• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH CONSTRAINT INDUCED MOVEMENT THERAPY TERHADAP KEMAMPUAN KOORDINASI EKSTREMITAS ATAS PASCA STROKE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH CONSTRAINT INDUCED MOVEMENT THERAPY TERHADAP KEMAMPUAN KOORDINASI EKSTREMITAS ATAS PASCA STROKE"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Gambaran Kemampuan Koordinasi Ekstremitas Atas Subyek Perlakuan pada A1
Tabel 4. Gambaran Kemampuan Koordinasi Ekstremitas atas Subyek Perlakuan pada B
Gambar 1. Kemampuan Koordinasi Ekstremitas Atas pada Fase A1
Gambar 3. Kemampuan Koordinasi Ekstremitas Atas pada Fase Baseline Akhir.

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian stimulasi dua dimensi perlu diberikan kepada pasien stroke dalam membantu mempercepat peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke yaitu

Dalam fisioterapi ada beberapa latihan untuk meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional dari anggota gerak pada pasien stroke seperti Constraint Induced Movement Therapy, BOBATH,

Puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan nikmat yang di berikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian

SH yang berusia 56 tahun dengan lama stroke 4 bulan, di dapat nilai baseline awal A1 13 dan setelah melakukan latihan harmonisasi otak selama 12 kali nilai baseline akhir A2

Lebih lanjut pada tabel 3 dan tabel 4 menunjukkan bahwa pasien pasca stroke yang memperoleh intervensi integrasi self-affirmation dengan neurorehabilitasi

PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KEMAMPUAN MELAKUKAN AKTIVITAS SEHARI- HARI. PADA LANSIA PASCA STROKE NON HEMORAGIK DI POLIKLINIK NEUROLOGI DI

ANALISIS BIVARIAT Analisis bivariat digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan motorik sebelum dan sesudah dilakukan modifikasi constraint induced movement

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Mirror Therapy terhadap pemenuhan activity daily living pada pasien pasca stroke di poli saraf RSUD