• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

48

BAB III

ANALISA SISTEM BERJALAN

3.1. Umum

Klinik merupakan salah satu sarana layanan kesehatan yang banyak dicari dan dibutuhkan dalam menunjang peningkatan kesehatan, baik secara individ u maupun masyarakat. Klinik dituntut untuk memberikan pelayanan yang memadai dan memuaskan agar kebutuhan masyarakat dalam pelayana kesehatan terpenuhi.

Dengan ini maka Klinik harus meningkatkan kualitas pelayanannya, termasuk kualitas pelayanan kesehatan yaitu pada penerimaan kas dan registrasi atas pasien rawat jalan.

Saat ini Klinik semakin banyak dibutuhkan seiring dengan meningkat nya masyarakat akan pelayanan kesehatan, Klinik merupakan perusahaan jasa pengobatan yang memiliki ijin resmi langsung dari Dinas Kesehatan. Aktivitas nya diawasi dan pendiriannyapun memerlukan syarat-syarat tertentu.

Klinik Rawat Inap Syaibah yang berada di padaherang kabupaten

pangandaran yang bergerak dibidang jasa pengobatan melayani rawat jalan maupun

rawat inap. Selama ini pelayanan rawat jalan pada Klinik Rawat Inap Syaibah mulai

dari pendaftaran pasien, input data pasien, diagnosa dan pemberian resep obat,

pembayaran serta pembuatan laporan penerimaan kas atau pendapatan Klinik masih

menggunakan sistem sederhana yaitu pembukuan dengan menggunakan buku

besar. Hal ini menyebabkan beberapa kendala yang sering menghambat kinerja para

bagian atau personil yang ada di Klinik.

(2)

3.2. Tinjauan Perusahaan

Sebuah perusahaan menjalankan kegiatan operasisonalnya sehari- hari memerlukan pengaturan dan pengelompokan aktivitas yang ditunjukan kepada masing- masing bagian sesuai dengan bidang dan tanggung jawabnya.

Dalam perusahaan ini masih banyak kegiatan yang menggunakan sistem sederhana masih ditulis dalam buku, khususnya dalam proses penerimaan kas (pendapatan) yang belum dapat berjalan secara optimal. Untuk membantu semua kegiatan yang ada dalam perusahaan ini dan untuk mengurangi terjadinya kesalahan, maka salah satu langkah yang harus diciptakan adalah dengan menggunakan sistem komputerisasi guna membantu dan meningkatkan kinerja perusahaan agar lebih efektif dan efisien. Selain itu juga dengan menggunaka n media komputer dapat diperoleh informasi yang lebih cepat dan akurat.

3.2.1. Sejarah Perusahaan

Atas prakarsa Hj. Yayat Suratmi S. IP, didirikan Klinik Rawat Inap Syaibah pada tanggal 24 oktober 2012 dengan surat izin klinik nomor 503/050/Klinik/BPPT.03/X/2012. Beralamat di Jl. Stasion No. 2 Padaherang Pangandaran dan dipimpin oleh ibu Yayat Suratmi sebagai pimpinan. Disamping itu juga dibantu oleh dokter pelaksana, bagian administrasi, bagian gudang, bagian laboratorium dan bagian kasir dalam kegiatan pelayanan kesehatan.

Klinik Syaibah tidak hanya melayani rawat inap saja tetapi melayani rawat

jalan dan pasien rujukan. Dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan

sehari-hari Klinik Rawat Inap Syaibah selalu berusaha melayani pasien-pasien

dengan baik dengan fasilitas yang cukup memadai.

(3)

3.2.2. Struktur Organisasi dan Fungsi

Di dalam suatu organisasi atau perusahaan, masalah organisasi memegang peran yang sangat penting. Setiap perusahaan harus mempunyai organisasi yang baik agar kordinasi dan tata kerja dapat tergambar dengan jelas, sehingga dapat berfungsi dengan maksimal. Bentuk organisasi ada berbagai macam dan untuk memilih yang terbaik sangat tergantung dengan situasi dan kondisi masing- mas ing perusahaan atau organisasi serta tujuan yang ingin dicapai.

Struktur organisasi yang baik harus dapat menggambarkan fungsi- fungs i, pengelompokan kerja masing- masing personil atau bagian. Peranan dari struktur organisasi menunjukan tipe atau bentuk organisasi yang dipergunakan, juga merupakan perwujudan hubungan fungsi- fungsi wewenang dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas masing- masing personil atau bagian.

Struktur organisasi pada Klinik Rawat Inap Syaibah tampak sederhana,

meskipun demikian Klinik Rawat Inap Syaibah tetap menjalankan proses suatu

organisasi yang mencerminkan unsur-unsur komunikasi, tugas dan tanggungjawab

pada setiap personil dalam rangka menunjang tercapainya suatu tujuan, sehingga

fungsi- fungsi manajemen akan dapat dijalankan dengan baik. Adapun struktur

organisasi Klinik Rawat Inap Syaibah dapat digambarkan sebagai berikut:

(4)

STRUKTUR ORGANISASI KLINIK RAWAT INAP SYAIBAH

Sumber : Klinik Rawat Inap Syaibah

Gambar III.1.

Struktur Organisasi Klinik Rawat Inap Syaibah Pangandaran

Adapun fungsi dan tugas masing- masing personil atau devisi adalah sebagai berikut:

1. Penanggungjawab atau Pemilik

Pemilik Klinik Rawat Inap Syaibah adalah Hj. Yayat Suratmi S. IP.

Bertugas mengendalikan jalannya kegiatan klinik dan memberi keputusan terakhir dalam menangani masalah yang terjadi.

2. Dokter Pelaksana

Dokter pelaksana di Klinik Rawat Inap Syaibah adalah dr. Erwin M. Thamrin.

Bertugas memeriksa pasien dan apabila pemilik klinik tidak ada ditempat dokter

pelaksana selaku anak dari pemilik klinik memiliki wewenang dalam

memberikan keputusan terakhir dalam menangani masalah yang terjadi.

(5)

3. Bagian Administrasi

Bagian administrasi di Klinik Rawat Inap Syaibah yaitu Bapak Soni Martin dan Ibu Teti.

Bertugas untuk mengelola arsip, mengelola persediaan obat dan keuangan.

4. Bagain Gudang

Bagian gudang di Klinik Rawat Inap Syaibah yaitu Bapak Soni dan Ibu Teti.

Bertugas menerima dan mengeluarkan obat dari gudang.

5. Bagian Laboratorium

Bagian laboratorium di Klinik Rawat Inap Syaibah adalah Bapak Usman.

Bertugas melaksanakan pelayanan laboratorium kesehatan seperti pengecekan darah, gula darah, kolerterol dan lain sebagainya.

6. Kasir

Kasir di Klinik Rawat Inap Syaibah yaitu Bapak Soni Martin dan Ibu Teti.

Bertugas dalam melayani registrasi pasien.

3.3. Proses Bisnis Sistem Berjalan

Prosedur sistem berjalan penerimaan kas dimulai dengan proses pendaftaran pasien. Proses selanjutnya adalah proses pengobatan pasien, proses pembayaran dan proses pembuatan laporan.

1. Prosedur Pendaftaran Pasien

Pasien datang ke Klinik Rawat Inap Syaibah, pasien melakukan pendaftaran ke

bagian administrasi. Bagian administrasi mencatat data pasien pada buku data

pasien. Pasien menunggu diruang tunggu untuk menunggu giliran berobat.

(6)

2. Prosedur Pengobatan Pasien

Pasien mendapat giliran berobat. Pasien masuk ke ruang dokter, kemudian dokter menanyakan keluhan pasien dan melakukan analisa terhadap keluhan tersebut. Selanjutnya dokter melakukan pemeriksaan fisik pasien berdasarkan hasil analisa dokter tersebut. Dokter menulis resep obat sesuai keluhan pasien dan analisa dokter. Dokter mencatat keluhan, diagnosa, hasil pemeriksaan dan resep obat pasien direkam medis pasien kemudian dokter memberikan rekam medis pasien dan resep obat kepada bagian administrasi kemudian hasil rekam medis disimpan dilemari penyimpanan rekam medis.

3. Prosedur Pembayaran

Setelah itu pasien menuju bagian administrasi dan bagian administrasi akan menghitung biaya tindakan, biaya obat dan biaya lainnya berdasarkan bukti berobat pasien. Kemudian pasien akan dibuatkan kwitansi sebagai tanda bukti pembayaran setelah itu pasien mendapatkan obat yang sesuai dengan resep obat yang dikeluarkan oleh bagian gudang dan menerima kwitansi pembayaran.

4. Proses Pembuatan Laporan

Bagaian administrasi akan membuat laporan data pasien dan membuat laporan

penerimaan kas atau pendapatan Klinik. Kemudian laporan-laporan tersebut

diserahkan kepada pemilik Klinik setiap harinya.

(7)

3.4. Activity Diagram

Untuk menggambarkan sistem berjalan secara logika, penulis mencoba menggunakan Unified Modelling Language (UML) yang fungsinya untuk mempermudah pemahaman tentang sistem yang berjalan. Adapun UML dari Activity Diagram sistem berjalan, seperti berikut ini:

Sumber : Data Olahan Penulis

Gambar III.2. Activity Diagram Prosedur Sistem Berjalan

act Activ ity Diagram

Bagian Administrasi Dokter Pemilik

Pasien Start

Pasien melakukan pendaftaran

Dokter memeriksa pasien

Menulis resep

obat Menulis

diagnosa pasien

Menulis rekam medis pasien menyimpan hasil

rekam medis pasien

Membayar biaya pengobatan ke bagian administrasi

Membuat kwitansi sebagai bukti pembayaran dan memberikan obat

Membuat laporan data pasien,laporan

penerimaan kas/pendapatan klinik

Menerima laporan- laporan dari bagian

administrasi Mencatat data

pasien pada buku data pasien

Menghitung biaya tindakan, biaya obat sesuai dengan harga obat dan biaya lainnya

Menerima pembayaran pasien

End Menerima

kwitansi sebagai bukti pembayaran

dan merima obat

(8)

3.5. Spesifikasi Sistem Berjalan

Spesifikasi sistem berjalan adalah rangkaian dari proses-proses yang terjadi dalam sistem berjalan yang memerlukan dokumen-dokumen masuk yang mendukung terhadap jalannya proses untuk menghasilkan dokumen keluar.

3.5.1. Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan 1. Nama Dokumen : Kartu Diagnosa

Fungsi : Sebagai catatan penyakit pasien Sumber : Dokter

Tujuan : Bagian administrasi Media : Kertas

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap pasien berobat Bentuk : Lampiran A.1

2. Nama Dokumen : Kartu resep

Fungsi : Sebagai resep obat pasien

Sumber : Dokter

Tujuan : Bagian gudang

Media : Kertas

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap pasien berobat Bentuk : Lampiran A.2

3. Nama Dokumen : Daftar harga obat

Fungsi : Sebagai daftar harga obat pasien

Sumber : Arsip daftar harga obat

(9)

Tujuan : Bagian administrasi

Media : Kertas

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap melihat rincian harga obat Bentuk : Lampiran A.3

3.5.2. Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran

Dokumen output atau dokumen-dokumen keluaran adalah segala bentuk dokumen perusahaan berupa dokumen-dokumen kegiatan manajemen serta merupakan hasil pendataan atau laporan. Adapun dokumen-dokumen keluaran sebagai berikut:

1. Nama Dokumen : Kwitansi

Fungsi : Sebagai bukti pembayaran Sumber : Bagian administrasi Tujuan : Pasien

Media : Kertas

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap ada pasien yang melakukan pembayaran Bentuk : Lampiran B.1

2. Nama Dokumen : Laporan penerimaan kas harian

Fungsi : Untuk mengetahui jumlah pendapatan harian Sumber : Bagian administrasi

Tujuan : Pemilik Klinik

Media : Kertas

(10)

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap ada pembuatan laporan Bentuk : Lampiran B.2

3. Nama Dokumen : Data pasien rawat jalan Fungsi : Pendaftran pasien Sumber : Pasien

Tujuan : Bagian administrasi

Media : Kertas

Jumlah : 1 lembar

Frekuensi : Setiap ada pasien yang berobat Bentuk : Lampiran B.3

3.6. Permasalahan Pokok

Mengingat pentingnya untuk melakukan pengawasan terhadap penerimaan kas pada Klinik Rawat Inap Syaibah, yang selama ini dilakukan secara sederhana di tulis dibuku besar maka berikut ini adalah permasalahan yang sering timbul yang dihadapi oleh Klinik Rawat Inap Syaibah dalam melakukan transaksi penerimaan kas atas pasien rawat jalan yaitu:

1. Sistem informasi yang berjalan di Klinik Rawat Inap Syaibah saat ini, dari pasien masuk, input data, pembutan laporan penerimaan kas harian masih menggunakan sistem sederhana dengan mencatat dalam buku sehingga rentan terjadinya kesalahan data.

2. Kurangnya sumberdaya manusia pada Klinik Rawat Inap Syaibah

menyebabkan adanya rangkap jabatan.

(11)

3. Sistem yang berjalan pada Klinik masih sederhana di tulis di buku besar kemungkinan kesalahan manusia (human eror) pada pengentrian data.

4. Masih menggunakan media kertas sehingga terjadinya penumpukan dokumen dan kemungkinan besar akan berpotensi hilangnya data atau kerusakan.

3.7. Pemecahan Masalah

Didalam mengelola suatu perusahaan tentunya selalu ada hambatan dan kesulitan, yang seringkali pula dapat menyebabkan terjadinya suatu bentuk kesalahan. Hambatan ataupun kesulitan tersebut baik itu di bidang sumber daya manusia, manajemen ataupun keuangan perusahaan.

Untuk mengatasi berbagai hambatan maupun kesulitan yang dihadapi perusahaan, tentunya diperlukan adanya perubahan ataupun perbaikan di segala sektor yang mendukung kinerja perusahaan tersebut.

Untuk memecahkan masalah yang ada pada Apotek Widiya penulis mengajukan cara kerja yang lebih baik, yaitu:

1. Perlu adanya sistem yang komputerisasi dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Java dengan Database MySQL yang berbasis Dekstop pada pelayanan Klinik Rawat Inap Syaibah agar berjalan lebih efektif dan efisein dalam penangan pengobatan pasien maupun dalam pembuatan laporan keuangannya.

2. Sebaiknya karyawan yg ada di klinik ditambah.

3. Dengan Menggunakan sistem yang terkomputerisasi dapat meminimal is ir

adanya kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error).

(12)

4. Mengarsipkan dokumen-dokumen pasien kedalam buku file dan mengurutka n nama pasien sesuai abjad sehingga mudah saat dicari.

Gambar

Gambar  III.1.
Gambar  III.2. Activity Diagram  Prosedur  Sistem  Berjalan

Referensi

Dokumen terkait

Input yang ingin didapatkan terkait dengan program pendaftaran pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil ini adalah data pasien, data dokter,

Pada menu ini Apoteker dapat melihat resep yang dikirimkan dari dokter, dapat melihat data obat, dan dapat melakukan transaksi pembayaran obat pasien. Menu

Pada pasien rawat jalan, Pasien akan diperika terlebih dahulu status kesehatannya untuk diketahui penyakit apa yang sedang diderita, Penggunaan Obat, Peralatan, dan

Gambar III.5 Activity diagram Pembayaran Obat act Pembayaran Admin Asisten Apoteker Salesman Start Membuat Faktur Tagihan ke-1 Menerima Faktur Tagihan ke-1 Membayar dan

1) Pendaftaran pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan. 2) Pencarian pasien rawat inap. 3) Monitor antrian kamar untuk pasien rawat inap.. mendata dan merubah data

Hal ini menyebabkan perawat mencatat kembali secara manual di slip kredit rawat inap sebanyak 4 (empat) rangkap untuk pemakaian obat dan alkes dan juga untuk

Menu Transaksi Cetak Data File Log In Log Out Pasien Dokter Obat Tindakan Resep Anamnesis Rawat Jalan Data Rekam Medis Pembayaran Rawat Jalan Lap Kunjungan Pasien Lap Pendapatan

Sebelumnya sistem pelayanan pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Klinik Cahaya Ibu 1 masih menggunakan cara manual yaitu setiap ada pasien daftar menggunakan buku