• Tidak ada hasil yang ditemukan

Floribunda 5(2) POLIPLOIDI INTRASPESIFIK PTERIS VITTATA L. (PTERIDACEAE) DI PULAU JAWA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Floribunda 5(2) POLIPLOIDI INTRASPESIFIK PTERIS VITTATA L. (PTERIDACEAE) DI PULAU JAWA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Variasi morfologi daun P. vittata : A. daun berukuran pendek B. daun berukuran panjang C
Gambar 4. Spora P. vittata pada tipe reproduksi seksual dan apogami. A–C. Tipe reproduksi seksual

Referensi

Dokumen terkait

Pengamatan dan pengukuran lebar helaian daun (cm) setek tanaman Euphorbia milli Ldiukur dari tepi ke tepi dari bagian helai daun yang terlebar dan dilakukan setelah akhir

Daun 2-4 helai, tangkai daun berhubungan dengan helaian di bagian tepi, daun tunggal, mempunyai pelepah daun, bangun daun sagittatus, ujung daun acutus, pangkal

Dapat tilihat pada Gambar 5, bahwa lebar daun yang paling baik adalah pada plot 4, ternyata pohon bakau di plot 4 tidak otomatis mempunyai panjang daun yang paling baik.. Panjang

Daun lateral tersusun menyirap rapat, bentuk melidah bulat telur dengan pangkal lebar, panjang 0.85 mm, lebar 0.55–1.5 mm; pangkal daun rata, pelekatan rata, salah satu sisi

Secara morfologi kultivar-kultivar durian di Subang menunjukkan keanekaragaman pada ciri : bentuk daun, bagian terlebar daun, bentuk pangkal daun, panjang ujung

Pengamatan karakter kuantitatif meliputi panjang sulur, diameter sulur, habitius, ukuran daun, panjang tangkai, panjang bunga, lebar bunga, panjang ubi, diameter ubi, jumlah

Rambutan binjai memiliki ukuran stomata yang lebih panjang dibandingkan dengan ukuran stomata pada tiga kultivar rambutan lainnya, se- dangkan lebar stomata pada empat

Pengamatan meliputi: tinggi tanaman, tinggi batang, lingkaran batang, jumlah cabang utama, cabang sekunder, cabang tersier, panjang tangkai daun, panjang daun, lebar