• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURUS LOLOS WAWANCARA BEASISWA LUAR NEGERI.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JURUS LOLOS WAWANCARA BEASISWA LUAR NEGERI.pdf"

Copied!
85
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Tidak ada bagian dalam produk ini yang boleh diperbanyak,disebarkan, di-siarkan atau diproduksi ulang dalam berbagai cara apapun, termasuk tetapi tidak terbatas secara elektronik atau me-kanik. Dilarang keras untuk penggunaan tanpa izin tertulis dari penulis (Inspira Publishing) untuk mencetak ulang, atau menyebarluaskan penerbitan ini.

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002

Pasal 72

(1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pi-dana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bu-lan dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Cipta-an atau barCipta-ang hasil pelCipta-anggarCipta-an Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

(3) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memper-banyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara pal-ing lama 5 (lima) tahun dan/ atau denda palpal-ing banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

(3)
(4)

Jurus Rahasia

Lolos Wawancara Beasiswa Luar Negeri Copyright © 2016 by Inspira Research Center

Penulis

Inspira Research Center Editor

Dwi Aprilia Kumala Dewi Desain Cover Pery Oktriansyah Penata Letak Umi Kaltsum Penerbit INSPIRA PUBLISHING

Jl. Pasir No.35, Patok, Gamping, Sleman, Yogyakarta, 55294 Telp: (0274) 5305734 | WA/SMS: 0821-3700-8000 PIN BB: 5D18C3B4 | E-MAIL: [email protected]

Facebook.com/InspiraID www.inspirabook.com ID LINE: @inspirabook

(5)

Kata Pengantar

P

uji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, yang telah mengizinkan saya untuk memiliki berbagai pengalaman luar biasa dalam hidup saya, salah satunya yakni pengalaman berkuliah ke luar negeri. Berawal dari rasa syukur inilah saya ingin berbagi ilmu dan pengetahuan yang tidak seberapa ini untuk membantu teman-teman semua yang memiliki mimpi berkuliah ke luar negeri, sama seperti saya dulu. Dengan disusunnya buku ”Jurus Rahasia Lolos Wawancara Beasiswa Luar Negeri” ini, saya sangat berharap buku ini dapat mematahkan pemikiran dan ketakutan teman-teman semua akan mahalnya biaya pendidikan dan menambah rasa kepercayaan diri untuk mendaftarkan beasiswa. Ya, cukup banyak terjadi di mana terdapat banyak orang yang tidak memiliki biaya, tetapi juga tidak percaya diri atau takut mengikuti beasiswa karena hal-hal yang tidak penting.

Dasar pemikiran/ide dari penyusunan buku ini adalah karena banyaknya calon penerima beasiswa yang sebenarnya sudah memiliki CV dan berkas-berkas serta kemampuan yang mumpuni untuk menerima beasiswa, tetapi gagal hanya karena kurang persiapan pada sesi wawancara beasiswa.Penting

(6)

untuk diketahui bahwa tidak hanya berkas-berkas saja yang harus dipersiapkan sebaik mungkin, tetapi juga wawancara beasiswa. Wawancara inilah yang menjadi keputusan final sang penyelenggara beasiswa untuk menjatuhkan pilihan kepada Anda, atau calon lain. Nah, besar harapan saya, melalui buku ini, Anda dapat mempersiapkan wawancara sebaik mungkin dan akhirnya berhasil mendapatkan beasiswa impian untuk melanjutkan studi ke luar negeri

Semoga impian teman-teman semua untuk dapat kuliah ke luar negeri dengan beasiswa segera terwujud. Amin.

Zulkhan Indra Putra CEO Inspira Book

(7)

Daftar Isi

Kata Pengantar

v

# 5 Beasiswa Nggak Biasa yang Bisa Kamu Apply Tahun 2017!

1

#Gambaran Umum Seleksi Wawancara Beasiswa!

24

#Lakukan Persiapan Ini Sebelum Seleksi Wawancara Beasiswa

27

#Kamu Harus Paham tentang Beasiswa yang Di-Apply!

31

#Lakukan Hal Ini Ketika Wawancara Beasiswa Berlangsung

35

#Tips Penting untuk Menghadapi Seleksi Wawancara Beasiswa

40

(8)

Daftar Isi

#50 Contoh Pertanyaan Sesi Interview Beasiswa

44

#Scholarship Awardee Share Story

50

Ucapan Terima Kasih

62

Daftar Pustaka

63

Penutup

64

Tim Inspira Book

65

Produk Inspira Book

67

(9)

# 5 Beasiswa Nggak Biasa yang Bisa Kamu Apply

Tahun 2017!

r Inggris - Chevening UK Scholarships

Chevening adalah sebuah penghargaan internasional dari pemerintah Inggris Raya yang tujuan utamanya adalah untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan di dunia. Kemampuan dalam bidang akademik dan juga non-akademik akan dikembangkan. Di samping itu, terdapat pula kesempatan untuk membangun jaringan dalam lingkup internasional serta mencicipi budaya Inggris Raya. Melalui penghargaa ini pula hubungan dengan Inggris Raya dalam bidang-bidang tertentu bisa terjalin dengan lebih baik. Semua lulusan dari studi yang dibiayai oleh penghargaan Chevening masih bisa terus berkomunikasi hingga saat ini, menggunakan media yang juga disediakan oleh Chevening.

Chevening Scholarships

Penghargaan beasiswa ini diberikan kepada para mahasiswa Indonesia yang berniat melanjutkan studi jenjang Master selama satu tahun di Inggris. Beasiswa ini memberikan bantuan pembiayaan untuk studi Master yang diambil serta kesempatan untuk bergabung dalam jaringan internasional Chevening. Lulusan S1 dari Indonesia yang berniat untuk melanjutkan studi Master ke Inggris dengan beasiswa ini bisa memilih bidang studi berikut:

(10)

• Climate change • Economics • Energy • Finance • Foreign policy • Governance

• Public sector management • Science

• Technology

Proses pendaftaran beasiswa ini akan dipandu melalui panduan yang dikirimkan melalui email, tepat setelah pengajuan dilakukan. Perkembangan dari proses pengajuan juga akan disediakan untuk memastikan bahwa semua tahapannya terlewati sesuai dengan semestinya. Dikarenakan banyaknya jumlah pemohon, maka pemohon yang tidak lolos tidak akan diberikan informasi lanjutan. Dalam pengajuan beasiswa ini, biasanya pada pertengahan bulan Juli pemohon sudah harus diterima di universitas yang dituju dan sudah memenuhi persyaratan penguasaan bahasa yang diminta Chevening.

Berikut ini adalah hal-hal yang pembiayaannya ditanggung oleh beasiswa Chevening:

• Biaya kuliah penuh. Namun, untuk MBA, ada biaya yang masih harus ditanggung sendiri sebesar 18.000 GBP • Tunjangan hidup bulanan

(11)

• Tunjangan untuk pulang kampung • Tunjangan kedatangan

• Biaya tesis

• Biaya untuk berbagai keperluan studi • Biaya pengajuan visa untuk satu kali

• Biaya transportasi untuk menghadiri acara-acara Chevening di Inggris

Kriteria Penerimaan Chevening

Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi persyaratan dan kriteria penerimaan Chevening:

• Terdaftar secara resmi sebaga warga negara yang menjadi penerima Chevening

• Setelah selesai menempuh studi harus pulang ke negara asal (minimal 2 tahun)

• Sudah memiliki gelar S1 sebagai syarat untuk mengambil studi jenjang S2 atau Master di Inggris

• Memiliki pengalaman kerja di bidang yang diminati paling tidak 2 tahun

• Sudah memenuhi persyaratan penguasaan bahasa yang berlaku dan diterima di Chevening pada pertengahan bulan Juli

• Sudah diterima di salah satu universitas yang ada di Inggris, yang dibuktikan dengan unconditional offer tertanggal sebelum pertengahan bulan Juli

Selain hal-hal yang menjadi prasyarat dan kriteria penerimaan program di atas, ada juga hal-hal yang

(12)

harus diperhatikan karena otomatis akan menggugurkan kesempatan untuk mengajukan permohonan atau pendaftaran program-program dari Chevening ini. Berikut ini adalah hal-hal tersebut:

• Terdaftar sebagai warga negara Inggris atau memiliki dua kewarganegaraan dan salah satunya adalah Inggris • Merupakan karyawan, mantan karyawan, atau saudara

dari karyawan dari Her Majesty’s Government, British Council, Association of Commonwealth Universities, organisasi-organisasi rekanan, atau universitas di Inggris pendukung Chevening

• Sudah pernah mendapatkan bantuan pembiayaan dalam bentuk apapun dari pemerintah Inggris. Namun, untuk alumni Scholarships bisa mengajukan Fellowships Kriteria Penguasaan Bahasa

Bahasa juga tentu merupakan satu persyaratan penting yang harus dipenuhi untuk bisa diterima menjadi mahasiswa di Inggris serta mendapatkan beasiswa Chevening. Seperti yang sudah disebutkan, persyaratan penguasaan bahasa untuk program-program penghargaan Chevening ini sudah harus dipenuhi pada pertengahan bulan Juli. Guna memastikan hal tersebut, pemohon bisa melakukan satu dari dua hal berikut: • Mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris

• Mengambil pilihan dalam kategori UKVI (Indonesia tidak termasuk)

(13)

standar skor minimal yang harus dicapai agar bisa lolos seleksi penerimaan program-program Chevening, baik itu

Scholarships maupun Fellowships:

• Academic IELTS – 6.5 (Listening 5.5, Reading 5.5, Speaking 5.5, Writing 5.5)

• Cambridge English: Advanced (CEA) – 176 (Listening 162,

Reading 162, Speaking 162, Writing 162)

• Pearson PTE Academic – 58 (Listening 42, Reading 42

Speaking 42, Writing 42)

• TOEFL iBT – 79 (Listening 17, Reading 18, Speaking 20,

Writing 17)

Tes kemampuan penggunaan bahasa Inggris ini disarankan untuk segera dilakukan atau paling tidak dijadwalkan sedini mungkin. Berikut ini adalah masa atau jeda waktu dari masing-masing tes hingga hasilnya bisa diketahui:

• IELTS – 13 hari • CAE – 2 minggu

• PTE Academic – 5 hari kerja • TOEFL – 10 hari

Selain memastikan persyaratan penguasaan bahasa Inggris menurut Chevening ini terpenuhi, pemohon juga harus memastikan bahwa penguasaan bahasa Inggrisnya sudah sesuai dengan prasyarat di universitas dan jurusan yang ia tuju.

(14)

Jenis Studi yang Bisa Diambil

Studi yang diambil menggunakan bantuan Chevening harus dipilih ketika mengajukan permohonan atau pendaftaran. Maksimal 3 macam studi bisa dipilih, namun nantinya pilihan yang sudah dibuat tidak bisa diganti lagi. Jenis studi yang akan diambil harus memenuhi kriteria dari Chevening, yaitu:

• Studi full-time

• Studi dimulai pada awal semester musim gugur yang biasanya pada bulan September atau Oktober

• Studi tersebut merupakan studi Master

Perlu diperhatikan juga bahwa studi yang diambil tidak boleh melanggar kriteria yang sudah disebutkan tersebut atau merupakan studi yang:

• Studi part-time • Studi jangka panjang

• Waktu studi kurang dari 9 bulan • Waktu studi lebih dari 12 bulan

Informasi lebih lanjut ada di halaman pendaftaran Chevening, yaitu www.chevening.org/apply.

r Jepang – Monbukagakusho GAKUBU

Ada sekitar 2.500 pelajar Indonesia yang menempuh studi di Jepang. Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah mereka yang menempuh studi dengan bantuan beasiswa

(15)

Monbukagakusho. Beasiswa ini merupakan beasiswa resmi dari Pemerintah Jepang yang ditujukan bagi lulusan SMA dan sederajat. Pilihan yang bisa diambil meliputi jenjang S1 di universitas, jenjang D3 di College of Technology, dan jenjang D2 di Specialized Training College yang semua studinya berlangsung di Jepang, tentunya.

Beasiswa Monbukagakusho ini adalah sebuah beasiswa penuh dengan beragam fasilitas yang diberikan bagi para penerimanya. Beberapa biaya yang ditanggung oleh beasiswa ini meliputi biaya kuliah 100%, tiket pesawat pergi-pulang Jakarta-Jepang kelas ekonomi untuk satu kali, serta tunjangan hidup bulanan sebesar 117.000 JPY yang setara dangan sekitar 14,4 juta rupiah. Sebelum bisa mendapatkan fasilitas dan keuntungan yang ditawarkan beasiswa ini, para pemohon harus mengikuti tahapan seleksi dan memenuhi persyaratan yang diminta oleh pihak penyedia beasiswa tersebut.

Program dan Persyaratan

Salah satu pilihan jenjang dalam beasiswa ini adalah S1 atau Undergraduate (GAKUBU). Pilihan program ini memberikan batasan masa studi maksimal selama 5 tahun, termasuk 1 tahun di dalamnya untuk mempelajari bahasa Jepang. Namun, untuk jurusan Kedokteran dan sebagian Farmasi, diberikan lama waktu studi hingga maksimal 7 tahun. Beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai program ini adalah persyaratannya yang meliputi:

• Lulusan SMA dan sederajat

(16)

Pemohon program ini yang nilai rata-ratanya kurang dari 8,4 tetap bisa mengajukan permohonan dengan melampirkan bukti sertifikat Japanese Language Proviciency Test level N3 atau lebih. Pemohon yang merupakan lulusan IPS atau Bahasa tidak bisa mendaftarkan diri di bidang-bidang IPA, namun lulusan IPA bisa mendaftarkan diri di bidang-bidang yang lain. Berikut ini adalah materi yang harus disiapkan untuk ujian tertulis dalam seleksi penerimaan para pemohon dalam program ini:

• IPS-a dan b (Bahasa Inggris, Matematika, dan Bahasa Jepang)

• IPA-a (Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Jepang, Kimia, dan Fisika)

• IPA-b dan c (Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Jepang, Kimia, dan Biologi)

Selanjutnya, berikut ini adalah pilihan-pilihan jurusan yang bisa diambil bagi pemohon yang menginginkan studi di jenjang ini (hanya 1 pilihan saja yang bisa diambil):

• IPS-a (Japanese Language, History, Literature, Sociology,

Pedagogy, Politics, Law)

• IPS-b (Business Administration, Economics)

• IPA-a (Science, Electric and Electronic Studies, Mechanical

Studies, Civil Engineering and Architecture, Chemical Studies)

• IPA-b (Agricultural Studies, Hygienic Studies, Science) • IPA-c (Medicine, Dentistry)

(17)

Hal-hal tambahan yang juga sangat wajib diperhatikan jika ingin lolos seleksi program beasiswa Monbukagakusho ini adalah:

• Jika sekolah asal menggunakan standar IB atau Internasional, maka rapor dari semester awal hingga akhir wajib disertakan. Kemudian, nilai akan disetarakan sesuai dengan sistem UN. Sementara itu, jika sekolah asal menggunakan sistem UN, maka tidak diperlukan rapor. • Semua ujian tulis dalam proses seleksi beasiswa ini

menggunakan bahasa Inggris.

• Beasiswa ini bisa diperpanjang untu mengikuti studi lanjutan, asalkan prestasi dari penerima beasiswa ini dalam level yang baik. Jadi, lulusan program S1 bisa melanjutkan kuliah S2, tetap dengan beasiswa ini. Sementara itu, lulusan D3 dan D2 akan bisa melanjutkan ke jenjang S1 sebagai mahasiswa tahun ketiga.

Pendaftaran

1. Pastikan sudah memenuhi persyaratan karena memang hanya pelamar yang sudah memenuhi persyaratan yang diperkenankan mendaftarkan diri

2. Mengisi formulir pendaftaran yang bisa didapatkan di

http://www.id.emb-japan.go.jp/form_s1_2017.doc (S1).

3. Menentukan pilihan jurusan atau bidang studi di http://

www.id.emb-japan.go.jp/Field_of_studies_S1_2017.pdf

(S1).

4. Melakukan pendaftaran secara online di http://goo.

(18)

konfirmasi pendaftaran online yang di dalamnya terdapat Nomor Ujian. Setiap pemohon wajib mengingat Nomor Ujian masing-masing.

5. Siapkan dokumen-dokumen berikut ini, tanpa penambahan dokumen-dokumen lain yang memang tidak diminta. Perhatikanlah untuk tidak dijilid.

» Print-out konfirmasi pendaftaran online, lengkap

dengan Nomor Ujian

» Formulir pendaftaran yang sudah diisi

» Fotokopi ijazah atau ijazah sementara yang sudah dilegalisir dari sekolah asal

» Fotokopi SKHUN atau SKHUN sementara yang sudah dilegalisir dari sekolah asal

» Fotokopi sertifikat bukti kemampuan bahasa Jepang atau JLPT, khusus bagi yang sudah memilikinya 6. Kirimkan dokumen-dokumen yang diminta dengan

mencantumkan kode “SMA-2017” pada bagian kanan atas amplop via POS atau diantarkan langsung ke:

Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang Jalan M. H. Thamrin 24

Jakarta 10350

Kiriman paket dokumen harus sudah diterima di lokasi Kedutaan Besar Jepang sebelum tenggat waktu yang diberikan.

7. Hanya pemohon dengan dokumen lengkap yang sudah diterima Kedutaan Besar Jepang sebelum tanggal yang

(19)

untuk mengikuti proses atau tahapan seleksi selanjutnya. Dokumen-dokumen yang sudah dikirimkan dan diterima Kedutaan Besar Jepang tidak dapat diminta.

Tahapan Seleksi

• Hasil seleksi dokumen akan ditampilkan di halaman

website resmi Kedutaan Besar Jepang. Nomor Ujian

pemohon yang lolos akan ditampilkan, untuk kemudian mengikuti ujian tulis di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, atau Makassar, pada pertengahan atau akhir bulan Juli.

• Peserta ujian tulis yang lolos akan dipanggil untuk seleksi wawancara di Jakarta pada bulan Agustus.

• Peserta seleksi wawancara yang lolos akan direkomendasikan oleh Kedutaan Besar Jepang ke pihak pusat Monbukagakusho di Jepang. Berkas-berkas dari peserta tersebt akan dikirimkan untuk kemudian bersaing dengan kandidat-kandidat dari negara-negara lain. • Peserta yang lolos dari seleksi di Jepang tersebut akan

menjadi penerima beasiswa ini. Hasilnya akan diumumkan sekitar bulan Januari tahun berikutnya dengan waktu keberangkatan ke Jepang pada bulan April.

Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa Monbukagakusho ini bisa diperoleh di www.id.emb-japan.

go.jp/home.html atau dengan mengirimkan email ke

(20)

r Qatar - Qatar University Scholarship

Setiap tahunnya, pihak Qatar University menawarkan berbagai pilihan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa yang berasal dari luar kawasan Qatar yang sekaligus memberikan

residence permit (izin tinggal) selama menempuh studi di

Qatar University. Program beasiswa yang ditawarkan oleh Qatar University bagi pelajar dan mahasiswa internasional adalah merupakan beasiswa untuk jenjang S1. Beasiswa ini merupakan salah satu macam program beasiswa di Qatar University yang setiap tahunnya menawarkan sekitar 400 beasiswa. Pemohon bisa merupakan kandidat yang direkomendasikan melalui kedutaan besar negara asalnya atau juga merupakan pemohon yang mendaftarkan diri secara mandiri di University of Qatar.

Hal-hal yang merupakan keunggulan dari program beasiswa ini adalah:

• Biaya kuliah penuh • Visa dan residence permit

• Biaya buku-buku untuk perkuliahan

• Biaya transportasi pulang-pergi dari Qatar ke negara asal sekali setiap tahun

• Penyambutan pada saat kedatangan pertama kali di Qatar

• Akomodasi di asrama universitas dengan fasilitas double

room, makan 3 kali sehari, laundry, internet, perpustakaan,

(21)

Informasi-informasi lain mengenai akomodasi bisa dilihat di laman berikut ini: http://www.qu.edu.qa/offices/

housing_department/.

Persyaratan Beasiswa

• Mempunyai sertifikat atau ijazah pendidikan menengah (SMA) atau yang setara di Qatar.

• Mempunyai skor TOEFL internasional minimal 450, kecuali pelajar yang mendaftar di Fakultas Syariah • Memenuhi persyaratan masuk untuk kuliah di Qatar

University

Selain itu, mahasiswa yang sudah menempuh studi di Qatar University dan ingin mengajukan permohonan beasiswa ini juga bisa, asalkan memenuhi persyaratan berikut ini: • Terdaftar sebagai mahasiswa full-time di Qatar University • Sudah mengikuti dan menyelesaikan University

Foundation Program

• Sudah menyelesaikan minimal 24 credit hours di Qatar University

• Memiliki IPK minimal 2.5 dalam skala 4.0

Selain itu penerima beasiswa ini nantinya harus memastikan bahwa dirinya menyelesaikan minimal 15 credit

hours pada setiap semesternya dengan IPK minimal 2.5 dalam

skala 4.0 untuk tetap bisa mendapatkan beasiswa tersebut karena beasiswa ini diberikan dengan menggunakan skema tahunan saja, bukan skema lamanya studi yang diambil.

(22)

Prosedur Pendaftaran

1. Tentukan fakultas yang ingin dituju di laman resmi Qatar University pada tautan berikut ini (www.qu.edu.qa) 2. Perhatikan batas waktu pendaftaran dan siapkan

berkas-berkas yang dibutuhkan, salah satunya adalah legalisir dari kedutaan Qatar di Indonesia

3. Pastikan sudah memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan setelah keberangkatan

4. TOEFL/IELTS memang disyaratkan oleh beberapa fakultas. Oleh karena itu, cermati dahulu persyaratan dari fakultas yang sudah dipilih tadi

5. Lengkapi formulir pendaftaran secara online pada tautan berikut ini: https://mybanner.qu.edu.qa/PROD/

bwskalog.P_DispLoginnon, dengan sebelumnya

melakukan login terlebih dahulu

6. Melakukan transfer uang sejumlah 200 QAR ke bagian pendaftaran atau admission

7. Mengirimkan kelengkapan dokumen atau berkas asli yang menjadi persyaratan ke Qatar University, yaitu ke alamat berikut:

Undergraduate Admission Admission Department PO Box 2713

Doha, Qatar

8. Selalu cek secara online status berkas dan penerimaan secara online pada laman resmi Qatar University karena

(23)

di sana akan selalu ditampilkan perkembangan beasiswa yang telah diajukan

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran beasiswa khusus untuk calon mahasiswa baru bisa dilihat pada tautan berikut ini: http://www.qu.edu.qa/students/admission/

scholarships/new_students.php

Kontak dan Informasi

Informasi lebih lanjut, baik mengenai beasiswa maupun mengenai Qatar University, bisa didapatkan dengan mengunjungi laman berikut: http://www.qu.edu.qa/students/

services/is/scholarships.php atau http://www.qu.edu.qa/ index.php. Selain itu, bisa juga dengan mengirimkan email

ke alamat [email protected], atau layanan telepon berikut:

Male : +974-4403-3748 / +974-4403-3741

Female : +974-4403-3649

r Singapura - Science & Technology Undergraduate Scholarship NUS

Pelajar di Indonesia yang ingin melanjutkan studi di National University of Singapore bisa memanfaatkan sebuah program beasiswa yang bernama Science & Technology Undergraduate Scholarship. Program ini memberikan kesempatan bagi semua pelajar lulusan SMA atau sederajat dari kawasan Asia, kecuali Singapura untuk melanjutkan studi pada jenjang pendidikan tinggi di universitas terbaik

(24)

Asia menurut QS World University Rankings. Satu hal yang mempermudah proses pendaftaran serta seleksi dari program beasiswa ini adalah tidak diperlukannya pendaftaran terpisah untuk seleksi beasiswanya. Pendaftaran untuk studi Sarjana di NUS sudah akan sekaligus menjadi pendaftaran program beasiswa ini nantinya.

Program beasiswa ini mencakup beberapa hal yang ditanggung oleh pihak National University of Singapore. Bantuan yang akan diterima para penerima beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh setelah dipotong MOE Tuition

Grant Subsidy dan biaya-biaya tambahan lainnya, tunjangan

hidup sebesar SGD 6.000 untuk satu tahun, tunjangan kedatangan sebesar SGD 200, biaya akomodasi senilai biaya sewa termurah untuk double room di lingkup akomodasi universitas, dan juga biaya transportasi pesawat terbang untuk satu kali pergi dan pulang di awal masa studi dan di akhir masa studi.

Persyaratan

Hal-hal yang menjadi persyaratan beasiswa ini antara lain:

• Merupakan warga negara yang terdaftar resmi di kawasan Asia, kecuali Singapura

• Memiliki potensi dan jiwa kepemimpinan yang kuat • Memiliki catatan kegiatan ko-kurikuler yang baik

• Memiliki prestasi memuaskan pada jenjang SMA atau sederajat

(25)

• Mengajukan permohonan untuk menempuh studi Sarjana di National University of Singapore pada program studi

Computing, Engineering, atau Science, tidak termasuk Pharmacy

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan terkait Science & Technology Undergraduate Scholarship:

1. Jurusan yang bisa diambil jika ingin menggunakan beasiswa ini, antara lain Chemical Engineering,

Biomedical Engineering, Civil Engineering, Computing (Computer Science Courses), Computing (Business Analytics), Computing (Information Systems Courses), Computer Engineering, Engineering, Electrical Engineering, Engineering Science, Environmental Studies (Environmental Biology), Environmental Engineering, Industrial & System Engineering, Mechanical Engineering and Science, dan Materials Science & Engineering.

2. Studi yang bsia diambil dengan beasiswa ini hanya studi S1

3. Setelah lulus, penerima beasiswa wajib bekerja selama 6 tahun di perusahaan Singapura

4. Penerima beasiswa tidak boleh menjadi penerima bantuan pembiayaan lainnya selain mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari pihak universitas 5. Pemberian beasiswa akan diperiksa untuk diperbarui

setiap semester hanya jika penerima beasiswa mampu mempertahankan Cumulative Average Point minimal 3,5

(26)

6. Penerima beasiswa hanya boleh mengikuti program di luar negeri sebanyak 1 kali selama masa studi di NUS dengan beasiswa ini

7. Penerima beasiswa akan diminta untuk ikut dalam program-program yang terkait dengan masyarakat yang ditentukan dan diarahkan oleh universitas

8. Pihak universitas tidak menjamin penerima beasiswa untuk langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus 9. Jika penerima beasiswa memutuskan untuk berhenti

menjadi penerima beasiswa, maka pihak universitas berhak meminta ganti rugi sejumlah uang yang sudah dikeluarkan untuk penerima beasiswa tersebut

Pendaftaran dan Informasi

Proses pendaftaran bisa mulai dilakukan pada www.

askadmissions.nus.edu.sg. Seluruh pemohon yang sudah

mendaftarkan diri pada program studi S1 yang sesuai dengan kriteria beasiswa akan langsung disertakan dalam seleksi beasiwa. Pemohon nantinya akan dinilai dan diseleksi berdasarkan permohonan yang diajukan: apakah kuat dan meyakinkan atau tidak. Selain itu, hasil akhirnya juga akan dinilai dari hasil interview (bagi kandidat yang dipanggil untuk interview). Pemohon yang lolos mengikuti interview akan diberitahu melalui email dan akan diminta untuk mengumpulkan dokumen-dokumen terkait kegiatan ko-kurikuler dan pencapaian-pencapaian yang didapat, serta sebuah personal statement sebelum mengikuti interview.

(27)

Pihak universitas berhak untuk sama sekali tidak memberikan beasiswa pada satu kandidat sekalipun jika memang dirasa tidak ada yang memenuhi syarat dan standar dari National University of Singapore. Informasi mengenai beasiswa ini bisa didapatkan dengan mengunjungi laman resminya pada di www.nus.edu.sg/oam/scholarships/

freshmen/nsg/scholarship-science-technology.html.

r Tiongkok - Chinese Government Scholarship WMO Program

Melalui China Scholarship Council (CSC), pemerintah Tiongkok (Cina) secara rutin menawarkan beasiswa dalam program Chinese Government Scholarship bagi pelajar dan mahasiswa internasional untuk bisa melanjutkan studi pada jenjang pendidikan tinggi di Tiongkok. Salah satu pilihan program yang ditawarkan adalah WMO Program, di mana program tersebut diinisiasi oleh MOE untuk World

Meteorological Organization (WMO).Tentunya, kesempatan

untuk bisa kuliah di Tiongkok dengan beasiswa seperti ini tidak bisa dilewatkan begitu saja, termasuk oleh pelajar dan mahasiswa dari Indonesia.

Rincian Beasiswa

Chinese Government Scholarship WMO Program adalah

sebuah program beasiswa parsial yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan asuransi kesehatan. Beasiswa yang diberikan akan mendukung studi pada jenjang pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang Meteorology, Hydrology, dan

(28)

Water Resources Supervision & Management di Tiongkok. Jadi,

pelajar dan mahasiswa dari Indonesia yang memiliki minat pada bidang-bidang tersebut, bisa memanfaatkan beasiswa ini karena tersedia kesempatan untuk S1, S2, dan S3 sekaligus.

Selain batasan dalam bidang studi yang bisa diambil, ada juga hal-hal lain yang perlu diperhatikan. Beasiswa akan diberikan selama maksimal 5 tahun untuk S1, 3 tahun untuk S2, dan 4 tahun untuk S3. Studi yang diambil khusus untuk S1 harus dalam bahasa pengantar bahasa Mandarin, di mana pemohon yang belum memiliki tingkat kemampuan minimal dalam bahasa Mandarin harus mengikuti kelas persiapan bahasa Mandarin. Sementara itu, program jenjang S2 dan S3 harus dalam bahasa pengantar bahasa Inggris. Studi yang diambil pun harus di Nanjing University of Information Science and Technologi atau Hohai University.

Persyaratan Beasiswa

Secara umum, persyaratan untuk bisa mengajukan permohonan dalam beasiswa ini adalah pemohon bukan warga asli dari Tiongkok dan sudah memiliki gelar atau ijazah pada jenjang sebelumnya, sesuai studi yang akan diambil, yaitu SMA untuk S1, S1 untuk S2, dan S2 untuk S3. Selain itu, ada juga batasan usia yang harus diperhatikan, yaitu maksimal 25 tahun untuk S1, maksimal 35 tahun untuk S2, dan maksimal 40 tahun untuk S3.

Selain persyaratan umum yang sudah disebutkan, pengajuan permohonan untuk beasiswa ini harus disertai dengan dokumen-dokumen berikut ini:

(29)

1. Formulir pendaftaran

2. Ijazah terakhir (jika tidak dalam bahasa Mandarin atau Inggris, harus disertai dengan versi terjemahan resminya) 3. Transkrip nilai terakhir (jika tidak dalam bahasa Mandarin

atau Inggris, harus disertai dengan versi terjemahan resminya)

4. Study Plan atau Research Proposal dalam bahasa Inggris

atau Mandarin, minimal 200 kata untuk S1 dan 800 kata untuk S2 serta S3

5. Surat rekomendasi sebanyak 2 buah dalam bahasa Inggris atau Mandarin

6. Dokumen resmi yang menyatakan tentang wali di Tiongkok untuk pemohon yang usianya di bawah 18 tahun

7. Foreigner Physical Examination Form dalam bahasa

Inggris yang bisa diunduh secara online di laman www.

csc.edu.cn/laihua, dengan pemeriksaan kesehatan harus

sudah diambil atau dilakukan maksimal 6 bulan dari masa pendaftaran tersebut.

8. Salinan Pre-Admission Letter dari universitas di Tiongkok (jika ada)

9. Salinan HSK Certificate (jika ada) Pendaftaran Beasiswa

Proses pendaftaran untuk beasiswa ini bisa dilakukan mulai awal bulan Januari hingga akhir bulan Februari setiap periodenya. Proses pendaftaran bisa dilakukan dengan cara berikut ini:

(30)

1. Mendaftarkan diri di WMO Secretariat

2. Mendaftarkan diri di universitas yang dituju di Tiongkok sampai mendapatkan Pre-Admission Letter setelah direkomendasikan oleh WMO Secretariat sebagai kandidat untuk beasiswa

3. Melengkapi formulir pendaftaran online di CSC Online

Application System for International Students pada laman www.csc.edu.cn/laihua, atau pada menu Application Online di laman www.campuschina.org.

4. Kumpulkan formulir pendaftaran yang sudah dicetak bersama berbagai dokumen lain yang dibutuhkan di WMO Secretariat sebelum batas akhir pendaftaran 5. Hanya pemohon yang direkomendasikan oleh WMO

Secretariat yang kemudian akan bisa mengikuti tahapan

selanjutnya

6. Seluruh dokumen pendaftaran harus dijadikan satu sesuai urutan yang ditetapkan dan harus diserahkan sebanyak 2 bendel lengkap

Kontak dan Informasi

Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini bisa didapatkan dengan mengunjungi laman resmi dari China Scholarship Council pada alamat www.csc.edu.cn/

studyinchina/scholarshipdetailen.aspx?cid=97&id=1291.

Selain itu bisa juga dengan melalui kontak yang tersedia berikut ini:

(31)

WMO Secretariat

Education and Fellowship Division

Development and Regional Activities Department World Meteorological Organization

Address: 7 bis, Avenue de la Paix, Case postale 2300, CH 1211 Geneva2, Switzerland

Tel: +41 22 730 8156 Fax: +41 22 730 8181 Email: [email protected]

Division of International Student Affairs, China Scholarship Council

Tel: 0086-10-66093953 Fax: 0086-10-66093915 Email: [email protected]

Website: www.csc.edu.cn/laihua; www.campuschina.org Address: Division of International Students Affairs, China Scholarship Council Level 13, Building A3, No.9 Chengongzhuang Avenue, Beijing, P.R. China, 100044

(32)

#Gambaran Umum Seleksi Wawancara Beasiswa!

B

easiswa adalah sebuah solusi yang sangat umum dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa untuk bisa melanjutkan studi mereka, khususnya pada jenjang pendidikan tinggi.Beasiswa itu sendiri sangat banyak macam dan pilihannya, mulai dari beasiswa di dalam negeri hingga di luar negeri,yang tersedia dalam berbagai jenjang dengan cakupan yang bisa berbeda setiap tahunnya. Bahkan, saat ini akses informasi beasiswa itu sendiri sudah semakin mudah. Jadi benar bahwa sudah semakin banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang memanfaatkan beasiswa untuk kuliah hingga ke luar negeri, bahkan hingga menyelesaikan beberapa jenjang studi sekaligus dengan beasiswa.

Terlepas dari berbagai hal yang akan bisa didapatkan nantinya setelah lolos seleksi beasiswa, proses seleksi dari sebuah beasiswa bukanlah sebuah proses yang cepat dan mudah dilalui. Selalu ada tantangan dalam setiap tahapan proses seleksi beasiswa hingga akhirnya seorang pemohon bisa lolos menjadi seorang penerima beasiswa pada satu program beasiswa tertentu. Namun, ada juga yang berakhir dengan kegagalan!

Salah satu tahapan yang dianggap paling sulit dan menjadi penentu dalam sebuah seleksi beasiswa adalah wawancara. Tahap wawancara memang benar-benar menjadi satu kesempatan bagi pemohon beasiswa untuk meyakinkan

(33)

Dalam tahapan wawancara, pemohon harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengambil hati tim penyeleksi dengan berbagai cara, mulai dari penampilan, cara berbicara, penguasaan materi, dan lain sebagainya. Bahkan, dalam seleksi beasiswa LPDP, jika sudah 2 kali sampai dalam tahap wawancara dan gagal, maka sudah tidak bisa lagi mendaftarkan diri dalam seleksi beasiswa LPDP. Semakin terlihat menakutkan, bukan?

Tapi, hal yang perlu diingat adalah bahwa tetap ada para pemohon yang bisa lolos seleksi beasiswa dengan melalui tahapan wawancara. Oleh karena itu, tahapan wawancara sebenarnya bukanlah sebuah tahapan yang tidak bisa dilewati. Pemohon hanya harus memastikan bahwa dirinya sudah siap dengan berbagai hal terkait dengan studi yang akan diambil dengan beasiswa tersebut, agar ketika menjalani sesi wawancara tidak akan ada masalah atau kendala apapun. Pada dasarnya, sesi wawancara hanyalah sebuah percakapan mengenai kuliah atau studi yang akan diambil dengan beasiswa itu sendiri. Hanya saja memang pembicaraan ini dibuat lebih sistematis dengan pertanyaan-pertanyaan yang terkadang terasa membingungkan, padahal sebenarnya tidak.

Secara umum, sebuah tes wawancara beasiswa akan diadakan setelah pemohon lolos seleksi administrasi atau seleksi tahap awal. Dengan demikian, tidak akan ada banyak peserta ketika mengikti tes wawancara, karena biasanya hanya kandidat terpilih yang diundang seleksi wawancara tersebut. Persiapan menuju tes wawancara itu sendiri perlu

(34)

dilakukan dengan matang, karena biasaya seleksi wawancara dilakukan di lokasi pusat kantor pemberi beasiswa. Bahkan, khusus untuk kuliah ke luar negeri, ada yang mengharuskan pemohon untuk datang langsung ke negara tujuan pusat kantor pemberi beasiswanya, namun ada juga yang mengadakan wawancara melalui Skype atau media lain tanpa harus bertemu secara langsung.

(35)

#Lakukan Persiapan Ini Sebelum Seleksi

Wawancara Beasiswa

K

etika mendapatkan informasi dan undangan untuk mengikuti seleksi wawancara, persiapan sudah harus mulai dilakukan agar hasilnya maksimal. Informasi yang harus diketahui pada saat itu adalah lokasi wawancara, jadwal wawancara, dan durasi wawancara. Pastikan untuk menyimpan informasi-informasi tersebut agar tidak lupa dan malah melewatkan seleksi wawancara yang harus diikuti. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus disiapkan sebelum mengikuti seleksi wawancara beasiswa:

r Mental

Salah satu hal yang sangat penting untuk dipersiapkan dalam mengikuti seleksi wawancara adalah mental. Ya, semua berawal dari mental yang kuat. Tanpa adanya mental yang kuat, seorang pemohon tidak akan bisa melewati seleksi beasiswa dengan lancar. Mental tidak selalu terlihat pada penampilan. Ada yang penampilannya terlihat meragukan, namun ternyata mentalnya kuat sehingga semua pertanyaan dari tim penyeleksi bisa dijawab dengan baik.

Persiapan mental bisa dilakukan dengan sering-sering melakukan kontak verbal dengan orang lain, di mana secara khusus bisa dilakukan dengan orang-orang baru. Faktanya, nanti yang menjadi tm penyeleksi adalah orang baru yang belum pernah ditemui. Orang yang biasanya pendiam harus

(36)

berusaha keras dalam hal ini untuk membiasakan diri menjadi berani dalam berkomunikasi secara langsung dengan orang baru.

r Materi

Selanjutnya, penguasaan materi juga perlu dipersiapkan. Materi dalam hal ini maksudnya adalah bidang studi yang akan diambil, terkaita dengan beasiswa tersebut. Tim penyeleksi pasti akan menanyakan konsentrasi bidang studi yang diambil, mulai dari alasan, pengalaman, hingga kaitan dari bidang tersebut dengan karier dan masa depan nantinya. Semua itu harus disiapkan agar bisa disampaikan dengan meyakinkan. Pastikan juga bahwa memang ada hubungan yang bisa dijelaskan dengan gamblang antara bidang studi yang diambil dengan beasiswa tersebut, agar tim penyeleksi tidak merasa bahwa beasiswanya tidak sesuai untuk bidang studi yang akan diambil. Hal ini seharusnya bukan masalah karena biasanya bidang studi yang diambil sudah sesuai minat, di mana pemohon pasti sudah mengetahui banyak hal tentang bidang tersebut.

r Santai

Tegang itu sudah pasti ketika harus menghadapi orang-orang baru sebagai tim penyeleksi dalam tahap wawancara beasiswa, di mana mereka tentunya sudah ahli dalam bidang-bidang pendidikan yang akan diambil pemohon beasiswa. Tapi, untuk apa tegang? Ketegangan hanya akan mempengaruhi hasil wawancara untuk menjadi tidak

(37)

maksimal. Segala persiapan lain bahkan bisa hilang begitu saja karena tegang.

Lalu, bagaimana cara menghadapinya? Cara yang diperlukan untuk menghadapi ketegangan dalam mengikuti seleksi wawancara beasiswa ternyata tidak bisa digeneralisasikan. Setiap orang punya caranya masing-masing, jadi pastikan untuk menyiapkan cara-cara tersebut sebelum mengikuti seleksi wawancara. Jika mendengarkan musik saja sudah cukup, maka pastikan untuk membawa pemutar musik. Jika membaca komik bisa meredakan ketegangan, maka bawalah komik, dan lain sebagainya. r Penampilan

Segi penampilan juga sangat penting dalam wawancara. Ketika memasuki ruangan wawancara, tentu penampilan adalah hal pertama yang akan dilihat oleh tim penyeleksi. Oleh karena itu, pastikan untuk berpakaian yang rapi dan sopan, namun tidak berlebihan untuk mengikuti seleksi wawancara. Pastikan pula bahwa memang tidak ada larangan atau aturan tertentu mengenai pakaian. Jika ada ketentuan tertentu dalam cara berpakaian untuk mengikuti wawancara, sebaiknya diikuti. P

Penampilan juga mencakup ekspresi wajah dan juga gerak tubuh selama mengikuti wawancara. Pastikan untuk selalu tersenyum dan memberikan tatapan yang tegas kepada tim penyeleksi. Hindari terlalu banyak bergerak dan menunduk terus menerus. Tunjukkan kepercayaan diri dari segi penampilan terlebih dahulu.

(38)

r Bahasa

Sudah tentu, bahasa menjadi satu hal yang wajib dipersiapkan dalam sebuah seleksi wawancara. Meskipun bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sudah biasa digunakan, bukan tidak mungkin ada istilah-istilah yang tidak terpikirkan sebelumnya, namun harus digunakan dalam wawancara. Persiapan dalam segi bahasa bisa dilakukan dengan membuat tulisan tentang apa yang akan disampaikan dalam wawancara dengan dasar pertanyaan-pertanyaan umum. Jangan gunakan bahasa yang berbelit-belit. Sebaliknya, pastikan untuk menggunakan istilah-istilah yang spesifik, sesuai dengan bidang studinya agar menunjukkan penguasaan dalam bidang studi yang akan diambil dengan beasiswa.

Wawancara beasiswa bukanlah satu tahapan yang tidak bisa dihadapi karena ada banyak juga yang lolos seleksi wawancara. Persiapan memang harus dilakukan dalam berbagai hal agar hasilnya maksimal. Bahkan, kegagalan pada saat pertama kali mengikuti wawancara beasiswa itu merupakan satu hal yang wajar. Hal ini kemudian dapat dijadikan sebagai semangat agar bangkit dan menaklukkan seleksi wawancara pada kesempatan selanjutnya.

(39)

#Kamu Harus Paham tentang Beasiswa

yang Di-Apply!

B

easiswa memang menjadi sebuah solusi bagi banyak pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan studi pada jenjang lebih tinggi. Saat ini, beasiswa bukan hanya menjadi solusi bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki hambatan dalam hal ekonomi saja. Nyatanya, semakin hari ada semakin banyak beasiswa yang bisa dipilih oleh siapa saja. Singkatnya, memang saat ini beasiswa tidak hanya untuk pelajar dan mahasiswa kurang mampu saja.

Beasiswa yang beraneka macam jenisnya ini justru memunculkan polemik baru di kalangan para pemburu beasiswa, yaitu dalam menentukan dan memilih beasiswa yang paling pas untuk dirinya sendiri. Ada banyak hal yang harus dipahami terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba peruntungan dalam sebuah program beasiswa. Berikut ini adalah hal-hal terkait beasiswa yang harus dipahami sebelum memilih dan menentukan target beasiswa untuk diraih:

r Sejarah Beasiswa

Mengetahui sejarah dari sebuah program beasiswa bisa mendukung proses seleksi beasiswanya itu sendiri. Biasanya, ketika mengajukan permohonan untuk suatu beasiswa akan ada syarat berupa motivation letter dan personal statement, di mana pengetahuan mengenai sejarah beasiswa bisa digunakan untuk memaksimalkan hal-hal tersebut.

(40)

Selain itu, dalam tes wawancara, jika bisa menyampaikan pengetahuan mengenai beasiswa tersebut, biasanya akan menambah kesan baik dan berdampak positif pada hasil seleksinya nanti. Di samping itu, dengan mengetahui sejarah beasiswa tersebut, pemohon juga bisa mengetahui apakah beasiswa ini merupakan beasiswa dengan mempunyai reputasi baik atau buruk. Jadi, sebelum memutuskan untuk mengajukan permohonan suatu beasiswa, pastikan untuk mencari informasi mengenai sejarah beasiswa tersebut.

r Sifat Beasiswa

Beasiswa yang ditawarkan itu sebetulnya seperti apa? Ada beberapa hal yang merupakan sifat dari sebuah beasiswa. Yang paling utama tentu adalah: apakah beasiswa itu penuh atau parsial? Lalu, apakah beasiswa itu diberikan selama masa studi tanpa prosedur perpanjangan atau diberikan dalam masa 1 tahun dengan opsi perpanjangan setiap tahun? Apakah beasiswa tersebut mengizinkan adanya bantuan pendanaan dari pihak lain atau tidak?

Hal-hal seperti itu penting untuk diketahui terlebih dahulu karena nantinya akan mempengaruhi perjalanan menempuh studi, jika beasiswanya merupakan beasiswa untuk kuliah ke luar negeri. Jangan hanya terpaku pada fakta bahwa beasiswa tersebut sesuai dengan minat dan jurusan yang diinginkan.

(41)

Mengetahui tujuan dari beasiswa itu sendiri juga penting. Setiap program beasiswa pasti diberikan oleh pihak-pihak tertentu yang berupa organisasi, perusahaan, dan juga pemerintah resmi suatu negara. Pastikan untuk mengetahui dan memahami visi dan misi dari program beasiswa yang akan diambil. Hal tersebut tentu berkaitan dengan rencana masa depan dalam berbagai hal, karena pasti akan ditanyakan juga oleh tim penyeleksi beasiswa nantinya.

Jika visi dan misi dari beasiswa atau pemberi beasiswa tidak sejalan dengan tujuan pribadi, maka jangan mengejar beasiswa tersebut. Cobalah untuk mencari beasiswa lainnya, agar hasilnya nanti juga lebih maksimal.

r Komponen Beasiswa

Bagian selanjutnya yang harus dipahami dari sebuah program beasiswa sebelum dipilih adalah komponen dari beasiswa itu sendiri. Komponen dari beasiswa adalah hal-hal yang ditanggung oleh beasiswa dan menjadi keuntungan bagi penerimanya. Komponen ini pun bisa pula menjadi penentu dan bahan pertimbangan apakah sebuah beasiswa lebih layak dikejar atau tidak. Komponen-komponen dalam sebuah beasiswa bisa mencakup asuransi kesehatan, biaya transportasi tahunan ke negara asal, biaya buku, biaya seminar, biaya hidup, akomodasi, dan lain sebagainya. Semakin banyak komponen dari sebuah beasiswa yang ditawarkan, akan semakin baik pula beasiswa tersebut. Jika komponen beasiswa yang ditawarkan hanya sedikit, usahakan untuk mencari pilihan lainnya terlebih dahulu.

(42)

r Manfaat Beasiswa

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah manfaat yang bisa didapat dari beasiswa yang ditawarkan. Tentu sebuah beasiswa akan menawarkan bantuan pembiayaan untuk menempuh studi sesuai keinginan pemohon, di samping sesuai dengan kondisi dan syarat dari pemberi beasiswa. Akan tetapi, ada juga hal-hal lain yang bisa didapatkan selama menerima beasiswa dan setelah selesai menempuh studi menggunakan beasiswa tersebut. Manfaat-manfaat tambahan yang bisa didapat misalnya kesempatan magang di perusahaan-perusahaan terkenal di dunia, kursus bahasa secara gratis, peluang untuk langsung bekerja di tempat-tempat yang strategis pada bidangnya, dan lain sebagainya. Perhatikan hal-hal yang bisa didapatkan terkait masa depan nantinya setelah selesai kuliah dengan beasiwa tersebut.

Nah itu tadi adalah hal-hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengejar sebuah program beasiswa. Informasi-informasi tersebut biasanya disediakan di laman resmi program beasiswa tersebut.

Namun yang sering terjadi adalah pemburu beasiswa dari Indonesia hanya mencari informasi dari penyedia informasi yang ada di Indonesia dan tidak langsung menuju laman resminya. Bisa jadi, ada informasi-informasi yang hilang secara tidak sengaja dalam proses menerjemahkan dari laman resmi ke dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mencari segala informasi tersebut langsung ke laman resmi masing-masing program beasiswa yang akan dijadikan

(43)

#Lakukan Hal Ini Ketika Wawancara Beasiswa

Berlangsung

r Jabatlah Tangan Pewawancara

Ketika kamu memasuki ruangan wawancara, otomatis kamu akan langsung bertemu dengan penguji/pewawancara tersebut. Hal pertama yang sebaiknya kamu lakukan ialah dengan menjabat tangan pewawancara tersebut. Akan lebih baik apabila kamu yang lebih dulu menjabat tangan mereka, karena akan terkesan bahwa kamu lebih aktif dan menghormati. Dalam melakukan jabat tangan, mungkin sebagian dari kamu juga sudah mengetahui bagaimana cara atau teknik menjabar tangan dengan baik, yakni:

1. Badan agak condong ke depan dan sedikit menunduk untuk memberikan kesan hormat.

2. Genggam tangan yang dijabat dengan tegas, erat, tetapi tidak perlu terlalu kencang untuk menunjukkan sikap percaya diri dan ketegasan.

3. Jangan lupa tersenyum ketika kamu melakukan jabat tangan tersebut, karena orang yang sedang nervous terkadang malah bisa lupa terhadap hal-hal yang bersifat kecil, namun cukup krusial.

4. Hal terakhir sebelum melepaskan jabatan adalah mengucap salam, seperti: selamat pagi, selamat siang, dan lain-lain.

(44)

Mungkin beberapa orang berpikir jabat tangan adalah hal yang tidak terlalu penting. Namun, penting untuk diingat bahwa kesan pertama kamu di mata pewawancara sangatlah berpengaruh. Ritual jabat tangan ini dapat membentuk kesan pertama yang baik, atau malah sebaliknya. Jadi, semua hal yang terjadi pada saat wawancara adalah penting, termasuk jabat tangan.

r Jangan Duduk Sebelum Dipersilakan (Mintalah Izin untuk Duduk)

Sejauh ini, wawancara beasiswa memang dilakukan dengan duduk. Tetapi bukan berarti kamu bisa duduk seenaknya, ya. Jangan sampai juga kamu malah duduk di kursi yang sebenarnya disediakan untuk penguji. Pasti rasanya akan malu ketika kamu disuruh untuk pindah kursi lantaran kamu asal duduk sebelum dipersilakan. Kalau sudah malu, bisa-bisa kamu malah jadi down dan lupa semua rancangan yang sudah diatur dari rumah. Jadi, untuk menghindari hal-hal yang membuatmu menjadi salah tingkah dan nervous, sebaiknya kamu menunggu untuk dipersilakan duduk saja. Lagipula, menunggu untuk dipersilakan duduk juga akan menambah kesan baik kamu di mata penguji, kok.

Apabila pewawancara lupa mempersilakan duduk, kamu bisa memohon izin duduk dengan sopan. Namun, tetap jangan lupa tersenyum, ya.

(45)

r Tenangkan Pikiran – Tarik Nafas Panjang – Berdoa Siapapun tidak bisa menyuruh orang lain untuk tidak

nervous, tidak grogi, dan lain-lain, karena hal tersebut sangat

manusiawi dan terjadi di luar kuasa kita. Namun perlu juga untuk diketahui bahwa kamu dapat melakukan hal-hal sederhana ini untuk—setidaknya—menutupi rasa grogimu itu. Bahkan, degup jantung yang sudah seperti gempa bumi dan rasa grogi yang membuat keringat dingin tak berhenti menetes itu dapat tidak terlihat kalau kamu mempraktikkan hal-hal kecil ini dengan seksama dan sungguh-sungguh. Hal-hal tersebut ialah:

Tenangkan Pikiran

Cara menenangkan pikiran mungkin akan berbeda-beda antara 1 orang dengan yang lain. Ada yang pikirannya tenang ketika mendengarkan alunan musik santai, ada yang melakukan semacam yoga sederhana agar pikirannya tenang, atau hal lain. Nah, mulai sekarang, ketahuilah hal apa yang dapat membuatmu tenang, agar hal tersebut dapat kamu lakukan di saat-saat yang dibutuhkan.

Tarik Nafas Panjang

Menarik nafas panjang berulang kali telah terbukti dapat menjaga detak jantung agar teratur dan kembali tenang. Kamu dapat melakukan tarik nafas panjang berulang kali sampai degup jantungmu kembali normal.

(46)

Berdoa

Sebernarnya berdoa masih memiliki kaitan dengan menenangkan pikiran. Namun dengan berdoa, level tenang yang kamu dapatkan akan lebih dalam, karena dengan berdoa kamu sudah menyerahkan semua usahamu kepada Tuhan YME. Ada pepatah yang mengatakan “If you worry then pray, but if you pray then

don’t worry.” Percayalah bahwa Tuhan pasti memberikan

hasil sesuai usahamu.

r Keep Smiling / Selalu Tersenyum Ketika Ditanya – Menjawab – Disanggah

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa hal paling sederhana namun krusial adalah menjaga agar kamu tetap tersenyum dan terlihat ceria. Tahukah kamu bahwa suasana hati yang terpancar melalui raut wajah itu menular? Apabila kamu menampilkan wajah senyum nan ceria, niscaya pewawancara yang kamu hadapi dapat menangkap sinyal positif yang kamu pancarkan sehingga wawancara berjalan menyenangkan.

Jadi, apapun yang terjadi pada saat wawancara, baik itu ketika kamu sedang diberi pertanyaan yang belum kamu kuasai atau tidak kamu tahu, sampai ketika pernyataanmu sedang disanggah, kamu tetap tidak boleh memasang muka masam atau cemberut, ya. Keep smiling!

(47)

r Jawab Semua Pertanyaan dengan Mantap Dan Sesuai Motlet

Sebenarnya, kamu sudah memiliki bekal wawancara, yaitu motlet yang sudah kamu susun ketika kamu melampirkan berkas lamaran. Jadi persiapan yang dilakukan ini dapat dikatakan semacam estafet. Ketahuilah, ketika kamu sudah lolos dalam sesi administrasi, berarti pihak penguji sudah tertarik dengan motlet yang kamu tulis. Nah, ketika wawancara, yang harus kamu lakukan adalah memperkuat motlet tersebut dengan menjabarkan lebih rinci maksud dan tujuanmu mendaftar beasiswa itu. Jangan sampai apa yang kamu sampaikan saat wawancara malah tidak sesuai dan berkesinambungan dengan isi motlet, karena hal tersebut sangat fatal.

Setelah semua topik sesuai dengan isi motlet, kamu juga tidak boleh mengabaikan teknik saat menjawab pertanyaan penguji. Jawablah semua pertanyaan dengan tegas, mantap, namun tetap ramah (dengan senyum). Jangan sampai kamu memberikan kesan keraguan di benak penguji dengan menjawab pertanyaan berputar-putar dan terlalu banyak berkata ‘eeeeee’ sebelum menjawab. Hal ini dapat dilatih jauh hari sebelum wawancara, lo! Kalian dapat berlatih di depan cermin atau meminta bantuan teman untuk melakukan simulasi wawancara.

(48)

#Tips Penting untuk Menghadapi Seleksi

Wawancara Beasiswa

B

erikut ini adalah tips-tips untuk menjawab pertanyaan dari

interviewer:

r Berusaha menjadi diri sendiri

Jawablah semua pertanyaan seperti kamu menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh gurumu, dosenmu, pembimbing skripsi, dan lain-lain. Jawablah dengan tegas dan jadilah diri sendiri. Merasanya nyamanlah dengan hal itu.

r Berpikir positif

Sebenarnya ini adalah permainan mental, the power of

faith. Apa yang kamu yakini akan menjadi doa! Ketika

kamu yakin bahwa kamu pasti bisa menghadapi semua pertanyaan, insya Allah semua akan berjalan lancar. r Jangan pernah panik

Panik, grogi, nervous, atau hal semacamnya akan biasa banget terjadi ketika kamu menghadapi hal-hal seperti lomba, bertemu pacar, wawancara kerja, terlebih lagi wawancara beasiswa. Ketika kamu merasa panik, kakimu gemetar, badanmu bergoyang, atau melakukan gerakan-gerakan yang tidak terduga, cubitlah tanganmu agar kamu kembali fokus.

(49)

r Apa yang kamu katakan selalu jujur

Bohong hanya akan mempersulitmu. Ditambah lagi, ada satu orang psikolog yang akan menjadi interviewer. Kamu bohong? Pasti dia akan paham, dan bisa jadi itu adalah kegagalan untukmu.

r Persiapkan sebanyak-banyaknya pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan

Kamu bisa mempelajari pertanyaan dari situs-situs atau blog teman-teman yang sudah men-share pengalamannya saat interview beasiswa. Itu akan sedikit membantumu. Kenapa hanya sedikit? Ya karena belum tentu kamu mendapatkan pertanyaan yang sama, semua tergantung pada dirimu sendiri.

r Jangan lupa tersenyum

Bukan bermaksud untuk lebay dan terlalu menarik perhatian. Senyum akan membuatmu lebih tenang dan membuat interviewer bisa merasakan aura positif darimu. Tersenyumlah dengan ikhlas.

r Hafalkan lagu-lagu nasional dan daerah, Pancasila, dan perbanyak pengetahuan umum

Kenapa ini muncul? Karena ini akan menjadi tolok ukur seberapa besar rasa nasionalismemu.

r Sebelum dan sesudah wawancara, beri salam dan jabat tangan para interviewer

(50)

Mungkin ini tidak menjadikan patokan. Tapi, karena penerima beasiswa diharapkan mampu menjadi pemimpin nantinya dan bermanfaat untuk banyak orang, maka hal ini perlu kamu lakukan untuk menambah kesan yang baik dalam dirimu.

r Jangan memotong pembicaraan interviewer. Jawablah setelah interviewer selesai berbicara

Sudah sejak dulu kamu diajari tidak boleh memotong pembicaraan orang lain. Berbicaralah ketika sudah berada pada waktunya.

r Tunjukkan bahwa adalah kamu pribadi yang punya kualitas, bukan hanya dalam bidang akademik, tapi juga dalam kegiatan sosial

Pandai dalam bidang akademik belum tentu sukses di kehidupan sosial. Kamu akan memiliki keseimbangan, bahkan menjadi lengkap ketika dalam bidang akademik dinilai pandai, tapi dalam bidang sosial juga tidak kalah peranan dan manfaat.

r Jika dikritik, jawablah kalau kamu akan berusaha memperbaikinya. Jangan terlalu mendebat interviewer! Ketika kamu mendebat kritik, bisa jadi kamu malah dinilai sebagai seseorang yang tidak menerima pendapat atau masukan. Alangkah baiknya jika kamu menerima setiap kritik dan masukan. Jangan lupa juga untuk mengucapkan maaf dan terima kasih.

(51)

r Ada beberapa pertanyaan yang bersifat agak pribadi, seperti seputar pernikahan, masa depan, dan kondisi keluarga

Jika kamu mendapatkan pertanyaan seputar keluarga dan pertanyaan-pertanyaan pribadi, maka jawablah dengan apa adanya dan jujur. Jangan mengada-ada, mengubah, atau mungkin memperburuk suasana. Intinya, jawablah apa adanya dan buatlah dirimu sendiri menjadi mudah.

r Jangan lupakan kata-kata sakti

Ada empat kalimat yang wajib kamu kuasai dan kamu gunakan pada saat-saat tertentu. Hafalkanlah!

1. Baik, akan saya terima pendapat Anda/ Saudara, tetapi sepengetahuan saya …

2. Saya sangat senang apabila Anda/ Saudara… 3. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, …. 4. Apakah sudah menjawab?

r Berdoa sebelum dan setelah interview

Semuanya bisa terjadi atas kehendak Allah. Jangan lupalah untuk berdoa sebelum dan sesudah interview agar semua perjalananmu mendapatkan rida-Nya.

(52)

#50 Contoh Pertanyaan Sesi Interview Beasiswa

D

i bawah ini ada contoh-contoh pertanyaan yang bisa kamu pelajari sebagai langkah mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan dalam sesi interview seleksi beasiswa.Silakan cari jawaban terbaik sesuai dengan diri kamu sendiri.

r Pertanyaan tentang Kepribadian

1. Siapakah nama Anda? Lulusan mana? Kerja di mana? 2. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Anda? 3. Pengalaman organisasi apa yang telah Anda miliki

sampai saat ini?

4. (Untuk yang sudah menikah) Suami/ Istri bekerja dimana? Bagaimana tanggapan suami/ istri mengenai rencana Anda kuliah ke luar negeri? Sanggup meninggalkan keluarga selama 2 tahun?

5. Jika Anda ditawari bekerja di perusahaan asing dengan gaji tinggi, apakah Anda akan mengambil tawaran itu atau bekerja di Indonesia dengan gaji yang lebih kecil?

6. Siapakah orang yang berjasa dalam kehidupan Anda? 7. Ceritakan kegagalan terbesar yang pernah Anda

alami dalam hidup!

8. Sebutkan satu kesuksesan besar yang pernah Anda capai dalam hidup!

(53)

9. Kenapa Anda layak mendapatkan beasiswa ini? Apa keuntungannya untuk kami (pihak pemberi beasiswa)?

r Pertanyaan Seputar Tujuan Apply dan Kuliah

1. Kenapa Anda ingin kuliah ke luar negeri, terlebih menggunakan beasiswa ini?

2. Mengapa Anda memilih jurusan tersebut, padahal di Indonesia juga ada?

3. (Jika jurusan S2 anda berbeda dengan jurusan S1) Mengapa Anda tertarik di jurusan A, padahal S1 Anda di jurusan B?

4. Hal spesifik apa yang ingin Anda pelajari nantinya, dan apa keuntungannya untuk Indonesia?

5. Jika nanti Anda diberi kesempatan untuk memimpin Indonesia, apa yang ingin Anda lakukan?

6. Bidang Anda sangat menarik sekali, apakah Anda sudah berpikir bagaimana nantinya ketika pulang ke Indonesia?

r Pertanyaan tentang Rencana Penelitian

1. Hal yang Anda teliti sangatlah menarik, namun perlu Anda ketahui bahwa hal ini masih sangat jarang di Indonesia. Apa sebenarnya rencana besar Anda berkaitan dengan bidang yang Anda teliti?

2. Apakah RAB yang telah Anda rancang ini sudah sesuai dengan waktu, hal yang ingin Anda teliti, dan sarana dan prasarana yang dibutuhkan?

(54)

3. Seberapa pentingkah hal tersebut untuk dikaji? 4. Universitas A lebih bagus untuk meneliti hal tersebut

daripada universitas B, kenapa Anda lebih memilih universitas B?

r Pertanyaan tentang Rencana Setelah Lulus

1. Apa yang ingin Anda lakukan ketika nanti sudah lulus dan pulang lagi ke Indonesia?

2. Dengan gelar, keterampilan, dan intelektual, apakah nanti Anda yakin bisa membangun Indonesia sesuai dengan bidang yang dipelajari?

3. Di darah mana nantinya Anda ingin mengaplikasikan ilmu Anda, apa alasannya?

4. Setelah lulus nanti, Anda ingin bekerja di pemerintahan, mandiri, atau ingin membuka sebuah usaha?

5. Jika nanti Anda sudah lulus, apa yang ingin dibagikan kepada murid-murid dan masyarakat yang ada di sekitar Anda?

r Pertanyaan Seputar LoA, Kemampuan Bahasa, Surat Rekomendasi

1. Berapa nilai TOEFL/ IELTS Anda? Berapa lama Anda belajar TOEFL/ IELTS? Berapa banyak uang yang sudah Anda keluarkan?

2. Apakah Anda yakin dengan kemampuan bahasa asing Anda? Apakah Anda mampu mengikuti kegiatan

(55)

3. Skor TOEFL/ IELTS Anda sangat mepet, bagaimana Anda bisa meyakinkan kami tentang hal ini?

4. Dari siapakah Anda mendapatkan surat rekomendasi? Apakah ini bisa dipercaya?

5. Seberapa dekatkah hubungan Anda dengan pemberi surat rekomendasi?

r Pertanyaan Seputar Pengetahuan Umum

1. Seberapa besarkah Anda mencintai Indonesia/ negara Anda? Apa buktinya?

2. Siapakah Menteri Keuangan saat ini? Siapakah Menteri Agama saat ini?

3. Apa solusi Anda untuk mengatasi masalah banjir dan tanah longsor di Indonesia?

4. Hal apa yang bisa Anda gambarkan tentang kehidupan masyarakat di Leiden, Belanda?

5. Apa tanggapan Anda tentang terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden USA yang baru?

r Pertanyaan Seputar Organisasi

1. Organisasi apa saja yang telah Anda ikuti? Bergerak dalam bidang apa organisasi tersebut?

2. Organisasi apa yang Anda ikuti dan paling bermanfaat selama ini? Kenapa?

3. Kenapa Anda memutuskan bergabung dengan organisasi tersebut?

(56)

4. Apa yang Anda dapatkan dari kegiatan berorganisasi/ dari organisasi tersebut?

5. Bagaimana cara Anda selama ini dalam membagi waktu antara berorganisasi dan kuliah?

r Masih banyak lagi contoh pertanyaan tentang kepribadian, di atas adalah contoh sebagian dari ratusan pertanyaan yang kemungkinan besar ditanyakan.

1. Pekerjaan apa yang Anda tekuni saat ini? Manfaat apa yang Anda berikan melalui pekerjaan tersebut kepada masyarakat luas?

2. Model kepemimpinan seperti apa yang ada dibenak Anda untuk Indonesia ke depannya? Berikan dengan sosok kalau perlu.

3. Pemimpin itu apa? Tugas pemimpin? Sanggupkah Anda dalam memimpin nantinya? Kepemimpinan macam apa yang telah Anda lakukan? Pernahkah anda menjadi pemimpin? Bagaimana mekanisme penunjukan pemimpin? (Soal ini termasuk sulit dan banyak jawabannya)

4. Ketika kuliah ke luar negeri, Anda akan menemui banyak hal baru. Bagaimana Anda akan menyikapi semua hal baru tersebut, yang tentunya pasti ada yang tidak Anda sukai?

5. Siapakah tokoh yang Anda kagumi menurut bidang yang ingin diteliti? Seperti apakah beliau di benak Anda?

(57)

6. Apa yang Anda ketahui tentang sejarah universitas tujuan Anda?

7. Kalau mau belajar jurusan A, ‘kan di Indonesia saja lebih bagus. Kenapa harus kuliah di universitas B negara C?

8. Bagaimana kalau nanti Anda tidak betah dengan suasana belajar dan tidak bisa mengikuti jalannya kuliah dengan baik?

9. Bagaimana Anda melihat diri sendiri lima tahun dari sekarang?

10. Apa kesulitan terbesar dalam hidup Anda? Bagaimana Anda mengatasinya?

11. Apa motivasi terbesar dalam hidup Anda? Bagaimanakah cara Anda terus berjuang ketika sedang malas atau mentok menghadapi sesuatu? 12. Bagaimana jika Anda tidak diterima program

(58)

#Scholarship Awardee Share Story

INSANI HUBI ZULFA

Wawancara Beasiswa LPDP untuk Kuliah ke

University of Nottingham

W

awancara adalah sesi yang sangat krusial, di mana kamu harus berhadapan langsung dengan penguji.Nah, pada tahap ini, saya masih dalam rasa ketidakpercayaan bahwa saya lolos seleksi adminitrasi (setelah mengira saya ditolak pada periode Desember 2014, di mana ternyata berkas saya tidak baru mulai dimasukkan di periode Februari). Saat itu, saya merasa “nothing to lose”, mengingat saya mempunyai beasiswa lain.

Berhubung saya belum memiliki LoA, saya banyak ditanya tentang bagaimana saya bisa diterima di universitas dan jurusan tersebut. Pertanyaan lain, saya lebih ditanya mengenai

research yang akan saya lakukan dan cita-cita untuk karier

serta apa yang akan saya berikan untuk Indonesia.

Dalam menjawab pertanyaan, saya menunjukkan sikap yang tenang dalam menghadapi semuanya dan yakin terhadap setiap jawaban yang saya berikan. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat interview adalah kamu harus meminta izin kepada interviewer ketika kamu ingin melakukan sesuatu, misalnya untuk duduk di kursi, menjawab dengan bahasa

(59)

Tentang pakaian yang harus dipakai itu nggak ada ketentuan sih sebenarnya. Ada teman saya yang waku itu pakai baju batik, ada yang memakai hem, sedangkan saya sendiri memakai baju atasan putih dan bawahan rok hitam, sama

kayak waktu pendadaran.

Ketika menunggu giliran wawancara, saya banyak bercerita dengan peserta lain. Ternyata ada banyak juga yang sudah sering melakukan wawancara. Saya hanya bertanya apa yang biasanya ditanyakan, tanpa membuat saya merasa gugup. Nah pada saat interview, kita juga harus menunjukkan sikap yang baik.Waktu itu, saya menghargai apapun pendapat atau komentar yang interviewer berikan atau sanggahan yang diberikan kepada saya. Walaupun pada beberapa poin saya merasa emosi karena beberapa tatapan judes, saya berusaha menahan amarah dan tetap stick to the point bahwa saya mempunyai kemampuan dan tekad yang bsia saya tawarkan untuk LPDP dan Indonesia.

(60)

NADINE NANDANARI

Wawancara Beasiswa Monbukagakusho/

Monbusho G2G 2013

S

ehari sebelumnya, saya, orang tua, serta adik saya yang kala itu sedang di Bandung untuk menghadiri wisuda saya, bersama-sama menginap di rumah om saya di Bekasi. Ortu dan adik saya akan pulang ke Balikpapan hari Kamis melalui bandara Soekarno-Hatta, jadi sekalian menemani saya wawancara hari Rabu-nya.

Wawancara akan diadakan di Kantor Kedubes Jepang di Thamrin mulai pukul 08.00. Berbekal pengalaman buruk pernah terlambat datang wawancara di suatu gedung lain di daerah Thamrin (juga karena berangkat dari Bekasi pukul 05.45), dan langsung menyebabkan saya tidak lolos wawancara tersebut, kali ini saya tidak mau lagi fail wawancara karena datang terlambat. Nggak banget! Apalagi ini hal yang sudah saya impikan sejak lama.

Maka, pagi itu saya, om saya yang mengantar dengan mobil, ortu dan adik saya sebagai cheerleader, bersama-sama berangkat pukul 05.15. Dan tahu tidak, Sodara-sodara, pukul 06.00 saya udah sampai di Thamrin! Sepi bangeett! Berangkat 05.15, jam 06.00 udah sampai. Padahal, dulu berangkat 05.45, sampai jam 08.30! Beda banger. Dasar Jakarta, macetnya gak bisa ditebak! Beruntung saya bukan orang Jakarta.

(61)

nge-gym di situ. Sambil menunggu, kami pun sarapan dengan bekal yang dibawa dari rumah. Saya mengulang-ulang lagi hafalan cheatsheet saya. Sekitar pukul 07.30 kami memutuskan ke sebelah, ke gedung Kedubes Jepang.

Alhamdulillah, sudah ada beberapa orang yang menunggu pintu dibuka. Sekitar jam 08.00, peserta wawancara dipersilakan masuk, sedangkan om, ortu, serta adik saya berencana menunggu di McD Sarinah yang buka 24 jam.

Untuk shift pagi ini, ada 7 orang yang akan diwawancara. Pertama-tama, kami diajak ke perpustakaan bagian pendidikan. Di situ, kami dibagikan beberapa rangkap dokumen yang harus kita kumpulkan kembali ke Kedubes jika dinyatakan lolos wawancara. Setelah itu, kami diajak masuk ke bagian kantor melalui pintu berlapis 2 yang cuma bisa dimasukin oleh mereka yang memiliki kartu dengan chip khusus. Benar-benar ketat, ya, pengamanannya.

Kami dipersilakan menunggu di sebuah ruang tunggu. Rupanya ruangan itu berbagi dengan musola. Di bagian kiri ruangan terdapat beberapa sofa, dan di sebelah kanannya merupakan musola yang diberi batasan berupa partisi. Di situ kami dijelaskan bahwa wawancara akan dilakukan antara 20-30 menit tiap orang. Saya mendapat urutan ke-3. Sembari menunggu giliran, saya pun menyempatkan salat Dhuha untuk menenangkan hati dan supaya diberikan kelancaran dalam menjawab pertanyaan kelak.

Dari obrolan dengan sesama peserta wawancara, ketahuanlah ternyata saya yang paling muda. Yang lainnya pada udah

Referensi

Dokumen terkait