu” Sesuai Harapan Valid 4 Mengisi dengan salah satu data benar dan salah satu salah , lalu tekan tombol “sign in” Username : 11141226 (benar) Password : novita (salah) Sistem akan menolak akses login dan menampilkan “silahkan masukan username atau password terlebih Sesuai Harapan Valid

(29)

dahulu” 5 Mengisi semua

data dengan benar lalu tekan tombol “sign in” Username : 11141226 (benar) Password : novita (benar) Sistem menerima akses login dan menampilkan “Login Success” kemudian masuk kedalam menu utama Sesuai Harapan Valid

2. Pengujian terhadap halaman mengelola data pasien

Tabel III.7.

Hasil Black Box Halaman Data Pasien

No Skenario Pengujian Test Case Hasil Yang Didapat Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Klik tambah kemudian input kode pasien dan nama pasien tidak diisi kemudian klik tombol simpan Kode Pasien: (kosong) Nama Pasien: (kosong) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada yang Kosong” Sesuai Harapan Valid 2 Mengetik kode pasien dan nama pasien dengan benar lalu klik simpan Kode Pasien: (Kosong) Nama Pasien: (Dinda Rahma) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid

3 Pilih salah satu data pasien lalu klik hapus Konfirmasi penghapusan data pasien dari sistem Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Hapus Data?” Sesuai Harapan Valid 4 Pilih Kode pasien kemudian klik Edit Ubah data pasien Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Pasien berhasil diubah” Sesuai Harapan Valid

(30)

pasien kemudian klik cari

pasien menerima dan menampilkan pesan “Data Pasien ditemukan”

Harapan

3. Pengujian terhadap halaman mengelola data admin

Tabel III.8.

Hasil Black Box Halaman Data Admin

No Skenario Pengujian Test Case Hasil Yang Didapat Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Klik tambah kemudian input kode admin dan nama admin tidak diisi kemudian klik tombol simpan Kode Admin: (kosong) Nama Admin: (kosong) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid 2 Mengetik kode admin dan nama admin dengan benar lalu klik simpan Kode Admin: (Kosong) Nama Admin: (Novita) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid

3 Pilih salah satu data admin lalu klik hapus Konfirmasi penghapusan data admin dari sistem Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Hapus Data?” Sesuai Harapan Valid 4 Pilih Kode admin kemudian klik Edit Ubah data admin Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Admin berhasil diubah” Sesuai Harapan Valid 5 Pilih Kode admin kemudian klik cari Cari data admin Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data admin ditemukan” Sesuai Harapan Valid

(31)

Tabel III.9.

Hasil Black Box Halaman Data Dokter

No Skenario Pengujian Test Case Hasil Yang Didapat Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Klik tambah kemudian input kode dokter dan nama dokter tidak diisi kemudian klik tombol simpan Kode Dokter: (kosong) Nama Dokter: (kosong) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid 2 Mengetik kode dokter dan nama dokter dengan benar lalu klik simpan Kode Dokter: (Kosong) Nama Dokter: (Drg. Rini) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid

3 Pilih salah satu data dokter lalu klik hapus Konfirmasi penghapusan data dokter dari sistem Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Hapus Data?” Sesuai Harapan Valid 4 Pilih Kode dokter kemudian klik Edit Ubah data dokter Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Dokter berhasil diubah” Sesuai Harapan Valid 5 Pilih Kode dokter kemudian klik cari Cari data dokter Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data dokter ditemukan” Sesuai Harapan Valid

5. Pengujian terhadap halaman mengelola data ruang

Tabel III.10.

Hasil Black Box Halaman Data Ruang

No Skenario Pengujian Test Case Hasil Yang Didapat Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Klik tambah kemudian input kode ruang dan

Kode ruang: (kosong) Nama ruang: Sistem akan menerima dan menampilkan Sesuai Harapan Valid

(32)

nama ruang tidak diisi kemudian klik tombol simpan

(kosong) pesan “Data Ada Yang Kosong” 2 Mengetik kode

ruang dan nama ruang dengan benar lalu klik simpan Kode ruang: (Kosong) Nama ruang: (R. Mawar) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid

3 Pilih salah satu data ruang lalu klik hapus Konfirmasi penghapusan data ruang dari sistem Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Hapus Data?” Sesuai Harapan Valid 4 Pilih Kode ruang kemudian klik Edit Ubah data ruang Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data ruang berhasil diubah” Sesuai Harapan Valid 5 Pilih Kode ruang kemudian klik cari Cari data ruang Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data ruang ditemukan” Sesuai Harapan Valid

6. Pengujian terhadap halaman mengelola data pendaftaran

Tabel III.11.

Hasil Black Box Halaman Data Pendaftaran

No Skenario Pengujian Test Case Hasil Yang Didapat Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Klik tambah kemudian input kode pendaftaran dan kode rawat inap tidak diisi kemudian klik tombol simpan Kode pendaftaran: (kosong) Kode rawat inap: (kosong) Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Kosong” Sesuai Harapan Valid 2 Mengetik kode pendaftaran dan kode rawat inap dengan benar lalu klik simpan

Kode pendaftaran: (Kosong) kode rawat inap Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data Ada Yang Sesuai Harapan Valid

(33)

(RU1) Kosong” 3 Pilih Kode Pendaftaran kemudian klik Edit Ubah data pendaftaran Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Data ruang berhasil diubah” Sesuai Harapan Valid

4 Klik Keluar Konfirmasi penutupan data dari sistem Sistem akan menerima dan menampilkan pesan “Tutup Pendaftaran?” Sesuai Harapan Valid

Referensi

Dokumen terkait

Test Case Hasil yang diharapkan Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Username password tidak diisi, kemudian klik tombol login Username: (kosong) password: (kosong) Sistem

diharapkan Hasil Pengujian Kesimpul an 1 Klik Tombo tambah Semua text box kosong Tambah : aktif simpan : aktif Hapus : tidak aktif Edit : tidak aktif Batal : aktif

Pada form pengembalian untuk menampilkan transaksi peminjaman cukup input no anggota dan kode buku, lalu klik command kembali untuk pengembalian buku. Tampilan

diharapkan Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Memilih menu input pelanggan 1.Klik input pelanggan,ke mudian input nama,alamat &amp;no.telp lalu “simpan” Sistem menerima

No Skenario Pengujian Hasil Yang Diharapkan Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Mengosongkan semua isian kolom atau ada kolom yang masih kosong, kemudian langsung klik

Hasil Yang Diharapkan Hasil Pengujian Kesimpulan 1 Username dan password tidak diisi kemudian klik tombol login Username : (kosong) Password : (kosong) Sistem akan

Skenario Pengujia n Text case Hasil yang diharapkan Hasil pengujian Kesimpula n 1 Semua data diisi kecuali Tanggal Surat kemudian klik tombol “Simpan” Kode

No Skenario Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil Pengujian Kesimpulan 2 Input data tambah pelaksana tidak lengkap ada kolom yang tidak terisi lalu langsung klik