• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERJALANAN 50 TAHUN PENDIDIKAN TEKNIK FISIKA DI ITS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERJALANAN 50 TAHUN PENDIDIKAN TEKNIK FISIKA DI ITS"

Copied!
247
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Agus Muhamad Hatta
    • Sekartedjo
    • Apriani Kusumawardhani
    • Intan Dwi Kurniawati
    • Anna Milatul Ummah
    • Tiara Hanindita
    • Qurotul Uyuniyah
    • Luthviyah Choirotul Muhimmah
    • Petrus Prasetyo Utomo
  • Sekolah: Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Mata Pelajaran: Teknik Fisika
  • Topik: Perjalanan 50 Tahun Pendidikan Teknik Fisika di ITS
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2015
  • Kota: Surabaya

I. Jejak langkah ITS

Jejak langkah ITS dimulai dengan pendirian Yayasan Perguruan Tinggi Teknik pada tahun 1957. Pendirian ini dipelopori oleh dr. Angka Nitisastro dan didukung oleh para insinyur dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Pada 10 Nopember 1957, Presiden Soekarno meresmikan Perguruan Tinggi Teknik Sepuluh Nopember yang memiliki dua jurusan awal: Teknik Sipil dan Teknik Mesin. Seiring waktu, ITS bertransformasi menjadi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan berkembang menjadi lima jurusan pada tahun 1961. Perkembangan ini menunjukkan komitmen ITS untuk memenuhi kebutuhan pendidikan teknik di Indonesia.

II. Lahir dan tumbuh di FIPIA

Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) didirikan pada tahun 1965 sebagai respons terhadap kebutuhan akan pendidikan sains di Indonesia. FIPIA menjadi rumah bagi Jurusan Fisika dan Matematika, yang berfokus pada pengembangan ilmu dasar. Di bawah kepemimpinan Bapak Mahmud Zaki, FIPIA berhasil menarik perhatian mahasiswa dan mengembangkan kurikulum yang relevan. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal fasilitas dan sumber daya, FIPIA berhasil meluluskan sarjana pertama pada tahun 1978, menandai tonggak penting dalam sejarah pendidikan teknik di ITS.

III. Berkembang di FTI

Pada tahun 1983, terjadi reorganisasi yang mengakibatkan Jurusan Teknik Fisika bergabung dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI). Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan relevansi pendidikan teknik dengan kebutuhan industri. Jurusan Teknik Fisika di FTI mengembangkan empat bidang studi: Instrumentasi, Energi, Akustik, dan Bahan. Meskipun awalnya mengalami kesulitan dalam transisi, dengan dukungan dari dosen dan alumni, Jurusan Teknik Fisika berhasil membangun reputasi yang kuat dalam pendidikan teknik di Indonesia.

IV. Kiprah Alumni

Alumni Teknik Fisika ITS telah berperan aktif dalam berbagai bidang industri dan akademik. Dengan lebih dari 2600 alumni, mereka telah menyebar di seluruh Indonesia dan bahkan di luar negeri, memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan teknologi dan sains. Buku ini menampilkan beberapa kisah sukses alumni yang telah mengharumkan nama ITS, serta bagaimana mereka menerapkan ilmu yang diperoleh selama di kampus dalam dunia kerja. Keterlibatan alumni dalam berbagai sektor menunjukkan dampak positif dari pendidikan Teknik Fisika di ITS.

V. Kesan dan Pesan

Bagian ini menyajikan kesan dan pesan dari alumni mengenai pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di Teknik Fisika ITS. Banyak alumni yang mengungkapkan rasa syukur atas pendidikan yang diterima, serta harapan agar generasi mendatang dapat meneruskan semangat dan dedikasi dalam bidang teknik. Kesan positif ini mencerminkan ikatan kuat antara alumni dan almamater, serta harapan untuk terus berkontribusi bagi bangsa melalui inovasi dan penelitian. Pesan ini menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter dan profesionalisme.

Referensi Dokumen

  • Teknik Fisika ( Yth. Prof Sekartedjo )
  • Opto-EAL ( UI )
  • Universitas Nasional
  • Pertamina Surabaya
  • D3 Teknik Instrumentasi

Gambar

Gambar 1. Komunikasi FSO: deskripsi prinsip kerja dan permasalahan
Gambar 2. FSO sebagai Relaying System untuk menunjang SKSO
Gambar 1. a. Gambar mikroskopi confocal menunjukkan internalisasi kompleks platina oleh sel HeLa [1]

Referensi

Dokumen terkait