• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR " TAHUN 2014 TENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR " TAHUN 2014 TENTANG"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

bahwa sehubungan dengan adanya evaluasi pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah oleh Sadan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Tahun 2014, maka perlu dilakukan penyempurnaan dan pengaturan kembali atas Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Mojokerto Tahun 2014 yang dituangkan dalam Peraturan Walikota Mojokerto.

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kota Kecil dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur/Jawa Tengah/Jawa Sarat sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1954 tentang Pengubahan Undang-Undang Nomor 16 dan 17 Tahun 1950 tentang Pembentukan Kota-Kota Besar dan Kota-Kota Kecil di Jawa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1954 Nomor 40, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomer 551); 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286) ; 3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan

Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355) ;

WALIKOTA MOJOKERTO,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Mengingat Menimbang

PERUSAHAN KEDUA ATAS PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR 52 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO TAHUN 2014

TENTANG

PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR " TAHUN 2014

(2)

Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400) ;

5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844) ;

6. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438) ; 7. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji

Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3098) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perubahan Keenambelas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 21) ;

8. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4576);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasaan Penyelenggaraan Pemerintah Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan

Barang Milik Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593), sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4855);

(3)

12. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Uang Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4738) ;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi

Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741) ;

15. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5165) ;

16. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

18. Peraturan Menteri Keuangan Nomor:66/PMK.02/2006 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengajuan,Penetapan,dan Perubahan Rencana Bisnis dan Anggaran serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran Badan Layanan Umum ;

19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2007 tentang

Pedoman Tata Cara Pengawasan atas Penyelenggaraan

Pemerintah Daerah;

20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 55 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggung-jawaban Bendahara serta Penyampaiannya;

(4)

PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN WALIKOTA MOJOKERTO NOMOR 52 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO TAHUN 2014

MEMUTUSKAN :

Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ;

22. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 ;

23. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah;

24. Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 7 Tahun 2007 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah ;

25. Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah Kota Mojokerto ;

26. Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 15 Tahun 2011 tentang Kebijakan Akuntansi Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 29 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 15 Tahun 2011 tentang Kebijakan Akuntansi Daerah;

27. Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 31 Tahun 2013 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah;

28. Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 52 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Mojokerto Tahun 2014 sebagaimana diubah dengan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 52 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Mojokerto Tahun 2014.

(5)

2. Ketentuan Lampiran III, huruf B. PENGAJUAN SURAT PERMINTAAN PEMBAYARAN (SPP), angka 4. SPP Langsung (SPP-LS), Paragraf ketiga, angka 2 diubah dan setelah angka 8 ditambah 2 (dua) angka baru yaitu angka 9 dan angka 10, sehingga secara keseluruhan harus dibaca:

Peraturan Walikota ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Mojokerto."

Pasal11

(1) Ketentuan mengenai Akuntasi dan Pelaporan sebagaimana diatur dalam Peraturan ini dinyatakan masih berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan yang baru atau lebih tinggi.

(2) Ketentuan mengenai BPJS Kesehatan atau Pengelolaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama milik Pemerintah Kota Mojokerto diatur secara tersendiri dalam Peraturan Walikota Mojokerto.

"Pasal10

Peraturan Walikota ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Mojokerto."

diubah dan harus dibaca :

"

Pasal10

1. Ketentuan Bab III PENUTUP, semula tertulis :

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 52 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Mojokerto Tahun 2014 sebagaimana diubah dengan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 52 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Mojokerto Tahun 2014,diubah sebagai berikut :

(6)

pembayaran :

1. Gaji, tunjangan dan penghasilan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

2. Belanja Barang dan Jasa yang bukan pembayaran langsung kepada Pihak Ketiga (yang dikelola oleh Bendahara Pengeluaran), hanya khusus untuk pengeluaran-pengeluaran sebagai berikut :

a.

Dihapus.

b. Dihapus.

c. Dihapus.

d. Dihapus.

e. Belanja Tambahan Penghasilan kepada PNS ;

f. Belanja Tambahan Penghasilan/Uang Kesejahteraan kepada PNS dan Non PNS;

g. Insentif Pemungutan Pajak Daerah; h. Insentif Pemungutan Retribusi Daerah. 3. Ketentuan pembayaran Belanja Modal:

a. Belanja Modal dengan nilai sampai dengan Rp10.000.000,00 (Sepuluh juta rupiah) dapat dibayar melalui mekanisme UP/GUITU, dan untuk pembayaran pajaknya tetap menggunakan NPWP Pihak Ketiga;

b. Belanja Modal dengan nilai diatas Rp10.000.000,00 (Sepuluh juta rupiah) harus dibayar melalui mekanisme LS Pihak Ketiga.

4. Belanja Barang dan Jasa kepada pihak ketiga berdasarkan kontrak dan/atau Surat Perintah Kerja.

5. Belanja Jasa Konsultansi,Jasa Kontruksi dan Swakelola dengan Instansi Pemerintah Lain kepada pihak ketiga yang terikat kontrak dan/atau Surat Perintah Kerja

6. Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Bagi Hasil dan bantuan Keuangan, Belanja Tidak Terduga dan Pengeluaran Pembiayaan yang pembayarannya oleh Bendahara Pengeluaran SKPKD.

7. Pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) : a. untuk sekolah negeri dilakukan dengan mekanisme TU; b. untuk sekolah swasta dilakukan dengan mekanisme LS; c. ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan dana Bantuan

Operasional Sekolah (BOS) diatur tersendiri dalam Peraturan Walikota Mojokerto.

(7)

Bahwa belanja barang dan jasa dapat diajukan melalui

mekanisme SPP-GU maupun SPP-TU maksimal adalah

Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) untuk 1 (satu) penyedia barang/jasa. Apabila pengadaan barang dan jasa tersebut melebihi Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), maka harus diajukan dengan mekanisme SPP-LS atas nama pihak ketiga.

Bahwa dalam hal belanja barang dan jasa diajukan melalui SPP-TU dengan nilai diatas Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk lebih dari 1 (satu) penyedia barang/jasa,maka harus dilampiri dengan Rincian rencana belanja/penggunaannya yang ditandatangani oleh PPTK dan Bendahara Pengeluaran." 4. Ketentuan Lampiran III, huruf B. PENGAJUAN SPP, angka 4.

SPP Langsung (SPP-LS), Nomor 16. Ketentuan Pengecualian Pengajuan diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut :

"16. Ketentuan Pengecualian Pengajuan.

Bahwa untuk belanja Honorarium Pegawai Non PNS, Belanja Honor Pegawai terkait dengan Output Kegiatan,Belanja Lembur, Belanja Biaya Perjalanan Dinas Jabatan yang tidak menggunakan Pihak Ketiga dapat diajukan melalui mekanisme SPP-GU maupun SPP-TU.

d. Nomor 12.Dokumen SPP-LS Biaya Perjalanan Dinas Jabatan, dihapus.

3. Ketentuan Lampiran III, huruf B. PENGAJUAN SPP, angka 4. SPP Langsung (SPP-LS), yang mengatur mengenai kelengkapan Dokumen SPP-LS sebagai berikut :

a. Nomor 6. Dokumen Honorarium Pegawai Non PNS;

b. Nomor 7. Dokumen SPP-LS Honor Pegawai terkait dengan Output Kegiatan;

c. Nomor 8.Dokumen SPP-LS Lembur;dan

8. Pembayaran pokok pinjaman yang sudah jatuh tempo, belanja bunga dan administrasi pinjaman.

9. Belanja Operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dengan pos anggaran yang ada pada SKPKD.

10. Pembayaran kontribusi/biaya Diklat, BPJS/Askes, Potongan PFK, Pembayaran Listrik PJU, dan/atau belanja lainnya berdasarkan tagihan pihak ketiga yang jelas peruntukannya."

(8)

Untuk setiap pengajuan SPM-GU/LSITU-NIHIL harus disertai dengan Surat Pernyataan bahwa seluruh bukti-bukti pengeluaran dan/atau pertanggungjawaban (berkas SPJ asli) ada pada PAlKPA dengan format sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan ini.

Pasalll dihapus.

a. huruf I. Format Dokumen SPM-LS Honorarium Non PNS;

b. huruf J. Format Dokumen SPM-LS Honor Pegawai terkait dengan Output Kegiatan;

c. huruf K.Format Dokumen SPM-LS Lembur;dan

d. huruf N. Format Dokumen SPM-LS Biaya Perjalanan Dinas Jabatan,

7. Ketentuan Lampiran V, Format Dokumen SPM, yang mengatur mengenai Laporan Penelitian Kelengkapan Dokumen Penerbitan SPM-LS sebagai berikut :

J. Dokumen Pertanggungjawaban atas Belanja Honor Pegawai terkait dengan Output Kegiatan.

J. Dokumen SPP-LS Honor Pegawai terkait dengan Output Kegiatan

diubah dan harus dibaca :

6. Ketentuan Lampiran V, Format Dokumen SPP, judul pada huruf J. semula tertulis :

5. Ketentuan Lampiran III, huruf C. PENERBITAN SPM angka 4. SPM LS, Paragraf Kedua yang mengatur mengenai kelengkapan Dokumen SPM-LS sebagai berikut :

a. Angka 2) Dokumen SPM-LS Honorarium Non PNS;

e. Angka 3) Dokumen SPM-LS Honorarium PNS terkait dengan Output Kegiatan;

f. Angka 4) Dokumen SPM-LS Lembur;dan

g. Angka 7) Dokumen SPM-LS Biaya Perjalanan Dinas Jabatan, dihapus.

(9)

PUDjl HARIDJONO, SHI

NIP', 196001,2:9119IHi'[)~'1 001

Hd

Salliill'illan ses.LI:ai dlsngall1 ;8sminya

KEPALA BA.G.IANHUKUM,

MAS AGOES NIRBITO MOENASI WASONO, S.H., M.Si. Pembina Utama Madya

NIP. 19570917 198309 1 001

BERITA DAERAH KOTA MOJOKERTO TAHUN 2014 NOMOR Diundangkan di Mojokerto

Dadatanggal

SEKRETARIS DAERAH KOTA MOJOKERTC

Ditetapkan di Mojokerto

pada tanggal 1 IlIl.i 2014 Peraturan Walikota ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kota Mojokerto. Pasallll

WALIKOTA MOJOKERTO

ttd

MAS'UD YUNUS

ttd

1 Juli 2014

(10)

Catatan*) :Pilih salah satu

(nama lengkap)

NIP .

MOjokerto,tanggal.... bulan...tahun.... PA/KPA

1. bahwa seluruh bukti-bukti pengeluaran dan/atau pertanggungjawaban (berkas

SPJasli) ada pada Kami;

2. bahwa Kami bertanggungjawab sepenuhnya atas keabsahan seluruh bukti-bukti

pengeluaran dan/atau pertanggungjawaban dimaksud.

Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk melengkapi

persyaratan pengajuan SPM-GUjLS/TU-NIHIL*) SKPDKami.

Sehubungan dengan Surat Permintaan Membayar (SPM) GUjLS/TU-NIHIL*) yang

kami ajukan sebesar Rp (terbilang ). Untuk keperluan SKPD Tahun Anggaran

..., dengan ini menyatakan dengan sebenarnya :

Nomor : .

SURAT PERNYATAAN BUKTI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENGAlUAN SPM-GUILSITU-NIHIL *)

PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO

SKPD...

~ Format Surat Pernyataan Bukti Pertanggungjawaban dalam Pengajuan

SPM-Gu/LS/TU-NIHIL 2014 1 J\1LI TANGGAL NOMOR 61, TAHUN 2014

WALIKOTA MOJOKERTO

ttd

MAS'UD YUNUS

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik

Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11,.. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3098) sebagaimana

Mengubah Lampiran II Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan

Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali,

tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 197, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977. Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3098)

Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia