PENEGAKAN HUKUM KEBIRI KIMIA TERHADAP PELAKU KEKERASAN SEKSUAL ANAK BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 70 TAHUN 2020
Teks penuh
Dokumen terkait
Hukuman pidana bagi pelaku kekerasan seksual sebagaimana tercantum dalam KUHP dan UU Perlindungan Anak dianggap belum efektif sehingga Pemerintah menerbitkan UU Nomor 17 Tahun
Dipandang dalam kategori prevensi umum penjatuhan pidana kepada pelaku kekerasan seksual oleh aparat penegak hukum (dalam hal ini sistem peradilan pidana) sesuai dengan
Pasca dinormakannya kebiri kimia sebagai bagian dari hukum positif di Indonesia dalam penerapannya tidak serta merta dapat diterapkan bagi pelaku, bahkan organisasi profesi
Oleh sebab itu hukuman pemasangan alat pendeteksi elektronik dan kebiri kimia bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak bukanlah solusi yang tepat dan dapat mengatasi
Dalam tatanan hukum di Indonesia telah diatur menaganai sanksi yang dijatuhkan pada pelaku kekerasan seksual terhadap anak yaitu : Pasal 290 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum PidanaKUHP
4 Untuk itu kemudian pemerintah menjamin secara khususnya melindungi anak dari pelaku kekerasan terhadap anak dan khususnya kekerasan seksual yang kian marak terjadi, sehingga hampir
PEMBAHASAN Pengaturan Penjatuhan Hukum Kebiri Didalam Hukum Positif Terhadap Pelaku Kejahatan Seksual Adapun tahapan skema atau bagan alur tindakan Kebiri Kimia dalam Peraturan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses penegakan hukum pada tingkat kepolisian terhadap tindak pidana kekerasan seksual pada anak di wilayah hukum polres buleleng dan upaya kepolisian dalam menanggulangi adanya pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak di wilayah hukum polres