• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Tahun 2016 Politeknik Kesehatan Denpasar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Tahun 2016 Politeknik Kesehatan Denpasar"

Copied!
108
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Laporan Tahun 2016 Politeknik Kesehatan Denpasar i KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widi Wasa, karena atas kasih karunia-Nya Laporan Tahunan Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2016 dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Penyusunan Laporan ini dilakukan setiap tahun sebagai sarana pendokumentasian berbagai kegiatan yang meliputi kegiatan masing-masing jurusan, sub bagian dan unit-unit penunjang yang ada di lingkungan Poltekkes Denpasar. Laporan ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi serta sebagai salah satu dasar dalam penyusunan rencana kerja berikutnya.

Pada kesempatan ini kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam penyusunan laporan ini. Besar harapan kami kepada semua pihak agar dapat memberikan saran dan kritik yang membangun, sehingga dapat dipakai sebagai masukan guna penyempurnaan laporan tahunan Poltekkes Denpasar di masa mendatang.

Akhirnya semoga laporan tahunan ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pegawai/staf di lingkungan Poltekkes Denpasar khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.

Denpasar, Maret 2017 Poltekkes Kemenkes Denpasar

Direktur,

ANAK AGUNG NGURAH KUSUMAJAYA, SP, MPH NIP. 196911121992031003

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... vi

BAB I : ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN ... 1

1. Hambatan Tahun Lalu ... 1

2. Kelembagaan ... 2

3. Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi ... 5

4. Visi, Misi dan Tujuan Organisasi ... 6

5. Gambaran Singkat Sumber Daya Organisasi ... 7

6. Sarana Prasarana ... 10

7. Dana ... 24

BAB II : TUJUAN DAN SASARAN KERJA ... 25

1. Dasar Hukum ... 25

2. Tujuan, Sasaran dan Indikator... 26

BAB III : STRATEGI PELAKSANAAN... 34

1. Strategi Pencapaian Tujuan dan sasaran ... 34

2. Hambatan Dalam Pelaksanaan Strategi ... 42

3. Terobosan Yang Dilakukan ... 43

BAB IV : HASIL KERJA ... 44

1. Pencapaian Tujuan Dan Sasaran ... 44

2. Pencapaian Kinerja ... 46

a. Presentase Lulus Tepat Waktu... . 47

b. Presentase Lulus dengan IPK ≥ 3,00... 48

c. Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu < 6 bulan)... 49

d. Melakukan Kegiatan Penelitian (jumlah penelitian yang dilakukan oleh Dosen dalam satu tahun)... 50

e. Publikasi Karya Ilmiah (jumlah karya ilmiah yang di publikasikan dalam jurnal (terakreditasi) per tahun. ... 51

(4)

f. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (jumlah kegiatan

Pengabmas yang dilakukan dalam satu tahun)... 52

3. Indikator Kinerja Penunjang ... 53

a. Indikator Standar Kinerja Layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT)... 56

b. Standar Kinerja Pelayanan Organisasi dan Sumber Daya Manusia... 58

c. Standar Kinerja Pelayanan Keuangan ... 59

d. Standar Kinerja Pelayanan Sarana dan Prasarana ... 60

a.. Indikator Standar Kinerja Layanan Tridharma Perguruan Tinggi (PT) ... 60

1. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru ... 60

2. Rasio Jumlah Yang Diterima dan Jumlah Pendaftar... 60

3. Jumlah Peserta Didik per Kelas ... 61

4. Rasio Dosen dan Mahasiswa... 61

5. Rasio Instruktur Dengan Mahasiswa ... 62

6. Review Kurikulim... 63

7. Tesedianya Silabus... 64

8. Tesedianya SAP/RPP ... 65

9. Pencapaian Materi Kuliah Yang Dengan SAP/RPP ... 65

10. Kehadiran Mahasiswa Dalam Perkuliahan ... 66

11. Ketersediaan Bahan Ajar... 66

12. Peningkatan Jenis Kemitraan ... 67

13. Peningkatan Jumlah Kemitraan... 67

14. Pelayanan Pendidikan Dengan Komputer... 75

15. Pelaksanaan PBM ... 75

16. Pelaksanaan Evaluasi PBM... 75

17. Kunjungan Rata-rata Dosen ke Perpustakaan ... 75

18. Kunjungan Rata-rata Mahasiswa ke Perpustakaan ... 76

19. Implementasi Kalender Akademik... 76

20. Beasiswa Mahasiswa... 77

(5)

22. Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Asministrasi

Akademik ... 77

23. Lulusan Tepat Waktu ... 78

24. Jumlah Mahasiswa Dengan IP Semester ≥ 3,0 ... 78

25. Persentase lulusan denganIPK ≥ 3,00 ... 78

26. Waktu Penerimaan Ijazah ... 78

27. Penyerapan Lulusan Dipasar Kerja ... 79

28. Kujungan Dari Instasi Lain ... 79

29. Melakukan Kegiatan Penelitian ... 79

30. Publikasi Hasil Penelitian ... 79

31. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat... 80

b. Standar Kinerja Pelayanan Organisasi dan Sumber Daya Manusia. 80 1. Ketersediaan Tenaga Pendidik... 80

2. Ketersediaan Tenaga Kependidikan... 81

3. Peningkatan Jenjang Jabatan Fungsional. ... 81

4. Dosen Tetap Yang Bersertifikat Dosen Profesional ... 81

5. Pemberdayaan Dosen Sebagai Narasumber... 82

6. Dosen Yang Mengikuti Pelatihan ... 83

7. Produktifitas Penyusunan Bahan Ajar ... 83

8. Kehadiran Tenaga Pendidik Dalam Proses Pembelajaran ... 84

9. Kehadiran Dosen Tidak Tetap Pada Jam Mengajar per Semester ... 84

10. Kehadiran Tenaga Kependidikan... 85

11. Perpustakaan Yang Memiliki Tenaga Fungsional Pustakawan... 85

12. SDM Keuangan Yang Bersertifikat Bendahara ... 86

c.. Indikator Standar Kinerja Keuangan... 86

1. Realisasi Penyerapan Anggaran ... 86

2. Peningkatan Pendapatan Rupiah Murni ... 87

3. Peningkatan Pendapatan PNBP Bidang Pendidikan ... 87

4. Peningkatan Pendapatan Bidang Usaha ... 88

(6)

6. Sistem Pengawasan Keuangan ... 89

d. Indikator Standar Kinerja Sarana Dan Prasarana... 89

1. Sarana Gedung Permanen ... 89

2. Sarana Pembelajaran di Laboratorium ... 94

3. Penambahan Buku Perpustakaan ... 94

4. Jumlah Jurnal Ilmiah Internasional Yang Dilanggan... 95

BAB V : PENUTUP ... 96

1. Kesimpulan... 96

(7)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1 : Nilai dan Strata Akreditasi Politeknik Kesehatan Denpasar Berdasarkan

Jurusan ... 4

Tabel 2 : Data Sebaran Pegawai Politeknik Kesehatan Denpasar Berdasarkan Tingkat Pendidikan Kondisi Desember 2016 ... 8

Tabel 3 : Jumlah Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2012 – 2016 ... 9

Tabel 4 : Data Jumlah Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar Kondisi Desember 2016 ... 9

Tabel 5 : Saldo Persediaan Politeknik Kesehatan Denpasar Per 31 Desember 2016 ... 11

Tabel 6 : Jumlah Tanah berdasarkan status kondisinya ... 12

Tabel 7 : Jumlah Alat Bantu berdasarkan status kondisinya ... 12

Tabel 8 : Mutasi Tambah Alat Angkut ... 13

Tabel 9 : Mutasi Kurang Alat Angkut ... 13

Tabel 10 : Jumlah Alat Angkut berdasarkan status kondisinya ... 13

Tabel 11 : Mutasi Tambah Alat Bengkel ... 14

Tabel 12 : Jumlah Alat Bengkel berdasarkan status kondisinya ... 14

Tabel 13 : Mutasi Tambah Alat Pengelolaan ... 15

Tabel 14 : Jumlah Alat Pengolahan berdasarkan status kondisinya ... 15

Tabel 15 : Mutasi Tambah Alat Kantor dan Rumah Tangga ... 15

Tabel 16 : Jumlah Alat Kantor dan Rumah Tangga berdasarkan status kondisinya. 16 Tabel 17 : Mutasi Tambah Alat Studio, Komunikasi dan Pemancaran ... 16

Tabel 18 : Jumlah Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar berdasarkan status kondisinya ... 16

Tabel 19 : Mutasi Tambah Alat Kedokteran dan Kesehatan ... 17

Tabel 20 : Jumlah Alat Kedokteran dan Kesehatan berdasarkan status kondisinya ... 17

Tabel 21 : Mutasi Tambah Alat Laboratorium ... 18

Tabel 22 : Jumlah Alat Laboratorium berdasarkan satus kondisinya ... 18

(8)

Tabel 24 : Jumlah Alat Komputer berdasarkan status kondisinya ... 19

Tabel 25 : Jumlah Bangunan Gedung berdasarkan status kondisinya ... 19

Tabel 26 : Jumlah Bangunan Gedung berdasarkan status kondisinya ... 20

Tabel 27 : Mutasi Tambah Jaringan ... 21

Tabel 28 : Jumlah Jaringan berdasarkan status kondisinya ... 21

Tabel 29 : Mutasi Bahan Perpustakaan ... 22

Tabel 30 : Jumlah Barang bercorak kesenian berdasarkan status kondisinya ... 22

Tabel 31 : Mutasi Bahan Perpustakaan ... 23

Tabel 32 : Mutasi BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional Pemerintah ... 24

Tabel 33 : Anggaran DIPA Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 24

Tabel 34 : Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Poltekkes Denpasar ... 27

Tabel 35 : Indikator Kinerja Utama Dan Target Capaian Tahun 2016 ... 31

Tabel 36 : Strategi, Kebijakan dan Program ... 35

Tabel 37 : Data Jumlah Mahasiswa Politeknik Kesehatan Denpasar Kondisi Desember 2016... 45

Tabel 38 : Sebaran Lulusan Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2016 ... 46

Tabel 39 : Rekapitulasi Capaian Indikator Kinerja Utama Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 47

Tabel 40 : Jumlah Mahasiswa, Lulusan dan Lulusan Tepat Waktu Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2014 - 2016... 48

Tabel 41 : Jumlah Lulusan dan Lulus dengan IPK ≥ 3.00 Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2014 – 2016 ... 48

Tabel 42 : Persentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja ˂ 6 Bulan Polteknik Kesehatan Denpasar Tahun 2014 – 2016 ... 49

Tabel 43 : Kegiatan Penelitian Risbinakes Polteknik Kesehatan Denpasar Tahun 2014 - 2016 ... 50

Tabel 44 : Publikasi Hasil Penelitian /Karya Ilmiah Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2014 – 2016 ... 52

Tabel 45 : Kegiatan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2014 - 2016... 53 Tabel 46 : Rekapitulasi Capaian Indikator Kinerja Penunjang Poltekkes Denpasar

(9)

Tahun 2016 ... 53

Tabel 47: Rasio Jumlah Yang Diterima dan Jumlah Pendaftaran Tahun 2015 dan Tahun 2016 ... 61

Tabel 48 : .Rasio Dosen dan Mahasiswa Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 62

Tabel 49 : Rasio Instruktur dengan Mahasiswa Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 63

Tabel 50 : Review Kurikulum Poltekkes Denpasar Tahun 2016... 64

Tabel 51 : Persentase Ketersediaan Silabus Tahun 2016 ... 64

Tabel 52 : Persentase Ketersediaan SAP/RPP Tahun 2016 ... 65

Tabel 53 : Persentase Pencapaian Materi Kuliah yang Sesuai dengan SAP/RPP Tahun 2016... 65

Tabel 54 : Kehadiaran Mahasiswa Dalam Perkuliahan Tahun 2016 ... 66

Tabel 55 : Ketersediaan Bahan Ajar Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 67

Tabel 56 : Penambahan Jumlah Dan Jenis Kemitraan Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 68

Tabel 57 : Penambahan Jumlah Dan Jenis MOU Luar Negeri Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 74

Tabel 58 : Kunjungan Rata-rata Dosen ke Perpustakaan Tahun 2016 ... 76

Tabel 59 : Kunjungan Rata-rata Mahasiswa ke Perpustakaan Tahun 2016 ... 76

Tabel 60 : Indeks Prestasi Semester ≥ 3,0 Tahun 2016 ... 78

Tabel 61 : Ketersediaan Tenaga Pendidik Poltekkes Denpasar Tahun 2016... 81

Tabel 62 : Ketersediaan Tenaga Kependidikan ... 81

Tabel 63 : Dosen Tetap Yang Bersertifikat Dosen Profesional Tahun 2016... 82

Tabel 64 : Jumlah Dosen Sebagai Naeasumber Pertemuan Ilmual ... 83

Tabel 65 : Dosen Yang Mengikuti Pelatihan Tahun 2016 ... 83

Tabel 66 : Produktifitas Penyusunan Bahan Ajar Tahun 2016 ... 84

Tabel 67 : Kehadiran Tenaga Pendidik Dalam Proses Pembelajaran ... 84

Tabel 68 : Kehadiran Dosen Tidak tetap Pada Jam Mengajar per Semester Tahun 2016 ... 85

Tabel 69 : Kehadiran Dosen Tenaga Kependidikan Tahun 2016 ... 85

Tabel 70 : Tenaga Fungsional Pustakawan Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 86 Tabel 71 : Target dan Realisasi Penyerapan Anggaran Poltekkes Denpasar

(10)

Menurut sumber Dana Tahun 2016 ... 87

Tabel 72 : Target dan Realisasi Penerimaan PNBP Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2015 dan 2016 ... 88

Tabel 73 : Sistem Informasi Keuangan Yang Ditetapkan Tahun 2016 ... 87

Tabel 74 : Sarana dan Prasarana Ruang Kuliah ... 90

Tabel 75 : Sarana Auditorium Poltekkes Denpasar ... 91

Tabel 76 : Sarana Perpustakaan Poltekkes Denpasar ... 92

Tabel 77 : Sarana Laboratorium Poltekkse Denpasar ... 93

Tabel 78 : Kesesuaian Alat Laboratorium Tahun 2016 ... 94

Tabel 79 : Penambahan Jumlah Buku Perpustakaan Poltekkes Denpasar Tahun 2016 ... 95

(11)

BAB I

ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN

1. Hambatan Tahun Lalu

Analisis beberapa permasalahan yang terjadi di tahun 2015 lalu yang berdampak kepada pencapaian beberapa indikator kinerja. Dengan analisis permasalahan yang terjadi tahun sebelumnya diharapkan dapat dipakai sebagai bahan analisis untuk pengambilan kebijakan dalam menyusun program dan kegiatan. Permasalahan yang ada tersebut dikelompokkan berdasarkan bidang permasalahan antara lain dibidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, sarana prasarana, keuangan dan sumber daya manusia dan bidang penunjang seperti diuraikan berikut ini:

1) Bidang pendidikan dan pengajaran

a. Layanan administrasi, akademik kemahasiswaan, dan program Digital Library belum bisa berjalan dengan maksimal, karena terhambat oleh sistem program yang masih dalam proses perbaikan-perbaikan untuk menjadikannya lebih sempurna, sehingga beberapa program masih harus terhambat proses nya.

b. Keterbatasan fasilitas dan daya tampung laboratorium, sehingga kegiatan praktek harus dibagi dalam beberapa kelompok. Hal ini menyebabkan waktu praktek melampaui jam kerja dan kesulitan dalam mengatur jadwal praktek, sehingga perlu menjadi perhatian khusus dalam menambah lagi beberapa ruang laboratorium.

c. Masih belum lengkapnya beberapa dokumen-dokumen penting yang mungkin penempatan dokumen yang kurang hati-hati serta beberapa kegiatan belum terdokumentasi dengan baik, sehingga pelaksanaan penjaminan mutu masih belum tertata.

2) Bidang penelitian

a. Masih belum adanya penelitian dosen yang menjadi penelitian unggulan b. Masih minimnya jumlah penelitian mendapat dana luar institusi sendiri c. Minimnya penelitian dengan biaya swadana

d. Belum ada hasil penelitian yang dipatenkan

(12)

f. Minimnya publikasi artikel ilmiah para dosen pada jurnal terakreditasi dan jurnal internasional

g. Sudah memiliki jurnal tapi belum terakreditasi 3) Bidang pengabdian masyarakat

a. Masih belum adanya pengabdian kepada masyarakat dari dosen yang menjadi pengabdian unggulan

b. Belum ada Pengabdian kepada Masyarakat mendapat dana luar institusi sendiri c. Minimnya Pengabdian kepada Masyarakat dengan biaya swadana

4) Bidang sarana prasarana

a. Jumlah bahan pustaka yang ada belum semua memenuhi standar yang ditetapkan

b. Jumlah peralatan laboratorium yang sudah diperbanyak dan dilengkapi namun penempatan alat yang masih belum sesuai dikarenakan minimnya ruang laboratorium.

c. Fasilitas pembelajaran di kelas dan sarana pendukung pembelajaran sering mengalami kerusakan dan sehingga mengganggu kenyamanan proses PBM 5) Bidang keuangan

a. Jumlah dana yang dialokasikan masih terbatas yang belum mendukung semua proses kegiatan tri dharma perguruan tinggi di jurusan dan penyediaan sarana dan prasarana yang sangat mendukung proses pelaksanaan tridharma perguruan tinggi

b. Pelaksanaan rencana pelaksanaan kegiatan (RPK) dan rencana penarikan dana (RPD) yang kurang dipatuhi oleh setiap unit pengguna anggaran sehingga ada beberapa pengajuan kegiatan yang tidak bisa terealisasi karena keterlambatan c. Adanya efisiensi anggaran yang terjadi ditengah-tengah tahun yang

menyebabkan beberapa kegiatan tidak berjalan, dan beberapa alat pemenuhan kebutuhan seperti alat lab dan fasilitas pembelajaran di kelas tidak jadi diadakan.

2. Kelembagaan

Politeknik Kesehatan Denpasar merupakan Perguruan Tinggi di bawah Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan dipimpin oleh seorang Direktur yang

(13)

bertanggung jawab kepada Kepala Badan PPSDMK. Direktur Politeknik Kesehatan Denpasar dalam melaksanakan tugas teknis, secara fungsional dibina oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Tenaga Kesehatan. Politeknik Kesehatan Denpasar berdiri berdasarkan surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI Nomor 298 / Menkes –Kesos / SK / IV / 2001 tanggal 16 April 2001. Semenjak tahun 2012 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 355/E/O/2012 tanggal 10 Oktober 2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Program Studi pada Politeknik Kesehatan dari Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menindak lanjuti keputusan tersebut, pembinaan secara akademik mengacu pada Kemediknas sedangkan urusan keuangan, kepegawaian dan sarana prasarana masih dalam tanggung jawab Kemenkes.

Politeknik Kesehatan Denpasar sampai saat ini memiliki enam jurusan yang menyelenggarakan Program Studi Diploma III dan Program Studi Diploma IV seperti berikut:

1. Jurusan Keperawatan

a. Program Studi Diploma III b. Program Studi Diploma IV 2. Jurusan Keperawatan Gigi 3. Jurusan Kebidanan

a. Program Studi Diploma III b. Program Studi Diploma IV 4. Jurusan Gizi

a. Program Studi Diploma III b. Program Studi Diploma IV 5. Jurusan Kesehatan Lingkungan

a. Program Studi Diploma III b. Program Studi Diploma IV 6. Jurusan Analis Kesehatan

Seluruh Jurusan yang diselenggarakan di Poltekkes Denpasar telah terakreditasi oleh Pusdiklat Nakes Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dengan nilai dan strata seperti berikut :

(14)

Tabel 1

Nilai dan Strata Akreditasi Politeknik Kesehatan Denpasar Berdasarkan Jurusan

Jurusan Program

Studi Nilai Strata No SK Tanggal

Keperawatan D-III 335 B 0314/LAM-PTKes/Akr/Dip/I/2016 31-01-2016 D-IV 327 B 1035/LAM-PTKes/Akr/Dip/XII/2016 24-12-2016 Kebidanan D-III 321 B 0206/LAM-PTKes/Akr/Dip/XII/2015 20-12-2015 D-IV 301 B 1005/LAM-PTKes/Akr/Dip/XI/2016 27-11-2016 Keperawatan Gigi D-III 328 B 1260/SK/BAN-PT/Akred/DpI-III/XII/2015 29-12-2015 Gizi D-III 334 B 771/SK/BAN-PT/Akred/DpI-III/VII/2015 10-07-2015 D-IV 349 B 1075/LAM-PTKes/Akr/Dip/XII/2016 24-12-2016 Kesehatan Lingkungan D-III 333 B 771/SK/BAN-PT/Akred/DpI-III/VII/2015 10-07-2015 D-IV 324 B 1071/LAM-PTKes/Akr/Dip/XII/2016 24-12-2016 Analis Kesehatan D-III 314 B 771/SK/BAN-PT/Akred/DpI-III/VII/2015 10-07-2015

Akreditasi Program Studi dari masing-masing jurusan diatas telah diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang didasari dengan terlebih dahulu melalui uji petik akreditasi oleh Dirjen Dikti didampingi Badan PPSDM Kesehatan RI dan diakreditasi oleh BAN-PT setelah masa berlaku akreditasi sebelumnya berakhir. Melalui Surat Keputusan Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor: 355/E/0/2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Program Studi Pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan dari Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memberikan ijin kepada Poltekkes Denpasar menyelenggarakan pendidikan untuk 10 program studi

(15)

3. KEDUDUKAN, TUGAS POKOK, DAN FUNGSI

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 855/MENKES/SK/IX/2009 tentang susunan dan uraian jabatan serta tata hubungan kerja Politeknik Kesehatan tahun 2009 serta Petunjuk Teknis Organisasi dan Tata laksana Politeknik Kesehatan tahun 2012 maka disusunlah kedudukan, tugas dan fungsi Politeknik Kesehatan Denpasar sebagai berikut :

1) Kedudukan

Politeknik Kesehatan Denpasar adalah unit pelaksana teknis Kementerian Kesehatan RI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan PPSDM Kesehatan. Poltekkes Denpasar dipimpin oleh seorang Direktur dan dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari secara teknis fungsional dibina oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Tenaga Kesehatan, secara teknis administratif dibina oleh Sekretaris Badan BPPSDM Kesehatan.

2) Tugas

Politeknik Kesehatan Denpasar mempunyai tugas antara lain :

a. Menyelenggarakan program pendidikan Diploma III dan Diploma IV Bidang Kesehatan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompeten sesuai dengan bidang ilmu yang berada dilingkungan Politeknik Kesehatan Denpasar.

b. Melakukan penelitian dibidang ilmu kesehatan dalam rangka menghasilkan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan/atau pemecahan masalah kesehatan di masyarakat.

c. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka membantu pemecahan masalah di masyarakat yang terkait dengan masalah kesehatan dan menyumbangkan ilmu yang bermanfaat dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.

3) Fungsi

Politeknik Kesehatan Denpasar mempunyai fungsi antara lain :

a. Pelaksanaan pengembangan pendidikan Diploma III dan IV di bidang kesehatan.

(16)

c. Pelaksanaan pengabdian masyarakat sesuai dengan bidang profesi yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

d. Pelaksanaan pembinaan civitas akademika dan Pegawai Poltekkes Denpasar dalam hubungannya dengan lingkungan.

e. Pelaksanaan kegiatan pelayanan administrasi pendidikan.

4. VISI, MISI, DAN TUJUAN ORGANISASI

Visi dan misi Politeknik Kesehatan Denpasar tertuang di dalam rencana strategi Politeknik Kesehatan Denpasar tahun 2012 – 2016. Visi Politeknik Kesehatan Denpasar adalah menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu internasional, profesional, kompetitif, berbudaya, dan berwawasan pariwisata pada tahun 2030. Definisi Operasional Visi:

a. Menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu internasional

Bermutu internasional dalam hal ini, Poltekkes Denpasar memiliki program studi yang memenuhi standar mutu dalam penyelenggaraan pendidikan dengan program studi unggulan kesehatan pariwisata. Bali merupakan salah satu tujuan kunjungan wisatawan baik domestik maupun manca Negara. Layanan kesehatan yang ada di Bali juga memprioritaskan layanan bagi para wisatawan, sehingga mereka dapat melakukan kunjungan yang aman, sehat dan menyenangkan. Poltekkes Denpasar sangat berkepentingan untuk menyelenggarakan program studi yang mengacu pada kesehatan wisatawan. Lulusan yang dihasilkan memiliki mutu yang baik dalam pelayanan kesehatan yang ada di Bali untuk menunjang pariwisata.

b. Menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang profesional

Lulusan Politeknik Kesehatan Denpasar memiliki kompetensi sesuai dengan bidang studinya.

c. Menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang kompetitif

Lulusan Poltekkes Denpasar mampu bersaing dan merebut lapangan kerja. d. Menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang berbudaya

Lulusan Poltekkes Denpasar memiliki kepribadian yang beriman dan bertaqwa, ramah dan santun dalam menjalankan profesinya, serta selalu berlandaskan pada

budaya “Tat Twam Asi” (aku adalah kamu dan kamu adalah aku) dalam

melakukan tugas dan perannya. Sasaran pelayanan kesehatan yang diberikan melalui layanan unggulan tidak hanya masyarakat lokal tetapi tamu

(17)

mancanegara yang berwisata ke Bali. Dalam hal memberikan layanan selalu memegang keramahtamahan (hospitality) dan merupakan satu standar yang berbasis pada budaya.

Misi Politeknik Kesehatan Denpasar adalah :

a. Meningkatkan layanan pendidikan vokasional di bidang kesehatan yang berkualitas internasional berazazkan budaya dan kesehatan pariwisata.

b. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di bidang kesehatan.

c. Mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis kearifan lokal. d. Meningkatkan kualita didalam dan di luar negeri.

Tujuan Politeknik Kesehatan Denpasar adalah : a. Menghasilkan tenaga kesehatan yang bermutu. b. Menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional. c. Menghasilkan tenaga kesehatan yang kompetitif.

d. Menghasilkan tenaga kesehatan yang berbudaya dan bermartabat.

e. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi di bidang kesehatan berwawasan budaya dan pariwisata.

f. Menjalin kerjasama/kemitraan di dalam dan luar negeri.

5. GAMBARAN SINGKAT SUMBER DAYA ORGANISASI

Politeknik Kesehatan Denpasar sampai dengan Desember 2016 mempunyai sumber daya manusia sebanyak 258 orang dengan sebaran sebagai berikut :

(18)

Tabel 2

Data Sebaran Pegawai Politeknik Kesehatan Denpasar Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Kondisi Desember 2016

No. Unit Kerja

PENDIDIKAN KESEHATAN NON KESEHATAN

<SMA D I

D II

D

III DIV/S1 S2 SP ½ S3 JML <SMA D I D II D III DIV/S1 S2 SP 1/2 S3 JML <SMA D I D II D III DIV/S1 S2 SP 1/2 S3 JML 1. Direktorat 6 - - 6 19 11 - - 42 - - - 3 8 8 - - 19 6 - - 3 11 3 - - 23 2. Jur. Keperawatan 15 - - - 4 34 - - 53 - - - 2 28 - - 30 15 - - - 2 6 - - 23 3. Jur. Kebidanan 10 - 1 - 11 15 - 1 38 - - - 6 15 - 1 22 10 - 1 - 5 - - - 16 4. Jur. Kesehatan Ling. 4 - - 3 4 18 - - 29 - - - 3 1 18 - - 22 4 - - - 3 - - - 7 5. Jur. Keperawatan Gigi 6 - - 2 7 18 - - 33 - - - 2 6 18 - - 26 6 - - - 1 - - - 7 6. Jur. Gizi 8 - - 1 5 25 - 1 40 - - - 1 3 25 - 1 30 8 - - - 2 - - - 10 7. Jur. Analis Kesehatan 3 - - 1 7 11 - - 22 - - - 1 5 9 - - 15 3 - - - 2 2 - - 7 Total 52 - 1 13 58 132 - 2 257 - - - 10 32 121 - 2 164 52 - 1 3 26 11 - - 93

(19)

Tenaga fungsional dosen yang dimiliki oleh Poltekkes Denpasar sebanyak 119 orang, telah memiliki sertifikat dosen profesional 115 orang dan yang belum 4 orang. Data jumlah dosen yang sudah lulus sertifikasi secara rinci sebagai berikut:

Tabel 3

Jumlah Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun 2012 – 2016

NO JURUSAN Jumlah Dosen

Th 2012 Th 2013 Th 2014 Th 2015 Th 2016 1 Keperawatan D III 18 18 18 15 17 D IV 16 16 16 18 17 2 Kebidanan D III 14 14 11 11 6 D IV - - 7 7 7

3 Keperawatan gigi DIII 19 19 19 20 18 4 Gizi D III 18 18 18 18 18 D IV 10 10 10 9 9 5 Kesehatan lingkungan D III 27 10 10 10 10 D IV - 10 9 8 8

6 Analis kesehatan DIII 5 8 9 8 9

JUMLAH 127 123 127 124 119

Tabel 4

Data Jumlah Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar Kondisi Desember 2016 NO JURUSAN Tahun 2016 Jmlh Dosen Tetap Sertifikasi Th 2012 Sertifikasi Th 2013 Sertifikasi Th 2014 Sertifikasi Th 2015 Sertifikasi Th 2016 Belum Sertifikasi 1 Keperawatan 34 9 9 3 2 1 1 2 Kebidanan 13 3 4 1 0 0 1 3 Keperawatan gigi 18 9 4 0 2 0 1 4 Gizi 27 7 4 1 0 0 0 5 Kesehatan lingkungan 18 5 3 0 1 0 0 6 Analis kesehatan 9 2 2 0 0 0 1 JUMLAH 119 35 26 5 5 1 4

Di tahun 2016 ini terjadi perubahan data dosen di Poltekkes Denpasar, hal ini dikarenakan adanya dosen yang mutasi maupun purna tugas. Di Jurusan Keperawatan terdapat 2 dosen yang purna tugas dan di Jurusan Kebidanan ada 1 dosen purna tugas.

(20)

Di Jurusan Analis kesehatan terdapat 1 dosen yang dipindah tugaskan dan Jurusan Keperawatan Gigi yang dipindah tugaskan berjumlah 2 dosen. Namun di tahun 2016 terdapat 1 dosen baru di Jurusan Analis Kesehatan. Sebanyak 119 dosen Politeknik Kesehatan Denpasar mendidik mahasiswa sebanyak 1893 di tahun 2016. Rincian jumlah mahasiswa di masing-masing jurusan sebagai berikut :

4. Sarana Prasarana

Sarana dan prasarana yang tersedia di Poltekkes Denpasar tahun 2016 disusun dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN). Sesuai dengan Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara disebutkan bahwa menteri/Lembaga selaku pengguna Anaran/Barang mempunyai tugas mengelola Barang Milik/Kekayaan Negara yang menjadi tanggungjawab kementerian/Lembaga yang dipimpinnya. Selanjutnya Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan Negara disebutkan bahwa Pegguna atau Kuasa Pengguna Barang wajib mengelola dan menatausahakan barang Milik Negara sebagaimana yang ada berada dalam penggunaan dengan sebaik-baiknya.

Ruang lingkup Pengelolaan Barang Milik Negara sesuai yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006, tentang Pengelolaan/ Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peratutan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 yang meliputi semua aktifitas mulai dari perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfatan (dalam bentuk sewa, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan, dan bangun guna serah/terima bangun serah).

Laporan Kuasa Pengguna Barang Politeknik Kesehatan Denpasar Tahun Anggaran 2016 merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek barang milik negara yang dikelola oleh Politeknik Kesehatan Denpasar. Politeknik Kesehatan Denpasar pada Tahun Anggaran 2016 ini nilai BMN sebesar Rp.121.010.329.621, yang terdiri dari nilai BMN intrakomtabel sebesar Rp.120.544.109.996 dan nilai BMN ekstrakomtabel Rp.466.219.631.

Laporan barang ini disusun dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) yang disajikan

(21)

mulai dari tingkat golongan barang sampai dengan tingkat sub-sub kelompok barang meliputi :

a. Barang Persediaan

Saldo Persediaan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp1.357.473.390 (Satu Milyar tiga ratus lima puluh tujuh juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus Sembilan puluh rupiah, jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebesar Rp. 1.383.796.595 (satu milyar tiga ratus delapan puluh tiga juta tujuh ratus Sembilan puluh enam ribu lima ratus Sembilan puluh lima rupiah) dan total mutasi persediaan selama periode laporan sebesar Rp26.323.205 (Dua puluh enam juta tiga ratus dua puluh tiga ribu dua ratus lima rupiah). Berikut tabel rinciannya :

Tabel 5

Saldo Persediaan Politeknik Kesehatan Denpasar Per 31 Desember 2016

Uraian Saldo Awal (Rp.) Mutasi (Rp.) Saldo akhir (Rp.) Barang Konsumsi Bahan untuk pemeliharaan Suku Cadang Bahan Baku Persediaan Lainnya 646.321.130 161.025.030 0 576.450.435 0 -36.921.205 -10.244.020 0 20.842.020 0 609.399.925 150.781.010 0 597.292.455 0 Jumlah 1.383.796.595 -26.323.205 1.357.473.390

Tidak terdapat barang persediaan yang dalam kondisi rusak dan usang

b. Tanah

Saldo Tanah pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Tahunan per Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp.30.446.515.000,-. (tiga puluh milyar empat ratus empat puluh enam juta lima ratus lima belas ribu rupiah) Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal tanah seluas 25.105 m2 dengan nilai sebesar Rp 30.446.515.000,-. (tiga puluh milyar empat ratus empat puluh enam juta lima ratus lima belas ribu rupiah), mutasi tambah seluas 0 m2 dengan nilai sebesar Rp0, dan mutasi kurang seluas 0 m2 dengan nilai sebesar Rp 0. Adapun lokasi tanah ini adalah di Jurusan Gizi dengan alamat Jalan Gumitir no 11 Denpasar dan di Jurusan Keperawatan dengan alamat di Jalan Pulau Moyo No 33 Denpasar. Rincian data tanah berdasarkan status kondisinya adalah sebagai berikut:

(22)

Tabel 6

Jumlah Tanah berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas (m2) Nilai (Rp)

Baik 25.105 30.446.515.000

Rusak Ringan Rusak Berat

Jumlah 25.105 30.446.515.000

c. Peralatan dan Mesin

Saldo Peralatan dan Mesin pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp54.166.416.682 (Lima puluh empat milyar seratus enam puluh enam juta empat ratus enam belas ribu enam ratus delapan puluh dua rupiah), jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebesar Rp 33.095.663.824,- (Tiga puluh tiga milyar Sembilan puluh lima juta enam ratus enam puluh tiga ribu delapan ratus dua puluh empat rupiah),, mutasi tambah sebesar Rp 21.105.930.358 (Dua puluh satu milyar seratus lima juta Sembilan ratus tiga puluh ribu tiga ratus lima puluh delapan rupiah)), dan mutasi kurang sebesar Rp 35.177.500 (tiga puluh lima juta seratus tujuh puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

1) Alat Bantu

Saldo Alat Bantu pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.14.000.000 (Empat belas juta rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 1 unit dengan nilai sebesar Rp14.000.000 (Empat belas juta rupiah) mutasi tambah jumlah barang 0 dengan nilai sebesar Rp0, dan mutasi kurang jumlah barang 0 dengan nilai sebesar Rp0. Berdasarkan status kondisinya adalah sebagai berikut:

Tabel 7

Jumlah Alat Bantu berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 1 14.000.000

Rusak Ringan Rusak Berat

(23)

2) Alat Angkut

Saldo Alat Angkut pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.3.162.667.116 (Tiga milyar seratus enam puluh dua juta enam ratus enam puluh tujuh ribu seratus enam belas rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 64 unit dengan nilai sebesar Rp.2.871.104.616 (Dua milyar delapan ratus tujuh puluh satu juta seratus empat ribu enam ratus enam belas rupiah) mutasi tambah jumlah barang 3 unit dengan nilai sebesar Rp.326.740.000 (tiga ratus dua puluh enam juta tujuh ratus empat puluh ribu rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 3 unit dengan nilai sebesar Rp.35.177.500 (tiga puluh lima juta seratus tujuh puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

Tabel 8

Mutasi Tambah Alat Angkut Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

Pembelian 326.740.000 0

Tabel 9

Mutasi Kurang Alat Angkut Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

Penghentian Penggunaan 35.177.500 0

Tabel 10

Jumlah Alat Angkut berdasarkan status kondisinya Uraian Jenis Transaksi Kuantitas (Bh) Nilai (Rp.) Baik Rusak Ringan Rusak Berat 61 0 3 3.162.667.116 0 35.177.500 Jumlah 64 3.197.844.616

(24)

3) Alat Bengkel

Saldo Alat Bengkel pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.970.929.817 (Sembilan ratus tujuh puluh juta Sembilan ratus dua puluh Sembilan ribu delapan ratus tujuh belas rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 119 unit dengan nilai sebesar Rp.401.372.317 (empat ratus satu juta tiga ratus tujuh puluh dua ribu tiga ratus tujuh belas rupiah) mutasi tambah jumlah barang 15 unit dengan nilai sebesar Rp.569.557.500 (lima ratus enam puluh Sembilan juta lima ratus lima puluh tujuh ribu lima ratus rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0

Tabel 11

Mutasi Tambah Alat Bengkel

Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.) Ekstrakontable RP

Pembelian 569.557.500 0

Tabel 12

Jumlah Alat Bengkel berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 134 970.929.817

Rusak Ringan Rusak Berat

4) Alat Pengolahan

Saldo Pengolahan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.238.520.000 (dua ratus tiga puluh delapan juta lima ratus dua puluh ribu rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 48 unit dengan nilai sebesar Rp.135.560.000 (seratus tiga puluh lima juta lima ratus enam puluh ribu rupiah) mutasi tambah jumlah barang 13 unit dengan nilai sebesar Rp.102.960.000 (seratus dua juta Sembilan ratus enam puluh rbu rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0 .

(25)

Tabel 13

Mutasi Tambah Alat Pengolahan Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

Pembelian 102.960.000 0

Tabel 14

Jumlah Alat Pengolahan berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 61 238.520.000

Rusak Ringan Rusak Berat

5) Alat Kantor dan Rumah Tangga

Saldo Kantor dan rumah tangga pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.10.813.028.125 (sepuluh milyar delapan ratus tiga belas juta dua puluh delapan ribu seratus dua puluh lima rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 8799 unit dengan nilai sebesar Rp.7.868.241.075 (tujuh milyar delapan ratus enam puluh delapan juta dua ratus empat puluh satu ribu tujuh puluh lima rupiah) mutasi tambah jumlah barang 1.395 unit dengan nilai sebesar Rp.2.944.787.050 (dua milyar Sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu lima puluh rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0 .

Tabel 15

Mutasi Tambah Alat Kantor dan Rumah Tangga Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

(26)

Tabel 16

Jumlah Alat Kantor dan Rumah Tangga berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 10.194 10.813.028.125

Rusak Ringan -

-Rusak Berat -

-6) Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar

Saldo Alat Studio, Komunikasi dan pemancar pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.468.609.780 (sepuluh milyar delapan ratus tiga belas juta dua puluh delapan ribu seratus dua puluh lima rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 167 unit dengan nilai sebesar Rp.136.129.380 (tujuh milyar delapan ratus enam puluh delapan juta dua ratus empat puluh satu ribu tujuh puluh lima rupiah) mutasi tambah jumlah barang 26 unit dengan nilai sebesar Rp.332.480.400 (dua milyar Sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu lima puluh rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0 .

Tabel 17

Mutasi Tambah Alat Studio, Komunikasi, dan Pemancar Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

Pembelian 332.480.400 0

Tabel 18

Jumlah Alat Studio, Komunikasi, dan Pemancar berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 193 468.609.780

Rusak Ringan Rusak Berat

7) Alat Kedokteran dan Kesehatan

Saldo alat kedokteran dan kesehatan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.11.318.321.346 (sepuluh

(27)

milyar delapan ratus tiga belas juta dua puluh delapan ribu seratus dua puluh lima rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 2358 unit dengan nilai sebesar Rp.7.221.279.943 (tujuh milyar delapan ratus enam puluh delapan juta dua ratus empat puluh satu ribu tujuh puluh lima rupiah) mutasi tambah jumlah barang 160 unit dengan nilai sebesar Rp.4.097.041.403 (dua milyar Sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu lima puluh rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0 .

Tabel 19

Mutasi Tambah Alat Kedokteran dan Kesehatan Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

Pembelian 4.097.041.403 0

Tabel 20

Jumlah Alat Kedokteran dan Kesehatan berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 193 468.609.780

Rusak Ringan Rusak Berat

8) Alat Laboratorium

Saldo Alat Laboratorium pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.18.024.894.714 (sepuluh milyar delapan ratus tiga belas juta dua puluh delapan ribu seratus dua puluh lima rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 4552 unit dengan nilai sebesar Rp.5.979.930.209 (tujuh milyar delapan ratus enam puluh delapan juta dua ratus empat puluh satu ribu tujuh puluh lima rupiah) mutasi tambah jumlah barang 570 unit dengan nilai sebesar Rp.12.044.964.505 (dua milyar Sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu lima puluh rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0 .

(28)

Tabel 21

Mutasi Tambah Alat Laboratorium Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

Pembelian 12.044.964.505 0

Tabel 22

Jumlah Alat Laboratorium berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 2.518 18.024.894.714

Rusak Ringan Rusak Berat

9) Alat Komputer

Saldo Alat Komputer pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 sebesar Rp.9.650.549.165 (sepuluh milyar delapan ratus tiga belas juta dua puluh delapan ribu seratus dua puluh lima rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal total jumlah barang sebesar 629 unit dengan nilai sebesar Rp.8.927.509.665 (tujuh milyar delapan ratus enam puluh delapan juta dua ratus empat puluh satu ribu tujuh puluh lima rupiah) mutasi tambah jumlah barang 94 unit dengan nilai sebesar Rp.723.039.500 (dua milyar Sembilan ratus empat puluh empat juta tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu lima puluh rupiah), dan mutasi kurang jumlah barang 0 unit dengan nilai sebesar 0 .

Tabel 23

Mutasi Tambah Alat Komputer Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp.)

Ekstrakontable RP

(29)

Tabel 24

Jumlah Alat Laboratorium berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas Nilai

(Rp)

Baik 487 9.650.549.165

Rusak Ringan Rusak Berat

d. Gedung dan Bangunan

Saldo Gedung dan Bangunan pada Laporan barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.57.477.718.200 ( Lima puluh tujuh miliyar empat ratus tujuh puluh tujuh delapan belas ribu duaratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awalsebesar Rp.52.452.315.200 (Lima puluh dua miliyar empat ratus lima puluh dua juta tiga ratus ribu dua ratus rupiah), mutasi tambah sebesar Rp.5.025.403.000 (Lima milayar dua puluh lima juta empat ratus tiga ribu rupiah ), dan mutasi kurang sebesar

Rp.0.-1) Bangunan Gedung

Saldo Bangunan Gedung pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.57.477.718.200 (Lima pulu htujuh milayar empat ratus tujuh puluh tujuh juta tujuh ratus delapan belas ribu dua ratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebanyak 1 unit dengan nilai sebesar Rp.52.452.315.200 (Lima puluh dua miliyar empat ratus lima puluh dua juata tiga ratus lima belas dua ratus rupiah), mutasi tambah sejumlah 1 unit dengan nilai sebesar Rp.5.025.403.000 ( Lima miliyar dua puluh lima juta empat ratus tiga ribu rupiah), dan mutasi kurang sejumlah 0 dengan nilai sebesar Rp0

Tabel 25

Jumlah Bangunan Gedung berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas

Unit Nilai (Rp) Baik 52 unit 57.477.718.200 Rusak Ringan Rusak Berat

(30)

2) Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan

Saldo Gedung dan Bangunan pada Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 sebesar Rp57.477.718.200 (sepuluh milyar delapan ratus tiga belas juta dua puluh delapan ribu seratus dua puluh lima rupiah) sampai saat ini disusutkan sebesar Rp.7.655.416.046 (Enam milyar empat ratus lima belas juta empat ratus satu ribu empat ratus sepuluh rupiah) sehingga memiliki nilai netto sebesar Rp.49.822.302.154 (empat milyar tiga ratus Sembilan puluh tujuh juta enam ratus dua puluh enam ribu tujuh ratus lima belas rupiah).

e. Jalan, Irigasi, dan Jaringan

Saldo Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.674.952.900 (Enam ratus tujuh empat juta Sembilan ratus lima puluh dua ribu Sembilan ratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebesar Rp.393.513.600 (Tiga ratus Sembilan puluh tiga juta lima ratus tiga belas ribu enam ratus rupiah), mutasi tambah sebesar Rp.281.439.300 (Dua ratus delapan puluh satu juta empat ratus tiga puluh Sembilan ribu tiga ratus rupiah), dan mutasi kurang sebesar Rp.0.

1) Instalasi

Saldo Instalasi pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.22.150.000 ( Dua puluh dua juta nseratus lima puluh ribu rupia). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebanyak 1 unit dengan nilai sebesar Rp.22.150.000 (Dua puluh juta seratus lima puluh ribu rupiah), mutasi tambah sebanyak 0 unit dengan nilai sebesar Rp.0, dan mutasi kurang sejumlah 0 unit dengan nilai sebesar Rp.0.

Tabel 26

Jumlah Bangunan Gedung berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi

Kuantitas

(sesuai dengan satuan barang

masing-masing) Nilai (Rp) Baik 1 unit 22.150.000 Rusak Ringan Rusak Berat

(31)

2) Jaringan

Saldo Jaringan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.652.802.900 (Enam ratus lima puluh dua juta delapan ratus dua ribu Sembilan ratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebanyak 10 unit dengan nilai sebesar Rp.371.363.600 (tiga ratus tujuh puluh satus juta tiga ratus enam puluh tiga ribu enam ratus rupia), mutasi tambah sebanyak 9 unit dengan nilai sebesar Rp.281.439.300,( Dua ratus delapan puluh satu juta empat ratus tiga puluh Sembilan ribu tiga ratus rupiah ) dan mutasi kurang sejumlah 0 unit dengan nilai sebesar Rp.0.

Tabel 27

Mutasi Tambah Jaringan Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel

(Rp)

Ekstrakomptabel (Rp)

Pembelian 281.439.300 0

Tabel 28

Jumlah Jaringan berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi

Kuantitas (sesuai dengan satuan

barang masing-masing) Nilai (Rp) Baik 19 unit 652.802.900 Rusak Ringan Rusak Berat

f. Aset Tetap Lainnya

Saldo Aset Tetap Lainnya pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 sebesar Rp1.520.015.630 (Satu milyar lima belas ribu enam ratus tiga puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebesar Rp1.323.390.630 (Satu miliyar tiga ratus dua puluh tiga juta tiga ratus Sembilan puluh ribu enam ratus tiga puluh rupiah), mutasi tambah sebesar Rp.196.625.000(Seratus Sembilan puluh enam juta enam ratus dua puluh lima ribu rupiah ), dan mutasi kurang sebesar Rp.0.

1) Bahan Perpustakaan

Saldo Bahan Perpustakaan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 adalah sebesar

(32)

Rp1.481.305.630 (Satu milyar empat ratus delapan puluh satu juta tiga ratus lima ribu enam ratus tiga puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sejumlah 13.360 unit dengan nilai sebesar Rp1.284.680.630 (Satu miliyar dua ratus delapan puluh empat juta enam ratus delapan puluh ribu enam ratus tiga puluh rupiah), mutasi tambah sejumlah 1.998 unit dengan nilai sebesar Rp,196.625.000 (Seratus Sembilan puluh enam juta enam ratus dua puluh lima ribu rupiah), dan mutasi kurang sejumlah 0 unit dengan nilai sebesar Rp0.

Tabel 29

Mutasi Bahan Perpustakaan Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel

(Rp)

Ekstrakomptabel (Rp)

Pembelian 196.625.000 0

2) Barang bercorak kesenian

Saldo Barang bercorak kesenian pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.38.710.000 (Tiga puluh delapan juta tujuh ratus sepuluh ribu rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sejumlah 59 unit dengan nilai sebesar Rp Rp.38.710.000 (Tiga puluh delapan juta tujuh ratus sepuluh ribu rupiah), mutasi tambah sejumlah 0 unit dengan nilai sebesar Rp.0 , dan mutasi kurang sejumlah 0 unit dengan nilai sebesar Rp0.

Tabel 30

Jumlah Barang bercorak kesenian berdasarkan status kondisinya

Uraian Kondisi Kuantitas (sesuai dengan satuan barang masing-masing) Nilai (Rp) Baik 15.417 1.558.725.630 Rusak Ringan Rusak Berat

3) Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Lainnya.

Saldo Aset tetap lainnya pada Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 sebesar Rp. 1.520.015.630 (satu milyar lima ratus dua puluh juta lima belas ribu enam ratus tiga puluh rupiah) sampai saat ini

(33)

disusutkan sebesar Rp.2.023.000 (dua juta dua puluh tiga ribu rupiah) sehingga memiliki nilai netto sebesar Rp.1.517.992.630 (satu milyar lima ratus tujuh belas juta enam ratus tiga puluh enam ribu rupiah).

g. Aset Lainnya

Saldo Aset lainnya pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar berupa aset tak berwujud dimana saldo per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp.362.450.000 (Tiga ratus enam puluh dua juta empat ratus lima puluh ribu rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebesar Rp.347.550.000 (Tiga ratus empat puluh tujuh juta lima ratus lima puluh ribu rupiah), mutasi tambah sebesar Rp.149.000.000 (seratus empat puluh sembilan juta rupiah), dan mutasi kurang sebesar Rp.0.

Tabel 31

Mutasi Bahan Perpustakaan

Uraian Jenis Transaksi Nilai

(Rp)

Pembelian 149.000.000

h. BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional Pemerintah

Saldo BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional Pemerintah pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Politeknik Kesehatan Denpasar per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp1.285.542.647 ( Satu miliyar dua ratus delapan puluh lima juta lima ratus empat puluh dua ribu enam ratus empat puluh tujuh rupiah). Jumlah tersebut terdiri atas saldo awal sebesar 1.424 unit dengan nilai sebesar Rp1.250.365.147 (Satu milyar dua ratus lima puluh juta tiga ratus enam puluh lima juta seratus empat puluh tujuh rupiah), mutasi tambah sejumlah 3 unit dengan nilai sebesar Rp.35.177.500 (tiga puluh lima jutabseratus tujuh puluh tujuh ribu lima ratus rupiah), dan mutasi kurang sejumlah 0 unit dengan nilai sebesar Rp0.

(34)

Tabel 32

Mutasi BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional Pemerintah

Uraian Jenis Transaksi Intrakomptabel (Rp)

Ekstrakomptabel (Rp)

Penghentian penggunaan 35.177.500 0

5. Dana

Sumber dana untuk menunjang kegiatan di Poltekkes Denpasar tahun 2016 bersumber dari Rupian Murni dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan total Rp. 92.885.816.000,- Rincian dana yang tersedia tersebut berdasarkan kegiatan dan sumber dananya disajikan dalam tabel 33 berikut :

Tabel 33

Anggaran DIPA Poltekkes Denpasar Tahun 2016

No Kode Kegiatan Uraian Rupiah

1 2079.029 Gedung Layanan 5.266.457.000

2 2079.042 Sarana dan Prasarana Pendidikan 31.150.000.000

3 2079.994 Layanan Perkantoran 34.475.705.000

4 5034.005 Sistem Informasi yang dikembangkan 150.000.000

5 5034.045 Pendidikan Tenaga Kesehatan 14.237.570.000

6 5034.046 Pengabdian Masyarakat 1.301.151.000

7 5034.047 Penelitian Bagi Tenaga Pendidik 1.760.250.000

8 5034.049 Dukungan Layanan Manajemen 1.385.878.000

9 5034.995 Kendaraan Bermotor 327.840.000

10 5043.996

Perangkat Pengolah Data dan

Komunikasi 951.100.000

11 5034.997 Peralatan dari Fasilitas Perkantoran 1.879.865.000

(35)

BAB II

TUJUAN DAN SASARAN KERJA

1. Dasar Hukum

Peraturan yang menjadi acuan dalam menetapkan tujuan, sasaran dan indikator serta penyusunan laporan ini antara lain :

1. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5063). 2. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

3. Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 890/ Menkes/Per/VII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan, sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1988/Menkes/Per/IX/2011 Tahun 2007 tentang

Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor

890/Menkes/Per/VIII/2007 Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan;

5. KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN R.I. NOMOR

HK.02.02/MENKES/52/2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan .

6. TAHUN 2015-2019 Peraturan Menteri Kesehatan nomor

950/MENKES/PER/VII /2010 tentang Pedoman Teknis Evaluasi Akuntabilitas Kinerja di lingkungan Kementerian Kesehatan.

7. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 2416/MENKES/PER/XII/2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Kesehatan.

8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

9. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia.

(36)

10. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/01/M.PAN/01/ 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

11. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Repubklik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

12. Rencana Strategis (Renstra) Poltekkes Denpasar Tahun 2015-2019. 13. Rencana Kinerja Tahunan Poltekkes Denpasar Tahun Anggaran 2016. 14. Rencana Aksi Poltekkes Denpasar Tahun Anggaran 2016.

2. Tujuan , Sasaran dan Indikator

Untuk memberikan arah yang jelas di dalam upaya mewujudkan visi dan misi Poltekkes Denpasar, maka disusunlah tujuan Politeknik Kesehatan Denpasar dalam kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan sebagai berikut:

1) Mewujudkan Proses Belajar Mengajar (PBM) di bidang kesehatan khususnya di bidang keperawatan, kebidanan, keperawatan gigi, gizi, kesehatan lingkungan dan analis kesehatan.

2) Melakukan dan mengembangkan pengkajian/penelitian IPTEK dalam bidang kesehatan khususnya di bidang keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, gizi, kesehatan lingkungan dan analis kesehatan.

3) Melakukan dan mengembangkan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan khususnya di bidang keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, gizi, kesehatan lingkungan dan analis kesehatan.

4) Melakukan dan mengembangkan kegiatan informasi dan inovasi dalam bidang keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, gizi, kesehatan lingkungan dan analis kesehatan.

5) Mengembangkan kerjasama dengan institusi Pemerintah, swasta dan masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Tujuan tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan dengan menetapkan sasaran yang tepat sehingga target yang ditetapkan dalam indikator kinerja dapat dicapai dengan maksimal. Sasaran program dan kegiatan dikaitkan dengan visi, misi dan tujuan institusi dapat dilihat pada tabel berikut :

(37)

Tabel 34

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Poltekkes Denpasar

VISI MISI TUJUAN SASARAN

Menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu, professional, kompetitif dan berbudaya 1 Menyelenggarakan layanan Tridharna Perguruan tinggi 1 Mewujudkan Proses Belajar Mengajar (PBM) yang berkualitas 1 Diperolehnya calon mahasiswa baru yang berkualitas melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru)

2 Peserts didik per kelas 3 Terpenuhinya rasio dosen

dengan mahasiswa 4 Terpenuhinya rasio instruktur dengan mahasiswa 5 Diperolehnya lulusan yang berkualitas 6 Diperolehnya jumlah

lulusan yang tepat waktu 7 Diperolehnya kelulusan

dengan IPK ≥ 3 5 Terlaksananya wisuda 6 Pendayagunaan lulusan

oleh pasar tenaga kerja 2 . Terbentuknya mahasiswa professional dalam bidang akademik 1 Tersedianya peninjauan kembali kurikulum 2 Tersedianya silabus 3 Tersedianya SAP/RPP 4 Tercapainya materi kuliah

sesuai dengan SAP/RPP 5 Frekuensi kehadiran

mahasiswa dalam perkuliahan

6 Tersedianya bahan ajar 7 Terciptanya kinerja

kemitraan

8 Terciptanya pelayanan pendidikan dengan sistim komputer

(38)

belajar mengajar 10 Terlaksananya evaluasi PBM 11 Terimplementasikan- nya kalender akademik 12 Tersedianya beasiswa kepada mahasiswa 13 Terciptanya kepuasaan mahasiswa terhadap proses pembelajaran 14 Terciptanya kepuasaan mahasiswa terhadap pelayanan administrasi akademik 15 Terlaksananya wisuda 16 Terlaksananya sistem penerima ijazah 17 Terserapnya lulusan di

pasar kerja ≤ 6 bulan 3 . Membudayakan penelitian di kalangan dosen 1 Terciptanya kegiatan penelitian di kalangan dosen 2 Terpublikasinya hasil penelitian 4 Membudayakan pengabdian kepada masyarakat di kalangan dosen 1 Terciptanya pengabdian kepada masyarakat di kalangan dosen 2 Mengembangkan Status kelembagaan dan mengembangkan program studi sesuai dengan kebutuhan pasar.

1 Membuka program studi D-III baru yang dibutuhkan oleh pasar kerja

1 Terselenggaranya program studi D-III baru yang dibutuhkan oleh pasar kerja

2 Membuka program studi D-IV baru yang dibutuhkan oleh pasar kerja

1 Terselenggaranya program studi D-IV baru yang dibutuhkan oleh pasar kerja

3 Membuka program studi S1 Terapan

1 Terselenggaranya program studi S1 Terapan

3 Meningkatkan sumber daya pendidikan 1 Mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan 1 Terwujudnya peningkatan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel

(39)

akuntabel 2 Meningkatkan kualitas SDM Keuangan yang kompeten, profesional dan akuntabel 1 Terwujudnya SDM keuangan yang mampu melaksanakan

perencanaan, analisis keuangan serta menyusun laporan keuangan berbasis teknologi informasi 3 Mengembangkan wawasan kewirausahaan bagi dosen dan karyawan

1 Terwujudnya dosen dan karyawan yang

berwawasan kewirausahaan 4 Mewujudkan SDM

Kependidikan & non kependidikan yang professional

1 Terwujudnya SDM tenaga kependidikan dan non kependidikan yang profesional 5 Mewujudkan ketersediaan instruktur (laboratorium,bengke l, klinik) yang profesional 1 Tersedianya instruktur (laboratorium, bengkel, klinik) yang kompeten serta profesional 6 Peningkatan layanan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat 1 Terlaksananya peningkatan layanan pendidikan 2 Terlaksananya

Peningkatan jasa layanan penelitian

3 Terlaksananya

Peningkatan jasa layanan pengabdian masyarakat 7 Peningkatan pendayagunaan sarana prasarana pendidikan 1 Tercapainya peningkatan pendayagunaan sarana pendidikan untuk pelayanan masyarakat 2 Tercapainya peningkatan pendayagunaan prasarana pendidikan untuk pelayanan masyarakat 4 Meningkatkan Kemitraan dan Kerjasama 1 Meningkatkan jumlah dan jenis dokumen kerjasama dan kemitraan

1 Terwujudnya peningkatan jumlah dan jenis MOU kemitraan kerja dengan institusi terkait

2 Peningkatan SDM di kabupaten se-provinsi Bali

1 Terselenggaranya Prodi D-III Non Reguler 3 Pemberdayaan dosen

sebagai dosen tamu

1 Terlaksananya pemberdayaan dosen

(40)

atau nara sumber pada instansi lain

sebagai dosen tamu atau nara sumber pada instansi lain

5 Mengembangkan Layanan unggulan yang berazaskan budaya dan kesehatan pariwisata 1 Meningkatkan kualitas layanan unggulan yang berazaskan budaya dan kesehatan pariwisata 1 Terwujudnya peningkatan kualitaslayanan unggulan yang berazaskan budaya dan kesehatan pariwisata

Untuk mengukur tingkat keberhasilan program dan kegiatan maka disusun indikator kinerja utama dan target pencapaian dalam tahun anggaran. Indikator kinerja utama Poltekkes Denpasar antara lain : persentase lulusan tepat waktu, persentase lulusan dengan IPK ≥ 3,00, persentase penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu < 6 bulan), melakukan kegiatan penelitian (jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun), publikasi karya ilmiah (jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal (terakreditasi) per tahun dan kegiatan pengabdian masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam satu tahun). Target pencapaian indikator kinerja utama disajikan pada tabel 35 berikut :

(41)

Tabel 35

Indikator Kinerja Utama Dan Target Capaian Tahun 2016

INDIKATOR

KINERJA UTAMA TARGET PROGRAM

KEGIATAN

URAIAN INDIKATOR CAPAIAN SATUAN TARGET

CAPAIAN 1 Persentase Lulusan Tepat Waktu 89% Workshop Pengembangan kurikulum KBK Melaksanakan Workshop Pengembangan kurikulum KBK

Terlaksananya Workshop Pengembangan kurikulum KBK

kgt/thn 6

Jadwal pembelajaran sesuai dengan kalender akademik

Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kalender akademik

Terlaksananya proses belajar mengajar sesuai dengan kalender akademik

jurusan 6 2 Persentase Lulusan Dengan IPK ≥ 3,00 93% Penyelenggaraan PBM Berbasis KBK

Menerapkan KBK KBK terlaksana di semua jurusan Jurusan 6

Monitoring dan evaluasi penyelenggaraan PBM berbasis KBK

Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan PBM berbasis KBK

Terlaksananya monitoring dan evaluasi penyelenggaraan PBM berbasis KBK

kgt/thn 4

Melaksanakan program penilaian pencapaian kompetensi

Monitoring dan evaluasi pelaksanaan ujian penilaian pencapaian kompetensi (PPK) jurusan

Terlaksananya uji kompetensi di semua jurusan

kali/smt 1

Peningkatan proses belajar mengajar sesuai dengan standar

Penyusunan GBPP, Silabus , RPP kurikulum KBK

GBPP/Silabus, RPP kuikulum KBK pada semua mata kuliah

% 100

Meningkatkan

pemanfaatan bahan ajar dan hasil-hasil penelitian yang mutakhir

Workshop/pelatihan penyusunan bahan ajar bagi dosen

Tersedianya bahan ajar sesuai dengan kebutuhan mahasiswa/ dosen

(42)

Memberikan Feedback hasil evaluasi (kuis, UTS dan UAS)

Memberikan pelatihan analisis soal bagi dosen

Semua dosen membuat soal yang bermutu kegiatan 1

Melaksanakan Program Remedial/ Semester Pendek

Monitoring dan evaluasi

pelaksanaan program SP/remedial

Tercapainya IP > 3,75 untuk mata kuliah dengan kompetensi

persen 90

Pembimbingan akademik Melaksanakan bimbingan akademik secara rutin minmal 4 kali dalam 1 semester

dilakukan nya bimbingan akademik bagi setiap mahasiswa 4 kali /semester

frek/smt 4

Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi

Memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi

Terlaksananya pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi

orang 90

Beasiswa bagi mahasiswa keluarga miskin

Memberikan beasiswa kepada mahasiswa keluarga miskin

Terlaksananya pemberian beasiswa kepada mahasiswa keluarga miskin

orang 12 Penilaian Sertifikasi Dosen Mengusulkan sertifikasi dosen bagi

dosen yang belum sedos

100% dosen yang memenuhi syarat mendapatkan serdos

Jurusan 6

Mengusulkan dosen untuk menjadi peserta tugas belajar S2

Memberi kesempatan kepada dosen untuk mengikuti tugas belajar ke S2

Adanya penambahan jumlah dosen yang berpendidikan S2

orang 6

Mengusulkan dosen untuk menjadi peserta ijin belajar S2

Memberi kesempatan kepada dosen untuk mengikuti ijin belajar ke S2

Adanya penambahan jumlah dosen yang berpendidikan S2

orang 6

Mengusulkan dosen untuk menjadi peserta tugas belajar S3

Memberi kesempatan kepada dosen untuk mengikuti tugas belajar dan ijin belajar sesuai aturan yang berlaku

Meningkatkan jumlah dosen berpendidikan S3 (tugas belajar dan ijin belajar) sesuai aturan

orang 1

Pelatihan dosen berbasis IT Pelatihan/Lokakarya pembuatan media belajar dan evaluasi pengajaran berbasis IT

Dosen dapat membuat materi belajar yang menganut prinsip e learning secara mandiri

(43)

Penjajagan dan pembuatan MOU dengan stake holder

Membuat MOU dengan 5 Kabupaten di Provinsi Bali

Terlaksananya MOU dengan 5 Kabupaten di Provinsi Bali

buah 5

Penjajagan dan pembuatan MOU dengan RS Swasta

Penjajagan dan membuat MOU dengan RS Swasta di Provinsi Bali

Terlaksananya MOU dengan 10 RS Swasta di Provinsi Bali

buah 10

Penjajagan dan pembuatan MOU dengan Hotel di Provinsi Bali

Penjajagan dan membuat MOU dengan Hotel di Provinsi Bali

Terlaksananya MOU dengan 5 Hotel di Provinsi Bali

buah 5

3 Persentase

penyerapan lulusan di pasar kerja (masa tunggu < 6 bulan)

88% Tracer Study untuk mendata lulusan

Melaksankan tracer study untuk mendata tempat kerja lulusan

Terlaksananya tracer study untuk mendata tempat kerja lulusan

kgt/thn 1 4 Melakukan kegiatan penelitian (jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun)

40 kali Melaksanakan penelitian melalui Riset tenaga Kesehatan (Risbinakles )

Mengusulkan Penelitian dosen melalui dana Risbinakes

Terlaksana penelitian dosen melalui risbinakes

jumlah 40

5 Publikasi karya ilmiah (jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal (terakreditasi/tidak terakreditasi) per tahun 40 kali (100%)

Publikasi hasil penelitian dosen prosiding dan jurnal ilmiah

Mengirimkan hasil penelitian dosen untuk dipublikasikan dalam prosiding/ jurnal ilmiah

Publikasi hasil penelitian dalam prodising/ jurnal ilmiah

jumlah 40 (100%) 6 Kegiatan pengabdian masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam satu tahun) 55 kali Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat secara terpadu

Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat terpadu di lingkungan Poltekkes

Terlaksananya kegiatan pengabmas terpadu

(44)

BAB III

STRATEGI PELAKSANAAN

1. Strategi Pencapaian Tujuan dan sasaran

Visi dan Misi Politeknik Kesehatan Denpasar yang sudah tersusun akan memberikan arah perjalanan hidup Politeknik Kesehatan Denpasar selama kurun waktu 5 (lima) tahun yaitu 2015-2019. Untuk memperjelas arah maka disusunlah strategi, kebijakan dan program untuk kurun waktu 5 (lima) tahun sebagaimana yang diuraikan pada tabel 43 berikut ini:

(45)

Tabel 36

Strategi, Kebijakan dan Program

STRATEGI KEBIJAKAN PROGRAM

1. Melaksanakan Sipenmaru secara

professional

1. Meningkatkan kualitas Sipenmaru 1. Peningkatan kualitas calon mahasiswa baru

melalui Sipenmaru yang berkulitas

2. Penyelenggaraan PBM berbasis KBK 1. Mendorong diselenggarakannya

kurikulum berbasis KBK di semua Jurusan

1. Peningkatan kualitas PBM dengan kurikulum berbasis KBK

3. Perbaikan proses pembelajaran dan peningkatan kemampuan dosen

1. Peningkatan kualitas lulusan 1. Peningkatan proses pembelajaran sesuai

dengan standar

4. Mengoptimalkan partisipasi aktif seluruh civitas akademika dalam kegiatan Dies Natalis

1. Seluruh civitas akademik berpartisipasi dalam kegiatan Dies Natalis

1. Penyelenggaraan Dies Natalis

5. Menyelenggarakan kegiatan wisuda dua

kali dalam satu tahun

1. Seluruh mahasiswa yang lulus UAP wajib

mengikuti wisuda

(46)

6. Mengembangkan kemitraan dengan PEMDA, Pelayanan Kesehatan pemerintah/swasta dan pariwisata

1. Meningkatkan pendayagunaan lulusan 1. Peningkatan pendayagunaan lulusan

7. Meningkatkan sarana dan prasarana PBM

1. Meningkatkan pemanfaatan bahan ajar

dan hasil-hasil penelitian yang mutakhir

1. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber pustaka

2. Meningkatkan pemanfaatan Alat Bantu

Belajar Mengajar (ABBM)

1. Peningkatan pemanfaatan ABBM

3. Layanan sarana pendidikan (lab komputer, lab bahasa, perpustakaan)

1. Peningkatan sarana pendidikan (lab komputer, lab bahasa, perpustakaan)

4. Menciptakan suasana PBM yang kondusif 1. Menciptakan clean and green campus

8. Meningkatkan pelayanan administrasi akademik melalui aplikasi IT

1. Mendorong dilaksanakannya layanan

akademik berbasis IT

1. Pelaksanaan layanan adminitrasi akademik 2. Peningkatan kualitas layanan akademik

(47)

9. Penyediaan prasarana pendidikan 1. Penambahan gedung pendidikan 1. Pengembangan prasarana pendidikan

10. Membina kemampuan akademik dan

mendorong mahasiswa

berprestasi di tingkat lokal/nasional

1. Mengirim mahasiswa mengikuti lomba

mahasiswa berprestasi ke tingkat lokal/ nasional

1. Memfasilitasi dan membina mahasiswa yang mengikuti lomba secara intensif

11. Semua mahasiswa diberikan layanan asuransi kesehatan

1. Mahasiswa mendapatkan asuransi

kesehatan selama mengikuti perkuliahan

1. Mengikut sertakan mahasiswa dalam program asuransi kesehatan

12. Membina dan mendorong mahasiswa

professional di bidang olahraga,

kesenian, kerohanian dan kegiatan Saka Bhakti Husada (SBH)

1. Menyelenggarakan kegiatan

ekstrakurikuler

1. Kegiatan ekstra kurikuler mahasiswa

(olahraga, kesenian, kerohanian, Saka Bhakti Husada/SBH)

13. Menambah materi kewirausahaan dan

budipekerti dalam kegiatan kokurikuler

1. Memasukkan materi kewirausa-haan dan

etika profesi dalam kegiatan ko-kurikuler

1. Peningkatan kemampuan berwirausaha dan etika sesuai dengan profesi

14. Meningkatkan kemampuan penelitian di kalangan dosen

1. Meningkatkan kegiatan penelitian bagi dosen

1. Riset pembinaan tenaga kesehatan(Risbinakes)

(48)

2. Mengupayakan peningkatan frekuensi penerbitan jurnal

1. Peningkatan penerbitan jurnal penelitian

3. Mengupayakan penelitian mendapatkan

hak paten

1. Mewujudkan hasil Penelitian mendapatkan hak paten

15. Mendorong pengabdian kepada

masyarakat di kalangan dosen

1 Melaksanakan kegiatan

pengabdianmasyarakat oleh dosen

1. Meningkatkan Pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh dosen

16. Membuka program studi D-IV yang

dibutuhkan oleh pasar

1 Pengembangan progran studi D-IV

yang kompetitif

1. Penambahan program studi baru D-IV

17. Membuka program studi S1 Terapan 1 Membuka program studi S1 Terap 1. Pembentukan program studi baru S1

terapan

18. Pengurusan perijinan pendirian Institut Ilmu Kesehatan Negeri Bali

1 Perubahan status kelembagaan Poltekkes

menjadi institut

1. Pengurusan perijinan pendirian institut

19. Penyiapan sarana dan prasarana pendidikan Institut Ilmu Kesehatan Negeri Bali

1 Pengembangan Prodi S1 di jurusan 1. Pengembangan program studi baru S1 di

Referensi

Dokumen terkait

(2) Sistem jaringan komunikasi pusat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33 ayat (2) huruf b berupa komunikasi dari kantor pusat kepada Distrik Navigasi, Otoritas

[IKU 2.1] Persentase dosen yang berkegiatan tridarma di kampus lain, di QS100 berdasarkan bidang ilmu (QS100 by subject), bekerja sebagai praktisi di dunia industri, atau

pesan dalam perancangan identitas visual event Karawang Creative Night adalah menginformasikan mengenai event Karawang Creative Night sehingga dengan semakin

FRC atau Financial Reporting Council (FRC) sebagai Regulator keuangan di Inggris mencurigai adanya.. kecurangan yang dilakukan oleh perusahaan Tesco. FRC kemudian mengutus KAP Delloite

Ini juga merupakan ide dasar dari divide and conquer dimana untuk menyelesaikan permasalahan, kita membagi pekerjaan kedalam bagian-bagian yang semakin kecil,

Timbalan Ketua Setiausaha Kanan, Jabatan Perdana Menteri merangkap Pengerusi Majlis Rasmi Kerajaan Aras 4, Blok B8, Kompleks Jabatan Perdana Menteri5. Pusat Pentadbiran

抜出量阜純 比例型 梯出量多投階 比例型 一定量無料型 負担補助 組み合わせ型.. 一定額制従量制 併用型

Intinya adalah berikan kepada orang lain, jangan meminta dari orang lain. Anda ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada orang lain, jangan berpikir orang lain bertanggung