BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Tahapan PenelitianUntuk memudahkan penulis, alur yang akan dikerjakan dalam penelitian terdapat pada Gambar 3.1 berikut.
Gambar 3.1. Alur Penelitian 3.2 Objek Penelitian
Adapun yang menjadi sebuah objek penelitian ini yaitu “website MAN Bangkalan” di publish sejak September 2014 oleh MAN Bangkalan. MAN Bangkalan merupakan sebuah Madrasah Aliyah Negeri yang terletak di Kota Bangkalan, Madura. Penelitian ini dikhususkan pada evaluasi user experience dan perbaikan desain website MAN Bangkalan menggunakan metode UEQ
(UserExperience Questionnaire) dan metode FGD (Focus Group Discussion). 3.3 Metode Pengumpulan Data
Untuk memenuhi kebutuhan dalam pengumpulan data, digunakan alat penelitian di bawah ini :
3.3.1 Studi Literatur
Penulis mengumpulkan studi literatur dari buku, makalah, artikel ilmiah, jurnal, handbook, dan situs sesuai penelitian mengenai cara evaluasi user
experience, teori user experience, metode User Experience Questionnaire, Focus Group Discussion dan cara melakukan perbaikan desain pada website.
Mulai
Pengumpulan Data Pengukuran UX Desain Lama
website dengan UEQ
Pengumpulan Presepsi dan Permasalahan dengan FGD
Analisis Hasil Evaluasi Desain Lama Membuat Desain Perbaikan
Antarmuka website Pengukuran UX Desain Baru
website dengan UEQ
Interpretasi Hasil Analisis Perbandingan Desain Lama &
Perbaikan
Peanrikan Kesimpulan & Saran
3.3.2 Wawancara
Wawancara adalah proses pengumpulan informasi untuk mengetahui permasalahan secara mendetail yang harus diteliti melalui responden [21]. Wawancara dilakukan dengan pengelola website MAN Bangkalan untuk mengetahui apakah website tersebut pernah dilakukan evaluasi pada user
experience-nya atau tidak dan pernah dilakukan perbaikan desain atau tidak. Dan
dari hasil wawancara dengan pengelola website diketahui bahwa website MAN Bangkalan belum pernah dilakukan pengukuran level user experience-nya dan juga dikatakan pada website MAN Bangkalan bahwa website tersebut masih memiliki banyak kekurangan yang belum dibenahi [1].
3.3.3 Kuesioner dan Diskusi
Kuesioner adalah teknik untuk mengumpulkan informasi yang mengharuskan
peneliti mempelajari perilaku, sikap, keyakinan, dan karakter seseorang yang dapat termotivasi karena sistem. Kuesioner UEQ digunakan guna mengetahui level UX
website MAN Bangkalan, diskusi menggunakan FGD untuk menggali
permasalahan atau persepsi pengguna. Kuesioner tersebut nantinya akan diberikan pada 30 responden yang merupakan pengguna website, lebih tepatnya siswa MAN Bangkalan. FGD dilakukan oleh 10 partisipan yang merupakan pengelola dan pengguna website MAN Bangkalan. FGD biasanya membutuhkan 5-10 partisipan untuk membahas suatu masalah dan fokus pada fitur pengguna dalam waktu 60-90 menit yang dipimpin seorang moderator [6].
3.4 Pengukuran User Experience Desain Lama
Pengukuran UX menggunakan kuesioner UEQ dilakukan guna mengetahui
level UX website MAN Bangkalan yang dilakukan oleh 30 responden yaitu
pengguna website MAN Bangkalan karena berdasarkan dengan handbook UEQ bahwa 20 sampai 30 responden telah menghasilkan hasil yang stabil dan telah melengkapi ketentuan banyaknya responden UEQ [4]. UEQ mencakup enam aspek pengukuran melalui 26 item pertanyaan. Konsep struktur skala UEQ yang dipetakan dalam Gambar 3.2.
Gambar 3.2. Struktur UEQ [4].
Setiap item UEQ ditulis dengan istilah yang memiliki arti berlawanan (contoh : atraktif-tidak atraktif). Setiap item memiliki rentang nilai 1-7. Lingkaran yang ada di antara dua istilah berlawanan mempresentasikan tingkatan yang bertolak belakang terdapat pada Gambar 3.3.
Gambar 3.3. Contoh Pengisian UEQ [19].
Gambar 3.3 menjelaskan nilai pengguna lebih atraktif. Setiap item memiliki urutan kata positif dan negatif yang telah di acak. Setiap aspek separuhnya dimulai dengan istilah positif dan separuhnya lagi istilah negatif. Kuesioner UEQ di versi Bahasa Indonesia ditunjukkan pada Gambar 3.4 [19].
Gambar 3.4. UEQ versi Bahasa Indonesia [19].
Kuesioner UEQ desain lama website MAN Bangkalan yang disebar pada
evaluasi ini sejumlah 50 lembar. Kuesioner disebar langsung dengan menjumpai responden dan menunggu responden mengisi kuesioner UEQ serta mengumpulkan
kuesioner yang sudah diisi secara langsung. Data responden yang digunakan pada
adalah siswa MAN Bangkalan sebagai pengguna website tersebut dengan jumlah 30 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. 30 responden tersebut terdiri dari 10 siswa kelas X, XI, dan XII. Pengukuran dilakukan dalam lingkungan sekolah MAN Bangkalan. Proses pengumpulan data desain lama website MAN Bangkalan dapat dilihat pada Gambar 3.5.
1 2 3 4 5 6 7
.menyusahkan O O O O O O O .menyenangkan 1
tak iidapat iidipahami O O O O O O O dapat idipahami 2
.kreatif O O O O O O O .monoton 3
mudah iidipelajari O O O O O O O sulit idipelajari 4
bermanfaat O O O O O O O kurangibermanfaat 5
.membosankan O O O O O O O .mengasyikkan 6
tidakiimenarik O O O O O O O .menarik 7
tak iidapat iidiprediksi O O O O O O O dapat idiprediksi 8
.cepat O O O O O O O .lambat 9
berdaya iicipta O O O O O O O konvensional 10
.menghalangi O O O O O O O .mendukung 11
.baik O O O O O O O .buruk i 12
.rumit O O O O O O O .sederhana 13
tidak iidisukai O O O O O O O .menggembirakan 14
.lazim O O O O O O O .terdepan 15
tidak iinyaman O O O O O O O .nyaman 16
.aman O O O O O O O .tidakiaman 17
.memotivasi O O O O O O O tidak imemotivasi 18
memenuhiiiekspektasi O O O O O O O tidakimemenuhiiekspektasi 19
tidak iiefisien O O O O O O O .efisien 20
.jelas O O O O O O O .membingungkan 21
tidak iipraktis O O O O O O O .praktis 22
.terorganisasi O O O O O O O .berantakan 23
.atraktif O O O O O O O .tidak iatraktif 24
ramahiipengguna O O O O O O O tidakiramahipengguna 25
Gambar 3.5. Proses Pengumpulan Data Menggunakan UEQ Pada Desain Lama
Setiap item UEQ memiliki rentang nilai 1-7, selanjutnya ditransformasikan dalam rentang nilai -3 hingga +3 dan +3 hingga -3. Rentang nilai -3 sampai +3 bisa dimulai dari istilah negatif ke positif, dan rantang nilai +3 sampai -3 dimulai dari istilah positif ke negatif. Analisis hasil kuesioner UEQ secara umum menggunakan
Data Analysis Tools. Proses olah data terdapat pada Gambar 3.6.
Gambar 3.6. Proses Pengolahan Data UEQ [18]. 3.5 Pengumpulan Persepsi dan Permasalahan menggunakan FGD
FGD adalah cara evaluasi kualitatif, diperlukan oleh kuesioner seperti UEQ
yang dilakukannya dengan cara kuantitatif perlu digabungkan [2]. FGD dilakukan oleh 10 partisipan yang merupakan siswa MAN Bangkalan yang sudah lama menggunakan website MAN Bangkalan serta telah mengikuti sesi kuesioner UEQ sebelumnya. Saat pelaksanaan FGD, penulis terlebih dahulu menjelaskan pengertian UX dengan konsep UEQ dalam membatasi deskripsi yang tidak sesuai dengan UEQ serta UX itu sendiri.
Dengan bersamaan bersama partisipan lainnya, maka akan dihasilkan jawaban dari beberapa pertanyaan sesuai konteks UX website MAN Bangkalan.
FGD bertujuan dalam mengetahui persoalan yang lebih jelas dan detail berdasarkan
pengalaman partisipan sebagai pengguna website MAN Bangkalan. Berdasarkan
Mulai menggunakan website Pengguna
MAN Bangkalan desain lama
Pengguna website mengisis kuesioner UEQ yang diberikan
Selesai
Mulai menggunakan website Pengguna MAN Bangkalan
desain lama
Pengguna website mengisis kuesioner UEQ yang diberikan
Selesai Memasukkan data hasil kuesioner ke dalam Data Analysis Tool UEQ Transformasi data ke dalam rentang nilai -3 sampai +-3 Melakukan perhitungan rata-rata perorangan (Mean per Person) Melakukan perhitungan rata-rata untuk setiap aspek UEQ Mendapatkan hasil UEQ
permasalahan yang mereka alami, diperoleh rekomendasi atau solusi berupa kebutuhan partisipan dalam bentuk deskripsi untuk sistem secara umum ataupun tampilan website MAN Bangkalan.
FGD dilakukan dalam waktu 90 menit diskusi yang dipimpin oleh moderator
yaitu penulis sebagai moderator dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang harus menjawab persepsi dan permasalahan yang pernah atau sedang dialami selama menggunakan website MAN Bangkalan. FGD dilakukan langsung di ruang kelas MAN Bangkalan. Hasil FGD dijabarkan dalam tabel berisikan persepsi negatif serta rekomendasi perbaikan yang telah diberikan oleh partisipan sebagai pengguna website MAN Bangkalan. Pertanyaan- pertanyaan yang dipaparkan untuk
focus group discussion yaitu:
1. Bagaimana website tersebut dapat membantu kita dalam mendapatkan informasi yang berkaitan dengan MAN Bangkalan ?
2. Apa saja yang dirasakan selama menggunakan website MAN Bangkalan ? 3. Permasalahan apa saja yang dialami selama menggunakan website MAN
Bangkalan ?
4. Berdasarkan permasalahan tersebut, apa saja yang perlu ditambahkan dan dihilangkan?
5. Untuk lebih mendukung proses PPDB dan UBK MAN Bangkalan, apa yang perlu ditambahkan atau dikurangkan?
Dengan menyesuaikan persepsi negatif pengalaman pengguna website MAN Bangkalan hasil dari FGD akan dipaparkan dalam bentuk tabel dan dapat menjawab pertanyaan yang telah ditentukan serta rekomendasi yang telah diberikan oleh partisipan untuk perancangan desain perbaikan website MAN Bangkalan.
3.6 Analisis Hasil Evaluasi Desain Lama
Analisa hasil dari evaluasi desain lama menggunakan UEQ menggunakan
Data Analysis Tools divisualisasikan dalam bentuk diagram untuk mengetahui level UX website MAN Bangkalan. Hasil FGD berisi persepsi negatif partisipan serta
rekomendasi perbaikan website MAN Bangkalan berdasarkan beberapa pertanyaan
FGD yang telah didiskusikan selama pelaksanaan FGD bersama partisipan
dijabarkan dalam bentuk tabel. Kemudian, hasil analisa FGD seluruh pesoalan pengguna diuraikan berdasarkan inti permasalahan website terkait yang mengacu
pada persepsi negatif partisipan. Perancangan desain perbaikan yang akan dilakukan berdasarkan hasil pelaksanaan FGD yang telah dilakukan bersama partisipan.
3.7 Membuat Desain Perbaikan
Pembuatan desain perbaikan dilakukan berdasarkan rekomendasi perbaikan
user experience hasil dari pelaksaan FGD sebelumnya. Rekomendasi desain
perbaikan dirancang dalam bentuk prototype yang menampilkan sebuah produk agar terlihat hidup atau seperti aslinya berdasarkan menu dengan halaman terkait persoalan pengguna hasil pelaksanaan FGD.
3.8 Pengukuran User Experience Desain Baru
Setelah desain rekomendasi perbaikan selesai dibuat sesuai dengan sesuai masalah partisipan terkait permasalahan pengguna. Sebelum dilakukan evaluasi atau pengukuran level UX desain perbaikan, peneliti melakukan demo prototype hasil desain perbaikan kepada responden di MAN Bangkalan. Kemudian, dilakukan evaluasi atau pengukuran UX kembali website MAN Bangkalan desain perbaikan menggunakan kuesioner UEQ menggunakan 30 responden serta membandingkan hasil level UX website MAN Bangkalan desain lama dan desain perbaikan. Proses pengumpulan data desain baru website MAN Bangkalan menggunakan UEQ dapat dilihat pada Gambar 3.7.
Gambar 3.7. Proses Pengumpulan Data Menggunakan UEQ Pada Desain Baru
Perhitungan hasil kuesioner UEQ secara keseluruhan masih sama seperti perhitungan hasil kuesioner desain lama di atas yaitu menggunakan file excell Data
Analysis Tools juga. Proses pengolahan data masih sama seperti pengelolaan desain
lama dalam Gambar 3.6 di atas. Mulai Peneliti melakukan
demo prototype website MAN Bangkalan desain hasil perbaikan (baru)
Pengguna website mengisis kuesioner UEQ yang diberikan
Selesai Memasukkan data hasil kuesioner ke dalam Data Analysis Tool UEQ Transformasi data ke dalam rentang nilai -3 sampai +-3 Melakukan perhitungan rata-rata perorangan (Mean per Person) Melakukan perhitungan rata-rata untuk Mendapatkan hasil UEQ
3.9 Perbandingan Desain Lama dan Perbaikan dengan UEQ
Hasil evaluasi UEQ tiap versi desainnya divisualisasikan menggunakan diagram perbandingan dan diagram benchmark UEQ seperti pada Gambar 3.8. Selanjutnya perbedaan hasil evaluasi setiap versi desainnya (desain lama dan desain perbaikan) website MAN Bangkalan akan dipaparkan secara deskriptif.
Gambar 3.8. Diagram Benchmark [4]. 3.10 Penarikan Kesimpulan dan Saran
Setelah semua langkah evaluasi selesai, akan dihasilkan sebuah kesimpulan yang menjawab rumusan masalah yang diuraikan pada bab sebelumnya. Dan peneliti akan menambahkan kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan metode
UEQ dan metode FGD sebagai saran bagi peneliti selanjutnya serta lembaga atau